👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya

Laporan & catatan kegiatan Wanita dan Anak #jejakcahaya

✏️ Buat Laporan
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya17 Oktober 2026
S

Siska wati Berutu

📍 Kota Medan

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

👤Ustadz Firanda AndirjaAllah telah menetapkan takdir bahwa laki-laki tidak sama dengan perempuan. Untuk itu ada beberapa perbedaan hukum terkait dengan tugas dan kewajiban bagi laki-laki dan perempuan. Dan inilah keadilan yang sebenarnya, karena diantara bentuk keadilan adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya. Diantara bentuk pemuliaan islam kepada wanita:1. Perhatian terhadap wanita menjadi sebab masuk surgaDalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam suatu ketika memerintahkan seseorang untuk tidak ikut berperang agar dapat merawat ibunya. "...Rawatlah dia (ibu) , karena sesungguhnya, surga berada di kedua kakinya.” (HR. Ahmad. 2. Merawat anak perempuan menjadi sebab masuk surga"Barang siapa memiliki dua anak perempuan, lalu berbuat baik kepada mereka, maka mereka menjadi pelindung baginya dari api neraka.” Muttafaqun 'alaih3. Laki-laki yang memuliakan istri menjadi laki-laki yang terbaik di sisi Allah"Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-sebaiknya kamu adalah orang yang paling baik kepada istrinya" HR. At-Tirmidzi4. Pemuliaan terhadap janda"Orang yang membantu janda dan orang miskin seperti seorang mujahid fisabilillah, atau seperti orang yang selalu shalat malam dan tidak pernah malas, atau seperti orang yang terus berpuasa tanpa henti". HR. Bukhari dan Muslim5. Pemuliaan dalam bentuk mahar dan hak warisPemberian mahar kepada wanita adalah bentuk penghormatan kepada wanita. Pembagian hak waris adalah bentuk keadilan terhadap wanita. 6. Kewajiban mencari nafkah hanya diwajibkan kepada laki-laki.Mencari nafkah hanya diwajibkan kepada laki-laki sebagai bentuk pemuliaan kepada wanita.7. Islam menetapkan syariat hijab sebagai bentuk penjagaan terhadap wanita8. Mewajibkan adanya wali ketika menikah sebagai bentuk penghargaan dan pemuliaan terhadap wanita. 9. Wanita dibolehkan khulu'Seorang wanita diberikan hak untuk memberi tuntutan atau meminta khulu' 10. Islam melarang seorang wanita untuk bersafar tanpa sendirian/tanpa mahram sebagai bentuk penjagaan terhadap wanita.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
A
Agustina dyah Aminingsih

📍 Kabupaten Karanganyar

Materi 20 Pemuliaan Islam terhadap Wanita

Ustadz Firanda AndirjaBagaimana islam memuliakan wanita,negeri2 non muslim memprogandakan bahwasannya mereka adalah negeri2 yg sangat memuliakan wanita dgn memberikan kebebasan sebebas-bebas nya bagi para wanita dan sebaliknya mereka menuduh islam adalah agama yg membelenggu wanita dan menghilangkan kebebasan para wanita.padahal kenyataan nya islam sangat memuliakan wanita.wanita dalam Islam tentu sangat berharga.Alloh menciptakan laki2 dan wanita dgn bentuk fisik yg berbeda,perasaan yg berbeda.lelaki tdk sama dgn wanita,laki2 diciptakan untuk mencari nafkah sedangkan wanita diciptakan untuk merawat keluarga dan anak2nya.adil adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya,definisi adil bukan menyamakan,krn tdk semua bsa disamakan,tdk semua perkara bsa disamakan,Islam memuliakan wanita diantara nya dalam Alquran surat Annisa(surat yg isinya terkait hak2 wanita)dalam surat Al mujadilah yg isinya seorang wanita yg mengeluhkan suaminya kepada Nabi SAW.Bentuk2 perhatian Islam kepada seorang wanita:1.memuliakan wanita adalah sebanyak masuk syurga,contohnya memuliakan seorang ibu maka balasan nya adalah Syurga,berjihad dgn berbakti kepada kedua orang tua.berbakti kepada kedua orang tua membutuhkan pengorbanan,seperti pengorbanan seseorang yg berjihad fii sabilillah. Dan ini akan memperoleh pahala yg besar.2.ngurus anak perempuan sebab masuk syurga,dan anak perempuan ini akan menjadi penghalang orang tua nya masuk kedalam neraka jahanam,contoh mengurus 2 anak perempuan sampai baligh saya dan dia datang pada hari kiamat,ucapan Rasulullah SAW,berbarengan masuk syurga bersama Rasulullah. 3.Alloh menjadikan syurga pada suami yg berbuat baik kepada istrinya,diantara sifat Rasulullah SAW adalah mencari keridhoan istri nya.ingin menyenangkan istrinya,suami me yenangkan istrinya ps perkara2 yg di halalkan oleh Alloh SWT.memjadi terbaik disisi istri/wanita maka akan menjadi yg terbaik disisi Alloh SWT.orang yg paling sempurna iman nya adalah yg paling baik akhlaknya dan yg berbuat baik bagi istrinya. 4.diantara sebab masuk syurga, Syariat menyuruh untuk perhatian terhadap janda.5.memperhatikan masalah hak/kepemilikan wanita,makanya dalam pernikahan ada mahar dan mahar ini hukum nya adalah wajib,wajib untuk ditinaikan.6.Alloh memerintahkan wanita untuk memakai jilbab karena wanita mulia ,wanita harus dalam penjagaan,tdk sembarang orang bsa memegangnya,jilbab itu fungsinya untuk memuliakan seorang wanita.7.tdk ada nikah kecuali dgn wali ,ini semua untuk menjaga kehormatan sang wanita.8.wanitabolej mengajukan khuluk jika seorang laki2 tdk lagi bertanggung jawab ,tdk memberikan nafkah lahir batin. 9.melarang wanita safar tanpa mahrom,tujuan nya untuk menjaga wanita tersebut,bukan mengekang wanita.10.jumlah wanita yg lebih byk dari pd laki2,maka poligami bsa mengayomi wanita,tentunya seorang laki2 yg benar2 bsa menjalan kan syariat poligami dgn benar.Barakallahu fiik

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
S

Syifa ratna

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Materi 20

Materi 20Pemuliaan Islam terhadap Wanita - Ustadz Firanda Hafizhahullaahu[ ] Penghinaan thd wanita sblm islam --> tdk dberi warisan, dibunuh (krn tdk bs diajak berperang, hanya merepotkan)[ ] Zaman jahiliyah modern --> memberikan kemerdekaan bagi wanita tp dijadikan alat perdagangan utk kepentingan para lelaki[ ] Dampak dr tersebarnya zina --> pengguguran/penguburan massal bayi, penyakit seks menular, KDRT[ ] Adil mnrt islam --> meletakkan sesuatu pd tmptnya --> lelaki mencari nafkah dan wanita mengurus rmh [ ] QS.an-nisa --> sebab dinamakannya an-nisa krn dlm surat tsb byk hak2 yg berkaitan dgn wanita --> krn byk hilang di zaman jahiliyah[ ] QS.al-mujadilah --> surat ttg wanita yg sdg mengadukan suaminya kpd Rasulullah

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
D

Delonie Regia

📍 Kota Tangerang Selatan

Catatan Kajian - Materi 20: Pemuliaan Islam terhadap Wanita

Catatan Kajian Pemuliaan Islam terhadap WanitaUstadz Firanda Andirja hafizhahullahu Negeri-negeri barat, negeri-negeri non muslim, negeri-negeri kafir mempropagandakan bahwa mereka memuliakan wanita dengan memberikan kebebasan sebebas-bebasnya bagi wanita. Sebaliknya mereka menyebut Islam membelenggu wanita dan menghilangkan kebebasan wanita.Padahal itu semua tuduhan palsu.Islam secara kasat mata telah mengajarkan bagaimana Islam sangat memuliakan wanita.Wanita di zaman jahilliyah sebelum datangnya Islam sangat dihinakan.Bentuk-bentuk penghinaan terhadap wanita di zaman jahilliyah:- wanita tidak diberikan warisan- sebagian orang Arab, jika anak yang lahir adalah anak perempuan maka akan dikubur hidup-hidup. Mereka tidak suka mendapat anak perempuan, karena tidak bisa diajak berperang dan dianggap merepotkan- dan lain sebagainyaKemudian muncul penghinaan terhadap wanita di zaman jahilliyah modern. Di negeri-negeri barat, wanita sering kali dieksploitasi sebagai objek komersial, dijadikan barang dagangan atau tontonan.Wanita dihinakan.🌻Wanita dalam Islam: - Allah menciptakan laki-laki dan wanita dengan fisik yang berbeda, dengan perasaan yang berbeda.- Allah mengatakan, laki-laki itu berbeda dengan wanita - sehingga keadilan berarti meletakkan sesuatu pada tempatnya, bukan menyamakan setiap hal.➡️ Laki-laki diciptakan dengan fisik yang kuat dan perasaan yang tidak mudah baper, dan berkewajiban untuk mencari nafkah.➡️ Perempuan diciptakan dengan fisik yang kurang kuat dan perasaan yang lembut, untuk melahirkan & menyusui anak, dan mengurus rumah tangga.🌻Bentuk Pemuliaan Islam terhadap Wanita:1. Allah menjadikan pemuliaan terhadap wanita sebagai sebab masuk surga.- memuliakan ibu: berbakti kepada ibu adalah jalan menuju surga- mengurus anak perempuan menjadi sebab masuk surga, penghalang api neraka- Allah menjadikan surga pada suami yangg berbuat baik pada istrinya- orang yang paling sempurna imannya adalah yang orang yang paling baik akhlaknya, dan yang terbaik adalah adalah yang terbaik kepada istrinya- syariat Islam menyuruh untuk berbuat baik/ mengurusi janda. Jika ingin mendapat pahala jihad, maka uruslah janda.2. Islam memperhatikan masalah hak kepemilikan wanita- Dalam pernikahan ada kewajiban mahar dari suami kepada istrinya.- Wanita mendapatkan waris sesuai dengan pembagian hukum waris (sebagai istri, ibu, anak perempuan, dll)3. Yang diperintahkan untuk bekerja keluar mencari nafkah adalah suami, bukan istri.Suami wajib memberi nafkah lahir dan nafkah batin.4. Aturan syariat untuk menjaga dan melindungi wanita- Syariat berhijab bagi wanita, agar wanita tidak diganggu- Wanita tidak boleh menikah tanpa ada walinya, untuk menjaga kehormatan wanita - Jika di dalam pernikahan, wanita didzolimi atau suaminya tidak menunaikan haknya, maka istri boleh mengajukan khuluk- Melarang wanita untuk safar tanpa mahram untuk menjaga wanita, bukan untuk mengekang wanita📝 Sumber:Kajian Pemuliaan Islam terhadap Wanita Link YouTube Kajian:https://youtu.be/1rcgVWRFwBU?si=HgipBokMU_ao_TrS

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
J

Juleha

📍 Kota Palu

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

Al Ustadz Firanda Andirja HafizhahullahNegeri-negeri barat, negeri-negeri kafir non muslim mempropogandakan bahwasanya mereka adalah negeri-negeri yang sangat memuliakan wanita dengan memberikan kebebasan sebebas-bebasnya kepada wanita.Sebaliknya menuduh islam adalah agama yang membelenggu wanita, menghilangkan kebebasan para wanita dan demikian tuduhan-tuduhan banyak yang mereka lontarkan.Di zaman jahiliyah wanita sangat dihinakan.Anak-anak perempuan dibunuh hidup-hidup karena mereka malu memiliki anak perempuan.—————————Orang-orang kafir memanfaatkan tubuh wanita untuk menjadi bahan pemasukan uang sebanyak-banyaknya.Dampaknya lihat bagaimana kehidupan rumah tangga di sana.Wanita yang sudah berumur 60-70 tahun hidup sendiri.Semua keindahan tubuhnya sudah hilang. Anaknya kurang ajar atau mereka tidak mau punya anak.Sedangkan wanita muslimah, usia 70 tahun bersama anaknya, cucunya, cicitnya, Dia Dimuliakan.——————Ini adalah kenyataan yang harus kita ketahui, jangan sampai para wanita terkena propaganda mereka seakan-akan wanita di sana dimuliakan, tidak demikian, mereka di saja dihinakan menjadi barang dagangan seperti hewan untuk memuaskan syahwat para lelaki di sana.——————Bagaimana wanita dalam Islam?Islam mengajarkan bahwa Tuhan menciptakan laki-laki & wanita dengan fisik yang berbeda dengan perasaan yang berbeda.وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ"Dan laki-laki tidak sama dengan perempuan."QS. Ali Imran: 36Islam memuliakan wanita. Diantaranya dalam Al Quran ada namanya Surat An Nisa. Dinamakan surat Annisa karena di dalam surat tersebut Allah menyebutkan banyak hak-hak terkait wanita yang mungkin hak-hak tersebut hilang di masa jahiliyah.Di dalam Al Quran ada yang namanya Surah Al Mujadilah yaitu surah yang artinya wanita yang mengeluhkan suaminya kepada Nabi.QS. Al-Mujadalah: 1قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ"Sungguh Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepadamu tentang suaminya, dan mengadukan halnya kepada Allah."Bentuk perhatian Islam memuliakan wanitaAllah menjadikan pemuliaan wanita sebab masuk surga. (Berbakti kepada ibu, berbuat baik kepada istri, perhatian terhadap janda,Masalah hak kepemilikan wanitaContoh mahar.QS. An-Nisa: 4وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً"Berikanlah kepada para wanita mahar mereka dengan penuh kerelaan hati."Masalah Waris wanita. Entah ia sebagai ibu, sebagai anak, sebagai saudara.Mencari nafkah diwajibkan kepada lelaki bukan kepada wanita.Adanya syariat islam untuk menjaga wanitaContoh Jilbab:QS. Al-Ahzab: 59يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ"Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka."Nikah dengan persetujuan waliTidak ada nikah kecuali dengan wali.dalam pernikahan, wanita jika dia dizolimi maka boleh minta khulu’. KDRT, tidak dipenuhi hak nafkah lahir dan batun.Melarang wanita safar tanpa mahromلَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُسَافِرَ مَسِيرَةَ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ"Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir safar sehari semalam kecuali bersama mahramnya."HR. Bukhari 1089, Muslim 1338Islam sangat memuliakan wanita.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
D
Dinda fitrinita Runi setiawan

📍 Kabupaten Bondowoso

materi 20 💐pemuliaan Islam terhadap wanita💐

Pemuliaan Islam terhadap wanita🎙️Ustadz Dr. firanda andirja MAIslam secara kasat mata telah mengajarkan bagaimana pemuliaan terhadap para wanita,bahkan bapak bapak saking memuliakan istrinya sampai takut kepada istrinya.Bahwasanya penghinaan kepada wanita jauh sebelum datang Islam dari jaman jahiliah sangat luar biasa,sampai wanita tidak mendapat warisan dan dulu kebiasaan orang arab jika memiliki anak perempuan langsung di bunuh.📍Allah Subhanahu wata'ala berfirman: jika diberi kabar bahwasanya anak yang lahir adalah perempuan,maka iapun marah kemudian malu saking malunya sampai dia sembunyikan dari masyarakat sampai hanya 2 pilihan di depan dia dibunuh langsung atau di tunda sampai usia 8 tahun lalu di kubur hidup-hidup.Mereka tidak suka anak perempuan karena tidak bisa di ajak berperang,dan lebih suka anak laki-laki karena bisa mencari nafkah sedangkan anak perempuan hanya merepotkan bagi mereka sehingga dihinakan dan banyak bentuk bentuk penghinaan di jaman jahiliah.kemudian muncul jahiliah modern di negri negri non muslim,yang mereka mengaku bahwasanya mereka memberikan kemerdekaan kepada wanita namun kenyataan nyalah wanita hanya sebagai bahan jualan,alat perdagangan yang digunakan untuk mencari harta sebanyak-banyaknya oleh para lelaki.Kebahagiaan wanita yang kodrat nya senang sebagai seorang istri, seorang ibu, dikeluarkan sebagai bahan jualan untuk kepentingan para lelaki.Jika kita lihat bagaimana sikap orang di negri kafir sangat mengerikan,sampai diistilahkan wanita seperti bus kota bisa di kendarai oleh siapa saja,tidak ada nilainya tidak ada harganya.banyak wanita di sana dizinahi dan sebagai pelampiasan syahwat lelaki.dan dampak zina di sana (Amerika) ,setiap tahun banyak bayi yang di gugurkan,dan banyak yang terkena penyakit seksual.dan banyak KDRT di sana hingga pembunuhan terhadap wanita.kemudian wanita di jadikan barang dagangan, hingga ada sebuah restoran yang menaruh makanan di atas wanita telanjang. Oleh karenanya memanfaatkan tubuh wanita untuk mendapatkan pundi pundi harta.begitu hinanya wanita disana bukan dimulaikan.Banyak di negara kafir,wanita yang tidak mau menikah karena tidak ingin punya anak,adanya kumpul kebo hingga di sana krisis tidak ada anak-anak karena di sana anak-anak pada durhaka.dan Islam tidak demikian karena Islam sangat memuliakan wanita.•Wanita dalam IslamIslam mengajarkan sesuatu yang realistis bahwa tuhan menciptakan laki laki dan wanita dengan fisik yang berbeda.maka diantara bentuk keadilan ,meletakkan sesuatu pada tempatnya.bukanlah keadilan menyamakan sesuatu yang berbeda,ini bukan bentuk yang adil.✅Laki-laki di suruh mencari nafkah,wanita di rumah mengurus rumah,jika wanita disuruh mencari nafkah maka ini bentuk kedhzoliman.laki laki diciptakan dengan fisik yang kuat dengan perasaan yang tidak cepat baper sedangkan wanita diciptakan dengan fisik yang lemah perasaan yang mudah baper.dalam hadits disebutkan bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: wanita itu lemah,maka lembutlah kepada para wanita.Oleh karenanya Islam Masalah laki-laki dan wanita ada perkara perkara yang di samakan dan ada perkara perkara yang dibedakan.•persamaan antara laki laki dan wanita,di antaranyadalam masalah surga,Allah Subhanahu wata'ala berfirman: laki-laki muslim wanita muslimah, laki-laki mukmin wanita mukminah,laki laki yang taat wanita yang taat,maka disiapkan bagi mereka surga.Disini letak persamaan nya bahwasanya laki laki dan wanita sama sama berhak untuk beramal Sholeh dan mendapat ganjaran yang sama yaitu surga.Islam memuliakan wanita, diantara nya dalam Al Qur'an surat an Nisa (banyak hal hal yang terkait wanita).dan dalam surat Al mujadilah ( tentang wanita yang mengeluhkan suaminya kepada nabi).Allah Subhanahu wata'ala berfirman: sungguh Allah telah mendengar seorang wanita yang berbicara kepada nabi yang mengeluh kan tentang suaminya, sesungguhnya Allah telah mendengar pembicaraan mereka.Allah yang mengatakan pergaulilah wanita dengan cara yang makruf,kalau kalian benci terhadap istri kalian bisa jadi di balik kebencian kalian,Allah banyak beri kebaikan.(Di sini Allah menyuruh sabar terhadap wanita)Allah Subhanahu wata'ala berfirman: lelaki punya hak dan wanita punya hak.Maka semua dalil ini menunjukkan bagaiman perhatian Islam terhadap wanita.•Point point perhatian Islam kepada wanita:1. Allah menjanjikan pemuliaan terhadap wanita dapat masuk surga.•memuliakan ibuNabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: lazimilah kedua kaki ibumu,disitulah surgamu.• berbuat baik kepada bibiNabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: bibi kedudukannya seperti ibu,maka jika ibu telah meninggal maka berbaktilah kepada bibimu.• mengurus anak perempuan sebab selamat dari neraka jahanamNabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: siapa yang mengurus dua anak perempuan sampai baligh maka saya dan dia seperti ini pada hari kiamat kelak ( dua jari yang berdekatan).• Allah menjanjikan surga kepada suami yang berbuat baik kepada istrinya.Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: sebaik baik kalian di sisi Allah adalah yang terbaik bagi istrinya dan aku suami yang terbaik bagi istriku.Oleh karenanya bagaimana bentuk pemuliaan terhadap seorang wanita sampai Allah menjanjikan keterbaikan bagi seorang lelaki pada wanita tersebut (sikapnya pada wanita tersebut) dan nabi menjadikan tingkat keimanan seseorang terkait dengan akhlak kepada istrinya.Bahwasanya menjadi suami terbaik menjadikan kita sebagai lelaki terbaik di sisi Allah Subhanahu wata'ala.Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda : hendaknya kalian saling berwasiat saling berbuat baik kepada para istri.Allah Subhanahu wata'ala berfirman: pergaulilah istri istri kalian dengan cara yang baik, kalau kalian benci mereka bisa jadi kalian benci sesuatu bisa saja Allah jadikan di balik itu banyak kebaikan.Diantara sebab masuk surga,dimakan Islam menyuruh juga perhatian terhadap janda.rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: seseorang yang berusaha untuk berbuat baik kepada wanita janda dan anak yatim seperti orang berjihad fii Sabilillah atau seperti orang yang sholat malam tidak pernah capek atau orang yang puasa tidak pernah berbuka.2. Memperhatikan hak kepemilikan wanitaOleh karenanya di dalam pernikahan ada mahar. Mahar dalam pernikahan itu wajib. Sebagaimana Allah Subhanahu wata'ala berfirman: berikanlah kepada wanita mahar dengan kerelaan hati.• warisan wanita ada aturannya Semua ada hukum warisannya dia sebagai istri,ibu atau anak3. Di dalam Islam yang wajib mencari nafkah adalah lelaki Allah Subhanahu wata'ala berfirman: iblis ini adalah musuhmu wahai Adam dan bagi istrimu.maka jangan sampai iblis ini mengeluarkan kalian berdua dari surga maka kau akan sengsara ( ketika Allah mengatakan kau sengsara,Allah menggunakan kata ganti kedua tunggal kepada Adam)Menurut para ulama karena Adam yang bertugas mencari nafkah maka Adam yang harus sengsara,dan hawa di rumah.Dalam Islam diatur yang wajib memberi nafkah kepada wanita : suami wajib memberi nafkah lahir dan batin,4. Adanya syari'at Islam yang di adakan untuk menjaga wanita • syari'at jilbabAllah Subhanahu wata'ala berfirman: wahai nabi,katakanlah kepada istri istri mu. Dan kepada putri putri mu dan kepada para wanita wanita mukminat, hendaknya mereka menjulurkan jilbab mereka.hal ini agar mereka diketahui.Maka mereka tidak akan di ganggu.Memakai jilbab maka tidak semua orang bisa memegangnya,wanita itu mahal dalam Islam.• tidak ada nikah kecuali ada wali.Ini bertujuan untuk bisa menilai sang calon suami.itu tugas seorang wali.jika ada wali maka lelaki segan.hak ini bertujuan untuk menjaga kehormatan sang wanita • jika wanita di dhzolimi,boleh meminta cerai. Jika suaminya tidak memberikan hak istrinya,melakukan kdrt.• melarang wanita Safar tanpa mahramTujuannya untuk menjaga wanita. Supaya tidak di ganggu oleh laki laki.Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bersabar dengan jarak seharis smalam ( 40 km) kecuali bersama mahram.• syari'at poligamiHal ini bukan bentuk kedzholiman kepada wanita,ini untuk memuliakan wanita karena jumlah wanita lebih banyak daripada lelaki.Point penting: Islam benar-benar memuliakan para wanita,bisa di lihat dari banyak suami yang tanpa ragu ragu mengeluarkan uang demi sang istri.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
F

Febbi NK

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

#20 Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita- Ust. Firanda Andirja, Lc., M.A -1. Kontras: Propaganda Barat vs. Realitas Jahiliyah & ModernTuduhan Barat: Negeri-negeri nonmuslim sering mempropagandakan bahwa mereka adalah pihak yang paling memuliakan wanita dengan memberikan kebebasan sebebas-bebasnya, sementara Islam dituduh membelenggu wanita.Kenyataan di Zaman Jahiliyah: Wanita sangat dihinakan; mereka tidak diberi hak waris, bahkan seorang istri bisa "diwarisi" atau dinikahi oleh anak tiri jika suaminya meninggal. Tradisi Wa'dul Banat (mengubur anak perempuan hidup-hidup) juga marak dilakukan karena mereka dianggap tidak berguna untuk berperang dan mencari nafkah.Kenyataan di Jahiliyah Modern (Negeri Barat): Alih-alih merdeka, tubuh dan kecantikan wanita justru dieksploitasi sebagai alat perdagangan demi mengeruk keuntungan finansial. Wanita dijadikan tontonan syahwat (seperti penari telanjang, komersialisasi tubuh), memicu tingginya angka aborsi akibat seks bebas, penyebaran penyakit seksual, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Di usia tua, banyak wanita hidup terlantar dan kesepian.2. Pandangan Adil dalam IslamIslam menegaskan bahwa keadilan bukanlah menyamakan sesuatu yang berbeda, melainkan meletakkan sesuatu pada tempatnya (ad-dlu'u fi mahallihi).Laki-laki dan perempuan diciptakan dengan fisik dan perasaan yang berbeda. Laki-laki dibekali fisik yang kuat untuk mencari nafkah, sedangkan wanita memiliki kodrat sebagai ibu dan pengurus rumah tangga yang membutuhkan kelembutan (diibaratkan Nabi seperti botol kaca yang mudah pecah).Dalam hal ibadah, pahala, dan amal saleh, kedudukan laki-laki dan perempuan di hadapan Allah adalah sama (mendapatkan ampunan dan ganjaran besar). Namun, dalam pembagian tugas (seperti mencari nafkah), Islam memberikan porsi yang sesuai dengan kemampuan masing-masing demi kemuliaan wanita.3. Bentuk-Bentuk Pemuliaan Islam Terhadap WanitaAdanya Pembahasan Khusus dalam Al-Qur'an:Surah An-Nisa: Mengatur secara detail hak-hak wanita (warisan, perlakuan yang baik) yang sebelumnya terabaikan di zaman jahiliah.Surah Al-Mujadilah: Menceritakan wanita yang mengeluhkan suaminya dan didengar langsung oleh Allah SWT.Memuliakan Wanita Merupakan Sebab Masuk Surga:Berbakti dan melayani ibu dengan tulus diibaratkan sebagai jalan mendapatkan surga ("Lazimilah kedua kaki ibumu, di situlah surgamu").Mengurus, mendidik, dan merawat anak perempuan dengan baik hingga baligh akan menjadi penghalang bagi ayahnya dari api neraka dan mendatangkan kedudukan yang tinggi di akhirat.Kewajiban Suami Berbuat Baik kepada Istri:Ukuran kesempurnaan iman seseorang di sisi Allah dinilai dari seberapa baik akhlaknya terhadap istrinya ("Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik bagi istrinya").Suami dilarang berbuat kasar atau memukul istri dengan semena-mena, serta diperintahkan untuk selalu mempergauli istri dengan cara yang makruf (fa'syiruhunna bil ma'ruf), bahkan bersabar atas kekurangan mereka.Perhatian terhadap Janda:Syariat Islam memberikan pahala yang sangat besar (setara dengan berjihad di jalan Allah atau salat malam tanpa henti) bagi siapa saja yang membantu, merawat, dan mengurus janda serta anak-anak yatim.Perlindungan Hak Kepemilikan (Mahar & Waris):Islam mewajibkan pemberian mahar murni sebagai hak mutlak wanita yang harus ditunaikan oleh suami, serta menetapkan aturan waris yang jelas untuk melindungi hak finansial wanita.4. Kewajiban Suami Menafkahi dan Larangan Mengeksploitasi WanitaTanggung Jawab Mutlak Suami: Islam menetapkan bahwa yang wajib mencari nafkah adalah suami, bukan istri. Suami tidak boleh bersantai-santai (kang-ongkang kaki) dan membiarkan istri dipaksa mencari nafkah atau dieksploitasi.Tugas Mulia Istri di Rumah: Istri di rumah memiliki peran strategis dan mulia, yaitu mengurus rumah tangga serta mendidik anak-anak untuk membina generasi yang berakhlak mulia.Ketentuan Nafkah Lahir (Sandang, Pangan, Papan):Pangan: Pemberian makanan disesuaikan dengan tradisi dan kebutuhan sang istri (misal: standar 2 atau 3 kali sehari).Sandang: Wajib menyediakan pakaian yang layak (pakaian rumah, pakaian bepergian, dll.) sesuai kemampuan.Papan: Istri berhak mendapatkan tempat tinggal yang memiliki privasi (tidak digabung dengan keluarga suami atau istri lain tanpa kerelaan).Kritik Perilaku Individualis Barat: Di negeri Barat, sering kali terjadi budaya individualis di mana pasangan pacaran hingga suami-istri harus membayar makanan mereka sendiri-sendiri (dutch treat). Sebaliknya, Islam mengajarkan suami untuk menanggung penuh kebutuhan istri.5. Syariat Islam yang Dirancang untuk Melindungi WanitaSyariat Hijab/Jilbab:Bertujuan agar wanita muslimah dikenali, dihormati, dan tidak diganggu oleh lelaki hidung belang.Menjaga wanita agar tidak dipandang sekadar sebagai objek syahwat atau barang dagangan murahan. Untuk mendapatkan wanita muslimah, lelaki harus bersungguh-sungguh dan terhormat dengan cara melamar ke rumah orang tuanya.Aturan Perwalian dalam Pernikahan (La Nikaha Illa bi Wali):Pernikahan wajib menggunakan wali demi menjaga kemaslahatan dan kehormatan wanita.Wali bertindak obyektif menilai akhlak dan kebaikan calon suami, sehingga wanita tidak mudah ditipu oleh ketampanan atau harta semata, serta tidak mudah dicampakkan begitu saja setelah menikah.Hak Menuntut Perceraian (Khuluk & Talak):Jika suami berbuat zalim (melakukan KDRT, tidak memberi nafkah lahir/batin), wanita memiliki hak syar'i untuk mengajukan gugatan cerai (khuluk) melalui pengadilan.Syariat talak menjadikan hukum Islam realistis; jika rumah tangga memang tidak lagi harmonis, perceraian diperbolehkan agar masing-masing dapat mencari kebahagiaan yang baru.Larangan Safar Tanpa Mahram:Diperuntukkan untuk perlindungan dan pelayanan wanita selama perjalanan jauh (bukan untuk membatasi atau mengekang). Mahram bertugas menjaga wanita dari gangguan lelaki asing serta mengurus kebutuhan-kebutuhan praktis selama di perjalanan.Poligami dalam Perspektif Keadilan:Secara rasional, syariat poligami (bagi yang mampu dan adil) merupakan bentuk pengayoman sosial, mengingat populasi wanita secara global sering kali lebih banyak daripada lelaki.Kesimpulan :Islam secara detail dan realistis telah meletakkan aturan-aturan yang memuliakan, melindungi, dan menjamin hak-hak wanita secara menyeluruh, mulai dari perlindungan fisik, hak keuangan, hingga kehormatan diri.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
N

Novrianti Fadlun Katili

📍 Palu

Pemuliaan Islam terhadap Wanita - Ustadz Firanda Andirja hafizhohullah

🌷 Di negara-negara kafir, mereka mengatakan sangat memuliakan wanita dengan cara membebaskan sebebas-bebasnya kepada wanita. Dan mereka menuduh Islam adalah agama yang membelenggu wanita, menghilangkan kebebasan para wanita.Ini adalah kebohongan besar. Islam secara sangat nyata telah mengajarkan pemuliaan terhadap wanita.🌾 Keadaan Wanita pada Zaman JahiliyahJika dilihat dari zaman jahiliyah sebelum masuk Islam, wanita sangat dihinakan, tidak diberi warisan, dan kebiasaan orang Arab saat itu jika terlahir bayi perempuan dianggap sebagai sebuah kesialan.Allah سبحانه وتعالى berfirman:> وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالْأُنثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ ۝ يَتَوَارَىٰ مِنَ الْقَوْمِ مِن سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِۦٓ ۚ أَيُمْسِكُهُۥ عَلَىٰ هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُۥ فِى ٱلتُّرَابِ ۗ أَلَا سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ“Padahal apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, wajahnya menjadi hitam (merah padam), dan dia sangat marah. Dia bersembunyi dari orang banyak, disebabkan kabar buruk yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan (menanggung) kehinaan atau akan membenamkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ingatlah, alangkah buruknya (putusan) yang mereka tetapkan itu.”— QS. An-Nahl: 58–59Jika diberi kabar bahwasanya anaknya yang lahir adalah perempuan, maka ia pun merah wajah, saking malunya ia sembunyikan anaknya dari masyarakat, dan hanya 2 pilihan yaitu dibunuh dan seketika itu dikubur hidup-hidup, atau ditunda sampai umur 7/8 tahun, dimasukkan dalam sumur kemudian dikubur hidup-hidup.Allah سبحانه وتعالى juga berfirman:> وَإِذَا ٱلْمَوْءُۥدَةُ سُئِلَتْ ۝ بِأَىِّ ذَنۢبٍ قُتِلَتْ“Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apa dia dibunuh.”— QS. At-Takwir: 8–9🌸 Islam Mengeluarkan Wanita dari Kezaliman JahiliyahDan sekarang muncullah jahiliyah modern yang menjadikan wanita sebagai alat pencari harta, dikeluarkanlah wanita dari tugasnya sebagai Ibu Rumah Tangga yang mengurus anak.⚖️ Keadilan dalam IslamMaka di antara keadilan adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya, bukan dikatakan adil menyamakan sesuatu yang berbeda.Dalam Islam ada perkara yang disamakan dan ada perkara yang dibedakan.Surah An-Nisa, dinamakan demikian karena banyak Allah sebutkan di dalamnya hak-hak wanita, yang hak-hak tersebut hilang di zaman jahiliyah.📖 Di dalam Al-Qur’an ada surah yang bernama “Al-Mujadilah”, artinya wanita yang menggugatkan tentang suaminya. Allah سبحانه وتعالى telah mendengar suara wanita yang mengeluhkan permasalahan tentang suaminya, sampai Allah turunkan dan namakan Al-Mujadilah.Allah سبحانه وتعالى berfirman:> قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ“Sungguh, Allah telah mendengar perkataan perempuan yang mengajukan gugatan kepadamu (Muhammad) tentang suaminya dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar percakapan antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.”— QS. Al-Mujadilah: 1🌸 Allah juga berfirman: “Pergaulilah wanita dengan cara yang baik.”> وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ“Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut.”— QS. An-Nisa: 19💗 Dan juga Allah berfirman: “Kalau kalian benci terhadap istri kalian, bisa jadi di balik kebencianmu Allah berikan banyak kebaikan.”> فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا“Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.”— QS. An-Nisa: 19⚖️ Allah juga berfirman: “Lelaki berhak dan wanita juga punya hak.”> وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ“Dan mereka (para perempuan) mempunyai hak seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang patut.”— QS. Al-Baqarah: 228🌺 Bentuk Islam terhadap Wanita1️⃣ Allah menjadikan pemuliaan terhadap wanita sebagai sebab masuk surgaSebagaimana sabda Rasulullah ﷺ: “Apakah ibumu masih hidup?” Lelaki itu berkata: “Masih, ya Rasulullah.” Kemudian Rasulullah ﷺ berkata:> فَالْزَمْهَا فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا“Tetaplah bersamanya, karena sesungguhnya surga berada di bawah kedua kakinya.”— HR. An-Nasa’i no. 3104🌷 Maka lazimilah, berkhidmatlah kepada ibumu sampai kau mendapatkan kebaikannya. Berbakti kepada ayah dan ibu butuh pengorbanan dan pahalanya besar.Dan salah satu keutamaan mengurus anak perempuan adalah anak perempuan itu kelak akan menjadi penghalang dari api neraka.Rasulullah ﷺ bersabda:> مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ“Barang siapa yang mengurus dua anak perempuan hingga keduanya dewasa, maka pada hari kiamat ia akan datang bersamaku seperti ini.”— HR. Muslim no. 2631Yakni mengumpamakan dua jarinya. Di hari kiamat kelak, dan mendapat surga yang tinggi, lalu sampai dia datang bersamaan di hari kiamat kelak.🌸 Begitupun ketika Allah menyebutkan tentang anak, maka Allah menyebutkan lebih dulu anak perempuan. Sebagaimana firman Allah:> يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ“Dia memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki.”— QS. Asy-Syura: 49Disebutkan wanita lebih dulu daripada laki-laki agar diperhatikan.💕 Bagaimana dengan Istri?Allah menjanjikan surga bagi suami yang berbuat baik kepada istrinya.Rasulullah ﷺ bersabda:> خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik kepada keluarganya, dan aku adalah yang terbaik di antara kalian kepada keluargaku.”— HR. At-Tirmidzi no. 3895🌷 Maka dari itu sifat Rasulullah adalah menuruti kesediaan istrinya, dan inilah sifat dasar Nabi.Rasulullah ﷺ bersabda:> أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا، وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ“Orang yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya, dan yang terbaik di antara kalian adalah yang berbuat baik kepada istrinya.”— HR. At-Tirmidzi no. 1162🤍 Rasulullah ﷺ juga bersabda:> اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا“Hendaklah kalian saling berwasiat untuk berbuat baik kepada para istri.”— HR. Al-Bukhari no. 3331 dan Muslim no. 1468Dan ketika datang kepada Rasulullah para sahabat yang memukul istrinya, Rasulullah ﷺ bersabda:> لَقَدْ طَافَ بِآلِ مُحَمَّدٍ نِسَاءٌ كَثِيرٌ يَشْكُونَ أَزْوَاجَهُنَّ، لَيْسَ أُولَئِكَ بِخِيَارِكُمْ“Sungguh, banyak wanita telah mendatangi keluarga Muhammad untuk mengadukan suami-suami mereka. Mereka itu bukanlah orang-orang terbaik di antara kalian.”— HR. Abu Dawud no. 2146Sesungguhnya lelaki tersebut bukanlah lelaki yang baik.Rasulullah ﷺ juga bersabda:> خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya.”— HR. At-Tirmidzi no. 3895🌸 Dan begitu untuk seseorang yang janda, Rasulullah ﷺ bersabda: “Seorang yang berusaha berbuat baik kepada seorang janda dan anak yatim seperti seseorang yang berjihad fisabilillah, atau seperti orang yang shalat malam tidak pernah capek, atau orang yang berpuasa tapi tidak pernah berbuka.”> السَّاعِي عَلَى الْأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِينِ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، أَوِ الْقَائِمِ اللَّيْلَ الصَّائِمِ النَّهَارَ“Orang yang mengusahakan kebutuhan janda dan orang miskin seperti orang yang berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang shalat malam dan berpuasa pada siang hari.”— HR. Al-Bukhari no. 5353 dan Muslim no. 29822️⃣ Islam Memperhatikan Hak/Kepemilikan Seorang WanitaMakanya dalam pernikahan ada yang namanya mahar, dan mahar ini bebas/adalah hak.Allah berfirman:> وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً“Berikanlah mahar kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan.”— QS. An-Nisa: 4💗 “Berilah pada wanita itu mahar dan kerelaan hati.”Batasan dan syariat Islam terhadap wanita adalah untuk menjaganya. Seperti adanya syariat wanita tidak boleh safar tanpa mahram.Rasulullah ﷺ bersabda:> لَا تُسَافِرِ الْمَرْأَةُ إِلَّا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ“Janganlah seorang wanita bepergian kecuali bersama mahram.”— HR. Al-Bukhari no. 1862 dan Muslim no. 1341🌿 Dan Islam juga memperhatikan masalah waris, entah apakah ia sebagai ibu atau sebagai anak perempuan, jelas pembagiannya masing-masing.Allah سبحانه وتعالى berfirman:> لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالْأَقْرَبُونَ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالْأَقْرَبُونَ مِمَّا قَلَّ مِنْهُ أَوْ كَثُرَ ۚ نَصِيبًا مَفْرُوضًا“Bagi laki-laki ada bagian dari harta peninggalan kedua orang tua dan kerabatnya, dan bagi perempuan ada bagian dari harta peninggalan kedua orang tua dan kerabatnya, baik sedikit maupun banyak, menurut bagian yang telah ditetapkan.”— QS. An-Nisa: 73️⃣ Dalam Islam yang Diperintah Mencari Nafkah adalah Suami, Bukan PerempuanBukan seperti di negara kafir, wanita dibayar kecantikannya seperti hewan.Allah سبحانه وتعالى berfirman:> وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ“Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut.”— QS. Al-Baqarah: 233🌷 Pemuliaan Islam terhadap WanitaOleh: Ustadz Firanda Andirja حفظه اللهMateri ke-20#jejakcahaya | @komunitas.beekind🌿 Lanjutan — Halaman 5 (Terakhir)Oleh karenanya Allah berfirman: “Iblis ini adalah musuhmu wahai Adam, bagimu dan istrimu, maka jangan sampai Iblis mengeluarkan kalian dari surga maka dirimu akan sengsara.”Allah سبحانه وتعالى berfirman:> فَقُلْنَا يَا آدَمُ إِنَّ هَٰذَا عَدُوٌّ لَّكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ فَتَشْقَىٰ“Kemudian Kami berfirman, ‘Wahai Adam! Sungguh ini (Iblis) musuh bagimu dan bagi istrimu, maka sekali-kali jangan sampai dia mengeluarkan kamu berdua dari surga, nanti kamu celaka.’”— QS. Thaha: 117📌 Ketika Allah berkata “kamu akan sengsara”, Allah menggunakan kata ganti kedua tunggal pada Adam, kata para ulama karena Adam yang diharuskan mencari nafkah.🌸 Kewajiban Seorang LelakiSeorang lelaki wajib memberikan sandang, pangan, dan papan. Maka kalau ini sudah cukup, maka dari itu yang wajib adalah:- 👚 Memberikan pakaian yang ma'ruf.- 🍚 Memberikan makanan.- 🏡 Memberikan tempat tinggal yang privasi, yang tidak bergabung dengan mertuanya atau keluarga suaminya lainnya.Allah سبحانه وتعالى berfirman:> أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنْتُمْ مِنْ وُجْدِكُمْ“Tempatkanlah mereka (para istri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu.”— QS. At-Talaq: 64️⃣ Poligami Bukan Kezaliman bagi WanitaKata orang-orang kafir bahwa syariat poligami adalah kezaliman bagi wanita.Islam menegaskan bahwa poligami bukan kezaliman, justru itu adalah bentuk perhatian kepada wanita karena jumlah wanita lebih banyak daripada jumlah lelaki.Allah سبحانه وتعالى berfirman:> فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً“Maka nikahilah perempuan (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Tetapi jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja.”— QS. An-Nisa: 3

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
N

Nidya larasati

📍 Kota Administrasi Jakarta Timur

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita - Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A

Propaganda barat, Wanita dimuliakan dengan kebebasan padahal hal tersebut salah bahkan di barat wanita di perjualbelikan, zina menjadi sesuatu yang normal dan seakan-akan wanita itu hina tidak ternilai.Dalam Islam mendefinisikan adil sebagai meletakkan sesuatu pada tempatnya, bukan menyamakan laki-laki dan perempuan secara mutlak. Laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan secara fisik dan psikis dan memberi peran yang berbeda sesuai dengan kodratnya untuk saling berbagi peran dan melengkapi dalam kebahagiaan.Pemuliaan Islam terhadap Wanita : Memuliakan Wanita sebagai Jalan Menuju Surga :Kepada Ibu, Islam menempatkan bakti kepada ibu sebagai prioritas utama. Rasulullah menyebutkan bahwa perumpamaan surga berada di bawah telapak kaki ibu, yang bermakna kewajiban anak untuk berkhidmat kepada ibu demi meraih Ridho Allah.Kepada Anak Perumpaan, mengurus dan mendidik anak perempuan dengan baik hingga dewasa menjadi penghalang bagi orang tuanya dari api neraka.Kepada Istri, lelaki terbaik di sisi Allah adalah yang paling baik perilakunya terhadap istrinya. Islam memerintahkan untuk mempergauli istri dengan cara makruf, sabar menghadapi kekurangan dan mencari kebaikan di balik sifat-sifat yang kurang di sukai.Kepada Janda, membantu janda dan Anak Yatim di nilai setara dengan pahala berjihad di Jalan Allah.Perlindungan Hak Kepemilikan dan Nafkah : Islam menjamin hak ekonomi wanita. Mahar dalam pernikahan adalah hak penuh istri dan wajib di berikan oleh suami. Selain itu, tanggung jawab mencari nafkah (sandang, pangan, papan) di bebankan sepenuhnya kepada suami bukan istri.Penjagaan Kehormatan melalui Syariat : Jilbab, Syariat Jilbab bukan untuk mengekang, melainkan untuk menjaga kehormatan wanita agar tidak di ganggu oleh laki-laki yang tidak bertanggung jawab. Adanya Wali, Syarat perwalian dalam pernikahan bertujuan untuk melindungi wanita dari laki-laki yang mempunyai niat yang tidak baikLarangan Safar tanpa Mahram, ini bentuk perlindungan agar wanita terjaga dari gangguan orang lain saat melakukan safar.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
I

Idha ummu Abdillah

📍 Kota Makassar

Ringkasan materi pemuliaan islam terhadap wanita

🌱Pemuliaan Islam terhadap wanita🌱Sebelum datangnya Islam wanita sangat dihinakan seperti tidak dapat warisan, kalau punya anak perempuan dibunuh karena anak perempuan tidak bisa berperang, mencari nafkah dan banyak lagi.Allah memuliakan wanita diantaranya di dalam Al-Quran yaitu Qs An nisa pembahasan khusus wanita .Ayat : "Pergauilah wanita dengan cara yang baik""lelaki punya hak dan wanita juga punya hak"🌷Bentuk perhatian Islam kepada wanita •Allah menjadikan pemuliaan terhadap wanita merupakan sebab masuk surgaContoh : •Memuliakan IbuAllah jadikan surga di kaki Ibu, membangkang masuk neraka •Berbakti kepada bibi•Ngurus anak perempuan sebab masuk surga•Istri, Allah menjadikan surga bagi lelaki yang berbuat baik kepada istrinya.Kebiasaan Nabi shalallahu 'alaihi wasallam selalu ingin menyenangkan Istrinya.Hadits : "Orang yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya dan terbaik dari kalian adalah yang terbaik kepada Istrinya".Hadits : "Hendaknya kalian saling berwasiat untuk berbuat baik kepada Istri"•Perhatian terhadap janda•Memperhatikan hak kepemilikan wanita seperti dalam pernikahan wajib ada mahar•Waris wanita ada aturannya•Wanita tidak diwajibkan cari nafkah•Adanya syariat2 yang diperuntukkan untuk wanita seperti berhijab

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
S

Susy Siswandini

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

PEMULIAAN ISLAM TERHADAP WANITA

PEMATERI: UST. FIRANDA ANDIRJA1. Propaganda Barat vs. Realitas Penghinaan WanitaPropaganda Barat: Barat mengklaim memuliakan wanita dengan kebebasan sebebas-bebasnya, padahal kenyataannya wanita dieksploitasi, dijadikan alat perdagangan, tontonan syahwat, memicu tingginya angka aborsi, penyakit seksual, KDRT, hingga krisis keluarga.Zaman Jahiliyah Kuno: Wanita dihinakan, tidak diberi warisan, dan bayi perempuan dikubur hidup-hidup (wa'dul banat).2. Definisi Keadilan dalam IslamKeadilan Islam adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya("bukanlah keadilan menyamakan sesuatu yang berbeda").Laki-laki dan perempuan memiliki fisik dan perasaan yang berbeda: wanita memiliki perasaan yang mudah baper dan disamakan seperti "botol-botol yang mudah pecah".Laki-laki dan perempuan setara dalam beramal dan meraih surga, namun memiliki porsi tugas yang berbeda sesuai kodrat.3. Bentuk-Bentuk Pemuliaan Islam Terhadap WanitaA. Perhatian & Pemuliaan yang Menjadi Sebab Masuk SurgaBerbakti kepada Ibu: "Lazimilah kakinya di situlah Surgamu."Mengurus Anak Perempuan: Merawat anak perempuan hingga dewasa menjadi penghalang dari api neraka jahanam dan jalan meraih surga yang tinggi.Memuliakan Istri: "Sebaik-baik kalian di sisi Allah adalah yang terbaik bagi istrinya" dan tolok ukur kesempurnaan iman seseorang.Mengurus Janda: Mendapatkan pahala setara dengan orang yang berjihad fi sabilillah.B. Hak Kepemilikan & NafkahMahar & Waris: Mahar wajib ditunaikan dengan kerelaan hati, dan hak waris wanita diatur secara rinci dalam Islam.Kewajiban Nafkah: Suami wajib menanggung penuh nafkah lahir (sandang, pangan, papan) dan batin. Wanita dimuliakan di rumah, bukan dipaksa banting tulang mencari nafkah.C. Syariat Penjagaan & Perlindungan WanitaSyariat Jilbab: Menjaga kehormatan agar wanita muslimah mudah dikenali dan tidak diganggu.Wali Nikah: Menjamin kemaslahatan dan perlindungan kehormatan wanita saat menikah ("lā nikāḥa illā bi wali").Hak Khuluk / Cerai: Wanita berhak menuntut perceraian jika hak-haknya tidak dipenuhi suami.Larangan Safar Tanpa Mahram: Menjaga keselamatan wanita dari gangguan di perjalanan.Poligami: Syariat yang adil untuk melindungi dan mengayomi jumlah wanita yang lebih banyak daripada laki-laki.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
F

Farida Utami Ritonga

📍 Kota Padangsidimpuan

PEMULIAAN ISLAM TERHADAP WANITA

Jahiliyah modern : menyatakan bahwa mereka ingin memberdayakan perempuan. Padahal perempuan dieksploitasi, perempuan seperti bis kota, bisa dinaiki siapa aja -> tersebarnya zina lebih dari 1 juta anak digugurkan. 60 juta terkena penyakit seksual.Di Eropa perempuan jadi sangat hina bagaikan barang dagangan. Tubuh perempuan dijadikan sumber penghasilan. Dampaknya? Tidak ingin punya anak, sudah tua tidak dipakai lagi ditemani hewan, anak-anaknya durhaka.Bagaimana wanita dalam Islam?Lelaki tidak sama dengan perempuan. Adil, menempatkan sesuatu pada tempatnya. Bukan disamaratakan. Rifqin bil qowarir = Berlemah lembutlah pada wanita. Wanita ibarat botol2 yang mudah pecah.Ada perkara yang disamakan misalnya Surga. Dan ada perkara yang dibedakan misalnya mencari nafkah yakni laki-laki.Dalam al-Quran ada surah An-Nisa, banyak hukum2 untuk perempuan. Bukti bahwa Islam memuliakan perempuan:Allah menjadikan perhatian dan pemuliaan perempuan menjadi sebab masuk surga. Misalnya perintah memuliakan ibu. Siapa yang diuji dengan anak perempuan-> sebab masuk surga. Diuji maksudnya megurus. Di negara Barat, siapa yang belum berzina dibully. Siapa yang mengurus anak perempuan hingga baligh, saya dan dia seperti jari tengah dan jari telunjuk.Sebaik-baik kalian di sisi Allah adalah yang terbaik bagi istrinya. Salah satu sifat Rasulullah, ingin menyenangkan istrinya. Maka berusahalah untuk menyenangkan istri dalam perkara yang halal.Perhatian terhadap janda menjadi sebab masuk surga. Pahalanya seperti puasa tidak pernah berbuka. Shalat malam tidak ada capeknya.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
D

Dini Nurfaizah

📍 Kabupaten Kepulauan Mentawai

#20 Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

#20 Pemuliaan Islam Terhadap WanitaUst Dr. FIranda Andirja, M.APropaganda Barat: wanita dimuliakan dengan kebebasan, padahal hal tersebut salah, bahkan wanita diperjualbelikan dan terhina.Bagaimana Islam? Islam memuliakan wanita. Wanita dan lelaki diciptakan berbeda.Bahkan ada QS. An-Nisa yang banyak membahas wanita.Di antara bentuk perhatian islam terhadap wanitaAllah menjadikan pemuliaan terhadap wanita sebab masuk surga. Ex: Memuliakan ibu, mengurus anak perempuan dengan baik akan melindungi orang tuanya dari api neraka, Allah menyebutkan terbaik di sisiNya seorang suami yang memuliakan istrinya, berpahala besar bagi orang yang mengurus janda.Islam memperhatikan hak kepemilikan wanita. Ex: mahar untuk wanita, waris untuk wanita.Yang mencari nafkah adalah laki-laki bukan wanita. Bahkan banyak hak wanita dan istri yang harus ditunaikan oleh laki-laki. Ex: sandang, pangan, dan papan.Adanya banyak syariat yang ditujukan untuk menjaga wanita. Ex: syariat jilbab, diwajibkan nikah dengan wali, boleh mentalak, melarang bersafar tanpa mahram, memperbolehkan berpoligami (kenapa?karena wanita lebih banyak dibanding lelaki).

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
E

Exa Aldila

📍 Kabupaten Magelang

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita - Ustadz Firanda Andirja

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita Islam Memuliakan Wanita, Bukan MerendahkannyaIslam datang untuk mengangkat derajat wanita setelah pada zaman jahiliah wanita mengalami berbagai bentuk penghinaan, termasuk tidak mendapatkan hak waris dan adanya kebiasaan mengubur bayi perempuan hidup-hidup.Islam mengajarkan bahwa wanita adalah manusia yang mulia dan memiliki hak serta kehormatan yang wajib dijaga.Adil Bukan Berarti Harus SamaLaki-laki dan perempuan memiliki perbedaan fisik dan tanggung jawab. Keadilan dalam Islam adalah menempatkan sesuatu sesuai dengan kedudukannya.Laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki kesempatan untuk beriman, beribadah, menuntut ilmu, beramal saleh, dan mendapatkan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.Berbuat Baik kepada Wanita Menjadi Sebab Masuk SurgaBerbakti kepada ibu: Rasulullah ﷺ mengajarkan agar seseorang berbakti kepada orang tuanya. Berbakti kepada ibu merupakan amalan yang sangat besar pahalanya.Mendidik anak perempuan: Merawat dan mendidik anak perempuan dengan baik menjadi sebab mendapatkan perlindungan dari api neraka.Memuliakan istri: Suami yang baik kepada istrinya menunjukkan akhlak dan kesempurnaan imannya.Menyantuni janda dan anak yatim: Islam menjanjikan pahala yang besar bagi orang yang memperhatikan dan membantu mereka.Islam Menjaga Hak Kepemilikan WanitaIslam menetapkan hak-hak wanita, di antaranya:Mendapatkan mahar dalam pernikahan.Mendapatkan hak waris sesuai ketentuan syariat.Memiliki dan mengelola hartanya sendiri.Mendapatkan nafkah dari suami sesuai kewajibannya.Suami berkewajiban memenuhi kebutuhan istri berupa makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kebutuhan lainnya sesuai ketentuan syariat serta kemampuannya.Islam Mengajarkan Suami Memperlakukan Istri dengan BaikAllah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:“Dan bergaullah dengan mereka secara patut.”(QS. An-Nisa: 19)Rasulullah ﷺ bersabda bahwa sebaik-baik laki-laki adalah yang paling baik terhadap keluarganya.Suami hendaknya bersabar terhadap kekurangan istri, memperhatikan perasaannya, mendengarkan keluh kesahnya, serta memperlakukannya dengan kasih sayang. Kekerasan bukanlah akhlak suami teladan.Syariat Islam Menjaga Kehormatan WanitaDi antara bentuk penjagaan Islam terhadap wanita adalah:Jilbab: Menjaga aurat dan kehormatan wanita.Wali nikah: Menjadi bagian dari syariat pernikahan untuk menjaga kepentingan wanita.Hak mengajukan khuluk atau perceraian: Wanita memiliki jalan untuk mencari penyelesaian ketika kehidupan rumah tangga mengalami masalah sesuai ketentuan syariat.Larangan safar tanpa mahram: Merupakan ketentuan syariat yang bertujuan menjaga wanita.Ketentuan poligami: Diatur dengan persyaratan dan kewajiban yang harus dipenuhi, termasuk berlaku adil terhadap istri-istri.KesimpulanIslam memuliakan wanita dengan menjaga kehormatan, hak kepemilikan, nafkah, dan kedudukannya dalam keluarga maupun masyarakat. Kemuliaan wanita tidak diukur dari kebebasan tanpa batas, melainkan dari terjaganya hak, kehormatan, dan ketakwaannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.Tugas kita adalah memahami syariat dengan benar dan menerapkannya melalui kasih sayang, keadilan, tanggung jawab, serta akhlak yang baik.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
R
Rifa Rachmatusyifa

📍 Kabupaten Ketapang

Materi 20 : Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

Materi 20Pemuliaan Islam Terhadap WanitaPengertian AdilAdil adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya.Di antara surat dalam Al-Qur'an yang membahas hukum dan kedudukan wanita adalah:1. Surat An-Nisa — banyak membahas hak-hak terkait wanita, yang mungkin hak-hak tersebut hilang pada saat zaman jahiliyah. 2. Surat Al-Mujadilah — menceritakan seorang wanita yang mengadukan persoalan rumah tangganya kepada Nabi ﷺ.A. Bentuk Pemuliaan Islam terhadap Wanita1. Allah Menjadikan Memuliakan Wanita Sebab Masuk Surgaa. Memuliakan dan berbakti kepada ibuKetika seseorang ingin berjihad, hendaknya memperhatikan keadaan orang tuanya terlebih dahulu.Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepada seseorang yang meminta izin untuk berjihad:«“Apakah kedua orang tuamu masih hidup?”»Orang itu menjawab, “Ya.”Beliau bersabda:«“Maka berjihadlah dengan berbakti kepada keduanya.”»Dalil: HR. Bukhari dan Muslim.Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan berbakti kepada orang tua. Dalam kondisi tertentu, berbakti kepada orang tua dapat menjadi amalan yang lebih utama daripada jihad yang hukumnya tidak wajib secara individual.Bentuk bakti kepada ibu antara lain:- Memenuhi kebutuhan ibu sesuai kemampuan.- Membantu dan melayani ibu dengan baik.- Berbicara dengan lembut dan penuh penghormatan.- Menjaga perasaan ibu serta tidak menyakitinya.- Mendoakan kebaikan untuk ibu.Dalil Al-Qur'an:QS. Al-Isra' ayat 23–24 memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tua, tidak berkata kasar kepada mereka, dan mendoakan mereka.b. Mengurus anak perempuan dapat menjadi sebab masuk surgaIslam memberikan keutamaan besar kepada orang yang mengasuh dan mendidik anak perempuan dengan baik.Rasulullah ﷺ bersabda:«“Barang siapa diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuan ini, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.”»Dalil: HR. Bukhari dan Muslim.Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa orang yang mengasuh dua anak perempuan hingga dewasa akan datang pada hari kiamat bersama beliau, seperti dua jari yang dirapatkan.Dalil: HR. Muslim.2. Allah Menjadikan Surga bagi Suami yang Berbuat Baik kepada IstrinyaIslam memerintahkan seorang suami untuk memperlakukan istrinya dengan baik, memenuhi hak-haknya, dan tidak menzaliminya.Allah Ta'ala berfirman:«“Dan bergaullah dengan mereka secara patut.”QS. An-Nisa' ayat 19»Rasulullah ﷺ bersabda:«“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap keluargaku.”»Dalil: HR. At-Tirmidzi, dan dinilai sahih oleh sejumlah ulama.Rasulullah ﷺ bersabda:«“Orang yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.”»Dalil: HR. At-Tirmidzi, no. 1162.Rasulullah ﷺ juga bersabda:«“Hendaklah kalian saling berwasiat untuk berbuat baik kepada para wanita.”»Dalil: HR. Bukhari dan Muslim, dengan redaksi yang beragam.Allah Ta'ala berfirman:«“Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”»QS. An-Nisa' ayat 19Pelajaran:- Suami hendaknya memperlakukan istri dengan baik dan menjaga akhlaknya terhadap keluarga.- Jika terdapat kekurangan pada istri yang tidak disukai, hendaknya suami bersabar dan tidak terburu-buru menzaliminya.- Bisa jadi, pada sesuatu yang tidak disukai terdapat kebaikan yang Allah tetapkan.3. Syariat Islam Menganjurkan untuk Memperhatikan JandaIslam menganjurkan umatnya untuk membantu janda dan anak yatim, memenuhi kebutuhan mereka, serta memperlakukan mereka dengan baik.Rasulullah ﷺ bersabda:«“Orang yang mengusahakan kebutuhan janda dan orang miskin seperti orang yang berjihad di jalan Allah.”»Perawi hadis berkata, aku mengira beliau juga bersabda:«“Seperti orang yang berdiri untuk salat malam tanpa merasa lelah, dan seperti orang yang berpuasa tanpa berbuka.”»Dalil: HR. Bukhari dan Muslim.B. Islam Memperhatikan Hak Kepemilikan WanitaIslam menetapkan hak-hak wanita dalam harta dan kepemilikan. Di antaranya:1. Mahar adalah kewajiban suamiAllah Ta'ala berfirman:«“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.”»QS. An-Nisa' ayat 4Mahar merupakan hak istri yang wajib diberikan oleh suami. Mahar menjadi milik istri, dan tidak boleh diambil tanpa kerelaannya.2. Hak mendapatkan warisanWanita memiliki hak mendapatkan warisan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Allah dalam syariat Islam.Dalil: QS. An-Nisa' ayat 7.Allah menetapkan bagian warisan bagi laki-laki maupun perempuan. Besarnya bagian berbeda-beda sesuai hubungan kekerabatan dan ketentuan hukum waris yang berlaku dalam syariat.C. Bentuk Penjagaan Islam terhadap WanitaDi antara bentuk penjagaan Islam terhadap wanita adalah:1. Syariat jilbabAllah Ta'ala berfirman:«“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’”»QS. Al-Ahzab ayat 59Jilbab merupakan bagian dari tuntunan syariat dalam menjaga kehormatan dan menutup aurat wanita.2. Menikahkan wanita dengan waliDalam pernikahan, wali memiliki kedudukan penting. Wali bertugas memperhatikan kemaslahatan wanita yang berada di bawah perwaliannya.Dalil: HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, di antaranya hadis tentang tidak sahnya nikah tanpa wali, yang dinilai sahih oleh sejumlah ulama.Wali hendaknya tidak mempersulit pernikahan tanpa alasan yang dibenarkan syariat dan harus memperhatikan kerelaan wanita yang dinikahkan.3. Istri yang dizalimi memiliki hak untuk meminta khulu' dalam kondisi yang dibenarkan. Khulu' adalah perpisahan antara suami dan istri atas permintaan istri dengan ketentuan tertentu, umumnya disertai pengembalian mahar atau kompensasi sesuai kesepakatan dan hukum yang berlaku.Apabila seorang istri mengalami kezaliman atau tidak mampu lagi menjalankan kewajiban rumah tangga dengan baik, terdapat jalan penyelesaian yang diatur syariat.Dalil: QS. Al-Baqarah ayat 229, yang menjelaskan kebolehan khulu' dalam kondisi tertentu.4. Larangan safar tanpa mahramTerdapat hadis-hadis sahih yang melarang wanita melakukan perjalanan tanpa mahram, dengan perincian yang dibahas oleh para ulama berdasarkan jenis perjalanan dan dalil-dalil yang ada.Dalil: HR. Bukhari dan Muslim.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
S

Sri Wahyuni Wadi

📍 Indonesia

Ringkasan Materi 20 - Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

Kajian Umum oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A‎Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan dalam bentuk yang berbeda.‎Allah Subhanahu wa Ta'ala Berfirman:‎"...Dan tidaklah anak laki-laki itu seperti anak perempuan..." (Q.S. Al Imran: 36)‎Hal itu menunjukkan keadilan Allah Subhanahu wa Ta'ala, dimana meletakkan sesuatu pada tempatnya. Laki-laki diciptakan dengan fisik yang kuat melebihi wanita dan wanita diciptakan dengan fisik yang tidak sekuat laki-laki serta mudah terbawa perasaan.‎Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda;‎"Berbuat baiklah kalian kepada para wanita, karena seorang wanita diciptakan dari tulang rusuk" (H.R. Bukhari dan Muslim)‎Adapun hal yang ditetapkan dalam hak yang sama, maka itulah yang boleh untuk disamakan, misal dalam perkara ibadah dan menuntut ilmu‎Dalam Q.S. Al Ahzab ayat 35 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:‎"Sesungguhnya muslim dan muslimat, mukmin dan mukminat, laki-laki dan perempuan yang taat, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan penyabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kemaluannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, untuk mereka Allah telah menyiapkan ampunan dan pahala yang besar"‎Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui sebagian istrinya, sementara Ummu Sulaim bersama mereka. Maka beliau berkata; “Hati-hati wahai Anjasyah, pelan-pelanlah jika sedang mengawal gelas-gelas kaca (maksudnya adalah para wanita)" (H.R. Bukhari dan Muslim)‎Bentuk-bentuk Pemuliaan Terhadap Wanita Dalam Islam yang Memiliki Keutamaan Khusus dan Menjadi Sebab Masuk Surga:‎1. Memuliakan Ibu‎Dari Mu'awiyah bin Jahimah As-Sulami, bahwa Jahimah datang kepada Nabi SAW lalu berkata: Wahai Rasulullah, saya ingin ikut berperang dan saya datang untuk meminta petunjukmu." Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Apakah engkau masih memiliki ibu?" Ia menjawab, "Ya." Beliau bersabda, "Jagalah ibumu, karena sesungguhnya surga itu ada di bawah telapak kakinya." (H.R. An-Nasa'i)2. ‎ Memuliakan saudara dari Ibu (Bibi)‎Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda; "Bibi (dari pihak ibu) itu kedudukannya seperti ibu." (H.R. Bukhari & Abu Daud)‎Para ulama menjelaskan bahwa kedudukan ini berarti seorang bibi memiliki hak untuk dimuliakan, dihormati, disambung silaturahminya, dan ditaati dalam kebaikan sebagaimana memperlakukan seorang ibu3. ‎Mengurus anak perempuan memiliki keistimewaan tersendiri‎Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda; "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuan ini, lalu ia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.” (H.R. Bukhari dan Muslim)‎Dalam Hadits lain Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda;‎"Barang siapa yang memelihara dua anak perempuan hingga mereka dewasa, maka ia akan datang pada hari Kiamat bersama-ku (Nabi SAW)—beliau merapatkan jari-jemarinya.” (H.R. Muslim)4. ‎Berbuat baik pada Istri‎Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda; "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik (sikap dan pergaulannya) terhadap keluarganya (istrinya), dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku." (H.R. Ibnu Majah)‎Dalam hadits lain. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda; ‎"Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik kepada istrinya." (H.R. At Tirmidzi)‎Jika seorang Suami menjadi yang terbaik bagi istrinya, maka insyaa Allah dia menjadi yang terbaik dan tinggi kedudukannya disisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.‎Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman;‎"Dan bergaulah dengan mereka secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak" (Q.S. An Nisa: 19)5. ‎Berbuat baik pada janda‎Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda; ‎"Orang yang berusaha untuk memberi nafkah/mengurus janda dan orang miskin, seperti orang yang berjihad fi sabilillah, atau seperti orang yang salat sepanjang malam dan puasa sepanjang siang" (H.R. Bukhari dan Muslim)6. ‎Diperhatikannya kepemilikan / hak wanita‎-Mahar yang hukumnya wajib saat akan dinikahi‎-Wanita wajib untuk dinafkahi (sandang, pangan, papan)‎-Wanita memiliki hukum-hukum tersendiri mengenai hak waris7. ‎Ditetapkan syari'at-syari'at untuk menjaga wanita‎Seperti wanita wajib menggunakan jilbab/hijab.‎Allah Subhanahu wa Ta'ala Berfirman:‎"Wahai Nabi (Muhammad), katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin supaya mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (Q.S. Al Ahzab: 59)8. ‎Dibolehkannya wanita menuntut Suami jika tidak diberikan haknya/ diperlakukan tidak baik9. ‎Wanita dilarang safar tanpa Mahram‎Hal itu untuk menjaga dan melindungi wanita dalam perjalanan.‎Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda; ‎ "Seorang wanita tidak boleh bersafar selama tiga hari kecuali bersama mahramnya" (H.R. Bukhari)10. ‎Mengayomi wanita dengan berlaku adil pada mereka jika dipoligami, karena itu bentuk perhatian dan keadilan dalam syari'at Islam.‎Wallahu'alam...

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
E
Endah elfian ari

📍 Kota Bogor

#20 PEMULIAAN ISLAM TERHADAP WANITA

#20 PEMULIAAN ISLAM TERHADAP WANITAOleh : Ust. Dr. Firanda Andirja, M.A- Kontradiksi Propaganda Barat dan negeri non-muslim yang mengklaim mereka memuliakan wanita dengan kebebasan tanpa batas. Sebaliknya, mereka menuduh Islam membelenggu wanita. Padahal, kenyataannya di Barat, wanita sering dieksploitasi sebagai objek komersial dan alat untuk memuaskan syahwat lelaki, yang justru merupakan bentuk penghinaan nyata terhadap martabat wanita.- Penghinaan Terhadap Wanita di Luar Islam Zaman Jahiliah: Wanita dianggap sebagai beban dan barang warisan yang tidak berharga, hingga terjadi praktik wa'dul banat (mengubur anak perempuan hidup-hidup) karena dianggap tidak berguna untuk berperang.- Jahiliah Modern: Wanita dijadikan objek eksploitasi, seperti tontonan tari telanjang, model pencuci mobil dengan pakaian minim, hingga komoditas dalam industri pornografi yang menjadikannya tidak bernilai layaknya manusia.- Dampak Sosial: Tersebarnya perzinaan, tingginya angka aborsi, penyakit menular seksual, hingga kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sangat tinggi di negara-negara tersebut.- Islam mendefinisikan adil sebagai meletakkan sesuatu pada tempatnya, bukan menyamakan laki-laki dan perempuan secara mutlak. Laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan fisik dan psikis yang mendasar. Islam memberikan peran yang berbeda sesuai dengan kodratnya agar keduanya bisa saling melengkapi dalam kebahagiaan.- Poin-Poin Utama Pemuliaan Islam terhadap Wanita1. Memuliakan Wanita sebagai Jalan Menuju Surga: Kepada Ibu: Islam menempatkan bakti kepada ibu sebagai prioritas utama. Rasulullah ﷺ menyebutkan bahwa perumpamaan surga berada di bawah telapak kaki ibu, yang bermakna kewajiban anak untuk berkhidmat kepada ibu demi meraih rida Allah. Kepada Anak Perempuan: Mengurus dan mendidik anak perempuan dengan baik hingga dewasa menjadi penghalang bagi orang tuanya dari api neraka. Kepada Istri: Lelaki terbaik di sisi Allah adalah yang paling baik perlakuannya terhadap istrinya. Islam memerintahkan untuk mempergauli istri dengan cara yang makruf, sabar menghadapi kekurangan, dan mencari kebaikan di balik sifat-sifat yang kurang disukai. Kepada Janda: Membantu janda dan anak yatim dinilai setara dengan pahala berjihad di jalan Allah.2. Perlindungan Hak Kepemilikan dan Nafkah: Islam menjamin hak ekonomi wanita. Mahar dalam pernikahan adalah hak penuh istri dan wajib diberikan oleh suami. Selain itu, tanggung jawab mencari nafkah (sandang, pangan, papan) dibebankan sepenuhnya kepada suami, bukan istri.3. Penjagaan Kehormatan melalui Syariat: Jilbab: Syariat hijab bukan untuk mengekang, melainkan untuk menjaga kehormatan wanita agar tidak diganggu oleh lelaki yang tidak bertanggung jawab. Adanya Wali: Syarat perwalian dalam pernikahan bertujuan untuk melindungi wanita dari lelaki yang tidak memiliki niat baik atau tidak mampu membimbingnya. Larangan Safar tanpa Mahram: Ini adalah bentuk perlindungan agar wanita terjaga dari gangguan orang asing saat melakukan perjalanan jauh.KesimpulanIslam tidak memuliakan wanita dengan cara mengeksploitasi fisiknya, melainkan dengan menjaga kehormatan, melindungi hak-haknya, dan memberikan peran mulia sebagai ibu, istri, dan anak yang berbakti. Kehidupan yang bahagia dan terjaga adalah bukti nyata bahwa syariat Islam sangat menjunjung tinggi martabat wanita.- Endah Ea -

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
E

Elisda Mieldhania Zhafirah

📍 Kota Tangerang Selatan

Ringkasan Materi 20 - Pemuliaan Islam Terhadap Wanita

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.AWanita sangat dimuliakan di dalam Islam. Islam mengajarkan bahwasanya Allah ﷻ menciptakan lelaki dan wanita dengan fisik dan perasaan yang berbeda.Allah ﷻ berfirmanوَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ“...dan laki-laki tidaklah sama dengan perempuan.”Definisi adil dalam Islam : meletakan sesuatu pada tempatnya. Contohnya laki-laki diciptakan dengan fisik yang kuat dan perasaan tidak cepat baper, sedangkan perempuan diciptakan dengan fisik yang lemah dan perasaan yang mudah baper.Rasulullah ﷺ bersabdaرِفْقًا بِالْقَوَارِيرِ"Lembutlah kepada gelas-gelas kaca"Kaum wanita diisyaratkan dengan gelas-gelas kaca yang mudah pecah agar laki-laki menjaga perasaannya.Perasaan lemah lembut wanita ini sangat dibutuhkan untuk mengurus anak, membimbing anak yang dimana laki-laki tidak mampu untuk melakukan pekerjaan tersebut (yang berhubungan dengan anak).Dalam Islam, ada perkara-perkara yang disamakan dan ada juga yang dibedakan antara lelaki dan wanita.Lelaki dan wanita sama-sama berhak untuk beramal shalih, menuntut ilmu, berbahagia.Namun, ada perkara yang dibedakan seperti persoalan mencari nafkah (laki-laki bekerja diluar, wanita di rumah).Dalam Al-Qur’an terdapat surat An-Nisa dimana di surat tersebut banyak hukum-hukum tentang hak-hak terkait wanita. Sebagai bentuk pemuliaan wanita dalam Islam.Bentuk Pemuliaan Islam Terhadap WanitaAllah ﷻ menjadikan pemuliaan terhadap wanita sebagai sebab masuk surga.Contohnya:Memuliakan Ibuعَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السُّلَمِيِّ أَنَّ جَاهِمَةَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ. فَقَالَ: هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ؟ قَالَ: نَعَمْ. قَالَ: فَالْزَمْهَا، فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا"Dari Mu'awiyah bin Jahimah As-Sulami, bahwa Jahimah datang menemui Nabi ﷺ lalu berkata: 'Wahai Rasulullah, aku ingin pergi berjihad (berperang), dan sungguh aku datang kepadamu untuk meminta pendapatmu.'Beliau bertanya: 'Apakah engkau masih mempunyai ibu?'Ia menjawab: 'Ya, masih.'Beliau bersabda: 'Lazimilah/tetaplah berbakti kepadanya, karena sesungguhnya surga itu berada di bawah kedua kakinya.'" (HR. An-Nasa'i)Rasulullah ﷺ mengajarkan berbakti kepada orangtua butuh perjuangan sebagaimana berjihad. Dan pahala nya besar.Memuliakan Bibiعَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: «الْخَالَةُ بِمَنْزِلَةِ الْأُمِّ»"Dari Ali radhiyallahu 'anhu, dari Rasulullah ﷺ bahwasanya beliau bersabda: 'Bibi (dari pihak ibu) itu kedudukannya seperti ibu.'" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)Kedudukan Bibi sama seperti Ibu.Mengurus anak perempuanNabi ﷺ bersabdaمَنِ ابْتُلِيَ مِنْ هَذِهِ الْبَنَاتِ بِشَيْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ، كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ"Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuan ini, lalu ia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang (tameng) baginya dari api neraka." (HR. Bukhari dan Muslim)Nabi ﷺ bersabdaمَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ وَضَمَّ أَصَابِعَهُ"Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata: 'Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang mengasuh dua anak perempuan hingga keduanya baligh/dewasa, maka pada hari kiamat aku dan dia akan datang seperti ini." Beliau menggabungkan jari-jemarinya (tanda sangat dekat).'" (HR. Muslim)Memuliakan istriRasulullah ﷺ bersabdaخَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلي"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya (istrinya), dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)Diantara sifat Rasulullah ﷺ adalah mencari keridho-an istrinya. Kebiasaan Nabi ﷺ adalah menyenangkan istrinya, maka seorang suami berusaha menyenangkan istrinya pada perkara-perkara yang dihalalkan oleh Allah ﷻ.Perhatian terhadap jandaRasulullah ﷺ bersabdaالسَّاعِي عَلَى الْأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِينِ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّه“Orang yang berusaha membantu (memenuhi kebutuhan nafkah) para janda dan orang-orang miskin, adalah seperti orang yang berjihad di jalan Allah…” (HR. Bukhari dan Muslim)Islam memperhatikan hak kepemilikan wanita.Dalam pernikahan adanya mahar dan mahar itu wajib dipenuhi oleh lelaki karena itu adalah hak wanitaوَءَاتُوا۟ ٱلنِّسَآءَ صَدُقَـٰتِهِنَّ نِحْلَةً"Dan berikanlah mas kawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan.“ (QS. An-Nisa : 4)Hak waris bagi wanitaMencari nafkah adalah tugas suami (wajib), bukan wanita.Tugas mulia wanita yaitu mengurus rumah, anak-anak (membina generasi yang berakhlak mulia).Nafkah wajib dipenuhi oleh lelaki yaitu nafkah lahir (sandang, pangan, papan) dan nafkah batin.Ditetapkan syariat-syariat untuk menjaga wanita.Contohnya:Syariat Berjilbab.يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا"Wahai Nabi (Muhammad), katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali (sebagai perempuan baik-baik) sehingga mereka tidak diganggu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Ahzab : 59)Wali NikahWanita butuh wali sebagai seseorang yang dapat menilai calon pasangan seorang wanita. Karena terkadang wanita tidak bisa melihat/menilai calon pasangannya secara objektif. Dan agar menjaga kehormatan wanita.Nabi ﷺ bersabdaلَا نِكَاحَ إِلَّا بِوَلِيٍّ"Tidak sah pernikahan kecuali dengan keberadaan wali." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)Khulu’Wanita diperbolehkan menuntut khulu’ ketika suaminya tidak menunaikan haknya (nafkah lahir dan batin).Larangan safar tanpa mahramTujuannya untuk menjaga wanita.لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُسَافِرَ مَسِيرَةَ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ لَيْسَ مَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ"Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhirat untuk melakukan perjalanan (safar) sejauh sehari semalam kecuali disertai oleh mahramnya." (HR. Bukhari dan Muslim)sehari semalam = jarak 70-80kmPoligamiKarena jumlah wanita lebih banyak dari lelaki. Dan poligami diperuntukkan untuk laki-laki yang bisa menjalankan syariat tersebut.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
B
Baby Nabilah Ulzanah

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Pemuliaan Islam Terhadap Wanita - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.

Pendahuluan & Kontras dengan Budaya Barat: Ustadz Firanda membahas bagaimana dunia Barat sering mempropagandakan diri sebagai pihak yang paling memuliakan wanita dengan memberikan kebebasan mutlak. Namun pada kenyataannya, propaganda tersebut justru mengeksploitasi wanita sebagai objek komersial, bahan tontonan, dan pemuas nafsu (seperti maraknya prostitusi, budaya kumpul kebo, hingga tingginya kasus KDRT). Sebaliknya, Islam memuliakan wanita dengan memberikan posisi, kehormatan, dan perlindungan yang sesuai dengan kodrat mereka.Kondisi Wanita di Masa Jahiliah: Sebelum Islam datang, wanita sangat dihinakan. Mereka tidak mendapatkan hak waris, bahkan bayi perempuan sering dibunuh atau dikubur hidup-hidup (wa'dul banat) karena dianggap tidak bisa diandalkan untuk berperang dan mencari nafkah.Definisi Keadilan bagi Pria dan Wanita dalam Islam: Keadilan dalam Islam adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya, bukan menyamakan hal yang secara kodrat memang berbeda. Laki-laki dan wanita memiliki kesetaraan dalam beramal saleh, menuntut ilmu, dan beribadah untuk meraih pahala serta surga. Namun, tugas dan tanggung jawab dibedakan berdasarkan fisik dan perasaan—misalnya, kewajiban mencari nafkah dibebankan kepada laki-laki, sementara wanita dimuliakan untuk diayomi dan dijaga di rumah.Bentuk-Bentuk Pemuliaan Islam Terhadap Wanita:Dimuliakan Lewat Urusan Pahala & Surga: Berbakti kepada ibu adalah salah satu jalan utama menuju surga. Begitu pula dengan merawat dan mendidik anak perempuan dengan baik, yang dapat menjadi penghalang dari api neraka. Suami yang bersikap baik dan memuliakan istrinya juga dinilai sebagai orang yang paling sempurna keimanannya.Jaminan Hak Kepemilikan & Nafkah: Islam mewajibkan pemberian mahar saat menikah, mengatur hak waris bagi wanita, serta mewajibkan suami untuk memenuhi seluruh kebutuhan nafkah lahir (sandang, pangan, papan) secara penuh.Syariat Penjagaan & Perlindungan: Adanya syariat berhijab/jilbab, keharusan adanya wali dalam pernikahan untuk melindungi hak dan maslahat wanita, serta aturan safar yang mengharuskan adanya mahar atau pendamping guna melindungi mereka dari marabahaya.

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya16 Oktober 2026
P

Pradita Vera Rukmana

📍 Kota Pekanbaru

PEMULIAAN ISLAM TERHADAP WANITA

PEMULIAAN ISLAM TERHADAP WANITA(Ust. Firanda Andirja, Lc, MA)Islam secara kasat mata mengajarkan pemuliaan terhadap wanitaPenghinaan thd wanita sebelum datang agama Islam (zaman Jahiliyah) diantaranya pada masa itu jika lahir anak perempuan maka langsung dibunuh/ dikubur hidup2Perlakuan wanita di negeri kafir — tidak ada nilainya/tidak ada harganyaDampak tersebarnya zina di negeri kafir — setiap tahun lebih dari 1 jt anak kecil digugurkan, 60 jt lebih orang terkena penyakit menular seksual, KDRT, bahkan pembunuhanDalam Islam, definisi adil adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya. Seorang lelaki mencari nafkah, sementara wanita menetap dirumah. Lelaki diciptakan dg fisik yg kuat, tidak mudah terbawa perasaan. Sementara wanita sebaliknya (qowarir).إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًاArtinya:"Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap taat, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, serta laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah—Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar." (QS Al Ahzab ayat 35)Al Quran (surah An Nisa) — Allah menyebutkan banyak hak2 terkait wanita — bentuk pemuliaan Islam terhadap wanitaBentuk perhatian Islam terhadap wanita :Allah menjadikan pemuliaan terhadap wanita merupakan sebab masuk surga. Contoh: memuliakan ibu, bibi (terutama jika ibu sudah tidak ada), mengurus anak perempuanRasululullah bersabda :مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ هَكَذَا” وَضَمَّ أُصْبُعَيْه“Barangsiapa mengasuh dua orang anak perempuan sehingga berumur baligh, maka dia akan datang pada hari Kiamat kelak, sedang aku dan dirinya seperti ini.” Dan beliau menghimpun kedua jarinya.” [HR. Muslim]Allah menjadikan surga pada suami yg berbuat baik kepada istrinya (mencari keridhoan istrinya pada perkara2 yg dihalalkan Allah)Rasulullah bersabda :خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya (istrinya), dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku."أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا، وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ"Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik kepada istri-istrinya."Islam menyuruh memberi perhatian terhadap janda — seperti orang jihad fisabilillahIslam memperhatikan masalah kepemilikan wanita — maharIslam memperhatikan masalah warisDalam Islam yg mencari nafkah adalah laki-laki, sementara wanita menetap dirumah. Suami memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan dg ma’rufDitetapkannya syariat Islam utk menjaga wanita, contoh : syariat jilbabTidak ada pernikahan kecuali dg wali (wali melihat demi kemaslahatan putrinya) — utk menjaga kehormatan wanitaJika dalam pernikahan wanita dizolimi, ia boleh menuntut khulu’/cerai (jika haknya tidak dipenuhi lahir dan batin)Melarang wanita bepergian tanpa mahram (perjalanan sehari semalam, sekitar 80 km)Poligami — mengingat jumlah wanita lebih banyak daripada lelaki

💬 0 komentar📅 16 Okt 2026Baca selengkapnya →