📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
N
Nur Fathiyyah

📍 Kota Depok

Pertemuan 1 - Berpegang Teguh Kepada Sunnah

Berpegang Teguh Kepada SunnahTalbis Iblis = Tipuan IblisBagaimana iblis memperdaya manusia seakan2 itu adalah kebaikan padahal merupakan kemaksiatan, atau kemaksiatan dibuat seolah-olah ketaatanKitab ini ditulis oleh Imam Ibnul Jauzi (hidup di abad ke-6 H), beliau ahli dalam memberi nasihat. Buku ini terdiri dari 13 bab:4 Bab pertama muqoddimah (lazimi sunnah, jauhi bid'ah)9 Bab berikutnya adalah perincian contoh-contoh talbis iblisBab 1 : Perintah untuk Melazimi Sunnah wal Jama'ahBab 2 : Celaan terhadap bid'ah dan ahli bid'ahBab 3 : Peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya*Bab-bab berikutnya contoh2 talbis iblisMUQODDIMAHSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah dan bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan pada seluruh maslahat manusia (akal terbatas), oleh karenanya Allah mengutus para rasul untuk membimbing akal tsb dan diturunkan kitab2 suci. Beliau memisalkan,Syariat yg dibawa para Rasul= MatahariAkal = Matamaka penglihatan yg baik membutuhkan cahaya yg cukupkemudian Allah memberi anugerah yg lain yaitu diturunkan Nabi Adam, kemudian mengajarkan anak keturunannya dengan wahyu Allah sampai terjadilah apa yg terjadi yaitu ketika Qabil membunuh saudaranya sendiri ketika syahwat sudah menguasainya, kemudian muncullah kerancuan-kerancuan, muncul berbagai aqidah dan aliran, sehingga dugaan iblis bahwasanya dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi.Cara iblis menggoda manusia: syaitan mencampurkan syariat nabi dengan syubhat, obat yg dibawa para nabi dicampur dengan racun sehingga orang-orang terperdaya, dan cara iblis sangatlah banyak.Maka disini Ibnul Jauzi terdorong untuk menjelaskan bahaya-bahaya jerat iblis. Beliau membawa perkataan Huzaifah, yg mana tidak hanya fokus pada kebaikan tapi juga mengenal keburukan.Maka para sahabat adalah contoh orang yg paling sempurna untuk hal ini karena mereka pernah hidup di zaman jahiliyah (puncak keburukan) kemudian mereka mendapatkan cahaya hidayah dengan diutusnya Nabi Muhammad dan mengenal kebaikan dengan sangat rinci (puncak kebaikan)Bab 1 : Perintah untuk Melazimi Sunnah wal Jama'ahHadits dari Umar Bin Khattab, Rasulullah berdiri di antara kami dan berkata “Barangsiapa yang ingin mendapatkan pertengahan surga (tempat yang terbaik di surga), maka hendaklah ia menetapi jama'ah. Karena sesungguhnya setan bersama satu orang, dan ia akan lebih jauh dari dua orang.” (HR. Tirmidzi no. 2165, Ahmad, dan lainnya. Dishahihkan oleh para ulama).Maksudnya, ikuti aqidah yang benar, jamaah kaum muslimin, jgn punya pemikiran yg menyimpang dari apa yg diyakini kaum musliminHadits Ibnu Mas'ud (tentang larangan),"Rasulullah ﷺ membuat sebuah garis di tanah dengan tangannya, lalu beliau bersabda: 'Ini adalah jalan Allah yang lurus.' Kemudian beliau membuat garis-garis lain di sebelah kanan dan kiri garis tersebut. Lalu beliau bersabda: 'Ini adalah jalan-jalan (lain). Tidak ada satu pun dari jalan-jalan ini melainkan terdapat setan di atasnya yang menyeru kepadanya.' Setelah itu, beliau membaca Surah Al-An'am ayat 153: 'Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah ia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya.'" (HR. Ahmad dan Ibnu Majah) Hadits Abdullah bin Amr bin Ash (tentang perpecahan umat)"Sungguh akan datang pada umatku apa yang telah datang pada Bani Israil, persis seperti sandal jepit dengan sandal jepit lainnya (sangat mirip). Sampai-sampai jika di antara mereka ada yang menyetubuhi ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan, niscaya akan ada di antara umatku yang melakukan perbuatan tersebut. Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan, dan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya di Neraka kecuali satu golongan." Para sahabat bertanya: "Siapakah golongan yang satu itu, ya Rasulullah?"Beliau menjawab: "Yaitu orang-orang yang berada di atas ajaran yang aku dan para sahabatku berada di atasnya." (HR. At-Tirmidzi No. 2565) dan dishahihkan oleh banyak ulama.Hadits Muawiyah bin Abi SufyanRasulullah ﷺ bersabda:"Sesungguhnya Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) dalam masalah agamanya terbagi menjadi 72 golongan, dan dari umat ini (Islam) akan terbagi menjadi 73 golongan. Seluruhnya masuk neraka, kecuali satu golongan, dan mereka itu adalah Al-Jama'ah." Nasihat-nasihat dari para ulamaAbdullah Ibn Mas'ud: "sederhana (mencukupkan diri) dengan sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh (semangat) daripada bid'ah"Al-Auza'i (Ulama salaf): اصبر نفسك على السنة (Bersabarlah dalam sunnah)وقف حيث وقف القوم (Berhentilah dimana kaum dahulu berhenti) وقل بما قالوا (Ucapkanlah apa yang diucapkan oleh mereka) وكف عما كفوا عنه (Diamlah apa yang mereka diamkan) واسلك سبيل سلفك الصالح (Tempuhlah jalan salafussalih dahulu) فإنهُ يَسَعُكَ مَا وسِعَهُمْ (Sesungguhnya yg lapang bagimu adalah apa yg lapang bagi mereka)Sufyan Ats-Tsauri: "Tidak ada perkataan diterima kecuali ada amalannya, dan perkataan dan perbuatan tidak lurus kecuali ada niatnya, dan tidak akan lurus perkataan, perbuatan dan niat kecuali sesuai dengan sunnah Nabi ﷺ"Sufyan berkata: "Wahai Yusuf, jika sampai kabar kepadamu tentang seseorang di Timur bahwa ia adalah seorang pengikut sunnah (sohibus sunnah), maka kirimkanlah salam kepadanya. Dan jika sampai kabar kepadamu tentang orang lain di Barat bahwa ia adalah seorang pengikut sunnah, maka kirimkanlah salam kepadanya. Karena sungguh, Ahlus Sunnah wal Jama'ah itu sedikit." Abdullah Ibnu Syaudzab: "Diantara nikmat Allah kepada pemuda jika dia mulai beribadah dia mendapat teman seorang diatas sunnah"Yusuf Bin Atsbat pernah berkata, "Ayahku qodariyyah dan paman-pamanku adalah rowafidhoh, Allah selamatkan aku dengan Sufyan Ats-TsauriAl-Junaidy: "Seluruh jalan tertutup, kecuali yang mengikuti atsar dari Rasulullah dan sunnah Rasul dan melazimi thariqoh Rasulullah. Karena seluruh pintu kebaikan terbuka menuju sunnah Nabi ﷺBAB 2: Celaan Terhadap Bid'ah dan Pelaku Bid'ahHadits-hadits tentang bid'ah:"Siapa yang melakukan perkara-perkara baru dalam agama maka tertolak"Siapa yang membenci dengan sunnah maka bukan dari umatku"Hadits Irbadh bin Sariyah radhiyallahu 'anhu, ia berkata:"Rasulullah ﷺ memberikan nasihat kepada kami dengan sebuah nasihat yang sangat mendalam, yang membuat hati bergetar dan air mata berlinang. Kami lalu berkata, 'Wahai Rasulullah, seolah-olah ini adalah nasihat dari orang yang akan berpisah (wafat), maka berikanlah wasiat kepada kami.' Beliau bersabda: 'Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, serta mendengar dan taat (kepada pemimpin) meskipun yang memimpin kalian adalah seorang budak. Karena barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku, niscaya ia akan melihat perselisihan yang banyak.Maka wajib atas kalian untuk berpegang teguh pada sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham kalian! Dan jauhilah oleh kalian perkara-perkara baru yang diada-adakan (dalam agama), karena setiap bid'ah itu sesat.'"Sunnah secara bahasa = Jalan Yang mengikuti sunnah Nabi dan para sahabat itulah AhlussunnahBid'ah = Perbuatan yang dahulu tidak ada kemudian diada-adakansecara dominan perkara2 bid'ah itu menyelisihi syariatPerkara2 yang diada-adakan walaupun tidak menyelisihi maka para ulama menjauhinya dalam rangka menjaga sunnahseperti masalah mengumpulkan Al-Qur'an dalam mushaf, padahal bukan ritual hanya sarana, itupun Zaid Bin Tsabit ragu karena tidak ada di zaman nabiAdapun berkaitan dengan ritual mereka mengingkari.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
L
Lathifah Aulia Dewi

📍 Kabupaten Boyolali

Talbis Iblis 001 Berpegang Teguh kepada Sunnah

Talbis iblis jika diartikan tipuan iblis: Bagaimana iblis memperdaya manusia dg cara seakan-akan itu kebaikan, padahal itu keburukan.Penulis Ibnul Jauzi hidup di zaman abad ke-6 Hijriyah. Beliau pakar dalam memberikan nasihat.Kitab terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa dikatakan muqoddimah, 9 bab rincian talbis iblis.bab 1 perintah melazimi sunnahbab 2 celaan terhadap bid’ah dan ahlul bid’ahbab 3 peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannyabab 4 apa makna talbiscontoh talbis iblisbab 5 talbis iblis yang berkaitan dengan akidahbab 6 talbis iblis terhadap para ulama berbagai bidang ilmubab 7 talbis iblis menipu penguasabab 8 talbis iblis menipu ahli ibadah dalam ibadah yang mereka lakukanbab 9 talbis iblis terhadap orang yang zuhudbab 10 talbis iblis terhadap orang-orang sufibab 11 talbis iblis terhadap orang-orang yang beragama dengan perkara yang disangka karomahbab 12 talbis iblis terhadap orang awambab 13 talbis iblis terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga melupakan kematianMuqaddimahNikmat terbesar pada seseorang adalah akal. Dengan akal bisa mengenal Allah, membenarkan para Rasul. Hanya saja, akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia kepada seluruh maslahat manusia, karena akal itu terbatas. Oleh karenanya, harus diutus para Rasul untuk membimbing akal tsb. Diturunkan kitab-kitab suci. Syariat seperti matahari, akal seperti mata. Mata tidak bisa melihat tanpa cahaya. Butuh cahaya yang cukup untuk bisa melihat dengan baik.Anugerah: diturunkan Nabi Adam ‘alaihissalam. Beliau memiliki keturunan, mengajarkan wahyu kepada anak keturunannya, sampai akhirnya Qabil membunuh Habil (saudaranya sendiri), ketika syahwat sudah menguasainya. Mulailah terjadi kerancuan, muncul berbagai akidah, aliran-aliran, sehingga dugaan iblis bahwa dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi.Iblis menggoda manusia dengan mencampurkan penjelasan syariat dengan syubhat. Obat yang dibawa nabi dicampur dengan racun, sehingga orang-orang terpedaya.Hadits HudzaifahHudzaifah bin Yaman menanyakan keburukan kepada Rasul untuk menghindarinya.Yang paling selamat adalah seseorang mengenali kebaikan secara terperinci dan mengenali keburukan secara terperinci pula. Orang yang paling sempurna dalam hal ini adalah para sahabat. Mereka hidup di zaman jahiliyyah, semua keburukan ada, puncak keburukan. Mereka pun mendapat hidayah, puncak kebaikan, dengan diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka mengenal kebaikan secara terperinci.Berpegang Teguh kepada SunnahKalau ingin selamat dari jerat-jerat syaitan, lazimi sunnah, jauhi bid’ah. Kebanyakan jerat-jerat syaitan munculnya dari bid’ah. Kemaksiatan disangka ketaatan.Hadits Umar bin Khaththab: Lazimi jama’ah, jangan bersendirian. Jangan menyimpang.Hadits iftiroqul ummah (perpecahan umat).Tidaklah bid’ah muncul kecuali ada ide. Tidak kembali ke sumber awal. (Syaitan menyeru.)Akan datang keburukan yang menimpa umatku sebagaimana keburukan pada Bani Israil.Hadits Amru bin ‘AshNabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;لَيَأْتِيَنَّ عَلَى أُمَّتِي مَا أَتَى عَلَى بني إسرائيل حَذْوَ النَّعْلِ بِالنَّعْلِ، حَتَّى إِنْ كَانَ مِنْهُمْ مَنْ أَتَى أُمَّهُ عَلَانِيَةً لَكَانَ فِي أُمَّتِي مَنْ يَصْنَعُ ذَلِكَ، وَإِنَّ بني إسرائيل تَفَرَّقَتْ عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِينَ مِلَّةً، وَتَفْتَرِقُ أُمَّتِي عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ مِلَّةً، كُلُّهُمْ فِي النَّارِ إِلَّا مِلَّةً وَاحِدَةً، قَالُوا: وَمَنْ هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: مَا أَنَا عَلَيْهِ وَأَصْحَابِي“Pasti akan datang kepada umatku apa yang telah datang kepada bani Israil; seperti sejajarnya sandal dengan sandal. Sehingga apabila di antara mereka (bani Israil) ada orang yang menggauli ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan, maka pasti di antara umatku ada yang melakukan demikian. Sesungguhnya bani Israil telah terpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan dan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya terancam masuk ke dalam neraka. kecuali satu golongan saja.” Mereka bertanya, “Siapakah mereka (yang selamat itu) duhai Rasulullah?”. Beliau menjawab, “Siapapun yang berada di atas jalanku dan para sahabatku.”(HR. Tirmidzi)Sumber Hadits: Al-Qur'an dan As Sunnah Sumber Agama Paling UtamaSyubhat TerstrukturKaum liberal.Sulit menasihati karena Nabi mengatakan suatu kaum digerogoti oleh hawa nafsu mereka.Agar tidak terjerumus maka lazimi sunnah.Nasihat Para Salaf“Biasa dalam sunnah lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam bid’ah.”SEDIH: orang punya pemikiran macam-macam (keburukan) tapi saling membiarkan dengan alasan PERSATUAN. Yang getol memperingatkan biasanya dai-dai sunnah. Orang nashih itu kalau ada saudaranya terjerumus dia nasihati, tidak dibiarkan pemikiran itu liar. Kalau agama ini boleh berpikir liar ngapain diutus Nabi?Imam Al-Auza’iImam Al-Auza'i رحمه الله berkata: "اصْبِرْ نَفْسَكَ عَلَى السُّنَّةِ ، وَقِفْ حَيْثُ وَقَفَ الْقَوْمُ ، وَقُلْ بِمَا قَالُوا ، وَكُفَّ عَمَّا كَفُّوا عَنْهُ ، وَاسْلُكْ سَبِيلَ سَلَفِكَ الصَّالِحِ ، فَإِنَّهُ يَسَعُكَ مَا وَسِعَهُمْ." "Sabarkanlah dirimu di atas sunnah, dan berhentilah dimana kaum tersebut (para salaf) berhenti, ucapkanlah apa yang mereka ucapkan, dan tinggalkanlah apa yang mereka tinggalkan, serta tempuhlah jalan para pendahulumu yang shalih (para sahabat, tabi'in, dan tabi' at-tabi'in); karena sesungguhnya apa yang melapangkan mereka akan melapangkanmu."Ibnu Syaudzabإن من نعمة الله على الشاب إذا نسك أن يؤاخي صاحب سنة يحمله عليها“Sesungguhnya di antara tanda-tanda nikmat Allah atas seorang pemuda, jika sudah mulai muncul semangatnya kepada agama, dia bersahabat dekat dengan seorang Ahlus Sunnah yang menuntunnya kepada sunnah tersebut.”

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Syfa Adinna Shabra

📍 Kabupaten Karanganyar

♡ Materi 1 - Berpegang teguh pada sunnah ♡

MATERI 1 - BERPEGANG TEGUH KEPADA SUNNAH Pembahasan Kitab Talbis Iblis ( karya Ibnul Jauzi rahimahullah ) oleh Ustadz Firanda Andirja hafidzahullahu • Pengertian Singkat Diartikan dalam bahasa Indonesia, talbis iblis adalah " tipuan iblis " . Bagaimana iblis memperdaya manusia seakan-akan itu kebaikan, padahal keburukan. Talbis Iblis : Metode iblis dalam menipu manusia.Yakni, dibawakan kemaksiatan oleh iblis dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terperdaya. • Profil Ibnul Jauzi رحمه الله تعالى Beliau hidup di abad ke-6 hijriyah, dikenal sebagai orang yang ahli dalam memberi nasehat. Di zaman tersebut yang menghadiri majelis beliau hingga 10.000 orang, dan terkadang sampai 100.000 orang. Beliau mengatakan 'telah masuk islam ditanganku 20.000 orang & telah bertaubat melalui tanganku sekitar 100.000 orang'. • Rincian Bab pada Kitab Talbis Iblis Terdiri dari 13 bab, yang mana 4 bab pertama berisi mukaddimah & 9 bab berikutnya berisi rincian contoh-contoh talbis iblis. 1 - Perintah untuk melazimi Sunnah. 2 - Cercaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah. 3 - Peringatan fitnah iblis & tipuan-tipuan nya. 4 - Makna Talbis & Al Ghurur. 5 - Bagaimana Talbis iblis yang berkaitan dengan aqidah & agama? 6 - Bagaimana Talbis Iblis terhadap para ulama & berbagai macam bidang ilmu? 7 - Bagaimana syaithon menipu para penguasa?8 - Bagaimana Talbis Iblis terhadap para ahli ibadah? 9 -Talbis Iblis terhadap orang yang zuhud. 10 - Bagaimana syaithon bisa menipu orang-orang sufiyah? 11 - Talbis Iblis terhadap orang istiqomah / rajin beribadah. 12 - Bagaimana syaithon menipu orang awam? 13 - Tipuan syaithon kepada manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga melupakan kematian. • Tujuan menulis kitab ini 》Sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal kita bisa mengenal Allah ﷻ & dengan akal pula menjadikan seseorang bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan kepada segala tujuan, karena terbatas. Itu sebabnya Allah mengutus para rasul & diturunkan kitab-kitab suci. ' Syariat yang dibawa para rasul seperti matahari, akal seperti mata. Cahaya yang cukup bisa membuat mata melihat dengan baik. ' (Ibnul Jauzi) 》 Iblis melakukan tipuan dengan mencampurkan penjelasan syariat para nabi dengan syubhat, sehingga orang-orang terperdaya. Cara iblis menipu itu sangat banyak ; membuat manusia terpecah belah yg mengakibatkan banyaknya aliran-aliran. Dengan ini, penulis ingin memperingatkan supaya kita tidak terjerat pada tipuan iblis Dari hadits hudzaifah diriwayatkan dalam shahih bukhori & muslim, bahwasanya orang-orang bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang kebaikan & aku bertanya tentang keburukan, karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku. Faedah hadits : Jangan hanya fokus mengetahui kebaikan, tapi kenalilah keburukan untuk kita jauhi. Ketika terlalu fokus pada kebaikan, tapi tidak mengenal lawannya maka ia bisa terjerumus pada keburukan. Orang yang paling selamat adalah mengenal kebaikan secara rinci & mengenal keburukan secara terperinci.Bab 1 - Perintah Melazimi Sunnah Lazimi sunnah & jauhi bid'ah. Umar bin Khattab berkata, Rasulullah ﷺ berdiri & berkhotbah diantara kami : 'siapa yang ingin mendapatkan posisi surga yang terbaik, maka lazimi jama'ah.' 》Jangan punya pemikiran sendiri, karena syaithon mudah untuk menggoda orang yang bersendirian. Maksudnya, jangan punya pemikiran menyimpang tapi ikutilah keyakinan para shahabat sesuai sunnah. " Sesungguhnya akan datang pada umatku perbuatan kemunkaran sebagaimana yang datang pada bani Israil. Bahkan, jika di bani israil ada orang yg menzinai ibunya terang-terangan maka akan ada umatku yang melakukannya." " Sesungguhnya bani israil terpecah menjadi 72 golongan, umatku menjadi 73 golongan. Semuanya masuk neraka, kecuali 1 aliran yaitu orang yang melazimi apa yang aku & shahabat ku berada diatasnya (jamaah)." -Amr bin Ash-》Rasulullah pernah berkhotbah, dan beliau bersabda : ' ketahuilah bahwasanya orang-orang dari ahlul kitab terpecah belah menjadi 72 golongan, dan umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan. 1 diantaranya disurga yaitu jama'ah. ' -Mu'awiyah bij Abi Sufyan-》Ada orang yang punya hawa nafsu, sudah diajak ke jalan sunnah bahkan sampai debat tetap tidak mau. Karena sudah punya syubhat yang "terstruktur" yang menjadikan mereka terjebak, efek seseorang tidak memiliki landasan agama yang baik & ujungnya adalah kekufuran. Orang seperti ini sulit untuk dinasihati, sebab sudah digerogoti oleh pemikirannya (kalau tidak diberi hidayah oleh Allah, tidak bisa). Nasihat para shahabat diantaranya: 1. Abdullah bin Mas'ud"Mencukupkan diri dengan sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh semangat tapi bid'ah" 2. Abul 'Aliyah (seorang tabi'in yg menafsirkan : arrahmaanu 'alal arsyis tawa) " Hendaklah kalian Berpegang teguh pada perkara pertama yg para shahabat diatasnya sebelum muncul perpecahan ". 3. Sufyan Ats-Tsauri " Tidak ada perkataan yang kita terima kecuali harus ada amalnya/buktinya. Perkataan & perbuatan pun tidak akan lurus jika tidak ada niatnya. Dan tidak akan lurus sebuah niat kecuali sesuai perkataan Rasulullah ﷺ. 》 Diantara nikmat Allah kepada seorang pemuda ketika mulai beribadah ia mendapat teman diatas sunnah. Jika baru pertama kali mendapat hidayah & langsung dipertemukan dengan orang yang mengenal sunnah maka itu sebuah nikmat. Bab 2 - Celaan terhadap bid'ah & ahlul bid'ah. 》 Sebagian ahlul bid'ah tidak suka dengan sunnah, karena ingin punya model baru. 》 Suatu hari Rasulullah ﷺ memberikan nasihat yang membuat para shahabat sampai menangis. Sebagaimana sebuah wasiat yaitu seakan-akan orang yang menyampaikan akan berpisah & betapa pentingnya apa yang disampaikan. Rasulullah ﷺ bersabda : " Aku berwasiat kepada kalian agar bertakwa kepada Allah, mendengar & taat meskipun pemimpin kalian budak. Sungguh, orang yg hidup diantara kalian sepeninggalku, ia akan melihat banyaknya perselisihan. Oleh karena itu, wajib bagi kalian berpegang teguh pada sunnahku & sunnah khulafaur rasyidin al-mahdiyyin. Gigitlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian, serta jauhilah setiap perkara yang diada-adakan, karena setiap bidah adalah sesat. " (H.R Abu Dawud & Tirmidz, hadist hasan shahih) 》 Bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat. Hal ini karena pelaku maksiat masih bisa diharapkan bertaubat, tapi pelaku bid'ah akan susah bertaubat karena ia menganggap apa yang dilakukan itu benar. (Kecuali diberi hidayah oleh Allah ﷻ). 》 Sunnah, secara bahasa : jalan. Tidak diragukan bahwa ahli hadits yang mengikuti jejak Rasulullah & para shahabat adalah ahlu sunnah, karena mereka berdiri diatas jalan yg belum ada bid'ah (masih murni). Sesungguhnya perbuatan bid'ah itu muncul setelah wafatnya Rasulullah ﷺ para shahabat. 》Bid'ah : perbuatan yang dulunya tidak ada & sekarang diada-adakan.Secara dominan, bid'ah itu menyelisihi syariat & mengakibatkan adanya penambahan/pengurangan syari'at. Jika diadakan sesuatu yang tidak menyelisihi syariat & tidak mengharuskan melakukannya, jumhur ulama membencinya. 》 Seorang laki-laki memberitahu Abdullah bin Mas'ud bahwa ada sekelompok orang yang duduk di masjid setelah maghrib, di antara mereka ada seorang laki-laki yang berkata: "Bertakbirlah kepada Allah sekian dan sekian, bertasbihlah kepada Allah sekian dan sekian, dan bertahmidlah kepada Allah sekian dan sekian." Abdullah berkata: "Jika kamu melihat mereka melakukan itu, maka datanglah kepadaku dan beritahu aku tentang majelis mereka." Dia mendatangi mereka dan duduk. Ketika dia mendengar apa yang mereka katakan, dia berdiri lalu mendatangi Ibn Mas'ud. Dia datang, dan dia adalah seorang yang keras. Dia berkata: "Aku adalah Abdullah bin Mas'ud. Demi Allah yang tidak ada tuhan selain-Nya, kalian telah datang dengan bid'ah yang batil, dan kalian telah mengungguli para sahabat Muhammad shallallahu alaihi wasallam dalam ilmu." Amru bin Utbah berkata: "Astaghfirullah." Dia berkata:"Berpeganglah kalian dengan jalan, maka ikutilah. Jika kalian mengambil kanan dan kiri, kalian pasti tersesat dengan kesesatan yang jauh."bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan, maka binasa tujuh puluh golongan dan selamat satu golongan. Dan sesungguhnya umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan, akan binasa tujuh puluh satu golongan dan selamat satu golongan." Mereka bertanya: "Ya Rasulullah, golongan apa itu?" Beliau menjawab: "Al-Jama'ah (golongan yang bersatu)."Syaikh Abu Al-Faraj rahimahullah berkata: Jika ditanyakan apakah golongan-golongan ini diketahui, maka jawabannya adalah bahwa kami mengetahui perpecahan dan pokok-pokok golongan, dan bahwa setiap kelompok dari golongan-golongan tersebut telah terbagi lagi menjadi beberapa golongan, meskipun kami tidak mengetahui secara menyeluruh nama-nama golongan tersebut dan madzhab-madzhab mereka. Yang telah tampak bagi kami dari pokok-pokok golongan adalah : 1. Al-Haruriyyah2. Al-Qadariyyah3. Al-Jahmiyyah4. Al-Murji'ah5. Ar-Rafidhah6. Al-Jabariyyah.Intinya : Tipuan syaithon sangat banyak, dan jalan keluar yang paling utama adalah berpegang teguh pada sunnah dan jangan sekali-kali menyerempet bid'ah, karena syaithon begitu pandai dalam menggelincirkan manusia.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
H
Haniva Eka Kusuma

📍 Kabupaten Bogor

Ringkasan bagian pertama - Talbis Iblis

Talbis iblis.Talbis iblis ini kalau di artikan secara bahasa indonesia yaitu tipuan iblis, yg dimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu kebaikan, padahal itu keburukan.Talbis itu metode iblis dalam menipu manusia. Membawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan. Sehingga banyak yang terperdaya.Penulis: imam ibnu jauzi rahimahullaah yg hidup di abad ke6 hijriyahDikenal sebagai orang yg ahli dalam memberi nasehat.Buku ini terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa dikatakan muqoddimah, sedangkan 9 yg lainnya adalah perincihan daripada contoh2 talbis iblis..Bab pertama adalah perintah untuk melazimi sunnah wal jama'ahBab ke 2 adalah celaan dan cercaan kepada bid'ah.Bab ke 3, peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan2annyaBab ke 4, makna talbis dan al gurun..Bab bab berikutnya adalah contoh2 talbis iblis yg.Bab ke 5, tetang bagaimna talbis iblis berkaitan dengan aqidah dan agama.Bab ke 6, tentang bagaimna talbis iblis kepada mekeksBab ke 7, dan bagaimna iblis menipu para penguasaBab ke 8، tenang bagaimana talsbis iblis terhadap pada ahli ibadahBab ke 9, bagaimana tipuasn jin terhadap orah yg zuhud.Bab ke 10, bagaimana syaithan menipu orang2 sufiyyah)Bab ke 11, bagaimana syaitan bertemu dengan orang2 istiqomah..Bab ke 12, bagaimana jin menipu orang orang awwamBab ke13, tipu daya setan ke sumua umat manusia dengan memperpanjang angan angan.. sehingga melupakan kematian..Ini intisari dengan semua tanaman..Beliau menjelaskan, sesungguhnya nikmat yg paling besar terhadap manusia adalah akal. Karena dengan akal manuasia bisa mengenal RabbNya..Dengan akal pula, bisa jadi seseorang membenarkan rasulnya.. hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia ke tujuannya.. maka Allah kasih/utus RasulNya untuk membimingnya. Dan Allaah turunkan kitab2 suci.. oleh karena itu syari'at itu (yg dibawa para rasul) seperti matahari.. adapun akal seperti MataMata bisa melihat tetapi kwlau tidak ada cahaya percuma dia tidak bisa melihat. Maka untuk bida melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup..Allaah ta'ala juga memberi anugrah yang lain (selain akal) yaitu, diturunkannya nabi ada alaihissalam. Beliau beranak pinak, kemudian mengajari anak keterurunannya dengan wahyu dari Allaah ta'ala.. sampai akhirnya, terjadi apa yg terjadi (Qobil membunuh Habil) ketika syahwat sedang menguasainya.. kemudian datanglah kerancuan kerancuan sampai datang aqidah aqidah..Iblis tatkala menggoda manusia, mereka msncampurkan perkataan para nabi (penjelasan syaru'at dengan syubhat). Obat yg dibawa oleh nabi, dicampur olsh Racun, sehingga orang orang terperdaya.Dalam hadits Hudzaifah radhiyallaahu 'anhu"Orang orang bertanya kepasa Nabi tentang kebaikan, aku nanya tentang keburukan. Kenapa? Aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku"Ini diantara Fiqih Hudzaifah..Aku emngenal kebukuran bukan untuk melakukannha, tapi untuk mingalkannya.. siapa yg hanya mengenal kebaikan tapi tidak mengenal lawannya, maka dia bisa terjerumurs kepada keburukan..Makanya orang yg paling selamat adalah orang yg mengenal kebaikan secara terperinci dan orang yg mengenal keburukan secara terpesirinci. Dia mengenal ketaatan dan dosa2 besar. Dia beramal diatas ilmu. Dan ulama mengatakan orang yg seperti ini adalah para sahabat.. karena sahabat pernah hidup di zaman jahiliyyah yg dimana semua keburukan itu ada di zaman jahiliyyah. Moral, aqidah, semua rusak pada zaman itu.Dan iblun Jauzi memperkenalkan tentang keburukan2 syaitah, dan ini benar, kita tidak sadar dengan tipu dalam setan.. dia pernah menjebak seorang nabi, apalagi kita manusia..Muqoddimah..(Seakan akan ibnul Jauzi mengatakan) seandainya kalian ingin selamat dari jerat jerat syaithan, lazimi sunnah dan jauhi Bid'ah..1. Hadits dari Umar radhiyallaahu anhu"Rasulullaah berdiri dihadapan kami dan beliau berkata: siapa yg ingin mencapai buhbuhanya Surga (tengahnya surga, atau tempat terbaiknha surga) maka dia lazimi jama'ah. Karena syaithan bersama dengan orang yg sendirian dan bersama 2 orang maka syaithan semakin menjauh."Berjama'ah... jangan mempunyai pemikiran sendiri, jangan sendirian, karena syaithan mudah untuk menggoda. Beliau membawakan hadits2 yg serupa, diantaranya"Siapa yg ingin tinggal di posisi surga yang terbaik, maka hendaknya dia melazimi jama'ah. Karena syaithan bersama dengan orang yg sendirian dan bersama 2 orang yg syaithan akan semakin menjauh."Maksudnya apa? Yaitu ikuti aqidah yg benar, ikuti aqidah kaum muslimin.. jangan mempumyai pemikiran yg nyeleneh.Beliau membawakan hadits ibnu mas'udh radhiyallaahu anhu dimana ibnu mas'ud berkata"Rasulullaah membuat garis dengan tangannya, inilah jalan Allah yg lurus. Kemudian rasulullaah bikin garis2 sebelah kanan dan kiri, kemudian rasulullaah bersabda 'setiap garis garis yg miring ini, ada syaithan yg menyeru jalan2 tersebut'."Beliau memberikan hadits juga tentang perpecahan umat.Rasulullaah bersabda, "sesungguhnya akan datang kepada umatku (yaitu perbuatan kemungkaran) sebagaimana yang datang kepada bani israil (seperti sendal satu sama dengan sendal yg lainnya). Bahkan jika ada di bani israil yg menzinahi ibunya secara terang2an, maka akan ada dari umatku yang melakukannya".Rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam berkata "sesungguhnya bani isra'il telah terpecah menjadi 72 golongan, dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya di neraka kecuali 1 aliran." Para shahabat bertanya "siapa yang selamat tersebut?" "Yaitu, orang yang melazimi aku dan para shahabatku berada di atasnya"Kemudian beliau membawakan lagi hadits dari Muawiyyah bin Abu Sufyan, "sesungguhnya rasulullaah pernah berdiri menyampaikam khotbah kepada kami, rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam bersabda: ketahuilah bahwasannya orang orang sebelum kalian dari ahli kitab akan terpecah menjadi 72 golongan, dan umat ini akan terpevah menjadi 73 golongan, 72 golongan di neraka, 1 golongan di surga, dan mereka itulah adalah jama'ah. Dan akan muncul dari umatku (suatu kaum) dimana hawa nafsu mengalir, menggerogoti mereka, sebagaimna rabies menjalar kepada seseorang yang terkena pemyakit rabies".Sufiyyah itu punya syubhat2 tersturktur. Sulit untuk dikasih soal sunnah. Kecuali Allah kasih hidayah.Jangan coba coba dekati bid'ah..Oleh karenanya, banyak nasehat nasehat yg diberikan oleh para salaf, seperti perkataan abdullaah bin mas'ud: sederhana dalam sunnah (mencukupkan diri dengan sunnah) lebih baik daripada sungguh sungguh dan semangat tapi bid'ah.Nasehat dari abul 'Aaliyah (seorang tab'in): hendaknya kalian berpegang teguh dengan perkara yang pertama (yaitu zaman shahabat) perkara pertama yg shahabat diatasnya sebelum muncul perpecahan perpecahan.Saat ini kita sedang berada pada banyak pemecahan (perkata agama. Untuk dunia, tidak masalah).Para ulama salaf mengatakan: sabarkanlah dirimu diatas sunnah (karena bisa jadi engkau sendirian) berhentilah dimana kaum terdahulu berhenti (jangan ditambah-tambahi) ucapkanlah apa yg diucapkan oleh mereka, dan diamlah dari apa yg mereka diamkan, dan tempuhlah jalan salaf yang shalih terdahulu, sesungguhnya apa yg lapang bagimu, dan apa yg lapang bagi mereka.Sufyan atstsauri berkata: tidak ada perkataan yang di terima kecuali harus ada bukti/amalannya. Dan perkataan/perbuatan tidak lurus kecuali ada niatnya, dan tidak akan lurus, tidak akan istiqomah perkataan, perbuatan, niat, kecuali sesuai dengan sunnah nabi shalallaahu 'alayhi wa sallam.Syufan berkata: wahai yusuf. Jika kau sampai ada seseorang yang di timur (ada shohibus sunnah) maka sampaikanlah salamku untuknya. Jika ada sampai kepadamu kabar ada seorang di maghrib (di barat) berada di atas sunnah, maka kirim salam lah untuk dia.. karena ahlussunmah wal jama'ah sudah sedikit.Diantara perkataan yang indah dari ibnu syaudzab rahimahullaah: diantara nikmat Allaah kepasa seorang pemuda, dia mendapatkan seorang teman diatas sunnah..Yusuf bin asbab mengatakan: ayahku qodariyyah, dan paman2ku syiah, dan Allah menyelamatkanku dengan sufyan atstsauri.Berkata junaidi: semua jalan tertutup bagi manusia, kecuali yang mengikuti sunnah nabi. Dan melazimi tariqot nabi shalallaahu 'alayhi wa sallamBab ke 2, celaan terhadap bid'ah dan para ahlul bid'ahSebagian ahlul bid'ah, mereka tidak suka dengan sunnah.Diantar buruknya bid'ah, ketika seseorang sudah senang dengan bid'ah, yg Sunnah dia tinggalkan..Hadits dari ithbah bin syariah, rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam memberikan nasehat kepada shahabatnya sampai hati mereka tersentuh (bahkan sampai ada yg menangis) seakan akan ini wasiat perpisahan "aku wasiatkan kalian untuk bertaqwa kepada Allaah, untuk mendengar dan ta'at kepada pemimpin, meskipun pemimpin kalian adalah budak hitam dari habasysyi. Siapa yg masih hidup setelah sepeninggalanku, maka mereka akan melihat banyak kerusaakan. Hendaklah kalian berpegang teguh dengan sunnahku. Dengan sunnah para khulafah ar rasyidin, yang telah mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat erat sunnahku dan sunnah para shahabatku, dan gigitlah dengan gigi geraham kalian, dan berhati hatilah dengan perkara2 yang baru dalam agama, setiap perkara baru dalam agama bidah, dan setiap bid'ah adalah kesesatan.Siapa yang membantu bid'ah, artinya dia membantu menghabisi sunnah..Apa itu sunnah? Apa itu bid'ah?Sunnah itu jalan. Mereka yg mengikuti sunnah para shahabat. Tidak ada bidah, masih murni. Bid'ah itu datang setelah nabi wafat..Perkara yg baru tapi untuk menjaga i'tiba itu boleh. Seperti mengumpulkan ayat2, surah2, kedalam 1 mushaf. Selama tidak menambah syariat.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Salma laela fitri

📍 Kabupaten Karawang

Tablis Iblis bab 1

Apa itu tablis iblis? Tablis artinya tipu daya, metode iblis dalam menyesatkan manusia, iblis tidak selalu menyesatkan melalui kemaksiataan melainkan melalui sesuatu yang tampak baik, bahkan dalam urusana gama sekalipun. Metode iblis dalam menyesatkan manusia : Menjadikan kemaksiataan terlihat menarikMenampilkan kebida'ahan dalam bentuk ketaatan Senjata utama iblis : Syuhbat1h.awa nafsuKebodohan terhadap agama.Nikamt akal dan wahyu : "sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal alloh, dengan akal pula menjadikan seseorang bisa membenarkan para rasul. Pentingnya berpegang teguh pada sunnah karna berdasarkan mukaddimah pada kitab, cara mutlak agar selamat dari tipuan iblis adalah dengan : Melazimkan as sunnah dengan mengikuti al qur'an dan sunnah yang sesuai dengan pemahaman para salafush sholeh ( para sahabat nabi)Menjauhi bida'ah segala bentuk Tata cara ibadah yang tidak ada tuntutanya dari nabi adalah pintu masuk kesesataan. Bersama Al jama'ah tetap bersatu di atad kebenaran dan tidak memecah belah umat. Mengapa iblis menyerang melalui bida'ah ?Pelaku maksiat menyadari dirinya bersalah masih memiliki peluang besar untuk bertaubat. 1p.elaku bida'ah menggangap dirinya sedang beribadah dan berbuat baik. Merasa perlu bertaubat lebih sulit kembali kepada kebenaran karena tidak menyadari kesalahannya.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Anjarsari

📍 Kabupaten Klaten

Ringkasan Tablis Iblis-1 "Berpegang Teguh Kepada Sunnah"

Tema: "Berpegang Teguh Kepada Sunnah" Pemateri: Ustadz DR. Firanda Andirja, MA Kitab Asli: Talbis Iblis karya Imam Ibnu Al-Jauzi Rahimahullah ​1. Definisi Talbis Iblis • ​Secara Bahasa & Istilah: Talbis berarti tipuan atau rancu. Talbis Iblis adalah cara iblis memperdaya manusia dengan mengaburkan batasan antara kebaikan dan keburukan.• ​Modus Iblis: Iblis membungkus kemaksiatan dan perkara batil dalam kemasan ketaatan, sehingga manusia melakukannya dengan sukarela karena merasa sedang berbuat baik. Dengan begitu manusia mudah terperdaya​2. Mengenal Penulis & Struktur Kitab ​Biografi Singkat Penulis ​Kitab ini ditulis oleh Al-Imam Ibnu Al-Jauzi Rahimahullah (wafat pada abad ke-6 H). Beliau adalah seorang ulama besar dan ahli nasihat (wawa'izh). Keikhlasan dan keindahan nasihat beliau tercermin dari rekam jejak dakwahnya: • ​Majelisnya dihadiri hingga ±100.000 orang.• ​Menjadi wasilah masuk Islamnya ±20.000 orang.• ​Menjadi wasilah bertaubatnya ±100.000 pelaku maksiat. ​Struktur Kitab Talbis Iblis (13 Bab) • ​Bab 1 s.d. 4 (Mukadimah): • ​Perintah untuk berpegang teguh kepada Sunnah.• ​Peringatan dan celaan terhadap perbuatan bid'ah.• ​Peringatan tentang fitnah dan tipu daya iblis secara umum. • ​Bab 5 s.d. 13: Pembahasan spesifik mengenai tipuan iblis kepada berbagai golongan manusia tanpa terkecuali (ulama, ahli ibadah, penguasa, dll). ​3. Hubungan Antara Akal dan Syariat • ​Akal sebagai Nikmat Tertinggi: Akal adalah anugerah terbesar karena dengan akal manusia dapat mengenal Allah. Namun, akal manusia memiliki keterbatasan dan tidak bisa berjalan sendiri dalam menentukan syariat.Analogi Mata dan Matahari: • ​Syariat diibaratkan sebagai cahaya matahari dan ​akal diibaratkan sebagai mata.• ​Mata yang sehat tetap tidak akan bisa melihat tanpa adanya cahaya. Begitu pula akal manusia, ia membutuhkan bimbingan wahyu (Kitab Suci dan para Rasul) agar tidak tersesat.• ​Anugerah Tambahan: Sebagai bentuk kasih sayang-Nya, selain membekali manusia dengan akal, Allah juga menurunkan Nabi Adam 'Alaihis Salam ke bumi sebagai petunjuk awal bagi umat manusia. ​4. Karakteristik Strategi Iblis​Tipu daya iblis telah dilancarkan sejak zaman Nabi Adam 'Alaihis Salam hingga hari kiamat. Imam Ibnu Al-Jauzi menjelaskan taktik utama iblis:• ​Mencampur Racun dengan Obat: Iblis mencampuradukkan penjelasan para Nabi (syariat) dengan syubhat (kerancuan berpikir).• ​Memecah Belah Umat: Target akhirnya adalah memecah belah umat Islam menjadi berbagai kelompok yang mengikuti hawa nafsu dan pemikiran yang menyimpang. ​Kunci Keselamatan: Orang yang paling selamat adalah yang mengenal kebaikan secara terperinci (untuk diamalkan) dan mengenal keburukan secara terperinci (untuk dihindari). ​Contoh terbaik dalam hal ini adalah para Sahabat Nabi. Mereka memahami keburukan karena pernah hidup di zaman Jahiliyah, lalu mereka memahami kebaikan secara mendalam setelah diutusnya Nabi Muhammad ﷺ. ​5. Solusi Agar Selamat dari Tipu Daya Iblis ​Solusi 1: Melazimi Sunnah wal Jama'ah ​Berpegang teguh pada ajaran Nabi Muhammad ﷺ dan jalan para sahabatnya. Hal ini didasari oleh tiga dalil utama: • ​Hadits Umar bin Khattab RA: ​"Siapa yang ingin menempati posisi surga yang terbaik maka hendaknya dia melazimi jamaah, karena setan bersama dengan yang sendirian dan bersama dua orang, setan semakin menjauh." ​"Siapa yang ingin menempati posisi surga yang terbaik maka hendaknya dia melazimi jamaah, karena setan bersama dengan yang sendirian dan bersama dua orang, setan semakin menjauh." • ​Hadits Ibnu Mas'ud RA (Visualisasi Jalan yang Lurus): Rasulullah ﷺ membuat satu garis lurus (Jalan Kebenaran), lalu membuat garis-garis simpang di kanan dan kirinya (Jalan Kesesatan). Di setiap garis simpang tersebut ada setan yang mengajak manusia untuk melaluinya. Beliau kemudian membaca QS. Al-An'am: 153 tentang perintah mengikuti jalan yang lurus.• ​Hadits Muawiyah bin Abi Sufyan RA (Perpecahan Umat): Umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan; 72 di neraka dan 1 di surga (yaitu Al-Jama'ah). Rasulullah ﷺ memperingatkan bahwa hawa nafsu akan merasuk ke dalam diri sebagian umatnya bagaikan penyakit rabies yang menjalar di dalam tubuh. Bahkan, kemungkaran umat terdahulu (Bani Israil) akan ditiru secara persis oleh sebagian umat ini. ​Solusi 2: Menjauhi Bid'ah (Perkara Baru dalam Agama) ​Iblis jauh lebih menyukai kemungkaran berupa bid'ah daripada maksiat biasa, karena: • ​Pelaku Maksiat: Sadar bahwa dirinya salah, sehingga ada dorongan besar untuk bertaubat.• ​Pelaku Bid'ah: Merasa dirinya sedang melakukan ketaatan dan ibadah, sehingga mereka hampir tidak pernah berpikir untuk bertaubat. ​6. Mutiara Nasihat Para Salaf • ​Ibnu Mas'ud RA: "Sederhana di dalam Sunnah itu jauh lebih baik daripada bersungguh-sungguh di dalam kebid'ahan."• ​Imam Al-Auza'i RA: "Sabarkan dirimu di atas Sunnah. Berhentilah di mana para Sahabat berhenti."

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026

Bab 1 : Berpegang teguh kepada sunnah.

Talbis iblis : Metode iblis dalam menipu manusia, dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan, sehingga banyak yang terperdaya. Buku ini ditulis oleh Al Imam Ibnul Jauzy, Rahimahullahu Ta'ala. Terdiri atas 13 bab, 4 bab pertama : mukoddimah, 9 bab berikutnya : perincian dari contoh-contoh talbis iblis. Bab 1 : Berpegang teguh kepada sunnah.Bab 2 : Celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah. Bab 3 : Peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya. Bab 4 : Makna talbis dan al ghurur. Bab 5 : Talbis iblis berkaitan dengan akidah-akidah dan agama-agama. Bab 6 : Talbis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam bidang ilmu. Bab 7 : Bagaimana iblis menipu para penguasa. Bab 8 : Talbis iblis terhadap para ahli ibadah. Bab 9 : Talbis iblis terhadap orang yang zuhud. Bab 10 : Talbis iblis terhadap orang-orang sufiyah. Bab 11 : Talbis iblis terhadap orang-orang yang istiqomah dalam agama dengan perkara yang disangka karomah padahal bukan karomah. Bab 12 : Talbis iblis terhadap orang-orang yang awam.Bab 13 : Talbis iblis kepada semua manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga nelupakan kematian. Iblis melakukan tipuan dengan mencampurkan penjelasan para nabi/syariat dengan syubhat. Obat yang dibawa oleh para nabi dicampur dengan racun, sehingga orang-orang terperdaya. Inilah tujuan dari iblis dan cara dia sangat banyak sehingga dia memecah belah ummat, menjadikan ummat berkelompok-kelompok. Maka penulis mengingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis, agar manusia tidak terjebak dalam jerat-jerat tersebut. Bab 1 : Berpegang teguh kepada sunnah.Perkataan Abdullah bin Mas'ud, "Mencukupkan diri dengan sunnah lebih baik dari pada sungguh-sungguh semangat tapi bid'ah."Al Auzai, ulama salaf berkata, "Sabarkanlah dirimu di atas sunnah, berhentilah dimana kaum terdahulu berhenti, ucapkanlah apa yang diucapkan mereka, dan diamlah dari apa yang mereka diam, tempuhlah jalan salaf yang soleh terdahulu. Sesungguhnya apa yang lapang bagimu maka lapang bagi mereka."Sufyan Ats Tsauri berkata, "Tidak ada perkataan yang diterima kecuali ada buktinya, perkataan dan perbuatan tidak lurus kecuali ada niatnya, tidak akan istiqomah perkataan, perbuatan dan niat kecuali sesuai dengan sunnah Nabi Sholallahu 'alaihi wasallam."Wasiat Nabi kepada sahabat, "Bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat kepada pemimpin meskipun yang memimpin kalian budak hitam dari Habasyi, siapa yang hidup setelah aku meninggal dia akan melihat banyak perselisihan, hendaknya kalian berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin, pegang erat-erat sunnahku dan sunnah para sahabatku dan gigitlah dengan gigi geraham kalian. Dan hati-hatilah kalian dalam perkara-perkara yang baru dalam agama, setiap perkara yang baru dalam agama adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah kesesatan." Sunnah dalam bahasa berarti jalan. Tidak diragukan bahwa ahli riwayat dan atsar yang mengikuti jejak-jejak Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan jejak-jejak para sahabatnya adalah ahli sunnah, karena mereka berada di atas jalan itu yang tidak terjadi padanya hal yang baru. Sesungguhnya peristiwa-peristiwa dan bid'ah-bid'ah terjadi setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya. Bid'ah adalah ungkapan untuk perbuatan yang tidak ada lalu diadakan. Yang paling umum dalam bid'ah-bid'ah adalah bahwa ia bertentangan dengan syariat dengan cara menyelisihi dan mengharuskan melakukannya dengan penambahan atau pengurangan. Jika diadakan sesuatu yang tidak menyelisihi syariat dan tidak mengharuskan melakukannya, maka jumhur salaf membencinya. Mereka menjauh dari setiap pelaku bid'ah meskipun itu boleh, sebagai penjagaan terhadap asal yaitu mengikuti. Telah mengabarkan kepada kami Abdul Malik Al-Karukhi, telah menceritakan kepada kami Abu Amir Al-Azdi dan Abu Bakr An-Nurji, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Al-Haraji, telah menceritakan kepada kami Al-Mahbubi, telah menceritakan kepada kami At-Tirmidzi, telah menceritakan kepada kami Al-Husain bin Harits, telah menceritakan kepada kami Al-Fadl bin Musa dari Muhammad bin Amr dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radiyallahu anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Orang-orang Yahudi terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan atau tujuh puluh dua golongan, dan orang-orang Nasrani pun demikian, sedangkan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan." At-Tirmidzi berkata: Ini adalah hadits shahih. Penyusun berkata: Kami telah menyebutkan hadits ini pada bab sebelumnya, dan di dalamnya disebutkan "semuanya di neraka kecuali satu golongan." Para sahabat bertanya: "Siapa mereka ya Rasulullah?" Beliau menjawab: "Apa yang aku dan para sahabatku berada di atasnya." Syaikh Abu Al-Faraj rahimahullah berkata: Jika ditanyakan apakah golongan-golongan ini diketahui, maka jawabannya adalah bahwa kami mengetahui perpecahan dan pokok-pokok golongan, dan bahwa setiap kelompok dari golongan-golongan tersebut telah terbagi lagi menjadi beberapa golongan, meskipun kami tidak mengetahui secara menyeluruh nama-nama golongan tersebut dan madzhab-madzhab mereka. Yang telah tampak bagi kami dari pokok-pokok golongan adalah Al-Haruriyyah, Al-Qadariyyah, Al-Jahmiyyah, Al-Murji'ah, Ar-Rafidhah, Al-Jabariyyah. Sebagian ahli ilmu berkata bahwa pokok golongan-golongan sesat adalah enam golongan ini, dan setiap golongan terbagi menjadi dua belas golongan, sehingga menjadi tujuh puluh dua golongan.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
D
Dwi Nurfahriani

📍 Kota Palu

Talbis Iblis #1 - Berpegang Teguh kepada Sunnah

Tablis Iblis #1 - Berpegang Teguh kepada SunnahUstadz Dr. Firanda Andirja M.A​Pengertian Talbis Iblis​Talbis iblis ini mengartikan secara bahasa indonesia yaitu tipuan iblis, bagaimana iblis memperdaya manusia dgn cara seakan-akan itu adalah kebaikan pdhl itu adalah keburukan.Talbis yaitu metode iblis dalam menipu manusia, dibawakn kemaksiatan dlm bentuk ketaatan. Kemaksiatan yg di sodorkan dari iblis seakan akan bentuk ketaatan sehinggah bnyak terpedaya.Penulis Kitab Talbis Iblis Yaitu Al Imam Ibnul Jauzi Rahimahullahu Ta'ala hidup di abad ke 6 hijriahDi buku tsb Al Imam Jauzi menyebutkan terdiri atas 13 Bab:4 bab pertama di sebutkan muqaddimah9 bab beriktnya adalah perincian contoh2 talbis iblisIbnul Jauzi Menyebutkan sesungguhnya nikmat paling besar bagi manusia yaitu akal. Dengan akal orang bisa mengenal Alloh سبحانه و تعالى, dgn akal pula bisa membenarkan para rasul.Akal secra independen tidak bisa mengantr seluruh maslahat manusia karena akal terbatas, sehingga d utus Para rasul untuk membimbing akal tsb dan juga di turunkan kitab2 suciTujuan dari Iblis yaitu melakukan tipuan dgn cara mencampurkan penjelasan para nabi, syariat dgn syubhat.Tentang bahaya2 jerat iblisDari shohih bukhori, shohih muslim dari hadits Hudzaifah : " Orang orang bertanya kepada Nabi tentang kebaikan, Aku bertanya tentang keburukan, Aku khawatir keburukan tsb mendapatiku."Sebagian perkata seorang penyair :" Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tetapi untuk meninggalkannya"Orang yang paling selamat adalah orang yg mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci.Para ulama mengatakan orang yg paling sempurna dlm hal ini adalah Para SahabatSolusi untuk selamat dari jerat2 setan yaitu Lazimih Sunnah dan Jauhkan Bid'ahKebanyakan jerat2 setan melalui dri pintu2 bid'ahKemaksiatan yg di anggap ketaatan itulah bid'ah.Hadits dari Umar bin Khattab dgn sanadnya berkata "Berdiri di antra kami Rasulullah berkhotbah atau menyampaikan wejangan berkata "Siapa yang ingin menempati posisi surga yang terbaik maka hendaknya melazimih jama'ah, krena setan bersama dgn yg sendirian dan bersama dua org maka setan semakin menjauh."Larangan mengambil jalan2 yg salahHadits Ibnu Masud berkata "Rasulullah membuat garis dari tangannya inilah jalan Allah yang lurus, Rasulullah bikin garis sebelah kanan dan sebelah kiri, Rasulullah berkata " Jalan2 yang miring ini setiap jalan ada syeiton yg menyeru kpd jalan tsb, jalan kebenaran cuma satu di tengah, maka ikutlah jalan yg ini jangan mengikuti jalan kanan dan kiri, Dan bahwa (yang Kami perintahkan) inilah jalan-Ku yang lurus, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain)."Nasehat dari para salaf :​Seperti perkataan Abdullah Ibnu Mas'ud "Mencukupkan diri dengan sunnah, lebih baik daripada sungguh semangat tapi Bid'ah"Ulama salaf berkata : "Sabarkan Dirimu di atas Sunnah"Berpegang teguh diatas sunnah, selamat di dunia dan di akhirat

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
E
Ela septiana yusira

📍 Kota Tangerang

Berpegang Teguh Kepada Sunah

Tablis Iblis adalah metode iblis untuk tipu muslihat mejerumuskan manusia dengan cara membuat manusia seakan beribadah padahal manusia sedang bermaksiat. Sasaran Iblis ada banyak diantaranya adalah para penguasa yang merasa berbuat baik padahal sedang bermaksiat, sasaran lain adalah ahli ibadah seakan merasa dirinya melakukan ketaatan padahal bermaksiat. Orang awam hingga para ulama.Nikmat paling besar adalah akal karena dengan akal kita dapat mengenal Allah dan mengetahui para Rasul. Tapi akal secara independen tidak bisa mendapatkan kebenaran. Karena itu diutus rasul dan dilengkapi dengan kitabMata adalah akalCahaya adalah rasulUntuk dapat melihat kita perlu cahayaHuzaifah bertanya tentang keburukan bukan untuk melakukan tapi untuk meninggalkannya karena hanya mengenal kebaikan saja bisa terjerumus dalam keburukan. Mengenal kebenaran dan keburukan secara terperinci itu adalah orang yang selamatKarena itu yang terbaik adalah para sahabat rasulullah karena mereka hidup di zaman semua keburukan terkumpul yaitu jahiliyah dan hidup di zaman puncak kebaikan yaitu semasa rasulullah hidupCara selamat dari tablis iblis adalah dengan lazimi sunnah, jauhi bidah

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Sherlinda Fitriani

📍 Kota Bandung

Ringkasan Materi 1 Pembahasan Kitab Talbis Iblis oleh Ustadz Firanda

Talbis iblisMateri 1Arti secara bahasa yaitu metode iblis dalam menipu manusia dibawakannya kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terperdaya.Oleh imam Ibnul JauziBab 1 perintah untuk melazimi sunnah walmajaahBab 2 Celaan terhadap bidah dan ahlul bidahBab 3 Peringatan terhadap tipuan iblisBab 4&5 Peringatan ttg fitnah iblis & tipuan2nyaMuqaddimahSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal. Karena dgn akal seorang bisa mengenal Allah dengan akal pula seseorang bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan pada seluruh masalah Ay majusia karna akal manusia terbatas. Itulah sebabnya diutus Rasul untuk membimbing akal tersebut dan diturunkan alquran.Oleh karna ya syariat itu seperti matahari dan akal itu S seperti mata. Untuk bisa melihat dgn baik butuh cahaya yang cukup.Allah beri anugerah yang lain selain akal. Diantaranya diturunkannya nabi adam alayhsalam. Iblis melakukan tipuan dgn mencampurkan penjelasan syariat dengan syubhat. Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tapi untuk menjauhinya.Barangsiapa hanya mengenal kebaikan tidak mengenal lawannya (keburukan) dia bisa terjerumus dalam keburukan.Mengenal kebaikan & keburukan secara terperinci dialah orang yang paling selamat (sehingga bisa beramal di atas ilmu).MUQADDIMAHPerintah untuk melazimi sunnah dan menjauhi bid’ahKata Umar bin khattab “siapa yang ingin mendapatkan posisi di tengah surga (yang paling terbaik) maka lazimi dia berjama’ah. Karna syaithan mudah untuk menggoda orang yang bersendirian. Dan dia bersama dua orang semakin jauh (larangan mengambil jalan2 yang salah).Hadits yang memperingatkan perpecahan umat. Akan muncul orang2 yang sudah dikuasai oleh nafsu mereka. Apalagi nyeleneh ikuti pemikirannya sendiri.Perkataan Abdullah bin mas’ud: “Sederhana dalam sunnah lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam bid’ah.”“Hendaknya kalian berpegang teguh pada perkara yang pertama para sahabat di atasnya sebelum mereka terpecah belah. Sabarkanlah dirimu di atas sunnah bisa jadi kau sendirian. Berhentilah dimana mereka berhenti. Ucapkan yang diucapkan oleh mereka. Dan diam lah dari apa yang mereka diam. Tempuh lah jalan salafusshih. Tidak ada perkataan yang terima kecuali ada amalnya. Perkataan dan perbuatan tidak lulus kecuali ada Yusuf bin ashbathSeluruh jalan tertutup bagi manusia kecuali yang mengikuti riwayat dari Rasul dan melazimi tarikat Nabi shallallahu alayhi wa sallam.Diantara buruknya bid’ah yang sunnah dia tinggalkan.Rasulullah “aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah. Untuk mendengar dan taat kepada pemimpin meskipun yang memimpin kaliaan adalah budak dari habasy. Siapa yang hidup setelah ku dia akan melihat banyak perselisihan. Hendaknya berpegang teguh pada sunnah dan sunnah para khulafaurraayidin. Dan gigitlah dengan geraham kalian. Dan hati2 dgn perkara yang baru.Ada orang2 yang ketika akan menuju telaga dicabut, karna berbuat bid’ah.Sunnah secara bahasa adalah jalan. Tidak diragukan bahwa ahlul hadits itulah mereka ahlussunnah karna mereka berada di jalan yang murni. Bid’ah ialah perbuatan yang dulunya tidak ada kemudian di ada-adakan dan secara dominan biasanya menyelisihi syariat dan mengakibatkan adanya penambahan atau pengurangan dalam syariat. Contoh perkara baru yang tidak mengubah syariat >> mengumpulkan alquran dalam satu mushaf (sebagai sarana bukan ritualBerbagai model firqahIntinya ada 6:1) alharuriah2) Alqadariah3) Almurjiah4) Jabariyah5) Jahmiyah6) rafidhahDan masing masing terpecah lagi menjadi 12.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
I
Icha Nur Faizah Hatta

📍 Kota Depok

Berpegang teguh kepada sunnah (Talbis Iblis #1)

Oleh Ustadz Firanda Andirja Hafidzahullah#jejakcahaya @komunitas.beekindDicatat oleh: @icahatta🍋Secara bahasa: tipuan iblis yaitu bagaimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu adalah kebaikan, padahal ternyata itu adalah keburukan.🍋secara istilah: metode iblis dalam menipu manusia, dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan. Kemaksiatan yang disodorkan oleh iblis seakan-akan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terpedaya.Penulisnya, Al Imam Ibnul Jauzi rahimahullah yang hidup di abad ke 6 H. Dikenal sebagai orang yang ahli dalam memberi nasehat (الوعظ(al-wa‘ẓ))Bahkan disebutkan dalam biografinya di zaman beliau ketika mengisi pengajian yang hadir paling tidak 10ribu orang. Terkadang majelisnya dipenuhi 100ribu orang. Sampai beliau sendiri mengatakan, telah masuk islam ditanganku 20rb orang dan telah bertaubat melalu tanganku ada 100rb orang. (Ini jumlah yang sangat banyak di zaman tersebut)Oleh karenanya beliau pakar dalam memberi nasehat-nasehat sehingga seakan-akan beliau menggeluti tentang metode-metode iblis dalam menggoda manusia dalam berbagai bentuk manusia.Buku ini disebutkan oleh ibnu aljauzi terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa kita katakan muqaddimah, sementara 9 bab berikutnya adalah perincian daripada contoh-contoh talbis iblis.🍋Bab 1 adalah perintah untuk melazimi sunnahالأمر بلزوم السنة والجماعة (al-Amr bi Luzūm as-Sunnah wal-Jamā‘ah)🍋Bab 2 celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah🍋Bab 3 peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya🍋Bab 4 apa makna talbis dan al ghurur (معنى التلبيس والغرو)👉🏻 ini semua kalau bisa klasifikasikan adalah mukaddimah dari buku talbis iblisBab berikutnya 5 keatas beliau memberi contoh-contoh talbis iblis kepada berbagai macam model manusia tanpa terkecuali.🍋Bab 5, tentang bagaimana talbis iblis yang berkaitan dengan aqidah dan agama-agama🍋Bab 6, tentang bagaimana talbis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam bidang ilmu. Bukan talbis iblis kepada masyarakat umum saja, bahkan kepada para ulama. Bagaimana syaitan masuk menipu para ulama🍋 Bab 7, tentang bagaimana syaitan menipu para penguasa sehingga mereka terjebak dalam jerat-jerat syaitan🍋Bab 8, tentang bagaimana talbis iblis terhadap para ahli ibadah dalam model-model ibadah yang mereka lakukan (seakan-akan ketaatan ternyata kemaksiatan). Tapi syaitan punya cara dalam menipu mereka (melakukan talbis iblis) sehingga para ahli ibadah ini terjebak dalam kemaksiatan dalam bentuk yang mereka sangka itu ketaatan.🍋Bab 9, bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang zuhud.🍋 Bab 10 , bagaimana syaitan bisa menipu orang-orang sufiyyah sehingga mereka terjebak dalam praktik-praktik bid'ah yang mereka sangka adalah ibadah, mereka sangka ketaatan ternyata itu adalah bid'ah-bid'ah yang mungkar🍋 Bab 11, bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang istiqomah, yang rajin beragama dengan perkara yang disangka karomah ternyata bukan karomah.🍋 Bab 12 bagaimana syitan menipu orang-orang awam🍋Bab 13 bagaimana tipuan syaitan terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga melupakan kematian.-------Kita baca di Mukaddimah, setelah beliau memuji Allah dan bersyahadan lalu bersalawat kepada Allah.Lalu beliau mengatakan "sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah. Dengan akal pula menjadikan seseorang bisa membenarkan para rasul, hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia kepada segala tujuan"Oleh karenanya Allah mengutus para Rasul untuk membimbing akal tersebut, kemudian diturunkan kitab-kitab suci.Oleh karenanya syariat itu, yang dibawa oleh para Rasul seperti matahari ☀️, adapun akal seperti mata 👁️👉🏻 artinya mata bisa melihat, tapi ketika tidak ada cahaya maka percuma. Dia tidak bisa melihat👉🏻👉🏻 maka untuk bisa melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup.Kemudian Allah memberi anugerah yang lain selain akal, yaitu:🍓diturunkannya nabi Adam, beranak pinak dan mengajarkan anak keturunannya dari wahyu Allah Azza Wa Jalla sampai akhirnya terjadi Qabil membunuh Habil saudaranya sendiri ketika syahwat telah menguasainya, kemudian mulailah terjadi kerancuan-kerancuan sampai muncullah berbagai macam akidah-akidah, berbagai macam aliran-aliran.Sehingga dugaan iblis bahwasannya dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi.🍒Iblis melakukan tipuan, caranya bagaimana tatkala menggoda manusia? Kata Imam Ibnu Al Jauzi :Syaitan mencampurkan penjelasan para nabi (syariat) dengan syubhat. Obat yang dibawa oleh para nabi dicampur dengan racun sehingga orang-orang terpedaya. Inilah tujuan daripada iblis dan cara iblis sangat banyak, sehingga akhirnya dia memecah belah ummat. Menjadikan ummat berkelompok-kelompok, pemikiran beraliran-aliran, hawa nafsu masuk dalam segala hal.Sehingga beliau berkata "maka aku memandang, harus memperingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis, dan saya harus menunjukkan manusia terhadap perangkap-perangkap iblis, kalau kita ingatkan tentang bahaya maka orang- orang biar tidak terjebak dalam jerat-jerat tersebut"🍒Dalam shahih bukhari, dari hadist Hudzaifah, dia berkata "orang-orang bertanya kepada Rasululllah tentang kebaikan, sementara aku bertanya kepada beliau tentang kebutukan. karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku...".👉biasanya orang bertanya tentang kebaikan,tapi hufaidzah berbeda. mengenal keburukan untuk meninggalkannya."barangsiapa yang hanya mengenal kebaikan saja, tidak mengenal keburukan maka dia bisa terjerumus""orang yang paling selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci, dan mengenal keburukan secara terperinci.. dia mengenal ketaatan-ketaatan dan dia mengenal dosa-dosa besar. sehingga dia beramal diatas ilmu".🍒oleh karenanya kata para ulama, orang yang paling sempurna dalam hal ini adalah para sahabat. karena para sahabat pernah hidup di zaman jahiliyah, dan zaman itu semua terkumpul keburukan (moral, aqidah, semua rusak) dan para sahabat pernah menjalaninya. kemudian mereka mendapatkan  cahaya hidayah dengan diutusnya Rasulullah lalu mengenal kebaikan secara terperinci"Firman Allah: "demikianlah kami perinci ayat-ayat agar jelas jalan orang-orang yang pendosa"👇 sehingga tidak ada orang yang setelah para sahabat yang bisa menyamai mereka, karena ilmu dan amal mereka dibangun diatas mengenal keburukan secara terperinci dan mengenal kebaikan secara terperinci🍋Di dalam buku talbis iblis, Ibnul Jauzi memperkenalkan kepada kita keburukan (apa jerat-jerat iblis)kita masuk 4 Bab Muqaddimah Buku talbis iblis👉 sebenarnya perintah untuk melazimi sunnah, memperingatkan tentang bahaya bid'ah, memperingatkan jerat-jerat syaitan ➡️ ini sebenarnya jalan keluar/solusi (seakan-akan ibnul jauzi mengatakan kalau anda ingin selamat dari seluruh jerat-jerat syaitan sebagai muqaddimah lazimi sunnah dan jauhi bid'ah. karena kebanyakan jerat-jerat syaitan masuk melalui pintu-pintu bid'ah (misal kemaksiatan disangka ketaatan)BAB 1. PERINTAH BERPEGANG TEGUH PADA SUNNAH DAN TETAP BERADA DALAM JAMAAH.🍋 dari ibnu umar, bahwasannya umar bin al-khathab pernah berkhutbah di Jabiyah, kemudian dia mengatakan:Rasulullah suatu saat pernah berdiri di hadapan kami kemudian bersabda: "Barangsiapa ingin mendapat tempat yang terbaik di Surga (bagian tengah), hendaklah dia tetap bersama jamaah, karena syaitan akan bersama satu orang, dan ia lebih jauh dari dua orang."👉 maksudnya adalah ikuti aqidah yang benar, ikuti jamaah kaum muslimin, jangan punya pemikiran yang nyeleneh atau menyimpang daripada kaum muslimin.🍋Oleh karenanya beliau mengambil hadist dari ibnu mas'ud, dia berkata:"Rasululullah membuat satu garis lurus dengan tangan beliau, lantas beliau bersabda: 'ini adalah jalan Allah yang lurus'." Sesudah itu, beliay membuat gatis lain di sebelah kanan dan kirinya lalu beliau bersabda: 'Ini adalah jalan-jalan, dan tidaj ada satu pun darinya melainkan ada syaitan yang mengajak kepadanya.'dan beliau membaca: "Dan sungguh, inilah jalanKu yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain).... " (Q.S Al'-An'am : 153)🍋Kemudian beliau (Ibnul Jauzi) membawa dalil dari Ibnu Umar, dia berjata . Nabi bersabda:"Umatku akan mengalami apa yang dialami oleh Bani Israil, seperti sejajarnya sandal dengan pasangannya, hingga apabila ada di antara mereka itu yang menyetubuhi ibunya secara terang-terangan, niscata di antara umatku akan ada yang berbuat demikian. Dan sungguh Bani Isra'il sudah berpecah belah menjadi 72 golongan, sedangkan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan. semuanya di neraka, kecuali satu golongan. Para sahabat bertanya : "siapakah mereka, wahai Rasulullah?". maka beliau menjawab: "Yaitu mereka yang berada di atas ajaranku dan para sahabatku."👉cara beragama yg benar : melazimi keyakinan para sahabat (ritual agama)🍋Abu Dawud meriwayatkan di dalam kitab sunan-nya, dari hadist mu'awiyah bin abu sufyan. bahwa suatu hari dia berdiri seraya bertutur:ketahuilah bahwa Rasulullah pernah berdiri di hadapan kami kemudian beliau bersabda: "Ketahuilah, sungguh umat sebelum kalian dari kalangan Ahlul Kitab telah terpecah belah menjadi 72 golongan. Dan umat ini (islam) pun akan terpecag belah menjadi 73 golongan, 72 golongan di Neraka, sedangkan 1 golongan di Surga, yaitu Al-Jama'ah. Dan sesungguhnya akan kelur dari umatku segolongan manusia yang hawa nafsunya (bid'ah) sudah merasuki diri mereka sebagaimana penyakit rabies merasuki pengidapnya."👉dalam beragama: yang baru dan ragu-ragu wajib ditinggalkan. kita disuruh kembali kepada pemahaman salaf.  tapi sifat manusia ingin sesuatu yang baru, kalau tau yang baru dia sungguh-sungguh🍋maka ibnu mas'ud mengatakan: "sederhana (tidak berlebihan) dalam mengerjakan sunnah jauh lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam mengerjakan bid'ah."🍋Dari Ashim, dari Abul Aliyah (seorang tabi'in) dia mengatakan: "Hendaklah kalian berpegang teguh pada ajaran pertama yang dipegang oleh para sahabat sebelum orang-orang terpecah belah."👉ini untuk perkara agama, perkara dunia silahkan tidak ada masalah. perkara dunia silahkan bervariasi, berinovasi, justru inovatif sangat dianjurkan dalam perkara dunia. namun perkara agama? telusuri zaman nabi seperti apa. ikuti para sahabat.🍋 Al Uza'i (ulama salaf) juga mengatakan: sabarkanlah dirimu di atas sunnah (mungkin dicela, ini itu ga boleh, tidak liar dalam beragama, agama harus ada dalil) karena bisa jadi kamu sendirian. berhentah di mana kaum terdahulu berhenti, jangan ditambah-tambahin. ucapkanlah apa yang diucapkan oleh mereka, dan diamlah dari apa yang mereka diamkan, tempuhlah jalan salaf yang shaleh, apa yang sesungguhnya lapang bagimu, sesungguhnya lapang bagi mereka.🍋sufyan ats tsauri berkata: tidak ada perkataan yang diterima kecuali harus ada amalnya (bukti) dan perkataan tidak lurus kecuali ada niatnya dan tidak akan lurus, tidak akan istiqomah perkataan , perbuatan, niat kecuali sesuai dengan sunnah nabi.🍋sufyan berkata: wahai yusuf, jika kau mendengar di belahan Timur ada seorang laki/laki Ahlu Sunnah, maka kirimkanlah salah kepadanya. Begitu pula halnya apabila rngkau mendengar di belahan Barat ada seorang laki-laki Ahlus Sunnah, maka kirimkanlah salah aku kepadanga. Sebab sungguh, jumlah Ahlus Sunnah itu sedikit."👉ini jaman para salah terdahulu abad ke 2/ ke 3🍋dari Ayyub berkata: "Di antara nikmat Allah kepada seorang pemuda, jika dia mulai beribadah dia mendapat teman seorang di atas sunnah sehingga temannya mengajak dia  ke atas sunnah"🍋Yusuf bin Asbath pernah berkata: Ayahku Qodariyyah (mu'tazilah) dan paman-pamanku rafidhan (syiah), Allah selamatkan aku melalui Sufyan Ats Tsauri.🍋Berkata Aljunaidi "seluruh jalan tertutup bagi manusia, kecuali yang mengikuti atsar dari Rasululullah, dan mengikuti sunnah nabi,  dan melazimi tarikat nabi, karena seluruh jalan-jalan kebaikan terbuka menuju sunnah nabi.BAB 2 CELAAN TERHADAP BID'AH DAN AHLI BID'AHhadist-hadist yang melarang bid'ah🍋dari aisyah, suatu ketika Rasulullah bersabda:"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami yang tidak ada padanya, maka ia tertolak."🍋dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang tidak suka terhadap sunnahku, maka dia bukanlah termasuk golonganku."🍋 Irbadh Menuturkan:Pada suatu hari, Rasulullah mengimami kami. Seusai shalat, beliau menghadapkan wajahnya kepada kami, kemudian menyampaikan nasihat yang amat mendalam sehingga membuat mata kami menangis dan hati kami merasa takut. Lalu seseorang berkata: 'Ya Rasulullah, seakan-akan ini nasihat perpisahan. Apakah yang akan kau wasiatkan kepada kami?'Beliau bersabda: Aku mewasiatkan kepada kalian agar senantiasa bertakwa kepada Allag, senantiasa mendengar dan taat (kepada pemimpin), meskipun pemimpin kalian adalah seorang sahaya Habasyah. Sungguh, barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku, maka niscaya dia akan melihat perselisihan yang sangat banyak. Oleh karena itu berpegang teguhlah kalian kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang memperoleh petunjuk setelahku.Berpegang teguhlah kepadanya, dan gigitlah ia dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah olehmu perkara agama yang diada-adakan, karena sesungguhnya setiap perkara agama yang diada-adakan itu adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu adalah sesat."🍋 Dari Ibnu Masud, bahwasanya dia menceritakan; Rasulullah bersabda:"Aku akan mendahului kalian menuju ke al-Haudh (telaga Nabi صَلَى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمdi Surga), serta akan ada orang-orang yang benar-benar dihalau dariku. Aku berkata: 'Wahai Rabbku, mereka itu adalah para Sahabatku. Dan dikatakan (kepadaku): 'Sungguh, engkau tidak tahu apa yang mereka ada-adakan sepeninggal engkau." (HR. Bukhari Muslim)👉 mereka berbuat bid'ah sehingga dihalangi masuk ke telaga rasulullah.🍋 Dari Sufyan ats-Tsauri dia berkata: "Bid'ah lebih disukai Iblis daripada maksiat, karena ahli maksiat itu lebih mudah bertaubat dari kemaksiatannya, sedang ahli bid'ah akan sulit bertaubat dari bid'ahnya."🍋Dari al-Fudhail, dia mengatakan: "Apabila engkau bertemu dengan seorang ahli bid'ah di suatu jalan, maka ambillah jalan selainnya. Tidak ada satu amal pun dari ahli bid'ah yang akan diangkat kepada Allah. Bahkan barangsiapa yang menolong pelaku bid'ah, maka dia sama saja telah membantunya untuk menghancurkan Islam."PENGERTIAN SUNNAH DAN BID'AH🍒 sunnah secara bahasa: jalan🍒Tidak diragukan bahwasannya ahlul atsar, para ahlul hadist merekalah yang mengikuti sunnah-sunnah nabi, yang mengikuti sunnah nabi dan sunnah para sahabat: itulah ahlu sunnah. Karena mereka berada diatas satu jalan yang belum ada bid'ah di dalamnya (masih murni), karena bid'ah muncul setelah wafatnya nabi sallallahu 'alaihi wa sallam.🍒Bid'ah: perbuatan yang dulunya tidak ada lalu diada-adakanDan secara dominan biasanya perkara-perkara bid'ah itu menyelisihi syariat dan mengakibatkan adanya penambahan atau pengurangan dalam syariat.💕Beliau ( ibnul jauzi) mengatakan: Adapun perkara-perkara yang diada-adakan tapi tidak berkaitan dengan syariat, tidak menambah atau mengurangi syariat maka jumhur salaf membencinya. Dan mereka selalu menjauh dari segala perkara yang baru, meskipun ternyata itu boleh dalam rangka menjaga yang ittiba'Beliau mencontohkan: seperti masalah mengumpulkan Al-Quran dalam mushaf,💕 Zaid bin Tsabit berkata kepada abu bakar dan umar (mereka ingin mengumpulkan Al quran dalam 1 mushaf) , maka zaid mengingkari: "bagaimana kalian berdua mau melakukan suatu perkara yang tidak pernah dikerjakan oleh nabi salllahu alaihi wa sallam?👉🏻 padahal ini bukan perkara ritual, hanya sarana. Itupun zaid ragu. Dan Abu Bakar ketika dikasih ide tidak langsung melakukan, masih bimbang. Padahal perkara ini hanya sarana.PENUTUPIbnul jauzi berkata: tipuan syaitan sangat banyak, yang paling utama adalah berpegang teguh dengan sunnah. Tinggalkan semua bid'ah dan tidak perlu coba-coba untuk dengar sebagaimana para salaf dahulu, karena syaitan begitu pandai menggelincirkan manusia dalam jerat-jeratnya.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
M
Mia Nopita Sari

📍 Kota Bengkulu

BAB 1 TABLIS IBLIS

BAB 1 TABLIS IBLIS #Berpegang Teguh Kepada Sunnah Pemateri : Ustazd Firanda Andirja TABLIS IBLIS secara bahasa Tipuan Iblis untuk memperdaya manusia, seakan-akan itu kebaikan padahal itu keburukan. Kata Imam Al-jauzi cara Iblis menggoda Manusia yaitu Iblis mencampurkan penjelasan syariat dengan Subhat. Obat yang dibawa para nabi dicampuri dengan racun sehingga orang terpedaya. Cara Selamat dari TABLIS IBLIS "Lazimi Sunnah dan jauhi Bid'ah Maksudnya ikuti jama'ah, jangan punya pemikiran sendiri, karena syetan mudah menggoda org yg bersendirian. #jejakcahaya @komunitas.beekind

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Atun Tunisah

📍 Kota Banjarbaru

Ringkasan Materi 1 Talbis Iblis

Kitab Talbis Iblis karya Imam Ibnul Jauzi oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A..Pengenalan Kitab Talbis Iblis:Kitab ini membahas metode-metode tipuan iblis dalam menjerumuskan manusia, di mana kemaksiatan disamarkan seolah-olah sebagai bentuk ketaatan.Kitab ini terdiri dari 13 bab, dengan 4 bab pertama sebagai muqaddimah (tentang pentingnya berpegang pada Sunnah dan peringatan terhadap Bid'ah) dan 9 bab sisanya adalah rincian tipuan iblis terhadap berbagai kalangan (ulama, penguasa, ahli ibadah, ahli zuhud, hingga orang awam).Pentingnya Berpegang pada Sunnah dan Jamaah:Solusi utama untuk selamat dari jerat iblis adalah melazimi Sunnah dan Jamaah (mengikuti pemahaman Nabi dan para sahabat).Rasulullah SAW memperingatkan akan datangnya perpecahan umat menjadi 73 golongan, di mana hanya satu golongan yang selamat, yaitu mereka yang mengikuti jalan Nabi dan para sahabat.Peringatan terhadap Bid'ah:Imam Ibnul Jauzi menekankan bahaya Bid'ah (perkara baru dalam agama yang tidak ada tuntunannya). Iblis lebih menyukai bid'ah daripada kemaksiatan karena pelaku bid'ah sering merasa sedang berbuat kebaikan, sehingga sulit untuk bertobat.Para salaf terdahulu sangat menjaga diri dari mendengar atau terjebak dalam diskusi bid'ah untuk menjaga kemurnian hati dan pemahaman mereka.Kesimpulan:Iblis sangat pandai menjerat manusia. Jalan keluar terbaik adalah tetap istiqomah di atas Sunnah, tidak melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh syariat, dan menghindari inovasi dalam ritual ibadah yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
L
Lina Suryani

📍 Kabupaten Ciamis

Ringkasan materi 1

بسم الله الرحمن الرحيم Materi 1: Berpegang teguh kepada sunnahUstadz Firanda Andirja حفظ اللهTablis Iblis secara Bahasa Indonesia artinya Tipuan Iblis, bagaimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu adalah kebaikan, padahal ternyata itu adalah keburukan.Jadi,  tablis itu metode iblis dalam menipu manusia dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terpedaya.Penulisnya, Ibnul Jauzi rahimahullah yang hidup di abad ke 6 hijriah. Dikenal sebagai odang yang ahli dalam memberi nasihat. Bahkan disebutkan dalam biografinya, di Zaman beliau ketika mengisi pengajian yang hadir paling tidak 10 ribu orang (di Zaman tersebut) terkadang sampai terpenuhi 100 ribu orang. Sampai beliau sendiri mengatakan, "Telah masuk Islam di tanganku 20 ribu orang,  dan telah bertobat melalui tanganku 100 ribu orang."Karena beliau pakar dalam memberi nasihat, sehingga beliau menggeluti metode Iblis dalam menggoda manusia dengan berbagai model manusia.Buku ini terdiri atas 13 bab: 4 bab pertama (dikatakan mukaddimah), 9 bab berikutnya adalah perincian daripada contoh tablis iblis.1. Perintah melazimi sunnah wal jama'ah2. Cercaan atau celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah3. Peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya.4. Tablis dan al-gurur5. Tentang bagaimana tablis iblis yang berkaitan dengan akidah-akidah dan agama-agama.6. Tablis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam ilmu. Bukan tablis iblis terhadap umum saja.7. Bagaimana setan menipu para penguasa sehingga mereka tertipu dengan jerat setan.8. Tablis iblis terhadap para ahli ibadah, seakan-akan ketaatan ternyata kemaksiatan.9. Tipuan setan terhadap orang yang zuhud.10. Tipuan setan terhadap orang-orang sufiah sehingga mereka terjebak dalam praktek bid'ah yang mereka sangka adalah ibadah.11. Tipuan setan terhadap orang-orang yang istiqamah dengan perkara yang disangka karomah ternyata bukan karomah.12. Setan menipu orang awam13. Tipuan setan terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan.Permulaan kitab. Beliau menyebutkan, "Sebenarnya nikmat paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah subhanahu wa ta'ala. Dengan akal pula seseorang bisa membenarkan para Rasul. Hanya saja, akal secara independen tidak mengantarkan manusia kepada segala tujuan.Manusia dikasih akal, dengan akal dia mengenal Tuhan. Dengan akal dia mengetahui para Rasulnya itu utusan Tuhan. Tapi akal secada independen tidak bisa mengantarkan kepada seluruh maslahat manusia. Karena akal terbatas tentunya. Oleh karenanya harus diutus para Rasul, Allah mengutus para Rasul untuk membimbing akal-akal tersebut. Oleh karenanya, syariat itu yang dibawa oleh para Rasul itu seperti matahari. Adapun akal seperti mata. Artinya mata bisa melihat, tapi kalau tidak ada cahaya, percuma dia tidak bisa melihat. Maka untuk bisa melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup."Kemudian Allah memberi anugerah yang lain selain akal. Anugerah yang pertama di antaranya ditueunkannya Nabi Adam alaihissalam.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Talbis Iblis - 1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِTablis Iblis - 11/6/2026Bab 1: Berpegang Teguh Kepada Sunnah Oleh Ustadz Firanda AndirjaTablis iblis secara bahasa artinya tipuan iblis. Kemaksiatan yg dibuat oleh iblis, seakan-akan melakukan ketaatan tetapi aslinya adalah sebuah tipu daya.Sesungguhnya nikmat bagi manusia yg paling besar adalah akal. Orang yg paling selamat ialah orang yg mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci. Mengenal ketaatan-ketaatan dan juga mengenal dosa-dosa besar. Yang demikian adalah orang yg beramal di atas ilmu. Dan orang-orang tersebut kata para ulama adalah para sahabat Rasulullah ﷺ.Allah ﷻ berfirman:وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ ٱلْءَايَٰتِ وَلِتَسْتَبِينَ سَبِيلُ ٱلْمُجْرِمِينَDan demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al-Quran (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh, dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa. (Q.S. Al-An'am: 55)Pada ayat tersebut Allah ﷻ menjelaskan tentang jalan-jalan orang pendosa supaya kita tau, bukan hanya mengenal kebaikan juga mengenal keburukan.Ibnu Qayyim menyampaikan, tidak ada yg bisa menyamai/menyaingi mereka, karena mereka mengenal keburukan yg sangat di puncak-puncak keburukan yaitu zaman jahiliyah dan mereka mengenal kebaikan di puncak-puncak kebaikan di zaman Nabi ﷺ. ---Ibnu Jauzi dalam kitabnya ini menyampaikan dalam mukadimah dalam garis besarnya: bahwa kalau anda/kalian ingin selamat dari seluruh jerat-jerat syaiton yaitu "lazimi sunnah, jauhi bid'ah".Karena kebanyakan jerat-jerat syaiton masuk dari pintu-pintu bid'ah.1. Melazimi Sunnah dan Jama'ah.Dalam hal ini menekankan bahwa untuk selamat dari jerat syaiton, setiap muslim wajib berpegang teguh pada Sunnah dan mengikuti pemahaman para Salafush Shalih (generasi para sahabat), serta menjauhi bid'ah.Umar bin Khattab Radhiallahu menyampaikan: Rasulullah ﷺ berdiri diantara kami, berkhutbah dan berkata: "Siapa yg ingin mencapai tengah-tengah dari syurga, maka hendaknya ia melazimi jama'ah. Karena syaiton bersama dengan yg sendirian, dan bersama dua orang syaiton semakin menjauh".Maksud dalam 'jama'ah' di sini adalah jama'ah yg aqidahnya benar. Tidaklah bid'ah itu muncul karena ide yg tidak bersumber dari awal (qur'an dan hadist).- Perkataan Abdullah bin Mas'ud: "Sederhana dalam Sunnah artinya mencukupkan diri dengan Sunnah, lebih baik daripada sungguh-sungguh di atas bid'ah".- Abul 'Aliyah (Seorang Tabi'in): "Hendaknya kalian berpegang teguh dengan perkara yg pertama (yaitu zaman para sahabat), sebelum muncul perpecahan-perpecahan.- Ulama salaf berkata: “Sabarkanlah dirimu untuk berjalan di atas sunnah. Berhentilah dimana dahulu (para salaf) berhenti. Ucapkanlah apa-apa yg mereka ucapkan. Dan diamlah dari apa yg mereka diamkan. Tempuhlah jalan salaf yg sholeh dulu. Sesungguhnya apa yg lapang bagimu adalah lapang bagi mereka"- Sofyan As-Saudi berkata: "Tidak ada perkataan diterima kecuali ada amalnya/buktinya. Dan perkataan dan perbuatan tidak lurus kecuali dengan ada niatnya. Dan tidak akan lurus, tidak akan Istiqomah perkataan atau perbuatan niat kecuali sesuai dengan Sunnah Nabi ﷺ.2. Celaan Bid'ah dan Ahlul Bid'ahHadits-hadits yg dibawakan untuk memperinci:- Siapa yg menghadirkan perkara-perkara baru dalam agama, yg tidak ada contohnya dari Kami maka tertolak amalnya.- Siapa yg benci dari Sunnahku maka dia bukan dari golonganku.Penjelasanannya: sebagian ahlul bid'ah tidak suka dengan sunnah. Karena buruknya bid'ah, ketika seorang sudah senang dengan bid'ah yg sunnah ditinggalkan.- Hadist dari Irbadh dari Syariah: Rasulullah ﷺ memberi nasihat: "Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah ﷻ. Untuk mendengar dan taat kepada pemimpin, meskipun pemimpin kalian dari kalian adalah seorang budak habasi. Siapa yg hidup setelahku, dia akan melihat banyak perselisihan. Hendaknya kalian berpegang teguh dengan sunnahku, dan sunnah para Khulafaur Rasyidin yg mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat-erat sunnahku dan para sahabatku. Dan gigitlah dengan graham kalian. Dan hati-hati lah kalian dengan perkara-perkara yg baru dalam agama. Setiap perkara baru dalam agama adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah kesesatan.- Sufyan AsSauri berkata: "Bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat. Maksiat masih diharapkan taubat darinya. Sedangkan bid'ah tidak akan bertaubat". Penjelasannya adalah karena para pelaku bid'ah merasa benar di atas kebenaran.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
R
Rifa Rachmatusyifa

📍 Kabupaten Ketapang

Talbis Iblis #1

Kitab Talbis Iblis #1Berpegang Teguh Kepada SunnahTalbis Iblis : tipuan IblisYaitu bagaimana Iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan kebaikan padahal ternyata keburukanPenulis Kitab : Al Imam Ibnu Jauzi rahimahullahTerdiri dari 13 bab, 4 bab pertama terdiri dari mukadimah dan 9 bab berikutnya terdiri dari rincian contoh talbis iblisBab 1 Perintah untuk melazimi sunnah Bab 2 Tentang cercaan terhadap bidah dan ahlul bidahBab 3 Tahdzir /peringatan tentang fitnah Iblis dan tipuan-tipuannyaBab 4 Makna TalbisBab 5 Tentang bagaiamana talbis Iblis berkaitan dengan akidah dan agamaBab 6 Tentang bagaimana talbis Iblis terhadap para ulama dalam berbagai bidang ilmuBab 7 Tentang Bagaimana syaitan menipu para penguasaBab 8 Talbis Iblis terhadap para ahli ibadahBab 9 Bagaiamana tipuan syaitan terhadap orang yang zuhudBab 10 Bagaiamana syaitan menipu para sufiahBab 11 Bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang istiqomah dengan perkara yg disangka karomahBab 12 Bagaimana syaitan menipu orang-orang awamBab 13 Tipuan setan terhadap semua manusia dengan perpanjang angan-anganSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal karena dengan akal seorang bisa mengenal Allah dan dengan akal pula seorang bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia pada segala tujuan (seluruh maslahat manusia) karena akal terbatas oleh karenanya harus diutus para rasul untuk membimbing akal tersebut kemudian diturunkan kitab2 suci. Oleh karenanya kata beliau syariat itu (yang dibawa para rasul) seperti matahari adapun akal seperti mata. Maka untuk bisa melihat dengan baik butuh cahaya yang cukup.Kemudian Allah memberi anugerah yang lain yang pertama diantaranya diturunkannya nabi Adam kemudian beranak pinak mengajarkan anak keturunannya dengan wahyu dari Allah subahanahu wata'ala sampai akhirnya terjadi apa yang terjadi yaitu Qabil akhirnya membunuh Habil saudaranya sendiri ketika syahwat sudah menguasainya kemudian mulailah terjadi kerancuan-kerancuan sampai munculah berbagai macam akidah, aliran sehingga dugaan Iblis bahwa dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi. Caranya bagaimana iblis menggoda manusia? setan mencampurkan penjelasan syariat dari nabi dengan syubhat, obat yang dibawa dicampur racun. Inilah tujuan dari iblis dan cara dia sangat banyak sehingga akhirnya dia memecah belah umat, menjadikan umat berkelompok-kelompok, hawa nafsu masuk ke segala hal. Sehingga beliau berkata : "aku memandang aku harus memperingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis dan aku harus menunjukan kepada manusia tentang perangkap-perangkap iblis agar manusia tidak terperangkap pada jerat-jerat Iblis"Dari Hudzaifah beliau berkata :"Orang-orang bertanya kepada Rasulullah tentang kebaikan dan aku bertanya tentang keburukan karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku"Orang yang paling selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci.Agar selamat dari jerat-jerat syaitan :"Lazimi sunnah jauhi bid'ah"Karena kebanyakan jerat-jerat syaitan masuk melalui pintu bid'ah

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Syifa’ Fauziah

📍 Kabupaten Lima Puluh Kota

Talbis Iblis 1: Berpegang Teguh dengan Sunnah

Talbis Iblis: Tipuan Iblis dalam Menyesatkan ManusiaPengertian Talbis IblisTalbis Iblis adalah tipuan atau muslihat iblis untuk memperdaya manusia, sehingga keburukan tampak sebagai kebaikan dan kemaksiatan terlihat seperti ketaatan.Talbis Iblis Pertama: Menjauhkan Manusia dari SunnahPenjelasan Ibnu JauziIbnu Jauzi menjelaskan bahwa iblis menipu manusia dengan memperindah syubhat sehingga manusia berpaling dari jalan yang benar.Orang yang paling selamat adalah orang yang:Mengetahui kebenaran secara rinci.Mengenali keburukan secara rinci.Berpegang teguh kepada sunnah.Hadis tentang Pentingnya Jamaah“Barang siapa yang menginginkan tengah-tengah surga, maka hendaklah ia tetap bersama jamaah. Sesungguhnya setan bersama orang yang sendirian, dan terhadap dua orang ia lebih jauh.”Makna JamaahYang dimaksud dengan jamaah adalah mengikuti pemahaman dan jalan para sahabat Rasulullah ﷺ.Cara beribadah yang benar adalah dengan mengikuti:Rasulullah ﷺPara sahabat beliauPenyimpangan dalam akidah sering terjadi karena adanya syubhat yang terstruktur dan tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ dan para sahabat.Sikap terhadap SunnahMencukupkan diri dengan sunnah.Tidak membuat perkara-perkara baru dalam agama.Menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman utama dalam beragama.Celaan terhadap Ahli BidahBeberapa peringatan ulama terhadap ahli bidah:Dijauhkan dari telaga Nabi Muhammad ﷺ.Tidak mendengarkan pemikiran ahli bidah karena hati manusia lemah dan mudah terpengaruh.Pelaku bidah semakin jauh dari Allah apabila tidak bertaubat.Ibnu Jauzi mengutip perkataan Fudhail bin Iyadh:“Barang siapa menghormati pelaku bidah, maka ia telah membantu merobohkan Islam.”Penjelasan tentang Sunnah dan BidahSunnahSecara bahasa, sunnah adalah jalan yang ditempuh.Menurut pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaah, sunnah adalah jalan yang diikuti oleh:Rasulullah ﷺPara sahabat beliauKarena itulah, Ahlus Sunnah berusaha berpegang teguh kepada ajaran yang telah dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabat.BidahBidah adalah suatu amalan atau perbuatan yang sebelumnya tidak ada dalam syariat, kemudian diada-adakan dalam urusan agama.Ciri-ciri bidah:Tidak memiliki landasan dari syariat.Menentang tuntunan syariat.Mengakibatkan penambahan atau pengurangan dalam ajaran agama

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
N
Nailah Nurul Hanifah

📍 Jakarta Selatan

Talbis Iblis #1 - Berpegang Teguh Kepada Sunah

Talbis Iblis #1: Berpegang Teguh Kepada Sunah oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. Pendahuluan Kitab & PenulisArti Talbis Iblis: Secara bahasa berarti "tipuan iblis", yaitu metode iblis dalam memperdaya manusia dengan menyodorkan kemaksiatan atau keburukan dalam kemasan ketaatan dan kebaikan sehingga banyak yang terpedaya.Profil Penulis (Ibnul Jauzi rahimahullah): Hidup di abad ke-6 Hijriah. Beliau adalah ulama besar yang pakar dalam memberikan nasihat (ahlu wa'iz). Di zamannya, majelisnya dihadiri 10.000 hingga 100.000 orang. Melalui perantaranya, tercatat 20.000 orang masuk Islam dan 100.000 orang bertobat.Struktur Kitab: Terdiri dari 13 Bab, di mana 4 bab pertama merupakan muqaddimah (pendahuluan), dan 9 bab berikutnya berisi perincian tipuan iblis kepada berbagai macam model manusia.Bab 1: Perintah Melazimi Sunnah wal Jama'ahBab 2: Celaan Terhadap Bid'ah dan Ahlul Bid'ahBab 3: Peringatan Tentang Fitnah Iblis dan Tipuan-TipuannyaBab 4: Apa Makna TalbisBab 5: Bagaimana Talbis Iblis Yang Berkaitan Dengan Aqidah dan Agama-AgamaBab 6: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para Ulama Dalam Berbagai Macam Bidang IlmuBab 7: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para PenguasaBab 8: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para Ahli IbadahBab 9: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang Yang ZuhudBab 10: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang-Orang SufiahBab 11: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang Yang Istiqomah Bab 12: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang-Orang AwamBab 13: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Semua Manusia Dengan Tipuan Angan-AnganTujuan Imam Ibnul Jauzi Menulis Kitab Talbis IblisNikmat Akal dan Wahyu: Nikmat terbesar bagi manusia adalah akal karena dengan akal manusia bisa mengenal Allah dan membenarkan rasul. Namun, akal secara independen memiliki keterbatasan. Oleh karena itu Allah menurunkan kitab suci dan mengutus para rasul untuk membimbing akal tersebut. Syariat yang dibawa para rasul diibaratkan seperti cahaya matahari, sedangkan akal seperti mata. Mata tidak bisa melihat dengan baik tanpa adanya cahaya. Maka untuk dapat melihat dengan baik dibutuhkan cahaya yang cukup.Anugerah Awal Manusia dan Munculnya Kerancuan: Allah memberikan anugerah pertama kepada umat manusia melalui diturunkannya Nabi Adam ‘alaihissalam, yang kemudian mengajarkan wahyu kepada anak keturunannya. Kerancuan dan penyimpangan pertama kali mulai terjadi saat syahwat menguasai manusia, yang dicontohkan dalam peristiwa Qabil membunuh saudaranya sendiri, Habil. Dari titik inilah berbagai aqidah, aliran, dan klaim iblis untuk menyesatkan manusia mulai terjadi.Taktik Utama Iblis Menipu Manusia: Ibnul Jauzi rahimahullah menjelaskan metode atau cara iblis menggoda manusia: Iblis mencampurkan penjelasan syariat (yang dibawa oleh para nabi) dengan syubhat dan racun. Taktiknya sangat banyak sehingga membuat orang terpedaya, memecah belah umat, serta melahirkan aliran dan pemikiran yang didasari hawa nafsu.Alasan Ibnul Jauzi Menulis Kitab Talbis Iblis: Melihat bahaya tersebut, Ibnul Jauzi merasa wajib untuk memperingatkan manusia dan membongkar perangkap-perangkap serta tipuan iblis. Prinsip beliau: Jika kita mengetahui dan mengenal suatu bahaya (perangkap), kita akan bisa menghindarinya. Beliau menulis kitab ini dengan modal ilmu yang sangat matang dan pengalaman panjang dalam berdakwah serta menasihati umat.Sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman: Mengenal Keburukan untuk Dihindari: Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman radhiyallahu 'anhu. Di saat orang-orang sibuk bertanya kepada Nabi ﷺ tentang kebaikan, Hudzaifah justru fokus bertanya tentang keburukan yang kebanyakan orang lalaikan. Alasan beliau: "Aku khawatir keburukan tersebut akan mendapati (menjerumus) diriku." Sebagaimana syair Arab: "Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tapi untuk meninggalkannya. Barangsiapa yang hanya tahu kebaikan tanpa tahu keburukan, ia bisa terjerumus ke dalamnya."Orang yang Paling Selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci (ketaatan) sekaligus mengenal keburukan secara terperinci (dosa besar, maksiat, bid'ah), sehingga amalnya dibangun di atas ilmu dan dalil. Para sahabat Nabi adalah contoh terbaik dalam hal ini. Mereka pernah hidup dan merasakan langsung puncak keburukan di zaman Jahiliyah (rusaknya moral dan akidah). Ketika cahaya Islam datang, mereka menyerap puncak kebaikan dari Rasulullah ﷺ. Karena mengenal kedua kutub ini secara mendalam, kedudukan dan keilmuan para sahabat tidak akan pernah bisa ditandingi oleh generasi setelahnya.Relevansi Mengenal Jerat Setan Bagi para Da'i / Ustadz: Kitab Talbis Iblis ini berfokus memperkenalkan macam-macam jerat setan secara detail. Kadang-kadang seorang Da'i atau Ustadz sekalipun tidak sadar bahwa mereka sedang dijebak oleh setan. Setan memiliki formula khusus untuk menjebak setiap profesi manusia karena setan sudah sangat berpengalaman, bahkan Nabi Adam ‘alaihissalam pun pernah didekati dan dijebak oleh setan.MuqoddimahEmpat bab pertama (Muqoddimah) sebenarnya adalah jalan keluar atau solusi mutlak agar selamat dari jerat setan.Inti solusinya sangat sederhana: Lazimi Sunnah dan Jauhi Bid'ah. Mengapa? Karena pintu masuk terbesar setan dalam menipu ahli ibadah atau ulama adalah melalui pintu bid'ah, yaitu mengemas kemaksiatan/perkara baru seolah-olah itu adalah ketaatan.Pentingnya Berjamaah: Berdasarkan hadis Umar bin Khattab, Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapa yang ingin menempati posisi terbaik di tengah surga (karena surga semakin di tengah semakin mulia), maka hendaknya ia melazimi jamaah, karena setan bersama orang yang sendirian dan akan menjauh dari dua orang atau lebih.” Maksudnya adalah ikuti aqidah yang benar, ikuti jama’ah kaum muslimin, jangan memiliki pemikiran yang menyimpang dari kaum muslimin.Satu Jalan Lurus: Berdasarkan hadis Ibnu Mas'ud, Rasulullah ﷺ membuat garis di tengah tangannya dan bersabda “Inilah jalan Allah yang lurus,” lalu membuat garis miring di kanan-kirinya yang merepresentasikan jalan-jalan penyimpangan yang di atasnya ada setan yang menyeru. Jalan kebenaran hanya satu, yaitu jalan yang lurus. Kemudian Rasulullah ﷺ membacakan firman Allah Ta’ala, “Inilah jalanKu yang lurus, maka ikutilah, jangan kalian ikuti jalan-jalan yang lain.”Peringatan Rasulullah ﷺ Tentang Kemungkaran di Akhir Zaman: Dari hadis Abdullah bin 'Amr radhiallahu 'anhuma, di mana Rasulullah ﷺ bersabda bahwa akan datang suatu masa pada umat Islam di mana mereka akan meniru dan mengikuti perbuatan-perbuatan kemungkaran yang dilakukan oleh Bani Israil terdahulu. Peniruan ini digambarkan sangat detail dan persis, seperti kemiripan antara sandal yang satu dengan sepasang sandal lainnya.Perumpamaan Kemungkaran yang Ekstrem: Rasulullah ﷺ memberikan perumpamaan yang sangat ekstrem: "Bahkan, jika di kalangan Bani Israil dahulu ada orang yang menzinai/meniduri ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan, maka kelak di kalangan umatku akan ada orang yang tega melakukan hal serupa." Jika kita membaca hadis tersebut di masa lalu, mungkin kita merasa hal itu tidak masuk akal atau tidak mungkin terjadi karena bertentangan dengan rasa malu manusia. Namun, di zaman sekarang, hal mengerikan tersebut benar-benar terjadi dan diberitakan. Semua ini dipicu oleh tersebarnya pornografi dan berbagai tontonan rusak yang mengajari manusia berbagai kelainan seksual. Tontonan-tontonan buruk inilah yang merusak dan membelokkan fitrah manusia yang tadinya lurus menjadi sangat menyimpang. Hadis ini membuktikan kebenaran nubuat Rasulullah ﷺ tentang betapa semangatnya sebagian kaum muslimin dalam mengikuti jalan-jalan keburukan orang terdahulu.Perpecahan Umat: Rasulullah ﷺ memperingatkan bahwa umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan, di mana 72 di neraka dan hanya 1 yang selamat di surga. Golongan yang selamat tersebut (Al-Firqatun Najiyah) adalah jamaah yang melazimi apa yang dijalani oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya.Bahaya Syubhat yang Terstruktur: Ahlul bid'ah (seperti kaum liberal, pluralis, kelompok sufi tertentu) seringkali memiliki argumen syubhat yang tersusun rapi sehingga orang awam mudah terpukau. Sekali hawa nafsu dan syubhat tersebut menggerogoti hati seseorang, akan sangat sulit disembuhkan, ibarat virus rabies yang menjalar di tubuh.Karakteristik dan Sikap Ulama Salaf Terhadap Bid'ahSederhana dalam Sunnah Lebih Baik: Perkataan Ibnu Mas'ud bahwa bersikap sederhana namun tetap di atas sunnah jauh lebih baik daripada bersungguh-sungguh dan bersemangat dalam perkara bid'ah.Menolak Mendengar Syubhat: Para ulama salaf terdahulu sangat menjaga hati mereka.Thawus bin Kaisan langsung menutup telinganya dan menyuruh anaknya melakukan hal yang sama ketika seorang mu'tazilah datang ingin berbicara .Ibnu Sirin mengusir orang yang ingin mendebatnya tentang takdir menggunakan logika.Ayyub As-Sikhtiyani menolak mendengarkan meskipun hanya setengah kalimat dari ahlul bid'ah.Bid'ah Lebih Disukai Iblis: Sufyan Ats-Tsauri mengatakan bahwa bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat biasa. Pelaku maksiat umumnya sadar dirinya salah sehingga lebih mudah diharapkan bertobat, sedangkan pelaku bid'ah merasa dirinya sedang melakukan ibadah/kebaikan sehingga sulit untuk bertobat.Batasan Bid'ah dan Pembagian Golongan (Bab 5 - 13)Perbedaan Sarana dan Ritual:Perkara baru yang sifatnya sarana duniawi/penunjang (seperti pengumpulan Al-Qur'an menjadi mushaf di zaman Abu Bakar, ilmu nahu, bangunan pondok pesantren, menara masjid) diperbolehkan karena tidak menambah atau mengurangi ritual ibadah itu sendiri.Perkara baru yang dimasukkan ke dalam ritual/akidah (seperti membuat cara dzikir jama'ah baru yang dipimpin satu orang yang sempat dilarang oleh Ibnu Mas'ud) adalah bid'ah yang terlarang.6 Akar Golongan yang Menyimpang (Usulul Firaq): Ibnul Jauzi menyimpulkan bahwa dari 72 golongan yang keliru, semuanya bermuara pada 6 kelompok inti, di mana masing-masing kelompok ini nantinya terpecah lagi menjadi 12 aliran:Al-Haruriah (Khawarij)Al-QadariyahAl-JahmiyyahAl-Murji'ahAr-Rafidhah (Syiah)Al-JabariyahKesimpulanTipuan, perangkap, dan jerat setan itu jumlahnya sangat banyak dan jalannya sangat halus. Jalan keluar paling utama agar kita selamat dari segala tipuan tersebut adalah melazimi sunnah Rasulullah ﷺ, mengikuti cara beragama para sahabat (Salafush Sholeh) jika ada perkara atau pemikiran baru yang tidak diajarkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, maka tinggalkan dan tidak usah coba-coba untuk didengar. Rasa penasaran untuk mendengar syubhat adalah salah satu pintu masuk setan yang paling rawan menggelincirkan manusia.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
F
Fitri Febriyanti

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Talbis Iblis : Berpegang Teguh pada Sunnah

# Talbis Iblis 1 : Berpegang Teguh pada SunnahTalbis Iblis dalam bahasa Indonesia disebut tipuan iblis.Bedah kitab karya Ibnu Jauzi Rahimahullah Talbis Iblis.Permulaan kitabSesungguhnya nikmat paling besar adalah akal, karenanya bisa mengenal Allah, para Rosul. Akal secara independen tidak bisa mengantarkan KPD seluruh maslahat manusia.Karenanya diutus para Rosul, oleh karenanya syariat seperti matahari dan ibarat akal adalah mata. Mata tidak dapat melihat jika tidak ada cahaya yg cukup.Anugrah pertama turunnya nabi Adam AS, beranak Pinak hingga terjadi peristiwa khabil membunuh Habil hingga terjadi byk kerancuan dan perpecahan.Iblis byk melakukN tipuan, caranya dgn iblis mencampurkan ucapan para nabi dengan tipuan.Dari shahih Bukhari dari Khudaifah Org” bertanya pada nabi ttg kebaikan ,saya bertanya ttg keburukan agar tidak terjerat dlm keburukan.Org yg tidak mengenL lawannya bisa terjerumus. Org yg paling selamat yg mengenal kebaikan scr terperinci dan keburukan secr terperinci.Ulama mengatakan org paling sempurna adl para sahabat. Karena mereka pernah berada dimasa jahiliyah dan dimasa kebenaran.Hadist dari Umar Bin Khattab : Rosulullah bersabda Siapa yg ingin mencapai buhbuha (posisi tengah surga)[posisi tengah surga makin mulia]maka dia lazimnya berjamaah (karena setan mudah menggoda org yg sendirian).Maksudnya : ikuti yg benar, yg lurus jamaah para sahabat, jgn nyimpang sendiri dengan pemikiran sendiri dengan ide karena ada setan yg masuk.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Aniza

📍 Kota Depok

Talbis Iblis - 1 Berpegang Teguh Pada Sunnah

KAJIAN KITABTALBIS IBLIS - 1BERPEGANG TEGUH PADA SUNNAHUSTDZ. DR. FIRANDA ANDIRJA, MASenin, 1 Juni 2026====================Penulis kitab : Ibnul Jauzi RahimahullaahDikenal orang yg ahli dalam memberikan nasihat.Talbis Iblis = Tipuan Iblis (kemaksiatan disodorkan oleh iblis seakan² itu adalah ketaatan).Kitab ini terdiri dari 13 bab4 bab = mukaddimahBab 1 = perintah untuk melazimi sunnahBab 2 = cercaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ahBab 3 = peringatan ttg fitnah iblis dan tipuan²nyaBab 4 = apa makna Talbis?======9 bab = rincian dan contoh² talbis iblis kepada berbagai model manusiaBab 5 = bagaimana talbis iblis yg berkaitan dengan akidah dan agama.Bab 6 = bagaimana talbis iblis terhadap para ulamaBab 7 = bagaimana talbis terhadap para penguasa Bab 8 = bagaimana talbis iblis terhadap ahli ibadahBab 9 = bagaimana talbis iblis terhadap orang yg zuhudBab 10 = bagaiman talbis iblis terhadap orang² sufiyah.Bab 11 = bagaimana talbis iblis terhadap orang² yg istiqomah, yg disangka karomah ternyata bukan.Bab 12 = bagaimana iblis menipu orang² awamBab 13 = bagaimana tipuan iblis kepada semua manusia dengan memperpanjang angan² sehingga melupakan kematian.=======Awal kitab :Setelah memuji Allaah, bersyahadatain, sholawat kepada Nabi.Nikmat paling besar : akal.Akal membuat manusia mengenal Allah, mengenal Rosul.Akal tdk bisa mengantarkan manusia kepada maslahat.. karena keterbatasan akal.Oleh karena itu Allaah mengutus Rosul untuk membimbing manusia.Anugerah lain adalah Allaah menurunkan Nabi Adam. Adam beranak pinak, lalu terjadilah peristiwa pembunuhan qabil dan habil, karena syahwat.Setelah itu munculnya berbagai aqidah², penyimpangan², aliran².Bagaimana cara iblis menggoda manusia? Iblis mencampurkan penjelasan Nabi dengan syubhat. Obat yg dibawa oleh para Nabi dicampur dengan Racun, sehingga orang² terpedaya.Cara iblis sangat banyak menjadikan manusia terpecah belah, berkelompok², hawa nafsu masuk berbagai hal. Oleh karenanya penulis harus mengingatkan manusia terhadap tipuan iblis, agar manusia tdk terjebak pada tipuan iblis.Dalam shohih bukhari dan Muslim. Orang ² bertanya ttg kebaikan, tapi hudzaifah bertanya ttg keburukan. Yang banyak org lalai, agar ia tdk terjerat pd keburukan. Agar bisa menghindarinya.Orang yg paling selamat adalah org yg mengenal kebaikan dan keburukan secara terperinci. Org yg paling tau ttg ini semua adalah para sahabat, karena pernah hidup pd zaman jahiliyah, sampai akhirnya Rasulullaah datang membawa cahaya.==========MUQODDIMAHBab 1 = Melazimi sunnah, Jauhi Bid'ah.Kemaksiatan yg dianggap ketaatan itulah bid'ah.Hadits Umar bin Khottob : Rasulullaah berdiri diantara kami lalu berkata : siapa yang ingin mencapai posisi ditengah syurga, yg paling terbaik, maka hendaknya ia lazimi jamaah. Berjamaah (jangan punya pemikiran sendiri, karena syetan senang org yg sendiri).Ikuti aqidah yg benar.Rasulullaah membuat garis dengan tangannya.. ini jalan yg lurus. Jalan kebenaran.Ikuti jalan yg ini, jangan ikuti jalan² yg lain. Ikuti pemikiran jamaah (pemikiran sahabat rosul).Hadits Muawiyah bin abi sufyan :Nabi menjelaskan :Umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan, 72 di neraka, 1 di syurga. Dan itulah jamaah. Yaitu jamaah Nabi dan para sahabat. Agar tdk terjebak pada syubhat yg terstruktur kata Ibnul jauzi, ikutilah jamaah.======Nasihat2 pada Salaf :Ibnu Mas'ud : sederhana dengan sunnah lebih baik daripada sungguh² dalam bid'ah.Abul Aliyah :Hendaknya kalian berpegang teguh pada perkara yg pertama (sahabat).Al awza'i = sabarkanlah dirimu di atas sunnah.Berhentilah dimana kaum terdahulu berhenti.Katakanlah apa yg mereka dulu katakan.Dan diamlah dimana mereka diam.Sufyan berkata : wahai yusuf, kalau ada yg sampai di timur org yg diatas sunnah, sampaikan salamku padanya, jika kau menemukan org di atas sunnah pd waktu maghrib, maka sampaikan salamku padanya.. hal ini karena sudah semakin sedikitnya org yg memegang sunnah.Ibnu syaudzab :Diantara nikmat Allaah kpd seorang pemuda, dia beribadah dan mendapatkan teman diatas sunnah.Salaf lain berkata :Bapak saya qadariyah, paman saya syiah, tapi saya bertemu sufyan atsauri yg diatas sunnah.Rasulullah memberikan wasiat kepada sahabat :Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allaah.Mendengat dan taat kpd pemimpin, meskipun yg memimpin kalian adalah budak hitam dari habasyi. Siapa yg hidup setelah wafatku, dia akan melihat berbagai perbedaan. Hendaknya kalian berpegang teguh kpd sunnahku, lalu kepada khulafaurrasyidin, yg mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat² sunnahku dan sunnah para sahabatku. Dan gigitlah dengan graham kalian, dan perhatikan perkara2 yg baru dalam agama. Karena setiap perkara baru adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah kesesatan.Hadits lain dari Nabi:Nanti di telaga aku akan mendahului kalian.Ada orang² yg menuju telagaku di cabut, Yaa Robb, itu sahabat²ku, kata Allaah : engkau tidak tau setelah kepergianmu mereka mengada²kan (berbuat bid'ah).Para salaf terdahulu gak mau mendengar² ttg bid'ah. Mereka fokus pada ibadah.Syetan lebih seneng kepada bidah daripada maksiat. Apa itu Sunnah : sunnah secara bahasa : jalan. Mereka mengikuti jalan para sahabat.Bid'ah muncul setelah nabi dan para sahabat wafat.=====

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →