👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya

Laporan & catatan kegiatan Wanita dan Anak #jejakcahaya

✏️ Buat Laporan
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya24 Oktober 2026
N

Nadia Ryan F

📍 Kabupaten Tangerang

Materi 24

1. Keutamaan Maryam binti Imran- Maryam adalah putri Imran dan Hannah, yang sejak kecil telah dipersiapkan untuk beribadah kepada Allah.- Maryam merupakan wanita pilihan yang disucikan dan dimuliakan Allah.- Rasulullah menyebutkan empat wanita terbaik, yaitu Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, dan Asiah istri Fir'aun.- Maryam dikenal sebagai wanita yang sangat taat, menjaga kehormatan, serta rajin salat, rukuk, dan sujud.- Setelah ayahnya meninggal, Maryam diasuh oleh Nabi Zakaria AS melalui proses undian di antara para ahli ibadah.2. Maryam Menjaga Kehormatan Dirinya- Maryam menyendiri dari keluarganya agar dapat lebih fokus beribadah kepada Allah.- Malaikat Jibril datang kepadanya dalam wujud seorang laki-laki yang tampan.- Maryam segera berlindung kepada Allah karena khawatir laki-laki tersebut akan mengganggunya.- Jibril kemudian menjelaskan bahwa dirinya adalah utusan Allah yang membawa kabar tentang kelahiran seorang anak suci.- Kisah ini menunjukkan betapa kuatnya Maryam dalam menjaga kehormatan dan menghindari godaan.Hikmah: Jangan memberikan celah terhadap godaan maksiat. Jagalah batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram.3. Kabar Kelahiran Nabi Isa AS- Malaikat Jibril menyampaikan bahwa Maryam akan memiliki seorang anak bernama Isa.- Maryam merasa heran karena dirinya belum pernah menikah dan tidak pernah melakukan zina.- Jibril menjelaskan bahwa hal tersebut sangat mudah bagi Allah.- Nabi Isa akan menjadi tanda kebesaran Allah dan rahmat bagi manusia.- Atas kehendak Allah, Maryam akhirnya mengandung Nabi Isa tanpa seorang ayah.Hikmah: Tidak ada sesuatu yang mustahil bagi Allah. Manusia harus meyakini kekuasaan-Nya meskipun sesuatu tampak tidak masuk akal.4. Ujian Berat Saat Mengandung- Maryam menjauh dari masyarakat karena khawatir mendapatkan tuduhan buruk.- Sebagai wanita yang dikenal sangat salehah, kehamilannya tanpa suami tentu akan menimbulkan fitnah.- Ketika tiba waktu melahirkan, Maryam mengalami rasa sakit yang sangat berat hingga bersandar pada pangkal pohon kurma.- Maryam sangat sedih dan berharap dirinya tidak dikenal agar terhindar dari ujian tersebut.- Ustadz Firanda menjelaskan bahwa kesedihan Maryam berkaitan dengan kekhawatiran terhadap fitnah dan keselamatan imannya.Hikmah: Orang saleh pun mendapatkan ujian berat. Kesabaran dan keteguhan iman sangat diperlukan ketika menghadapi cobaan.5. Pertolongan Allah kepada Maryam- Ketika Maryam berada dalam kesulitan, Allah memberikan pertolongan.- Allah menyediakan aliran air untuk diminum Maryam.- Maryam diperintahkan menggoyangkan pangkal pohon kurma sehingga buah kurma segar jatuh untuk dimakan.- Maryam juga diperintahkan untuk tidak berbicara kepada manusia pada hari tersebut.- Pertolongan Allah membuat Maryam kembali tenang dan siap menghadapi kaumnya.Hikmah: Pertolongan Allah dapat datang pada saat yang paling sulit. Namun, manusia tetap diperintahkan berikhtiar meskipun kemampuannya terbatas.6. Mukjizat Nabi Isa Berbicara Saat Bayi- Setelah melahirkan, Maryam kembali kepada kaumnya sambil menggendong Nabi Isa.- Masyarakat menuduh Maryam melakukan perbuatan tercela karena memiliki anak tanpa suami.- Maryam tidak membalas tuduhan tersebut, melainkan menunjuk kepada bayinya.- Dengan izin Allah, Nabi Isa yang masih bayi dapat berbicara.- Nabi Isa menyatakan bahwa dirinya adalah hamba Allah, seorang nabi yang diberi kitab, diperintahkan salat, menunaikan zakat, dan berbakti kepada ibunya.- Mukjizat tersebut menjadi bukti yang membela kesucian Maryam dari tuduhan kaumnya.Hikmah: Allah mampu membela hamba-Nya yang benar melalui cara yang tidak pernah disangka manusia.7. Pelajaran Penting dari Ceramah8. Menjaga kehormatan diri. Maryam menjadi teladan dalam menjaga kesucian dan menjauhi perbuatan maksiat.9. Memperbanyak ibadah. Ketaatan Maryam terlihat dari kesungguhannya dalam salat, rukuk, dan sujud.10. Menjaga batasan pergaulan. Interaksi dengan lawan jenis yang bukan mahram hendaknya dilakukan seperlunya dan tetap menjaga adab.11. Bersabar menghadapi fitnah. Tidak semua tuduhan harus dijawab, terutama ketika orang lain tidak mau menerima penjelasan.12. Yakin terhadap pertolongan Allah. Allah tidak meninggalkan hamba-Nya yang bertakwa.13. Tetap berusaha dan bertawakal. Maryam tetap diperintahkan menggoyangkan pohon kurma meskipun Allah mampu memberikan buah tanpa usaha.14. Menjadi orang tua yang saleh. Ustadz Firanda menekankan bahwa perilaku orang tua sangat memengaruhi pendidikan dan akhlak anak.15. Menjauhi kesombongan dan berbakti kepada orang tua. Hal ini termasuk pesan yang disampaikan Nabi Isa ketika berbicara saat masih bayi.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya23 Oktober 2026
E

Eka Yuliani,SE

📍 Kota Surakarta

24. Kisah Maryam binti Imran

Maryam binti Imran: Wanita Mulia, Teladan Kesucian dan Keteguhan ImanPendahuluanMaryam binti Imran adalah salah satu wanita yang dimuliakan oleh Allah سبحانه وتعالى. Kisah hidupnya mengajarkan kepada kita tentang keimanan, ketaatan dalam beribadah, menjaga kehormatan diri, kesabaran ketika menghadapi ujian, serta keyakinan bahwa pertolongan Allah selalu datang pada waktu yang telah ditetapkan-Nya.Maryam bukanlah wanita biasa. Allah memilihnya, menyucikannya, dan memberikan kepadanya kedudukan istimewa di antara wanita pada zamannya. Perjalanan hidupnya penuh ujian, tetapi ia menghadapinya dengan keteguhan iman dan bersandar kepada pertolongan Allah.Allah سبحانه وتعالى berfirman:“Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, ‘Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala wanita di seluruh alam (pada masa itu).’”(QS. Ali 'Imran: 42)Ayat ini menunjukkan kemuliaan Maryam sekaligus mengingatkan kita bahwa kemuliaan seorang hamba terletak pada pilihan Allah, keimanan, ketaatan, dan kesucian dirinya.Maryam merupakan wanita pilihan Allah yang diberikan ujian sekaligus keutamaan besar. Ia menjalani kehidupan yang tidak mudah, tetapi tetap menjaga ketaatan kepada Allah.Kisahnya mengajarkan bahwa menjadi hamba yang mulia bukan berarti hidup tanpa ujian. Justru, kemuliaan dapat terlihat dari bagaimana seseorang menjaga imannya ketika menghadapi keadaan yang sulit.B. Taat beribadah kepada AllahMaryam dikenal sebagai wanita yang tekun beribadah. Allah memerintahkannya untuk terus beribadah, rukuk, dan sujud bersama orang-orang yang beribadah.Allah berfirman:“Wahai Maryam! Taatilah Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.”(QS. Ali 'Imran: 43)Ketaatan Maryam mengingatkan kita bahwa ibadah bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk penghambaan dan kedekatan seorang hamba kepada Rabb-nya.C. Mendapat pengasuhan Nabi ZakariaSejak kecil, Maryam berada dalam pemeliharaan Nabi Zakaria 'alaihissalam. Ia tumbuh dalam lingkungan yang mendukung ibadah dan ketaatan kepada Allah.Hal ini memberikan pelajaran penting tentang pendidikan keluarga dan lingkungan. Anak-anak perlu dibimbing dengan nilai-nilai agama, keteladanan, dan suasana yang mendekatkan mereka kepada Allah.D. Termasuk wanita yang dimuliakan dalam IslamMaryam memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Ia juga menjadi teladan bagi kaum muslimah dalam menjaga kehormatan, kesabaran, dan keimanan.Selain Maryam, terdapat wanita-wanita mulia lainnya yang disebutkan dalam berbagai hadis, seperti Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, dan Asiyah istri Fir'aun.Kemuliaan mereka menjadi pengingat bahwa seorang wanita dapat mencapai kedudukan yang tinggi di sisi Allah melalui iman dan amal saleh.Kebiasaan ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa seorang muslimah membutuhkan waktu untuk memperbaiki hubungan dengan Allah, membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, dan mengevaluasi diri.Di tengah kesibukan rumah tangga, pekerjaan, serta penggunaan telepon genggam dan media sosial, hendaknya kita tetap menyediakan waktu khusus untuk beribadah.B. Kedatangan Malaikat JibrilKetika Maryam sedang berada di tempat ibadahnya, Allah mengutus Malaikat Jibril yang menampakkan diri dalam bentuk manusia.Allah سبحانه وتعالى berfirman:“Lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.”(QS. Maryam: 17)Kedatangan Jibril membawa kabar yang akan mengubah kehidupan Maryam. Ia diberi kabar gembira bahwa dirinya akan dikaruniai seorang anak laki-laki, yaitu Nabi Isa 'alaihissalam, meskipun ia tidak pernah disentuh oleh seorang laki-laki.Peristiwa ini menunjukkan kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Jika Allah menghendaki sesuatu, tidak ada yang mustahil bagi-Nya.“Dia (Maryam) berkata, ‘Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa.’”(QS. Maryam: 18)Sikap Maryam mengajarkan pentingnya menjaga kehormatan diri, menetapkan batasan dalam pergaulan, serta menghindari keadaan yang dapat menimbulkan fitnah.Menjaga kehormatan bukan hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga mencakup sikap, perkataan, perilaku, dan cara seseorang berinteraksi dengan orang lain.D. Menerima kabar gembira dengan keimananMalaikat Jibril menjelaskan bahwa dirinya adalah utusan Allah untuk menyampaikan kabar bahwa Maryam akan dikaruniai seorang anak yang suci.Maryam kemudian menghadapi ketetapan Allah yang berada di luar kebiasaan manusia. Kisah ini mengajarkan bahwa seorang mukmin hendaknya meyakini kekuasaan Allah, sekalipun belum memahami bagaimana suatu ketetapan akan terjadi.Maryam kemudian pergi ke tempat yang jauh untuk menghindari keramaian. Dalam keadaan tersebut, ia menghadapi ujian yang tidak ringan, baik secara fisik maupun batin.Dari kisah ini, kita belajar bahwa orang yang menjaga ketaatan kepada Allah pun dapat menghadapi ujian yang besar. Ujian bukan selalu tanda bahwa Allah meninggalkan seseorang.Sebaliknya, seorang hamba perlu terus berdoa, bersabar, dan berprasangka baik kepada Allah.B. Puncak kesedihan di bawah pohon kurmaKetika rasa sakit melahirkan datang, Maryam bersandar pada pangkal pohon kurma. Dalam kesedihan dan kesulitan yang sangat berat, ia mengungkapkan keinginannya agar tidak pernah mengalami keadaan tersebut.Allah kemudian memberikan pertolongan dan petunjuk kepadanya.Allah سبحانه وتعالى berfirman:“Maka dia berseru kepadanya dari tempat yang rendah, ‘Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.’”(QS. Maryam: 24)Ayat ini mengajarkan bahwa Allah mengetahui kesedihan dan kesulitan hamba-Nya. Pertolongan-Nya dapat datang melalui cara yang tidak kita duga.Pelajaran penting: Ketika menghadapi ujian, jangan terburu-buru berputus asa. Tetaplah berdoa dan berikhtiar karena Allah mengetahui keadaan setiap hamba.C. Pertolongan Allah saat gentingDalam keadaan yang sulit, Maryam mendapatkan beberapa petunjuk dari Allah:Adanya aliran air. Allah menyediakan air untuk diminum sehingga Maryam dapat mengatasi kebutuhannya.Menggoyangkan batang pohon kurma. Maryam diperintahkan menggoyangkan batang pohon agar buah kurma yang matang jatuh dan dapat dimakan.Menahan diri dari berbicara. Maryam diperintahkan untuk tidak berbicara kepada siapa pun pada hari itu dan memberi isyarat bahwa ia sedang bernazar untuk berpuasa dari berbicara.Peristiwa ini mengajarkan keseimbangan antara tawakal dan ikhtiar. Maryam mendapatkan pertolongan Allah, tetapi ia juga diperintahkan melakukan usaha, seperti menggoyangkan pohon kurma.Tawakal bukan berarti hanya menunggu tanpa melakukan apa pun. Seorang muslim hendaknya berusaha sesuai kemampuannya, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah.Ayat berikutnya menjelaskan bagaimana Maryam menghadapi tuduhan tersebut dengan mengikuti petunjuk Allah.B. Mukjizat bayi Nabi Isa berbicaraKetika kaumnya menuntut penjelasan, Maryam memberikan isyarat agar mereka bertanya kepada bayinya. Atas kehendak Allah, Nabi Isa yang masih bayi berbicara dan menjelaskan kedudukannya.Allah berfirman:“Sesungguhnya aku hamba Allah. Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.”(QS. Maryam: 30)Nabi Isa juga menjelaskan bahwa Allah memerintahkannya untuk mendirikan salat, menunaikan zakat selama hidupnya, dan berbakti kepada ibunya.Mukjizat ini merupakan tanda kekuasaan Allah sekaligus pembelaan terhadap Maryam dari tuduhan kaumnya.PenutupMaryam binti Imran adalah teladan bagi setiap muslimah dalam menjaga kesucian diri, memperkuat ibadah, bersabar ketika menghadapi kesulitan, serta tetap teguh dalam keimanan.Kisahnya mengingatkan kita bahwa kehidupan yang mulia bukanlah kehidupan tanpa ujian, melainkan kehidupan yang dijalani dengan ketaatan kepada Allah. Ketika manusia salah memahami keadaan kita, Allah tetap mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah Maryam, memperbaiki ibadah, menjaga kehormatan diri, dan mendidik keluarga agar senantiasa berada di jalan yang diridai Allah سبحانه وتعالى.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya23 Oktober 2026
S

Susy Siswandini

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

KISAH MARYAM BINTI IMRAN

PEMATERI: UST. FIRANDA ANDIRJA1. Maryam Binti Imran sebagai Wanita PilihanMaryam binti Imran adalah sosok mulia dan wanita pilihan Allah untuk menjalani ujian yang sangat berat, yaitu melahirkan seorang nabi tanpa ayah.Allah menyucikan Maryam dan memerintahkannya untuk taat kepada Rabb-nya dengan memperbanyak rukuk dan sujud (salat).2. Pengasuhan oleh Nabi ZakariaMaryam lahir dalam kondisi yatim karena ayahnya (Imran) telah meninggal.Para ahli ibadah bertengkar merebutkan pengasuhan Maryam, hingga dilakukan undian dengan melempar pena ke air, dan yang keluar adalah penanya Nabi Zakaria.3. Keutamaan MaryamNabi shallallahu alaihi wasallam mengabarkan bahwa Maryam adalah sebaik-baik wanita alam semesta (Khairu nisail alamin), termasuk wanita yang sempurna, dan pemimpin wanita di surga.Setiap anak Adam yang lahir pasti diganggu setan kecuali Isa bin Maryam dan ibunya.4. Kedatangan Malaikat Jibril dan Kehamilan MaryamMaryam menjauhkan diri dari keluarganya ke tempat sebelah timur dan membuat tabir (hijab) untuk fokus beribadah.Allah mengutus Malaikat Jibril yang menjelma menjadi lelaki sempurna dan sangat tampan. Maryam langsung berlindung kepada Allah dan mengingatkannya untuk bertakwa.Malaikat Jibril menyampaikan anugerah anak yang suci. Maryam bertanya bagaimana bisa punya anak padahal tidak pernah disentuh lelaki dan bukan pezina.Malaikat Jibril menjelaskan bahwa hal itu mudah bagi Allah sebagai tanda kebesaran-Nya dan rahmat bagi manusia, lalu meniupkan roh atas perintah Allah sehingga Maryam mengandung.5. Kelahiran Nabi Isa dan Mukjizat di Bawah Pohon KurmaMaryam menjauhkan diri selama mengandung karena takut gunjingan dan tuduhan zina dari kaumnya.Saat rasa sakit melahirkan datang, Maryam bersandar pada pangkal pohon kurma dan berkata, "Seandainya aku mati sebelum ini dan menjadi seorang yang dilupakan."Datang seruan (dari Isa atau Jibril) agar tidak bersedih karena di bawahnya ada aliran air sungai, serta memerintahkan menggoyangkan pangkal pohon kurma agar buah kurma yang masak (rutab) berjatuhan untuk dimakan dan diminum. Maryam juga bernazar tidak akan berbicara dengan siapapun hari itu.6. Pembelaan Melalui Nabi Isa yang Berbicara di BuaianMaryam mendatangi kaumnya sambil menggendong putranya. Kaumnya mencela dan berkata, "Wahai saudari Harun, ayahmu bukan seorang yang buruk dan ibumu bukan perempuan pezina."Maryam berisyarat kepada bayi (Isa). Nabi Isa berbicara di buaian untuk membela ibunya:"Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab dan menjadikan aku seorang nabi.""Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana pun aku berada, dan mewasiatkan kepadaku salat dan zakat selama aku hidup, serta berbakti kepada ibuku.""Dan keselamatan atasku pada hari aku dilahirkan, pada hari aku mati, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."Mukjizat ini membuktikan kesucian Maryam dan menyelamatkannya dari tuduhan serta hukuman.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya23 Oktober 2026
R
Rohimatul Hanifah

📍 Kota Palu

Materi 24-Kisah Maryam binti Imran (Bagian 1)

Kisah Maryam binti Imran (Bagian 1)Kajian Ustadz Firanda AndirjaMaryam, Wanita PilihanMaryam adalah wanita pilihan sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 42:وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَArtinya:Dan (ingatlah) ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu, dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)."Maryam terpilih untuk melewati ujian yang sangat berat yaitu melahirkan seorang putra (Nabi Isa ‘alaihissalam) tanpa ayah, dituduh berzina, dsb.Allah pilih Maryam di atas seluruh wanita yang ada dan Allah sucikan Maryam dan Allah menyuruh Maryam untuk taat kepada Allah dengan rukuk dan sujud (sholat).Ini dalil bahwa dahulu Bani Israil mereka rukuk dan sujud.Di antara hikmahnya:Jika kita mau dikatakan taat kepada Allah maka perbanyak rukuk dan sujud (nikmati).Di antara bentuk kedekatan seorang hamba ketika ia menghinakan dirinya kepada Allah (bersujud).Rasulullah bersabda “kedudukan seseorang yang paling dekat dengan Rabbnya ketika sedang sujud, maka perbanyaklah doa ketika sujud.”Kelahiran dan Keutamaan MaryamMaryam lahir ketika ayahnya telah meninggal.Allah menjadikan orang-orang menyayangi Maryam sehingga mereka memperebutkan untuk mengasuh Maryam kemudian diundi dengan pena akhirnya Zakaria yang terpilih.Rasulullah bersabda “sebaik-baik wanita alam semesta ada 4: yang pertama Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, dan Asiyah istri Fir’aun.”Dalam hadits lain hadits Abu Musa Al-Asy’ari “lelaki yang sempurna banyak, tetapi yang sempurna di kalangan wanita tidak banyak. Tidak sempurna di kalangan wanita kecuali Maryam binti Imran, Asiyah istri Firaun, dan keutamaan Aisyah di atas wanita lain seperti makanan lezat dibanding makanan-makanan yang lain.”Rasul bersabda “para pemimpin wanita di surga ada 4 orang Maryam, Fatimah, Khadijah, dan Asiyah.”Di antara keutamaan Maryam yang lain yaitu ketika ia lahir tidak diganggu syaithan sebagaimana Nabi Isa juga tidak diganggu syaithan.Kisah Maryam dalam QS. Maryam: 16Maryam menjauhkan diri dari keluarganya ke sebelah timur untuk fokus beribadah, maka dia pun membuat tabir agar tidak banyak berinteraksi dengan orang.Jibril (atas perintah Allah) menjelma menjadi sosok manusia yang sempurna (lelaki tampan) untuk mendatangi Maryam sebagai ujian baginya.Maryam berkata “sesungguhnya aku berlindung kepada Allah dari engkau jika engkau adalah orang yang bertakwa”.Di antara hikmahnya:Jika ada godaan, jangan kasih celah sedikitpun (sebagaimana Maryam contohkan).Bukan hanya lelaki yang perlu waspada, wanita pun juga.Jika terjadi kondisi lelaki dan wanita harus berdua, maka berusahalah menjaga diri.Kabar Kelahiran Nabi IsaJibril mengabarkan bahwa Maryam akan melahirkan seorang anak yang suci.Nabi Isa datang membawa kedamaian, pengajar kebaikan.Maryam bingung dan Jibril menjelaskan mudah bagi Allah dan ini adalah tanda kebesaran Allah.Jibril meniupkan ruh dan Maryam pun mengandung.Mulailah ujian menimpa Maryam.Ia menjauh dari orang-orang untuk menghindari tuduhan dan caci maki.Di antara fikih jika kita dituduh dengan tuduhan yang tidak jelas, lebih baik menghindar. Tidak semua tuduhan bisa kita jelaskan.Ujian Menjelang Kelahiran Nabi IsaMaryam merasakan kesakitan yang luar biasa ketika Isa hendak lahir. Maryam merasa sangat sedih hingga ia mengatakan “seandainya saya meninggal sebelum ujian ini datang”.Di antara hikmahnya:Maryam berdoa demikian karena ia takut imannya goyah.Janganlah seseorang ketika mendapat mudhorot kemudian minta mati. Jika pun sudah terlalu berat dirasa, berdoalah “ya Allah jika hidup lebih baik bagiku maka hidupkanlah aku, jika aku mati lebih baik maka matikanlah aku”Akhirnya Allah menenangkan Maryam “jangan bersedih, sesungguhnya Allah telah menjadikan aliran air sungai di bawahmu & goyangkan pangkal kurma tsb niscaya akan jatuh ruthob, makanlah ruthob tsb & minumlah air tsb & berbahagialah”Diantara hikmahnya:Pertolongan dari Allah di saat genting ketika kita pasrah kepada AllahMaka kemudian terjadi mukjizat1. Tiba-tiba ada sungai kecil mengalir2. Tiba-tiba ada ruthob yg jatuh setelah Maryam goyangkanSecara logika tidak mungkin wanita menggoyangkan pohon kurma hingga buahnya jatuh, tapi Allah memerintahkan untuk berikhtiar & Maryam lakukanLahirlah Nabi Isa dan dia mendatangi kaumnya sambil menggendong Nabi Isa.Mulailah ujian datang, kaumnya mulai mencela sebagaimana yg diduga. Maryam yg orang tua & keturunan nasabnya terdahulu adalah orang-orang shalih tapi ternyata memiliki anak tanpa suami.Diantara hikmahnya:Kaidahnya adalah anak akan mengikuti bagaimana orang tuakeshalihan orang tua sangat berpengaruh terhadap keshalihan anakMaryam tidak bisa menjawab & tiba-tiba Nabi Isa yg baru lahir menjelaskan siapa dirinya kepada mereka.QS. Maryam:30-33Dia (Isa) berkata, "Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,dan Dia menjadikanku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."Allah jadikan Nabi Isa mampu berbicara sejak usia sangat kecil untuk membantah orang2 yg menuduh Maryam berzina. Aturan bani israil bahwa orang yg berzina dihukum rajam, tp mukjizat Nabi Isa tsb membuat Maryam tidak dirajam.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
B
Baby Nabilah Ulzanah

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Kisah Ibunda Hafshah Binti Umar - Ustadz Dr. Firanda Andirja M.A

Silsilah dan Latar Belakang KeluargaHafsah binti Umar bin Khattab radhiallahu 'anhuma adalah putri dari Amirul Mukminin Umar bin Khattab dan Zainab binti Maz'un, serta adik kandung dari sahabat Abdullah bin Umar. Ia tumbuh dalam keluarga yang mulia dan penuh keimanan dari suku Quraisy (Bani Adi).Kelahiran dan Bantahan Kisah Jahiliah UmarHafsah lahir sekitar 5 tahun sebelum masa kenabian (seumuran dengan Fatimah binti Muhammad SAW).Ustadz Firanda meluruskan bahwa kisah populer yang menyebutkan Umar bin Khattab pernah mengubur putrinya hidup-hidup di zaman jahiliah adalah riwayat yang tidak benar (tidak ada sanadnya), karena faktanya Hafsah lahir dan hidup di zaman jahiliah serta tidak dibunuh oleh ayahnya.Pernikahan Pertama dengan Khunais bin HudzafahDi usia belasan tahun, Hafsah menikah dengan Khunais bin Hudzafah as-Sahmi, seorang sahabat awal yang pernah berhijrah ke Habasyah dan ikut serta dalam Perang Badar. Khunais wafat setelah Perang Badar akibat luka perang yang dideritanya.Pernikahan dengan Nabi Muhammad SAWSetelah menjanda dan masa iddahnya selesai, Umar bin Khattab sempat menawarkan Hafsah kepada Utsman bin Affan dan Abu Bakar ash-Shiddiq. Namun, karena berbagai pertimbangan pribadi dan rahasia, tawaran tersebut tidak berlanjut.Akhirnya, Nabi Muhammad SAW sendiri yang melamar dan menikahi Hafsah pada tahun ke-2 Hijriah saat Hafsah berusia sekitar 20 tahun.Keutamaan dan Gelar HafsahQawwamah Sawwamah: Gelar yang diberikan langsung melalui Malaikat Jibril karena Hafsah dikenal sebagai wanita yang sangat rajin melaksanakan salat malam dan berpuasa sunah.Harisatul Quran: Hafsah diberi kepercayaan untuk menjaga dan menyimpan lembaran-lembaran (mashaf) Al-Qur'an yang dikumpulkan sejak era Abu Bakar ash-Shiddiq hingga masa kekhalifahan Utsman bin Affan. Ia juga dipercaya mengelola harta wakaf ayahnya.Dinamika Rumah Tangga & WafatnyaDalam perjalanan rumah tangganya, Nabi SAW pernah mentalak Hafsah sekali namun segera merujuknya kembali atas perintah Malaikat Jibril karena kemuliaan ibadahnya dan kabar bahwa ia akan menjadi istri Nabi di surga.Hafsah wafat pada tahun 41 atau 45 Hijriah dalam usia sekitar 63 tahun dan disalatkan oleh Gubernur Madinah kala itu, Marwan bin al-Hakam, serta dihadiri oleh para sahabat.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

#JejakCahaya 24 - Kisah Maryam Binti Imran

Wanita dan Anak 24“Kisah Maryam Binti Imran”Pemateri: Ustadz DR. Firanda Andirja, M.AMengenai keutamaan Maryam binti Imran sebagai wanita pilihan, proses pemeliharaannya oleh Nabi Zakaria alaihissalam, kisah kedatangan Malaikat Jibril, proses mengandung Nabi Isa alaihissalam tanpa ayah secara mukjizat, hingga mukjizat Nabi Isa berbicara di buaian untuk membersihkan nama ibunya dari tuduhan keji Bani Israil.Penjelasan & Pembahasan​A. Maryam binti Imran: Wanita Pilihan & Kesuciannya​Pilihan Allah SWT: Maryam adalah wanita yang dipilih dan disucikan oleh Allah SWT di atas seluruh wanita di alam semesta pada masanya.​Perintah Beribadah: Allah memerintahkan Maryam untuk taat, tunduk, serta memperbanyak sujud dan rukuk (shalat) bersama orang-orang yang rukuk. Ini menunjukkan bahwa ibadah Bani Israil dahulu juga menggunakan rukun rukuk dan sujud.​Kelebihan/Keutamaan Maryam dalam Sunnah:​Rasulullah SAW menyebutkan bahwa Maryam binti Imran adalah salah satu dari empat wanita terbaik di seluruh alam semesta (bersama Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, dan Asiah istri Firaun).​Maryam termasuk segelintir wanita yang mencapai derajat kesempurnaan dan merupakan salah satu dari empat pemimpin wanita di surga.​Saat lahir, Maryam dijaga dari gangguan setan (tidak ditusuk di lambungnya saat lahir, seperti halnya Nabi Isa alaihissalam).​B. Pemeliharaan Maryam oleh Nabi Zakaria alaihissalam​Ketika ibunya (Hannah) melahirkan Maryam dalam kondisi sang ayah (Imran) telah wafat (yatim), Maryam diserahkan untuk berkhidmat di Baitul Maqdis.​Para ulama dan ahli ibadah Bani Israil sempat berselisih dan berebut untuk merawat Maryam, hingga mereka melakukan undian dengan melemparkan pena ke sungai/danau. Pena yang keluar adalah milik Nabi Zakaria alaihissalam, sehingga beliau yang memelihara Maryam. (Kisah ini menjadi salah satu bukti kenabian Muhammad SAW karena menceritakan perkara gaib masa lalu yang tidak diketahui secara detail oleh beliau).​C. Kedatangan Malaikat Jibril dan Kabar Kehamilan Mukjizat​Menyepi untuk Beribadah: Maryam menjauhkan diri dari keluarganya ke tempat di sebelah timur dan memasang tabir (hijab) untuk fokus beribadah.​Ujian Hadirnya Lelaki Tampan: Tiba-tiba Malaikat Jibril datang menjelma sebagai seorang lelaki manusia yang sempurna dan sangat tampan dalam kesendiriannya.​Sikap Terpuji Maryam: Maryam tidak membuka celah sedikitpun atau mengajak ngobrol, melainkan langsung berlindung kepada Allah dan mengingatkannya: "Sesungguhnya aku berlindung kepada Allah dari kamu, jika kamu seorang yang bertakwa."​Pemberitahuan Malaikat Jibril: Jibril menegaskan bahwa ia adalah utusan Rabbmu untuk menganugerahkan seorang anak laki-laki yang suci (Nabi Isa alaihissalam). Maryam kaget karena ia tidak pernah disentuh laki-laki dan bukan wanita pezina, namun Allah menetapkan hal tersebut sebagai tanda kebesaran dan rahmat bagi manusia.​D. Proses Melahirkan di Bawah Pohon Kurma​Menjauh dari Gunjingan: Demi menghindari fitnah dan caci maki Bani Israil karena hamil tanpa suami, Maryam menyingkir ke tempat yang jauh selama masa kehamilannya.​Pertolongan di Saat Puncak Kesakitan: Menjelang melahirkan, rasa sakit yang luar biasa membuatnya bersandar pada pangkal pohon kurma yang kering, hingga ia berkata, "Seandainya aku mati sebelum ini dan menjadi seorang yang dilupakan..." (bukan karena putus asa, melainkan khawatir imannya goyang akibat fitnah besar).​Mukjizat Penghibur dari Allah (atau dari Nabi Isa di dalam perut/bayi):​Allah (atau Nabi Isa) menyerunya dari bawah agar ia tidak bersedih karena telah disediakan aliran air sungai kecil di bawahnya.​Ia diperintahkan menggoyangkan batang pohon kurma (sebagai bentuk ikhtiar fisik meskipun lemah), lalu buah kurma segar (rutab) berjatuhan untuk ia makan, serta air untuk ia minum.​E. Pembuktian Kesucian dengan Mukjizat Nabi Isa Berbicara di Buaian​Tuduhan Keji Bani Israil: Ketika Maryam kembali membawa bayinya ke kaumnya, mereka langsung mencelanya dan berkata, "Wahai Maryam, sesungguhnya engkau telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar... Wahai saudari Harun, ayahmu bukan seorang yang buruk dan ibumu bukan pula perempuan pezina!" (Mereka heran karena Maryam berasal dari keturunan orang shaleh).​Maryam Bungkam & Berpuasa Bicara: Maryam berisyarat kepada mereka untuk menanyai bayi yang sedang digendongnya (Nabi Isa).​Nabi Isa Berbicara di Buaian: Atas izin Allah, bayi Isa yang masih dalam gendongan tiba-tiba berbicara dengan tegas:​"Sesungguhnya aku adalah hamba Allah..." (membantah klaim ketuhanan dirinya).​Memberitahukan bahwa ia diberi Al-Kitab (Injil) dan dijadikan seorang Nabi.​Diberkahi di mana saja ia berada, diperintahkan mendirikan shalat dan menunaikan zakat selama hidup.​Berbakti kepada ibunya (barra bi-walidati) dan tidak dijadikan orang yang sombong atau celaka.​Menutup ucapannya dengan salam keselamatan atas dirinya ketika lahir, wafat, dan dibangkitkan hidup kembali.​Hikmah: Mukjizat ini menyelamatkan Maryam dari hukuman rajam hukum Taurat bagi wanita yang dituduh berzina, sekaligus membuktikan kesuciannya (allati ahsat farjaha).​Daftar Dalil (Al-Qur'an & Hadis)​Pemilihan Maryam oleh Allah SWT​Sumber / Konteks: Q.S. Ali 'Imran ayat 42-43 (Pernyataan Allah bahwa Maryam dipilih, disucikan, dan dilebihkan di atas seluruh wanita alam semesta, serta perintah untuk taat, ruku', dan sujud).​Kisah Undian Pena Pemeliharaan Maryam​Sumber / Konteks: Q.S. Ali 'Imran ayat 44 ("Dan tidaklah kamu (Muhammad) hadir ketika mereka melemparkan pena-pena mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam...").​Empat Wanita Terbaik Seluruh Alam Semesta​Sumber / Konteks: Hadis Riwayat Ahmad & Al-Hakim (Sabda Nabi SAW bahwa sebaik-baik wanita alam semesta ada empat: Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, dan Asiah istri Firaun).​Perlindungan Maryam dari Godaan (Ta'awuz & Taqwa)​Sumber / Konteks: Q.S. Maryam ayat 18 ("Maryam berkata: 'Sesungguhnya aku berlindung kepada (Tuhan) Yang Maha Pemurah dari kamu, jika kamu seorang yang bertakwa'.").​Kisah Kelahiran dan Pertolongan Air serta Buah Kurma​Sumber / Konteks: Q.S. Maryam ayat 24-26 (Seruan agar Maryam tidak bersedih, adanya sungai kecil di bawahnya, perintah menggoyangkan batang kurma, serta instruksi untuk makan, minum, dan tenang).​Pernyataan Nabi Isa di Buaian (Membela Kesucian Ibunya)​Sumber / Konteks: Q.S. Maryam ayat 30-33 ("Pernyataan Nabi Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi...").Kesimpulan​Keteguhan dan Iffah (Kehormatan): Maryam binti Imran adalah teladan agung bagi wanita dalam menjaga kesucian diri ('iffah), menolak segala bentuk celah maksiat/godaan, serta bersabar menghadapi fitnah dan ujian hidup yang sangat berat.​Pertolongan Allah di Titik Kritis: Pertolongan Allah SWT pasti akan datang kepada hamba-Nya yang benar-benar pasrah, bertawakal, dan menjaga ketaatan kepada-Nya di saat-saat paling genting.​Kebatilan Tuduhan Terhadap Maryam Dibongkar Mukjizat: Kesucian Maryam dibela secara langsung oleh kekuasaan Allah melalui mukjizat Nabi Isa alaihissalam yang berbicara ketika masih bayi di buaian.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
A
Agustina dyah Aminingsih

📍 Kabupaten Karanganyar

Materi 24 Kisah Maryam Binti Imran(bagian 1)

Ustadz Firanda AndirjaDibalik lahirnya maryam ada kemuliaan2 yg Alloh berikan kepada keluarga Imran yaitu akan lahir seorang Nabi yg bernama Isa bin Maryam,Nabi tersebut Nabi yg mulia yg akan turun dari langit di akhir zaman untuk membunuh dajjal.Maryam adalah wanita pilihan sebagaimana dalam Alquran Alloh SWT berfirman "Alloh mensucikan engkau,dan Alloh pilih engkau diatas wanita2 yg ada di alam semesta ketika itu dan hendaknya engkau taat kepada Alloh Rabb nu,rukuk dan sujudlah kepada Alloh(sholat)"ini menunjukkan bahwa maryam terpilih untuk membawa ujian yg sangat berat yaitu melahirkan seorang Nabi tanpa ayah.karena nya maryam mendapat gunjingan bani israil yg akan mencela, menuduhnya memiliki anak tanpa suami,dituduh berzina, Alloh pilih maryam krn mmg maryam mmg pantas untuk menjalani ujian ini.pelajaran yg bsa diambil adalah jika Alloh memberikan ujian kepada kita karena Alloh pilihan bahwa kita yg bsa menghadapinya, kedudukan/kedekatan seorang hamba kepada Rabbnya adalah ketika sujud.rukuk dan sujud tanda ketaatan kepada Alloh SWT,perbanyak doa ketika sujud.Maryam terlahir sebagai yatim,krn bapaknya yaitu Imran telah meninggal dunia,Rasulullah SAW bersabda"maryam adalah sebaik-baik wanita di zaman nya,sebaik-baik wanita alam semesta,maryam adalah wanita yg sempurna, maryam adalah salah satu dari 4 pemimpin wanita di syurga,keistimewaan maryam adalah ketika lahir tdk di ganggu syaithon sebagaimana Nabi Isa AS.Maryam menjauhkan diri dari keluarga nya(baitul maqdis)tujuan nya ingin fokus beribadah, menjauh dari keramaian, membuat tabir agar tdk byk ber interaksi dgn orang,lantas datang malaikat jibril utusan Alloh yg menjelma sungai seorang laki2 yg sangat tampan,ini adalah ujian/godaan kepada maryam,lantas maryam mengingatkan kepada laki2 tersebut untuk tidak menggoda nya,dan berkata bertaqwa lah kepada Alloh dan sesungguhnya ak berlindung kepada Alloh dari gangguanmu. Bentuk ikhtiar maryam dalam menjauhi laki2 tersebut,lalu malaikat jibril berkata "sesungguhnya ak adalah utusan Rabbmu yg akan meniupkan ruh kedalam rahim mu dan menganugerahkan kepada engkau seorang anak yg suci yaitu akan lahir Nabi Isa AS,Nabi Isa AS adalah tanda kebesaran Alloh SWT dihadapan manusia yg lahir tanpa seorang ayah.Reaksi maryam terhadap ucapan malaikat jibril adalah kaget bagaimana ak bsa sementara ak tdk pernah oleh lelaki manapun dan ak bukan wanita pezina,tp maryam tdk bsa menolak dam akhirnya mengandung lah maryam.maka mulailah ujian menimpa maryam.Saat akan melahirkan ada mukjizat Alloh SWT,tempat maryam bersandar tiba2 ada sungai yg mengalir,maryam menggoyangkan batang pohon kurma kemudian jatuhlah ruhtob2 yg dimakan maryam,akhirnya lahir lah Nabi Isa AS.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
D

Dewi Hajar Novanda

📍 Kota Depok

Kisah Maryam Binti Imran (Bagian-1)

Kisah Maryam Binti Imran (Bagian-1) - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.### 1\. Keutamaan Maryam binti ImranMaryam binti Imran adalah wanita salehah yang memiliki kedudukan mulia di sisi Allah. Allah memilih dan menyucikannya serta melebihkannya di atas wanita-wanita pada zamannya.Dalil 1 — QS. Ali ‘Imran ayat 42> وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَArtinya:“Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, ‘Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala wanita di seluruh alam (pada masa itu).’”Dalil 2 — Maryam dan Khadijah adalah wanita terbaik pada zamannyaRasulullah ﷺ bersabda:> خَيْرُ نِسَائِهَا مَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ، وَخَيْرُ نِسَائِهَا خَدِيجَةُArtinya:“Wanita terbaik pada zamannya adalah Maryam binti Imran, dan wanita terbaik pada zamannya adalah Khadijah.”HR. Bukhari no. 3432.Dalil 3 — Empat wanita utamaRasulullah ﷺ bersabda:> حَسْبُكَ مِنْ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ مَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ، وَآسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَArtinya:“Cukuplah bagimu (sebagai teladan) di antara wanita seluruh alam: Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, dan Asiyah istri Fir‘aun.”HR. At-Tirmidzi no. 3878.Hadis ini menyebutkan empat wanita utama, yaitu Maryam, Khadijah, Fatimah, dan Asiyah.Dalil 4 — Maryam dan Isa dilindungi dari gangguan setan ketika lahirRasulullah ﷺ bersabda:> كُلُّ بَنِي آدَمَ يَمَسُّهُ الشَّيْطَانُ يَوْمَ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ إِلَّا مَرْيَمَ وَابْنَهَاArtinya:“Setiap anak Adam disentuh oleh setan ketika dilahirkan oleh ibunya, kecuali Maryam dan anaknya.”HR. Muslim no. 2366.Hal ini berkaitan dengan doa ibu Maryam ketika melahirkan Maryam, sebagaimana disebutkan dalam QS. Ali ‘Imran ayat 36:> وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِArtinya:“Dan aku memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk.”Maryam juga disebut sebagai wanita yang sempurna dalam hadis tentang wanita-wanita yang mencapai kesempurnaan. Di antara redaksi hadisnya, Rasulullah ﷺ menyebut Maryam binti Imran dan Asiyah istri Fir‘aun.Rujukan: HR. Bukhari no. 3411 dan Muslim no. 2431.### 2\. Maryam menjauh dari keluarganya untuk menyendiriAllah menceritakan kisah Maryam dalam Surah Maryam.Dalil 5 — QS. Maryam ayat 16–17> وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا ۝ فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّاArtinya:“Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Al-Qur’an), ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Lalu dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.”Maryam menjauh dari keluarganya dan memasang tabir. Dalam penjelasan tafsir, tindakan ini dikaitkan dengan kesendiriannya untuk beribadah dan menjaga diri dari banyaknya interaksi dengan orang lain.Kemudian Allah mengutus Malaikat Jibril yang menjelma menjadi seorang laki-laki dengan rupa yang sempurna.### 3\. Maryam berlindung kepada Allah ketika didatangi JibrilDalil 6 — QS. Maryam ayat 18–21Ketika melihat laki-laki yang tidak dikenalnya, Maryam segera berlindung kepada Allah.> قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّاArtinya:“Dia (Maryam) berkata, ‘Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa.’”Maryam tidak tergoda oleh kehadiran laki-laki tersebut. Sebaliknya, ia segera mengingatkannya agar bertakwa kepada Allah.Jibril kemudian menjelaskan:> إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَامًا زَكِيًّاArtinya:“Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk memberikan (kepadamu) seorang anak laki-laki yang suci.”Maryam bertanya bagaimana mungkin ia mempunyai anak, padahal tidak pernah ada laki-laki yang menyentuhnya dan ia bukan seorang pezina.Jibril menjelaskan bahwa hal tersebut mudah bagi Allah. Anak itu akan menjadi tanda kebesaran Allah bagi manusia dan menjadi rahmat dari-Nya. Perkara tersebut telah ditetapkan oleh Allah.Rujukan: QS. Maryam ayat 18–21.Pelajaran yang dapat diambil adalah pentingnya menjaga kehormatan diri. Ketika menghadapi godaan yang dapat membawa kepada kemaksiatan, seseorang hendaknya tidak memberikan celah dan segera berlindung kepada Allah.### 4\. Maryam mengandung tanpa suamiSetelah menerima ketetapan Allah, Maryam mengandung Nabi Isa عليه السلام tanpa seorang suami. Peristiwa ini merupakan tanda kebesaran Allah.Dalil 7 — QS. Ali ‘Imran ayat 47> قَالَتْ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكِ اللَّهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُArtinya:“Dia (Maryam) berkata, ‘Ya Tuhanku, bagaimana mungkin aku mempunyai anak, padahal tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhku?’ Allah berfirman, ‘Demikianlah, Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki.’”Rujukan: QS. Ali ‘Imran ayat 47.Allah Mahakuasa menciptakan apa yang Dia kehendaki. Kelahiran Nabi Isa tanpa ayah bukanlah sesuatu yang mustahil bagi Allah.Setelah mengandung, Maryam menjauhkan diri ke tempat yang jauh.Dalil 8 — QS. Maryam ayat 22> فَحَمَلَتْهُ فَانْتَبَذَتْ بِهِ مَكَانًا قَصِيًّاArtinya:“Maka dia mengandungnya, lalu mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.”Maryam menghadapi ujian yang berat. Ia mengetahui bahwa orang-orang di sekitarnya mungkin akan mencela dan menuduhnya karena mereka tidak mengetahui peristiwa yang sebenarnya terjadi.Dalam kehidupan, tidak semua tuduhan dapat dijelaskan kepada orang yang memang tidak mau memahami. Ketika penjelasan tidak diterima, seseorang dapat memilih untuk tidak memperpanjang pertengkaran dan menyerahkan urusannya kepada Allah, selama tidak mengabaikan kewajiban untuk menjelaskan hal yang memang perlu dijelaskan.### 5\. Maryam menghadapi rasa sakit saat melahirkanSetelah masa kehamilannya, tibalah saat Maryam melahirkan Nabi Isa عليه السلام. Ia mengalami rasa sakit hingga harus bersandar pada pangkal pohon kurma.Dalil 9 — QS. Maryam ayat 23> فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَىٰ جِذْعِ النَّخْلَةِ قَالَتْ يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَنْسِيًّاArtinya:“Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma. Dia (Maryam) berkata, ‘Wahai, betapa baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.’”Rujukan: QS. Maryam ayat 23.Maryam sedang menghadapi ujian yang sangat berat. Ia bukan hanya mengalami rasa sakit ketika melahirkan, tetapi juga menghadapi kekhawatiran terhadap reaksi kaumnya ketika mengetahui kelahiran anaknya.### Larangan mengharapkan kematian karena musibahRasulullah ﷺ melarang seseorang mengharapkan kematian hanya karena musibah yang menimpanya.Dalil 10 — Hadis larangan mengharapkan kematianDari Anas bin Malik رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:> لَا يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدُكُمُ الْمَوْتَ لِضُرٍّ نَزَلَ بِهِ، فَإِنْ كَانَ لَا بُدَّ مُتَمَنِّيًا فَلْيَقُلِ: اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتِ الْحَيَاةُ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِيArtinya:“Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian mengharapkan kematian karena musibah yang menimpanya. Jika memang harus mengharapkannya, hendaklah ia berdoa, ‘Ya Allah, hidupkanlah aku selama kehidupan lebih baik bagiku, dan wafatkanlah aku jika kematian lebih baik bagiku.’”HR. Muslim no. 2680.Hadis ini mengajarkan agar seorang muslim tetap bersabar dan menyerahkan urusannya kepada Allah ketika menghadapi kesulitan. Ia tidak semestinya meminta kematian hanya karena merasa berat menghadapi musibah.### 6\. Allah menenangkan Maryam dan memberikan pertolonganDalam keadaan yang sangat berat, Allah memberikan pertolongan kepada Maryam.Dalil 11 — QS. Maryam ayat 24–26> فَنَادَاهَا مِنْ تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّاArtinya:“Maka dia (Jibril atau Isa) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, ‘Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.’”Identitas sosok yang menyeru Maryam pada ayat ini diperselisihkan dalam penafsiran. Karena itu, tidak tepat memastikan bahwa sosok tersebut adalah Jibril atau Isa tanpa menjelaskan adanya perbedaan pendapat.Allah kemudian memerintahkan Maryam menggoyangkan pangkal pohon kurma.> وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّاArtinya:“Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.”Allah melanjutkan:> فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًاArtinya:“Maka makanlah, minumlah, dan bersenanghatilah engkau.”Rujukan: QS. Maryam ayat 24–26.Dalam keadaan sulit tersebut, Maryam mendapatkan pertolongan berupa aliran air dan buah kurma yang dapat dimakan. Allah juga menenangkan hatinya agar tidak terus larut dalam kesedihan.### Pelajaran tentang pertolongan Allah dan ikhtiarPertolongan Allah dapat datang ketika seseorang berada dalam keadaan yang sangat sulit. Namun, seorang hamba tetap diperintahkan untuk melakukan ikhtiar sesuai dengan kemampuannya.Maryam diperintahkan menggoyangkan pangkal pohon kurma. Secara manusiawi, usaha itu tampak sederhana, tetapi Allah menjadikannya sebagai sebab jatuhnya buah kurma.Kisah ini mengajarkan bahwa tawakal bukan berarti meninggalkan usaha. Seorang muslim hendaknya berusaha semampunya, berdoa, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah.### 7\. Maryam bernazar untuk tidak berbicaraSetelah menerima pertolongan Allah, Maryam diperintahkan untuk tidak berbicara kepada manusia pada hari itu.Dalil 12 — QS. Maryam ayat 26> فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَٰنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّاArtinya:“Maka jika engkau melihat seseorang, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pengasih, maka aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.’”Rujukan: QS. Maryam ayat 26.Kata shauman dalam ayat ini dipahami sebagai menahan diri dari berbicara. Maryam diperintahkan untuk tidak menjawab pertanyaan dan tuduhan kaumnya dengan perkataan, karena Allah sendiri yang akan memperlihatkan kebenaran melalui mukjizat Nabi Isa.### 8\. Maryam kembali kepada kaumnya dan menghadapi tuduhanSetelah melahirkan, Maryam kembali kepada kaumnya sambil menggendong Nabi Isa. Sebagaimana yang dikhawatirkannya, kaumnya memberikan reaksi keras dan melontarkan tuduhan.Dalil 13 — QS. Maryam ayat 27–28> فَأَتَتْ بِهِ قَوْمَهَا تَحْمِلُهُ قَالُوا يَا مَرْيَمُ لَقَدْ جِئْتِ شَيْئًا فَرِيًّاArtinya:“Kemudian dia membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Mereka berkata, ‘Wahai Maryam! Sungguh, engkau telah membawa sesuatu yang sangat mungkar.’”Mereka melanjutkan perkataan mereka dengan mempertanyakan perbuatan Maryam dan mengingatkan tentang ayah serta ibunya.Rujukan: QS. Maryam ayat 27–28.Kaum Maryam tidak mengetahui bahwa kelahiran Isa merupakan ketetapan Allah. Mereka menilai berdasarkan apa yang tampak di hadapan mereka.Kisah ini memberikan pelajaran bahwa seseorang dapat menghadapi tuduhan meskipun ia tidak melakukan kesalahan yang dituduhkan kepadanya. Tidak semua orang akan menerima penjelasan, terutama ketika mereka telah memiliki prasangka buruk.### Pengaruh orang tua terhadap anakDalam kajian ini juga terdapat nasihat tentang besarnya pengaruh orang tua terhadap pembentukan karakter anak. Orang tua hendaknya bertakwa kepada Allah dan berusaha menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya.Kita perlu membimbing anak dengan perkataan dan perbuatan yang baik, membiasakan mereka beribadah, serta menjaga lingkungan keluarga.Nasihat tersebut merupakan pelajaran parenting yang dapat diambil dari kajian.### 9\. Mukjizat Nabi Isa berbicara ketika masih bayiKetika kaumnya mempertanyakan perbuatan Maryam, ia tidak menjawab dengan perkataan. Maryam memberikan isyarat kepada mereka agar bertanya kepada bayi yang sedang digendongnya.Dalil 14 — QS. Maryam ayat 29–30> فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ قَالُوا كَيْفَ نُكَلِّمُ مَنْ كَانَ فِي الْمَهْدِ صَبِيًّا ۝ قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّاArtinya:“Maka dia (Maryam) menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata, ‘Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?’ Dia (Isa) berkata, ‘Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.’”Rujukan: QS. Maryam ayat 29–30.Dengan izin Allah, Nabi Isa berbicara ketika masih bayi. Peristiwa ini merupakan mukjizat yang menunjukkan kebesaran Allah sekaligus menjadi pembelaan terhadap Maryam.### Perkataan Nabi Isa ketika masih bayiDalil 15 — QS. Maryam ayat 31–33Nabi Isa melanjutkan perkataannya:> وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّاArtinya:“Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup.”Kemudian Allah menjelaskan perkataan Nabi Isa tentang baktinya kepada sang ibu:> وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّاArtinya:“Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.”Nabi Isa menutup perkataannya dengan:> وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّاArtinya:“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”Rujukan: QS. Maryam ayat 31–33.Dari perkataan Nabi Isa tersebut, terdapat beberapa pelajaran penting:* Nabi Isa menegaskan bahwa dirinya adalah hamba Allah dan seorang nabi.* Salat dan zakat merupakan perintah Allah yang disebutkan dalam perkataannya.* Berbakti kepada ibu merupakan salah satu sifat mulia yang Allah sebutkan dalam kisah Nabi Isa.* Kesombongan bukanlah sifat yang patut dimiliki seorang hamba Allah.Perlu diperhatikan bahwa Al-Qur’an telah menyebutkan mukjizat Nabi Isa berbicara ketika masih bayi. ### 10\. Maryam adalah wanita yang menjaga kehormatannyaMaryam merupakan wanita salehah yang menjaga kehormatan dirinya. Allah menegaskan kesuciannya dan menjadikan kelahiran Nabi Isa sebagai salah satu tanda kebesaran-Nya.Dalil 16 — QS. Al-Anbiya ayat 91> وَالَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهَا مِنْ رُوحِنَا وَجَعَلْنَاهَا وَابْنَهَا آيَةً لِلْعَالَمِينَArtinya:“Dan (ingatlah kisah) perempuan yang memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (rahim)-nya sebagian dari roh (ciptaan) Kami, dan Kami jadikan dia dan anaknya sebagai tanda (kebesaran Allah) bagi seluruh alam.”Rujukan: QS. Al-Anbiya ayat 91.Ayat ini menegaskan bahwa Maryam menjaga kehormatannya. Ia tidak dikenal sebagai wanita yang melakukan perbuatan keji, tetapi justru Allah memilihnya untuk mengalami peristiwa luar biasa berupa kelahiran Nabi Isa tanpa ayah.Dalil 17 — QS. At-Tahrim ayat 12> وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَArtinya:“Dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitab-Nya; dan dia termasuk orang-orang yang taat.”Rujukan: QS. At-Tahrim ayat 12.Ayat ini kembali menegaskan sifat Maryam yang menjaga kehormatan, membenarkan kalimat-kalimat Allah, dan termasuk wanita yang taat kepada-Nya.### 11\. Pelajaran utama dari kisah MaryamDari keseluruhan kisah Maryam binti Imran dalam bagian ini, ada beberapa pelajaran yang dapat direnungkan.* Menjaga kehormatan diri. Maryam segera berlindung kepada Allah ketika menghadapi situasi yang tidak biasa.* Meyakini kekuasaan Allah. Kelahiran Nabi Isa tanpa ayah menunjukkan bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.* Bersabar ketika menghadapi ujian. Maryam mengalami kehamilan, persalinan, dan tuduhan dari kaumnya.* Tidak berputus asa dari pertolongan Allah. Ketika Maryam berada dalam keadaan sulit, Allah memberikan pertolongan dan ketenangan.* Menggabungkan tawakal dengan ikhtiar. Maryam diperintahkan menggoyangkan pohon kurma meskipun pertolongan dan hasilnya datang atas kehendak Allah.* Tidak mudah menghakimi orang lain. Kaum Maryam menilai berdasarkan apa yang mereka lihat tanpa mengetahui perkara yang sebenarnya.* Mendidik anak melalui ketakwaan dan keteladanan. Orang tua hendaknya berusaha menjadi teladan yang baik dan membimbing keluarganya dalam ketaatan.* Memuliakan ibu. Dalam perkataan Nabi Isa, Allah menyebutkan perintah berbakti kepada ibunya.* Menjaga hati dari kesombongan. Nabi Isa menyebutkan bahwa Allah tidak menjadikannya seorang yang sombong dan celaka.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
D

Delonie Regia

📍 Kota Tangerang Selatan

Catatan Kajian - Kisah Maryam binti Imran (Bag. 1)

Catatan Kajian Kisah Maryam binti Imran (Bag. 1)Ustadz Firanda Andirja hafizhahullahu Maryam binti Imran adalah sosok wanita mulia yang dipilih oleh Allah untuk menjalani ujian, melahirkan seorang anak (Nabi Isa Alaihissalam) tanpa seorang ayah. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman di dalam Al Qur'an: وَاِ ذْ قَا لَتِ الْمَلٰٓئِكَةُ يٰمَرْيَمُ اِنَّ اللّٰهَ اصْطَفٰٮكِ وَطَهَّرَكِ وَا صْطَفٰٮكِ عَلٰى نِسَآءِ الْعٰلَمِيْنَ"Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, "Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala perempuan di seluruh alam (pada masa itu)."(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 42)يٰمَرْيَمُ اقْنُتِيْ لِرَبِّكِ وَا سْجُدِيْ وَا رْكَعِيْ مَعَ الرّٰكِعِيْنَ"Wahai Maryam! Taatilah Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.""(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 43)🌹 Wanita Pilihan: Maryam adalah wanita yang disucikan dan dipilih di atas seluruh wanita di alam semesta pada zamannya. Ia dikenal sangat taat beribadah: dengan rukuk dan sujud.🌹Kelahiran Maryam:Ayah Maryam, Imran wafat ketika Maryam masih di dalam kandungan.Maryam lahir dalam kondisi yatim. Setelah pengasuhan ibunya, para ahli ibadah berebut untuk bisa mengurus Maryam. Akhirnya mereka melakukan undian, dan pengurusan Maryam jatuh ke tangan Nabi Zakariya.🌹 Keutamaan Maryam:Dalam hadits, Nabi shalallahu alayhi wasallam mengabarkan bahwa Maryam termasuk diantara wanita terbaik, diantara wanita yang sempurna, dan di antara pemimpin wanita di surga.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,أَفْضَلُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ خَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ وَفَاطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ وَآسِيَةُ بِنْتُ مُزَاحِمٍ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ وَمَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ“Wanita-wanita yang paling utama sebagai penduduk surga adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, Asiyah binti Muzahim (istri Fir’aun) dan Maryam binti ‘Imran.” (HR. Ahmad)كَمَلَ مِنَ الرِّجالِ كَثِيرٌ، ولَمْ يَكْمُلْ مِنَ النِّساءِ إلَّا مَرْيَمُ بنْتُ عِمْرانَ، وآسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ، وفَضْلُ عائِشَةَ علَى النِّساءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ علَى سائِرِ الطَّعامِ“Lelaki yang sempurna jumlahnya banyak. Dan tidak ada wanita yang sempurna selain ‎Maryam binti Imran dan Asiyah istri Firaun. Dan keutamaan Aisyah dibandingkan ‎wanita lainnya, sebagaimana keutamaan ats-Tsarid dibandingkan makanan lainnya.” ‎‎(HR. Bukhari, no. 5418 dan Muslim, no. 2431)سَيِّدَاتُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ أَرْبَعٌ: مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَآسِيَةُ“Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulullah ﷺ, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah.” (HR. Hakim, 4853).🌹Kabar dari Jibril Di dalam Al Qur'an, Allah menceritakan kisah Maryam di dalam Surat Maryam mulai di ayat 16, saat Maryam mengasingkan diri ke Baitul Maqdis. Kemudian Allah mengutus Malaikat Jibril untuk menemui Maryam dalam wujud seorang laki-laki tampan, untuk mengabarkan kepadanya, bahwa Allah akan menganugerahkan Maryam seorang anak laki-laki. وَا ذْكُرْ فِى الْـكِتٰبِ مَرْيَمَ ۘ اِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ اَهْلِهَا مَكَا نًا شَرْقِيًّا"Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Al-Qur'an), (yaitu) ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur (Baitulmaqdis),"(QS. Maryam 19: Ayat 16)فَا تَّخَذَتْ مِنْ دُوْنِهِمْ حِجَا بًا ۗ فَاَ رْسَلْنَاۤ اِلَيْهَا رُوْحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا"lalu dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna."(QS. Maryam 19: Ayat 17)قَا لَتْ اِنِّيْۤ اَعُوْذُ بِا لرَّحْمٰنِ مِنْكَ اِنْ كُنْتَ تَقِيًّا"Dia (Maryam) berkata, "Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa."(QS. Maryam 19: Ayat 18)قَا لَ اِنَّمَاۤ اَنَاۡ رَسُوْلُ رَبِّكِ ۖ لِاَ هَبَ لَـكِ غُلٰمًا زَكِيًّا"Dia (Jibril) berkata, "Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak laki-laki yang suci."(QS. Maryam 19: Ayat 19)قَا لَتْ اَنّٰى يَكُوْنُ لِيْ غُلٰمٌ وَّلَمْ يَمْسَسْنِيْ بَشَرٌ وَّلَمْ اَكُ بَغِيًّا"Dia (Maryam) berkata, "Bagaimana mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada orang (laki-laki) yang menyentuhku dan aku bukan seorang pezina!"(QS. Maryam 19: Ayat 20)قَا لَ كَذٰلِكِ ۚ قَا لَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ ۚ وَلِنَجْعَلَهٗۤ اٰيَةً لِّلنَّا سِ وَرَحْمَةً مِّنَّا ۚ وَكَا نَ اَمْرًا مَّقْضِيًّا"Dia (Jibril) berkata, "Demikianlah." Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku, dan agar Kami menjadikannya suatu tanda (kebesaran Allah) bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu urusan yang (sudah) diputuskan."(QS. Maryam 19: Ayat 21)🌹Kehamilan Maryam dan kelahiran Nabi Isa Alaihissalam Maryam mengandung Nabi Isa dan menjauh dari kaumnya untuk menghindari fitnah dan celaan orang.Saat tiba saatnya melahirkan, rasa sakit memaksa Maryam bersandar pada pangkal pohon kurma. Maryam mengalami kesedihan mendalam, khawatir imannya goyang memikirkan orang-orang akan menuduhnya macam-macam karena melahirkan seorang anak tanpa suami فَاَ جَآءَهَا الْمَخَا ضُ اِلٰى جِذْعِ النَّخْلَةِ ۚ قَا لَتْ يٰلَيْتَنِيْ مِتُّ قَبْلَ هٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَّنْسِيًّا"Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, "Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan."(QS. Maryam 19: Ayat 23)Maka tibalah mukjizat dari Allah, tiba-tiba ada sungai mengalir dan jatuhlah ruthob setelah Maryam menggoyangkan pangkal pohon kurma itu.فَكُلِيْ وَا شْرَبِيْ وَقَرِّيْ عَيْنًا ۚ فَاِ مَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ اَحَدًا ۙ فَقُوْلِيْۤ اِنِّيْ نَذَرْتُ لِلرَّحْمٰنِ صَوْمًا فَلَنْ اُكَلِّمَ الْيَوْمَ اِنْسِيًّا"Maka makan, minum, dan bersenang hatilah engkau. Jika engkau melihat seseorang, maka katakanlah, "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pengasih, maka aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.""(QS. Maryam 19: Ayat 26)Maka lahirlah Nabi Isa dan Maryam pun membawanya kepada kaumnya.فَاَ تَتْ بِهٖ قَوْمَهَا تَحْمِلُهٗ ۗ قَا لُوْا يٰمَرْيَمُ لَقَدْ جِئْتِ شَيْئًـا فَرِيًّا"Kemudian dia (Maryam) membawa dia (bayi itu) kepada kaumnya dengan menggendongnya. Mereka (kaumnya) berkata, "Wahai Maryam! Sungguh, engkau telah membawa sesuatu yang sangat mungkar."(QS. Maryam 19: Ayat 27)Kemudian Nabi Isa Alaihissalam yang masih bayi berbicara, menegaskan bahwa dirinya adalah hamba Allah dan seorang Nabi yang diberi kitab Injil oleh Allah. Dengan ini sekaligus membantah tuduhan zina yang dialamatkan kepada Maryam oleh Bani Israil.قَا لَ اِنِّيْ عَبْدُ اللّٰهِ ۗ اٰتٰٮنِيَ الْكِتٰبَ وَجَعَلَنِيْ نَبِيًّا"Dia ('Isa) berkata, "Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,"(QS. Maryam 19: Ayat 30)وَّجَعَلَنِيْ مُبٰـرَكًا اَيْنَ مَا كُنْتُ ۖ وَاَ وْصٰنِيْ بِا لصَّلٰوةِ وَا لزَّكٰوةِ مَا دُمْتُ حَيًّا"dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) sholat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;"(QS. Maryam 19: Ayat 31)وَّبَرًّاۢبِوَا لِدَتِيْ وَلَمْ يَجْعَلْنِيْ جَبَّا رًا شَقِيًّا"dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka."(QS. Maryam 19: Ayat 32)وَا لسَّلٰمُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُّ وَيَوْمَ اَمُوْتُ وَيَوْمَ اُبْعَثُ حَيًّا"Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."(QS. Maryam 19: Ayat 33)Keberadaan Nabi Isa Alaihissalam adalah tanda kebesaran Allah. Bagaimana Nabi Isa lahir tanpa seorang ayah. Dan Nabi Isa diberikan mukjizat, bisa berbicara saat masih bayi, bisa membuat orang buta bisa melihat, menyembuhkan orang sakit, dan mukjizat-mukjizat lainnya. Nabi Isa adalah pembawa rahmat dan kedamaian bagi Bani Israil.📝 Sumber:Kajian "Kisah Maryam binti Imran (bag. 1)Ustadz Firanda Andirja hafizhahullahu Link Kajian di YouTube:https://youtu.be/VpRaQsjzkIQ?si=yU2E91XZ6hKnPZua

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
S

Siska wati Berutu

📍 Kota Medan

Kisah Maryam binti Imran

👤Ustadz Firanda AndirjaKeutamaan MaryamMaryam adalah salah satu wanita terbaik.Maryam termasuk wanita terbaik yang disebutkan dalam hadis tentang empat wanita terbaik.Maryam lahir dalam keadaan tidak diganggu oleh setan.Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis tentang Maryam dan putranya, Nabi Isa 'alaihissalam, yang mendapat perlindungan Allah dari gangguan setan ketika dilahirkan.Kisah MaryamMaryam Mengasingkan Diri untuk BeribadahMaryam memilih menjauhkan diri dari keramaian dan mengasingkan diri untuk beribadah kepada Allah. Ketika itulah, Allah mengutus Malaikat Jibril untuk menemuinya.Jibril datang menjelma sebagai seorang laki-laki yang tampak sempurna. Kedatangannya menjadi ujian bagi Maryam. Namun, Maryam segera berlindung kepada Allah dan memohon perlindungan-Nya dari keburukan.Kabar Gembira tentang Kelahiran Nabi IsaJibril kemudian menyampaikan kabar gembira kepada Maryam bahwa ia akan dikaruniai seorang anak laki-laki yang suci, yaitu Nabi Isa 'alaihissalam.Maryam merasa heran karena dirinya belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki. Jibril menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan ketetapan Allah. Allah Mahakuasa menciptakan apa yang Dia kehendaki.Atas perintah Allah, Jibril meniupkan ruh kepada Maryam, sehingga Maryam mengandung Nabi Isa 'alaihissalam.Maryam Mengasingkan Diri Ketika MengandungSetelah mengandung, Maryam mengasingkan diri ke tempat yang jauh dari kaumnya. Ia menjalani masa kehamilannya seorang diri hingga tiba waktunya untuk melahirkan.Ketika rasa sakit melahirkan semakin kuat, Maryam bersandar pada batang pohon kurma. Dalam keadaan kesakitan, lapar, dan haus, Maryam merasakan beratnya ujian yang sedang dihadapinya.Pertolongan Allah kepada MaryamDalam keadaan tersebut, Allah memberikan pertolongan kepada Maryam.Allah menjadikan sebuah sungai kecil mengalir di dekatnya dan memerintahkannya untuk menggoyangkan batang pohon kurma agar buah-buah kurma yang matang berjatuhan.Dengan demikian, Maryam dapat meminum air dan memakan kurma untuk menguatkan dirinya setelah melahirkan.Kisah ini menunjukkan bahwa di tengah beratnya ujian, Allah memberikan pertolongan kepada hamba-Nya sesuai dengan kehendak-Nya.Maryam Kembali kepada KaumnyaSetelah melahirkan Nabi Isa 'alaihissalam, Maryam kembali kepada kaumnya sambil menggendong anaknya.Melihat Maryam membawa seorang bayi, kaumnya pun mencela dan menuduhnya melakukan perbuatan yang buruk. Mereka merasa heran karena mengetahui bahwa Maryam berasal dari keluarga yang dikenal baik.Maryam tidak membalas perkataan mereka. Sebaliknya, ia memberi isyarat kepada Nabi Isa yang masih bayi.Mukjizat Nabi Isa yang Membela MaryamKetika kaumnya mempertanyakan bagaimana mereka dapat berbicara dengan seorang bayi, Nabi Isa 'alaihissalam berbicara atas izin Allah.Nabi Isa memperkenalkan dirinya sebagai hamba Allah yang kelak akan diberi kitab dan dijadikan seorang nabi.Peristiwa luar biasa ini merupakan mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Isa. Melalui mukjizat tersebut, Allah menunjukkan kebenaran dan menjaga Maryam dari tuduhan kaumnya.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
D
Dinda fitrinita Runi setiawan

📍 Kabupaten Bondowoso

Materi 24 🌲kisah Maryam binti Imran ( bagian 1)🌲

Kisah Maryam binti Imran ( bagian 1) 🎙️Ustadz Dr. Firanda Andirja, MASesungguhnya Maryam adalah wanita pilihan sebagai mana dalam al quran, allah Subhanahu wata'ala berfirman: "dari sekian banyak wanita, allah mensucikan engkau dan allah memilih engkau diantara wanita wanita yang ada di alam semesta ketika itu, wahai Maryam hendaknya engkau taat kepada rabbmu dan sujudlah dan rukuklah bersama orang orang yang rukuk."Allah memilih Maryam dan mensucikan Maryam dan menyuruhnya untuk taat dan sujud dan rukuk, ini dalil menunjukkan bahwasanya kaum bani Israil ibadahnya juga rukuk dan sujud tetapi sekarang ibadah tersebut sudah hilang dari mereka sebagai mana allah sebutkan tentang mereka dalam surat Maryam : maka muncullah setelah bani Israil, yang mereka menyia-nyiakan sholat. Dan sekarang banyak kita temui mereka ibadahnya tanpa sujud tanpa rukuk. Padahal dulunya nabi nabi bani Israil ibadahnya rukuk dan sujud termasuk Maryam yang sebagai tanda bahwa dia adalah orang yang taat kepada allah Subhanahu wata'ala. ❗Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda: kedudukan seseorang yang dekat dengan rabbNya ketika sedang sujud., maka perbanyak lah doa ketika sujud ".Allah memilih Maryam ketika dia lahir, bapaknya meninggal, ibunya menyerahkan Maryam kepada orang-orang yang bisa mengurusnya. Dan para ulama ketika itu berebutan untuk bisa mengurusi Maryam dan akhirnya mereka melakukan undian dan yang keluar adalah penanya zakaria alaihissallam. ‼️Allah Subhanahu wata'ala berfirman: "ini adalah bagian dari ilmu ghoib (kisah tentang Maryam) yang kami wahyukan kepada engkau muhammad. Kau tidak hadir wahai muhammad ketika mereka melemparkan undian pena pena ke sungai, dan engkau tidak hadir ketika mereka bertikai (bersengketa) untuk mengasuh Maryam. "Dalil dalil tentang keutamaan Maryam• nabi muhammad shallallahu alaihiwassalam bersabda: sebaik baik wanita alam semesta, yang pertama Maryam bintu Imran, Khadijah bintu khuwairid, Fatimah binti muhammad, Asiyah istri fir'aun. •rasulullah shallallahu alaihiwassalam bersabda: banyak lelaki yang sempurna tetapi yang sempurna di kalangan wanita tidak banyak kecuali Maryam binti Imran, Asiyah istri fir'aun, dan keutamaan aisyah diantara para wanita seperti makanan yang lezat di bandingkan makanan yang lain. •maryam adalah pemimpin wanita di surgaNabi shallallahu alaihiwassalam bersabda: para pemimpin wanita di surga ada empat, Maryam, dan Fatimah, Khadijah dan Asiyah•maryam ketika lahir tidak diganggu syaitanNabi shallallahu alaihiwassalam bersabda: setiap anak adam yang lahir pasti syaitan mengganggunya dengan menekan dengan jarinya ke lambung batin kecuali isa bin maryam , syaitan ingin mengganggunya ternyata tidak bisa karena ada penghalang nya. ~kisah kelahiran MaryamAllah Subhanahu wata'ala berfirman dalam surat Maryam ayat 16: "dan ceritakan lah wahai Rasulullah kisah tentang Maryam di dalam al quran ketika dia menjauhkan diri dari keluarga nya ke suatu tempat di sebelah timur.maka dia pun membuat tabir dan kami utus kepada dia ruh kami, maka malaikat Jibril pun menjelma menjadi lelaki yang sempurna dan tampan, datang menemui maryam dalam kesendirian nya. Maryam berkata: sesungguhnya aku berlindung kepada allah dari kamu, dan engkau bertakwalah kepada allah. Lalu malaikat Jibril berkata: sesungguhnya aku hanya urusan rabbmu untuk memberimu menganugerahkan kepada engkau seorang anak yang suci. Maryam pun menjawab : bagaimana aku bisa punya anak lelaki sementara aku tidak pernah di sentuh seorang laki lakipun dan aku bukan wanita pezina. Malaikat Jibril berkata:demikianlah rabbmu berkata itu mudah bagiku, kami akan jadikan anak tersebut sebagai kebesaran allah di mata manusia, dan anak tersebut menjadi rahmat bagi kami dan ini perkara yang sudah di putuskan. Maryam pun menerima hal tersebut. Dan disebutkan kemudian malaikat Jibril meniupkan tuh dengan perintah allah Subhanahu wata'ala melalui baju Maryam dan Maryam pun mengandung. Dan allah Subhanahu wata'ala berfirman: maka mulailah ujian menimpa Maryam. Dan Maryam mulai pergi menjauh.Dan ketika nabi Isa telah lahir, maryam membawanya ke kampung nya, dan benar sebagian mereka mencela dan berkata : sungguh Maryam engkau telah melakukan perbuatan mungkar.dan mereka mencela lagi :Wahai saudarinya Harun , bapakmu dulu orang sholeih dan ibumu sholihah mengapa kamu melakukan kemungkaran seperti ini. Disini disebutkan bahwa Maryam menjauh dari keramaian untuk taat beribadah. Dan membuat tabir supaya sedikit berinteraksi dengan orang kemudian allah menyuruh jibril dan Jibril menjelma menjadi lelaki yang sangat tampan menemui maryam tanpa ada orang satupun(inilah ujian kepada Maryam) namun Maryam tidak terganggu justru dia mengingat kan dia untuk bertakwa kepada allah Subhanahu wata'ala.Di sini Maryam menjauh dan tahu bahwa dia tidak bisa selamat tanpa petunjuk allah Subhanahu wata'ala . Maryam menerima keputusan allah Subhanahu wata'ala dan dia pun menjauh. Karena takut jika orang orang mengetahui jika dia mengandung, karena orang orang tidak akan mengerti sekalipun dijelaskan. Karena tidak semua perkara bisa di jelaskan, jika bisa menghindar menghindarlah lebih baik. Pertolongan allah akan datang di saat saat genting. Maryam pun di cela oleh kaum nya, mereka mempertanyakan kenapa bisa orang tuanya sholih tetapi anaknya melakukan kemungkaran?. ~hikmah dari kisah Maryam Pembelajaran yang bisa di ambil dalam hal ini, kita harus menjadi orang yang bertakwa kepada allah agar anak anak kita menjadi anak yang sholiih sholihah. Karena buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Perlu diketahui bahwasanya anak itu akan meniru orang tuanya dari pola hidup,gaya ngomong.maka berusahalah menjadi pohon yang baik. Oleh karenanya wanita yang bisa selamat dari godaan lelaki yang menggoda dalam kesendirian mereka berdua, berarti dia telah meniru Maryam. Betapa banyak wanita yang bisa merusak keluarga dengan menggoda suami orang dan betapa banyak juga lelaki yang menggoda istri orang. Di dunia ini ada pelakor dan pebinor. Dan untuk selamat bersih keras jangan kasih celah sedikitpun. Ada kisah tentang Ummu Salamah yang hijrah sendirian menuju ke Mekkah karena suaminya lebih dahulu hijrah. Mereka pergi membawa putranya Salamah dan dia berkata: akupun berangkat dari mekkah menuju madinah dan tidak ada seorang pun yang menemaniku dan ketika sampai di tanhim aku bertemu dengan Utsman bun thalhah bin Abi thalhah dari kabilah banu abdibdar (ketika itu dia masih musyrik), maka dia bertanya: hendak kemana pergi wahai putri ummayah, dan dijjawab : saya ingin pergi menuju suamiku di Madinah, lalu dia bertanya lagi : adakah orang yang menemanimu? Dijawablah: tidak ada yang menemaniku kecuali allah dan puteraku ini. Maka di jawablah oleh orang musyrik tersebut: engkau tidak boleh di tinggal sendiri, maka diapun pegang tali untaku lalu dibawa berjalan menemaniku, dan aku berkata: aku tidak pernah melakukan perjalanan dengan seorang lelaki pun dari kalangan Arab daripada orang yang mulia dari kalangan ini., ketika aku ingin turun untuk istirahat dia menurunkan untaku lalu menjauh dan akupun turun lalu dia datang lagi menarik untaku dan mengikatnya dan jika sudah waktunya melanjutkan perjalanan dia melepaskan untanya kemudian pasang pelana dan kemudian mengarahkan untanya kepadamu lalu dia menjauh dan berkata silahkan naik. Jika aku sudah naik maka dia baru datang dan menarik untaku sampai tiba di Madinah. Dan dia tidak ada kegiatan lain kecuali itu sampai tiba di Madinah. Ini contoh bahwa Ummu Salamah dan Utsman bin thalhah ketika terjebak dalam kesendirian tidak menjadikan sarana untuk mereka ketawa ketiwi, mereka ada obrolan tapi secukupnya saja. Bisa dijadikan contoh untuk kita jangan sampai bermudah mudahan dengan Lawan jenis karena dengan begitu hati kita lebih nyaman. Jangan sampai lebih senang ngobrol dengan lawan jenis ketimbang suami sendiri atau istri sendiri.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
N

Novrianti Fadlun Katili

📍 Palu

KISAH MARYAM BINTI ‘IMRAN part 1 - Ustadz Firanda Andirja hafizhohullah

🌿 Maryam, Wanita Pilihan sesungguhnya Maryam adalah wanita pilihan. Allah berfirman:وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ ۝ يَا مَرْيَمُ اقْنُتِي لِرَبِّكِ وَاسْجُدِي وَارْكَعِي مَعَ الرَّاكِعِينَ“Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, ‘Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala wanita di seluruh alam. Wahai Maryam! Taatilah Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk.’”📖 QS. Ali ‘Imran: 42–43Inilah dalil yang menunjukkan bahwa Maryam adalah wanita yang terpilih untuk membawa ujian yang sangat berat.---🕌 Rukuk dan SujudDari dalil di atas juga menunjukkan bahwa Bani Israil dahulu melakukan rukuk dan sujud dalam ibadah salat mereka. Namun, sekarang ibadah tersebut telah hilang dari kaum Nasrani.Allah berfirman:فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا“Kemudian datanglah setelah mereka generasi yang menyia-nyiakan salat dan mengikuti hawa nafsu, maka kelak mereka akan menemui kesesatan.”📖 QS. Maryam: 59Di antara bentuk kedekatan seorang hamba kepada Allah yaitu ketika ia membalikkan dirinya di hadapan Allah, yaitu ketika bersujud.Rasulullah ﷺ bersabda:أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ“Keadaan paling dekat seorang hamba dengan Rabb-nya adalah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa.”📚 HR. Muslim no. 482Maka ketika seseorang bersujud, otomatis ia akan menjadi dekat dengan Allah.---📜 Kisah Maryam Termasuk Berita GaibAllah berfirman:ذَٰلِكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۚ وَمَا كُنْتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يُلْقُونَ أَقْلَامَهُمْ أَيُّهُمْ يَكْفُلُ مَرْيَمَ وَمَا كُنْتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يَخْتَصِمُونَ“Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad). Engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena-pena mereka untuk menentukan siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam, dan engkau tidak bersama mereka ketika mereka berselisih.”📖 QS. Ali ‘Imran: 44Di antara keistimewaan Maryam, Allah memilih Maryam. Allah membuat orang-orang ketika itu cinta kepada Maryam, padahal ia baru saja lahir.Mereka bahkan berebut untuk merawat Maryam. Dan yang Allah pilih adalah Nabi Zakariya عليه السلام.---🌸 Keutamaan Maryam① Maryam termasuk sebaik-baik wanitaRasulullah ﷺ mengabarkan bahwasanya Maryam adalah sebaik-baik wanita di zamannya.Rasulullah ﷺ bersabda:خَيْرُ نِسَائِهَا مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَخَيْرُ نِسَائِهَا خَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ“Sebaik-baik wanitanya adalah Maryam binti ‘Imran dan sebaik-baik wanitanya adalah Khadijah binti Khuwailid.”📚 HR. Muslim no. 2430Disebutkan pula empat wanita utama: Maryam binti ‘Imran, Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad ﷺ, dan Asiyah istri Fir‘aun.---② Maryam ketika lahir tidak diganggu oleh setanRasulullah ﷺ bersabda:كُلُّ بَنِي آدَمَ يَطْعُنُ الشَّيْطَانُ فِي جَنْبَيْهِ بِإِصْبَعِهِ حِينَ يُولَدُ، غَيْرَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ، ذَهَبَ يَطْعُنُ فَطَعَنَ فِي الْحِجَابِ“Setiap anak Adam ditusuk setan pada kedua lambungnya dengan jarinya ketika dilahirkan, kecuali ‘Isa bin Maryam. Setan hendak menusuknya, tetapi ia menusuk penghalang.”📚 HR. Al-Bukhari no. 3286---🌿 Kisah Maryam dalam Surah MaryamAllah berfirman:وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا ۝ فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا“Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab, ketika dia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Lalu dia memasang tabir yang melindunginya dari mereka.”📖 QS. Maryam: 16–17Maryam pergi menjauhkan diri dari keramaian agar tidak banyak berinteraksi.Lalu datanglah seorang laki-laki yang sangat tampan untuk mengujinya.Maryam melakukan dua hal:① Maryam berkata dan berlindung kepada Allah.قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا“Dia (Maryam) berkata, ‘Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa.’”📖 QS. Maryam: 18② Maryam bertawakal dan meminta perlindungan kepada Allah.🌴 Mukjizat yang Terjadi① Ada sungai kecil yang Allah mengalirkanفَنَادَاهَا مِنْ تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا“Lalu dia menyerunya dari tempat yang rendah, ‘Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.’”📖 QS. Maryam: 24② Kurma yang Allah jatuhkan dari batang pohon kurmaوَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا“Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.”📖 QS. Maryam: 25---🌾 Mengapa Maryam Disebut Saudara Harun?Allah berfirman:يَا أُخْتَ هَارُونَ“Wahai saudara perempuan Harun...”📖 QS. Maryam: 28➜ Maryam dan Harun satu suku, yaitu Bani ‘Abd ad-Dār (بَنُو عَبْدِ الدَّارِ).➜ Maryam dan Harun berasal dari satu kabilah, dan di suku tersebut terdapat seorang laki-laki yang menonjol bernama Harun.🌿 Maryam Kembali kepada KaumnyaKetika Maryam kembali kepada kaumnya dengan membawa seorang anak, maka ditanyakanlah kepada Maryam, “Anak siapa ini?”Karena mereka tahu bahwa Maryam bukan berasal dari keluarga pezina, tetapi berasal dari keluarga yang baik.Maryam kemudian menunjuk kepada bayinya. Mereka heran, bagaimana caranya berbicara kepada seorang bayi?Allah berfirman:فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ ۖ قَالُوا كَيْفَ نُكَلِّمُ مَنْ كَانَ فِي الْمَهْدِ صَبِيًّا“Maka dia (Maryam) menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata, ‘Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?’”📖 QS. Maryam: 29Kemudian bayi tersebut, yaitu Nabi ‘Isa عليه السلام, berbicara:قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا ۝ وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا ۝ وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا ۝ وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا“Dia (‘Isa) berkata, ‘Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Dia memberiku Kitab dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku melaksanakan salat dan menunaikan zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku pada hari kelahiranku, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.’”📖 QS. Maryam: 30–33✨ Inilah kisah ‘Isa bin Maryam عليه السلام.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
R
Rifa Rachmatusyifa

📍 Kabupaten Ketapang

MATERI 24 Kisah Maryam binti Imran (Bagian 1)

MATERI 24Kisah Maryam binti Imran (Bagian 1)1. Al-Qur’an Mengabarkan Kisah MaryamAllah Ta’ala berfirman dalam QS. Maryam ayat 16:وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّاArtinya:“Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Kitab (Al-Qur’an), yaitu ketika dia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur.”(QS. Maryam: 16)Allah mengisahkan Maryam secara terperinci di dalam Al-Qur’an. Ini merupakan dalil bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah Rasul Allah. Beliau tidak bisa membaca kitab-kitab terdahulu, tetapi Allah mewahyukan kepada beliau kisah Maryam dan berbagai perkara gaib lainnya.2. Keutamaan Maryam binti ImranMaryam binti Imran merupakan wanita yang sangat mulia. Di antara keutamaannya:a. Termasuk wanita terbaik sepanjang zamanMaryam termasuk wanita terbaik yang pernah ada. Dalam hadis, Rasulullah ﷺ menyebut empat wanita yang mencapai keutamaan besar:1. Maryam binti Imran.2. Khadijah binti Khuwailid.3. Fatimah binti Muhammad ﷺ.4. Asiyah, istri Fir’aun.Dalil: HR. At-Tirmidzi, no. 3878. Hadis ini menyebut keutamaan empat wanita tersebut.b. Maryam adalah wanita yang disucikan dan dipilih AllahAllah Ta’ala berfirman:“Dan (ingatlah) ketika para malaikat berkata, ‘Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu, menyucikanmu, dan melebihkanmu di atas segala wanita di seluruh alam (pada masa itu).’”(QS. Ali ‘Imran: 42)c. Maryam termasuk wanita yang sempurnaRasulullah ﷺ bersabda bahwa di antara wanita yang mencapai kesempurnaan adalah Maryam binti Imran dan Asiyah, istri Fir’aun.Dalil: HR. Al-Bukhari dan Muslim.d. Maryam termasuk pemimpin wanita penghuni surgaMaryam memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah. Dalam sejumlah riwayat disebutkan keutamaan Maryam bersama wanita-wanita mulia lainnya, termasuk Khadijah, Fatimah, dan Asiyah.e. Kelahiran Isa ‘alaihissalam merupakan mukjizatMaryam melahirkan Nabi Isa ‘alaihissalam tanpa seorang suami. Peristiwa ini merupakan tanda kekuasaan Allah. Maryam menjaga kehormatan dirinya dan Allah memilihnya untuk mengandung serta melahirkan seorang nabi.3. Maryam Menjauhkan Diri untuk BeribadahDalam QS. Maryam ayat 16, Allah mengabarkan bahwa Maryam menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur.Tujuannya, sebagaimana dijelaskan dalam catatan kajian, adalah agar Maryam dapat berkonsentrasi dalam beribadah kepada Allah.Maryam kemudian membuat tabir atau penghalang agar tidak banyak berinteraksi dengan orang lain.4. Kedatangan Malaikat JibrilAllah Ta’ala berfirman:“Maka Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, lalu dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.”(QS. Maryam: 17)Malaikat Jibril datang kepada Maryam dalam bentuk seorang laki-laki yang sempurna.Melihat kedatangannya, Maryam merasa khawatir dan segera berlindung kepada Allah.Maryam berkata:إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا“Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa.”(QS. Maryam: 18)Perkataan Maryam menunjukkan bahwa ia menjaga kehormatan dirinya dan segera berlindung kepada Allah ketika menghadapi sesuatu yang membuatnya khawatir.5. Jibril Menyampaikan Kabar GembiraMalaikat Jibril berkata:إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَامًا زَكِيًّا“Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu untuk memberikan kepadamu seorang anak laki-laki yang suci.”(QS. Maryam: 19)Jibril menjelaskan bahwa dirinya bukan manusia yang hendak mengganggu Maryam, melainkan utusan Allah yang datang untuk menyampaikan kabar tentang kelahiran seorang anak laki-laki yang suci, yaitu Nabi Isa ‘alaihissalam.Dan Maryam berkata : "bagaimana aku bisa punya anak laki-laki sementara aku tidak pernah disentuh oleh laki-laki dan aku bukanlah seorang pezina"Dan Jibril berkata : "Demikianlah rabbmu berkata " Itu mudah bagi-Ku, Kami akan jadikan anak tersebut sebagai tanda kebesaran Allah di hadapan manusia, dan anak tersebut akan menjadi rahmat dari Kami, dan inj perkara yang sudah diputuskan"Kemudian malaikat Jibril meniupkan ruh kepada Maryam. Maka akhirnya Maryam pun mengandung. Maka Maryam menjauhkan dirinya ke tempat yang jauh.Dan saat tiba akan melahirkan maka rasa sakit memaksa dia bersandar di pangkal pohon kurma. Maka ketika itu Maryam berkata "Seandainya aku meninggal sebelum ini da  menjadi seorang yang dilupakan"Akhirnya Allah menenangkannya dan berkata "maka dia (Jibril/nabi Isa) menyeru kepada Maryam "Jangan sedih sesungguhnya Allah telah menjadikan aliran sungai dibawahmu dan goyangkanlah pangkal pohon kurma tersebut niscaya buahnya jatuh. Makanlah dan minumlah dan bersenag hatilah. Jika engkau bertemu seorang pun maka katakan bahwa aku sedang bernazar kepada Allah untuk tidak bicara kepada siapapun".Maka Maryam menggendong Isa menuju kaumnya. Dan mereka mulai mencela sebagaimana yang diduga, "wahai Maryam sungguh engkau telah melakukan perbuatan mungkar"Maryam tidak bisa menjawab dan menyuruh untuk ngomong kepada Isa bayi. Mereka berkata bagaiamana bisa kami bicara dengan bayi yang masih digendong? Kemudian Isa bicara "aku adalah hamba Allah, aku telah diberi Alkitab yaitu injil dan Allah jadikan aku seorang Nabi, dan Allah jadikan aku berkah dimanapun aku berada, dan Allah wasiatkan kepadaku untuk shalat dan bayar zakat selama aku masih hidup, dan Allag mewasiatkan kepadaky untuk berbakti kepada ibuku, dan Allah tidak jadikan aku orang yang sombong dan angkuh terutama kepada ibuku."Maka itulah nabi Isa alaihissalam. Maka diketahuilah bahwasanya Maryam adalah wanita sholehah yang menjaga kemaluannya.Pelajaran yang Dapat Diambil :1. Al-Qur’an memuat kisah-kisah umat terdahulu sebagai pelajaran dan petunjuk bagi manusia.2. Maryam binti Imran merupakan wanita yang mulia, terpilih, dan disucikan oleh Allah.3. Menjaga kehormatan diri merupakan sifat yang terpuji.4. Ketika merasa takut atau menghadapi sesuatu yang mengkhawatirkan, hendaknya seorang muslim berlindung kepada Allah.5. Kelahiran Nabi Isa ‘alaihissalam tanpa ayah merupakan bukti kekuasaan Allah. Tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi-Nya.Wallahu a’lam bish-shawab.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
E

Elisda Mieldhania Zhafirah

📍 Kota Tangerang Selatan

Ringkasan Materi 24 - Kisah Maryam binti Imran (Bagian 1)

Kisah Maryam binti Imran (Bagian 1) - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A1. Maryam, Wanita Pilihan AllahMaryam binti Imran adalah wanita mulia yang dipilih, disucikan, dan dilebihkan oleh Allah ﷻ atas wanita-wanita pada zamannya. Ia dikenal karena ketaatan, kesucian diri, serta ketekunannya dalam beribadah.Allah ﷻ berfirman dalam QS. Ali ‘Imran ayat 42 tentang keutamaan Maryam yang diperintahkan untuk taat, rukuk, dan sujud kepada-Nya.2. Keutamaan MaryamTermasuk wanita terbaik dan wanita yang mencapai kesempurnaan iman.Mendapatkan keistimewaan berupa kelahiran Nabi Isa عليه السلام tanpa seorang ayah.Maryam dan putranya, Isa عليه السلام, mendapatkan perlindungan khusus dari gangguan setan saat dilahirkan. (HR. Bukhari dan Muslim)3. Pertemuan dengan Malaikat JibrilMaryam mengasingkan diri ke sebelah timur untuk beribadah. Allah ﷻ kemudian mengutus Malaikat Jibril yang menjelma sebagai seorang laki-laki untuk menyampaikan kabar bahwa Maryam akan dikaruniai seorang anak laki-laki yang suci.Maryam terkejut karena tidak pernah disentuh oleh laki-laki. Jibril menjelaskan bahwa hal tersebut mudah bagi Allah dan akan menjadi tanda kebesaran-Nya. (QS. Maryam: 16–21)Pelajaran: Menjaga kehormatan diri, berlindung kepada Allah dari fitnah, dan berhati-hati dalam berinteraksi dengan lawan jenis.4. Ujian Kehamilan dan PersalinanMaryam mengandung Nabi Isa عليه السلام dan menjauh ke tempat yang jauh karena menghadapi ujian berat serta khawatir terhadap tuduhan kaumnya.Ketika mengalami sakit melahirkan di dekat pohon kurma, Maryam merasakan kesedihan yang mendalam. Allah ﷻ menghiburnya dengan memberikan aliran air dan kurma segar. (QS. Maryam: 22–26)Pelajaran penting:Orang saleh pun dapat menghadapi ujian berat.Tawakal harus disertai ikhtiar.Pertolongan Allah dapat datang melalui cara yang tidak disangka-sangka.Jangan berputus asa dari rahmat Allah.5. Maryam Kembali kepada KaumnyaSetelah melahirkan, Maryam kembali kepada kaumnya sambil menggendong Nabi Isa عليه السلام. Kaumnya mencela dan mempertanyakan perbuatannya karena menganggapnya telah melakukan keburukan.Mereka berkata, “Wahai saudari Harun, ayahmu bukanlah seorang yang buruk dan ibumu bukanlah seorang pezina.” (QS. Maryam: 28)Maryam tidak membela diri dengan perkataan, melainkan menunjuk kepada bayinya sesuai dengan nazarnya untuk tidak berbicara pada hari itu.Pelajaran: Kesabaran dan tawakal sangat penting ketika menghadapi tuduhan dan fitnah.6. Mukjizat Nabi Isa Berbicara dalam BuaianAtas izin Allah ﷻ, Nabi Isa عليه السلام berbicara ketika masih bayi. Perkataannya menjadi pembelaan bagi ibunya sekaligus tanda kebesaran Allah.Dalam QS. Maryam ayat 30–33, Nabi Isa menjelaskan bahwa dirinya adalah:Hamba Allah, bukan Tuhan.Seorang nabi yang diberi Al-Kitab.Hamba yang diperintahkan untuk mendirikan salat dan menunaikan zakat.Anak yang berbakti kepada ibunya, bukan orang yang sombong maupun celaka.Sosok yang mendapatkan keselamatan pada hari dilahirkan, hari wafat, dan hari dibangkitkan kembali.Mukjizat ini menunjukkan kekuasaan Allah ﷻ dan menjadi pembelaan bagi kesucian Maryam dari tuduhan kaumnya.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
N
Nur Rofifah Fadhilah

📍 indonesia

Kisah Maryam binti Imran

Keistimewaan Maryam binti Imran: Maryam adalah wanita pilihan yang disucikan oleh Allah dan diperintahkan untuk taat dengan memperbanyak rukuk serta sujud. Ia juga diangkat sebagai salah satu dari empat wanita terbaik di seluruh alam semesta.Perawatan oleh Nabi Zakaria: Setelah ditinggal wafat ayahnya (Imran) dalam kondisi yatim, para ahli ibadah Bani Israil sempat berselisih untuk merawat Maryam. Melalui undian pena, Nabi Zakaria alaih salam terpilih untuk mengasuhnya.Ujian Kehamilan Tanpa Suami: Maryam mengasingkan diri untuk fokus beribadah hingga didatangi Malaikat Jibril yang menjelma sebagai pemuda tampan. Meskipun menghadapi godaan berat dalam kesendirian, Maryam tetap menjaga diri dengan bertaawuz dan mengingatkan tentang ketakwaan, hingga akhirnya Jibril menyampaikan bahwa ia ditakdirkan mengandung Nabi Isa alaih salam sebagai mukjizat dan tanda kebesaran Allah.Proses Kelahiran yang Penuh Mukjizat: Menjelang melahirkan di bawah pohon kurma, Maryam sempat merasa sangat cemas menghadapi gunjongan kaumnya. Atas izin Allah, muncul aliran air serta kurma segar yang mudah dipetik setelah ia menggoyangkan pangkal pohon tersebut, disertai ketenangan yang diberikan kepada hatinya.Mukjizat Nabi Isa Berbicara di Bawah Usia Dini: Ketika Maryam kembali kepada kaumnya sambil menggendong bayi dan dituduh melakukan perbuatan nista, ia menunjuk kepada bayinya sesuai arahan. Nabi Isa alaih salam yang masih berada di dalam buaian kemudian berbicara untuk membela ibunya, menyatakan bahwa dirinya adalah hamba Allah, seorang nabi yang diberi kitab, serta diperintahkan untuk berbakti kepada ibunya, sehingga Maryam pun terbebas dari tuduhan keji.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
A

Aini septiana

📍 Kota Padang

Materi 24: Kisah Maryam Binti Imran

🌷 1. Nasab dan Kemuliaan MaryamMaryam adalah putri Imran, berasal dari keluarga yang saleh dan dimuliakan Allah. Ia dikenal sebagai wanita yang menjaga kehormatan, tekun beribadah, dan memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah.📖 Dalil: QS. Ali 'Imran ayat 33–37Allah memilih keluarga Imran dan mengisahkan bagaimana Maryam tumbuh dalam pemeliharaan Allah.🌿 Pelajaran: Lingkungan yang baik dan pendidikan agama sejak dini merupakan nikmat besar. Orang tua hendaknya berusaha membangun keluarga yang dekat dengan Allah.🌸 2. Nazar Ibu MaryamIbu Maryam bernazar untuk menjadikan anak yang dikandungnya sebagai orang yang mengabdi kepada Allah. Ketika ternyata anaknya perempuan, ia tetap menyerahkannya kepada Allah dan memohon perlindungan untuk Maryam serta keturunannya.📖 Dalil: QS. Ali 'Imran ayat 35–36🍃 Pelajaran:Niat yang baik hendaknya disertai keikhlasan.Jenis kelamin anak bukan ukuran kemuliaannya.Anak perempuan dapat menjadi hamba Allah yang mulia.Orang tua hendaknya mendoakan dan mendidik anak agar tumbuh dalam ketaatan.🌷 3. Allah Memelihara MaryamAllah menerima Maryam dengan penerimaan yang baik dan menumbuhkannya dalam pemeliharaan Nabi Zakaria 'alaihissalam. Dalam Al-Qur’an dikisahkan bahwa Zakaria mendapati rezeki di tempat Maryam beribadah.📖 Dalil: QS. Ali 'Imran ayat 37Ketika ditanya dari mana rezeki itu berasal, Maryam menjawab bahwa semuanya berasal dari Allah.🌿 Pelajaran:Allah mampu memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.Kemuliaan seseorang tidak hanya ditentukan oleh penilaian manusia.Ibadah dan kedekatan kepada Allah merupakan perkara yang sangat berharga.Kita tetap harus berusaha mencari rezeki melalui cara yang halal sambil bertawakal kepada Allah.🌸 4. Maryam Menjaga Kehormatan DiriMaryam dikenal sebagai wanita yang menjaga kesucian dan kehormatannya. Allah memujinya karena keteguhan iman dan ketaatannya.📖 Dalil: QS. At-Tahrim ayat 12Allah menyebut Maryam binti Imran sebagai wanita yang menjaga kehormatannya, beriman kepada kalimat-kalimat Allah, dan termasuk orang yang taat.🍀 Pelajaran:Menjaga kehormatan merupakan bagian penting dari ketaatan.Seorang muslimah hendaknya menjaga diri dan batasan pergaulan sesuai tuntunan syariat.Kemuliaan seorang wanita tidak bergantung pada pujian manusia, tetapi pada iman dan ketakwaannya.🌷 5. Maryam Menghadapi Ujian BesarMaryam mendapatkan ujian yang sangat berat ketika Allah memberitahukan bahwa ia akan mengandung Nabi Isa 'alaihissalam tanpa seorang ayah. Peristiwa ini merupakan mukjizat dan tanda kekuasaan Allah.📖 Dalil: QS. Maryam ayat 16–21Maryam terkejut dan mempertanyakan bagaimana ia dapat memiliki seorang anak, padahal tidak pernah disentuh oleh laki-laki. Malaikat menjelaskan bahwa hal tersebut mudah bagi Allah dan akan menjadi tanda bagi manusia.🌿 Pelajaran:Tidak semua ketetapan Allah dapat dipahami manusia pada awalnya.Ketika menghadapi ujian, seorang hamba perlu berpegang kepada Allah.Kita tidak boleh menilai seseorang hanya berdasarkan dugaan atau prasangka.Kisah Maryam mengajarkan pentingnya menjaga lisan dari tuduhan tanpa bukti.🍃 6. Pelajaran Utama dari Kisah Maryam✨ Ketakwaan adalah sumber kemuliaan. Maryam dimuliakan bukan karena kekayaan atau kedudukan duniawi, melainkan karena pilihan Allah dan sifat-sifat mulia yang disebutkan dalam wahyu.✨ Pendidikan agama perlu dimulai sejak dini. Keluarga memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang mendukung ketaatan.✨ Jaga kehormatan dan keimanan. Keteguhan Maryam mengajarkan pentingnya menjaga diri meskipun menghadapi keadaan yang sulit.✨ Jangan mudah berprasangka. Kisah Maryam mengingatkan kita bahwa sesuatu yang tidak kita pahami belum tentu seperti yang kita sangka.✨ Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Kelahiran Nabi Isa tanpa ayah merupakan tanda kekuasaan Allah, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an.🌸 MuhasabahApakah aku berusaha menjaga hubungan dengan Allah dalam keadaan lapang maupun sempit?Apakah aku menjaga kehormatan diri dan lisan?Apakah aku mudah berprasangka terhadap orang lain?Apakah aku mendidik anak dengan doa, teladan, dan ilmu agama?Ketika menghadapi ujian, apakah aku berusaha bersabar dan tetap bertawakal?🤲 Doa:Ya Allah, karuniakanlah kepada kami iman yang teguh, hati yang bersih, dan akhlak yang mulia. Bimbinglah kami agar mampu menjaga kehormatan, menjauhi prasangka buruk, dan menghadapi ujian dengan kesabaran serta tawakal. Jadikanlah kami hamba-hamba yang taat dan memperoleh rida-Mu. Aamiin.🌷 Maryam mengajarkan bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh penilaian manusia. Keteguhan iman, ketaatan, dan penjagaan diri merupakan pelajaran berharga bagi setiap muslimah.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
E

Exa Aldila

📍 Kabupaten Magelang

Kisah Maryam Binti Imran Bag. 1 - Ustadz Firanda Andirja

Kisah Maryam binti Imran Bagian 1Teladan Wanita-Wanita Mulia Sebelum IslamMaryam, Wanita Pilihan Allah* Allah memilih dan menyucikan Maryam serta mengutamakannya di antara wanita pada zamannya (QS. Ali ‘Imran: 42).* Maryam mendapat ujian berat, yaitu mengandung dan melahirkan Nabi Isa ‘alaihissalam tanpa ayah.* Kisahnya mengajarkan bahwa Allah memberikan ujian kepada hamba-Nya sesuai dengan hikmah-Nya. Seorang Muslim hendaknya bersabar dan tetap bertakwa ketika menghadapi ujian.Keutamaan Maryam* Maryam termasuk empat wanita utama yang disebutkan dalam hadis, bersama Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, dan Asiyah istri Fir‘aun.* Maryam adalah wanita yang menjaga kehormatan dan kesuciannya.* Ia tekun beribadah kepada Allah, serta menjadi teladan dalam ketaatan dan kesabaran.Maryam Menjaga Diri dari GodaanKetika Malaikat Jibril datang dalam rupa seorang laki-laki yang sempurna, Maryam segera berlindung kepada Allah dan berkata agar laki-laki tersebut bertakwa.Pelajaran penting:* Segera menjauhi hal-hal yang dapat menjerumuskan kepada kemaksiatan.* Tidak memberikan celah bagi hubungan yang tidak sesuai syariat.* Menjaga batasan interaksi antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram.* Jika harus berinteraksi karena suatu keperluan, cukupkan sesuai kebutuhan dan tetap menjaga adab.Kabar Kelahiran Nabi Isa* Malaikat Jibril menyampaikan bahwa Allah akan menganugerahkan seorang anak yang suci kepada Maryam.* Maryam terkejut karena tidak pernah disentuh laki-laki dan bukan pula seorang pezina.* Allah menjelaskan bahwa perkara tersebut mudah bagi-Nya dan akan menjadi tanda kebesaran-Nya bagi manusia (QS. Maryam: 16–21).Nabi Isa lahir tanpa ayah sebagai mukjizat dan bukti kekuasaan Allah.Pertolongan Allah Saat MelahirkanKetika rasa sakit melahirkan membuat Maryam bersandar pada pangkal pohon kurma, ia mengalami kesedihan dan kekhawatiran menghadapi tuduhan kaumnya.Allah kemudian memberikan pertolongan berupa:* Aliran air untuk diminum.* Buah kurma yang jatuh setelah Maryam diperintahkan menggoyangkan batang pohon.* Petunjuk agar tidak bersedih dan tidak berbicara kepada siapa pun saat menghadapi kaumnya.Pelajaran: Tetaplah berusaha sesuai kemampuan dan bertawakal kepada Allah. Pertolongan-Nya dapat datang ketika seorang hamba berada dalam keadaan yang sangat sulit.Tuduhan Kaum Bani IsrailKetika Maryam kembali sambil menggendong Nabi Isa, kaumnya mencela dan mempertanyakan perbuatannya karena mereka mengenal keluarganya sebagai keluarga yang saleh.Maryam tidak menjawab tuduhan mereka dengan perkataan, tetapi menunjuk kepada bayinya.Kemudian, dengan izin Allah, Nabi Isa berbicara ketika masih bayi.Mukjizat Nabi Isa Saat Masih BayiNabi Isa berkata bahwa dirinya adalah hamba Allah yang diberi kitab dan diangkat menjadi nabi. Ia juga menyebutkan bahwa Allah memerintahkannya untuk:* Mendirikan salat dan menunaikan zakat.* Berbakti kepada ibunya.* Tidak menjadi orang yang sombong dan celaka.Perkataan Nabi Isa menjadi bukti kekuasaan Allah sekaligus pembelaan bagi Maryam dari tuduhan kaumnya.Teladan yang Bisa Diambil* Menjaga kehormatan: meneladani kesucian dan penjagaan diri Maryam.* Taat kepada Allah: memperbanyak salat, rukuk, sujud, dan doa.* Tegas menjaga batasan: tidak membuka celah bagi godaan yang dapat merusak kehormatan dan rumah tangga.* Bersabar menghadapi tuduhan: tidak semua tuduhan dapat dijelaskan atau membuat orang lain percaya.* Mendidik anak dengan keteladanan: orang tua memiliki pengaruh besar terhadap akhlak dan kebiasaan anak.* Bertawakal: terus berikhtiar dan menyerahkan hasil kepada Allah ketika menghadapi ujian berat.Kesimpulan: Kisah Maryam binti Imran mengajarkan kesucian, ketaatan, kesabaran, dan keteguhan iman. Meskipun menghadapi ujian yang sangat berat serta tuduhan kaumnya, Allah menjaga dan menolongnya dengan cara yang luar biasa.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
J

Juleha

📍 Kota Palu

Kisah Maryam Binti Imran (1)

Al Ustadz Firanda HafizhahullahBagaimana kisah Maryam ketika melahirkan Nabi Isa🍃 Maryam adalah wanita pilihan.Allah memilih Maryam untuk menjalani ujian melahirkan seorang putra tanpa Ayah.Allah pilih maryam di atas seluruh wanita-wanita yang ada pada saat itu.Allah sucikan Maryam, Allah menyuruh Maryam untuk taat kepada Allah. Untuk Rukuk dan Sujud.Ini menandakan bahwa Bani Israil dulu ibadahnya juga Rukuk dan Sujud.Tetapi sekarang ibadah tersebut sudah hilang dari mereka.Maka Ibu-ibu jika mau dikatakan taat beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala maka perbanyak sujud perbanyak rukuk. Nikmati ruku dan sujud tersebut.Diantara bentuk kedekatan seorang hamba ketika dia menghinakan dirinya pada Allah Subhanahu wata’ala.Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda: "Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabb-nya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa."HR. Muslim No. 482Rasulullah ﷺ Mengabarkan bahwa Maryam adalah sebaik-baik wanita di zamannya.🍃Maryam ketika lahir tidak diganggu oleh Syetan begitu pula dengan Isa Bintu Maryam."Tidak ada seorang anak Adam pun yang lahir kecuali disentuh oleh setan ketika lahir, lalu ia pun menangis menjerit karena sentuhan setan tersebut, kecuali Maryam dan putranya (Isa)."HR. Bukhari No. 3286 dan Muslim No. 2366🍃Maryam Menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Tujuannya untuk fokus beribadah. Maka diapun membuat tabir agar tidak berinteraksi dengan orang.🍃Maryam mengandung Nabi IsaSaat Maryam akan melahirkan maka terjadilah bebberapa Mukjizat.Tiba-tiba ada sungai kecil mengalir untuk diambil airnya oleh Maryam lalu diminumMaryam disuruh menggoyangkan batang kurma agar buahnya jatuh dan bisa ia makan.🍃Lahirlah Nabi IsaDia mendatangi kaumnya sambil menggendong Isa.Lalu mulailah ia dicaci maki.Maryam tidak menjawab cacian mereka.Lalu Nabi Isa yang berbicara kepada orang-orang.Akhirnya diketahuilah bahwa Maryam adalah wanita yang shalihah yang menjaga kemaluannya, tidak ada yg pernah menyentuhnya, tidak ada yang pernah berzina dengannya tapi dia seorang wanita yang menjaga diri.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya22 Oktober 2026
E
Endah elfian ari

📍 Kota Bogor

#24 KISAH MARYAM - 1

Kajian ini membahas sosok mulia Maryam binti Imran sebagai wanita pilihan Allah yang diuji dengan luar biasa. Berikut adalah poin-poin utama dari kajian tersebut:1. Kemuliaan Maryam binti ImranWanita Pilihan: Allah memilih Maryam di atas wanita-wanita pada alam semesta di zamannya. Ia ditetapkan sebagai salah satu dari empat wanita terbaik sepanjang masa, bersama Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, dan Asiah istri Firaun.Ketaatan dalam Ibadah: Maryam adalah sosok yang taat. Hal ini dicontohkan melalui ketaatannya dalam rukuk dan sujud. Ustadz menekankan bahwa dalam Islam, sujud adalah momen terdekat seorang hamba dengan Allah, sehingga harus dinikmati dan diperbanyak dengan doa.Terjaga dari Setan: Maryam dan putranya, Nabi Isa, memiliki keistimewaan berupa perlindungan dari gangguan setan sejak lahir.2. Ujian Berat dan KesabaranUjian Melahirkan Tanpa Ayah: Maryam dipilih untuk menjalani ujian yang sangat berat, yakni melahirkan seorang putra (Nabi Isa) tanpa suami. Ia dituduh berzina oleh Bani Israil, padahal ia adalah wanita yang menjaga kehormatannya.Sikap Menghindar dari Fitnah: Ketika dituduh, Maryam lebih memilih untuk menjauh dan menyerahkan urusannya kepada Allah daripada harus berdebat dengan orang-orang yang tidak mau mengerti.Pelajaran tentang Godaan: Ustadz memberikan permisalan tentang pentingnya menutup celah dari godaan lawan jenis. Sebagaimana Maryam yang langsung berlindung kepada Allah saat didatangi Malaikat Jibril (yang menjelma sebagai laki-laki tampan), umat Islam diingatkan untuk tidak membuka komunikasi yang tidak perlu (seperti obrolan berlebihan di media sosial) untuk menjaga hati dari fitnah.3. Mukjizat dan Pertolongan AllahPertolongan di Saat Genting: Saat Maryam merasa sangat sedih dan tertekan saat hendak melahirkan hingga berharap meninggal, Allah menenangkannya. Ia mendapatkan mukjizat berupa aliran sungai di bawahnya dan kemudahan mendapatkan buah kurma meskipun ia harus berikhtiar dengan menggoyangkan batang pohon yang secara fisik sulit dilakukan manusia.Nabi Isa Berbicara saat Bayi: Sebagai pembuktian kesucian Maryam di hadapan kaumnya, Nabi Isa berbicara saat masih bayi. Beliau menegaskan bahwa dirinya adalah hamba Allah yang diberikan kitab dan hikmah, bukan tuhan. Ini adalah bukti mutlak yang menyelamatkan Maryam dari hukuman rajam.4. Poin Refleksi untuk KeluargaPengaruh Orang Tua: Terdapat peribahasa "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya". Orang-orang heran bagaimana Maryam yang merupakan anak dari orang baik (Imran dan Hannah) serta dididik oleh Nabi Zakaria bisa mengandung tanpa suami. Poin ini menekankan bahwa pola hidup, kebiasaan, dan perkataan orang tua sangat memengaruhi perilaku anak. Oleh karena itu, orang tua harus menjadi contoh yang baik.Kebenaran Kerasulan Muhammad: Ustadz menjelaskan bahwa rincian kisah Maryam di dalam Al-Qur'an, yang tidak ditemukan secara detail dalam kitab-kitab lain, adalah bukti kuat bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang menerima wahyu.

💬 0 komentar📅 22 Okt 2026Baca selengkapnya →