📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
R
Regita Dwi Ananda

📍 Kota Bandung

Talbis iblis-4

Talbis iblis-3Ringkasan Talbis Iblis #41. Talbis Iblis kepada Penganut ReinkarnasiUstadz Firanda menjelaskan bahwa salah satu tipu daya Iblis adalah membuat manusia meyakini bahwa ruh akan berpindah dari satu jasad ke jasad lain setelah kematian (reinkarnasi).Pokok bantahannya:Bertentangan dengan ajaran para nabi.Bertentangan dengan konsep alam barzakh.Bertentangan dengan kebangkitan pada hari kiamat.Menghilangkan urgensi hisab, surga, dan neraka.Hanya dibangun di atas dugaan, cerita, dan filsafat manusia.Dalam Islam, seseorang meninggal → masuk alam barzakh → dibangkitkan pada hari kiamat → dihisab → masuk surga atau neraka. Tidak ada perpindahan ruh berulang kali ke tubuh lain.2. Mengapa Reinkarnasi Menarik bagi Sebagian Orang?Dijelaskan bahwa Iblis menghias keyakinan tersebut sehingga tampak logis dan adil.Contoh talbisnya:Orang kaya dianggap hasil kehidupan baik sebelumnya.Orang miskin dianggap hukuman dari kehidupan sebelumnya.Manusia merasa tidak perlu takut terhadap hari kebangkitan.Padahal konsep tersebut tidak memiliki landasan wahyu yang benar.3. Talbis Iblis kepada KhawarijBagian kedua kajian membahas kelompok Khawarij.Ciri utama Khawarij yang dijelaskan para ulama:Semangat ibadah tinggi.Banyak membaca Al-Qur'an.Namun pemahamannya menyimpang.Mudah mengkafirkan kaum muslimin.Menganggap dirinya paling benar.Keluar dari pemahaman para sahabat.4. Tipu Daya Iblis terhadap KhawarijMenurut pembahasan Talbis Iblis, Iblis tidak selalu menyesatkan manusia melalui maksiat.Kadang Iblis menyesatkan melalui:Semangat agama yang tidak dibarengi ilmu.Fanatisme terhadap pendapat sendiri.Salah memahami dalil.Berlebihan dalam menghukumi manusia.Akibatnya seseorang merasa sedang membela agama padahal justru menyimpang dari jalan yang benar.5. Kesalahan Besar KhawarijBeberapa kesalahan yang biasanya dibahas:Mengkafirkan pelaku dosa besar.Memberontak kepada pemimpin muslim.Menafsirkan ayat tanpa pemahaman salaf.Mengabaikan hadits-hadits yang menjelaskan masalah iman.Mereka mengambil sebagian dalil tetapi meninggalkan dalil lainnya sehingga menghasilkan kesimpulan yang keliru.6. Pelajaran Penting dari KajianUstadz Firanda biasanya menekankan bahwa:Kebenaran harus dibangun di atas wahyu, bukan logika semata.Semangat beragama harus disertai ilmu.Tidak semua orang yang tampak saleh berada di atas kebenaran.Jalan keselamatan adalah mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat.Iblis bisa menyesatkan manusia melalui syahwat maupun melalui syubhat (pemikiran yang menyimpang).Kesimpulan SingkatTema utama kajian ini adalah bahwa Iblis sering menghias kebatilan agar tampak sebagai kebenaran. Pada penganut reinkarnasi, kebatilan itu berupa keyakinan tentang perpindahan ruh. Pada Khawarij, kebatilan itu berupa sikap berlebihan dalam beragama hingga keluar dari pemahaman yang benar. Jalan selamat adalah berpegang kepada Al-Qur'an, Sunnah, dan pemahaman generasi sahabat

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman Materi Talbis Iblis 4

Talbis Iblis 4  " Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi dan Khawarij"🎙️ Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A.◾Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi Dalam Islam tidak dikenal reinkarnasi. Islam memiliki konsep tentang pembalasan yang dijelaskan dengan gamblang dalam al-qur'an maupun hadist-hadist Nabi Shalallahu 'alaihi wassallam. Bahwasanya siapa yang berbuat di dunia ini maka ada pembalasannya. Pembalasan terkadang dimulai di dunia kemudian dilanjutkan di alam barza dan yang paling kuat pembalasannya adalah di alam akhirat kelak. Agama Islam mengenal ada namanya hari kebangkitan, disitu ada yaumul hisab (hari perhitungan) gunanya manusia diaudit tentang amal yang pernah dilakukan. Setelah itu ditimbang kemudian baru adanya hari pembalasan. Adapun sistem pembalasan dalam agama-agama lain terkadang ada yang berbeda seperti sebagian agama berkeyakinan tentang adanya reinkarnasi. Reinkarnasi ini banyak tersebar dipemahaman India. Yaitu meyakini bahwasanya seorang melakukan keburukan maka dia akan dibalas didunia ini dalam dalam kehidupan berikutnya. Jika dia telah melakukan kebajikan di kehidupan sekarang maka dia akan meninggal kemudian dibangkitkan atau dihidupkan kembali ke kehidupan berikutnya dalam strata atau Kondisi yang lebih baik. Jika diasa sekarang dia berbuat keburukan lantas dia mati maka dia akan dibangkitkan atau dihidupkan dalam kehidupan berikutnya di dunia ini namun dalam kehidupan yang sangat buruk, bisa jadi dalam bentuk hewan-hewan hina. Yang menjadi bantahan sederhana bahwasanya namanya konsep pembalasan seharusnya seseorang sadar bahwasanya dia sedang dibalas dan apa yang dia alami sekarang merupakan dampak dari perbuatan masa lalunya. Sehingga dia merasakan pembalasan. Dia merasa bahagia karena dia tahu dulu pernah berbuat kebaikan. Atau dia sekarang dalam kondisi tersiksa karena tahu dulu melakukan keburukan. Mungkin ada orang yang sudah reinkarnasi berkali-kali menurut keyakinan mereka dan tidak ada  seorangpun dari mereka mengingat masa lalunya berati konsep pembahasan tersebut tidak ada faedahnya. Namanya konsep pembalasan itu seharusnya dia tau tentang apanyang telah dilakukan sebelumnya. Sehingga dia merasakan dampaknya sekarang. Baru itu dikatakan konsep pembalasan yang benar. Pemikiran reinkarnasi ini berasal dari India kemudian menjalar sampai ke sebagian  kaum muslimin yang terpengaruh. Mereka menjelaskan bahwasanya proses reinkarnasi yang mereka sebut ada beberapa tahapan. Jika seseorang sudah meninggal dunia maka dia akan masuk dalam satu alam. Konsep reinkarnasi bermacam-macam. Masing-masing berpendapat dan masing-masing punya konsep reinkarnasi sendiri-sendiri. Tetapi intinya mereka sepakat bahwasanya kehidupan sekarang adalah hasil dari kehidupan sebelumnya. Apa yang dia lakukan pembalasannya di kehidupan sekarang ini. Ini adalah khufarat, akalnya dipermainkan. Faedah reinkarnasi tidak ada. Kamu melakukan segala kemaksiatan, kamu tidak tau dan tidak mengingatnya. Ini dijadikan bahan tertawaan iblis. ◾Talbis Iblis Terhadap KhawarijKhawatir ini adalah kelompok yang pertama kali muncul pada zaman para sahabat. Dan asal muasal muncul di zaman Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassallam. Diantara talbis iblis yang dilakukan oleh iblis kepada mereka adalah mereka merasa lebih hebat dari pada nabi, lebih hebat daripada sahabat. Mereka meras syari'at ini kurang, apa yang dilakukan oleh nabi kurang tepat dan apa yang dilakukan oleh sahabat kurang tepat. Jadi mereka ujub terhadap diri mereka, ujub terhadap ketaqwaan sehingga suudzon kepada orang lain, husnuzon kepada diri sendiri, merasa hebat. Dan inilah yang dialami oleh orang-orang khawarij. Karena saking rajin ibadahnya, saking kuat puasanya, sholat malamnya sehingga akhirnya ketika melihat pihak lain dianggap keliru dan suudzon kepada mereka. Sehingga mudah mengkafirkan. Datang iblis menggoda saking kuat ibadahnya mereka merasa kalau ada orang yang melanggar berarti kafir harusnya. Pasti menghina Islam, tidak mungkin dia bermaksiat seperti itu kecuali dia merendahkan ayat-ayat Allah. Ciri-ciri khawarij mereka mudah mengkafirkan kaum muslimin, rajin beribadah. Sampai mereka disebutkan bahwasanya jidat mereka saking rajin sholat sampai terluka, wajah mereka putih karena pucat saking sering shalat malam dan berpuasa. Mereka ekstrim dalam beribadah. Kata Ibnul Jauzi khawarij yang paling pertama kali muncul yang paling buruk kondisinya adalah nenek moyang khawarij. Artinya dia adalah pemula mempelopori atau pelopor munculnya pemikiran khawarij. Dengan cara mengkritisi Nabi Shalallahu 'alaihi wassallam. Kata Ibnul Qayyim rahimahullahu iblis menggoda manusia dari dua sisi :Kalau iblis cenderung melihat orang cenderung kepada kemaksiatan seperti berleha-leha, foya-foya iblis membuat dia terjerumus dalam kemaksiatan dan akan menggoda dia. Diberi Talbis syuhbat kerancuan berfikir dari sisi itu sehingga dia semakin buat dia senang dengan maksiat yang penting dia enjoy. Ketika iblis melihat seorang bertaqwa maka iblis juga bisa menggoda disisi kecenderungannya. Maka iblis menyuruh pada sikap gulwuh (berlebih-lebihan) atau ekstrim dalam agama. Sehingga dia rajin ibadah, mudah mengkafirkan orang lain ketika orang lain tidak melakukan apa yang dia lakukan. Karena dia menjadikan orang lain barometer seperti dirinya.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
P
Peni Fauziah Puadah

📍 Kota Bandung

Talbis Iblis #4

Tablis Iblis terhadap orang-orang yang percaya pada ReinkarnasiKita sebagai muslim tidak mempercayai konsep reinkarnasi, tapi kita percaya adanya hari kebangkitan, hari perhitungan, di mana akan di audit tentang amal yang pernah kita lakukan, kemudian di timbang, lalu ada pembalasan. Reinkarnasi banyak dipercayai oleh orang India, mereka percaya, ketika seseorang melakukan keburukan lalu dia mati, maka dia akan di bangkitkan lagi masih di dunia ini dalam bentuk yang lebih buruk. Entah itu menjadi hewan ataupun yang lainnya. Pemikiran Reinkarnasi ini berasal dari India kemudian menjalar ke sebagian kaum muslimin yang terpengaruh. Di antara syubhat reinkarnasi menurut Ibnu Jauzi1. Ketika pembesar-pembesar reinkarnasi melihat ada anak-anak yang kesakitan, maka mereka berkata ga mungkin sakitnya anak ini merupakan ujian bagi orangtuanya, melainkan itu karena balasan dari keburukan dia sebelumnyaMereka kemudian menjelaskan bahwa sanya proses reinkarnasi ada beberapa tahapan, jika seseorang telah meninggal, mereka akan masuk pada satu alam yang sederhana kemudian nantinya dia akan hidup kembali. Intinya dia akan hidup kembali, jika dia jiwa yang baik, dia akan hidup kembali menjadi sayur-sayuran, di makan oleh manusia, kemudian di lahirkan lagi lewat perut seorang wanita, dan hidup kembali. Dan sebaliknya jika sebelumnya dia hidup dalam keburukan dia akan menjadi serangga yang dimakan hewan, lalu nanti di akan terlahir kembali sebagai hewan. Dan nanti dia akan menjadi manusia kembali setelah 1000 tahun. Intinya mereka sepakat bahwa kehidupan sekarang ini merupakan balasan dari kehidupan sebelumnya. Ini kata mereka yang menganut reinkarnasi. Ada cerita lucu yang disampaikan oleh Ibnu Jauzi di sini. “Abu bakar Ibn Fallas berkata, suatu hari dia bertemu dengan orang yang memiliki pemahaman syi’ah, lalu orang tersebut beranjak menjadi orang yang memiliki pemahaman tentang reinkarnasi. Lalu ada seekor kucing warna hitam, dan si syiah ini mengelus-elus kucing tersebut dan ada air mata yang keluar dari mata kucing tersebut, lalu si syiah ini ikutan nangis. Abu Bakar bertanya ‘Kamu kenapa menangis?’ si Syiah ini berkata ‘Kucing ini adalah ibuku, dan dia menangis karena menyesali perbuatannya terhadapku.’ lalu Si syiah ini berbicara dengan kucing tersebut, seolah kucing itu paham dengan apa yang dia katakan. Abu bakar bertanya, ‘Kamu faham bahasa kucing?’ ‘Tidak’ kata Abu Bakar, ‘Kalau gitu kamu yang hewan dan ibumu manusia.’Tidak ada reinkarnasi dalam islam, itu semua khurafat, terbukti dengan tidak ada yang ingat dengan masalalu kita (jika benar kita bereinkarnas) konsep pembalasannya tidak benar. Konsep pembalasan yang benar, diberikan buku amal, diperlihatkan amal kita dan kita ingat atas perbuatan kita. Talbis Iblis terhadap Orang-orang khawarijIni adalah firqah yang pertama kali muncul di zaman Rasulullah saw. Mereka merasa lebih hebat daripada Nabi dan para sahabat, dan suudzon kepada orang lain. Saking kuat solat malamnya, saking bagus ibadahnya, sehingga ketika melihat orang lain dia suudzon. Ketika iblis melihat seseorang berleha-leha, maka iblis akan buat dia terlena. Ketika iblis melihat orang yang amat taqwa, maka iblis akan buat orang itu melihat orang lain salah ketika tidak melakukan ibadah apa yang dia lakukan. (Ekstrim, bahkan sampai mengkafirkan) 

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
A
Atun Tunisah

📍 Kota Banjarbaru

Talbis Iblis #4 : Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij - Ust. Dr. Firanda Andirja M.A

Talbis Iblis #4 : Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij Ustadz Dr. Firanda Andirja M.APemikiran reinkarnasi berasal dari india kemudian sebagian kaum muslimin terpengaruh. Ketika Pembesar/pemikir reinkarnasi melihat anak-anak tidak berdosa sakit atau terlahir dalam kondisi tidak sempurna, mereka berpikir hal tersebut sebagai balasan dosa orangtuanya. Maka hal tersebut termasuk syubhat.Dalam Islam, Orang yang sudah meninggal sudah pasti masuk alam Barzakh, tidak mungkin masuk ke dalam makhluk lainnya. Jadi Reinkarnasi termasuk khurofat. Logikanya tidak mungkin konsep pembalasan itu ada pada sosok yang lupa masa lalunya seperti apa. Hal tersebut hanya dijadikan bahan tertawaan oleh para Iblis. Khawarij: Kelompok pada zaman Nabi Muhammad SAW, mereka Ujub terhadap diri mereka dan Suudzhon pada orang lain, karena merasa ibadah diri sendiri hebat. Maka iblis menggodanya agar merasa ujub. Bahkan mudah mengkafirkan orang lain. Berlebihan dalam beragama. Khawarij Terjadi saat:HR MUSLIM: Rasulullaah SAW membagikan harta (Ghonimah) kepada 4 orang yang baru masuk islam, maka ada sebagian sahabat ada yang merasa heran karena sebagian sahabat yang lain tidak dibagi. Ada yang protes (seorang merasa hebat dalam ibadah) mengatakan kepada Nabi, Bertaqwalah Kau Muhammad, Adillah. Tidakkah Kau percaya padaku bahwa apa yang kulakukan adalah yang paling adil dan paling benar karena aku adalah utusan Allah SWT. Kemudain orang tersebut cuek pergi. Khawarij muncul antara Kubu Ali Bin Abi Tholib dengan Mua'wwiyah saling berperang dalam meributkan konsep keadilan. Hingga Utsman Bin Affan terbunuh. Kelompok yang memerangi khawarij dan yang paling benar menurut Nabi Muhammad SAW adalah yang paling dekat dengan Ali bin Abi Thalib. Orang Khawarij yang Rasul SAW kabarkan adalah kelompok pemuda yang memberontak keluar dari kelompok Ali. Mereka hanya membaca Alquran tanpa paham tafsirnya. Rajin Ibadah tanpa memahaminya, mereka beragama ekstrem namun dengan mudahnya mengkafirkan kaum muslim dan membunuhnya namun membiarkan orang non muslim. Mereka merasa menjadi orang-orang yang benar dan paling hebat dalam hal ibadah. Cirinya mereka berjidat luka hitam krn sering sujud, pakaian biasa (murahan) dengan wajah pucat krn sering sholat malam dan kurang tidur. Orang Khawarij (Orang Anshar) berdebat dengan Ibnu Abbas (Muhajirin) : Bantahan Ibnu Abbas kepada khawarij: (1) Mengenai kenapa hukum milik Allaah dilimpahkan kepada manusia? Hukum telah dilimpahkan kepada manusia sesuai hukum Allaah; (ada Ayat Allah menyuruh 2 lelaki Adil untuk menentukan hukuman terhadap suatu masalah); (2) Kenapa Ali memerangi kaum Aisyah (Perang Jamal) kalau mereka mukmin; Kenapa saat peperangan antara kubu Ali dan Aisyah, tapi Ali tidak menawan Aisyah? Ibnu Abbas menjawab; Karena Aisyah adalah istri Nabi SAW dan ummul mukminin, maka tidak ada yang berani menjadikan Aisyah sebagai tawanan/budak. (3) Kenapa Ali menghapus tulisan gelar Amirul mukminin dalam diskusi kesepakatan dengan Muawiyyah R.A, berarti Ali amirul kaafirin? Bantahan: Hal tersebut pernah dilakukan Nabi SAW saat diskusi Perjanjian hudaibiyyah, karena kaum musyrikin meminta Nabi SAW menghapus tulisan Rasulullah. sehingga tidak ada masalah juga jika Ali pun menghapusnya. Akhirnya 2000 kaum Khawarij tersebut sadar dan kembali kepada pasukan Ali bin Abi Thalib. 4000 lainnya masih memusuhi Ali dan menganggap Ali kafir.Khawarij yang masih ngeyel bertemu dengan Abdullah bin Khobar. membahas Hadits yang pernah didengar oleh Ayah Abdullah bin khobar yang langsung mendengar dari Rasul SAW, kalau Kau bertemu orang-orang yang berperang mengenai Fitnah, maka jangan kau membunuh tapi tak masalah jika kau terbunuh. sehingga orang-orang Khawarij tersebut membunuh Abdullah bin Khobar mengikuti hadits tersebut. dan membunuh budak wanita yang sedang hamil, hingga sampai kabar tersebut kepada Ali, dan pasukan Ali mendatangi orang-orang khawarij tadi untuk meminta mereka menyerahkan pembunuh Abdullah bin khobar, namun mereka menjawab bahwa mereka semua yang membunuhnya. lalu perang terjadi, dan mereka berpikir bahwa hal tersebut demi kebaikan dan mati syahid. lalu orang-orang khawarij itupun kalah dan tersisa beberapa orang saja.Beberapa orang khawarij yang tersisa bertekad ingin membunuh Ali, Muawwiyah dan juga Amru bin Ash. Akhirnya Ali bin Abi Tholib terbunuh. Pembunuh Ali bin Abi Thalib kemudian ditangkap, kemudian dipotong anggota tubuhnya namun tetap diam dan bahkan berdzikir terus dengan anggapan bahwa mereka melakukan hal yang benar dan merasa akan masuk syurga. padahal sesungguhnya mereka adalah termasuk para penghuni neraka jahannam.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
S
Syfa Adinna Shabra

📍 Kabupaten Karanganyar

#4 - TALBIS IBLIS KEPADA PENGANUT REINKARNASI & KHAWARIJ

•┈┈┈┈••❁🌸﷽🌸❁••┈┈┈┈•》Dalam islam tidak dikenal dengan pemahaman reinkarnasi, kita punya konsep tentang pembalasan yang mana dijelaskan dalam Al-Quran & hadits nabi secara gamblang. Setelah manusia meninggal, ruh tidak kembali lagi ke dunia untuk menjadi hewan atau manusia lain. Yang ada adalah kehidupan alam barzakh sampai hari kebangkitan.》Pemahaman reinkarnasi banyak tersebar di India dan menjalar sebagian kaum muslim. Mereka meyakini bahwasanya seorang melakukan keburukan, maka akan dibalas di kehidupan dunia berikutnya. Jika dimasa sekarang banyak melakukan kebajikan, ketika meninggal ia dibangkitkan/dihidupkan kembali di kehidupan berikutnya dalam strata yang lebih baik. Begitupun sebaliknya jika berbuat buruk di dunia sekarang, ia akan dibangkitkan kembali dikehidupan selanjutnya dalam keadaan buruk (bisa berupa hewan-hewan yang hina). ⚠️ BANTAHAN SEDERHANA ⚠️Konsep pembalasan itu seharusnya seseorang sadar bahwa dia sedang dibalas dan apa yang dialami sekarang merupakan dampak dari perbuatan masa lalunya, sehingga dia merasakan pembalasan sekarang. Merasa bahagia karena dia tahu dulu saya pernah berbuat kebaikan atau dia sekarang dalam kondisi tersiksa karena dia tahu dulu dia melakukan keburukan.Tapi kenyataannya, kita sekarang di atas muka bumi ini, mungkin ada orang yang sudah reinkarnasi berkali-kali, mungkin kalau menurut keyakinan mereka kita sudah reinkarnasi berkali-kali. Dan tidak ada seorang pun yang mengingat masa lalu nya, berarti konsep pembalasan tersebut tidak ada faedahnya. ✅️ konsep pembalasan yang tepat itu harusnya dia tau apa yang dilakukan sebelumnya, sehingga dia tau apa yang dirasakan dampaknya sekarang. Diantara syubhat yang menjadikan sebagian orang berpendapat tentang 'reinkarnasi' :Ibnul Jauzi rahimahullah menyebutkan perkataan Abul Qosim Al-Balkhi, Ketika pemikir-pemikir reinkarnasi melihat anak-anak ada yang kesakitan / hewan-hewat yang sakit, mereka berkata "gak mungkin anak-anak yang sakit ini merupakan takdir tuhan untuk menguji orang tuanya, anak ini sakit tentu akibat dari perbuatan sebelumnya".》Penjelasan konsep reinkarnasi menurut mereka. Orang yang meninggal akan dimasukkan ke suatu alam tertentu, kalo jiwanya baik akan dihidupkan kembali bercampur dengan cahaya matahari dan menjadi sayur-sayuran (ruhnya mampir di sayuran), kemudian dimakan manusia dan ruhnya masuk ke manusia yang memakannya. Kemudian dilahirkan untuk kedua kalinya dan menjalani hidup di kehidupan yang kedua kalinya juga. Jika di kehidupan ke-2 ia menjadi hewan, akan menjadi manusia lagi setelah 1000 tahun. ⬆️ proses yang dijelaskan oleh Ibnul Jauzi belum tentu sama dengan proses reinkarnasi penganut lain atau umat islam yang terpengaruh, karena tiap masing-masing memiliki prosesnya sendiri. INTINYA : mereka sepakat bahwasanya kehidupan sekarang adalah hasil dari kehidupan seseorang yang dahulu, bisa jadi dikehidupan keduanya ia menjadi hewan padahal di kehidupan pertama ia manusia. Ibnul Jauzi menceritakan kisah khurafat penganut reinkarnasi : Suatu hari, Abu Bakar Ibnu Fallas bertemu dengan seseorang yang awalnya berpaham Syiah, namun kemudian berubah haluan mengikuti madzhab Ahlut Tanasukh (penganut paham reinkarnasi).Ibnu Fallas mendapati orang tersebut sedang duduk di depan seekor kucing hitam sambil mengusap-usap dan menggaruk bagian di antara kedua mata kucing tersebut. Ketika diusap-usap, keajaiban terjadi karena kucing tersebut mengeluarkan air mata (menangis). Melihat kucing itu menangis, si penganut reinkarnasi ini pun ikut menangis dengan sangat tersedu-sedu.Ketika Abu Bakar Ibnu Fallas bertanya heran, "Kenapa kamu menangis?", orang itu menjawab dengan yakin, "Kucing ini menangis ketika aku usap karena kucing ini adalah ibuku (hasil reinkarnasi dari ibunya yang telah meninggal)". Dia mengklaim bahwa ibunya menangis karena merasa sedih dan menyesal melihat anaknya sekarang.Orang tersebut kemudian mengajak si kucing mengobrol dan kucing itu hanya mengeluarkan suara ringkikan atau ngeongan kecil. Ibnu Fallas bertanya, "Apakah kamu paham apa yang dia (kucing) katakan?", orang itu menjawab, "Tidak paham." Ibnu Fallas lalu bertanya lagi, "Apakah kucing itu paham apa yang kamu katakan?", orang itu menjawab, "Ya, dia paham.".Mendengar jawaban tersebut, Abu Bakar Ibnu Fallas langsung menyindir dan menskakmat orang itu dengan berkata, "Kalau begitu, kamulah yang sebenarnya hewan (bodoh) dan ibumu (kucing itu) yang manusia! Karena dia paham bahasamu, sedangkan kamu tidak paham bahasanya.".⬆️ ketika manusia meninggalkan petunjuk wahyu, dia bisa mempercayai hal-hal yang bahkan bertabrakan dengan akal sehatnya sendiri. Sampai-sampai ia merasa kucing memahami dirinya, sementara dirinya tidak memahami si kucing. Maka Ibnu Fallas menyindir: kalau begitu justru kucing lebih “manusia” daripada dia.Talbis Iblis terhadap kaum Khawarij 》 Khawarij itu firqoh menyimpang pertama dalam islam, muncul di zaman Rasulullah & para shahabat. Tipuan iblis kepada mereka adalah merasa mereka lebih hebat dari para Nabi & shahabat, bahwa syariat nya para nabi & shahabat itu kurang. Mereka berbangga diri atas ibadahnya, puasa, serta sholat malam yang rajin sehingga ketika melihat yang lain sedikit melanggar mereka mudah mengkafirkan. ⚠️ Iblis bisa menggoda dari 2 sisi 1. Jika seseorang banyak berleha-leha / bermalas-malasan atau ada kecenderungan kepada hal-hal yang dilarang, maka iblis akan menjerumuskan mereka pada kemaksiatan.2. Jika melihat seseorang bertaqwa / rajin, maka iblis menggoda dari sifat ujub (bangga diri) bahkan sampai dengan ghuluw (berlebih lebihan), ekstrim dalam beribadah. 》Khawarij yang pertama kali muncul yang paling buruk kondisinya adalah Dzul Khuwaishirah (pelopor pemikiran al khawarij) yang kemudian menurunkan generasi yang berpemikiran sesat seperti dia, dengan cara mengkritisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Imam al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhu, bahwa ia berkata: “’Ali pernah mengirim sepotong emas dalam kantong kulit yang telah disamak dari Yaman kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaiahi wa sallam, dan emas itu belum dibersihkan dari kotorannya. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaginya kepada empat orang: ‘Uyainah bin Badr, Aqra’ bin Habis, Zaid al-Khail, dan ‘Alqamah atau ‘Amir bin ath-Thufail. Maka, seseorang dari sahabat mereka mengatakan: “Kami lebih berhak dengan (harta) ini dibanding mereka.” Ucapan itu sampai kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bersabda:أَلاَ تَأْمَنُوْنِي وَأَنَا أَمِيْنُ مَنْ فِي السَّمَاءِ، يَأْتِيْنِي خَبَرُ السَّمَاءِ صَبَاحًا وَمَسَاءً.“Apakah kalian tidak percaya kepadaku, padahal aku adalah kepercayaan Dzat yang ada di langit (yakni Allah), wahyu turun kepadaku dari langit di waktu pagi dan sore.”Kemudian datanglah seorang laki-laki yang cekung kedua matanya, menonjol bagian atas kedua pipinya, menonjol kedua dahinya, lebat jenggotnya, botak kepalanya dan tergulung sarungnya. Orang itu berkata: “Bertaqwalah kepada Allah, wahai Rasulullah!” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:وَيْلَكَ، أَوَلَسْتُ أَحَقَّ أَهْلِ اْلأَرْضِ أَنْ يَتَّقِيَ اللهَ؟“Celakalah engkau! Bukankah aku manusia yang paling takwa kepada Allah di muka bumi?!”Kemudian orang itu pergi. Maka Khalid bin Walid Radhiyallahu anhu berkata: “Wahai Rasulullah, apakah harus aku penggal lehernya?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan, dia masih shalat (yakni masih Muslim).” Khalid Radhiyallahu anhu berkata: “Berapa banyak orang yang shalat berucap dengan lisannya (syahadat) ternyata bertentangan dengan isi hatinya.” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Aku tidak diperintahkan untuk mengorek isi hati manusia dan membelah dada-dada mereka.” Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat kepada orang itu seraya bersabda:إِنَّهُ يَخْرُجُ مِنْ ضِئْضِىءِ هذَا قَوْمٌ يَتْلُوْنَ كِتَابَ اللهِ رَبْطًا، لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُوْنَ مِنَ الدِّيْنِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ.“Sesungguhnya akan keluar dari keturunan orang ini sekelompok kaum yang membaca Kitabullah (Al-Qur-an) secara kontinyu namun tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka melesat (keluar) dari (batas-batas) agama layaknya anak panah yang melesat menuju (sasaran) buruannya.”Dan (perawi) kira beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ َلأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ ثَمْوْدَ.“Jika aku menjumpai mereka (lagi), niscaya aku akan bunuh mereka seperti dibunuhnya kaum Tsamud”》Imam Ibnul Jauzi rahimahullah kemudian berkata: “Orang itu dikenal dengan nama Dzul Khuwaishirah at-Tamimi. Dia adalah Khawarijpertama dalam Islam. Penyebab kebinasaannya disebabkan dia merasa puas dengan pendapatnya sendiri. Seandainya dia berilmu, tentu dia akan mengetahui bahwa tidak ada pendapat yang lebih tinggi dari pendapat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.”KEKEJAMAN KHAWARIJ PADA ZAMAN RASULULLAH & PARA SHAHABAT 1. Teror di Masa Sahabat (Pasca perang Shiffin).Kekejaman Khawarij memuncak setelah peristiwa Tahkim antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abu Sufyan. Mereka memberontak terhadap Ali bin Abi Thalib dan melakukan serangkaian tindakan brutal: • Pengkafiran dan Pembantaian: Mereka mengkafirkan Ali, Utsman bin Affan, dan para sahabat besar lainnya. Mereka tidak segan membunuh, bahkan menyiksa kaum Muslimin yang tidak sepaham dengan ideologi ekstrem mereka.• Tragedi Abdullah bin Khabbab: Salah satu kekejaman paling mengerikan adalah ketika mereka menangkap sahabat Nabi, Abdullah bin Khabbab bin Al-Arats, bersama budak beliau yang sedang hamil tua. Mereka memaksa Abdullah mengakui ideologi mereka (laa hukma illallah), setelah beliau menyampaikan hadits rasulullah. Karena Abdullah menolak dan tetap membela kepemimpinan Ali, mereka membunuhnya dan membelah perut budaknya yang sedang hamil hingga gugur janinnya.3. Pembunuhan Terhadap Khalifah Ali bin Abi Thalib.Puncak kekejaman Khawarij adalah pembunuhan terhadap Khalifah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu. • Pelaku: Pembunuhan dilakukan oleh Abdurrahman bin Muljam, seorang anggota Khawarij yang telah bersekongkol dengan dua rekannya di Mekah. Peristiwa: Pada tanggal 28 Januari 661 M (19 Ramadan 40 H), Ibnu Muljam menebas kepala Ali bin Abi Thalib dengan pedang beracun saat beliau sedang mengimami salat Subuh di Masjid Kufah. Luka sabetan beracun tersebut akhirnya merenggut nyawa salah satu Khulafaur Rasyidin ini dua hari kemudian. Karena kerusakan yang ditimbulkan sangat mengancam nyawa kaum Muslimin, Khalifah Ali bin Abi Thalib akhirnya memerangi kelompok Khawarij secara besar-besaran dalam Perang Nahrawan.》 Rasulullah shallallahu alaihiwasallam bersabda :الْوَارِجُ هُمْ كِلَابُ النَّارِ Artinya: "Kaum Khawarij adalah anjing-anjing neraka." (HR. Ibnu Majah No. 173) ⬆️ menafsirkan sabda tersebut dalam dua kemungkinan: mereka akan dibangkitkan dalam bentuk fisik seperti anjing di dalam neraka, atau memiliki karakter seperti anjing yang sangat dihinakan.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
S
Safira luvy

📍 Kota Administrasi Jakarta Timur

Rangkuman kajian Talbis Iblis Ustadz Firanda Hari ke 4

Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij - Ust. Dr. Firanda Andirja M.A1. Talbis Iblis Terhadap Penganut Reinkarnasikonsep reinkarnasi tidak dikenal dalam Islam dan bertentangan dengan akidah tentang pembalasan amal.• Konsep Islam tentang Pembalasan:Islam meyakini adanya hari kebangkitan (Yaumul Ba'ats), perhitungan amal (Yaumul Hisab), dan pembalasan di akhirat. Balasan atas perbuatan manusia dimulai dari alam barzakh dan puncaknya di akhirat, bukan dengan kembali lahir ke dunia sebagai makhluk lain.• Ketidaklogisan Reinkarnasi:Jika reinkarnasi adalah bentuk pembalasan, seharusnya seseorang mengingat perbuatan masa lalunya yang menjadi penyebab kondisinya sekarang. Faktanya, tidak ada manusia yang ingat kehidupan sebelumnya, sehingga konsep ini kehilangan faedahnya.Keyakinan reinkarnasi seringkali didasarkan pada khurafat (takhayul), seperti anggapan bahwa anak yang sakit atau cacat adalah akibat dosa di kehidupan sebelumnya.2. Talbis Iblis Terhadap Kaum KhawarijKhawarij adalah kelompok yang tertipu karena ujub (bangga diri) dengan ibadahnya sendiri, sehingga mereka mudah mengkafirkan orang lain.• Ciri Utama Khawarij:1. Sangat rajin beribadah (shalat malam, puasa, membaca Al-Qur'an), namun pemahaman mereka dangkal.2. Membaca Al-Qur'an hanya sampai di tenggorokan (tidak meresap ke hati).3. Mudah mengkafirkan kaum Muslimin yang berbuat dosa atau tidak sepaham dengan mereka.• Asal-Usul Khawarij:Cikal bakal Khawarij muncul sejak zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu ketika ada seseorang bernama Dzul Khuwaisirah yang memprotes cara Nabi membagikan harta rampasan perang karena dianggap tidak adil.Nabi sudah memperingatkan bahwa dari keturunan orang ini akan muncul kaum yang membaca Al-Qur'an tetapi keluar dari agama Islam secepat anak panah menembus buruannya.Kesimpulan Penting1. Bahaya Ibadah Tanpa Ilmu : Ibadah yang berat sekalipun, jika tidak sesuai pemahaman sahabat Nabi, dapat menjerumuskan seseorang ke dalam kesesatan seperti Khawarij.2. Jangan Berlebihan: Iblis menggoda manusia dari dua sisi, sisi kelalaian (ajakan maksiat) dan sisi ekstremitas (berlebihan dalam beragama hingga mengkafirkan orang lain) Keduanya adalah jebakan yang berbahaya.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
E
Ela septiana yusira

📍 Kota Tangerang

Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij

kaum yang berpendapat tentang reinkarnasidalam islam ada hari pembalasan sehingga perbuatan kita dibalas didunia dan di akhirat. ada hari perhitungan. tentang semua amal yang kita lakukan dan lanjut ke hari pembalasan. sistem pembalasan di agama lain ada konsep renkarnasi seperti di india. bila melakukan sesuatu yang buruk maka akan dibalas di dunia ini di kehidupan selanjutnya. begitu pula sebaiknya.ibnu jauzibila seseorang meninggal dunia dan pindah alam dan hidup di dunia yang lebih sederhana. kalau meninggal yang baik menjadi bercampur dengan cahaya matahari dan menjadi sayur sayuran lalu lahir kembali ke perut seorang wanita. seseorang berkata kepada rasulullah dan bilang “Bertakwalah kepada Allah, adillah” lalu rasulullah menjawab “bukankah aku yang paling bertaqwa” “siapa lagi yang bisa adil, bila bukan aku yang adil”ada berapa banyak orang yang shalat tapi hatinya kafir. namun rasulullah tidak ditugaskan untuk memeriksa hati seseorang. Rasulullah berkata bahwa dari orang tersebut akan keluar kaum yang baca Al quran tanpa melewati ternggorokan dan inilah awal mula dari kaum khawarij bernama waziroh at tamimi dzul khuwaishiroh. rasulullah mengabarkan akan ada muncul firqoh antara Ali dan Muawiyah.aku tidak mau meninggal dalam keadaan tidak berdzikir kepada Allah padahal pembunuh Ali bin Abi Thalib. Bila orang tidak mengetahui menyangka mereka ahli surga, padahal akan masuk neraka dalam keadaan seburuk-buruknya

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
M
Mahargyani Yogyantari

📍 Kota Depok

Tablis Iblis #4

Tablis Iblis #4Tipu Daya Iblis pada Penganut Reinkarnasi dan Kaum Khawarij 1. Tipu Daya Iblis terhadap Penganut Reinkarnasi Padangan Islam tidak ada konsep reinkarnasi,namun Islam memiliki hari kebangkitan dimana setiap amal akan dihisabKonsep reinkarnasi dianggap sebagai khurafat karena tidak ada bukti seseorang mengingat kehidupan masa lalunya. Jika seseorang mengingat masa lalunya, makan konsep pembalasan menjadi tidak ada artinya2. Tipu Daya Iblis pada Kaum KhawarijIblis menggoda kaum khawarij bdengan rasa bangga/ujub pada ibadahnya sendiri, dengan demikian mereka selalu merasa lebih hebat daripada orang lain dan mudah mengkhawatirkan kaum muslim. Khawarij pertama kali muncul pada zaman Nabi,seseorang bernama Dzul Khuwaishirah, yang berani menentang RasulullahIbnu Abbas berhasil membantah syubhat mereka dengan argumen dan logika syariat yang Haq.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
B
Baby Nabilah Ulzanah

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Talbis Iblis #4 : Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij - Ust. Dr. Firanda Andirja M.A

1. Pandangan Islam terhadap ReinkarnasiTidak ada reinkarnasi dalam Islam. Saat hari kiamat nanti, manusia dibangkitkan, lalu dikumpulkan di Padang Mahsyar, dibagikan cacatan amalan, dan kemudian ditimbang amalan mereka.Konsep Reinkarnasi: Ada kepercayaan (seperti di India) meyakini bahwa jika seseorang berbuat buruk, ia akan dilahirkan kembali dalam kondisi yang lebih buruk. Sebaliknya, jika berbuat baik, ia akan bereinkarnasi dalam kondisi yang lebih baik. ontoh kesesatannya adalah ketika melihat bayi lahir dalam kondisi sakit atau cacat, mereka menganggap bahwa anak yang belum berdosa tersebut sedang menanggung dosa dari "kehidupan sebelumnya". 2. Dua Pendekatan Talbis Iblis (Tipu Daya Setan)Iblis memiliki cara yang berbeda dalam menyesatkan manusia, disesuaikan dengan kondisi keimanan orang tersebut:a. Bagi Orang yang Lemah Ibadahnya (Suka Berfoya-foya): Iblis akan menyesatkan mereka melalui pintu maksiat seperti meminum khamar, musik, perzinahan, dan membuang-buang waktu.b. Bagi Orang yang Ahli Ibadah: Iblis tidak menyuruh mereka bermaksiat, melainkan menjerumuskan mereka ke dalam sikap Ghuluw (berlebih-lebihan dalam beragama) hingga puncaknya berani mengkafirkan orang lain. Hal inilah yang terjadi pada kelompok Khawarij. 3. Sejarah dan Karakteristik Kelompok Khawarij Benih kelompok Khawarij sudah muncul sejak zaman Rasulullah SAW, melalui sosok yang dianggap sebagai "nenek moyang" Khawarij. Kisah Dzul Khuwaisirah at-Tamimi (Cikal Bakal Khawarij)Kejadian: Saat Rasulullah membagikan harta ghanimah (rampasan perang) kepada empat orang, ada sebagian sahabat yang tidak diberi. Dzul Khuwaisirah muncul dan mengkritik pembagian tersebut (seolah merasa lebih adil dari Nabi). Teguran Nabi: Rasulullah bersabda, "Apakah kalian tidak percaya kepadaku? Sesungguhnya aku lebih tahu dan sedang berlaku adil. Dan aku dipercaya oleh Allah." Sikap Khalid bin Walid: Khalid bin Walid marah dan meminta izin memenggal Dzul Khuwaisirah. Namun, Rasulullah melarangnya dengan alasan, "Jangan, siapa tahu dia shalat." Prinsip Menilai Manusia: Ketika Khalid berargumen bahwa banyak orang shalat tapi hatinya berbeda dengan lisannya, Rasulullah menegaskan kaidah penting: "Aku tidak diperintahkan oleh Allah untuk memeriksa isi hati manusia dan membelah perut (dada) mereka." Faedahnya: Rasulullah hanya diperintahkan untuk melihat berdasarkan hal yang zahir (tampak). Nubuat Rasulullah tentang Ciri-Ciri KhawarijSetelah Dzul Khuwaisirah pergi, Rasulullah mengatakan bahwa akan muncul kaum dari keturunan/jejak pemahaman orang tersebut, dengan ciri-ciri: Rajin membaca Al-Qur'an, tetapi bacaannya tidak melewati kerongkongannya (hanya di lisan, tidak dipahami/diamalkan dengan benar). Ibadah mereka sangat luar biasa hingga membuat para sahabat merasa minder. Dahi mereka terluka karena sangat sering sujud, dan wajah mereka pucat karena terus-menerus puasa dan shalat malam. Di balik ibadah yang hebat, mereka merasa diri paling hebat dan suci. Kemunculan Khawarij di Masa Ali bin Abi ThalibKelompok ini benar-benar muncul sebagai gerakan pemberontak bersenjata pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib. Mereka menolak upaya perdamaian (tahkim) antara pihak Ali bin Abi Thalib dan Mu'awiyah. Karena merasa lebih benar dan bertakwa, mereka dengan mudah mengkafirkan para sahabat dan tidak segan melakukan tindakan kejam berupa pembunuhan terhadap sesama kaum Muslimin.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
R
Rifa Rachmatusyifa

📍 Kabupaten Ketapang

Talbis Iblis #4

Talbis Iblis #4Talbis Iblis Terhadap Penganut Reinkarnasi dan KhawarijReinkarnasiReinkarnasi berasal dari India kemudian menjalar ke sebagian kaum muslimin. Ibnu Jauzi menjelaskan :Ketika pembesar reinkarnasi melihat ada anak-anak kesakitan, atau anak lahir dalam kondisi sakit misalnya, mereka berkata tidak mungkin anak-anak sakit adalah takdir dari Tuhan untuk menguji orang tuanya. Ini anak dalam kondisi sakit (tidak sempurna) adalah akibat dari perbuatan (dosa-dosa) dia di kehidupan sebelumnya. Mereka menyimpulkan bahwasannya ada kehidupan sebelumnya yang dampaknya baru kelihatan sekarang. Ini yang disebut dengan Reinkarnasi. Reinkarnasi adalah khurafat terbukti bahwasanya tidak ada yang mengingat masa lalu kita sehingga kita sekarang seperti ini. Konsep pembalasan harusnya bisa diingat. Jika tidak bisa diingat bagaimana membuktikan ada reinkarnasi. Konsep pembalasan yang keliru.Berbeda dengan Islam, konsep pembalasan ada hari kebangkitan "pada hari itu semua orang akan ingat apa yang pernah dilakukan bahkan akan dibukakan catatan amalnya".KhawarijKhawarij adalah kelompok/firqoh yang pertama kali muncul di zaman para sahabat. Diantara talbis (tipuan) Iblis kepada mereka adalah mereka menganggap bahwa mereka lebih hebat daripada nabi dan sahabat. Mereka menganggap syariat kurang sehingga mereka merasa ujub terhadap diri mereka sendiri, ujub terhadap ketakwaan, sehingga mereka su'udzon terhadap orang lain.Kata Ibnul Qayyim talbis Iblis terhadap seseorang sesuai kecenderungan :1. Jika seseorang punya kecenderungan berleha-leha dalam kemaksiatan, maka iblis akan menggoda dia dikasih talbis, syubhat, kerancuan berpikir sehingga membuat dia semakin senang akan kemaksiatan. 2. Jika seseorang bertakwa maka iblis juga bisa menggoda dari sisi kecenderungannya maka iblis menjerumuskan dia dalam sikap ghuluw atau sikap berlebih-lebihan, ekstrim dalam beragama, sehingga dia sendiri yang rajin beribadah, sholat malam, puasa dll sehingga dengan mudah dia mengkafirkan orang lain ketika orang tidak melakukan apa yang dia lakukan.Asal muasal KhawarijPelopor : Dzulhuwaysirah at tamimiKetika Nabi membagikan harga ghanimah kepada 4 orang Arab Badui yang baru masuk islam, sementara sahabat tidak mendapat harta tersebut. Ada seseorang yang protes kepada Nabi, ia berkata "wahai Rasulullah bertakwalah" dalam riwayat lain "adillah wahai Rasulullah"Orang tersebut bernama Dzulhuwaysirah at tamimi, lalu orang tersebut berlalu. Kemudian Rasulullah berkata "Dibalik orang ini akan keluar suatu kaum yang mereka membaca Alquran tetapi Alquran tersebut tidak melewati kerongkongannya, mereka akan keluar dari agama seperti anak panah yang melesat menembus hewan buruan.Setelah itu muncul orang-orang Khawarij di zaman Ali bin Abi Thalib. Kisahnya panjang pada intinya bahwasanya Rasulullah mengabarkan akan muncul firqoh ditengah pertikaian 2 kelompok besar yaitu kubu Ali bin Abi Thalib dan kubu Muawiyah, yang keduanya ingin menegakan keadilan tetapi memiliki ijtihad yang berbeda sehingga akhirnya berujung pada pertempuran.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
D
Dewi Murthy Sari

📍 Kota Samarinda

Talbis Iblis#4 Talbis Iblis terhadap penganut reinkarnasi dan khawarij

Talbis Iblis #4 – Penganut Reinkarnasi dan Khawarij(Ustadz Firanda Andirja – Kitab Talbis Iblis karya Ibnul Jauzi)1. Talbis Iblis terhadap Penganut ReinkarnasiSebagian manusia meyakini bahwa setelah mati, ruh akan berpindah ke tubuh lain dan hidup kembali di dunia. Keyakinan ini dikenal sebagai reinkarnasi atau tanasukh arwah.Hal ini bertentangan dengan ajaran Islam karena Islam mengajarkan bahwa manusia hanya hidup sekali di dunia, kemudian meninggal, berada di alam barzakh, lalu dibangkitkan pada hari kiamat untuk dihisab. Tipuan iblis pada kelompok ini antara lain:Membuat manusia mengandalkan akal semata dalam perkara gaib.Menolak berita yang datang dari wahyu.Meyakini bahwa ruh dapat terus berpindah-pindah tanpa adanya hari kebangkitan.Menganggap pahala dan hukuman cukup terjadi melalui kelahiran kembali di dunia.Padahal perkara ruh, alam kubur, dan hari akhir merupakan perkara gaib yang hanya diketahui melalui wahyu.2. Talbis Iblis terhadap KhawarijKhawarij adalah kelompok yang muncul pada masa para sahabat. Mereka terkenal dengan semangat ibadah yang tinggi, namun pemahaman agamanya menyimpang.Ciri utama mereka adalah mudah mengkafirkan kaum muslimin karena dosa-dosa besar serta memberontak kepada pemimpin muslim.Iblis menipu mereka melalui:Semangat beragama yang tidak dibangun di atas ilmu.Pemahaman Al-Qur'an yang dangkal.Sikap berlebihan dalam menghukumi manusia.Merasa paling benar dan paling suci.Akibatnya, mereka justru memerangi kaum muslimin dan menumpahkan darah yang haram ditumpahkan.Bahaya Beribadah Tanpa IlmuSalah satu pelajaran penting dari pembahasan Khawarij adalah bahwa ibadah yang banyak tidak cukup jika tidak disertai ilmu yang benar.Khawarij dikenal rajin:Shalat.Puasa.Membaca Al-Qur'an.Namun karena pemahaman mereka rusak, amal tersebut tidak menyelamatkan mereka dari kesesatan.Oleh karena itu, para ulama selalu menekankan bahwa ilmu harus mendahului ucapan dan amalan.Tipuan Iblis melalui Sikap Berlebihan (Ghuluw)Iblis sering tidak langsung mengajak manusia kepada kekafiran. Terkadang ia mendorong manusia untuk berlebihan dalam agama hingga keluar dari jalan yang benar.Contohnya:Mudah mengkafirkan orang lain.Menganggap dosa besar otomatis mengeluarkan seseorang dari Islam.Merasa kelompok sendiri paling selamat sementara yang lain sesat.Sikap ghuluw inilah yang menjadi pintu masuk berbagai penyimpangan.Pelajaran Penting✅ Akal tidak boleh didahulukan di atas wahyu dalam perkara gaib.✅ Keyakinan reinkarnasi bertentangan dengan ajaran Islam tentang kematian, alam barzakh, dan hari kebangkitan.✅ Semangat beragama harus disertai ilmu yang benar.✅ Khawarij adalah contoh orang yang rajin beribadah tetapi menyimpang dalam pemahaman.✅ Jalan keselamatan adalah mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat.KesimpulanIblis tidak hanya menyesatkan manusia melalui kemaksiatan, tetapi juga melalui keyakinan dan semangat beragama yang tidak dibangun di atas ilmu. Karena itu seorang muslim harus senantiasa menuntut ilmu syar'i, merujuk kepada Al-Qur'an dan Sunnah, serta menjauhi sikap berlebihan dalam agama.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
A
Anna setyaningsih

📍 Kota Bekasi

Rangkuman catatan bab 4

Talbis Iblis Bab 4Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi dan KhawarijA. Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi1. Akidah reinkarnasi bertentangan dengan ajaran para nabiPenganut reinkarnasi meyakini ruh akan berpindah dari satu jasad ke jasad lainnya setelah kematian.Mereka menganggap kehidupan di dunia akan terus berulang sebagai balasan atas perbuatan sebelumnya.Keyakinan ini bertentangan dengan ajaran Islam yang menjelaskan bahwa manusia hanya hidup sekali di dunia, kemudian mati, dibangkitkan, lalu dihisab.2. Tipu daya iblis menghias kebatilan dengan logikaIblis membuat penganut reinkarnasi merasa bahwa keyakinan tersebut masuk akal.Mereka lebih mengedepankan akal dan filsafat daripada wahyu.Padahal perkara alam gaib hanya dapat diketahui melalui petunjuk Allah dan Rasul-Nya.3. Mengingkari hari kebangkitanSalah satu akibat keyakinan reinkarnasi adalah meremehkan atau mengingkari kebangkitan setelah mati.Mereka mengganti konsep surga, neraka, dan hisab dengan siklus kelahiran kembali.B. Talbis Iblis Kepada Khawarij1. Khawarij berlebihan dalam beragamaMereka dikenal rajin beribadah, banyak shalat, puasa, dan membaca Al-Qur'an.Namun ibadah tersebut tidak dibangun di atas pemahaman yang benar.Semangat tanpa ilmu menjadi sebab kesesatan mereka.2. Mudah mengkafirkan kaum musliminMereka menganggap pelaku dosa besar telah keluar dari Islam.Akibatnya mereka mudah menuduh kafir sesama muslim.Sikap ini menimbulkan perpecahan dan pertumpahan darah.3. Salah memahami dalilMereka mengambil ayat-ayat Al-Qur'an tetapi memahaminya tidak sesuai dengan penjelasan Rasulullah ﷺ dan para sahabat.Kesalahan dalam memahami nash menyebabkan mereka menyimpang meskipun banyak beribadah.4. Merasa paling benarSalah satu talbis iblis yang besar adalah membuat seseorang kagum terhadap dirinya sendiri.Khawarij merasa kelompok merekalah yang paling lurus sehingga meremehkan ulama dan kaum muslimin lainnya.5. Bahaya semangat tanpa ilmuIbadah yang banyak tidak menjamin seseorang berada di atas kebenaran.Yang terpenting adalah ilmu, pemahaman yang benar, dan mengikuti Sunnah Nabi ﷺ.✨ Pelajaran Penting✅ Kebenaran harus diukur dengan Al-Qur'an dan Sunnah, bukan sekadar logika atau perasaan.✅ Semangat beragama harus disertai ilmu.✅ Jangan mudah mengkafirkan sesama muslim.✅ Banyak ibadah tidak bermanfaat jika tidak dibangun di atas pemahaman yang benar.✅ Tipu daya iblis terkadang datang melalui jalan yang dianggap sebagai kebaikan dan agama.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
R
Risdayani Pratiwi

📍 Kota Makassar

MATERI 4

Ust. Dr. Firanda Andirja, Lc, MATALBIS IBLIS #4Talbis Iblis Terhadap Paham Reinkarnasi dan KhawarijI. Talbis Iblis terhadap Paham Reinkarnasi​Dalam Islam, konsep reinkarnasi tidak dikenal karena agama kita memiliki konsep pembalasan yang dijelaskan dengan gamblang dalam Al-Qur'an dan hadits. Pembalasan dalam Islam bersifat jelas dan detail:​Pembalasan amal terkadang dimulai di dunia, kemudian berlanjut di alam barzah, dan puncaknya di alam akhirat.​Islam mengenal Hari Kebangkitan (Yaumul Ba'ats) dan Yaumul Hisab, di mana amal setiap manusia akan di-audit, ditimbang, dan diberikan balasan yang adil.​Konsep Islam menekankan pada Yaumul Yatazakkaru Al-Insanu Ma Sa'a (hari di mana manusia ingat apa yang telah ia usahakan) dan pembukaan catatan amal yang tidak meninggalkan perkara kecil maupun besar.​Sebaliknya, konsep reinkarnasi yang berasal dari India meyakini bahwa seseorang akan lahir kembali dalam kehidupan berikutnya sebagai bentuk pembalasan. Jika berbuat kebajikan, ia akan hidup dalam strata yang lebih baik; jika berbuat keburukan, ia akan hidup dalam kondisi buruk, bahkan bisa menjelma menjadi hewan.​🌷Mengapa Konsep Reinkarnasi Dianggap Khurafat?🌷▫️​Ketiadaan Ingatan: Tidak ada manusia yang mengingat masa lalunya. Padahal, esensi dari konsep pembalasan yang benar adalah seseorang harus tahu perbuatan apa yang ia lakukan sehingga ia merasakan dampaknya saat ini.▫️​Tidak Memiliki Faedah: Tanpa ingatan, seseorang tidak merasa sedang menerima pembalasan atas perbuatannya. Hal ini membuat konsep reinkarnasi tidak logis dan tidak memiliki faedah edukatif maupun hukuman yang nyata.▫️​Syubhat reinkarnasi: Al-Imam Ibnu Jauzi menjelaskan bahwa penganut reinkarnasi terjebak syubhat karena melihat penderitaan anak-anak atau hewan. Mereka menolak takdir ujian dari Tuhan dan menganggap penderitaan tersebut sebagai akibat dosa masa lalu, yang kemudian mereka simpulkan sebagai reinkarnasi.▫️​Tahapan yang Khurafat: Para penganut reinkarnasi memiliki berbagai konsep tahapan. Contohnya, ada yang meyakini ruh mampir di sayuran lalu dimakan manusia, atau ruh mampir di serangga yang dimakan hewan, hingga akhirnya lahir kembali menjadi manusia setelah ribuan tahun.​🌷Kisah Nyata dan Bahaya Reinkarnasi🌷▫️​Ibnu Jauzi menceritakan kisah seorang penganut paham Syiah yang terpengaruh reinkarnasi. Orang tersebut menangis saat mengusap kucing karena meyakini kucing itu adalah ibunya yang bereinkarnasi. Saat ditanya apakah ia paham bahasa kucing tersebut, ia mengaku tidak paham, yang justru dibantah dengan logika: "Jika kucing itu paham bahasa manusia (kamu) tapi kamu tidak paham bahasanya, maka justru kamu yang sedang bereinkarnasi dari hewan."▫️​Terdapat pula kisah nyata dari mahasiswa di Madinah mengenai rekannya yang menganggap kambing sebagai "om-nya" yang bereinkarnasi, sehingga ia sangat menyayangi kambing tersebut agar tidak disembelih.​Reinkarnasi sering kali mempermainkan akal dan merusak akidah, seperti orang yang merasa dirinya reinkarnasi dari seorang Sultan atau Raja terdahulu, lalu berusaha mengubah gaya hidupnya agar menyerupai tokoh tersebut. Hal ini jelas merupakan khurafat yang tidak berdasar karena setiap manusia yang meninggal dunia pasti masuk ke alam barzah.​II. Talbis Iblis terhadap Kaum Khawarij​Kelompok Khawarij adalah firqah yang pertama kali muncul di zaman sahabat, dengan akar pemikiran yang sudah muncul sejak zaman Nabi ﷽. 🌷Iblis menipu mereka dengan berbagai cara:🌷▫️​Ujub dan Merasa Lebih Hebat: Mereka merasa lebih hebat dari Nabi dan para sahabat. Mereka merasa syariat yang ada kurang tepat, sehingga muncul sikap ujub (bangga diri) terhadap ketakwaan diri sendiri.▫️​Su'uzhan kepada Pihak Lain: Saking rajinnya beribadah, seperti puasa dan salat malam, mereka terjebak dalam sikap su'uzhan (berburuk sangka) kepada orang lain yang mereka anggap keliru.▫️​Mudah Mengkafirkan: Sifat ekstrim membuat mereka mudah mengkafirkan sesama Muslim. Mereka beranggapan bahwa orang tidak mungkin melakukan kemaksiatan kecuali ia sedang merendahkan ayat-ayat Allah.​🌷Dua Sisi Godaan Iblis Menurut Ibnu Qayyim:🌷▫️​Jika Seseorang Cenderung Berleha-leha: Iblis akan menghiasi kemaksiatan (seperti narkoba, musik, khamr, atau perzinahan) agar orang tersebut merasa enjoy dan terus terjerumus dalam kesenangan dunia.▫️​Jika Seseorang Bertakwa: Iblis akan menggodanya dengan sikap gulu (berlebih-lebihan atau ekstrim) dalam beragama. Akhirnya, orang tersebut rajin beribadah namun kehilangan kendali diri hingga mudah mengkafirkan orang lain karena merasa diri paling benar.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
W
Wina

📍 Kabupaten Bogor

Talbis Iblis #4 Penganut Reinkarnasi dan Sekte Khawarij

Catatan Kajian Kitab Talbis Iblis — Bab 5 (Bagian 3)Pemateri: Ust. Dr. Firanda Andirja, M.A.Tema: Talbis Iblis terhadap Penganut Reinkarnasi dan Sekte KhawarijBAGIAN I: Talbis Iblis dalam Paham Reinkarnasi (Tanasukhal-Arwah)Kita melanjutkan bahasan dari kitab Talbis Iblis karya Al-Imam Ibnul Jauzi rahimahullahu ta'ala. Pada bagian ini, kita akan melewatkan beberapa pembahasan yang terlalu rumit dan berfokus pada perkara-perkara yang penting untuk kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari sub-bab talbis Iblis terhadap orang-orang yang berpendapat tentang reinkarnasi (tanasukh).A. Konsep Pembalasan: Islam vs ReinkarnasiDi dalam Islam, paham reinkarnasi sama sekali tidak dikenal. Islam memiliki konsep pembalasan yang pasti, jelas, dan gamblang di dalam Al-Qur'an maupun hadis. Pembalasan tersebut dimulai sejak di dunia, dilanjutkan di alam barzakh (kubur), dan puncaknya berada di alam akhirat kelak melalui hari kebangkitan, Yaumul Hisab (hari perhitungan), dan Mizan (penimbangan amal).Sebaliknya, paham reinkarnasi yang banyak tersebar di India meyakini bahwa manusia yang mati akan dihidupkan kembali ke dunia dalam kehidupan berikutnya dengan wujud yang berbeda, tergantung akumulasi amalnya (karma):Jika ia berbuat baik di kehidupan sekarang, ia akan lahir kembali dalam strata sosial atau kondisi fisik yang jauh lebih baik.Jika ia berbuat buruk, ia akan lahir kembali dalam kondisi yang menderita, bahkan bisa menjelma menjadi hewan-hewan yang hina.B. Bantahan Logis terhadap Paham ReinkarnasiBantahan terhadap konsep reinkarnasi sebenarnya sangat sederhana: Esensi dari sebuah pembalasan adalah kesadaran. Seseorang harus ingat dan sadar mengapa ia diberi balasan, agar ia bisa merasakan kebahagiaan atas kebaikannya atau penyesalan atas keburukan masa lalunya.Kenyataannya, tidak ada satu pun manusia di atas muka bumi ini yang mampu mengingat kehidupan masa lalunya. Jika tidak ada yang ingat, maka konsep pembalasan melalui reinkarnasi ini menjadi tidak ada faedahnya sama sekali.C. Syubhat yang MenyesatkanAl-Imam Ibnul Jauzi menukil perkataan Abul Qasim Al-Balkhi mengenai awal mula masuknya syubhat reinkarnasi ini. Tokoh-tokoh pemikir reinkarnasi merasa bingung ketika melihat anak-anak kecil yang lahir cacat atau mengalami sakit sakral. Logika mereka berkata: "Tidak mungkin Tuhan menyiksa anak kecil yang tidak punya dosa hanya untuk menguji orang tuanya. Ini pasti akibat dari dosa yang dilakukan anak tersebut pada kehidupannya yang sebelumnya." Dari sinilah Iblis mengunci akal mereka dalam kesimpulan keliru.Ibnul Jauzi juga memaparkan salah satu varian konsep reinkarnasi yang sangat aneh: Jika seseorang mati, ruhnya akan mampir ke sayur-sayuran, lalu sayur itu dimakan manusia, masuk ke perut wanita, baru lahir kembali menjadi manusia (jika ia baik). Jika ia buruk, ruhnya akan mampir ke serangga, dimakan hewan lain, hingga lahir sebagai hewan, dan baru bisa kembali menjadi manusia setelah 1.000 tahun.D. Kisah-Kisah Satir Seputar ReinkarnasiPaham reinkarnasi ini rupanya sempat menyusup ke sebagian kaum muslimin yang terpengaruh, termasuk ke dalam sekte Syiah ekstrem. Abu Bakar bin Jauras mengisahkan bahwa ia pernah bertemu dengan seorang penganut Syiah yang sudah terpengaruh paham reinkarnasi (tanasukh).Orang tersebut sedang duduk sambil mengusap-usap dan menggaruk bagian di antara kedua mata seekor kucing hitam. Ketika diusap, kucing tersebut mengeluarkan air mata. Menyaksikan hal itu, si pemilik kucing ikut menangis tersedu-sedu.Abu Bakar bertanya: "Kenapa engkau menangis?" Si Pemilik Kucing menjawab: "Celaka engkau! Kucing hitam ini sebenarnya adalah reinkarnasi dari ibuku. Ketika aku mengusapnya, ia menangis karena melihatku dan menyesali masa lalunya." Ia pun mulai mengajak kucing tersebut mengobrol seolah-olah si kucing paham. Kucing itu pun mengeong lirih. Abu Bakar bertanya lagi: "Apakah kucing itu paham ucapanmu?" Si Pemilik Kucing menjawab: "Ya, dia paham." Abu Bakar membalas dengan telak: "Lalu, apakah engkau paham arti keongannya?" Si Pemilik Kucing menjawab: "Tidak." Abu Bakar menyindir: "Kalau begitu, kamulah yang sebenarnya menjadi hewan, dan ibumu/kucing itu yang menjadi manusianya (karena dia paham kamu, sedangkan kamu tidak paham dia)!"Di era modern, khurafat ini masih terjadi. Ada orang yang mengubah total gaya hidupnya menjadi boros dan bernafsu mencari banyak selir hanya karena dukun atau paranormal mengatakan bahwa dirinya adalah reinkarnasi dari seorang Sultan pada abad masa lalu. Di dalam Islam, semua ini adalah khurafat batil; orang yang mati mutlak masuk ke alam barzakh, bukan kembali ke dunia.BAGIAN II: Talbis Iblis pada Sekte KhawarijKita beralih pada bab berikutnya, yaitu Dzikru Talbisihi 'ala Al-Khawarij (Penyebutan tentang Talbis Iblis terhadap kaum Khawarij). Khawarij adalah firqah (sekte) pertama yang muncul di dalam Islam. Cikal bakalnya sudah ada sejak zaman Rasulullah ﷺ, namun mereka baru menjelma menjadi sebuah gerakan bersenjata pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib.A. Akar Penyakit Khawarij: Ujub dan EkstremismePintu masuk talbis Iblis kepada kaum Khawarij adalah sifat ujub (bangga diri) terhadap ketakwaan dan kuantitas ibadah sendiri, yang dibarengi dengan sifat su'udzon (buruk sangka) yang akut kepada orang lain.Setan menggoda manusia dari dua sisi: jika seseorang malas, setan akan menjerumuskannya ke dalam maksiat dan syahwat. Namun jika seseorang rajin beribadah, setan akan menjerumuskannya ke dalam sikap ghuluw (ekstrem/berlebih-lebihan) dalam beragama, hingga ia merasa ibadah orang lain tidak ada apa-apanya dan mudah mengkafirkan sesama muslim.B. Cikal Bakal di Zaman Nabi ﷺ: Protes Dzul KhuwaisirahPelopor pertama pemikiran Khawarij adalah seorang pria bernama Dzul Khuwaisirah At-Tamimi. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Sa'id Al-Khudri, dikisahkan bahwa Rasulullah ﷺ sedang membagikan harta rampasan (fai') kepada empat tokoh mualaf Arab Badui (di antaranya Aqra' bin Habis dan 'Uyaynah bin Hishn) untuk melunakkan hati mereka.Melihat hal itu, Dzul Khuwaisirah datang dengan ciri-ciri fisik: matanya cekung ke dalam, dahinya menonjol, jenggotnya lebat, sarungnya diangkat tinggi, dan kepalanya botak. Ia dengan lancang memprotes Nabi ﷺ:"Bertakwalah kepada Allah, wahai Muhammad! Berbuat adillah!"Rasulullah ﷺ menegurnya dengan keras: "Woe kepada dirimu! Siapa lagi yang akan berbuat adil di atas muka bumi ini jika aku saja tidak berbuat adil? Bukankah aku adalah orang yang paling dipercaya oleh Dzat yang ada di langit?"Khalid bin Walid yang geram langsung meminta izin: "Wahai Rasulullah, izinkan aku memenggal leher orang ini!" Namun Nabi ﷺ melarangnya karena pria itu masih mengerjakan shalat. Setelah pria itu pergi, Nabi ﷺ bersabda bahwa kelak dari keturunan atau pemikiran orang ini akan lahir sebuah kaum yang:"Membaca Al-Qur'an namun tidak melewati kerongkongan mereka (hanya di lisan, tidak masuk ke hati). Mereka keluar dari agama secepat anak panah meluncur menembus hewan buruannya. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan para penyembah berhala."C. Kronologi Kemunculan Khawarij di Masa SahabatPemikiran tersembunyi ini akhirnya meledak menjadi gerakan pemberontakan pada masa Ali bin Abi Thalib akibat rangkaian tragedi politik pasca-wafatnya Utsman bin Affan:Pembunuhan Utsman: Khalifah Utsman dikepung dan dibunuh secara keji oleh para pemberontak saat sedang membaca Al-Qur'an.Perbedaan Ijtihad Ali dan Mu'awiyah: Setelah Ali diangkat menjadi Khalifah ke-4, Mu'awiyah (Gubernur Syam sekaligus kerabat dekat Utsman) menolak membai'at Ali sebelum para pembunuh Utsman ditangkap. Ali bin Abi Thalib berijtihad bahwa penangkapan tidak bisa dilakukan terburu-buru karena jumlah konspirator mencapai ribuan orang dari berbagai kabilah; memaksa menangkap mereka seketika akan menghancurkan stabilitas negara dan memicu perang suku yang lebih masif. Perbedaan ijtihad ini akhirnya menyulut Perang Siffin.Peristiwa Tahkim (Arbitrasi): Di ujung Perang Siffin, pasukan Mu'awiyah mengangkat mushaf di ujung tombak, meminta perang dihentikan untuk berhukum pada Al-Qur'an. Ali menerima perdamaian dan mengirim Abu Musa Al-Asy'ari sebagai perwakilan utusan, sementara Mu'awiyah mengirim 'Amr bin Al-'Ash.D. Keluar dan Memberontaknya Kaum Harura'Keputusan melakukan kesepakatan damai (tahkim) ini memicu kemarahan sekitar 12.000 orang di dalam pasukan Ali. Mereka memisahkan diri dan berkumpul di daerah Harura' (sehingga disebut kaum Haruriyah/Khawarij).Mereka mengkafirkan Ali bin Abi Thalib, Mu'awiyah, 'Amr bin Al-'Ash, dan Abu Musa Al-Asy'ari dengan alasan: "Tidak ada hukum kecuali hukum Allah (La hukma illa Lillah)!" Mereka adalah orang-orang muda yang bodoh (sufaha'ul asnan), fasih membaca Al-Qur'an namun buta terhadap tafsirnya.Secara fisik dan ibadah, mereka sangat menakjubkan. Rasulullah ﷺ pernah bersabda bahwa para sahabat pun akan merasa minder jika membandingkan shalat dan puasa mereka dengan khusyuknya kaum Khawarij. Dahi mereka kapalan dan terluka saking seringnya sujud, serta wajah mereka pucat karena terus-menerus terjaga untuk shalat malam. Namun, semua ibadah itu sirna karena akidah mereka rusak.E. Debat Ilmiah Ibnu Abbas melawan KhawarijKetika 6.000 orang Khawarij bersiap mengangkat senjata melawan Khalifah, Ibnu Abbas meminta izin kepada Ali untuk mendatangi dan berdialog dengan mereka. Ibnu Abbas sengaja memakai pakaian Yaman terbaiknya dan merapikan rambutnya.Kaum Khawarij mengkritik: "Kenapa engkau memakai baju bagus ini, wahai Ibnu Abbas?" Ibnu Abbas menjawab: "Aku pernah melihat Rasulullah ﷺ memakai pakaian terbaik yang lebih bagus dari ini."Ibnu Abbas kemudian menantang mereka: "Aku datang dari sisi para sahabat Nabi, Muhajirin dan Anshar, yang ke atas mereka Al-Qur'an diturunkan, dan mereka lebih paham tafsirnya daripada kalian. Katakan, apa saja 3 kritik kalian kepada Ali?"Kritik 1: Ali menyerahkan urusan agama kepada keputusan akal manusia (perwakilan dua hakim) dalam urusan damai, padahal Allah berfirman hukum hanya milik Allah.Bantahan Ibnu Abbas: Allah justru memerintahkan manusia menjadi hakim dalam urusan sepele, seperti menentukan denda berburu senilai seperempat dirham saat Ihram (QS. Al-Ma'idah: 95) dan urusan mendamaikan suami-istri yang bertengkar (QS. An-Nisa': 35). Jika untuk urusan hewan kemiri dan rumah tangga saja Allah menyuruh manusia menjadi hakim, tentu urusan mendamaikan darah ribuan kaum muslimin jauh lebih utama menggunakan penengah manusia!Kritik 2: Ali berperang di Perang Jamal tetapi tidak menawan wanita dan tidak mengambil ghanimah.Bantahan Ibnu Abbas: "Apakah kalian tega dan berani menjadikan ibunda kalian, Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu 'anha, sebagai budak tawanan perang lalu kalian halalkan penahanannya? Jika kalian mengatakannya halal, kalian kafir karena menghina istri Nabi!"Kritik 3: Ali menghapus gelarnya sebagai "Amirul Mukminin" saat menulis surat perjanjian damai dengan Mu'awiyah.Bantahan Ibnu Abbas: Saat Perjanjian Hudaybiyyah, kaum musyrik Quraisy menolak nama "Muhammad Rasulullah" ditulis di draf surat. Maka Rasulullah ﷺ sendiri yang mengalah dan menghapus gelar "Rasulullah" lalu menggantinya dengan "Muhammad bin Abdillah" demi tercapainya perdamaian. Apakah kalian ingin mengatakan Rasulullah bukan Rasul lagi saat nama itu dihapus?Mendengar hujah yang sangat cerdas ini, 2.000 orang Khawarij langsung bertobat dan kembali ke pasukan Ali, sementara sisanya tetap bertahan dalam kesesatan.F. Kekejaman Khawarij dan Tragedi Pembunuhan AliSisa kaum Khawarij yang keras kepala ini mulai melakukan pertumpahan darah. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan sahabat Nabi bernama Abdullah bin Khabbab bin Al-Arat yang sedang bersama istrinya yang hamil. Mereka menanyakan hadis tentang fitnah, dan Abdullah menjawab bahwa Nabi ﷺ menyuruh untuk menjadi hamba Allah yang terbunuh, bukan yang membunuh saat fitnah terjadi.Mendengar hal itu, mereka justru menyeret Abdullah ke pinggir sungai dan menyembelihnya secara keji. Tidak sampai di situ, mereka juga membelah perut istrinya yang sedang hamil dan membunuh bayi di dalamnya. Tragedi berdarah inilah yang memaksa Ali bin Abi Thalib membawa pasukannya untuk menumpas mereka di Perang Nahrawan.Pasukan Khawarij yang tersisa kemudian melarikan diri dan merencanakan konspirasi gelap di Makkah. Tiga orang dari mereka—Abdurrahman bin Muljam, Al-Burak bin Abdillah, dan Amr bin Bakr—berjanji untuk membunuh tiga tokoh secara serentak pada bulan Ramadan: Ali di Kufah, Mu'awiyah di Syam, dan 'Amr bin Al-'Ash di Mesir.Hanya Abdurrahman bin Muljam yang berhasil menjalankan misinya. Ia bersembunyi di Kufah dan menikam kepala Ali bin Abi Thalib dengan pedang yang telah direndam racun selama sebulan penuh, tepat saat Ali sedang berjalan keluar untuk mengimami shalat subuh. Khalifah Ali pun syahid akibat luka tersebut.G. Ironi Puncak Kesesatan Kaum KhawarijSetelah Ali wafat, Abdurrahman bin Muljam ditangkap untuk dieksekusi oleh Abdullah bin Ja'far. Proses eksekusinya sangat mengerikan:Kedua tangan dan kedua kakinya dipotong satu per satu. Bin Muljam diam dan tidak berteriak sedikit pun.Kedua matanya dicungkil menggunakan besi panas yang membara. Ia tetap tenang, tidak mengeluh, bahkan terus melantunkan Surah Al-'Alaq dengan khusyuk hingga selesai sementara darah mengalir dari wajahnya. Orang yang melihatnya pasti akan mengira dia adalah seorang wali Allah yang karamah.Namun, ketika algojo bersiap untuk memotong lidahnya, Bin Muljam mendadak panik, ketakutan, dan berteriak histeris.Ketika ditanya kenapa ia mendadak takut dipotong lidahnya, ia menjawab:"Aku tidak takut mati, tapi aku takut jika aku harus melewati satu detik pun di dunia ini dalam kondisi lidahku tidak bisa berdzikir mengingat Allah!"Inilah sejujurnya puncak dari talbis Iblis yang paling mengerikan di atas muka bumi. Seorang pembunuh menantu Rasulullah, pembunuh Khalifah rasyidin, merasa dirinya begitu suci hingga takut melewatkan waktu tanpa berdzikir kepada Allah di ujung kematiannya. Pantaslah jika Rasulullah ﷺ memberi mereka predikat seburuk-buruknya makhluk di bawah naungan langit: Kilabun Naar (Anjing-anjing Penghuni Neraka Jahanam).

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu

#04 Talbis Iblis kepada penganut reinkarnasi & khawarij

Konsep Islam: Islam tidak mengenal reinkarnasi, melainkan konsep pembalasan yang jelas di Al-Quran dan hadits. Pembalasan atas perbuatan di dunia dimulai sejak di alam barzakh hingga puncaknya pada hari kebangkitan di akhirat.​Pandangan Agama Lain: Sebagian agama lain, seperti yang berkembang di India, memercayai reinkarnasi, di mana keburukan seseorang dibalas pada kehidupan berikutnya di dunia.​Kelemahan Reinkarnasi: Konsep ini dinilai tidak berfaedah karena pada kenyataannya tidak ada manusia di bumi yang bisa mengingat atau merasakan masa lalunya.​Syubhat Pemikiran: Pemikiran ini sempat memengaruhi sebagian muslim. Ibnu Jauzi menjelaskan adanya syubhat yang keliru, seperti pandangan para pemikir reinkarnasi yang mengaitkan anak kecil atau hewan yang sakit/cacat sebagai akibat dari dosa perbuatan mereka di kehidupan sebelumnAsal-usul dan Karakteristik KhawarijKarakter dan Talbis Iblis: Kelompok Khawarij pertama kali muncul sejak zaman sahabat Nabi. Mereka terkena tipu daya iblis sehingga merasa lebih hebat dan bertakwa daripada Nabi dan para sahabat, menganggap syariat masih kurang, serta mudah berburuk sangka kepada orang lain.​Kemunculan dan Konflik: Menurut Ibnu Jauzi, cikal bakal pemikiran mereka bermula dari sikap mengkritisi Nabi. Kelompok ini kemudian muncul secara nyata di zaman Ali bin Abi Thalib di tengah perselisihan antara kubu Ali dan kubu Mu'awiyah.​Sikap Ekstrem: Mereka menolak perwakilan perdamaian dari kedua belah pihak. Akibatnya, mereka berkumpul dalam jumlah massal dan mengafirkan Ali bin Abi Thalib, Mu'awiyah, para utusan perdamaian, serta siapa saja yang menyetujui keputusan tersebut.​Kekejaman: Di tengah jalan, mereka bertindak kejam dengan menyembelih seorang bernama Abdullah bin Khabbab di pinggir sungai dan membunuh budak wanitanya yang sedang hamil dengan cara membelah perutnPelarian dan Pembunuhan Ali bin Abi ThalibKonspirasi Pembunuhan: Setelah kelompok Khawarij melarikan diri, tersisa beberapa orang di antaranya Abdurrahman bin Muljam, al-Buraq bin Abdillah, dan Amr bin Bakr at-Tamimi. Mereka berkumpul di Mekkah dan bersepakat untuk membunuh tiga tokoh utama, yaitu Ali, Mu'awiyah, dan Amr bin Ash.​Kematian Ali: Dari rencana tersebut, Abdurrahman bin Muljam berhasil mengeksekusi Ali bin Abi Thalib. Beliau ditikam di bagian kepalanya hingga menembus ke otak saat sedang berjalan menuju salat subuh, yang menyebabkan beliau meninggal dunia.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
R
Riva Aktivia

📍 Kota Palembang

Talbis iblis #4

Talbis iblis #4 Pengaruh terhadap penganut reinkarnasi dan Khawarij dalam islam tidak ada istilah reinkarnasi namun yg ada adalah hari kebangkitan dan hari pembalasan penganut reinkarnasi banyak di daerah India. Mereka percaya bahwa mereka jika mereka banyak melakukan keburukan maka akan dibalas hidup lagi di dunia setelah mati dan akan menjadi binatang, tapi jika ketika hidup banyak berbuat kebaikan maka nanti dihidupkan kembali ke dunia akan naik stratanya. penganut reinkarnasi percaya bahwa anak yg sakit atau lahir dengan kondisi yang tidak sempurna adalah karena perbuatan dia di kehidupan sebelumnya. khawarij adalah sekte pertama yang muncul setelah Rosulullah wafat. Talbis iblis kepada mereka adalah mereka merasa lebih hebat dari rosul dan sahabatnya, mereka merasa merekalah yang paling banyak ibadahnya, paling kuat puasanya, paling lama solat malamnya. Padahal yang paling paham mengenai agama islam adalah Rasulullah. jika ada orang yang suka bermaksiat, maka iblis akan menyibukkannya dengan maksiat itu. Sedangkan untuk orang yang rajin beribadah iblis akan datang kepadanya dengan membuatnya merasa ujub dan berlebih-lebihan dalam beribadah dan merasa orang lain lebih rendah dari mereka dan dengan mudahnya mengkafirkan orang yang ibadahnya yg tidak sebanyak mereka. khawarij muncul di zaman kekhalifahan Ali bin abi Thalib. khawarij adalah anjing-anjing neraka berdasarkan hadist nabi.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
N
Nurmaida

📍 Kota Palu

‎Talbis Iblis kepada Penganut Reinkarnasi dan Khawarij

‎Talbis Iblis#4‎Talbis Iblis kepada Penganut Reinkarnasi dan Khawarij ‎"Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A"‎‎Mengapa reinkarnasi dianggap tidak logis?‎Ustadz Firanda Andirja menjelaskan bahwa konsep reinkarnasi dianggap tidak logis karena beberapa alasan mendasar:‎‎• Hilangnya Esensi Pembalasan‎Konsep pembalasan (pahala atau siksa) seharusnya menyadarkan seseorang atas perbuatan yang pernah ia lakukan. Jika seseorang dihukum atau diberi kenikmatan berdasarkan kehidupan sebelumnya, namun ia tidak memiliki ingatan sama sekali mengenai apa yang ia lakukan di masa lalu, maka konsep pembalasan tersebut menjadi tidak bermakna atau tidak memiliki faedah.‎‎• Ketidakpastian Subjek‎Jika setiap orang yang hidup saat ini adalah hasil reinkarnasi dari kehidupan sebelumnya, namun tidak satu pun dari manusia yang mampu mengingat identitas atau perbuatan masa lalunya, maka bagaimana seseorang bisa memetik pelajaran atau mengakui kesalahan masa lalu tersebut?‎‎• Kontradiksi dengan Konsep Pertanggungjawaban‎Ustadz menekankan bahwa konsep pembalasan yang benar, sebagaimana dijelaskan dalam Islam, haruslah disertai dengan kesadaran akan perbuatan tersebut (melalui Yaumul Hisab atau hari perhitungan), di mana catatan amal setiap manusia dibukakan sehingga mereka tahu persis atas dasar apa mereka menerima balasan tersebut.‎‎Bagaimana Ibnu Abbas menangkis paham Khawarij?‎Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu menangkis paham Khawarij dengan cara mendebat langsung syubhat (kerancuan berpikir) mereka menggunakan dalil-dalil Al-Qur'an dan logika syariat. Berikut adalah poin-poin utama bantahannya ‎‎• Bantahan terkait Hukum Tahkim‎Kaum Khawarij memprotes keputusan Ali bin Abi Thalib yang menyerahkan urusan kepada manusia (Abu Musa Al-Asy'ari dan Amr bin Ash) dengan dalih la hukma illa lillah (tidak ada hukum kecuali hukum Allah).‎‎Ibnu Abbas mematahkan ini dengan menjelaskan bahwa Allah sendiri dalam Al-Qur'an memberikan otoritas kepada manusia untuk menjadi hakim dalam masalah yang jauh lebih sepele, seperti denda berburu saat ihram (QS. Al-Maidah: 95) dan urusan perselisihan rumah tangga antara suami-istri (QS. An-Nisa: 35). Jika Allah membolehkan manusia berhukum dalam masalah kecil, maka lebih utama lagi jika manusia berhukum untuk mendamaikan darah kaum Muslimin.‎‎• Bantahan terkait Peperangan di Perang Jamal‎Khawarij mengkritik mengapa Ali memerangi pasukan Aisyah radhiyallahu 'anha namun tidak menawan atau mengambil harta rampasan perang.‎Ibnu Abbas bertanya balik dengan argumen yang telak:‎"Apakah kalian berani menjadikan Aisyah (Ibu kaum Mukminin) sebagai budak wanita?"‎Hal ini membuat mereka terdiam karena menyadari kontradiksi dalam logika mereka sendiri.‎‎• Bantahan terkait Penulisan Perjanjian‎Mereka mengkritik Ali karena menghapus gelar Amirul Mukminin dalam perjanjian dengan pihak Mu'awiyah.‎Ibnu Abbas mengingatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun pernah menghapus kata "Rasulullah" pada Perjanjian Hudaibiyah atas permintaan kaum musyrikin, namun hal itu tidak mengurangi kedudukan kenabian beliau.‎Melalui dialog ilmiah ini, sekitar 2.000 orang dari 6.000 pengikut Khawarij akhirnya sadar dan kembali bergabung dengan pasukan Ali bin Abi Thalib ‎‎Mengapa Khawarij mudah mengkafirkan orang lain?‎Berdasarkan video tersebut, kaum Khawarij mudah mengkafirkan orang lain karena beberapa faktor yang menjadi tipu daya iblis (talbis iblis):‎‎• Sikap Ujub (Bangga Diri) dan Merasa Paling Bertakwa‎Iblis menggoda mereka dengan membuat mereka merasa lebih hebat dari orang lain, termasuk merasa lebih hebat dari para sahabat, karena ketekunan mereka dalam beribadah seperti shalat malam dan puasa.‎‎• Menjadikan Diri Sendiri Sebagai Barometer Kebenaran‎Karena mereka merasa ibadahnya paling benar, mereka menjadikan standar ibadah mereka sebagai ukuran bagi orang lain. Jika orang lain tidak melakukan apa yang mereka lakukan atau melakukan pelanggaran/kemaksiatan, mereka menganggap orang tersebut telah keluar dari agama atau kafir .‎‎• Dangkal dalam Memahami Ayat‎Mereka membaca Al-Qur'an, namun bacaan tersebut hanya sebatas di lisan dan tidak meresap ke dalam hati. Akibatnya, mereka sering salah dalam menerapkan ayat-ayat yang sejatinya ditujukan untuk orang kafir, justru diterapkan kepada sesama Muslim.‎‎• Sikap Ghuluw (Ekstrim)‎Iblis memanfaatkan kecenderungan mereka yang kuat dalam beribadah untuk menjerumuskan mereka ke dalam sikap berlebih-lebihan dalam beragama, sehingga mereka menjadi tidak toleran terhadap perbedaan ijtihad atau kesalahan orang lain.‎

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
D
Deni trisiananingrum

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Talbis iblis bagian 4

Kitab TALBIS IBLIS - “Tipuan Iblis”karangan Abdurrahman bin Ali bin Muhammad Ibnul JauziBagian 4Oleh Ustadz Firanda AndirjaSumber: Youtube Firanda Andirja Talbis Iblis-4BAB KELIMA: TENTANG PENYESATAN IBLISDALAM AKIDAH DAN AGAMABagian 3Penyebutan Tipuan Iblis terhadap Orang-orang yang Beriman pada Tanasukh (Reinkarnasi)Penulis berkata: Iblis telah menipu sekelompok orang sehingga mereka beriman pada tanasukh dan bahwa roh-roh orang baik apabila keluar akan masuk ke dalam jasad-jasad yang baik sehingga mereka beristirahat, sedangkan roh-roh orang jahat apabila keluar akan masuk ke dalam jasad-jasad yang jahat sehingga mereka menanggung kesulitan-kesulitan. Abu al-Qasim al-Balkhi menyebutkan bahwa para penganut tanasukh ketika melihat penderitaan anak-anak, binatang buas, dan hewan ternak, mustahil bagi mereka bahwa penderitaan tersebut adalah ujian untuk yang lain atau untuk mendapat ganti rugi atau bukan karena alasan lain selain bahwa mereka adalah milik, maka sahih menurut mereka bahwa hal itu karena dosa-dosa yang telah lalu/dari perbuatan kehidupan sebelumnya yang dampaknya muncul setelahnya.Konsep pembalasan akibat perbauatan dosa dimasa lalu bertentangan dengan aqidah islam.Tanasukh berawal dari negara India.Konsep reinkarnasi menurut Ibnul Jauzi: ketika seseorang meninggal dunia maka ia akan berpindah pada alam yang lain kemudian ia akan hidup kembali. Intinya jika jiwanya baik maka ia akan hidup kembali bersama cahaya matahari misal menjadi sayuran yang akan termakan manusia kemudian lahirlah ia menjadi kehidupan selanjutnya dalam kebaikan, berlaku sebaliknya jika ia berlaku keburukan maka ruhnya akan pergi ke hewan dan ia akan lahir sebagai hewan dan ia akan kembali menjadi manusia setelah 1000thn.Penulis berkata: Perhatikanlah tipuan-tipuan ini yang disusun Iblis untuk mereka berdasarkan apa yang terlintas baginya yang tidak berdasar pada sesuatu apapun. Muhammad bin Abi Tahir al-Bazzar mengabarkan kepada kami, ia berkata: Ali bin al-Muhsin mengabarkan kepada kami dari ayahnya, ia berkata: Abu al-Hasan Ali bin Nadhif al-Mutakallim menceritakan kepadaku, ia berkata: Ada seorang syaikh Imamiyah yang dikenal dengan Abu Bakr bin al Fallas yang hadir bersama kami di Baghdad. Ia menceritakan kepada kami bahwa ia masuk menemui seseorang yang ia kenal sebagai penganut Syi'ah kemudian berubah menganut mazhab tanasukh. Ia berkata: Aku mendapatinya di hadapannya ada kucing hitam yang ia elus dan gosok di antara matanya. Aku melihat mata kucing itu berair sebagaimana kebiasaan kucing, sedangkan ia menangis dengan keras. Aku bertanya kepadanya: "Mengapa engkau menangis?" Ia berkata: "Celaka kamu! Tidakkah kamu melihat kucing ini menangis setiap kali aku mengusapnya? Ini adalah ibuku, tidak diragukan lagi, dan ia menangis karena melihatku dengan perasaan menyesal." Ia berkata: Dan ia mulai berbicara kepadanya sebagai pembicaraan orang yang yakin bahwa kucing itu memahaminya, dan kucing itu mulai bersuara sedikit demi sedikit. Aku berkata kepadanya: "Apakah ia memahami apa yang kamu katakan kepadanya?" Ia berkata: "Ya." Aku berkata: "Apakah kamu memahami suaranya?" Ia berkata: "Tidak." Aku berkata: "Kalau begitu kamu yang mengalami tanasukh dan ia yang manusia."Penyebutan Tipu Daya Iblis terhadap Kaum KhawarijMereka merasa apa yang disampaikan Rasulullah dan para sahabat Rasulullah adalah kurang dan keliru, menganggap mereka lebih sempurna sehingga mereka mudah zhu'udzon kepada orang lain.Mereka mudah mengkafirkan orang lain yang tidak melakukan apa yang mereka lakukan.Penulis berkata: Yang pertama dari kaum Khawarij dan yang paling burukkeadaannya adalah Dzul Khuwaishirah. Salah 1 hadist menyebutkan : Ali radiyallahu anhu mengirim emas dari Yaman kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam kulit yang disamak yang belum dibersihkan dari tanahnya. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam membagi emas tersebut di antara empat orang: Zaid al-Khail, al-Aqra' bin Habis, Uyainah bin Hishn, dan Alqamah bin Ulatsah atau Amir bin al-Tufail - Umarah ragu. Sebagian sahabat Beliau merasa keberatan dengan pembagian itu, termasuk kaum Anshar dan lainnya. Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Tidakkah kalian mempercayaiku padahal aku adalah orang yang dipercaya oleh Dzat yang ada di langit? Kabar dari langit datang kepadaku pagi dan sore". Kemudian datanglah seorang laki-laki yang matanya cekung, pipinya menonjol, dahinya mencuat, jenggotnya lebat, kainnya tersingsing, dan kepalanya gundul. Ia berkata: "Bertakwalah kepada Allah, wahai Rasulullah!" Rasulullah mengangkat kepalanya kepadanya dan bersabda: "Celaka kamu! Bukankah aku yang paling berhak untuk bertakwa kepada Allah?" Kemudian orang itu pergi. Khalid berkata: "Wahai Rasulullah, bolehkah aku memenggallehernya?" Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Mungkin saja dia shalat." Khalid berkata: "Banyak orang yang shalat tetapi mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada di dalam hatinya." Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Aku tidak diperintahkan untuk membongkar hati manusia dan membelah perut mereka." Kemudian Nabi shallallahu alaihi wasallam memandang ke arahnya saat ia sedang berjalan dan bersabda:"Sesungguhnya akan keluar dari keturunan orang ini suatu kaum yang membaca al-Quran tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka akan keluar dari agama sebagaimana anak panah keluar dari buruannya."Orang ini disebut Dzul Khuwaishirah at-Tamimi. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa ia berkata kepada Rasulullah: "Berlakulah adil!" Beliau bersabda: "Celakalah kamu! Siapa yang akan berlaku adil jika aku tidak berlaku adil?" Inilah orang Khawarij pertama yang muncul dalam Islam. Kerusakannya adalah karena ia puas dengan pendapatnya sendiri. Seandainya ia berhenti sejenak, tentu ia akan tahu bahwa tidak ada pendapat yang lebih tinggi dari pendapat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Para pengikut orang ini adalah mereka yang memerangi Ali bin Abi Thalib. Hal itu terjadi ketika perang antara Muawiyah dan Ali radiyallahu anhuma berkepanjangan.Kaum Khawarij sangat tekun beribadah, namun keyakinan mereka adalah bahwa mereka lebih tahu daripada Ali bin Abi Thalib.Perang Shiffin adalah konflik bersaudara besar yang melibatkan pasukan Khalifah Ali bin Abi Thalib dan pasukan Muawiyah bin Abi Sufyan.Konflik ini dipicu oleh terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan. Muawiyah bin Abi Sufyan, sebagai kerabat Utsman, menuntut Ali untuk segera menghukum para pembunuh. Ali bin Abi Thalib menolak atau menunda hal tersebut karena ingin menyatukan dan menstabilkan negara Islam terlebih dahulu di masa krisis.Muawiyah menolak berbaiat kepada Ali sebelum para pembunuh Utsman diadili. Perbedaan ijtihad politik ini berujung pada pengerahan massa dan pecahnya perang. Ali mengutus Abu Musa Al-Asy'ari sebagai juru runding, sementara Muawiyah diwakili oleh Amr bin Ash. Kesepakatan dalam tahkim ini justru memicu perpecahan baru, di mana sekelompok besar pengikut Ali kecewa dan memisahkan diri. Kelompok ini dikenal sebagai Khawarij. Jumlah mereka 6000.Ciri-ciri khawarij antara lain: 1. Mudah mengkafirkan kaum muslimin 2. Membunuh kaum muslimin dan membiarkan orang-orang kafir 3. Sangat Rajin ibadah sampai-sampai kaum muslimin akan merasa minder terhadap ibadah ekstrem khawarij

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
D
Dewi Lestari

📍 Kota Banjarbaru

Talbis Iblis #4 : Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij

Talbis Iblis #4 :Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi KhawarijDalam Islam tidak ada istilah reinkarnasi.Adanya konsep tentang pembalasan yang dijelaskan dengan gamblang dalam Al-Qur'an maupun Hadits 2 Nabi.Bahwasannya siapa yg berbuat di dunia maka akan ada pembalasan dimulai di dunia kemudian dilanjutkan di Alam Barzah dan yang kuat pembalasannya di Alam Akhirat kelak.Makanya dalam Islam ada yg namanya Hari kebangkitan,ada yaumul hisab,ada hari perhitungan tentang amal semua yg pernah kita lakukan,kemudian setelah itu ditimbang.setelah itu baru ada namanya pembalasan.konsepnya sangat jelas dah detail.Adapun sistem pembalasan dlm agama2 lain terkadang ada yang berbeda seperti sebagian agama berkeyakinan tentang adanya Reinkarnasi.Reinkarnasi banyak tersebar pemahamannya di India,yaitu untuk meyakini bahwasannya seseorang melakukan keburukan maka dia akan dibalas didunia ini dalam kehidupan berikutnya dalam keadaan hina,begitupun sebaliknya,jika dia melakukan kebajikan di masa kehidupan sekarang maka dia akan meninggal,kemudian dibangkitkan kembali kehidupan berikutnya dalam kondisi lebih baik.Yg menjadi bantahan sederhana konsep pembalasan,seharusnya seseorang sadar bahwa apapun yg dialami sekarang merupakan dampak dari perbuatan masa lalunya,sehingga dia merasakan pembalasan sekarang dia merasa bahagia karena dia tahu dulu dia berbuat baik atau dia sekarang dalam kondisi tersiksa karena dia tahu dulu dia melakukan keburukan.tapi kenyataannya kita sekarang diatas muka bumi ini reinkarnasi berkali2 tidak ada yg pernah merasakan mengingat masa lalunya.ketika seseorang tidak mengingat masa lalunya berarti konsep pembalasan tersebut tidak ada Faedahnya.Talbis Iblis terhadap Khawarij Khawarij adalah kelompok yg pertama kali muncul di Zaman Nabi & para sahabatnya.Khawarij yaitu mereka yg merasa lebih hebat dari para nabi,para sahabat nabi.mereka merasa syariat ini kurang tepat.Apa yg dilakukan oleh para sahabat kurang tepat.sehingga mereka ujub terhadap diri mereka,ujub terhadap ketakwaan,sehingga su'udzon terhadap orang lain.khuznu'udzon kepada diri sendiri.merasa hebat karena saking rajinnya sehingga akhirnya ketika melihat pihak lain dianggap keliru,sehingga mudah mengkafirkan orang lain.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya5 hari lalu
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Bagian 4 - Talbis Iblis

TALBIS IBLIS #4Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi dan KhawarijUstadzah DR. Firanda Andirja, M.APenganut ReinkarnasiPemahaman reinkarnasi tidak logis dan sekedar khurafat dengan beberapa alasan mendasar:Ketiadaan memori masa lalu pada manusia. Point logisnya adalah bahwa tidak ada satupun manusia yang mampu mengingat kehidupan masa lalunya. Padahal penekanan esensi kehidupan yaitu sistem dari hari pembalasan, agar manusia sadar atas perbuatan sebelumnya sehingga ia bisa merasakan dampak atau hikmah dari perbuatannya tersebut.Bukan konsep Islam: Islam memiliki konsep pembalasan yang sangat detail dan jelas melalui hari kebangkitan (Yaumul Hisab), dimana setiap amal manusia akan dihitung dan ditimbang di akhirat, bukan melalui siklus kelahiran kembali di dunia.Dianggap sebagai khurafat: kepercayaan reinkarnasi hanya khurafat dan mitos, khayalan semata. Karena reinkarnasi tidak memiliki bukti nyata kebenarannya, dan ini merupakan bahan tipu daya iblis.Syubhat yang keliru: para penganut reinkarnasi berargumen apa yang terjadi di masa kini semisal dalam kondisi yang tidak baik (sakit/cacat) itu merupakan perbuatan mereka di masa lalu. Setelah ada bantahan ini dengan menjelaskan bahwa penderitaan tersebut bukan merupakan bentuk pembalasan reinkarnasi, melainkan bagian dari takdir Allah ﷻ sebagai bentuk ujian bagi manusia.Kelompok KhawarijFirqoh atau kelompok yang pertama muncul di zaman sahabat. Tipuan iblis yang dilakukan kepada mereka adalah mereka merasa lebih hebat daripada Nabi serta para sahabat, mereka merasa syariat ini kurang tepat. Dan apa yang dilakukan oleh para sahabat kurang tepat, sehingga mereka ujub terhadap diri mereka. Ujub terhadap ketakwaan, sehingga su'udzan kepada oranglain. Mereka saking rajin ibadahnya, saking kuat puasanya, saking kuat shalat malamnya, sehingga akhirnya ketika melihat pihak lain berbekal su'udzan serta menganggap keliru dan mudah mengkafirkan.Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata, "kalau iblis melihat ada 2 orang cenderung kepada kemaksiatan, berleha-leha maka iblis membuat dia terjerumus dalam kemaksiatan". Iblis melihat kecenderungan, iblis akan menggoda dia dengan memberikan talbis, syubhat, kerancuan berfikir dari isi itu, semakin mencintai kemaksiatan. Lalu "ketika iblis melihat seseorang bertakwa, maka iblis bisa menggoda dari sisi kecenderungannya". Iblis menjerumuskan dari sisi ghuluw, berlebih-lebihan dan ekstrim dalam beribadah, sehingga dia mudah mengkafirkan orang lain, ketika oranglain tidak melakukan apa yang dia lakukan.Ibnu Jauzi berkata, orang khawarij yang pertama kali muncul adalah Dzul Khuwaishirah, pelopor munculnya pemikiran khawarij, dengan cara mengkritisi Nabi ﷺ. Hadist dari Abu Sa'id Al-Khurdi Radhiallahu'anhu, diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Nabi ﷺ memberikan peringatan "dari keturunan atau pengikut orang ini, akan muncul suatu kaum yang rajin membaca Al-Qur'an, namun bacaan tersebut tidak melewati kerongkongan mereka dan mereka akan keluar dari agama seperti anak panah yang menembus hewan buruan".Kelompok ini adalah pengikut yang terjebak dalam sikap ekstrim/berlebihan dalam beragama.Ciri khas khawarij: Sering merasa diri paling benar, sangat rajin beribadah (puasa, shalat hingga dahi terluka), namun sangat mudah mengkafirkan orang lain (termasuk para sahabat Nabi dan pemimpin kaum muslimin).Sejarah munculnya cikal bakal khawarij di zaman Nabi, perselisihan di era Sahabat (Ali Bin Abu Thalib dan Muawiyah), serta perdebatan antara Ibnu Abbas dengan kelompok khawarij mengenai dasar hukum mereka.Dibalik ibadahnya yang tampak luar biasa, mereka tidak memahami esensi ajaran Islam yang digambarkan Nabi sebagai 'keluarnya anak panah dari busur', karena iman mereka tidak meresap ke dalam hati.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →