Wanita dan Sihir - Ustadz Firanda Andirja hafizhohullah
✨ Di negara kita ini banyak tersebar praktik perdukunan, sihir dan semisalnya. Urusan mengenai suami istri, usaha yang akhirnya ada yang bercerai dan pemilik usaha menutup usahanya karena selalu terkena sihir. Bahkan ada yang sampai meninggal terkena sihir.Dalam Islam, penyihir itu dibunuh.> بَلَغَنَا أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ كَتَبَ أَنْ اقْتُلُوا كُلَّ سَاحِرٍ وَسَاحِرَةٍArtinya: “Telah sampai kepada kami bahwa Umar bin Al-Khaththab menulis (perintah): ‘Bunuhlah setiap penyihir laki-laki dan penyihir perempuan.’ Diriwayatkan dari Bajalah bin ‘Abadah, Shahih al-Bukhari, Kitab al-Jizyah.Dan ini dipraktikkan oleh para sahabat seperti Umar bin Al-Khaththab رضي الله عنه. Jundub bin Abdillah juga pernah membunuh seorang penyihir.---⚠️ Sihir merupakan dosa besar Rasulullah ﷺ bersabda:> اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ“Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan.”Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah itu?” Beliau bersabda:الشِّرْكُ بِاللَّهِ، وَالسِّحْرُ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ، وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلَاتِArtinya: “Mempersekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri pada hari peperangan, dan menuduh wanita mukminah yang menjaga kehormatannya lagi tidak mengetahui keburukan dengan tuduhan zina. HR. Al-Bukhari no. 2766 dan Muslim no. 89. Jadi dari 7 perkara yang membinasakan, di antaranya:① Syirik kepada Allah② Sihirdan seterusnya. 🌿 Beberapa perkara yang dapat membentengi diri dari sihir① Selalu bertawakal kepada Allah.② Jauhi maksiat.③ Sebelum keluar rumah membaca:> بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِArtinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”Maka dikatakan kepadanya:هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَArtinya: “Engkau telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.”Kemudian setan menjauh darinya. Setan yang lain berkata: “Bagaimana engkau dapat mengganggu seseorang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi?”Sumber: HR. Abu Dawud no. 5095 dan At-Tirmidzi no. 3426.Banyak membaca Al-Qur'an, khususnya Surat Al-Baqarah. Syaitannya bakal kabur, seperti kata Nabi ﷺ:> إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِArtinya: “Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya Surat Al-Baqarah.”Sumber: HR. Muslim ④ Konsisten dzikir pagi dan petang.Karena di dalam dzikir tersebut banyak sekali doa untuk kita baca atau meminta perlindungan Allah. Ada ayat kursi yang disebut sebagai benteng yang kokoh, jangan lupa dibaca terutama sebelum tidur.> اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُArtinya: “Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia, Yang Mahahidup, Yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya. Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.”Sumber: QS. Al-Baqarah: 255🍃 Ada juga ajwah, memakan 7 butir kurma ajwah, sebagaimana sabda Nabi ﷺ:> مَنْ تَصَبَّحَ كُلَّ يَوْمٍ سَبْعَ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً لَمْ يَضُرَّهُ فِي ذَلِكَ الْيَوْمِ سُمٌّ وَلَا سِحْرٌArtinya: “Barang siapa pada pagi hari memakan tujuh butir kurma ajwah, maka pada hari itu ia tidak akan terkena bahaya racun maupun sihir.”Sumber: HR. Al-Bukhari no. 5445 dan Muslim no. 2047.🌙 Bisa juga membaca dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah, ayat 285–286. Nabi ﷺ bersabda:> مَنْ قَرَأَ بِالْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُArtinya: “Barang siapa membaca dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah pada suatu malam, maka kedua ayat tersebut akan mencukupinya.”Sumber: HR. Al-Bukhari no. 5009 dan Muslim no. 38 🌿 Sihir adalah penyakit dan ada obatnyaNabi ﷺ bersabda:> مَا أَنْزَلَ اللَّهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءًlArtinya: “Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, kecuali Allah juga menurunkan obatnya.”Sumber: HR. Al-Bukhari no. 5678.Yang tahu maka tahu, dan yang tidak tahu maka tidak tahu.🌿 Setiap penyakit ada obatnyaKata Nabi ﷺ:> لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌArtinya: “Setiap penyakit ada obatnya.”Sumber: HR. Muslim no. 2204.🌿 Hal yang perlu dilakukan ketika terkena sihir① Berdoa kepada Allah.Di setiap waktu mustajab atau sepertiga malam terakhir, saat Allah turun ke langit duniaNabi ﷺ bersabda:> يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ، مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُArtinya: “Rabb kita تبارك وتعالى turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.’”Sumber: HR. Al-Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758.② Ruqyah.Seperti membacakan Surat Al-Fatihah 3×, kemudian diludahkan ke dalam air. Bisa juga menggunakan minyak zaitun, bisa dipakai untuk mengoles dan dioleskan ke seluruh tubuh.Al-Qur'an secara umum dibaca, tapi secara khusus yang perlu dibaca adalah Surat Al-Baqarah.📖 Surah yang biasa digunakan dalam ruqyah→ Surat Al-Fatihah→ Surat Al-Baqarah→ Ayat Kursi juga → Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-NasDari Aisyah رضي الله عنها:> أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ، ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِArtinya: “Nabi ﷺ apabila hendak ke tempat tidurnya setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya, kemudian meniup keduanya dan membaca pada keduanya: Qul Huwallahu Ahad, Qul A‘udzu bi Rabbil-Falaq, dan Qul A‘udzu bi Rabbin-Nas. Kemudian beliau mengusapkan keduanya ke bagian tubuh yang dapat beliau jangkau.”Sumber: HR. Al-Bukhari no. 5017.→ Baca ayat tentang sihir seperti di Surat Yunus: 79–82> وَقَالَ فِرْعَوْنُ ائْتُونِي بِكُلِّ سَاحِرٍ عَلِيمٍ فَلَمَّا جَاءَ السَّحَرَةُ قَالَ لَهُمْ مُوسَىٰ أَلْقُوا مَا أَنْتُمْ مُلْقُونَ فَلَمَّا أَلْقَوْا قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُمْ بِهِ السِّحْرُ ۖ إِنَّ اللَّهَ سَيُبْطِلُهُ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَ وَيُحِقُّ اللَّهُ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُجْرِمُونَArtinya: “Fir‘aun berkata, ‘Datangkanlah kepadaku semua penyihir yang pandai!’ Ketika para penyihir itu datang, Musa berkata kepada mereka, ‘Lemparkanlah apa yang hendak kalian lemparkan!’ Setelah mereka melemparkan, Musa berkata, ‘Apa yang kalian lakukan itu adalah sihir. Sesungguhnya Allah akan membatalkannya. Sesungguhnya Allah tidak membiarkan terus berlangsung pekerjaan orang-orang yang berbuat kerusakan. Allah akan mengukuhkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukainya.’”Sumber: QS. Yunus: 79–82.→ Surat Taha: 65–69> قَالُوا يَا مُوسَىٰ إِمَّا أَنْ تُلْقِيَ وَإِمَّا أَنْ نَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَلْقَىٰ قَالَ بَلْ أَلْقُوا ۖ فَإِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِنْ سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعَىٰ فَأَوْجَسَ فِي نَفْسِهِ خِيفَةً مُوسَىٰ قُلْنَا لَا تَخَفْ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعْلَىٰ وَأَلْقِ مَا فِي يَمِينِكَ تَلْقَفْ مَا صَنَعُوا ۖ إِنَّمَا صَنَعُوا كَيْدُ سَاحِرٍ ۖ وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُ حَيْثُ أَتَىٰArtinya: “Mereka berkata, ‘Wahai Musa! Apakah engkau yang melemparkan terlebih dahulu atau kami yang lebih dahulu melemparkan?’ Dia berkata, ‘Silakan kalian melemparkan!’ Tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang olehnya seakan-akan merayap cepat karena sihir mereka. Maka Musa merasa takut dalam hatinya. Kami berfirman, ‘Jangan takut! Sesungguhnya engkaulah yang paling unggul. Lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya penyihir. Dan penyihir tidak akan mendapat kemenangan dari mana pun ia datang.’”Sumber: QS. Taha: 65–69.🌿 Pengaruh kekuatan ruqyah kembali kepada peruqyah atau orang yang diruqyahAda juga doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ seperti:> اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًاArtinya: “Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak menyisakan penyakit.”Sumber: HR. Al-Bukhari no. 5743 dan Muslim no. 2191.Dan:> أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُArtinya: “Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan apa yang aku rasakan dan aku khawatirkan.”Sumber: HR. Muslim no. 2202.





