📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan
Kisah Maryam binti Imran bagian 1
Kisah Maryam binti Imran (Bagian-1)Ustadz Dr. Firanda Andirja M.ADi balik lahirnya Maryam ini ada kemuliaan-kemuliaan yang Allah berikan kepada keluarga Imran, yaitu akan lahir seorang nabi yang bernama Isa bin Maryam. Yang nabi tersebutlah nabi yang mulia yang akan turun dari langit di akhir zaman untuk membunuh Dajjal.🌸 Kisah Maryam ketika melahirkan Nabi Isa sampai akhirnya dia bertemu dengan orang-orang Bani Israil 🌸Dalil terpilihnya Maryam oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala:"Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, Allah memilih Maryam di antara sekian banyak wanita, dan Allah mensucikan engkau dan Allah memilih engkau di atas wanita-wanita yang ada di alam semesta ketika itu. Wahai Maryam, hendaknya engkau taat kepada Rabbmu, dan sujudlah dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku', yaitu shalatlah engkau."Ini ujian yang sangat berat karena dia tentunya akan mendapat gunjingan Bani Israil yang akan mencelanya, menuduhnya bahwasanya dia memiliki anak tanpa suami, dituduh berzina dan yang lainnya.Tapi Allah memilih Maryam karena dia memang pantas untuk menjalani ujian tersebut.Ini isyarat kepada kita bahwasanya jika Allah menguji kita dengan suatu ujian, kalau kita bersabar, semestinya kita bisa menghadapinya, semestinya kita bisa menghadapinya karena Allah memilih Maryam untuk menjalani ujian tersebut, untuk menjalani ujian melahirkan seorang putra tanpa ayah.Kemudian di sini juga Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan: "Wastafaki 'ala nisa'il 'alamin", Allah pilih Maryam di atas seluruh wanita-wanita yang ada ketika itu, dan Allah sucikan Maryam dan Allah menyuruh Maryam untuk taat kepada Allah.Di antara bentuk ketaatan adalah dengan sujud dan ruku', yaitu dengan shalat. Ini dalil bahwasanya Bani Israil dahulu mereka ibadahnya juga dengan ruku' dan sujud.Mereka ibadah juga ruku' dan sujud, shalat mereka dengan ruku' dan sujud, tetapi sekarang ibadah tersebut sudah hilang dari mereka sebagaimana Allah sebutkan tentang mereka dalam Surat Maryam:"Maka muncullah setelah Bani Israil suatu kaum yang mereka menyia-nyiakan shalat itu, mereka melupakan shalat."Sampai sekarang di dapati mayoritas mungkin kaum Nasara mereka ibadahnya tanpa ruku', tanpa sujud. Sebagian mereka mungkin masih seperti Ortodoks atau Kristen tertentu, tapi secara mayoritas yang kita dapati mereka sudah tidak ada ruku', tidak ada sujud.Padahal dahulu para nabi-nabi Bani Israil mereka ruku' dan mereka sujud dalam shalat mereka, termasuk Maryam. Maryam ruku' dan sujud, itu tanda Maryam taat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.Allah berfirman: "Wasjud waqtarib", sujudlah dan dekatlah. Orang kalau sujud otomatis dia dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala.Dan Nabi SAW bersabda: "Aqrabu ma yakunul 'abdu mir rabbihi wa huwa sajid", kedudukan seorang yang paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika sedang sujud, "fa aktsirud du'a", maka perbanyaklah doa ketika sujud. Jadi jadikan diri kita senang untuk sujud, karena itu tanda wanita yang qanitah.Para ulama ketika itu, para ahli ibadah ketika itu berebutan untuk bisa mengurusi Maryam, sampai mereka bertengkar untuk merebut bisa mengurus Maryam.Akhirnya mereka melakukan undian dengan melemparkan pena-pena mereka, mana yang keluar maka dia yang memelihara atau merawat Maryam. Dan akhirnya yang keluar adalah penanya Zakaria 'alaihissalam.Allah berfirman:Allah mengatakan kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam:"Ini adalah bagian dari ilmu gaib, kisah tentang Maryam ini ilmu gaib karena masa lalu yang Kami wahyukan kepada engkau wahai Muhammad."ini dalil bahwasanya Muhammad adalah Rasul utusan Allah. Bagaimana dia bisa cerita tentang kisah Maryam sementara Rasulullah salallahu alaihi wassalam tidak bisa baca, tidak bisa tulis, ya, dan apalagi ketika masih di Makkah beliau tidak pernah berinteraksi dengan orang-orang Yahudi.Maka Allah mengatakan: "Dzalika min amba'il ghaibi nuhihi ilaika", ini adalah kisah gaib tentang masa lalu yang Kami wahyukan kepada engkau wahai Muhammad." Kau tidak hadir wahai Muhammad ketika mereka sedang undian, kemudian mereka melemparkan pena-pena mereka di sungai atau di danau siapa di antara mereka yang akan merawat Maryam. Kau tidak hadir pada peristiwa tersebut dan kau tidak hadir ketika mereka sedang bertikai atau bersengketa rebutan untuk mengurus Maryam."Ini di antara dalil akan kerasulan Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Dan dalam Al-Qur'an banyak Rasulullah Salalllahu alaihi wassalam menceritakan kisah-kisah tentang Bani Israil yang tidak terdapat dalam Bibel sekarang.Bahkan seperti kisah Nabi Yusuf, bahkan lebih detail daripada yang ada di Bibel dalam sebagian pembahasan. Seperti kisah Maryam bagaimana Nabi Isa bisa berbicara, tidak disebutkan dalam Injil-Injil yang ada sekarang, tidak ada, tapi ada dalam Al-Qur'an. Ini dalil bahwasanya Muhammad Salallahu alaihi wassalam adalah utusan Tuhan.Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam berkata : "Khairu nisa'il 'alamin", sebaik-baik wanita alam semesta ada empat wanita:Yang pertama, Maryam bintu Imran yang sedang kita bahas kisahnya.Yang kedua, Khadijah binti Khuwailid, istri Rasulullah SAW.Yang ketiga, Fatimah bintu Muhammad, putri Muhammad.Yang keempat, Asiah imra'atu Fir'aun, Asiah istrinya Fir'aun.Pemimpin wanita di surga ada empat orang: Maryam, Fatimah, Khadijah, dan Asiah. Empat wanita pemimpin wanita di surga.Di antara keistimewaan Maryam yang berikutnya bahwasanya Maryam ketika lahir tidak diganggu oleh setan, sebagaimana Nabi Isa 'alaihissalam.Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam bersabda: Setiap anak Adam yang lahir pasti setan mengganggunya dengan menekankan jarinya di lambung anak bayi, kecuali Isa bin Maryam. Setan ingin mengganggunya namun ternyata tidak bisa karena ada penghalangnya. Kisah Maryam ketika akan melahirkan Nabi Isa 'alaihissalam. Karena dia telah terpilih untuk siap menjalankan mukjizat yang luar biasa, untuk diuji dengan ujian yang sangat berat.Allah berfirman dalam Surat Maryam ayat 16:"Wadkur fil kitabi Maryama idzintabadzat min ahliha makanans syarqiyya"Dan Ceritakanlah wahai Rasulullah tentang kisah Maryam di dalam Al-Qur'an, bagaimana kisahnya ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur.Maryam ini menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat sebelah timur. Ada yang mengatakan di Baitul Maqdis, ada yang mengatakan rumahnya sendiri, artinya dia agak menjauh.Tujuannya adalah ia ingin fokus beribadah, ingin fokus beribadah, dia menjauh dari keramaian untuk fokus beribadah.Maryam pun membuat tabir agar tidak banyak interaksi dengan orang di tempat dia menyepi tersebut, entah di rumahnya, entah di Baitul Maqdis. Ia buat semacam tabir sehingga tidak bisa dilihat orang dan tidak mudah interaksi dengan orangAllah bersabda: "Fa arsalna ilaiha ruhana", maka Kami pun utus kepada dia roh Kami. Roh disini maksudnya Jibril 'alaihissalam, bukan rohnya Allah, tapi roh di antara roh-roh yang Allah ciptakan. Allah bilang Jibril dengan "roh Kami", bukan rohnya Allah, tetapi roh di antara roh-roh yang Allah ciptakan.Hanya saja roh tersebut dinisbahkan kepada Allah sebagai bentuk pemuliaan, seperti Allah mengatakan "Baitullah" (rumah Allah). Rumah Allah bukan maksudnya Allah tinggal di situ, bukan, tetapi adalah rumah kaum muslimin untuk beribadah kepada Allah. Hanya saja dinisbahkan kepada Allah untuk memuliakan masjid, maka masjid disebut dengan Baitullah.Contoh lainnya seperti Allah menamakan "naqatallah" (unta Allah). Maksudnya kenapa dinasbahkan kepada Allah? Karena unta ini dimuliakan.Sama seperti ketika Allah mengatakan "ruhullah" atau "ruhana", bukan maksudnya roh Allah, bukan, tapi roh yang Allah ciptakan. Hanya saja dinisbahkan kepada Allah karena dia roh yang mulia, dan ini adalah Malaikat Jibril.Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata : "Maka Malaikat Jibril pun menjelma menjadi bentuk manusia yang sempurna, lelaki yang sempurna, sangat tampan. Datang menemui Maryam dalam kesendiriannya, tidak ada orang besertanya, mereka cuma berdua, berduaan, semuanya tertutup. Kemudian tiba-tiba datang lelaki yang sangat tampan menemui Maryam. "Lalu Maryam berkata:"Qalat inni a'udzu bir rahmani minka in kun ta taqiyya" "Sesungguhnya aku berlindung kepada Allah dari kamu jika memang engkau adalah orang yang bertakwah."Maryam melakukan dua hal yaitu:Pertama, diingatkan kepada orang tersebut: "Ittaqillah", bertakwalah kepada Allah, jangan kau ganggu saya.Yang kedua, dia berta'awwudz, dia mengatakan: "A'udzu bir Rahman", aku berlindung kepada Allah dari gangguanmu. Dia melakukan ikhtiar agar tidak digoda oleh lelaki tersebut. Maka Malaikat Jibril berkata:"Qala innama ana rasulu rabbiki li ahaba laki gulaman zakiyya""Sesungguhnya aku hanyalah utusan Rabbmu untuk menganugerahkan kepadamu seorang anak lelaki yang suci", yaitu akan lahir Nabi Isa. Ketika itu Maryam kaget:"Qalat anna yakunu li gulamun wa lam yamsasni basyaruw wa lam aku bagiyya"Maryam berkata: "Bagaimana aku bisa punya anak lelaki sementara aku tidak pernah disentuh oleh lelaki pun dan aku bukan wanita pezina?"Maka Malaikat Jibril menjelaskan: "Demikianlah Rabbmu Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata, itu mudah bagi-Ku. Kami akan jadikan anak tersebut sebagai tanda kebesaran Allah di hadapan manusia dan anak tersebut akan menjadi rahmat dari Kami, perkara yang sudah diputuskan.""Kau enggak bisa menghindar lagi wahai Maryam, kau akan punya anak tanpa suami."Keberadaan Nabi Isa adalah tanda kebesaran Allah bagaimana dia lahir tanpa ayah, dia bisa mengabarkan tentang apa yang ada di dalam rumah orang, dia tahu makanan ini, dia tahu bagaimana menyembuhkan orang yang buta disentuh bisa melihat, orang terkena penyakit kusta disentuh sembuh, bahkan bisa menghidupkan yang mati, bahkan membuat patung burung ditiup lalu terbanglah burung tersebut. Ini tanda bahwasanya dia utusan Allah.Rahmat bagi manusia dengan diutusnya Nabi Isa. Dia datang membawa kedamaian, dia datang untuk meringankan beban-beban berat yang ada di Bani Israil. Karena Bani Israil melakukan banyak pelanggaran, Allah hukum mereka dengan beban-beban yang berat, maka dia datang untuk menghapuskan sebagian hukum-hukum yang berat.Allah berkata , Nabi Isa akan berkata: "Wa li uhilla lakum ba'dal ladzi hurrima 'alaikum", untuk menghalalkan sebagian perkara yang diharamkan atas kalian. Jadi dia rahmat, mu'allimul khair (pengajar kebaikan).Akhirnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menenangkannya. Kata Allah:"Fa nadaha min tahtiha alla tahzani"Maryam pun mengandung selama kurang lebih 9 bulan. Maryam pergi menyendiri. Ketika Maryam hendak melahirkan maka dia pun menyeru kepada Maryam. Ada khilaf di kalangan para ulama. Ada yang mengatakan Jibril, ada yang mengatakan Isa. Jadi Isa ketika menjelang lahir dia sudah berbicara dari bawah menghibur ibunya.Dia mengatakan: "Jangan sedih wahai ibunda, sesungguhnya Allah telah menjadikan aliran air sungai di bawahmu."Ketika itu dia mau melahirkan, dia haus, lapar, dan tidak kuat. Kemudian kata Isa bin Maryam dari dalam perutnya:"Wa huzzi ilaiki bi jidz'in nakhlati tusaqit 'alaiki rutaban janiyya" "Goyangkanlah batang kurma tersebut, niscaya ruthab (kurma basah) akan jatuh kepadamu. Maka makanlah dan minumlah dari sungai tersebut. Dan jika kau melihat manusia, bilang kepadanya: 'Aku telah bernazar kepada Allah aku tidak akan ngomong sama seorang pun hari ini'."Ada yang mengatakan ini suara Nabi Isa keluar dari perutnya sebelum dilahirkan, ada yang mengatakan Jibril 'alaihissalam. Sebagian ulama memandang itu suara Nabi Isa sehingga dia tahu Nabi Isa sudah bisa berbicara sebelum dilahirkan, dan ini pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala di saat-saat genting.Kemudian terjadilah mukjizat, yaitu: Mukjizat yang pertama, tiba-tiba ada sungai kecil mengalir untuk diambil tinggal minum.Mukjizat kedua, Maryam disuruh menggoyangkan batang kurma, tiba-tiba ada ruthab yang jatuh untuk dia makan. Namanya batang kurma tidak bisa digoyang. Kita laki-laki saja kalau goyang batang kurma, kurmanya goyang atau tidak? Tidak, kita yang goyang. Batang kurma kan keras, bagaimana goyang?Tetapi Allah menyuruh Maryam untuk ikhtiar meskipun apa yang dia mampu, coba aja goyang aja ikhtiar. Maka secara fisik tidak mampu tapi tetap usahakan, ternyata benar ketika digoyang jatuhlah ruthab. Padahal ruthab tidak mudah jatuh, tapi itu jatuh kemudian mudah untuk dimakan.Ini semua mukjizat untuk penghibur Maryam. Makanya Isa berkata: "Fa kuli wasyrabi wa qarri 'aina", makanlah, minumlah, dan berbahagialah, tenanglah hati Maryam di tengah puncak kegelisahan."Kemudian kalau kau ketemu seseorang siapa pun, bilang saya tidak mau ngomong hari ini dengan siapa pun, saya sudah bernazar kepada Allah." Seakan-akan Nabi Isa berkata: "Nanti urusan saya, kalau ada yang tanya-tanya nanti urusan saya."Maka akhirnya lahirlah Nabi Isa, digendonglah oleh Maryam. Saatnya ujian, dia pun datang menuju ke kaumnya sambil menggendong putranya tersebut.Allah berkata, "Fa atat bihi qaumaha tahmiluh", maka dia pun mendatangi kaumnya sambil menggendong putranya tersebut.Mereka berkata: "Qalu ya maryamu laqad ji'ti syai'an fariyya", mereka mulai mencela sebagaimana yang diduga: "Wahai Maryam, sungguh engkau telah melakukan perbuatan yang sangat mungkar!" Punya anak tanpa suami, dicela lagi:"Ya ukhta haruna ma kana abuki mra'a sau'iw wa ma kanat ummuki bagiyya""Wahai saudari Harun, ayahmu bukan orang yang buruk dan ibumu juga bukan wanita pezina, kok bisa kamu melakukan perbuatan seperti ini?"Di situlah kemudian Maryam tidak menjawab, "Fa asyarat ilaihi", Maryam memberi isyarat suruh ngomong sama Isa.Kata mereka: "Bagaimana kami bisa berbicara dengan bayi yang masih di dalam ayunan/gendongan?"Tiba-tiba Nabi Isa berbicara:"Qala inni 'abdullah, ataniyal kitaba wa ja'alani nabiyya. Wa ja'alani mubarakan aina ma kuntu wa ausani bis shalati waz zakati ma dumtu hayya. Wa barram bi walidati wa lam yaj'alni jabbaran syaqiyya."Perkataan Nabi Isa 'alaihissalam singkat padat:Yang pertama dia ngomong: "Aku hamba Allah." Dia tidak bilang "saya tuhan", tidak bilang "saya anak tuhan", tidak, dia bilang "saya hamba Allah".Dia bilang: "Saya diberikan Al-Kitab (Injil) dan dijadikan seorang nabi." Menunjukkan dia seorang rasul sebagaimana nabi-nabi yang lain ada kitab sucinya. "Tuhanku menyuruhku untuk shalat." Materi 24





