Tablis iblis 3orang yang memiliki aqidah aqidah yang menyimpang.Ustadz firanda andirjaimam Jauzi membuat qodimah dgn judul :" Penyebutan tablis iblis terhadap kaum filsafat Yunani dan orang orang yg mengikuti ahli filsafat tersebut ."Kita sudah singgung sebelumnya tentang para filsuf disini , imam Jauzi rahimallahitaala kembali mengulang tentang ,pemikiran falasufi seperti apa ,syaitan masuk kedalam pemikiran,mereka , sehingga mereka ,ngelantur dlm berbicara ,tiologi tentang ketuhanan .Imam Al Jauzi menyebutkan bahwasanya falafasifa ini ,seperti Socrates , Plato , Aristoteles,lotunis ,dll ,mereka adalah orang orang yang sangat cerdas ,dan mereka menulis hal hal yang terkait dengan perkara perkara hisiyah ,nampak ,biologi atau kimia ,atau fisika ,dgn otak mereka yang luar biasa cerdasnya ,kemudian pemikiran mereka tersebut tertuangkan ,buku buku yg mereka tulis ,bahkan di terjemahkan bahasa arab terutama di zaman khalifa almakmun, sehingga kaum muslimin terpesona ,kagum melihat , pemikiran orang orang falasifa yang luar biasa , artinya ,hal hal ini belum pernah di bicarakan kaum muslimin tentang ,hal hal yg begitu detail ,tentang perkara dunia ,tentang biologi,kimia ,fisika ,ternyata orang orang Yunani sudah sampai ke mereka tentang hal hal tersebut ,tp yg jadi masalah bicara tentang tiologi tentang ketuhanan , sementara mereka berpangku kepada kecerdasan otak mereka ,dan mereka tidak ,menyabut sinar kenabian ,tidak melihat penjelasan para nabi ,para Ambiya ,para rasul ,dan mereka ingin memikirkan tuhan secara detail ,secara merdeka , akhirnya mereka pun ,ngaur ,karena otaknya di luar kemampuan bicara tentang tuhan .Otak kita membicarakan tentang tuhan secara global ,tuhan itu ada ,ini jelas otak kita dapat menghantarkan kepada tersebut ,tuhan. Itu ada tuhan itu maha kuasa ,tuhan itu maha dahsyat ,yang lainnya tentang tuhan bagiamana,pros penciptaan bagaimana ,ini semua tidak bisa di duga duga ,oleh karenanya ,terjebak dlm junun mereka ,kata Ibnu Jauzi ,orang orang falasifa ini ,mereka bicara tentang tiologi, mereka tidak punya landasan, apa yg mau di jadikan Landaasan untuk di analogikan ,kalo berbicara tentang ,isinya tentang perkara yg nampak ,oke ,tentang cara biologi ,tentang ,fisika , tapi bicara tentang yg ghoib ,dgn logikakan dgn ,perkara yg nampak ,makanya dia ,sulit ,sehingga ,mereka berbicara akhirnya dgn jooon ( persangkaan persangkaan ).Kataibnu Jauzi rahimallahitaala, mereka bersendirina dlm otak mereka ,dan akal mereka ,pendapat mereka ,dan mereka berbicara ,hanya sekedar konsekuensi,dr prasangkaan prasangkaan mereka ,tanpa menengok tentang ajaran ajaran para nabi , akhirnya, timbullah berbagai pendapat di kalangan mereka ,yg paling menakjubkan ,Ibnu Jauzi tentang falasifa ,ketika mereka berbicara tentang,yg nampak biologi ,kimia ,fisika , rata rata mereka sepakat ,khilaf mereka tidak seberapa ,tapi ketika sudah berbicara tentang ketuhanan,landasan , akhirnya mereka pun ,banyak khilaf ,sesuatu tidak bisa berfikir landasan , akal ada keterbatasan,kita jgn berbicara tentang Allah SWT,kita berbicara tentang ruh ,yg ada pada jasad kita ,kita ga bisa menerangkan dr unsur apa ,bagiamana bentuknya ,geuk atau kuruskah, panjang ,dr unsur mana ,bagiamana ia beredar di, dlm jasad ,kita ga tau ,sehingga ada 1000 pakar biologi atau pakar fisika ,kimia ,kita di suruh challenge tentang ruh pasti ada 1000 pendapat ,karena tidak ada landasan yg jadi pegangan tentang ruh .Makanya Allah berfirman :" Mereka bertanya tentang ruh ,katakanlah ruh ,adalah urusan Rabb ku ,kalian tidak di berikan ilmu ,hanya sedikit ."kalo ruh saja kita tidak bisaberbicara tentang ruh ,apalagi tentang Allah SWT,tentang jin aja , bagiananjin bisa bertasakul ,menjelma ,bisakah kita menjelaskan, kemampuan manusia terbatas , bagaimana bisa berubah jadi hewan ,wanita cantik, JD apa ,bagiamana dia bisa masuk dlm tubuh manusia , menguasai otak akal manusia ,bagiamana dan siapa yg bisa menjelaskan,ia bisa berbicara dgn suara manusia ,siapa yg bisa menjelaskan secara ilmiah ini ghaib,apalagi kita bicara tentang ketuhanan, ketika falasifa tidak punya landasan,mereka bicara tentang persangkaan persangkaan, akhirnya mereka ngaur ,dan perselisihan perselisihan yg sangat banyak .aqidah falasifah ada beberapa mahzab di kalangan mereka :Dahriyah , penciptaan tidak ada , alam terjadi bgtu saja . 2. Aristoteles, alam ini tercipta sebab utama , sekau prima adalah sangat simpel, sekau prima inilah seakan akan yg menjadi tuhan ,sebab penciptaan.sekau prima /ajali , sebab utama tersebut dia dtng bersaman dgn alam semesta. Sekau prima suatu sebab sangat tersebut , akibatnya muncul dgn bersamaan .melazimkan alam ini bersama ajali / sekau prima tersebut, karena sebab tersebut sempurna,sehingga akibatnya tidak boleh terlambat , harus bersamaan . 3. Munculnya akibat / alam semesta, adalah konsekuensi dari sebab , jadi mereka mengatakan akibat alam semesta ini bukan terjadi Krn sekau prima ,akan tetapi terjadi dr sempurnanya sekau prima tersebut, mengkonsekuensi sempurnakan .Konsekuensinya alam ini ajali . 4. Alam abadi ,sebagaimana ia ajali , pasti adanya abadi ,ini semua murni logika . Tanpa ada dalil sama sekali.Mahzab ke 2 , dari kalangan falasifa , penciptaan itu ada ,dalilnya ,kata mereka ," karena kami melihat alam ini baru ,dari tidak ada menjadi ada ."Dan mereka mengatakannya lagi ,akan tetapi, ada seseorang akan tenggelam, kemudian dia meminta tolong kepada tuhannya ,jadi dia tidak di tolong ,ini menjadi Masalah,akhirnya merekan khilaf , mereka berkhayal dgn khyalan mereka sehingga , ini semua dianggap yg tidak nyata ,sehingga mereka dgn keraguan.firoq 2 : hidiyah , subjektif tergantung siapa yang , memandangnya ,tidak ada suatu yg objektif yg semua sama ,menilai sama , tidak ada yg salah di antara kita ,cuma itu kebenaran untuk kamu ,menurut saya penilaiannya berbeda ,itu namanya Al indiyah, kembali kepada yang di menurutku ,ini tidak ada kebenaran yg objektif, semua subjektifitas ,sehingga semuanya relatif.bantahan Ibnu Jauzi : Keyakinan mu ini pasti benar , mereka akan menjawab : subjektifitas,menurut kami benar ,tapi bisa jadi , menurut selain kami tidak benar ,karena menurut kami begini mungkin menurut yg lain salah , kata ibnu Jauzi , kalo menurut kamu ini salah , makanya jgn di benarkan , sudah selesai, berarti pendapat kalian tertolak, Krn menurut ,pendapat kalian ini salah ,Krn dr pihak lain pendapat kalian ini tidak benar secara mutlak,pasti ada sisa salah menit orng lain ,kalo ada sisi salah ,jgn di yakini. Ini bantahan pertama .Ah Dahriyah , penolak adanya tuhan pencipta. Mereka punya beberapa metode, antaranya ,Dahriyah ( ateis ) menolak adanya tuhan , di sebutkan oleh Ibnu Jauzi , dua kelompok: - Dahriyah : alam terjadi sendiri, tanpa ada yg menjadikan. Tanpa tuhan , ada tanpa yg menjadikan. - tobaiin , yaitu alam semesta yg di atur oleh tobiat , bukan di ciptakan oleh tuhan ,tp di atur oleh alam .Logika sederhana/ bantahan Ibnu Jauzi ,jika kita lihat ada bagunan ,pasti ada yg bangunnya ,tidak mungkin di buat begitu sajaLangit langit dgn bintang bintangnya apa tidakkah ditunjukkan ada yg menciptakan nya .Kata beliau juga " lihat lah jari jari ini , bisa bekerja , lihat lah jari jari ini ada panjang pendek , inilah ciptaan Allah , kalo ada yg lihat seperti ini ada yg menciptakan.Beliau juga membantah tuhan tidak kelihatan atau tidak ada , contoh : kita sepakat ada jiwa dan ada akal di dlm tubuh kita ,yg tidak terlihat ,tp kita yakin ada yg mengaturnya , ada bukti bukti ,yg mengaturnya walaupun tidak terlihat .Ibnu Qayyim, jiwa dan akal , kita mengetahui jiwa dan akal secara global , walaupun bisa di tanggap secara global , ada yg mengatur seluruhnya. 3. Tobaiin , alam kebetulan, kebetulan ada , tobaiin berusaha ilmiah dgn menyatakan, ada tabiiat ,yg mengatur , alam terjadi dgn tobiiat , kumpul lah 4 perkara tadi makanya kumpullah tabiiat .Mereka punya pendapat tentang tuhan , setelah menciptakan, tuhan bunuh diri , biar ciptaannya tetap berdiri .Firoqh 3. Saanawiyah ,tuhan ada dua , tuhan penciptaan kebaikan, tuhan pencipta keburukan tanpa menyembunyikan keburukannya , tuhan dua ,tuhan api atau cahaya , penciptaan kebaikan, tuhan kegelapan ( zulmah ) , penciptaan keburukan. Ini ada manusia yg tertipu dgn iblis , tuhan ada dua model penciptaan, ini dua tuhan.Diantara bantahan terhadap mereka ,Ibnu Jauzi : Logika dua tuhan , jika dua tuhan tersebut ,ingin melakukan sesuatu, misalnya tuhan no 1 ,ingin si A bergerak , sementara tuhan no 2 , ingin si A diem ,apa yg terjadi ? Maka ada tiga kemungkinan, yg pertama keduanya , terpenuhi keduanya , gabungan dua hal yg saling bertentangan.Keduanya tidak terpenuhinya keinginannya .bergerak dan tidak bergerak , keduanya TDK pantas jadi tuhan , Krn keduanya gagal.Salah satunya terpenuhi keinginannya , dan yg lainnya tidak .maka yg terpenuhi keinginannyalah yg berhak jadi tuhan .Metode ,logika kedua : Ibnu Jauzi mengatakan, taruh lah tuhan kegelapan, selalu menciptakan keburukan menurut keyakinan mazuji , kata Ibnu Jauzi bukan lah kegelapan sering bermanfaat, jika ada yg di bunuh orng tersembunyi di kegelapan, api juga bermanfaat, apakah api juga banyaknyg tidak bermanfaat.Iblis masuk dlm benak mereka , api banyak manfaat , akhirnya mereka menyembah kepada api.