📰 Postingan Member

Laporan harian dan catatan ilmu dari member komunitas Beekind

✏️ Buat Laporan
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
R
RISKA DESTIANTI

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

TALBIS IBLIS #4- TALBIS IBLIS KEPADA PENGANUT REINKARNASI DAN KHAWARIJ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِTALBIS IBLIS KEPADA PENGANUT REINKARNASI DAN KHAWARIJ 📖Imam Ibnu Al-Jauzi 🎙️ USTADZ FIRANDA ANDIRJA HAFIDZAHULLAH TA’ALA Talbis iblis kepada penganut Reinkarnasi. Dalam islam kita tidak mengenal reinkarnasi, kita punya konsep tentang pembalasan yang konsep tersebut sangat gamblang dijelaskan dalam Al-Quran dan hadits hadits Nabi. bahwa saja siapa yang berbuat di dunia ini maka ada pembalasannya, terkadang dibalaskan di dunia kemudian di alam barzakh dan yang paling kuat pembalasannya adalah di alam akhirat. maka dalam islam dikenal dengan hari kebangkitan. Yaumul hisab, hari perhitungan dimana amal kita akan di audit di hitungkan setelah itu ditimbang dan ada hari pembalasan. dalam agama lain terkadang ada yang berbeda seperti sebagian agama berkeyakinan adanya reinkarnasi, reinkarnasi ini banyak tersebar pemahaman di India bahwa saja ia percaya jika ia melakukan keburukan maka ia akan dibalas di dunia ini dalam kehidupan berikutnya. jika ia melakukan kebajikan di dalam masa kehidupan saat ini maka ia akan dibangkitkan atau dihidupkan kembali di kehidupan berikut nya  dalam kondisi lebih baik. secara sederhana konsep pembalasan seharusnya seorang sadar bahwa saja ia sedang dibalas merupakan dampak dari perbuatan masa lalu nya,sehingga ia merasakan pembalasan sekarang merasa bahagia karena dulu berbuat kebaikan begitupun sebaliknya. kenyataannya , kita semua di muka bumi ini mungkin menurut keyakinan mereka sudah bereinkarnasi berkali kali namun diantara kita tidak ada yang mengingat masa lalu nya di kehidupan sebelumnya. ketika tidak ada seorangpun mengingat masa lalunya berarti konsep pembalasan tersebut tidak ada faedahnya. adapun ia merasakan kehidupan kondisi buruk atau baik sebagai konsekuensi pembalasan di masa sebelumnya sementara ia tidak ingat tentang pembalasannya, maka ini bukan konsep hari pembalasan yang tepat. pemikiran reinkarnasi ini asalnya dari India yang menjalar kepada kaum muslimin, yang terpengaruh. Al Imam ibnul jauzi menjelaskan syubhat yang menjadikan seseorang berpendapat reinkarnasi yaitu ia menyebutkan perkataan  Abul Qasim Al Balkhi “ketika pemikir-pemikir reinkarnasi melihat anak-anak ada yang kesakitan atau hewan-hewan ada yang kesakitan maka mereka berkata tidak mungkin sakit nya anak ini adalah takdir dari tuhan untuk menguji orang tua nya, jadi anak atau hewan ini sakit adalah pembalasan dari dosa-dosa kehidupan di masa sebelumnya” sehingga mereka menyimpulkan bahwa ada kehidupan sebelumnya yang dampak nya baru saat ini, inilah yang disebut dengan Reinkarnasi. ini syubhat sederhana yang mereka simpulkan. mereka menyebutkan ada beberapa tahapan proses reinkarnasi apabila seseorang telah meninggal dunia maka ia akan masuk kedalam suatu alam yang disebut oleh imam ibnu jauzi. tentu proses reinkarnasi bukan satu model karena yang punya pemahaman reinkarnasi itu banyak dan masing-masing mempunyai konsep reinkarnasi sendiri. apa yang disampaikan oleh ibnu jauzi belum tentu sama dengan penganut-penganut yang lain, dan dengan apa yang disampaikan oleh orang-orang islam yang terpengaruhi. tapi yang disampaikan oleh Ibnu Jauzi intinya adalah bahwa saja seseorang meninggal dunia maka ia akan pindah pada alam yang lainnya, kemudian nantinya ia akan hidup kembali. jika ia adalah jiwa yang baik maka ia akan hidup kembali bercampur dengan cahaya matahari dan ia akan mampir dulu ruh nya menjadi sayur-sayuran , lalu dimakan oleh manusia, kemudian berubah lah rohnya masuk ke dalam manusia kemudian dilahirkan kedua kali melalui perut seorang wanita kemudian lahirlah ia untuk kehidupan yang kedua. tergantung ia baik atau tidak , jika baik akan dilahirkan baik kembali jika ia melakukan keburukan sebelumnya, maka ia akan menjadi serangga-serangga yang dimakan hewan dan akan lahir lah ia akan menjadi hewan. dan akan dilahirkan kembali setelah 1000 tahun lagi. ada cerita lucu yang diceritakan oleh ibnu jauzi‘abu bakar ibnu fallas bercerita suatu hari ia bertemu dengan orang-orang yang berpemahaman syiah, kemudian orang ini terpengaruh dengan orang yang memiliki pemahaman reinkarnasi maka aku mendapati ia di depannya ada seekor kucing berwarna hitam dan ia sedang mengusap-usap kucing tersebut. kemudian, dia pun menggaruk-garuk diantara kedua mata kucing tersebut. maka aku melihat saat sedang di garuk-garuk aku melihat ada air mata dari kucing itu keluar, kemudian orang ini menangis. aku berkata kepadanya:’mengapa kau menangis?, celaka engkau’ dijawab oleh seorang syiah yang terpengaruh itu ‘tadi aku lihat kucing ini saat aku usap ia menangis, ini adalah ibuku. kucing ini adalah ibuku’, ia menangis saat melihat aku karena ia menyesal. maka ia mulai ngobrol dengan kucing tersebut seakan-akan ia paham dengan apa yang kucing ini katakan. dan mulai lah kucing itu mengeluarkan suara sedikit demi sedikit. aku bertanya kepada nya ‘memang dy paham?’ dan ia bilang iya dy paham karena kucing ini adalah ibuku. lalu ditanyakan kembali kau paham tidak teriakkan kucing tersebut, lalu dijawab aku tidak paham.aku berkata, jika itu kamu lah yang jelmaan hewan dari manusia, dan ibumu adalah manusia. kenapa ? karena ia paham dan kau tidak paham. Tidak ada reinkarnasi dalam islam, tidak pernah terbukti. Reinkarnasi adalah suatu yang khurafat. Apa faedah reinkarnasi ? tidak ada faedah nya. Talbis iblis terhadap khawarij Intinya khawarij ini sebenarnya adalah kelompok yang pertama kali muncul di zaman sahabat dan asal muasalnya muncul di zaman Nabi Muhammad. diantara talbis iblis yang diberikan kepada mereka adalah mereka merasa lebih hebat dari pada Nabi, dari para sahabat mereka merasa syariat ini kurang. apa yang dilakukan Nabi kurang tepat dan yang dilakukan sahabat juga kurang tepat jadi mereka merasa ujub terhadap diri mereka, ujub terhadap ketakwaan sehingga suudzon kepada orang lain husnuzan kepada diri sendiri. inilah yang dialami oleh orang-orang khawarij karena saking kuat ibadahnya, saking kuat puasanya, saking kuat shalat malamnya sehingga akhirnya ketika melihat pihak lain dianggap keliru dan suudzon kepada mereka sehingga mudah mengkafirkan orang lain saking kuatnya ia beribadah jika ada orang yang  melanggar maka kafir seharusnya, pasti menghina islam. datang iblis untuk menggoda Ibnu Qayyim rahimahullah,  iblis menggoda dapat dari dua sisi : jika ia melihat seorang berleha-leha dengan kemaksiatannya maka ia akan masuk dengan kemaksiatan itu, akan dibuat terjerumus dengan kemaksiatan. jika ia melihat seorang bertakwa, maka iblis akan masuk dari sisi kecenderungannya, iblis akan membisikkan sikap ghuluw, ekstrim dalam beragama sehingga akhirnya ia rajin beribadah dan mengkafirkan orang lain jika tidak seperti nya.ibnu jauzi berkata : khawarij yang paling buruk pertama kali muncul adalah ‘Dzul Khuwaishirah’ ia yang pemula yang pelopor kemunculan khawarij dengan cara mengkritik Nabi Muhammad.   

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
P
putri anggraini

📍 Kota Samarinda

TALBIS IBLIS 4 TALBIS IBLIS pada penganut reinkarnasi dan Khawarij

REINKARNASIReinkarnasi tidak dikenal dalam islam. Konsep islam mempunyai konsep pembalasan yang dijelaskan gamblang dakam Al-Qur'an dan hadist Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam. Pembalasannya terkadang segera di dunia dan dilanjutkan di alam Barzakh, yang paling keras pembalasan di alam akhirat kelak. Agama Islam mengenal hari :1. Kebangkitan 2. Yaumil Hisab3. Yaumil Mizan4.Hari pembalasanKonsep dalam islam dalam sangat jelas dan detail. Tapi sistem pembalasan dalam agama lain, misalnya ada yang memahami proses reinkarnasi yang tersebar di pemahaman di India dan banyak kaum muslimin yang terpengaruh. Mereka berkeyakinan seorang yang melakukan kesalahan maka dia akan dibalas di dunia ini, dalam kehidupan berikutnya. Jika dia melakukan kebajikan maka dia meninggal, dan dia akan mendapatkan strata yang lebih baik. Begitu juga sebaliknya melakukan keburukan maka dia akan diletakkan di strata yang sangat buruk, bisa jadi dalam bentuk hewan-hewan yang hina. Bantahan sederhana bahwasanya konsep sederhana seharusnya orang sadar diberikan pembalasan karena dia dulu melakukan kesalahan, atau balasan kebaikan karena dia dulu melakukan kebaikan. Al Iman Ibnul Jauzi rahimahullah menyampaikan perkataan Abul Qosim Al-Bakhli rahimahullah berkata ketika pembesar, pemikir-mikir reinkarnasi melihat anak-anak ada yang kesakitan, hewan-hewan sakit anak lahir dalam kondisi tidak punya dosa. Mereka tidak menyakini sakitnya anak-anak bukan takdir dari Tuhan, melainkan mereka meyakini bahwa ini adalah akibat dampak kehidupan dia sebelumnya, inilah yang disebut dengan reinkarnasi. Menurut mereka, menjelaskan bahwasanya proses reinkarnasi ada beberapa tahapan, pertama ketika sudah meninggal maka dia akan masuk pada suatu alam, dan dia akan hidup kembali. Kalau dia ada jiwa yang baik nanti dia (ruh)nya akan mampir pada sayur-sayuran, kemudian dimakan oleh manusia, dan mampir lagi ke rahim seorang wanita lalu lahirlah dia. Dan ada juga yang lahir pada hewan-hewan dan menjadi baik sesuai kehidupan sebelum nya, dan setiap 1000 tahun akan muncul lagi. Ini menurut mereka. Imam Ibnul Jauzi rahimahullah membawakan kisah, Abu Bakar Ibn Falash bercerita dia bertemu dengan orang Syia'ah dia terkena pemikiran orang yang terkena pemikiran reinkarnasi. Dia bertemu kucing warna hitam dan dia menggaruk-ngaruk diantara dua mata kucing tersebut. Lalu dia melihat kucingnya menangis, dan orang itu ikut menangis. Abu Bakar Ibn Falash bertanya mengapa engkau menangis? Orang itu menjawab "celaka engkau, kucing ini adalah ibuku. Dan dia menyesal". Maksudnya reinkarnasi ibunya. Dia mulai bercerita dengan kucing. Abu Bakar Ibn Falash bertanya lagi " Apakah engkau paham apa yang kucing ini bicarakan?" "Tidak". Abu Bakar Ibn Falash bilang " Artinya engkau adalah hewan dan ibumu kucing". Ini adalah khurufat, tidak ada namanya reinkarnasi. Ini adalah pemikiran yang rusak, dimana orang merasa dia adalah raja, dia adalah Sultan, ini akalnya dipermainkan. Ini tidak benar. Tidak ada faidah reinkarnasi. Pembalasan dalam islam semuanya tercatat dan itulah konsep pembalasan yang benar. TALBIS IBLIS PADA KELOMPOK KHAWARIJKelompok sesat yang muncul di zaman para sahabat Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam. Dan muncul di zaman Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam. Mereka merasa bahwa ibadah Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam dan para sahabatnya kurang, mereka ujub, mereka merasa hebat dengan amalnya. Khawarij su'udzon dengan sifat orang lain, husnuzon pada orang lain. Ketika iblis melihat orang bertakwa, iblis akan datang menggoda dia untuk ekstrim dalam beragama. Ibnul Jauzi rahimahullah berkata pemula khawarij adalah Dzulkhuisiroh At-Tamimi, dia adalah nenek moyang khawarij dia mengkritisi Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam. Dari Abu Sa'id Al-Khudry radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam membagikan harta ghonimmah kepada empat orang. Maka sebagian sabahat yang aneh, sebagian sahabat Muhajirin dan Anshor ada yang tidak diberikan, dan diberikan pada Arab Badui yang baru masuk islam. Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam menjawab, "mengapa kalian tidak percaya kepada ku? Sementara aku adalah orang yang kepercayaan Allah yang di langit, datang ayat pagi dan sore hari". Kalau datangnya laki-laki matanya cekung ke dalam, pipinya agak ke dalam, dahinya menonjol, janggutnya lebat, kepala nya botak. Dia berkata "ittaqillah ya Rasulullah, Ya Muhammad adilah engkau Muhammad, itu orang baru islam kau bagi-bagi". Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam bangkit dan menengok kepada orang ini, Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam menengur dia "bukankah orang yang paling utama untuk bertakwa adalah aku? Aku ini adalah Nabi". Orang itu cuek dan pergi. Khalid bin Walid radhiyallahu anhu melihat kejadian ini meminta untuk izin untuk memenggal kepalanya, Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam tidak, jangan siapa tau dia sholat. Khalid menjawab, betapa banyak orang yang sholat tapi tidak menyebutkan apa yang didalam hatinya (kafir). Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam menjawab "aku diperintahkan untuk melihat dzhoirnya, dan tidak diperintahkan membelah hatinya". Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam bersabda akan keluar pada orang ini suatu kaum yang mereka membaca Al-Qur'an tapi tidak melewati kerongkongan nya, mereka akan keluar dari agama seperti anak panah menembus hewan buruan". (HR Bukhari dan Muslim). Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam tidak menemui khawarij yang mengangkat pedang. Mereka muncul di zaman Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu. Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam menjmuslimi, mereka akan muncul firaqoh pada di tengah pertikaian dua kubu kaum muslimin. Yaitu kubu Ali bin abi thalib radhiyallahu anhu dan kubu Mu'awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu anhu, yang mereka sama-sama ingin kebaikan. Dimulai dengan perang Jamal dan perang Shiffin.Khawarij membunuh Ustman bin Affan dengan kedzaliman, tidak diberikan minum,rumahnya dikepung, Ustman bin Affan radhiyallahu anhu sedang membaca Al-Qur'an dia menahan pedang dan terbunuh lah Ustman. Padahal beliau adalah menantu Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam, dan kerabatnya Mu'awiyah bin Abi Sufyan. Pembunuhnya sangat banyak, ada yang berkata 2000, ada yang berkata 3000 pasukan yang berkomplotan untuk membunuh Ustman bin Affan. Kemudian, terangkatlah khalifah ke empat Ali bin Abi Thalib. Dan sampailah kabar kepada Ibunda Aisyah Radhiyallahu anha, dan ada yang punya ide, bahwa pendapat Aisyah radhiyallahu anha didengar oleh Ali, maka berjalanlah Aisyah ditemani oleh beberapa sahabat untuk berdiskusi dengan Ali bin Abi Thalib. Ternyata dua kubu ini disusupi oleh orang khawarij yang menyebarkan fitnah. Dan terjadilah perang Jamal, perang antara Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu dengan Ibunda Aisyah radhiyallahu anha. Dan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu memuliakan Ibunda Aisyah radhiyallahu anha. Lalu, Mu'awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu anhu sebagai kerabat Ustman bin Affan radhiyallahu anhu menuntut agar Ali bin Abi Thalib menangkap pembunuh Ustman. Akan tetapi terjadi ithjihad (perbedaan pendapat) diantara Ali dan Mu'awiyah. Itijihad Mu'awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu anhu, tangkap pembunuh Ustman. Itijihad Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, kita tangkap nanti setelah stabilitas negara terjamin aman, dan di tangkap satu demi satu, agar tidak terjadi peperangan, terjadi kekacauan dan pertumpahan darah. Ternyata di sini lah terjadi itijihad, dan Mu'awiyah tidak mau berbai'at kepada Ali sebelum di tangkap pembunuh Ustman bin Affan radhiyallahu anhu. Mu'awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu anhu tidak ingin menjadi pemimpin, beliau hanya menuntut darah Ustman bin Affan, dan terjadi lah perang Shiffin. Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam berdalil, Ali bin Abi thalib radhiyallahu anhu lebih dekat dengan kebenaran. Akan keluar firqoh yang diperangi dua kelompok dan diantar keduanya ada yang mendekati kebenaran. Karena kebenaran pada Ali bin Abi Thalib, dia memerangi firqoh khawarij. Untuk berdamai, mereka mengirimkan urusan Abu Musa Al-As'ari radhiyallahu anhu dan Amr bin Ash. Dan keluarlah kelompok khawarij ini. Ciri-ciri khawarij berdasarkan dalil dari Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam anak muda, mereka bodoh orang Arab tapi tidak memahami Al-Qur'an, membaca Al-Qur'an hanya dimulut saja, mereka membunuh orang-orang islam dan membiarkan orang-orang kafir, mudah mengkafirkan kaum muslim, mereka rajin ibadah, Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam bersabda kalian akan minder pada ibadah mereka, mereka sering beribadah sholat malam, wajahnya putih saking raajinya sholat malam. Mereka mengkafirkan Ali, mengkafirkan para sahabat. Khawarij memisahkan diri dari kelompok Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu. Dan mereka bersepakat untuk memerangi Ali bin Abi Thalib. Ada seseorang berbicara kepada Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu "wahai amirul mukmin,sesungguhnya kelompok khawarij memberontak padamu". Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu berkata "biarkan mereka, aku tidak akan memerangi mereka sampai mereka memerangi ku". Kemudian datanglah Ibnu Abbas radhiyallahu anhu sepupu Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam, menghadap Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu dan berkata " wahai amirul mukmin tundalah sholat dzuhur, ini masih terlalu panas" (Sunnah menunda sholat dzuhur jika terlalu panas)". Aku akan berdiskusi dengan mereka (khawarij). Ali berkata "jangan aku khawatir mereka akan menyakitimu". Ibnu Abbas radhiyallahu anhu berkata "tidak aku akan berakhlak baik, aku tidak akan menyakiti siapa pun, mudah-mudahan mereka sadar". Ibnu Abbas radhiyallahu anhu terkenal lembut dan berakhlak baik. Amirul mukmin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu pun mengizinkan Ibnu Abbas mendatangi mereka. Ibnu Abbas radhiyallahu anhu berangkat menggunakan baju yang terindah import dari Yaman, aku menyisir rapi rambut ku dan berpenampilan rapi mendatangi mereka. Ibnu Abbas radhiyallahu anhu berkata "sesungguhnya aku tidak pernah melihat orang yang seperti mereka kuat ibadahnya, kepala mereka sampai luka sakingnya sering sholat, baju mereka lusuh, wajah mereka pucat".Ibnu Abbas radhiyallahu anhu mengucapkan salam pada mereka, mereka menjawab " Marhaban ya Ibnu Abbas, mengapa engkau pergi kesini dengan baju bagus-bagus". Ibnu Abbas radhiyallahu anhu menjawab "mengapa tidak boleh, Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam pun memakai baju yang bagus-bagus". Mereka bertanya "apa yang membuat kesini ya Ibnu Abbas?". Kata Ibnu Abbas radhiyallahu anhu " Aku datang dari sisi Muhajirin dan Anshor, dan aku datang dari sisi menantu Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam yaitu Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, Al-Qur'an turun kepada mereka dan turun pada menantu Nabi, mereka lebih tahu tafsir Al-Qur'an dari pada kalian wahai orang-orang Khawarij". Diantara mereka ada yang berbicara "jangan debat sama Quraisy, dan mereka membacakan Al-Qur'an tentang orang kafir Quraisy mereka terapkan firman Allah itu pada Ibnu Abbas, padahal Ibnu Abbas orang muslim". Mereka menjawab ada tiga hal yang ingin kita diskusikan, kata Ibnu Abbas radhiyallahu tidak apa, apa yang kalian kritiki ke Muhajirin dan Anshor, dan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu hakimDiskusi mereka yaitu :1. Mengapa Ali bin Abi Thalib menjadikan manusia sebagai hakim, dalam urusan Allah? Padahal Allah berfirman "hukum ini harus kembali kepada hukum Allah" (Tidak ada hukum selain hukum Allah). 2. Sesungguhnya Ali bin Ali Tholib telah berperang, tapi dia tidak menahan pasukan, dan tidak mengambil harta ghonimmah? 3. Dan Ali bin Abi Thalib menghapus nama amirul mukmin ketika diskusi dengan Mu'awiyah. Artinya Ali adalah amirul kafirin? Jawaban Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, 1. Sesungguhnya nya Allah telah menjadikan para lelaki sebagai hakim dari permasalahan yang kurang dari 1/4 dirham, yaitu harga kelinci. Firman Allah Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقْتُلُوا الصَّيْدَ وَاَ نْـتُمْ حُرُمٌ ۗ وَمَنْ قَتَلَهٗ مِنْكُمْ مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآءٌ مِّثْلُ مَا قَتَلَ مِنَ النَّعَمِ يَحْكُمُ بِهٖ ذَوَا عَدْلٍ مِّنْكُمْ هَدْيًاۢ بٰلِغَ الْـكَعْبَةِ اَوْ كَفَّا رَةٌ طَعَا مُ مَسٰكِيْنَ اَوْ عَدْلُ ذٰلِكَ صِيَا مًا لِّيَذُوْقَ وَبَا لَ اَمْرِهٖ ۗ عَفَا اللّٰهُ عَمَّا سَلَفَ ۗ وَمَنْ عَا دَ فَيَنْتَقِمُ اللّٰهُ مِنْهُ ۗ وَا للّٰهُ عَزِيْزٌ ذُو انْتِقَا مٍ"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu membunuh hewan buruan, ketika kamu sedang ihram (haji atau umrah). Barang siapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan hewan ternak yang sepadan dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu. (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 95).Dalam ayat lain Allah berfirmanوَإِنْ خِفْتُمْ شِقَاقَ بَيْنِهِمَا فَٱبْعَثُوا۟ حَكَمًا مِّنْ أَهْلِهِۦ وَحَكَمًا مِّنْ أَهْلِهَآ إِن يُرِيدَآDan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga perempuan QS. An-Nisa 35.Disini Allah memerintahkan lelaki (manusia) untuk menjadi hakim. Maka aku bertanya pada kalian "mana yang lebih penting, mana yang lebih utama urusan rumah tangga atau lebih utama lelaki mengurus, urusan darah kaum muslimin".Mereka terdiam.Bantahan kedua, Peperangan antara Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu dan Ibunda Aisyah radhiyallahu anha ? Sedangkan Aisyah radhiyallahu anha adalah istri nabi, siapa yang berani menjadikan Aisyah sebagai tawanan atau budak wanita? Mereka diam tidak bisa menjawab. Bantahan ketiga, Adapun Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu menghapus tulisan amirul mukmin itu pernah dilakukan oleh Rasulullah, ketika berdiskusi dalam perjanjian hudaibiyah dengan kaum musyrikin. Kata-kata Rasulullah dihapus, dan ditulis Muhammad bin Abdillah. Akhirnya mereka bertaubat sekitar 2.000 orang.Dan tersisa 4.000 orang, mereka bertemu dengan Ali bin Abi Thalib mereka berkata "hendaklah engkau bertaubat kepada Allah, engkau tidak berhukum dengan hukum Allah. " Khawarij masih menganggap Ali bin Abi Thalib kafir. Diperjalanan orang-orang Khawarij bertemu dengan Abdullah bin Khabab radhiyallahu anhu. Mereka bertanya, "apakah engkau pernah mendengarkan hadist dari ayahmu? Maksudnya Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam." Abdullah bin Khabab menjawab, "ya aku pernah mendengar hadist dari Ayahku, Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam bersabda tentang fitnah. Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam bersabda yang duduk pada musim fitnah lebih baik dari pada yang berdiri, yang berdiri lebih baik dari pada yang berjalan.Yang berdiri lebih baik dari pada yang berlari menuju fitnah. Kata Nabi shallallahu alayhi wa sallam jika fitnah sudah terjadi, jadilah engkau hamba yang terbunuh". Orang Khawarij berkata, engkau mendengar hadist ini dari ayahmu? Dari Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam? Maka mereka membawa Abdullah bin Khabab radhiyallahu anhu dipinggir sungai, karena mereka bertakwa, bukankah engkau mendengar hadist ini dari Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam? Ini musim fitnah, maka lebih baik engkau kami bunuh. Dan mereka menyembelih dan menggantung kepala Abdullah bin Khabab radhiyallahu anhu. Mereka melihat budak wanita Abdullah bin Khabab radhiyallahu dalam kondisi hamil, mereka membedah perutnya dan membunuh budak wanita Abdullah bin Khabab radhiyallahu anhu."Terdengarlah kabar ini kepada Amirul mukmin Ali bin Abi Thalib dan Ali bin Abi Thalib, menuntut mereka. Kata Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, "wahai orang-orang Khawarij, serahkan pembunuh Abdullah bin Khabab". Khawarij seretak menjawab "kami semua yang membunuh Abdullah bin Khabab". Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu ada yang berteriak sampai 3x, "serahkan pembunuh Abdullah bin Khabab!". Mereka menjawab "kami semua membunuh Abdullah bin Khabab". Ali bin abi Thalib radhiyallahu anhu perangi mereka. Mereka dengan semangat bersiap untuk mati, karena mereka berpikir siap bertemu dengan Allah dan mereka berpikir mati pasti masuk surga. Terjadilah perang di Nahrawan, mereka kalah dan lari kocar-kacir. Tersisa 3 orang, yaitu Abdurrahman bin Muljam, Al-Buraq bin Abdullah, dan Amr bin Bakr At-Tamimi. Mereka berdiskusi di Mekkah, di bulan Ramadhan. Mereka ingin membunuh, Ali, Mu'awiyah dan satu membunuh Amr bin Ash. Abdurrahman bin Muljam berhasil membunuh Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, dia menikam dikepala Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu sampai tembus ke otaknya. Ummu kulsum berkata "wahai aduwallah, (musuh Allah), engkau telah membunuh Amirul mukmin, semoga Ayahku baik-baik saja". Abdurrahman bin Muljam berkata " Demi Allah aku telah memberikan racun pada pisau ku itu selama sebulan, dan ayahmu pasti mati dan aku tidak membunuh kecuali ayahmu". Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu meninggal dunia. Dan ketika dia akan dihukum, maka Abdullah bin Ja'far memotong tangannya. Abdurrahman bin Muljam tenang. Matanya diberikan besi panas, darah mengalir dari matanya tapi dia tidak berteriak, dipotong kaki nya dia tetap tenang, dan dia terus berdzikir dan membaca QS. Al-Alaq sampai selesai. Tapi ketika lidahnya ingin dipotong, dia ketakutan. Dia takut saat bertemu dengan Allah tidak punya lidah. Orang yang melihat akan terpesona betapa dia sangat taat kepada Allah, menyangka dia wali Allah. Padahal dia ini penghuni neraka, pembunuh Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu. Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam orang Khawarij adalah anjing-anjing neraka. Para ulama menafsirkan bahwa mereka dijadikan kondisi terburuk anjing atau mereka dijadikan bertubuh anjing.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
S
SULUNG SURYO DARMAWATI

📍 Kota Bekasi

Talbis Iblis -4

Talbis Iblis terhadap Penganut Reinkarnasi dan KhawarijUstadz Firanda Andirja Hafizhahullahu Ta'ala Dalam Islam tidak dikenal konsep reinkarnasi. Islam memiliki konsep pembalasan yang sangat jelas, yaitu manusia hidup sekali di dunia, kemudian meninggal, masuk alam barzah, dibangkitkan pada hari kiamat, dihisab, ditimbang amalnya, lalu diberi balasan sesuai amalnya. Sebagian balasan bisa dirasakan di dunia dan alam barzah, namun balasan yang paling sempurna terjadi di akhirat.Sebaliknya, sebagian agama dan pemikiran meyakini reinkarnasi, yaitu seseorang akan hidup kembali dalam kehidupan berikutnya di dunia. Jika dahulu berbuat baik, ia akan lahir dalam keadaan yang lebih baik. Jika dahulu berbuat buruk, ia akan lahir dalam keadaan yang lebih buruk, bahkan bisa menjadi hewan atau makhluk yang hina. konsep ini bermasalah karena hakikat pembalasan adalah seseorang mengetahui sebab mengapa ia diberi balasan. Sementara tidak ada seorang pun yang mengingat kehidupan sebelumnya. Jika seseorang tidak mengingat dosa atau kebaikan yang pernah ia lakukan, maka di mana letak manfaat dan hikmah pembalasannya?Ibnu Al Jauzi menjelaskan bahwa salah satu sebab munculnya keyakinan reinkarnasi adalah ketika para pemikir melihat anak-anak atau hewan mengalami penderitaan. Mereka menganggap tidak mungkin penderitaan tersebut terjadi tanpa sebab, sehingga mereka menyimpulkan bahwa penderitaan itu adalah akibat dosa yang dilakukan pada kehidupan sebelumnya. Dari sinilah muncul keyakinan tentang adanya kehidupan sebelum kehidupan saat ini.Sebagian penganut reinkarnasi memiliki berbagai rincian keyakinan yang berbeda-beda. Ada yang beranggapan bahwa ruh seseorang akan berpindah ke alam tertentu, kemudian masuk ke tumbuhan, dimakan manusia, lalu lahir kembali sebagai manusia. Ada pula yang berkeyakinan bahwa orang yang buruk akan menjadi hewan terlebih dahulu sebelum kembali menjadi manusia setelah waktu yang sangat lama. Meskipun rincian mereka berbeda-beda, mereka sepakat bahwa keadaan seseorang saat ini adalah akibat dari kehidupannya yang lalu.Ibnu Al Jauzi juga menyebutkan kisah lucu tentang seseorang yang meyakini reinkarnasi. Orang tersebut menangis sambil mengusap seekor kucing hitam dan mengatakan bahwa kucing itu adalah ibunya yang telah bereinkarnasi. Ketika ditanya apakah ia memahami suara kucing tersebut, ia menjawab tidak. Maka dikatakan kepadanya, “Kalau begitu kucing itu lebih mulia darimu, karena ia memahami dirimu sementara engkau tidak memahami dirinya. Ada yang mengaku sebagai reinkarnasi seorang raja atau sultan masa lalu, lalu berusaha meniru seluruh gaya hidup tokoh tersebut. Semua ini hanyalah khurafat dan permainan setan. Tidak ada bukti nyata tentang reinkarnasi, dan tidak ada seorang pun yang mampu mengingat kehidupan sebelumnya. Berbeda dengan konsep Islam yang sangat jelas, pada hari kiamat seluruh amal akan diperlihatkan, catatan amal dibuka, dan manusia mengetahui seluruh perbuatannya sebelum menerima balasan.Setelah itu pembahasan beralih kepada talbis iblis terhadap Khawarij. Khawarij adalah kelompok pertama yang menyimpang dalam Islam. Awal kemunculannya sudah ada sejak zaman Nabi, meskipun gerakan mereka baru berkembang besar pada masa Ali bin Abi Thalib.Talbis iblis terhadap Khawarij terjadi melalui pintu ibadah. Mereka sangat rajin beribadah, banyak berpuasa, banyak shalat malam, dan bersungguh-sungguh dalam ketaatan. Namun iblis menipu mereka hingga merasa diri paling benar dan paling bertakwa. Mereka husnuzan kepada diri sendiri, tetapi suuzan kepada kaum muslimin lainnya. Karena merasa amal mereka sangat tinggi, mereka mudah mengkafirkan orang lain dan menganggap pelaku dosa besar sebagai kafir.Cikal bakal Khawarij adalah Dzul Khuwaishirah At Tamimi. Ketika Nabi membagikan harta kepada beberapa orang, ia datang dan berkata, “Berlaku adillah wahai Muhammad.” Dalam riwayat lain ia berkata, “Bertakwalah kepada Allah.” Nabi marah dan bersabda, “Bukankah aku orang yang paling berhak bertakwa kepada Allah?” Ketika sebagian sahabat meminta izin untuk membunuhnya, Nabi melarang dan mengabarkan bahwa dari keturunan atau pengikut orang tersebut akan muncul suatu kaum yang rajin membaca Al Qur’an, tetapi Al Qur’an tidak melewati tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah menembus hewan buruan.Pada masa Ali bin Abi Thalib setelah terbunuhnya Utsman bin Affan, terjadi perbedaan ijtihad antara Ali dan Muawiyah mengenai cara menangani para pembunuh Utsman. Ali berpendapat keadaan harus ditenangkan terlebih dahulu sebelum menangkap para pelaku, sedangkan Muawiyah menuntut agar para pembunuh segera ditangkap. Perbedaan ijtihad ini akhirnya memunculkan peperangan.Ketika kedua kubu sepakat mengangkat wakil untuk berdamai dan menyelesaikan perselisihan, muncul kelompok Khawarij yang mengingkari keputusan tersebut. Mereka mengkafirkan Ali, Muawiyah, Amr bin Ash, Abu Musa Al Asy’ari, dan siapa saja yang menerima tahkim. Mereka berdalil dengan ayat, “Inil hukmu illa lillah” (Tidak ada hukum kecuali milik Allah), padahal mereka salah memahami ayat tersebut.Khawarij terkenal sangat rajin beribadah. Para sahabat bahkan merasa ibadah mereka sedikit jika dibandingkan dengan ibadah Khawarij. Dahi mereka penuh bekas sujud, wajah mereka pucat karena banyak shalat malam dan puasa. Namun mereka salah memahami agama sehingga mudah mengkafirkan kaum muslimin dan menghalalkan darah mereka.Ali bin Abi Thalib mengutus Abdullah bin Abbas untuk berdialog dengan mereka. Khawarij menyampaikan tiga keberatan kepada Ali. Pertama, mengapa Ali menerima tahkim manusia padahal hukum hanya milik Allah. Kedua, mengapa Ali memerangi lawannya tetapi tidak mengambil ghanimah dan tawanan. Ketiga, mengapa Ali menghapus gelar “Amirul Mukminin” dalam perjanjian dengan Muawiyah.Ibnu Abbas membantah seluruh syubhat tersebut dengan dalil Al-Qur’an dan Sunnah. Beliau menjelaskan bahwa Allah sendiri memerintahkan manusia menjadi hakim dalam beberapa perkara, seperti sengketa suami-istri dan penentuan denda berburu saat ihram. Beliau juga menjelaskan bahwa Aisyah adalah Ummul Mukminin sehingga tidak mungkin dijadikan tawanan perang. Adapun penghapusan gelar Amirul Mukminin, Nabi sendiri pernah menghapus tulisan “Rasulullah” dalam Perjanjian Hudaibiyah demi kemaslahatan yang lebih besar.Dengan izin Allah, sekitar dua ribu orang Khawarij sadar dan kembali kepada kebenaran. Namun sisanya tetap membangkang dan bahkan mengkafirkan Ali.Puncak kesesatan mereka terlihat ketika mereka membunuh Abdullah bin Khabbab hanya karena meriwayatkan hadits Nabi tentang fitnah. Mereka bahkan membunuh budak wanitanya yang sedang hamil dengan cara yang sangat kejam. Setelah peristiwa itu, Ali memerangi mereka hingga mereka kalah dan tercerai-berai.Di antara sisa Khawarij kemudian muncul tiga orang yang bersepakat membunuh Ali, Muawiyah, dan Amr bin Ash. Yang berhasil melaksanakan rencananya adalah Abdurrahman bin Muljam. Ia menikam Ali bin Abi Thalib saat hendak shalat Subuh hingga akhirnya Ali wafat sebagai syahid.Yang mengherankan, Ibnu Muljam tetap banyak berdzikir dan membaca Al-Qur’an ketika menjalani hukuman. Ia terlihat sangat ahli ibadah, tetapi justru menjadi pembunuh khalifah yang mulia. Inilah bukti bahwa ibadah tanpa ilmu dan pemahaman yang benar dapat menjerumuskan seseorang kepada kesesatan yang besar. Karena itu Nabi menyebut Khawarij sebagai “anjing-anjing penghuni neraka”, meskipun mereka dikenal sangat rajin dalam beribadah.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
S
Sortha Nauli

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Ringkasan Bab 4, Talbis Iblis kpd Penganut Reinkarnasi&Khawarij

TALBIS IBLIS bag.4Talbis Iblis kpd Penganut Reinkarnasi & Khawarij.Dalam Islam tdk dikenal pemahaman reinkarnasi. Dalam islam ada konsep ttg pembalasan yg banyak terdapat dlm Al quran dan hadist2, siapa yg berbuat maka akan dibalas di dunia,alam barzakh bahkan di akhirat. Maka nya di islam dikenal hari kebangkitan,yaumul hisab yaitu hari perhitungan dimana apa yg kita lakukan diaudit, dan dibalas sec detail. Adapun sistem pembalasan2 dalam agama lain,sangat berbeda, salah satu nya reinkarnasi,keyakinan tsb kebanyakan ada di india. Bahwasanya org yg melakukan keburukan akan dibalas di dunia ini dalam kehidupan berikutnya dlm kehidupan berikutnya. Jika dia melakukan kebaikan maka dia akan dibangkitkan dlm kehidupan berikutnya dg strata yg baik. Sebaliknya bila dia melakukan keburukan maka ia akan di bangkitkan dlm kehidupan berikutnya dlm keadaan yg buruk dlm bentuk spt hewan2 yg hina.Yg menjadi bantahan sederhana, bahwa seseorg harus sadar bahwa apa yg sedang ia alami sekarang merupakan dampak dri perbuatan masa lalu nya sehingga dia merasakan pembalasan. Al Imam Ibnu Jauzi menjelaskan di antara syubhat yg menjadikan sebagian org berpendapat ttg reinkarnasi yaitu, menyebutkan perkataan Abul qosim al balkhi, jd ketika pembesar2, pemikir2 reinkarnasi melihat anak2 yg kesaktan, hewan2 yg kesakitan pdhal tdk punya dosa,maka mereka mengatakan anak2 tsb sakit akibat dr perbuatan dlm kehidupan sebelum nya. Ini salah satu syubhat sederhana.Mereka menjelaskan bahwasanya proses reinkarnasi ada beberapa tahapan, mereka akan dimasukkan dlm satu alam,kemudian dia akan hidup kembali di alam tertentu dan dia akan dibangkitkan kedua kali dan hidup kedua kali nya,baik buruk kehidupan yg kedua kali tergantung baik atau buruknya kehidupan dia sebelumnya.Yang disampaikan oleh Ibnul Jauzi hanya beberapa model dari banyaknya konsep reinkarnasi. Konsep reinkarnasi yg di timur blm tentu sama dg konsep reinkarnasi di barat. TALBIS IBLIS TERHADAP KHAWARIJ. Firqoh ini asal muasalnya muncul di zaman Nabis shallalahu alaihi wassalam. Diantara talbis iblis kpd khawarij yaitu mereka merasa lebih hebat dari Nabi,lebih hebat dari para sahabat. Mereka merasa syariat ini kurang, apa yg dilakukan oleh Nabi dan para sahabat adl kurang. Mereka merasa ujub thd diri mereka sendiri, ujub thd ketakwaan sehingga suudzon kpd org lain,inilahyg dialami oleh org2 khawarij. Datanglah Iblis, ktika melihat org berleha2,Iblis menipunya dg kesenangan2,begitupun sebaliknya, bila ada org yg bertakwa Iblis jg menggoda di sisi kecenderungannya. Iblis membuatnya ghuluw,berlebih2an ekstrim dlm beribadah sehingga akhirnya dia mudah mengkafirkan org lain ketika org lain tdk melakukan apa yg dia lakukan.Ibnul Jauzi juga mengatakan Khawarij yg paling buruk adl dzul khawarij,nenek moyangnya khawarij yg pertama kali muncul, dg cara mengkritisi Nabi Shallalahu alaihi wasallam untuk berbuat adil,org tsb bernama dzul khuwaisiroh at tamimi. Setelah itu muncul lagi pada zaman Ali bin abi thalib. Mereka mengkafirkan kubu Ali bin abi thalib dan kubu mu'awiyah (hal ini terjadi waktu peristiwa pembunuhan Utsman bin Affan rodiyallahuanhu ta'ala oleh beberapa kabilah2 pada masa itu hingga menyebabkan peperangan)Rasulullah menjabarkan ciri2 kel.khawarij, mereka anak2 muda, rajin ibadah, baca quran tp tidak memahami isi nya, lbh rajin shalat malam dan berpuasa. Asalnya khawarij dri pasukannya Ali bin abi thalib,jumlahnya 6000,tetapi mereka memisahkan diri dan sepakat memberontak kpd Ali bin abi thalib. Pada saat itu Ibnu Abbas radiyallahu anhu memberikan bantahan ats syubhat mereka ( 3 perkara), yg akhirnya membuat 2000 org tersadar dan kembali pada pasukan Ali bin abi thalib,sementara 4000 lain nya tetap memberontak. Di tengah2 perjalanan org2 khawarij ini bertemu dg Abdullah bin Khabab. Org2 khawarij menyembelihnya setelah sebelumnya Abdullah bin khobab menyampaikan ttg perkataan Rasulullah yg dia dengar dri ayahnya. Budak wanita nya yg sedang hamil pun ikut dibunuh, hingga terdengar berita ini sampai ke telinga Ali bin abi thalib. Dan hal inilah yg membuat Ali memerangi mereka. Pada akhirnya Khawarij kalah dan kocar kacir.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
I
Intan Kartika

📍 Kota Cilegon

Ustadz Dr. Firanda andirja M. A -- Talbis iblis kepada penganut Reinkarnasi dan khawarij-- Talbis Iblis #4

dalam islam tidak mengenal oemahaman reinkarnasi, kita punya konsep ttg oembalasan. yang konsep tersebut di jelaskan secara gamblang oleh nabi dan hadist bahwa oembalasan di mulai dr di dunia, alam barzah dan apembalasan yang oaling kuat di akhirat. agama kita mengenal hri kebangkitan, yaitu hari dimana kita di hisab tentng perilaku kita. sedangkan penganut reinkarnasi percaya bahwa apabila kita melakukan keburukan atau kebaikan di dunia ini, dia akan di balas dalam kehidupan selanjutnya. bantahan secara sederhana bahwasanya konsep oembalasan yaitu seharusanya sesworang sadar bahwa mereka sedang di balas tentang perbuatan baik atau buruk. pemikiran tentang reinkarnasibdi mulai dr india dan menjalar ke sebagian kaum muslimin yg terpengaruh . sebagian org berfikir tentang reinkarnasi karena pembesar2 atau pemikir2 melihat anak2 kesakitan atau hewan yg sakit. mereka yakin bahwa sakitnya mereka bukan untuk menguji orang tua, melainkan hasil dr perbuatan di kehidupan sebelumnya. mereka menyebutkan proses reinkarnasi (imam jauzi) jika seseorang meninggal, dia akan berpindah ke alam yg lebih sederhana. dan ia akan hkdup kembali. intinya dia akan mampir ke alam sederhana, lalu bercampur dengan matahari, menjadi sayur2an dan di makan oleh wanita, dan ruh nya masuk ke wanita, dan masuk ke rahim wanita tersebut, lalu di lahirkan kembali sebagai manusia. sedangkan apabila di kehiduoan sebelumnya ia melakukan keburukan, dia akan dilahirman sebagai seekor hewan dan bisa berubah menjadi manusia setelah 1000 tahun. konsep tersebut disampaikan oleh imam jauzi, yg dimana setiao konsep reinkarnasi setiap pemikiran pasti berbeda. pemikira  reinkarnasi juga sampai di sebagian kaum muslimin yang berpemahaman syiah. abu bakar ibnu falas vertemu dengan sebagian orang dengan oemahaman syiah , dan kemudian org2 ini terpengaruh dan berubah oemahaman dari syiah ke pemahaman reinkarnasi. khawarij adalh kelompok pertama yang muncuk di jaman nabi dan sahabat, dan muncul di jaaman SAW. tablis iblis terhadap mereka yaitu membuat mereka berfikir bahwa mereka lebih hebat dr nabi  mereka merasa syariat ini kurang tepat, yang di lakukan oleh nabi dan sahabat kurang tepT. membuat mereka ujub dan suudzon dengan orang lain, khusnul terhadap diri sendiri dan suudzon terhadap org lain.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
T
Tendri Novita

📍 Kota Palu

Talbis Iblis 4

TALBIS IBLIS #4Talbis Iblis kepada Penganut Reinkarnasi dan KhawarijPemateri: Firanda AndirjaRingkasan KajianKajian ini membahas dua bentuk tipuan setan (talbis iblis) yang dapat menyesatkan manusia dari jalan yang benar:Talbis Iblis kepada penganut reinkarnasi (tanasukh).Talbis Iblis kepada kelompok Khawarij yang berlebih-lebihan dalam beragama.⸻1. Talbis Iblis kepada Penganut ReinkarnasiApa itu Reinkarnasi?Reinkarnasi adalah keyakinan bahwa seseorang akan lahir kembali ke dunia dalam bentuk kehidupan yang lain setelah kematian.Dalam kajian dijelaskan bahwa keyakinan ini bertentangan dengan ajaran Islam, karena Islam telah menjelaskan secara rinci perjalanan manusia setelah mati: alam kubur (barzakh), hari kebangkitan, hisab, dan pembalasan.DalilAllah Ta’ala berfirman:“Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan.”(QS. Al-Mu’minun: 100)Ayat ini menunjukkan bahwa setelah kematian manusia berada di alam barzakh hingga hari kebangkitan, bukan kembali hidup di dunia.Allah Ta’ala berfirman:“Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati, kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.”(QS. Al-’Ankabut: 57)Poin PentingReinkarnasi tidak dikenal dalam aqidah Islam.Tidak ada dalil syar’i yang mendukung konsep kelahiran kembali.Konsep reinkarnasi bertentangan dengan iman kepada hari akhir.Keyakinan tersebut dapat membuat seseorang salah memahami hakikat pahala dan dosa.Banyak kisah dan klaim reinkarnasi tidak memiliki bukti yang kuat.⸻2. Talbis Iblis kepada Kelompok KhawarijSiapakah Khawarij?Khawarij adalah kelompok yang muncul pada masa para sahabat. Mereka dikenal karena sikap ghuluw (berlebihan) dalam beragama, mudah mengkafirkan kaum muslimin, dan memberontak kepada penguasa muslim.DalilRasulullah ﷺ bersabda:“Mereka membaca Al-Qur’an tetapi tidak melewati tenggorokan mereka.”(HR. Bukhari dan Muslim)Maksudnya, bacaan Al-Qur’an tidak sampai mempengaruhi hati dan pemahaman mereka.Dalam hadits lain Rasulullah ﷺ bersabda:“Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah melesat dari buruannya.”(HR. Bukhari dan Muslim)Ciri-ciri KhawarijRajin beribadah.Banyak shalat dan puasa.Gemar membaca Al-Qur’an.Merasa diri paling benar dan paling bertakwa.Mudah mengkafirkan kaum muslimin.Memahami dalil secara dangkal tanpa merujuk kepada pemahaman para sahabat.Sejarah SingkatCikal bakal pemikiran Khawarij muncul dari Dzul Khuwaishirah, yang berani mengkritik pembagian harta yang dilakukan Rasulullah ﷺ.Kelompok ini kemudian berkembang pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib.Mereka menimbulkan banyak kerusakan dan pertumpahan darah di kalangan kaum muslimin.Pelajaran PentingSemangat ibadah saja tidak cukup tanpa ilmu.Pemahaman agama harus berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, dan pemahaman para sahabat.Sikap ekstrem dalam beragama dapat menjerumuskan seseorang kepada kesesatan dan kekerasan.⸻Hikmah dan Pelajaran Kajian✅ Setan tidak selalu menyesatkan manusia melalui kemaksiatan, tetapi juga melalui pemikiran dan keyakinan yang salah.✅ Aqidah yang benar harus bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah.✅ Beribadah tanpa ilmu dapat mengantarkan seseorang kepada kesesatan.✅ Seorang muslim harus bersikap pertengahan (wasathiyah), tidak meremehkan agama dan tidak pula berlebihan.⸻Kesimpulan KajianKajian ini menjelaskan bahwa talbis iblis dapat muncul dalam berbagai bentuk. Pada penganut reinkarnasi, setan menipu manusia dengan keyakinan yang bertentangan dengan aqidah Islam tentang kehidupan setelah kematian. Adapun pada Khawarij, setan menipu mereka melalui sikap berlebihan dalam beragama sehingga merasa paling benar, mudah mengkafirkan orang lain, dan akhirnya terjatuh dalam kesesatan.Pesan utama kajian: keselamatan berada pada pemahaman Islam yang benar berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, dan pemahaman para sahabat Nabi ﷺ, disertai ilmu, hikmah, dan sikap yang seimbang dalam beragama.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
N
Nur Fathiyyah

📍 Kota Depok

Materi 4: Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij

Sumber Kajian: Kitab Talbis Iblis karya Al-Imam Ibnul Jauzi yang disampaikan oleh Ust. Firanda Andirja hafidzahullah.Talbis Iblis dalam Konsep Reinkarnasi (Tanasukh)Islam memiliki konsep pembalasan yang sangat jelas dan berpusat pada Yaumul Hisab (Hari Kebangkitan). Pembalasan bisa dimulai di dunia, dilanjutkan di alam barzakh (kubur), dan disempurnakan di akhirat dengan catatan amal yang mendetail. Islam menolak keras konsep reinkarnasi (Tanasukh) yang asalnya dari India dan sempat mempengaruhi sebagian kaum Syi'ah (Imamiyyah).Tokoh pemikir seperti Abul Qosim al-Balkhi menuturkan bahwa penganut reinkarnasi tertipu saat melihat anak bayi lahir cacat/sakit atau hewan yang tersiksa. Logika mereka: "Tuhan tidak mungkin menghukum bayi yang belum punya dosa, jadi pasti ini adalah hukuman atas dosa mereka di kehidupan sebelumnya."Proses Reinkarnasi Menurut mereka:Jika roh itu baik, ia akan bercampur dengan cahaya matahari, menjadi sayur, dimakan manusia, dan lahir kembali dalam strata ekonomi/fisik yang lebih baik. Jika roh itu buruk, ia akan menjadi serangga, dimakan hewan, lahir sebagai hewan hina, dan butuh ribuan tahun untuk bisa kembali menjadi manusia.Abu Bakar Ibnu Falis menceritakan pertemuannya dengan seorang penganut reinkarnasi yang sedang menangis sambil mengelus-elus dahi seekor kucing hitam yang matanya berair. Orang itu mengklaim bahwa kucing itu adalah ibunya yang bereinkarnasi dan sedang menangis karena menyesal. Ibnu Falis membantah kebodohan ini: "Jika kamu yang manusia dan dia adalah kucing, mengapa dia paham ucapanmu, tapi kamu tidak paham suara teriakannya?"Bantahan Islam:Ini semua adalah khurafat.Dalam Islam, orang yang meninggal akan masuk ke alam barzakh, bukan kembali ke dunia dalam bentuk manusia lain atau hewan.Salah satu bantahan yang paling jelas terhadap reinkarnasi adalah tidak adanya seorang pun yang mengingat kehidupan sebelumnya. Jika memang kehidupan sekarang adalah balasan atas kehidupan yang lalu, mengapa tidak ada yang mengingat apa yang pernah dilakukannya?Berbeda dengan konsep Islam. Pada hari kiamat seluruh amal manusia akan diperlihatkan. Catatan amal dibuka. Tidak ada satu pun amal yang tertinggal, baik yang kecil maupun yang besar.Itulah konsep pembalasan yang benar.Adapun seseorang dibalas tetapi tidak mengetahui apa yang menjadi sebab balasannya, maka itu bukanlah konsep pembalasan yang masuk akal.Ini hanyalah khurafat yang dijadikan bahan permainan oleh iblis.Talbis Iblis Terhadap Kelompok KhawarijKhawarij merupakan kelompok yang pertama kali muncul dalam sejarah Islam pada masa para sahabat. Akar pemikirannya bahkan telah tampak sejak zaman Nabi ﷺ. Talbis Iblis terhadap mereka bukan berupa dorongan kepada kemaksiatan, tetapi melalui sikap berlebihan dalam beragama. Mereka merasa lebih memahami agama, lebih bertakwa, dan lebih lurus dibandingkan orang lain, hingga akhirnya mudah berprasangka buruk kepada kaum muslimin dan menganggap dirinya paling benar.Sikap ini lahir dari semangat ibadah yang tidak disertai pemahaman yang benar. Karena rajin beribadah, mereka menjadikan diri mereka sebagai ukuran keimanan orang lain. Ketika melihat seorang muslim melakukan dosa atau kesalahan, mereka tidak lagi melihatnya sebagai pelaku maksiat yang masih memiliki keimanan, tetapi langsung menganggapnya keluar dari Islam. Dari sinilah muncul sikap mudah mengkafirkan sesama muslim.Cikal bakal Khawarij muncul melalui seorang laki-laki bernama Dzul Khuwaishirah At-Tamimi. Ketika Nabi ﷺ membagikan harta kepada beberapa orang yang baru masuk Islam, ia datang dan berkata kepada Nabi, “Berlaku adillah wahai Muhammad.” Ucapan ini mengandung tuduhan bahwa Nabi tidak adil dalam pembagian tersebut. Rasulullah ﷺ menegurnya dan menjelaskan bahwa tidak ada manusia yang lebih layak bertakwa kepada Allah dan berlaku adil daripada beliau. Namun orang itu tetap berpaling.Setelah kejadian tersebut, Nabi ﷺ mengabarkan bahwa dari keturunan atau pemikiran orang itu akan muncul suatu kaum yang rajin membaca Al-Qur'an, tetapi bacaan mereka tidak melewati kerongkongan mereka. Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah menembus hewan buruan. Nabi ﷺ juga menjelaskan bahwa mereka sangat rajin beribadah sehingga para sahabat akan merasa ibadah mereka sendiri lebih sedikit dibanding ibadah kaum tersebut.Kemunculan Khawarij sebagai kelompok terjadi pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه. Setelah terbunuhnya Utsman bin Affan رضي الله عنه, terjadi perbedaan ijtihad antara Ali dan Mu'awiyah mengenai cara menangani para pelaku pembunuhan. Ali berpendapat bahwa stabilitas negara harus dipulihkan terlebih dahulu sebelum menangkap para pelaku, sedangkan Mu'awiyah menuntut agar para pembunuh segera ditangkap dan diadili. Perbedaan ijtihad ini akhirnya berujung pada berbagai peristiwa yang dikenal dalam sejarah Islam.Ketika terjadi proses tahkim atau arbitrase antara pihak Ali dan Mu'awiyah, sebagian pasukan Ali menolak keputusan tersebut. Mereka mengangkat slogan, “Tidak ada hukum kecuali milik Allah.” Dengan slogan itu mereka mengkafirkan Ali, Mu'awiyah, Abu Musa Al-Asy'ari, Amr bin Ash, dan siapa saja yang menerima proses tahkim. Mereka memahami ayat Al-Qur'an secara tekstual tanpa memahami tafsir dan konteksnya.Abdullah bin Abbas رضي الله عنهما kemudian datang untuk berdialog dengan mereka. Dalam dialog tersebut, Khawarij menyampaikan tiga keberatan utama terhadap Ali bin Abi Thalib. Pertama, mereka menolak tahkim karena menurut mereka hukum hanya milik Allah. Kedua, mereka menganggap Ali keliru karena berperang dalam Perang Jamal tetapi tidak mengambil harta rampasan dan tidak menjadikan lawannya sebagai tawanan. Ketiga, mereka mempersoalkan penghapusan gelar “Amirul Mukminin” dalam dokumen kesepakatan dengan Mu'awiyah.Ibnu Abbas membantah seluruh syubhat tersebut dengan dalil Al-Qur'an dan Sunnah. Ia menjelaskan bahwa Allah sendiri memerintahkan manusia menjadi penengah dalam berbagai perkara, seperti sengketa keluarga dan pelanggaran ketika ihram. Ia juga menjelaskan bahwa lawan Ali dalam Perang Jamal adalah kaum muslimin, termasuk Ummul Mukminin Aisyah رضي الله عنها, sehingga tidak mungkin dijadikan tawanan atau diambil hartanya. Adapun penghapusan gelar Amirul Mukminin memiliki contoh dalam Perjanjian Hudaibiyah ketika Nabi ﷺ menghapus tulisan “Rasulullah” atas permintaan kaum Quraisy.Sebagian Khawarij menerima penjelasan tersebut dan kembali kepada barisan Ali. Namun sebagian lainnya tetap mempertahankan keyakinannya. Mereka kemudian menjadi semakin ekstrem hingga menumpahkan darah kaum muslimin. Di antara tindakan mereka adalah membunuh Abdullah bin Khabbab رضي الله عنه dan istrinya yang sedang hamil hanya karena berbeda pandangan dengan mereka.Setelah berbagai upaya dialog dan nasihat tidak membuahkan hasil, Ali bin Abi Thalib akhirnya memerangi mereka. Meskipun demikian, Ali tidak memulai peperangan sampai mereka terlebih dahulu melakukan pemberontakan dan menumpahkan darah kaum muslimin.Salah satu ciri paling menonjol dari Khawarij adalah semangat ibadah yang tinggi tetapi tidak dibangun di atas pemahaman yang benar. Mereka banyak berpuasa, banyak shalat malam, rajin membaca Al-Qur'an, dan tampak zuhud. Namun ibadah tersebut tidak melahirkan hikmah dan pemahaman yang lurus. Karena itu Nabi ﷺ menggambarkan mereka sebagai kaum yang rajin beribadah tetapi keluar dari agama sebagaimana anak panah melesat keluar dari hewan buruan.Talbis Iblis terhadap Khawarij menunjukkan bahwa kesesatan tidak selalu datang melalui kemaksiatan. Seseorang juga dapat tersesat melalui semangat beragama yang berlebihan, merasa paling benar, mudah menyalahkan orang lain, dan memahami dalil tanpa bimbingan para ulama serta tanpa memperhatikan keseluruhan ajaran Islam.Setelah peristiwa Nahrawan dan terbunuhnya banyak anggota Khawarij, ternyata masih ada sebagian dari mereka yang selamat. Di antara yang tersisa terdapat tiga orang yang kemudian berkumpul di Makkah. Mereka adalah Abdurrahman bin Muljam, Al-Barak bin Abdullah, dan Amr bin Bakr At-Tamimi.Dalam pertemuan tersebut mereka bersepakat bahwa sumber berbagai fitnah yang terjadi di tengah kaum muslimin adalah Ali bin Abi Thalib, Mu'awiyah bin Abi Sufyan, dan Amr bin Ash. Mereka lalu membuat rencana untuk membunuh ketiga tokoh tersebut secara bersamaan. Masing-masing mengambil tugas untuk membunuh satu orang. Abdurrahman bin Muljam bertugas membunuh Ali bin Abi Thalib, Al-Barak bin Abdullah bertugas membunuh Mu'awiyah, sedangkan Amr bin Bakr bertugas membunuh Amr bin Ash.Pada bulan Ramadhan mereka berangkat menuju tujuan masing-masing. Abdurrahman bin Muljam menuju Kufah untuk menunggu kesempatan membunuh Ali bin Abi Thalib. Ketika Ali keluar menuju masjid untuk melaksanakan shalat Subuh, Ibnu Muljam menyerangnya dengan pedang yang telah dilumuri racun. Tebasan itu mengenai kepala Ali hingga menyebabkan luka yang sangat parah. Beberapa hari kemudian Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه wafat akibat luka tersebut.Ketika Ibnu Muljam ditangkap, ia tidak menunjukkan penyesalan. Bahkan ia mengatakan bahwa pedang yang digunakannya telah dipersiapkan dan diberi racun sejak lama. Setelah Ali wafat, Ibnu Muljam dijatuhi hukuman. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa ketika menjalani hukuman ia tampak tegar, terus membaca Al-Qur'an dan berdzikir. Keadaan ini menunjukkan betapa seseorang dapat terlihat sangat saleh secara lahiriah, namun pada saat yang sama berada dalam kesesatan yang besar.Inilah salah satu bentuk talbis Iblis yang paling berbahaya. Iblis tidak selalu menghiasi kemaksiatan secara terang-terangan, tetapi terkadang menghiasi kesesatan dengan tampilan ibadah, kezuhudan, dan semangat beragama. Orang yang melihat Khawarij dari luar mungkin akan kagum dengan banyaknya shalat, puasa, tilawah, dan kesungguhan mereka dalam beribadah. Akan tetapi semua itu tidak bermanfaat karena dibangun di atas pemahaman yang rusak.Oleh sebab itu para ulama menjelaskan bahwa ukuran kebenaran bukanlah banyaknya ibadah semata, tetapi kesesuaian ibadah tersebut dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan pemahaman para sahabat. Khawarij menjadi contoh bahwa seseorang bisa sangat rajin beribadah namun tetap terjatuh dalam penyimpangan ketika ia mendahulukan pemahamannya sendiri, mudah mengkafirkan kaum muslimin, serta memandang dirinya lebih benar daripada para ulama dan sahabat Nabi ﷺ.Karena itulah Nabi ﷺ memberikan peringatan keras terhadap kelompok ini. Beliau menggambarkan mereka sebagai kaum yang membaca Al-Qur'an tetapi tidak melampaui kerongkongan mereka, serta menjelaskan bahwa mereka akan membunuh kaum muslimin dan membiarkan orang-orang kafir. Peringatan tersebut menunjukkan bahwa semangat beragama tanpa ilmu dan tanpa pemahaman yang benar dapat menjadi sebab munculnya kerusakan yang besar di tengah umat.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
F
Fiedningsih

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

Tablis iblis #4

TABLIS IBLIS #4TABLIS IBLIS KEPADA PENGANUT REINKARNASI $ KHAWARIJUstadz DR.FIRANDA ANDIRJA, M.ADalam Islam tidak dikenal dengan pemahaman reinkarnasi. Kita punya konsep tentang pembalasan, di mana konsep tersebut dijelaskan dalam Al Qur’an maupun hadist-hadist Nabi ﷺ. Siapa yang berbuat di dunia ini ada pembalasannya. Maka di agama kita ada hari kebangkitan yaitu ada yaumul hisab ( hari perhitungan) di mana akan di audit semua amal yang kita lakukan, kemudian ditimbang, kemudian setelah itu baru ada pembalasan.Adapun sistem pembalasan dalam agama-agama yang lain, seperti adanya keyakinan sebagian agama adanya reinkarnasi.Reinkarnasi ini banyak tersebar di India.Reinkarnasi adalah  meyakini bahwa seorang melakukan keburukan maka dia akan dibalas di dunia ini dalam kehidupan berikutnya.Menurut mereka :🍃jika dia melakukan kebajikan di masa kehidupan sekarang, maka dia akan meninggalkan dan dibangkitkan dalam kondisi yang lebih baik🍃jika di masa kehidupan sekarang dia berbuat keburukan lantas dia mati, maka dia akan dibangkitkan dalam kehidupan berikutnya dalam kehidupan yang sangat buruk.Bantahan secara sederhana:seharusnya seorang sadar bahwasanya dia sedang dibalas, dan apa yang dialami sekarang merupakan dampak dari perbuatan masa lalunya, sehingga dia merasakan pembalasannya tapi kenyataannya  di muka bumi ini reinkarnasi berkali-kali, dan tidak ada seorang pun dari kita yang pernah merasakan atau mengingat masa lalunya. Ketika tidak seorang pun mengingat masa lalunya berarti konsep pembalasan tersebut tidak ada faedahnya.karena itu konsep pembalasan, maka harusnya dia tahu tentang apa yang dia lakukan sebelumnya sehingga dia merasakan dampaknya sekarang.Reinkarnasi ini asalnya dari India kemudian menjalar sampai ke sebagian kaum muslimin yang terpengaruh.Al Imam Al Jawzi rahimahullah menjelaskan diantara syubhat yang menjadi sebaian orang berpendapat tentang reinkarnasi yaitu : ♻️ketika pemikir-pemikir reinkarnasi melihat ada anak-anak yang lahir dalam kondisi sakit  padahal tidak punya dosa ,mereka berkata tidak mungkin sakitnya anak-anak ini adalah takdir dari Tuhan untuk menguji orang tuanya.menurut mereka ini anak dalam kondisi sakit, tentu akibat dari  perbuatan dia dalam kehidupan sebelumnya.PROSES REINKARNASI ADA BEBERAPA TAHAPAN🌱Jika seorang meninggal dunia maka dia akan berpindah pada alam yang lain kemudian dia akan hidup kembali.🌱Dia akan mampir pada suatu alam tertentu, jika jiwanya adalah jiwa yang baik maka dia akan hidup kembali bercampur dengan cahaya matahari kemudian ruhnya mampir di sayur-sayuran,kemudian sayuran dimakan oleh manusia,maka masuk masuklah ruh nya ke dalam manusia. Maka dilahirkanlah  dia yang kedua kalinya untuk kehidupan yang kedua.🌱Jika dalam kehidupan sebelumnya dia melakukan keburukan, maka dia akan mampir di suatu alam tertentu, berubah menjadi serangga- serangga  yang dimakan oleh hewan-hewan dan kemudian ruh nya pergi ke hewan. Setelah itu hewan tersebut melakukan perkawinan maka lahirlah dia sebagai hewan. Dan dia akan menjadi manusia kembali setelah 1000 tahun.Mereka sepakat bahwa kehidupannya sekarang adalah hasil dari kehidupan sebelumnya.🌱Reinkarnasi adalah suatu hal kurafat dan tidak terbukti dalam Al Quran dan hadist.KISAH LUCU DAN CONTOH PAHAM REINKARNASI 🪀Diceritakn kisah orang Syiah yang percaya ibunya bereinkarnasi menjadi kucing dan menangis  bersama kucing tersebut.🪀cerita lain, mahasiswa India yang percaya kerabat mereka telah bereinkarnasi menjadi kambing🪀Semua contoh ini sebagai bentuk kurafat dan kesesatan dalam memahami agama.TABLIS IBLIS TERHADAP KHAWARIJKhawarij adalah firqah yang pertama kali muncul di zaman sahabat.Diantara Tablis iblis yang dilakukan iblis kepada mereka adalah mereka merasa hebat dari pada Nabi dan sahabat.Orang-orang Khawarij ☘️merasa apa yang dilakukan Nabi dan sahabat kurang tepat , ☘️mereka ujud terhadap diri mereka, ☘️sering mereka suuzon kepada orang lain.Khawarij sangat kuat dalam beribadah,ketika melihat orang yang melanggar,mereka sangat mudah mengkafirkan orang lain.Kecenderungan kuat dalam beribadah dijadikan iblis kesempatan untuk membuat seorang ekstrim atau berlebih-Lebihan dalam beragama.Khawarij yang pertama kali muncul adalah yang paling buruk yaitu nenek moyang Khawarij.Mereka mengkritisi Nabi ﷺ ,Rasulullah ﷺ  membagikan harta kepada 4 orang yaitu harta ghonimah (pajak yg ditarik dr orang non muslim),mereka menolak keputusan Rasul ﷺIbnu Abbas  dengan Khawarij:Ketika berada di pasukan Ali bin Abuthalib,orang Khawarij memisahkan diri, mereka sepakat untuk memberontak Ali bin Abi thalib.Ali  berkata ‘ aku tidak akan memerangi mereka sampai mereka memerangi ku.Ibnu Abbas berkata kepada Ali, kalau dia akan diskusi dg mereka, dan Ali berkata bahwa dia khawatir Ibnu Abbas akan tertimpa bahaya. Ibnu Abbas akhirnya bertemu dengan Khawarij.kata Ibnu Abbas bahwa dia belum pernah bertemu orang seperti mereka yang sangat sungguh-sungguh dalam beribadah.mereka bertanya : apa yang membuat Ibnu Abbas datang.Ibnu Abbas menjawab: bahwa dia datang dari sisi kaum Anshor.Sebagian Khawarij berkata : jan debat sama Ibnu Abbas dia kaum Quraisy.Orang Khawarij berkata: ada 3 hal yang akan kita bicarakan.Kata Ibnu Abbas: sampaikan apa pun yang kalian ingin sampaikan.3 perkara yg ingin didiskusikan yaitu :1.kenapa Ali bin Abi Thalib menjadikan manusia sebab hakim dalam urusan Allah?2.Kenapa tidak mengambil ghanimah nya?3.Kenapa menghapus gelar amilul mukminin?Bantahan Ibnu Abbas atas 3 perkara ini :1.sesungguhnya Allah ﷻ telah menjadikan para lelaki sebagai hakim dalam masalah yang kurang dari 1/4 Dirham. Sesungguhnya Allah menyuruh lelaki berhukum untuk urusan lelaki dan istrinyaUntuk urusan hukum dua hal ini saja lelaki boleh menjadi hakim, apalagi dalam urusan darah kaum muslimin. Bukankah lebih utama untuk berdamai. 2.   Ali bin Abi thalib memerangi kaum mukmin dan tidak diambil ghonimahnya, yang terjadi itu adalah peperangan Ali dengan Ummul mukmin Aisyah. Siapa yg berani menjadikan Aisyah sebagai  tawanan, menjadi budak wanita sementara Dia adalah istri Nabi ﷺ 3.   Ali menghapus nama aminul mukmin, hal ini pernah dilakukan oleh Rasulullah ﷺ. Jadi apa masalahnya  Ali menghapusAkhirnya diantara mereka ada yang sadar, 2000 bergabung dengan pasukan Ali bin Abi thalib dan akhirnya terjadi peperangan.Kemudian, mereka tetap saja ngeyel, agar Ali bertaubat dari dosa-dosanya,intinya mereka tetap menganggap Ali bin Abi thalib sebagai orang kafir.Di tengah perjalanan mereka orang Khawarij  bertemu dg Abdullah bin Khabbab.Khawarij bertanya : apakah kamu pernah mendengar hadist dari ayahmu dari Rasulullah ﷺ ?Abdullah bin Khabbab menjawab : ya aku pernah mendengar  bahwa Rasulullah menyebutkan tentang :“Fitnah,pada masa fitnah itu,orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari. Jika engkau mendapati fitnah itu, maka jadilah seperti hamba Allah yang terbunuh ( jangan menjadi pihak yang membunuh).”Dan akhirnya Abdullah bin Khabbab dibunuh oleh Khawarij dan membunuh budak wanitanya juga.Dan berita ini sampai ke Ali bin Abi thalib,Maka Ali pun menuntut mereka. Serahkan kepada kami siapa yang membunuh Abdullah bin Khabbab. Dan mereka berkata kami semua yang membunuh dia.Akhirnya Ali berkata : perangilah merekaDan terjadilah peperangan,Dan mereka pun kalah dalam peperangan ini.Setelah ini ada sisa Khawarij ada 3 orang-Abdurrahman bin Muljam-Al-Barrak bin Abdullah-Amr bin Bakr At -tamimiMereka berkumpul di Makkah, dan sepakat akan membunuh 3 orang, yaitu-Ibnu Muljam membunuh Ali bin Abi thalib-Al-Barrak membunuh Muawiyah -Amr bin bakr membunuh Amr bin Al-ashKhawarij adalah anjing-anjing penghuni neraka, mereka masuk neraka dengan tubuh yang menggemaskan.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
F
Fatimah Azzahrah

📍 Kabupaten Banggai

Talbis iblis terhadap penganut reinkarnasi khawarij

Ustadz Dr. Firanda Andirja lc. M.A TALBIS IBLIS#4 Talbis iblis terhadap penganut reinkarnasi & khawarijTalbis iblis terhadap penganut reinkarnasiAsal pemikiran reinkarnasi berasal dari India, dan menjalar sampai pada sebagian kaum Muslimin (yg ber pemahaman syi'ah). Di antara syubhat yg menjadikan sebagian orang berpendapat terhadap reinkarnasi yaitu, ketika pembesar² pemikir reinkarnasi melihat anak² yang kesakitan atau hewan² yang kesakitan, anak yang lahir sakit padahal tdk punya dosa, mereka berkata tdk mungkin sakitnya anak² tersebut adalah taqdir dari tuhan untuk menguji orang tuanya, tetapi krn akibat dari perbuatannya di kehidupan sebelumnya.Proses reinkarnasi ada beberapa tahapan jika seorang sudah meninggal dunia, maka ia akan masuk dalam satu alam, kemudian akan hidup kembali.Dalam islam "ketika seseorang sudah meninggal pasti masuk dalam alam Barzah tdk ada yg bereinkarnasi".Tdk ada yang namanya reinkarnasi dalam islam dan tdk ada yg terbukti secara nyata reinkarnasi itu ada itu semua hanya khurafat (akal nya di permainkan)Talbis iblis terhadap kaum khawarijKhawarij adalah firqoh yang pertama kali muncul di zaman para sahabat, asal muasal nya muncul di zaman nabi صلى اللّه عليه وسلم.Di antara tipuan iblis terhadap mereka yaitu, mereka merasa lebih hebat daripada nabi dan para sahabat. Mereka merasa syariat ini kurang. apa yang di lakukan oleh nabi kurang tepat apa yg di lakukan oleh para sahabat kurang tepat. Mereka ujub terhadap diri mereka, ujub terhadap ketakwaan. Sehingga su'udzan kepada orang lain dan husnudzan kepada diri sendiri (merasa hebat). Saking rajin ibadahnya, sehingga melihat pihak lain di anggap keliru dan su'udzan kepada mereka, sehingga mudah mengkafirkan.Kata Ibnul Qoyyim "iblis menggoda dari 2 sisi, ketika orang yang cenderung kepada kemaksiatan maka iblis buat ia terjerumus dalam kemaksiatan, ketika sesorang bertakwa maka iblis jga bisa menggoda dari sisi kecenderungannya.Khawarij yang pertama kali muncul yang paling buruk kondisinya adalah Dzul khuwaisirah.Ciri² orang² khawarij yang Rasulullah kabarkan adalahHudatsaul Asnan (anak² mudah), sufahaul a'lam (orang² bodoh), yaqraunal qur'an (membaca qur'an namun mereka tidak faham tafsirnya), membaca qur'an hanya di mulut saja tdk masuk di hati mereka, mereka keluar dari agama seperti keluarnya anak panah dari hewan buruan, mereka membunuh orang² isla sementara orang² kafir mereka biarkan, mudah mengkafirkan kaum muslimin, rajin ibadah (kata nabi صلى الله عليه وسلم kalian pasti akan merasa minder wahai para sahabat klw kalian bandingkan sholat kalian dengan sholat mereka, kalian akan merasa minder membandingkan puasa kalian dengan puasa mereka).

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
M
Meysha Khalisa Humaira

📍 Kota Padang

Talbis Iblis-4 Talbis Iblis terhadap Penganut Reinkarnasi & Khawarij

1. Talbis Iblis terhadap Penganut ReinkarnasiKonsep Pembalasan dalam Islam vs Reinkarnasi: Dalam Islam, konsep pembalasan sangat jelas dan detail (dimulai dari dunia, alam barzakh, hingga puncaknya di hari kebangkitan melalui Yaumul Hisab dan timbangan amal). Sebaliknya, ajaran reinkarnasi meyakini bahwa seseorang yang berbuat buruk atau baik akan dilahirkan kembali ke dunia dalam bentuk atau strata kehidupan lain (bisa berupa manusia dengan kondisi sosial berbeda atau bahkan menjadi hewan/serangga).Bantahan terhadap Reinkarnasi: Konsep reinkarnasi tidak logis sebagai bentuk keadilan atau pembalasan karena tidak ada satu pun manusia di bumi yang mampu mengingat kehidupan masa lalunya. Jika seseorang dihukum atau diberi upah tanpa tahu alasan atau kesalahannya di masa lalu, maka esensi dari sebuah pembalasan/keadilan menjadi tidak ada faedahnya.Syubhat Reinkarnasi: Penganut reinkarnasi sering kali bingung melihat fenomena bayi/anak kecil yang lahir cacat atau mengalami kesakitan padahal belum memiliki dosa. Mereka keliru menyimpulkan bahwa penderitaan anak tersebut adalah akibat dari dosa pada kehidupan sebelumnya, padahal dalam Islam hal itu merupakan bentuk ujian dan takdir Allah.2. Talbis Iblis terhadap Kaum KhawarijKarakteristik Utama Khawarij: Khawarij adalah kelompok menyimpang pertama yang muncul dalam Islam. Tipuan iblis (talbis) yang paling nyata pada mereka adalah rasa ujub (bangga diri) terhadap ketakwaan, ibadah, shalat malam, dan puasa mereka yang sangat kuat. Akibatnya, mereka merasa lebih hebat dari para sahabat, selalu berprasangka buruk (su'udzon) kepada orang lain, serta sangat mudah mengkafirkan sesama muslim yang melakukan dosa atau berbeda pendapat.Cikal Bakal di Zaman Nabi: Benih khawarij berawal dari seorang pria bernama Dzul Khuwaishirah at-Tamimi yang dengan berani memprotes dan mengkritisi Nabi Muhammad SAW saat pembagian harta dengan berkata, "Bertakwalah kepada Allah, wahai Muhammad, dan berlakulah adil!" Nabi SAW kemudian memperingatkan bahwa akan keluar dari keturunan orang ini suatu kaum yang rajin membaca Al-Qur'an dan beribadah, namun iman mereka tidak melewati kerongkongan (tidak masuk ke hati), serta mereka keluar dari agama secepat anak panah menembus hewan buruannya.Pemberontakan di Zaman Ali bin Abi Thalib: Kaum Khawarij memisahkan diri dan mengkafirkan Ali bin Abi Thalib serta Mu'awiyah hanya karena kedua belah pihak sepakat melakukan tahkim (juru damai manusia). Mereka menggunakan slogan "Tidak ada hukum kecuali hukum Allah" secara tekstual tanpa memahami tafsirnya.Debat Ibnu Abbas dengan Khawarij: Ibnu Abbas mewakili Ali bin Abi Thalib berhasil mematahkan tiga syubhat utama mereka menggunakan ayat Al-Qur'an (mengenai bolehnya manusia menjadi hakim dalam urusan damai, alasan tidak adanya harta rampasan perang pada Perang Jamal, dan dihapusnya gelar Amirul Mukminin oleh Ali demi perdamaian seperti yang pernah dilakukan Nabi saat Perjanjian Hudaibiyah). Hasilnya, 2.000 orang dari mereka bertobat dan kembali ke pasukan Ali.Kekejaman dan Akhir Hidup Khawarij: Sisa kaum Khawarij yang keras kepala mulai menumpahkan darah, di antaranya membunuh sahabat Abdullah bin Khabbab dan membelah perut istrinya yang sedang hamil. Akibat kebiadaban ini, Ali memerangi mereka. Kelompok ini digelari oleh Nabi sebagai "anjing-anjing neraka". Salah satu tokohnya, Abdurrahman bin Muljam, akhirnya berhasil membunuh Ali bin Abi Thalib secara tragis, namun dia tetap merasa berada di atas jalan yang benar hingga akhir hayatnya saat dieksekusi.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
S
Sylvia Eka Putri

📍 Kota Administrasi Jakarta Timur

Talbis iblis kepada penganut reinkarnasi & khawarij

Talbis iblis #4Talbis iblis kepada penganut reinkarnasi & khawarijDalam islam tidak mengenal masalah reinkarnasi tapi setiap apa yang kita kerjakan didunia ada pembalasanya baik didunia dan dilanjutkan dialam barzakh sampai akhirat yang dikenal dengan hari kebangkitan.Pemahaman orang yg mengakui reinkarnasi bahwa pembalasan dari perbuatan baik atau buruk akan dibalas didunia pada kehidupan berikutnyaPemahaman reinkarnasi berasal dari india menyebar kesebagian kaum muslimin yg terpengaruhDiantara syubhat pendapat reinkarnasi menurut Imam Al Jauzypemikiran reinkarnasi melihat anak lahir sakit2an adalah pembalasan dari kehidupannya yg sebelumnya Tahapan proses reinkarnasi menurut imam Al Jauzyjika seorang sudah meninggal dunia maka dia akan pindah Kesuatu alam yg lain lalu dihidupkan kembali. Jika jiwa yg baik maka hidup kembali bercampur dgn matahari dan menjadi sayur2an lalu dimakan manusia lalu ruhnya masuk kedalam jasad manusia dan dillahirkan kembalid dalam strata kehidupan yg baikJika jiwanya baik maka dia maka hidup kembali dalam bentuk serangga,ruhnya akan kembali kepada hewan lalu hewan tsb melakukan perkawainan dan lahirlah dia Sebagai hewan dan menjadi manusia kembali setelah 1000 tahun.Sebuah kisah disebutkanPemikiran ini jg sampai kepada kaum syiahAbu Bakar ibnu Falah pernah bertemu dgn org berpemahaman syiah dan terpengaruh menjadi pemahaman reinkarnasiSuatu hari aku mendapati sedang mengusap seekor kucing,dia menggaruk diantara kedua mata kucing tsb dan aku melihat kucing tsb menangis dan org ini juga menangis Aku berkata “kenapa engkau menangis?” Dia berkata “tidakkah kau lihat kucing ini menangis,ini adalah ibuku dia menangis ketika melihat aku karena penyesalannya”Maka dia mulai ngobrol dengan kucing tsb dan kucing tsb mengeluarkan suaraAku bertanya “apakah dia paham obrolanmu?” Dia berkata “paham karena dia ibuku”Aku berkata “kamu paham yg dikatakan kucing” dan dia menjawab “tidak”Lalu aku berkata “kalo begitu kamu yg jelmaan hewan dan kucing ini adalah manusia”Talbis iblis terhadap khawarijDiantar tipuan iblis kepada mereka yaitu mereka yaitu merasa lebih hebat dari pada nabi dan sahabat dan merasa syariat nabi kurang tepat sehingga merasa hebat dan suudzon kepada orang lain.Cara Tablis iblis Pada orang cendrung bermaksiat maka iblis menggoda sehingga merasa bahagia dgn kemaksiatan ituPada orang cendrung bertakwa maka iblis menggoda dengan sikap ekstrim dan ghuluw terhadap agama,mereka rajin beribadah dan mengkafirkan orang lain yang tidak melakukan begitu.Ibnu Al Jauzy berkataKhawarij pertama yg muncul adalah Dzul Khuwaishirah dengan cara mengkritisi nabi Hadist nabi ketika membagikan harta ghamimah Di antara yang disebutkan dalam riwayat adalah:Al-Aqra’ bin HabisUyainah bin HisnZaid al-Khail (dalam sebagian riwayat disebut Zaid al-Khair)Alqamah bin UlatsahKetika sahabat memprotesketika sebagian sahabat mempertanyakan pemberian Nabi ﷺ kepada para pemuka tersebut, beliau bersabda:أَلَا تَأْمَنُونِي وَأَنَا أَمِينُ مَنْ فِي السَّمَاءِ، يَأْتِينِي خَبَرُ السَّمَاءِ صَبَاحًا وَمَسَاءً“Tidakkah kalian mempercayaiku, padahal aku adalah orang yang dipercaya oleh Dzat yang di langit? Berita dari langit datang kepadaku pagi dan petang.”Diriwayatkan oleh Sahih al-Bukhari dan Sahih MuslimLalu datanglah orang lain berkata “ya Rasululloh bertakwalah”Rasululloh berkata“Bukankah orang yang paling bertakwa adalah aku?”Orang itu pergi dan KHawalid bin Walid berkata “ya Rasululloh aku penggal kepala orang ini”Nabi berkata “jangan,siapa tau dia sholat”.“Ya rasululloh betapa banyak org yg sholat lalu dia mengucapkan apa yg bukan dalam hatinya”Nabi berkata “aku tidak diperintahkan Allah utk membuka hati manusia dan memeriksanya”Rasululloh berkata Ada ada suatu ada kaum yg membaca alquran tapi alquran itu tidak melewati kerongkonganya mereka akan keluar dari agama seperti anak panah menebus hewan buruan tanpa ada daging yg tersisaSeteah itu munculah kaum khawarij dizaman Ali bin abi thalib Dan terjadi pertempiran antara khawarij dikubu Ali bin Abi thalib dengan kubu Muawiyyah yg sama2 ingin menegakkan keadilan namun pemahaman yg berbeda sehingga akhirnya berujung dgn petempuran yg dimulai dengan maraqotul jamal (atara kubu Ali bin abi thalib & kubu Aisyah) dan berlanjut ma’roqotul siffin (kubu Abi bin abi thalib dan Muawiyyah)Intinya Ustman bin Affan dibunuh ketika membaca alquran.Muawiyyah adalah saudara Ustman yg saat itu menjadi gubernur SyamKetka Utsman meninggal diangkatlah Ali sebagai khalifah,sampailah berita kematian ustman kepada Aisyah dan terjadilah peperangan Matoqatul jamal.Muawwiyah meminta Ali utnuk menangkap pembunuh Ustman dan terjadiah perbedaan ijtihad sementara Ali berpendapat tidak mungkin karena pembunuhnya banyak dan bisa membahayakan pemerintahanAkhirnya Ali berpendapat tidak ditangkap sampai situasi stabil dan nanti akan ditangkap satu persatuKetika Muawiyyah diminta utk membaiat Ali dia meminta org yg membunuh Ustman utk ditangkap dan ini sulit diketahui mana yg paling benar diantara keduanyaNamun hadist nabi mengatakan bahwa Ali lebih dekat dari kebenaran karena jika Ali menangkap pembunuh Ustman maka akan terjadi kekacauan.Setelah itu munculah firqoh2 khawarij yg tidak setuju perwakilan muawiyyah dan Ali yang mengkafirkan Ali Bin Abi thalib,Muawiyyah,Amar bin Ash dan abu Musa Al ashary.Ciri cirinya khawarijBaca alquran tapi tidak paham tafsirnya yg membaca sampai dimulut saja tidak sampai kehati,mereka membunuh org islam tapi org kafir tidak,rajin beribadah,gampng mengkafirkan org muslimIbnu abbas meriwayatkanKetika khawarij memisahkan diri dari pasukan Ali bin Abi thalib (6000 orang) mereka bersepakat utk memberontak kepada AliIbnu Abbas tidak pernah melihat suatu kaum yang ibadahnya lebih kuat dari kaum khawarij ini.Perkara yang didiskusikan kaum khawarij dengan ibnu abbasKenapa ali menjadikan sebagai hakim dalam urusan Allah padahal hukum adalah milik AllahKenapa Ali berperang dgn Aisyah kalo dia muslim kenapa diperangi kalo dia kafir kenapa tidak diambil harta dan ditawan wanita2nyaKetika Ali menghapus amirul mukminin berarti dia amirul kafirinJawaban Ibnu AbbasSesungguhnya Allah telah menjadikan lelaki sebagai hakim bagi perkara yg kurang dari seperempat dirham (harga kelinci) Yang terjadi adalah peprangan antara Ali dengan ummul mukminin lalu siapa yg berani menjadikan Aisyah sebagai tawanan karena beliau adalah istri rasululloh Ini pernah dilakukan nabi ketika perjanjian hudaibiyah nabi menghapus rasululloh dan menulis Muhammad bin abdullah2000 diantaranya bergabung kembali lagi dengan pasukan Ali dan sisanya memerangi Ali lebih dahulu.Ditengah perjalanan. Khawarij dia bertemu abdullah bin khabbabMereka bertanya kepadanya tentang pendapat ayahnya dan hadis-hadis Nabi ﷺ mengenai fitnah.Abdullah bin Khabbab meriwayatkan hadis dari ayahnya bahwa Nabi ﷺ pernah menyebut akan terjadi fitnah.“Yang duduk dimusim fitnah lebih baik daripada yang berdiri,yang berdiri lebih baik dari yang berjalan,yang berjalan menuju fitnah lebih baik dari berlari menuu firnah,jika kau bertemu fitnah itu maka jadilah ha,ba Allah yang terbunuh jangan yg membunuh”“Apakah benar kau mendengar dari ayahmu”“Iya” jawab Abdullah bin Khabbab,khawarij ,membawanya kepinggir sungai lalu disemblih.Kemudian mereka melihat Ummu waladihi budak wanita yg hamil lalu dibelah perutnya.Kabar ini sampai ke Ali bin Ai thalib maka Ali menuntut mereka menyerahkan yg membunuh Abdullah bin KhabbabKhawarij berkata “kami semua yang membunuhnya”Maka terjadilah pertempuran dan mereka siap mati utk bertemu AllahAkhirnya merekapun kalah.Ada sisa sisa khawarij ada 3 orang yaitu abdullah bin muljim,Alburaq bin abdillah dan Amr bin Bakr Atamimi mereka berkumpul dimekah dna mereka bersepakat akan membunuh 3 orang yaitu Ali Bin Abi thalib,Muawiyyah dan Amr bin Ash.Akhirnya Abdullah bin Muljim berhasil membunuh Ali ketika mau sholat subuh dikepala tembus sampai keotak dengan pisau beracun.Mereka berdalih tidak membunuh amirul mukminin tapi ayah dari Ummu kultsum.Ketika diqishah potong tangan dan mata diberi besi panas dia tidak berteriak ketika dipotong lidahnya dia menangis berkata “aku tidak mau meninggal tidak dengan berdzikir kepada Allah”Ini bukti bahwa kuatnya beribadah para khawarij padahal mereka adalah anjing anjing neraka

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
V
Vina aprilia

📍 Kota Bekasi

Tablis iblis 4- kepada penganut reinkarnasi dan khawarij.

Tablis iblis 4‎Kepada penganut reinkarnasi dan khawarij.‎Ustadz firanda andirja‎‎Kita tahu bahwasannya di dalam Islam kita tidak mengenal pemahaman reinkarnasi,kita punya konsep ,tentang pembahasan tersebut di jelaskan di Al Qur'an dan hadist nabi , bahwasannya siapa yg berbuat di dunia ini ,ada pembalasannya terkadang di mulai didunia di lanjutkan di alam barjah , yang kuat pembalasannya di alam akhirat kelak ,makanya agama kita mengenal adanya hari pembangkitan ,disitu ada yaumul hisab ,ada hari perhitungan,dimana akan di audit ,tentang amal semua yg akan di lakukan setelah itu akan di timbang ,setelah itu kemudian akan ada pembalasan, dan konsep ,Islam sangat jelas ,dan detail ,adapun sistem pembalasan ,dalam agama agama yg lain , terkadang,ada yg berbeda dan sebagian agama percaya akan adanya reinkarnasi.‎‎reinkarnasi ini banyak tersebar di pemahaman di India ,yaitu meyakini bahwasanya, seorang melakukan keburukan,maka dia akan di balas di dunia ini ,dlm kehidupan berikutnya,jika dia melakukan kebajikan di masa kehidupan sekarang,maka dia akan meninggal ,dan akan di bangkitkan,di hidupkan kembali dlm kehidupan selanjutnya,dlm kondisi yg lebih baik ,jika dia di masa kehidupan sekarang,dia ,berbuat keburukan,lantas dia mati ,maka dia akan di bangkitkan atau akan di hidupkan,dlm , kehidupan berikutnya,di dunia ini juga ,dlm kehidupan yg sangat buruk ,bisa jadi bentuk hewan ,hewan hewan yg hina .‎Bantahan secara sederhana, bahwasannya,bahwa konsep, pembalasan, seharusnya seseorang sadar, bahwasannya dia sedang ,di balas atau apa yang di alami sekarang,akan dampak dari , perbuatan akan masa lalunya sehingga dia ,seakan pembalasan sekarang ,dia  bahagia Krn dia dulu ,pernah berbuat kebaikan,atau dia sekarang kondisi tersiksa karena dia dulu , melakukan keburukan.‎‎Pemikiran reinkarnasi ini asalnya dari India ,kemudian menjalar ke sebagian , kaum muslimin yg terpengaruh , Al imam Ibnu Jauzi rahimallahitaala menjelaskan antara subhat yang menjadikan sebagian orng berpendapat reinkarnasi, yaitu ,kata beliau : " jaid ketika , pembesar pembesar  reinkarnasi melihat , ada yg kesakitan,atau hewan hewan yang kesakitan,anak kecil lahir sakit tapi mereka tidak punya dosa ,maka mereka beranggapan,ga mungkin sakitnya ,anak anak ini adalah ,takdir dr tuhan untuk ,memuji orangtuanya misalnya , ga mungkin , anak ini sakit di akibatkan sikap dia di masa lalunya / akibat sebelumya ,sehingga dia mengatakan, apa yg dialami anak anak sekrng ini ,anak kecil sakit ,dia tidak punya dosa ,‎Dilahirkan dlm kondisi sakit ,Krn ada akibat masa lalu atau dosa sebelumnya , sehingga di dapatkan sekarang , dan ini adalah reinkarnasi.‎‎ini subhat sederhana ya ,yang mereka katakan demikian , dan mereka menjelaskan proses reinkarnasi, yg mereka sebut dlm beberapa tahapan ,orang yg sudah meninggal dunia ,akan masuk dlm satu alam ,yg disebutkan oleh Ibnu Jauzi , dan reinkarnasi TDK dlm satu model , reinkarnasi banyak ,Krn banyak yg menyebutkan reinkarnasi,dan masing masing punya reinkarnasi tersendiri, apa yg disebut oleh Ibnu Jauzi tentang reinkarnasi, pasti tidak sama dgn yg mereka sebut Krn banyak macam macamnya .yg di sebutkan oleh penganut penganut agama yg lain atau di sampaikan oleh orng orang Islam yg terpengaruh dgn pemikiran reinkarnasi, tp apa yg disebut oleh Ibnu Jauzi rahimallahitaala, intinya seorng meninggal dunia maka dia akan pindah kealam yg lain , atau intinya kealam lain , tentunya ada banyak tahap tapi saya tidak sebutkan rinciannya.‎‎saya reinkarnasi dari raja dahulu , saya ingin mempunyai Reinakarnasi , dan ini tidak ada dlm Islam , ini adalah kurafaat , tidak ada yg inget masa lalu kita seperti dulu , kalo pun inget ,tidak ada faedahnya , tidak ada dlm Islam,beda pembalasan dalam Islam ,Islam dari pembangkitan ,pada hari itu semua orang akan ingat apa yg telah di lakukan ,bahkan di bukakan catatan amalnya ,iqro kita ,catatan amal kita akan terlihat ,catatan amal seperti apa ini ,tidak ada yg tertinggalkan semua ,yg kecil maupun yg besar ,semuanya tercatat,sehingga itu barulah namanya,konsep pembalasan yg benar ,adapun serong di bls ,tidak ingat apa yg di lakukan ,kok tiba tiba saya begini , ini namanya bukan konsep pembalasan.‎‎intinya ini adalah khurafat, jadi bahan tertawaan pada iblis .‎‎** Intinya khawarij ini adalah pertama kali muncul di zaman ,para sahabat , asal muasal muncul di zaman nabi Muhammad SAW, diantaranya muncul dlm tablis iblis yg di lakukan pada tablis iblis , mereka ,tipuan iblis yaitu ,mereka merasa mereka ,lebih hebat dari pada nabi ,lebih hebat dr sahabat ,mereka merasa syariat ini kurang , apa yg di lakukan oleh nabi dan para sahabat kurang tepat , jadi mereka unub pada diri mereka , mereka suudzon pada orang lain ,merasa hebat , suudzon pada org lain ,ini adalah yg di lakukan oleh kaum khawarij, sangking kuat agamanya , mengkafirkan orng .‎‎Ketika iblis melihat orng yg bertaqwa maka iblis melihat dr kecendrungan nya ,iblis menjerumuskan dia khyluw yg berlebih lebihan , ekstrim dalam beragam ,sehingga dia sendiri rajin beribadah , rajin shalat malam ,rajin puasa ,sehingga ia mudah mengkafirkan orng ,kalo tidak sesuai dgn apa yg seperti dia lakukan .‎‎Khawarij yg pertama kali adalah julkwarij , nenek moyang khawarij ,artinya dia yg pemula , pelopor yg pemikiran kwarij ,yaitu seorng yg mengkritis nabi Muhammad SAW.‎

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
I
Icha Nur Faizah Hatta

📍 Kota Depok

Talbis Iblis kepada penganut Reinkarnasi dan Khawarij

🍒Pengantar konsep pembalasan dalam islam vs reinkarnasidalam islam tidak dikenal dengan pemahaman reinkarnasi, kita punya konsep tentang pembalasan yang konsep tersebut dijelaskan dengan gamblang dalam Al Qur'an dan hadist-hadist nabi bahwasannya siapa yang berbuat di dunia ini, maka ada pembalasannya.pembalasannya terkadang di mulai di dunia kemudian dilanjutkan di alam barzakh dan yang paling kuat pembalasannya adalah di alam akhirat kelak.makanya agama kita ada namanya hari kebangkitan, ada yaumil hisab (hari perhitungan) dimana akan diaudit tentang semua amal yang dilakukan kemudian setelah itu ditimbang, setelah itu baru kemudian adanya pembalasan. dan konsep dalam islam sangat jelas dan detail.adapun sistem pembalasan dalam agama-agama lain terkadang ada yang berbeda seperti, seperti sebagian agama berkeyakinan tentang adanya reinkarnasi. reinkarnasi ini banyak tersebar di india.❎yaitu meyakini bahwasannya seorang melakukan keburukan akan dibalas di dunia ini dalam kehidupan berikutnya. jika dia melakukan kebajikan di masa kehidupan sekarang maka dia akan meninggal kemudian dibangkitkan atau dihidupkan kembali dalam kehidupan berikutnya dalam strata, dalam kondisi yang lebih baik.jika dia dimasa kehidupan sekarang berbuat keburukan lantas dia mati, maka dia akan dibangkitakan atau dihidupkan dalam kehidupan berikutnya di dunia ini jg dalam kehidupan yang sangat buruk, bisa jadi dalam bentuk hewan, hewan-hewan yang hina.✅yang jadi bantahan secara sederhana: bahwasannya namanya konsep pembalasan, seharusnya seseorang sadar bahwa dia sedang dibalas dan apa yang dialami sekarang merupakan dampak dari perbuatan masa lalunya. sehingga dia merasakan pembalasan sekarang. merasa bahagia karena dia tahu dulu saya pernah berbuat kebaikan. atau dia sekarang dalam kondisi tersiksa karena dia tahu dulu dia melakukan keburukan.➡️tapi kenyataannya, kita sekarang di atas muka bumi ini, mungkin ada orang yang sudah reinkarnasi berkali-kali, mungkin kalau menurut keyakinan mereka mungkin saya sendiri sudah reinkarnasi entah berapa kali dan tidak ada seorang pun dari kita yang pernah merasakan atau mengingat masa lalunya. ketika tidak seorang pun mengingat masa lalunya berarti konsep pembalasan tersebut tidak ada faedahnya. namanya konsep pembalasan itu harusnya dia tau tentang apa yang dia lakukan sebelumnya sehingga dia merasakan dampaknya sekarang. baru itu dikatakan sebagai konsep pembalasan yang benar.adapun dia merasakan kehidupan sekarang dalam kondisi buruk atau kondisi baik akibat perbuatan masa lalunya sementara dia tidak ingat tentang masa lalunya, maka ini bukan konsep pembalasan yang tepat.pemikiran reinkarnasi ini asalnya berasal dari india, yang menjalar sampai ke sebagian kaum muslimin yang terpengaruh.Al Imam Ibnul Jauzi menjelaskan diantara syubhat yang menjadikan sebagian orang berpendapat tentang reinkarnasi yaitu beliau menyebutkan perkataan Abul Qosim Al-Balkhi:"ketika pembesar-pembesar/pemikir-pemikir reinkarnasi melihat anak-anak ada yang kesakitan atau hewan-hewan yang kesakitan atau anak lahir dalam kondisi sakit padahal tidak punya dosa, maka mereka berkata tidak mungkin sakitnya anak-anak ini adalah takdir dari Tuhan untuk menguji orangtuanya misalnya. kata mereka tidak mungkin. ini anak dalam kondisi sakit tentu akibat dari perbuatan dia dalam kehidupan sebelumnya. sehingga mereka menyimpulkan bahwasannya ada kehidupan sebelumnya dan dampaknya baru kelihatan sekarang" ➡️ini yang disebut reinkarnasi. ini syubhat sederhana yang mereka katakan.mereka kemudian menjelaskan kemudian, bahwa proses reinkarnasi ada beberapa tahapan (tentunya proses reinkarnasi ada beberapa pendapat, dan belum tentu sama proses reinkarnasi yang disebut ibnul jauzi belum tentu sama dengan proses reinkarnasi penganut agama yang lain atau orang islam yang terpengaruh dengan pemikiran reinkarnasi) tapi yang disebut oleh ibnul jauzi intinya bahwasannya jika seorang meninggal dunia, maka dia akan berpindah pada alam yang lain (suatu alam yang sederhana) kemudian nanti dia hidup kembali. Ada 4 tahap tapi tidak dijelaskan yang intinya mampir pada suatu alam tertentu, kalau dia jiwanya baik maka dia akan hidup kembali bercampur dengan cahaya matahari maka dia menjadi seperi sayur-sayuran, kemudian dimakan oleh manusia kemudian berubahlah ruhnya masuk ke dalam manusia. kemudian dilahirkan kedua kali melalui perut seorang wanita kemudian lahirlah dia untuk kehidupan yang kedua kalinya (tergantung dia dulu baik atau tidak, kalau dia baik maka dia akan dilahirkan dalam kondisi orang yang stratanya baik, entah baik ekonominya entah tubuhnya yang baik dan begitu juga sebaliknya)intinya orang yg meyakini reinkarnasi sepakat bahwasannya kehidupan sekarang adalah hasil dari kehidupan sebelumnnya.🍒Syubhat Penganut Reinkarnasi & Kisah khurafatnya.Ibnul Jauzi berkata:Suatu hari, Abu Bakar Ibnu Fallas bertemu dengan seseorang yang awalnya berpemahaman Syiah, namun kemudian berubah haluan mengikuti madzhab Ahlut Tanasukh (penganut paham reinkarnasi).Ibnu Fallas mendapati orang tersebut sedang duduk di depan seekor kucing hitam sambil mengusap-usap dan menggaruk bagian di antara kedua mata kucing tersebut. Ketika diusap-usap, keajaiban terjadi karena kucing tersebut mengeluarkan air mata (menangis). Melihat kucing itu menangis, si penganut reinkarnasi ini pun ikut menangis dengan sangat tersedu-sedu.Ketika Abu Bakar Ibnu Fallas bertanya heran, "Kenapa kamu menangis?", orang itu menjawab dengan yakin, "Kucing ini menangis ketika aku usap karena kucing ini adalah ibuku (hasil reinkarnasi dari ibunya yang telah meninggal)". Dia mengklaim bahwa ibunya menangis karena merasa sedih dan menyesal melihat anaknya sekarang.Orang tersebut kemudian mengajak si kucing mengobrol dan kucing itu hanya mengeluarkan suara ringkikan atau ngeongan kecil. Ibnu Fallas bertanya, "Apakah kamu paham apa yang dia (kucing) katakan?", orang itu menjawab, "Tidak paham." Ibnu Fallas lalu bertanya lagi, "Apakah kucing itu paham apa yang kamu katakan?", orang itu menjawab, "Ya, dia paham.".Mendengar jawaban tersebut, Abu Bakar Ibnu Fallas langsung menyindir dan menskakmat orang itu dengan berkata, "Kalau begitu, kamulah yang sebenarnya hewan (bodoh) dan ibumu (kucing itu) yang manusia! Karena dia paham bahasamu, sedangkan kamu tidak paham bahasanya.".Kesimpulan Ustadz: Cerita yang dibawakan oleh Ibnu Jauzi ini menjadi contoh nyata bagaimana iblis mempermainkan akal sehat manusia melalui talbis (tipuan). Akibat meyakini reinkarnasi, seseorang bisa menjadi sangat konyol hingga menganggap hewan di sekitarnya—seperti kucing, kambing, atau serangga—sebagai kerabat atau orang tuanya yang telah mati.🍒Tablis Iblis Kepada Kaum Khawarij.Khawarij adalah firqah (kelompok) menyimpang pertama yang muncul dalam Islam. Iblis menipu mereka bukan lewat kemaksiatan, melainkan lewat jalur ekstrimitas dalam beragama (ghuluw). Mereka tertipu oleh sifat ujub (bangga diri) atas hebatnya shalat malam, puasa, dan bacaan Qur'an mereka, sehingga mudah memandang rendah dan mengkafirkan kaum muslimin lainnya.kata ibnu Qoyyim, iblis menggoda bisa dua sisi, kalau iblis melihat ada orang yang cenderung kepada kemaksiatan, berleha-leha maka iblis buat dia terjerumus ke dalam kemaksiatan. kalau seseorang kecenderungannya bertaqwa maka iblis juga bisa menggoda dia dari sifat ghuluw yang berlebih-lebihan. ekstrim dalam beragama, hingga akhirnya dia sendiri rajin ibadah, rajin shalat malam, rajin puasa sehingga dia mudah mengkafirkan orang lain ketika orang lain tidak melakukan apa yang dia lakukan. jadi dia menjadikan orang lain barometer seperti dia, kalau saya yang begitu berarti saya menghina Allah, kalau saya yang melakukan maksiat berarti saya tidak beriman kepada Rasulullah. lalu dia generalkan orang lain terhadap orang lain, dia kiaskan orang lain terhadap dirinya, akhirnya dia mudah mengkafirkan orang lain.inilah kecenderungan kuat  dalam beribadah yang dijadikan kesempatan oleh iblis untuk menjadikan seseorang ekstrim dalam beragama.✅Cikal Bakal Khawarij di Zaman Rasulullah. (Rasulullah tidak bertemu langsung dengan khwarij yang mengangkat pedang)Pelopor pemikiran ini adalah seorang kabilah Bani Tamim bernama Dzul Khuwaishirah. Saat Rasulullah membagikan harta fai'/ghanimah kepada tokoh-tokoh mualaf Arab Badui demi melunakkan hati mereka, orang ini datang dengan penampilan jidat menonjol, mata cekung, jenggot lebat, sarungnya dia gulung dan kepala botak.Dia memprotes Rasulullah secara kasar: "Ittaqillah (bertakwalah kepada Allah) wahai Muhammad, berlakulah adil!". Rasulullah menjawab: "Celaka engkau, siapa lagi yang akan berlaku adil di atas muka bumi ini jika aku saja tidak adil?"▶️ketika Khalid bin Walid meminta izin untuk memenggalnya, Rasulullahh melarangnya karena orang tersebut masih shalat secara lahiriah. Namun Rasulullah berkata: aku tidak disuruh menilai hati orang lain tapi hanya dzhohirnya saja.Rasulullah berkata bahwa kelak dari keturunan/pemikiran orang ini akan lahir suatu kaum yang rajin membaca Al-Qur'an namun tidak melewati kerongkongan mereka (tidak dipahami), dan mereka keluar dari agama secepat anak panah menembus hewan buruannya.🍒Puncak Fitnah Khawarij di Zaman Ali bin Abi ThalibLatar Belakang Konflik:Pengepungan Rumah Khalifah: Peristiwa tragis ini bermula ketika rumah Khalifah Utsman bin Affan dikepung oleh sekelompok besar massa pemberontak yang berbuat zalim. Jumlah komplotan pemberontak yang datang dari berbagai daerah dan kabilah ini diperkirakan mencapai 2.000 hingga 4.000 orang.Detik-Detik Pembunuhan: Para pemberontak berhasil menjebol dan menerobos masuk ke dalam rumah. Pada saat situasi mencekam tersebut, Utsman bin Affan sedang dalam kondisi duduk tenang sambil membaca Al-Qur'an.Syahid di Atas Al-Qur'an: Utsman sempat menahan hantaman senjata dengan tangannya, namun para pemberontak tetap tega menikam beliau hingga wafat secara syahid. Begitu kejamnya peristiwa tersebut sampai-sampai darah suci sang menantu Rasulullah ini menetes dan membasahi mushaf Al-Qur'an yang sedang beliau baca.Dampak Besar setelah Wafatnya Utsman:Pasca terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan secara syahid oleh para pemberontak, terjadi perbedaan ijtihad politik antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Mu'awiyah bin Abi Sufyan di Syam. Mu'awiyah menuntut penangkapan segera pembunuh Utsman, sedangkan Ali ingin menstabilkan negara terlebih dahulu karena para komplotan pembunuh berjumlah ribuan dan dilindungi kabilah-kabilah besar. Konflik ini memicu Perang SiffinPeristiwa Tahkim (Arbitrase): Ketika kubu Mu'awiyah mengangkat mushaf meminta perdamaian, Ali menerima jalur perundingan damai (Tahkim) dengan mengirim Abu Musa al-Asy'ari sebagai perwakilan, sementara kubu Syam mengirim Amr bin Ash.Membelotnya Khawarij: Keputusan Tahkim ini ditolak mentah-mentah oleh sebagian pasukan Ali yang berotak pendek. Sebanyak 12.000 orang memisahkan diri ke daerah Harura (sehingga disebut Haruriyah) dan mengerucut menjadi 6.000 orang. Mereka mengkafirkan Ali, Mu'awiyah, Amr bin Ash, Abu Musa, dan siapa saja yang rida pada keputusan tersebut dengan slogan populer: "Laa hukma illa lillah" (Tidak ada hukum kecuali milik Allah).▶️▶️Kematian Utsman bin Affan menjadi pemantik fitnah besar di kalangan umat Islam saat itu. Setelah Ali bin Abi Thalib diangkat menjadi khalifah keempat, muncul perbedaan ijtihad politik dengan kerabat Utsman, yaitu Mu'awiyah bin Abi Sufyan di Syam, yang menuntut penangkapan segera para pembunuh Utsman. Perbedaan ijtihad inilah yang kemudian hari memicu terjadinya Perang Siffin dan menjadi celah bagi iblis untuk melahirkan kelompok Khawarij.🍒Debat Ibnu Abbas melawan KhawarijMelihat pembelotan tersebut, Abdullah bin Abbas (sepupu Rasulullah) meminta izin kepada Ali untuk berdiskusi dengan kaum Khawarij. Ibnu Abbas datang dengan pakaian terbaiknya. Beliau mendapati kaum Khawarij sebagai orang-orang yang dahinya hitam legam penuh luka saking seringnya sujud, tangan kapalan, dan wajah pucat karena kurus sering puasa dan shalat malam.Ibnu Abbas menantang mereka menyebutkan 3 poin utama yang mereka kritik dari Ali bin Abi Thalib, lalu mematahkannya satu per satu menggunakan dalil Al-Qur'an:Gugatan 1: Ali telah menetapkan manusia sebagai hakim dalam urusan agama Allah, padahal Allah berfirman "Inil hukmu illa lillah" (Hukum itu milik Allah).Bantahan Ibnu Abbas: Allah justru memerintahkan manusia menjadi hakim dalam urusan yang jauh lebih kecil. Contohnya, dalam urusan denda berburu saat ihram (Surah Al-Ma'idah: 95) yang keputusannya diserahkan pada "dua orang yang adil di antara kalian". Begitu pula dalam urusan sengketa rumah tangga suami-istri (Surah An-Nisa: 35), Allah menyuruh mengirim juru damai (hakam) dari kedua belah pihak. Ibnu Abbas menegaskan: "Jika urusan kelinci dan keharmonisan suami-istri saja Allah serahkan kepada hukum manusia, apalagi urusan darah dan persatuan umat Islam?". Khawarij terdiam.Gugatan 2: Ali berperang dalam Perang Jamal melawan kubu urusan Aisyah, tetapi tidak menawan wanita mereka dan tidak mengambil harta ghanimah. Jika mereka mukmin, kenapa diperang? Jika mereka kafir, kenapa wanita dan hartanya tidak dihalalkan?Bantahan Ibnu Abbas: Ibnu Abbas membalikkan logika mereka: "Apakah kalian tega dan berani menjadikan Ummul Mukminin Aisyah (ibunda kaum mukminin) sebagai budak tawanan perang kalian yang boleh digauli?". Jika mereka mengiyakan, mereka kafir karena menghina istri Nabi yang merupakan ibunda mereka di dalam Al-Qur'an (Surah Al-Ahzab: 6). Khawarij kembali terdiam.Gugatan 3: Ali menghapus gelarnya sebagai "Amirul Mukminin" (Pemimpin Orang-orang Beriman) saat menulis surat kesepakatan damai dengan Mu'awiyah. Jika dia bukan pemimpin orang beriman, berarti dia pemimpin orang kafir.Bantahan Ibnu Abbas: Ibnu Abbas mencontohkan langsung uswah dari Rasulullah pada Perjanjian Hudaibiyah. Saat itu, delegasi kafir Quraisy menolak klausul tulisan "Muhammad Rasulullah". Maka Rasulullah sendiri yang menghapus gelar kerasulannya demi tercapainya perdamaian dan menggantinya dengan "Muhammad bin Abdillah". "Jika Nabi saja boleh menghapus gelar Rasulullah demi maslahat, tentu Ali lebih boleh menghapus gelar Amirul Mukminin," kata Ibnu Abbas.Hasil dari debat ilmiah ini, sebanyak 2.000 orang Khawarij bertaubat dan kembali bergabung ke pasukan Ali bin Abi Thalib.🍒Kekejaman Khawarij & Akhir Hayat Para TokohnyaPembunuhan Abdullah bin Khabbab: Sisa kaum Khawarij yang keras kepala (4.000 orang) mulai menumpahkan darah. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan sahabat Nabi bernama Abdullah bin Khabbab bin Al-Arat beserta budak wanitanya yang sedang hamil. Setelah Abdullah menyampaikan hadits Nabi tentang anjuran menahan diri dan menjadi "hamba Allah yang terbunuh (bukan membunuh)" di masa fitnah, mereka justru menyeret Abdullah ke pinggir sungai dan menyembelihnya hingga darahnya mengalir ke air. Tak sampai di situ, mereka merobek perut budak wanitanya yang hamil dan membunuh janin di dalamnya.Perang Nahrawan: Mendengar kekejaman tersebut, Ali bin Abi Thalib meminta mereka menyerahkan eksekutor pembunuhan Abdullah bin Khabbab. Kaum Khawarij dengan sombong menjawab serentak: "Kami semua yang membunuhnya!". Atas dasar legalitas hukum inilah, Ali akhirnya mengerahkan pasukan untuk memerangi mereka di Nahrawan hingga mereka tewas kocar-kacir. Nabi menyebut mereka sebagai "Kilabun Naar" (Anjing-anjing neraka).Konspirasi Tiga Serangkai: Pasca kekalahan di Nahrawan, tiga sisa anggota Khawarij berkumpul di Mekkah: Abdurrahman bin Muljam, Al-Burak bin Abdillah, dan Amr bin Bakr. Mereka bersumpah di bulan Ramadhan untuk membunuh tiga tokoh umat Islam secara serentak di tiga tempat berbeda: Bin Muljam bertugas membunuh Ali di Kufah, Al-Burak membunuh Mu'awiyah di Syam, dan Amr bin Bakr membunuh Amr bin Ash di Mesir. Hanya Ibnu Muljam yang berhasil mengeksekusi misinya.🍒Detik-Detik Kematian Ali bin Abi Thalib & Eksekusi Ibnu MuljamSyahidnya Khalifah Ali: Abdurrahman bin Muljam mengendap-endap dan menikam kepala Khalifah Ali bin Abi Thalib saat beliau keluar hendak melaksanakan shalat subuh. Tikaman pedang beracun tersebut menembus hingga ke otak Ali. Sebelum wafat, Ali berpesan agar menangkap pembunuhnya dan jangan sampai lolos. Ibnu Muljam yang tertangkap dengan sombong berkata bahwa pedangnya telah direndam racun selama sebulan penuh demi memastikan Ali wafat.Eksekusi Mati Ibnu Muljam (Kengerian Talbis Iblis): Ketika Ali wafat, Ibnu Muljam dijatuhi hukuman qishas yang sangat berat oleh Abdullah bin Ja'far. Kedua tangannya dipotong, kedua kakinya dipotong, dan matanya dicolok dengan besi panas. Menakjubkannya, sepanjang penyiksaan fisik yang amat mengerikan itu, Ibnu Muljam tidak berteriak sedikit pun dan justru terus-menerus membaca Al-Qur'an (Surah Al-'Alaq) dengan khusyuk.Ketakutan Kehilangan Zikir: Ibnu Muljam baru berteriak ketakutan dan panik ketika algojo hendak memotong lidahnya. Saat ditanya mengapa dia takut lidahnya dipotong padahal tangannya dipotong dia diam saja, Ibnu Muljam menjawab: "Aku tidak ingin sedetik pun ada waktu di dunia ini di mana aku mati dalam kondisi lidahku tidak berdzikir kepada Allah.".Penutup : Fenomena kematian Ibnu Muljam adalah puncak dari talbis (tipuan) iblis yang paling mengerikan. Secara lahiriah, dia terlihat seperti wali Allah yang tangguh, penyabar, dan ahli dzikir murni. Padahal, hakikatnya dia adalah pembunuh menantu Nabi, manusia terbaik di zamannya, dan divonis oleh Nabi sebagai anjing neraka karena rusaknya akidah akibat merasa paling benar sendiri.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
A
Amika Aspar

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Talbis Iblis #4

Catatan KajianTalbis Iblis #4 - Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & KhawarijIslam tidak mengenal konsep reinkarnasi karena setiap perbuatan langsung dibalas di alam barzakh dan akhirat melalui perhitungan dan timbangan amal. Paham reinkarnasi yang berasal dari India ini meyakini adanya kelahiran kembali ke dunia sesuai tingkat amalan masa lalu. Pemikir mereka memunculkan syubhat ini karena bingung melihat bayi yang lahir cacat atau sakit. Secara logika, konsep ini cacat karena tidak ada manusia yang ingat kehidupan masa lalunya, sehingga fungsi pembalasan menjadi tidak bermakna. Beberapa contoh kekonyolan penganut paham ini, seperti kisah pengikut Syiah yang menyangka kucing hitam sebagai reinkarnasi ibunya, cerita mahasiswa India tentang kambing yang dianggap paman, hingga orang yang merusak gaya hidupnya karena merasa titisan sultan.Tipu daya iblis pada kaum Khawarij, sekte menyimpang pertama yang merasa paling takwa sehingga mudah mengkafirkan sesama muslim. Cikal bakal kelompok ini dimulai dari protes Dzul Khuwaishirah At-Tamimi kepada Nabi saat pembagian harta ghanimah. Nabi melarang Khalid bin Walid mengeksekusinya dan memprediksi akan lahir kaum yang rajin membaca Al-Qur'an namun tidak meresap ke hati, lalu keluar dari agama secepat anak panah. Fisik mereka ditandai dahi menghitam akibat sujud dan wajah pucat karena shalat malam, namun mereka gemar membunuh muslim dan membiarkan penyembah berhala dengan slogan kembali kepada hukum Allah.Ketika debat ilmiah Abdullah bin Abbas yang berhasil menyadarkan 2.000 dari 6.000 orang Khawarij yang membelot dari Ali bin Abi Thalib. Ibnu Abbas menyanggah tiga syubhat mereka dengan dalil Al-Qur'an. Pertama, mengenai manusia yang dijadikan hakim perdamaian, Ibnu Abbas menunjukkan bahwa Allah memerintahkan tahkim manusia dalam urusan kecil seperti denda berburu dan konflik suami istri, sehingga urusan darah muslim jauh lebih utama.Kedua, terkait alasan Ali tidak menawan wanita dalam Perang Jamal, Ibnu Abbas membungkam mereka dengan fakta bahwa Aisyah adalah ibunda kaum mukminin yang tidak boleh dijadikan budak.Ketiga, mengenai Ali yang menghapus gelar Amirul Mukminin saat perjanjian damai, Ibnu Abbas mencontohkannya dengan Rasulullah yang juga menghapus gelar Rasulullah pada Perjanjian Hudaibiyah demi perdamaian.Rekam jejak kekejaman Khawarij: Mereka tega menyembelih Abdullah bin Khabbab di tepi sungai dan membelah perut istrinya yang sedang hamil hanya karena menyampaikan hadits nabi tentang fitnah. Eksekutor mereka, Abdurrahman bin Muljam, kemudian membunuh Khalifah Ali dengan pedang beracun saat subuh. Saat dieksekusi mati dengan dipotong tangan dan kaki serta matanya ditusuk besi panas, Ibnu Muljam tetap tegap membaca Al-Qur'an, namun ia baru panik saat lidahnya hendak dipotong karena takut tidak bisa berdzikir. Meski ibadah mereka mengagumkan, Nabi memberi julukan mereka sebagai anjing-anjing penghuni neraka Jahanam.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
M
Meutia Yunita

📍 Kota Bandung

Ringkasan Materi 4: Talbis Iblis #4

Talbis Iblis pada penganut reinkarnasu (tanasukh)Islam tidak mengenal reinkarnasi. Dalam Islam, pembalasan amal dilakukan melalui hari kebangkitan (Yaumul Ba'ats), perhitungan amal (Yaumul Hisab), dan penimbangan amal. Pembalasan dimulai sejak di dunia, alam barzakh (kubur), hingga puncaknya di akhirat.Jika reinkarnasi adalah bentuk pembalasan dari kehidupan sebelumnya, manusia seharusnya mengingat dosa atau kebaikan masa lalunya agar pembalasan tersebut bermakna. Kenyataannya, tidak ada satu pun manusia yang ingat kehidupan masa lalunya, sehingga konsep pembalasan ini menjadi tidak berfaedah dan hanya berupa khurafat (mitos/takhayul).Pemikiran ini berasal dari India dan merembet ke sebagian kaum muslimin (sebagian sekte Syiah). Salah satu alasan mereka memercayai reinkarnasi adalah karena tidak bisa menerima logika mengapa anak kecil yang belum berdosa atau hewan bisa terlahir cacat atau mengalami kesakitan, sehingga mereka menganggap itu adalah akibat dosa di kehidupan sebelumnya.Kisah dari kitab Ibnu Jauzi: ada seorang penganut reinkarnasi yang menangis sambil mengusap kucing hitam karena yakin kucing itu adalah ibunya yang bereinkarnasi. Ketika didebat apakah dia paham bahasa kucing tersebut dan dia menjawab tidak, si pendebat berseloroh bahwa justru dialah yang "hewan" karena manusia (si kucing) paham ucapannya, sedangkan dia tidak.Talbis iblis pada kaum khawarijKhawarij adalah firqah pertama yang muncul dalam Islam. Tipu daya iblis pada mereka berbentuk ujub (bangga diri) atas ibadah mereka yang luar biasa (salat malam hingga jidat hitam/terluka, rajin puasa, dan membaca Al-Qur'an). Saking merasa sucinya, mereka mudah mengafirkan orang lain (takfir) yang melakukan dosa besar atau tidak sejalan dengan mereka.Asal mula: Muncul dari sosok bernama Dzul Khuwaishirah At-Tamimi yang berani memprotes Nabi Muhammad SAW saat pembagian harta ghanimah dengan mengatakan, "Bertakwalah/berlakulah adil, wahai Muhammad!". Nabi bersabda bahwa akan keluar dari keturunan orang ini kaum yang rajin membaca Al-Qur'an namun tidak melewati kerongkongan mereka (tidak dipahami/masuk ke hati), dan mereka keluar dari agama secepat anak panah menembus hewan buruan.Khawarij di Zaman Ali bin Abi Thalib: Kelompok ini memisahkan diri dari pasukan Ali bin Abi Thalib setelah terjadinya peristiwa Tahkim (perundingan damai) antara kubu Ali dan kubu Mu'awiyah dalam Perang Siffin. Mereka menolak perdamaian tersebut dengan slogan "Laa hukma illa lillah" (Tidak ada hukum kecuali milik Allah) dan mengkafirkan Ali, Mu'awiyah, Amr bin Ash, serta Abu Musa Al-Asy'ari.Debat Ibnu Abbas dengan Khawarij: Sahabat Ibnu Abbas mendatangi 6.000 orang Khawarij untuk berdiskusi. Dengan kecerdasannya, Ibnu Abbas mematahkan 3 argumen utama mereka (soal manusia menjadi hakim, soal tidak adanya tawanan wanita/ghanimah dalam Perang Jamal, dan dihapusnya gelar Amirul Mukminin oleh Ali saat berunding). Berkat debat ini, 2.000 orang dari mereka bertobat dan kembali ke pasukan Ali.Kekejaman & Akhir Hayat: Sisa kaum Khawarij yang keras kepala mulai menumpahkan darah kaum muslimin, salah satunya menyembelih sahabat Abdullah bin Khabbab dan membelah perut istrinya yang sedang hamil. Hal ini membuat Ali bin Abi Thalib akhirnya memerangi mereka. Di akhir sejarah, salah seorang tokoh Khawarij bernama Abdurrahman bin Muljam berhasil membunuh Ali bin Abi Thalib saat hendak salat subuh. Kisah tragis diceritakan saat Bin Muljam dieksekusi; dia tetap membaca Al-Qur'an dan berzikir tanpa rasa sakit walau tangan, kaki, dan matanya dirusak, namun ia ketakutan saat lidahnya mau dipotong karena takut tidak bisa berzikir lagi—menunjukkan betapa ekstrem dan tersesatnya pemahaman mereka. Nabi SAW menyebut mereka sebagai Kilaabun Naar (anjing-anjing neraka).

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
S
SHILFI LATIFATHUL WANGSA

📍 Kabupaten Purwakarta

Talbis iblis 4

Talbis iblis 4Talbis iblis kepada penganut reinkarnasi & khawarijDalam islam tidak dikenal reinkarnasiNabi Muhammad shallallahu'alaihi wasallam bersabda siapa yang berbuat di dunia ini maka akan ada balasan nya di dunia dan hari kebangkitan atau hari akhirat, yaumul hisab, hari perhitungan, tentang amal ditimbang, dalam islam sangat detail /jelas Bantahan sederhanaKonsep pembalasanSeharusnya seorang sadar bahwasanya dia sedang dibalas dampak dari perbuatan masalalu nya, dia merasa bahagia karena dia pernah melakukan kebaikan dulunya, atau misalkan dia tersiksa, dia pernah melakukan keburukan di masalalunya Pemikiran reinkarnasi ini berasal dari india sampai ke sebagian kaum musliminDiantara syubhat yang menjadikan sebagian orang berpendapat reinkarnasi yaitu ketika pembesar pembesar reinkarnasi melihat anak yang kesakitan atau hewan hewan yang kesakitan maka mereka berkata ga mungkin anak anak nya ini sakit mereka ini menguji orang tuanya, ga mungkin, anak ini sakit tentu dari perbuatan orang tua nya dulu nya, kalau anak nya tidak sempurna ini akibat dari perbuatan orang tuanya dahulu, ini akibat dosa dosa sebelumnya, mereka menyimpulkan bahwasanya ada nya kehidupan dari dampak sebelumnya, ini yang disebut reinkarnasi. Ini syubhat sederhana, yang mereka katakan demikian.Pemikiran reinkarnasi itu bahayaKhurafatTidak ada pemikiran reinkarnasi dalam islamIni semua tidak benarSemuanya tercatat Talbis iblis khawarijKhawarij ini kelompok yang pertama muncul di zaman para sahabatAsal muasalnya muncul di zaman Nabi MuhammadYang dilakukan tipuan iblis kepada khawarij adalah Mereka merasa lebih hebat dari para Nabi dari para sahabatYang dilakukan oleh Nabi dan Para sahabat itu kurang tepat, jadi mereka ujub terhadap diri mereka, ujub kepada ketaqwaan sehingga su'udzon kepada orang lainCiri ciri sikap khawarij‌Rajin ibadah, rajin shalat malam, puasa dan shalat sunnah‌Suka mengkafirkan siapapun yang tidak sejalan sama dia termasuk para sahabat‌Membaca al qur'an tapi tidak menghayati/memahami maknanya dengan benar, hanya lewat lisan‌Tidak mengikuti tafsir yang benar, dan jadi sumber perpecahan dan pertikaian umat islam.Jangan terjebak dengan talbis iblis, peganglah al qur'an dan sunnah dengan pemahaman yang benar

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
A
Aminatus Noer Sholichah

📍 Kota Surabaya

Talbis IBLIS kepada penganut reinkarnasi dan khawarij

Berikut adalah rangkuman dari kajian "Talbis Iblis #4: Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij" yang disampaikan oleh Ust. Dr. Firanda Andirja, M.A.:1. Talbis Iblis terhadap Penganut Reinkarnasi (Tanasukh)Islam memiliki konsep pembalasan amal yang sangat jelas (dimulai di dunia, alam barzakh, dan puncaknya di Hari Kebangkitan/Yaumul Hisab). Sebaliknya, iblis menipu sebagian manusia dengan konsep reinkarnasi (yang banyak berasal dari pemahaman di India), di mana jiwa seseorang yang meninggal diyakini akan lahir kembali ke dunia dalam wujud yang lebih baik atau lebih buruk (bahkan menjadi hewan) sebagai bentuk pembalasan.Bantahan dan Kerancuan Konsep Reinkarnasi:Hilangnya Esensi Pembalasan: Sebuah hukuman atau pembalasan hanya akan berfaedah jika yang bersangkutan mengingat kesalahan masa lalunya. Kenyataannya, tidak ada satu pun manusia yang ingat kehidupan masa lalunya. Hal ini justru membuat orang bebas bermaksiat karena toh mereka tidak akan mengingatnya di kehidupan selanjutnya.Syubhat Penyakit Bawaan: Iblis menanamkan kerancuan (syubhat) saat manusia melihat bayi lahir cacat atau hewan yang kesakitan. Para penganut reinkarnasi menyimpulkan secara keliru bahwa penderitaan tersebut adalah akibat dosa mereka di kehidupan sebelumnya.Menjadi Khurafat yang Menggelikan: Ust. Firanda menceritakan kisah-kisah absurd di mana seseorang menangis mengusap kucing atau menghormati kambing karena meyakini hewan tersebut adalah reinkarnasi ibu atau pamannya. Ada pula yang mengubah gaya hidup menjadi sombong karena meyakini dirinya adalah reinkarnasi sultan masa lalu.2. Talbis Iblis terhadap Kaum KhawarijKhawarij adalah kelompok menyimpang (firqah) pertama dalam sejarah Islam. Iblis menipu mereka tidak melalui pintu kemaksiatan, melainkan melalui pintu ibadah yang berlebih-lebihan (ekstrim) hingga melahirkan sifat ujub (sombong) dan mudah mengkafirkan sesama muslim.Sejarah dan Karakteristik Khawarij:Cikal Bakal di Zaman Nabi: Paham ini berawal dari seorang pria bernama Dzul Khuwaysirah yang dengan sombong memprotes dan menuduh Nabi Muhammad ﷺ tidak adil dalam membagikan harta rampasan perang. Nabi ﷺ memprediksi akan muncul dari keturunan orang ini kaum yang rajin membaca Al-Qur'an tapi tidak melewati tenggorokan (tidak dipahami).Puncak Pemberontakan di Zaman Ali bin Abi Thalib: Khawarij muncul sebagai kekuatan besar setelah Perang Shiffin antara kubu Ali dan Muawiyah. Mereka menolak upaya perdamaian (Tahkim) dan mengkafirkan Ali, Muawiyah, serta para utusan perdamaian dengan dalih "hukum hanya milik Allah", padahal mereka buta tafsir.Ibadah Fisik yang Kuat Namun Miskin Ilmu: Secara fisik, ibadah kaum Khawarij sangat luar biasa. Wajah mereka pucat karena shalat malam, dan dahi mereka terluka karena banyak sujud. Sahabat Nabi pun diprediksi akan merasa minder melihat kuantitas ibadah mereka. Namun, mereka justru membunuh umat Islam dan membiarkan orang kafir.Dialog dengan Ibnu Abbas: Sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu mendatangi markas 6.000 pasukan Khawarij untuk berdialog. Ibnu Abbas dengan cerdas mematahkan argumen mereka menggunakan ayat Al-Qur'an (misalnya membuktikan bahwa Allah pun mengizinkan manusia menjadi hakim penengah dalam urusan denda buruan atau perselisihan suami-istri). Hasilnya, sekitar 2.000 orang sadar dan bertaubat.Kekejaman dan Akhir Kaum Khawarij: Sisa Khawarij yang keras kepala menumpahkan darah kaum muslimin yang tidak berdosa, seperti menyembelih sahabat Abdullah bin Khabbab dan membunuh budak wanitanya yang sedang hamil. Tindakan ini memicu Ali bin Abi Thalib untuk memerangi mereka.Kesesatan Sampai Akhir Hayat: Seorang tokoh Khawarij, Abdurrahman bin Muljam, berhasil membunuh khalifah Ali bin Abi Thalib. Ironisnya, saat Ibnu Muljam dieksekusi dengan cara dipotong anggota tubuhnya, ia tidak kesakitan dan terus melantunkan Al-Qur'an. Ia baru ketakutan saat lidahnya akan dipotong karena takut tidak bisa berdzikir lagi. Ini menunjukkan betapa mengerikannya tipu daya iblis; seseorang bisa terlihat sangat bertakwa dan cinta Al-Qur'an di akhir hayatnya, padahal hakikatnya ia adalah pembunuh Sahabat Nabi dan merupakan "anjing-anjing neraka".

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
E
Ellisa Septiana

📍 Kota Depok

Talbis iblis #4 : Talbis Iblis Kepada Penganut Reinkarnasi & Khawarij -Ustadz dr.Firanda-

Penjelasan Konsep Pembalasan dan Penolakan Reinkarnasi dalam Islam• Dijelaskan bahwa Islam tidak mengenal konsep reinkarnasi.• Islam mengenal konsep pembalasan amal di dunia, alam barzakh, dan pembalasan paling utama di hari akhirat (Yaumul Hisab).• Setiap perbuatan di dunia akan mendapatkan balasan sesuai amal, dengan perhitungan yang sangat rinci dan adil sesuai syariat Islam.Perbedaan Pembalasan dalam Islam dan Agama Lain (terutama Hindu/Buddha)• Rekarnasi diduga berasal dari ajaran India dan agama seperti Hindu dan Buddha.• Dalam ajaran tersebut, pembalasan bisa terjadi di kehidupan berikutnya dengan kelahiran kembali menjadi makhluk pada strata lebih tinggi atau lebih rendah tergantung amal.• Contoh: Jika seseorang berbuat buruk dalam kehidupan sekarang, ia akan hidup kembali sebagai makhluk yang lebih rendah, misalnya hewan hina.• Pembalasan di dunia ini harus disadari, artinya seseorang tahu penyebab kondisi sekarang adalah akibat amal masa lalu.Kritik terhadap Konsep Reinkarnasi• Dalam kenyataannya, manusia tidak dapat mengingat kehidupan masa lalu mereka.• Ketidakingatan ini menunjukkan bahwa konsep reinkarnasi tidak memiliki faedah atau kebenaran.• Dalam Islam, konsep pembalasan yang benar adalah yang disertai dengan ingatan amal dan bukti jelas tentang pembalasan, sedangkan reinkarnasi tidak memenuhi kriteria ini.• Konsep reinkarnasi tersebut dianggap sebagai khurafat dan tidak terbukti dalam Alquran dan Hadis.Asal-usul dan Penyebaran Paham Reinkarnasi• Paham reinkarnasi berasal dari India, kemudian menyebar dan mempengaruhi sebagian kaum Muslim dengan cara salah.• Imam Ibnu Jauzi dan tokoh lainnya mengkritik konsep ini sebagai salah kaprah dan syubhat (kerancuan).• Kritik tersebut menyoroti bahwa orang menganggap penderitaan anak-anak yang lahir cacat adalah akibat dosa kehidupan sebelumnya, yang bertentangan dengan ajaran Islam.Penjelasan Tahap-tahap Reinkarnasi Menurut Sebagian Penganutnya• Ibnu Jauzi menyampaikan terdapat beberapa tahapan reinkarnasi:1. Jiwa memasuki alam tertentu setelah kematian.2. Jiwa kemudian hidup kembali, tergantung amal baik atau buruknya, bisa menjadi tumbuhan, hewan, atau manusia.3. Tahapan ini diikuti siklus kelahiran kembali berkali-kali, dengan kondisi kehidupan yang bervariasi.• Tidak semua penganut reinkarnasi sepakat pada satu versi, namun umumnya sepakat bahwa kehidupan sekarang adalah hasil dari kehidupan sebelumnya.• Penjelasan ini dianggap tidak benar dari sisi Islam.Kisah Lucu dan Contoh Praktis Paham Reinkarnasi• Diceritakan kisah orang Syiah yang percaya ibunya bereinkarnasi menjadi kucing dan menangis bersama kucing tersebut.• Contoh lain diceritakan mahasiswa India yang percaya kerabat mereka telah bereinkarnasi menjadi hewan seperti kambing.• Semua contoh ini ditekankan sebagai bentuk khurafat dan kesesatan dalam memahami agama.Penegasan Bahwa Reinkarnasi Adalah Khurafat dan Bertentangan dengan Islam• Paham yang menganggap seseorang dapat mengingat masa lalu sebagai raja atau sultan adalah sesat.• Realitas membuktikan tidak ada manusia yang ingat masa lalunya.• Dalam Islam, pembalasan terjadi hanya sekali di hari kiamat, bukan melalui kelahiran berulang kali.• Lebih jauh, paham reinkarnasi mengandung unsur syirik dan mengada-ada.Penjelasan Konsep Pembalasan Islam yang Benar• Islam hanya mengakui hari kebangkitan dan yaumul hisab: seluruh amal akan dibuka dan diperhitungkan tanpa ada yang tertinggal.• Pembalasan sempurna, jelas, dan real terjadi pada hari kiamat.• Pembalasan yang tidak disertai ingatan dan bukti bukan konsep Islam yang benar, dan itu hanya menjerumuskan manusia.Peralihan Pembahasan: Talbis Iblis dan Kelompok Khawarij• Khawarij muncul pada zaman Nabi Muhammad SAW, dengan ciri ekstremisme dan merasa lebih benar dari Nabi dan sahabat.• Mereka merasa rajin beribadah, lalu mudah mengkafirkan orang lain yang berbeda.Dua Karakteristik Godaan Iblis terhadap Manusia• Iblis menggoda orang pada dua sisi ekstrem:1. Orang yang cenderung bermaksiat, digoda agar semakin nyaman berbuat dosa.2. Orang yang beribadah terlalu keras sampai menganggap diri paling benar dan mudah mengkafirkan orang lain.• Kedua sikap ini adalah jebakan iblis dan sumber perpecahan umat.Sejarah dan Asal Usul Kelompok Khawarij• Khawarij pertama kali muncul pada masa Nabi Muhammad SAW, sebagai kelompok yang mengkritik dan membangkang terhadap keputusan Nabi dan para sahabat.• Cerita dari Abu Sa’id Al-Khudri tentang pembagian harta ghanimah oleh Nabi yang ditolak oleh kelompok ini.• Mereka menuntut keadilan menurut versi mereka, menolak otoritas Nabi, dan mulai mengkafirkan sesama Muslim.Perang dan Konflik antara Khawarij, Ali Bin Abi Thalib, dan Muawiyah• Setelah pembunuhan Utsman bin Affan, terjadi perpecahan politik antara kubu Ali dan Muawiyah.• Ali menjadi khalifah, tetapi menghadapi kelompok Khawarij yang memberontak dan mengkafirkan Ali serta Muawiyah.• Peperangan besar terjadi, termasuk Perang Jamal dan Perang Shiffin.• Khawarij tidak menerima hasil arbitrase dan membentuk kelompok tersendiri yang radikal serta berperang dalam kondisi yakin akan masuk surga jika mati.Ciri-ciri dan Sikap Khawarij• Rajin ibadah: rajin salat malam, puasa, dan shalat sunnah.• Mengkafirkan siapapun yang tidak sepaham dengan mereka, termasuk Ali bin Abi Thalib dan para sahabat Nabi.• Membaca Alquran tetapi tidak menghayati atau memahami maknanya dengan benar (hanya lewat lisan).• Tidak mengikuti tafsir yang benar dan menjadi sumber perpecahan dan pertikaian umat Islam.Upaya Ali Bin Abi Thalib Menghadapi Khawarij• Khawarij mulai memperlihatkan pemberontakan dan pengkafiran terhadap kaum Muslimin lain dan melakukan tindakan kekerasan.• Ali berusaha berdialog melalui Ibnu Abbas untuk meredakan konflik namun gagal.• Konflik berlanjut hingga terjadi pertempuran yang menumpahkan darah dan memunculkan teka-teki politik dan sosial tersendiri.Kisah Pembunuhan Abdullah bin Khabbab dan Konflik Lanjutan• Abdullah bin Khabbab yang berusaha menentang Khawarij disiksa dan dibunuh secara brutal oleh Khawarij.• Ali memerintahkan penangkapan pembunuh tersebut namun Khawarij mengaku semua terlibat sehingga sulit mengidentifikasi pelakunya.• Perang besar antara Khawarij dan pasukan Ali terus berlanjut.Rencana Pembunuhan Terhadap Tokoh Muslim Terkenal oleh Khawarij• Tiga tokoh utama, yaitu Ali Bin Abi Thalib, Muawiyah, dan Amr bin al-As menjadi target pembunuhan oleh tiga anggota Khawarij yang berkonspirasi saat bulan Ramadhan.• Ali Bin Abi Thalib terbunuh oleh Abdullah bin Muljam, anggota Khawarij, saat salat Subuh.Kematian Abdullah bin Muljam, Pembunuh Ali• Abdullah bin Muljam ditangkap dan disiksa secara kejam, namun menunjukkan kesabaran luar biasa dan tetap berzikir hingga akhir hayatnya.• Kekejaman ini menggambarkan ekstremisme Khawarij yang justru berujung pada kehancuran diri mereka sendiri.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya6 hari lalu
S
Salma laela fitri

📍 Kabupaten Karawang

Ringkasan pertemuan ke 4

Ringkasan Kajian Talbis Iblis #4 Talbis Iblis terhadap Penganut Reinkarnasi dan Kelompok KhawarijPemateri: Ustadz Firanda Andirja حفظه الله Dalam pembahasan kali ini, Imam Ibnu al-Jauzi rahimahullah menjelaskan bagaimana iblis menyesatkan manusia melalui syubhat (kerancuan pemikiran). Salah satu cara iblis yang paling berbahaya adalah menghiasi pemikiran yang batil sehingga tampak masuk akal dan dapat diterima oleh manusia.Pada bab ini dibahas dua kelompok yang menjadi sasaran talbis iblis, yaitu orang-orang yang meyakini reinkarnasi (tanasukh) dan kelompok Khawarij. Keduanya tersesat dengan cara yang berbeda, namun sama-sama berawal dari pemahaman yang menyimpang dari petunjuk wahyu.Talbis Iblis terhadap Penganut Reinkarnasi Pengertian ReinkarnasiReinkarnasi adalah keyakinan bahwa setelah seseorang meninggal dunia, ruhnya akan hidup kembali dalam kehidupan lain di dunia. Kehidupan berikutnya dianggap sebagai bentuk balasan terhadap amal yang dilakukan pada kehidupan sebelumnya.Keyakinan ini banyak ditemukan dalam sebagian agama dan filsafat yang berkembang di India. Mereka beranggapan bahwa kehidupan manusia berlangsung berulang-ulang melalui berbagai kelahiran sampai mencapai kesempurnaan tertentu.Menurut mereka:* Orang yang berbuat baik akan lahir kembali dalam keadaan yang lebih baik.* Orang yang berbuat buruk akan lahir kembali dalam keadaan yang lebih rendah.* Bahkan seseorang dapat terlahir sebagai hewan, serangga, atau makhluk lain sebagai hukuman atas dosa-dosanya.Bantahan terhadap ReinkarnasiIslam menolak konsep reinkarnasi karena bertentangan dengan Al-Qur'an dan Sunnah.Dalam Islam, kehidupan manusia hanya sekali di dunia. Setelah itu manusia memasuki alam barzakh hingga hari kiamat. Kemudian seluruh manusia dibangkitkan untuk menjalani hisab dan menerima balasan yang sempurna.Salah satu kelemahan mendasar konsep reinkarnasi adalah tidak adanya ingatan terhadap kehidupan sebelumnya.Apabila seseorang benar-benar sedang menerima balasan atas dosa masa lalu, maka seharusnya ia mengetahui dosa apa yang menyebabkan dirinya mendapatkan hukuman tersebut.Namun kenyataannya:* Tidak ada manusia yang mengingat kehidupan sebelumnya.* Tidak ada yang mengetahui dosa atau kebaikan yang pernah ia lakukan sebelum lahir.* Tidak ada yang dapat membuktikan bahwa kondisi hidupnya saat ini merupakan akibat dari kehidupan terdahulu.Karena itu konsep pembalasan semacam ini kehilangan makna dan hikmah.Berbeda dengan Islam yang menjelaskan bahwa pada hari kiamat seluruh amal manusia akan diperlihatkan secara rinci. Setiap orang akan mengetahui sebab dirinya memperoleh pahala atau hukuman.Allah akan memperlihatkan seluruh catatan amal manusia, baik yang kecil maupun yang besar, sehingga tidak ada sedikit pun kezaliman dalam pembalasan-Nya. Sebab Munculnya Keyakinan ReinkarnasiSebagian orang yang meyakini reinkarnasi melihat kenyataan bahwa ada anak-anak yang lahir dalam keadaan cacat, miskin, sakit, atau mengalami penderitaan sejak kecil.Mereka kemudian beranggapan bahwa keadaan tersebut pasti merupakan hukuman atas kesalahan yang dilakukan pada kehidupan sebelumnya.Padahal dalam Islam, semua itu termasuk bagian dari takdir Allah yang mengandung hikmah dan ujian. Tidak semua musibah merupakan hukuman. Terkadang musibah menjadi sarana penghapus dosa, pengangkat derajat, atau ujian bagi seseorang dan keluarganya.Kisah-Kisah Lucu dan Aneh Akibat ReinkarnasiUstadz Firanda menyebutkan beberapa kisah yang menunjukkan betapa jauhnya keyakinan reinkarnasi dari akal sehat.Di antaranya kisah seseorang yang meyakini seekor kucing adalah ibunya yang telah bereinkarnasi. Ia berbicara kepada kucing tersebut, menangis ketika melihatnya menangis, dan menganggap kucing itu memahami pembicaraannya.Ketika ditanya apakah ia memahami suara kucing tersebut, ternyata ia tidak memahaminya. Ini menunjukkan kontradiksi dalam keyakinannya.Beliau juga menyebutkan kisah sebagian orang yang mengaku sebagai reinkarnasi tokoh-tokoh besar masa lalu, seperti raja atau sultan tertentu. Akibatnya mereka berusaha meniru gaya hidup tokoh tersebut dan membangun khayalan yang tidak memiliki dasar sama sekali.Semua ini menunjukkan bagaimana iblis mempermainkan akal manusia melalui khurafat dan keyakinan yang tidak memiliki bukti. Talbis Iblis terhadap Khawarij Awal Kemunculan KhawarijKhawarij merupakan kelompok sesat pertama yang muncul dalam sejarah Islam.Cikal bakal pemikiran mereka sudah muncul pada masa Rasulullah ﷺ melalui seorang bernama Dzul Khuwaishirah At-Tamimi.Ketika Rasulullah ﷺ membagikan harta kepada sebagian orang, ia memprotes Nabi dengan berkata: "Berlakulah adil wahai Muhammad."Ucapan ini menunjukkan buruk sangka kepada Rasulullah ﷺ dan merasa lebih memahami keadilan daripada beliau.Rasulullah ﷺ kemudian mengabarkan bahwa dari keturunan atau pemikiran orang tersebut akan muncul suatu kaum yang rajin beribadah tetapi menyimpang dari agama.Sifat-Sifat KhawarijRasulullah ﷺ menjelaskan beberapa ciri mereka:* Sangat rajin shalat.* Banyak berpuasa.* Gemar membaca Al-Qur'an.* Sering melakukan ibadah malam.* Berpenampilan zuhud dan sederhana.* Mudah mengkafirkan kaum muslimin.* Dangkal dalam memahami agama.Mereka membaca Al-Qur'an tetapi tidak memahami maknanya dengan benar.Karena itu Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Al-Qur'an tidak melewati kerongkongan mereka, yaitu tidak sampai memberikan pemahaman yang benar ke dalam hati mereka.Akar Kesesatan KhawarijTalbis iblis terhadap Khawarij berawal dari semangat beragama yang tidak dibimbing oleh ilmu.Mereka kagum terhadap ibadah mereka sendiri dan merasa lebih baik daripada orang lain.Akibatnya:* Mereka mudah berprasangka buruk.* Merasa paling benar.* Menganggap dosa besar sebagai kekafiran.* Mudah mengeluarkan muslim dari Islam.Mereka menilai orang lain dengan standar yang mereka buat sendiri dan tidak memahami agama sesuai pemahaman para sahabat.Munculnya Khawarij pada Masa Ali bin Abi ThalibSetelah terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan رضي الله عنه, terjadi berbagai fitnah besar di tengah kaum muslimin.Muncullah perbedaan ijtihad antara Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah رضي الله عنهما mengenai cara menangani para pembunuh Utsman.Dalam perkembangan peristiwa tersebut, sebagian orang keluar dari barisan Ali dan membentuk kelompok tersendiri.Mereka mengangkat slogan: "Tidak ada hukum selain hukum Allah."Dengan slogan tersebut mereka mengkafirkan:* Ali bin Abi Thalib.* Muawiyah.* Abu Musa al-Asy'ari.* Amr bin Ash.* Dan kaum muslimin yang tidak sepaham dengan mereka.Padahal slogan tersebut benar secara lafaz, tetapi digunakan untuk tujuan yang batil.Dialog Ibnu Abbas dengan KhawarijAli bin Abi Thalib mengutus Abdullah bin Abbas رضي الله عنهما untuk berdialog dengan mereka.Ketika datang, Ibnu Abbas melihat kaum yang sangat rajin beribadah. Wajah mereka pucat karena banyak shalat malam dan pada dahi mereka terdapat bekas sujud.Mereka menyampaikan tiga tuduhan kepada Ali:1. Mengangkat manusia sebagai hakim.2. Tidak mengambil ghanimah dalam perang melawan kaum muslimin.3. Menghapus gelar Amirul Mukminin dalam perjanjian.Dengan ilmu yang mendalam, Ibnu Abbas membantah seluruh syubhat tersebut menggunakan Al-Qur'an dan Sunnah.Setelah mendengar penjelasan beliau, sekitar dua ribu orang kembali kepada kebenaran. Kejahatan KhawarijSebagian Khawarij tetap keras kepala dan tidak mau menerima kebenaran.Mereka kemudian melakukan berbagai kejahatan, di antaranya membunuh sahabat Nabi Abdullah bin Khabbab رضي الله عنه.Mereka bahkan membunuh istrinya yang sedang hamil dengan cara yang sangat keji.Setelah kejahatan tersebut, Ali bin Abi Thalib akhirnya memerangi mereka dalam Perang Nahrawan. Pembunuhan Ali bin Abi ThalibMeskipun banyak Khawarij terbunuh, sebagian masih hidup dan menyimpan kebencian.Tiga orang Khawarij bersepakat untuk membunuh:* Ali bin Abi Thalib.* Muawiyah bin Abi Sufyan.* Amr bin Ash.Abdurrahman bin Muljam berhasil melaksanakan rencananya dan menikam Ali bin Abi Thalib ketika beliau hendak melaksanakan shalat Subuh pada bulan Ramadhan.Akibat luka tersebut, Ali رضي الله عنه wafat sebagai syahid.Peristiwa ini menunjukkan bahwa seseorang bisa terlihat sangat rajin beribadah tetapi tetap berada di atas kesesatan apabila pemahamannya menyimpang.Kesimpulan dan Pelajaran1. Islam tidak mengenal konsep reinkarnasi.2. Kehidupan manusia hanya sekali sebelum memasuki alam barzakh dan hari kebangkitan.3. Pembalasan yang sempurna dan adil akan terjadi pada hari kiamat.4. Iblis dapat menyesatkan manusia melalui syahwat maupun syubhat.5. Semangat beragama tanpa ilmu dapat mengantarkan kepada kesesatan.6. Banyak ibadah tidak menjamin kebenaran apabila tidak sesuai dengan Sunnah.7. Pemahaman para sahabat merupakan standar utama dalam memahami agama.8. Mudah mengkafirkan kaum muslimin merupakan ciri khas Khawarij.9. Seorang muslim harus menggabungkan ilmu, ibadah, dan sikap pertengahan dalam beragama.10. Keselamatan hanya diperoleh dengan berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman generasi salaf.

💬 0 komentar📅 4 Jun 2026Baca selengkapnya →