Oleh Ustadz Firanda Andirja Hafidzahullah#jejakcahaya @komunitas.beekindDicatat oleh: @icahatta🍋Secara bahasa: tipuan iblis yaitu bagaimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu adalah kebaikan, padahal ternyata itu adalah keburukan.🍋secara istilah: metode iblis dalam menipu manusia, dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan. Kemaksiatan yang disodorkan oleh iblis seakan-akan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terpedaya.Penulisnya, Al Imam Ibnul Jauzi rahimahullah yang hidup di abad ke 6 H. Dikenal sebagai orang yang ahli dalam memberi nasehat (الوعظ(al-wa‘ẓ))Bahkan disebutkan dalam biografinya di zaman beliau ketika mengisi pengajian yang hadir paling tidak 10ribu orang. Terkadang majelisnya dipenuhi 100ribu orang. Sampai beliau sendiri mengatakan, telah masuk islam ditanganku 20rb orang dan telah bertaubat melalu tanganku ada 100rb orang. (Ini jumlah yang sangat banyak di zaman tersebut)Oleh karenanya beliau pakar dalam memberi nasehat-nasehat sehingga seakan-akan beliau menggeluti tentang metode-metode iblis dalam menggoda manusia dalam berbagai bentuk manusia.Buku ini disebutkan oleh ibnu aljauzi terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa kita katakan muqaddimah, sementara 9 bab berikutnya adalah perincian daripada contoh-contoh talbis iblis.🍋Bab 1 adalah perintah untuk melazimi sunnahالأمر بلزوم السنة والجماعة (al-Amr bi Luzūm as-Sunnah wal-Jamā‘ah)🍋Bab 2 celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah🍋Bab 3 peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya🍋Bab 4 apa makna talbis dan al ghurur (معنى التلبيس والغرو)👉🏻 ini semua kalau bisa klasifikasikan adalah mukaddimah dari buku talbis iblisBab berikutnya 5 keatas beliau memberi contoh-contoh talbis iblis kepada berbagai macam model manusia tanpa terkecuali.🍋Bab 5, tentang bagaimana talbis iblis yang berkaitan dengan aqidah dan agama-agama🍋Bab 6, tentang bagaimana talbis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam bidang ilmu. Bukan talbis iblis kepada masyarakat umum saja, bahkan kepada para ulama. Bagaimana syaitan masuk menipu para ulama🍋 Bab 7, tentang bagaimana syaitan menipu para penguasa sehingga mereka terjebak dalam jerat-jerat syaitan🍋Bab 8, tentang bagaimana talbis iblis terhadap para ahli ibadah dalam model-model ibadah yang mereka lakukan (seakan-akan ketaatan ternyata kemaksiatan). Tapi syaitan punya cara dalam menipu mereka (melakukan talbis iblis) sehingga para ahli ibadah ini terjebak dalam kemaksiatan dalam bentuk yang mereka sangka itu ketaatan.🍋Bab 9, bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang zuhud.🍋 Bab 10 , bagaimana syaitan bisa menipu orang-orang sufiyyah sehingga mereka terjebak dalam praktik-praktik bid'ah yang mereka sangka adalah ibadah, mereka sangka ketaatan ternyata itu adalah bid'ah-bid'ah yang mungkar🍋 Bab 11, bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang istiqomah, yang rajin beragama dengan perkara yang disangka karomah ternyata bukan karomah.🍋 Bab 12 bagaimana syitan menipu orang-orang awam🍋Bab 13 bagaimana tipuan syaitan terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga melupakan kematian.-------Kita baca di Mukaddimah, setelah beliau memuji Allah dan bersyahadan lalu bersalawat kepada Allah.Lalu beliau mengatakan "sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah. Dengan akal pula menjadikan seseorang bisa membenarkan para rasul, hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia kepada segala tujuan"Oleh karenanya Allah mengutus para Rasul untuk membimbing akal tersebut, kemudian diturunkan kitab-kitab suci.Oleh karenanya syariat itu, yang dibawa oleh para Rasul seperti matahari ☀️, adapun akal seperti mata 👁️👉🏻 artinya mata bisa melihat, tapi ketika tidak ada cahaya maka percuma. Dia tidak bisa melihat👉🏻👉🏻 maka untuk bisa melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup.Kemudian Allah memberi anugerah yang lain selain akal, yaitu:🍓diturunkannya nabi Adam, beranak pinak dan mengajarkan anak keturunannya dari wahyu Allah Azza Wa Jalla sampai akhirnya terjadi Qabil membunuh Habil saudaranya sendiri ketika syahwat telah menguasainya, kemudian mulailah terjadi kerancuan-kerancuan sampai muncullah berbagai macam akidah-akidah, berbagai macam aliran-aliran.Sehingga dugaan iblis bahwasannya dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi.🍒Iblis melakukan tipuan, caranya bagaimana tatkala menggoda manusia? Kata Imam Ibnu Al Jauzi :Syaitan mencampurkan penjelasan para nabi (syariat) dengan syubhat. Obat yang dibawa oleh para nabi dicampur dengan racun sehingga orang-orang terpedaya. Inilah tujuan daripada iblis dan cara iblis sangat banyak, sehingga akhirnya dia memecah belah ummat. Menjadikan ummat berkelompok-kelompok, pemikiran beraliran-aliran, hawa nafsu masuk dalam segala hal.Sehingga beliau berkata "maka aku memandang, harus memperingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis, dan saya harus menunjukkan manusia terhadap perangkap-perangkap iblis, kalau kita ingatkan tentang bahaya maka orang- orang biar tidak terjebak dalam jerat-jerat tersebut"🍒Dalam shahih bukhari, dari hadist Hudzaifah, dia berkata "orang-orang bertanya kepada Rasululllah tentang kebaikan, sementara aku bertanya kepada beliau tentang kebutukan. karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku...".👉biasanya orang bertanya tentang kebaikan,tapi hufaidzah berbeda. mengenal keburukan untuk meninggalkannya."barangsiapa yang hanya mengenal kebaikan saja, tidak mengenal keburukan maka dia bisa terjerumus""orang yang paling selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci, dan mengenal keburukan secara terperinci.. dia mengenal ketaatan-ketaatan dan dia mengenal dosa-dosa besar. sehingga dia beramal diatas ilmu".🍒oleh karenanya kata para ulama, orang yang paling sempurna dalam hal ini adalah para sahabat. karena para sahabat pernah hidup di zaman jahiliyah, dan zaman itu semua terkumpul keburukan (moral, aqidah, semua rusak) dan para sahabat pernah menjalaninya. kemudian mereka mendapatkan cahaya hidayah dengan diutusnya Rasulullah lalu mengenal kebaikan secara terperinci"Firman Allah: "demikianlah kami perinci ayat-ayat agar jelas jalan orang-orang yang pendosa"👇 sehingga tidak ada orang yang setelah para sahabat yang bisa menyamai mereka, karena ilmu dan amal mereka dibangun diatas mengenal keburukan secara terperinci dan mengenal kebaikan secara terperinci🍋Di dalam buku talbis iblis, Ibnul Jauzi memperkenalkan kepada kita keburukan (apa jerat-jerat iblis)kita masuk 4 Bab Muqaddimah Buku talbis iblis👉 sebenarnya perintah untuk melazimi sunnah, memperingatkan tentang bahaya bid'ah, memperingatkan jerat-jerat syaitan ➡️ ini sebenarnya jalan keluar/solusi (seakan-akan ibnul jauzi mengatakan kalau anda ingin selamat dari seluruh jerat-jerat syaitan sebagai muqaddimah lazimi sunnah dan jauhi bid'ah. karena kebanyakan jerat-jerat syaitan masuk melalui pintu-pintu bid'ah (misal kemaksiatan disangka ketaatan)BAB 1. PERINTAH BERPEGANG TEGUH PADA SUNNAH DAN TETAP BERADA DALAM JAMAAH.🍋 dari ibnu umar, bahwasannya umar bin al-khathab pernah berkhutbah di Jabiyah, kemudian dia mengatakan:Rasulullah suatu saat pernah berdiri di hadapan kami kemudian bersabda: "Barangsiapa ingin mendapat tempat yang terbaik di Surga (bagian tengah), hendaklah dia tetap bersama jamaah, karena syaitan akan bersama satu orang, dan ia lebih jauh dari dua orang."👉 maksudnya adalah ikuti aqidah yang benar, ikuti jamaah kaum muslimin, jangan punya pemikiran yang nyeleneh atau menyimpang daripada kaum muslimin.🍋Oleh karenanya beliau mengambil hadist dari ibnu mas'ud, dia berkata:"Rasululullah membuat satu garis lurus dengan tangan beliau, lantas beliau bersabda: 'ini adalah jalan Allah yang lurus'." Sesudah itu, beliay membuat gatis lain di sebelah kanan dan kirinya lalu beliau bersabda: 'Ini adalah jalan-jalan, dan tidaj ada satu pun darinya melainkan ada syaitan yang mengajak kepadanya.'dan beliau membaca: "Dan sungguh, inilah jalanKu yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain).... " (Q.S Al'-An'am : 153)🍋Kemudian beliau (Ibnul Jauzi) membawa dalil dari Ibnu Umar, dia berjata . Nabi bersabda:"Umatku akan mengalami apa yang dialami oleh Bani Israil, seperti sejajarnya sandal dengan pasangannya, hingga apabila ada di antara mereka itu yang menyetubuhi ibunya secara terang-terangan, niscata di antara umatku akan ada yang berbuat demikian. Dan sungguh Bani Isra'il sudah berpecah belah menjadi 72 golongan, sedangkan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan. semuanya di neraka, kecuali satu golongan. Para sahabat bertanya : "siapakah mereka, wahai Rasulullah?". maka beliau menjawab: "Yaitu mereka yang berada di atas ajaranku dan para sahabatku."👉cara beragama yg benar : melazimi keyakinan para sahabat (ritual agama)🍋Abu Dawud meriwayatkan di dalam kitab sunan-nya, dari hadist mu'awiyah bin abu sufyan. bahwa suatu hari dia berdiri seraya bertutur:ketahuilah bahwa Rasulullah pernah berdiri di hadapan kami kemudian beliau bersabda: "Ketahuilah, sungguh umat sebelum kalian dari kalangan Ahlul Kitab telah terpecah belah menjadi 72 golongan. Dan umat ini (islam) pun akan terpecag belah menjadi 73 golongan, 72 golongan di Neraka, sedangkan 1 golongan di Surga, yaitu Al-Jama'ah. Dan sesungguhnya akan kelur dari umatku segolongan manusia yang hawa nafsunya (bid'ah) sudah merasuki diri mereka sebagaimana penyakit rabies merasuki pengidapnya."👉dalam beragama: yang baru dan ragu-ragu wajib ditinggalkan. kita disuruh kembali kepada pemahaman salaf. tapi sifat manusia ingin sesuatu yang baru, kalau tau yang baru dia sungguh-sungguh🍋maka ibnu mas'ud mengatakan: "sederhana (tidak berlebihan) dalam mengerjakan sunnah jauh lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam mengerjakan bid'ah."🍋Dari Ashim, dari Abul Aliyah (seorang tabi'in) dia mengatakan: "Hendaklah kalian berpegang teguh pada ajaran pertama yang dipegang oleh para sahabat sebelum orang-orang terpecah belah."👉ini untuk perkara agama, perkara dunia silahkan tidak ada masalah. perkara dunia silahkan bervariasi, berinovasi, justru inovatif sangat dianjurkan dalam perkara dunia. namun perkara agama? telusuri zaman nabi seperti apa. ikuti para sahabat.🍋 Al Uza'i (ulama salaf) juga mengatakan: sabarkanlah dirimu di atas sunnah (mungkin dicela, ini itu ga boleh, tidak liar dalam beragama, agama harus ada dalil) karena bisa jadi kamu sendirian. berhentah di mana kaum terdahulu berhenti, jangan ditambah-tambahin. ucapkanlah apa yang diucapkan oleh mereka, dan diamlah dari apa yang mereka diamkan, tempuhlah jalan salaf yang shaleh, apa yang sesungguhnya lapang bagimu, sesungguhnya lapang bagi mereka.🍋sufyan ats tsauri berkata: tidak ada perkataan yang diterima kecuali harus ada amalnya (bukti) dan perkataan tidak lurus kecuali ada niatnya dan tidak akan lurus, tidak akan istiqomah perkataan , perbuatan, niat kecuali sesuai dengan sunnah nabi.🍋sufyan berkata: wahai yusuf, jika kau mendengar di belahan Timur ada seorang laki/laki Ahlu Sunnah, maka kirimkanlah salah kepadanya. Begitu pula halnya apabila rngkau mendengar di belahan Barat ada seorang laki-laki Ahlus Sunnah, maka kirimkanlah salah aku kepadanga. Sebab sungguh, jumlah Ahlus Sunnah itu sedikit."👉ini jaman para salah terdahulu abad ke 2/ ke 3🍋dari Ayyub berkata: "Di antara nikmat Allah kepada seorang pemuda, jika dia mulai beribadah dia mendapat teman seorang di atas sunnah sehingga temannya mengajak dia ke atas sunnah"🍋Yusuf bin Asbath pernah berkata: Ayahku Qodariyyah (mu'tazilah) dan paman-pamanku rafidhan (syiah), Allah selamatkan aku melalui Sufyan Ats Tsauri.🍋Berkata Aljunaidi "seluruh jalan tertutup bagi manusia, kecuali yang mengikuti atsar dari Rasululullah, dan mengikuti sunnah nabi, dan melazimi tarikat nabi, karena seluruh jalan-jalan kebaikan terbuka menuju sunnah nabi.BAB 2 CELAAN TERHADAP BID'AH DAN AHLI BID'AHhadist-hadist yang melarang bid'ah🍋dari aisyah, suatu ketika Rasulullah bersabda:"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami yang tidak ada padanya, maka ia tertolak."🍋dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang tidak suka terhadap sunnahku, maka dia bukanlah termasuk golonganku."🍋 Irbadh Menuturkan:Pada suatu hari, Rasulullah mengimami kami. Seusai shalat, beliau menghadapkan wajahnya kepada kami, kemudian menyampaikan nasihat yang amat mendalam sehingga membuat mata kami menangis dan hati kami merasa takut. Lalu seseorang berkata: 'Ya Rasulullah, seakan-akan ini nasihat perpisahan. Apakah yang akan kau wasiatkan kepada kami?'Beliau bersabda: Aku mewasiatkan kepada kalian agar senantiasa bertakwa kepada Allag, senantiasa mendengar dan taat (kepada pemimpin), meskipun pemimpin kalian adalah seorang sahaya Habasyah. Sungguh, barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku, maka niscaya dia akan melihat perselisihan yang sangat banyak. Oleh karena itu berpegang teguhlah kalian kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang memperoleh petunjuk setelahku.Berpegang teguhlah kepadanya, dan gigitlah ia dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah olehmu perkara agama yang diada-adakan, karena sesungguhnya setiap perkara agama yang diada-adakan itu adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu adalah sesat."🍋 Dari Ibnu Masud, bahwasanya dia menceritakan; Rasulullah bersabda:"Aku akan mendahului kalian menuju ke al-Haudh (telaga Nabi صَلَى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمdi Surga), serta akan ada orang-orang yang benar-benar dihalau dariku. Aku berkata: 'Wahai Rabbku, mereka itu adalah para Sahabatku. Dan dikatakan (kepadaku): 'Sungguh, engkau tidak tahu apa yang mereka ada-adakan sepeninggal engkau." (HR. Bukhari Muslim)👉 mereka berbuat bid'ah sehingga dihalangi masuk ke telaga rasulullah.🍋 Dari Sufyan ats-Tsauri dia berkata: "Bid'ah lebih disukai Iblis daripada maksiat, karena ahli maksiat itu lebih mudah bertaubat dari kemaksiatannya, sedang ahli bid'ah akan sulit bertaubat dari bid'ahnya."🍋Dari al-Fudhail, dia mengatakan: "Apabila engkau bertemu dengan seorang ahli bid'ah di suatu jalan, maka ambillah jalan selainnya. Tidak ada satu amal pun dari ahli bid'ah yang akan diangkat kepada Allah. Bahkan barangsiapa yang menolong pelaku bid'ah, maka dia sama saja telah membantunya untuk menghancurkan Islam."PENGERTIAN SUNNAH DAN BID'AH🍒 sunnah secara bahasa: jalan🍒Tidak diragukan bahwasannya ahlul atsar, para ahlul hadist merekalah yang mengikuti sunnah-sunnah nabi, yang mengikuti sunnah nabi dan sunnah para sahabat: itulah ahlu sunnah. Karena mereka berada diatas satu jalan yang belum ada bid'ah di dalamnya (masih murni), karena bid'ah muncul setelah wafatnya nabi sallallahu 'alaihi wa sallam.🍒Bid'ah: perbuatan yang dulunya tidak ada lalu diada-adakanDan secara dominan biasanya perkara-perkara bid'ah itu menyelisihi syariat dan mengakibatkan adanya penambahan atau pengurangan dalam syariat.💕Beliau ( ibnul jauzi) mengatakan: Adapun perkara-perkara yang diada-adakan tapi tidak berkaitan dengan syariat, tidak menambah atau mengurangi syariat maka jumhur salaf membencinya. Dan mereka selalu menjauh dari segala perkara yang baru, meskipun ternyata itu boleh dalam rangka menjaga yang ittiba'Beliau mencontohkan: seperti masalah mengumpulkan Al-Quran dalam mushaf,💕 Zaid bin Tsabit berkata kepada abu bakar dan umar (mereka ingin mengumpulkan Al quran dalam 1 mushaf) , maka zaid mengingkari: "bagaimana kalian berdua mau melakukan suatu perkara yang tidak pernah dikerjakan oleh nabi salllahu alaihi wa sallam?👉🏻 padahal ini bukan perkara ritual, hanya sarana. Itupun zaid ragu. Dan Abu Bakar ketika dikasih ide tidak langsung melakukan, masih bimbang. Padahal perkara ini hanya sarana.PENUTUPIbnul jauzi berkata: tipuan syaitan sangat banyak, yang paling utama adalah berpegang teguh dengan sunnah. Tinggalkan semua bid'ah dan tidak perlu coba-coba untuk dengar sebagaimana para salaf dahulu, karena syaitan begitu pandai menggelincirkan manusia dalam jerat-jeratnya.