Wanita yang Berkah- Ust. Dr. Firanda Andirja, Lc, MA -1. Terbaik di Sisi Allah, Bukan di Mata NetizenBanyak wanita ingin jadi terbaik, tapi terbaik di mata netizen, komunitas, grup WA, reuni, bukan di sisi Allah. Mereka berlomba membranding diri dengan barang mahal agar diakui.Padahal manusia menilai dari dunia: ketemu orang kaya/pejabat/mobil mewah dihormat, ketemu orang biasa direndahkan. Ini membuat wanita lupa menjadi terbaik di sisi Allah. Padahal di hari kiamat Allah singkap semua rahasia. Yauma tubla as-sara'ir.Allah berfirman tentang kiamat: Khafidhatur rafi'ah - merendahkan dan meninggikan. Ada yang di dunia terlihat tinggi hebat, di akhirat direndahkan. Ada yang di dunia terlihat hina, pakaian lusuh, barang murahan, tidak dipandang, tapi di akhirat sangat mulia.Contoh nyata 2 wanita berkulit hitam yang dianggap hina:a) Wanita penghuni surga: Ibnu Abbas berkata ke Atha bin Abi Rabah: "Ala adulluka 'ala imra'atin min ahlil jannah - Maukah kutunjukkan wanita penghuni surga? Hadhihi al-mar'atus sauda." Wanita hitam ini datang ke Nabi: "Ya Rasulullah inni usra' wa inni atakasyaf - Saya kena sara' (kejang / diganggu jin) dan kalau kambuh auratku tersingkap." Dia minta sembuh bukan karena sakitnya, tapi karena aurat tersingkap.Nabi: "In syi'ti da'autu laki fasyafaki, wa in syi'ti shobarti wa lakil jannah - Kalau mau aku doakan sembuh, kalau mau sabar bagimu surga." Dia pilih: "Ashbir - Aku sabar." Tapi minta: "Ud'ullaha alla atakasyaf - Doakan agar aku tidak tersingkap." Dia pilih sabar penyakit menahun, yang penting aurat tidak tersingkap. Inilah wanita penghuni surga yang menjaga harga diri.b) Wanita tukang bersih masjid: Taqumul masjid - sering bersih-bersih masjid. Suatu hari Nabi cari dia, sahabat bilang sudah meninggal & dikubur. Nabi: "Halla a'tamtumuni - Kenapa tidak kabari aku?" Sahabat anggap remeh, cuma tukang bersih masjid, tidak perlu repotkan Nabi. Bagi Nabi dia spesial karena khidmat ke Baitullah. Nabi minta: "Dulluni 'ala qabriha - Tunjukkan kuburnya" lalu Nabi shalat jenazah di atas kuburnya.Pelajaran: Penilaian netizen berubah 180 derajat kalau salah sedikit, penilaian Allah kekal. Hidup sebentar, akhirat panjang tanpa ujung.2. Apa itu Berkah?Berkah dari al-birkah (danau air banyak & menetap) dan al-buruk (unta menderum / duduk menetap). Jadi berkah = banyak kebaikan & menetap.Contoh: Air Zamzam ma'un mubarak - mengenyangkan & menyembuhkan.Nabi Isa berkata: "Wa ja'alani mubarakan ainama kuntu - Allah jadikan aku berkah di mana pun berada." Tafsir: 1) Mu'alliman lil khair - di mana-mana ajarkan kebaikan,2) Qadha'an li hawaijinnas - di mana-mana penuhi kebutuhan orang lain, bantu orang. Padahal Isa sangat miskin, tapi tetap berkah.Nabi bersabda tentang pohon kurma: "Inna minasy syajari lama barokatuhu barokatil muslim" - keberkahannya seperti muslim. Kurma dari atas sampai bawah semua bermanfaat, tidak ada yang terbuang: daun, pelepah, batang, jumar, biji pun direndam ditumbuk jadi makanan hewan bergizi / kopi kurma. Maka muslim seharusnya tidak ada kegiatan kecuali bermanfaat untuk diri / orang lain. Di mana pun dia dirindukan karena bawa berkah.Contoh Juwairiyah bintul Harits: Putri pemimpin Bani Musthaliq, cantik jelita, ditawan Tsabit bin Qais, mukatabah (tebus diri) tapi tidak mampu, kerabatnya 100+ jadi budak. Datang ke Nabi minta bantu, Nabi tawarkan: Aku bantu & nikahi engkau. Aisyah cemburu karena tahu Nabi akan nikahi. Setelah Nabi nikahi, sahabat tidak enak menawan kerabat istri Nabi, lalu mereka merdekakan semua. Aisyah berkata: "Fala a'lamu imra'atan aktsara barakatan li qaumihi min Juwairiyah - Aku tidak tahu wanita paling banyak berkahnya bagi kaumnya seperti Juwairiyah. 100 orang Bani Musthaliq merdeka gara-gara dia."Contoh Aisyah & Tayamum: Kalung Aisyah hilang 2x. Pertama hilang, cari sendiri, tertinggal rombongan, disusul Safwan, terjadilah Haditsatul Ifk - tuduhan zina, Allah bela di An-Nur. Kedua hilang, dia cerdas lapor Nabi, Nabi suruh semua sahabat cari sampai subuh tidak ketemu, banyak yang tidak bawa air / tidak wudhu, Abu Bakar marah sampai tekan perut Aisyah. Turun ayat: "Fa lam tajidu ma'an fatayammamu sha'idan thayyiba - Jika tidak dapat air bertayamumlah." Usaid bin Khudair: "Ma hiya bi awwali barokatikum ya ala Abi Bakr - Ini bukan berkah pertama dari keluarga Abu Bakar." Kalung hilang saja jadi berkah, muncul syariat tayamum sampai kiamat.Ukur diri: Sudahkah kita bermanfaat bagi suami, anak, kakak adik, orang tua? Apakah kehadiran kita dirindukan, semua bahagia & tentram? Atau semua ingin kita cepat mati karena cerewet, pelit, menjengkelkan, bikin masalah? Nabi bersabda Orang paling buruk di kiamat adalah orang yang ditinggalkan manusia karena takut keji mulutnya. Sebaliknya orang dirindukan yaitu yanng berkah. Khairunnas anfa'uhum linnas - Sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi orang lain.3. Wanita Berkah = Perhatian ke Anak & Pandai Urus Harta SuamiNabi: "Nisa'u Quraisy khairu nisain rakibal ibil, ahnahu 'ala thiflin, ar'ahu 'ala zaujin fi ma lihi - Wanita Quraisy sebaik-baik wanita naik unta, paling lembut ke anak & paling pintar urus harta suami."Kisah Ummu Hani: Sepupu Nabi (saudari Ali, Ja'far, Aqil), janda anak banyak, salehah, Nabi lamar dia. Dia tolak: "Ya Rasulullah inni qad kabirtu wa liya 'iyal - Saya sudah tua tidak bisa layani engkau, saya punya banyak anak harus urus." Nabi benarkan & puji, lalu sabdakan hadis di atas. Dia korbankan jadi Ummul Mukminin demi urus anak.Pelajaran anak: Sejauh mana kita sayang, didik, jadikan anak teman ngobrol, dekat? Zaman sekarang ibu sibuk HP, komunitas, grup, Shopee, anak nangis dikit dikasih HP. Anak terbengkalai, tidak rindu ibu, tidak mau jalan sama ibu, Gen Z tidak mau urus orang tua karena sejak awal jauh dari ibu.Bandingkan ibu dulu: Ustadz cerita ibunya tidak ngaji, tidak shalat, tidak jilbab, tapi ngurus anak luar biasa, tidak pernah cubit/pukul, suapi anak sampai kelas 4 SD, ngurus 5 anak (1 kakak, 3 adik). Ngurus anak tidak ada yang lihat, cuma Allah yang lihat, tapi pahalanya besar, jadi terbaik di sisi Allah. Ngurus anak butuh sabar hadapi kenakalan, anak yang benar itu coret sana banting sini pecah sana, bukan tenang terus (bahaya). Jangan anak ribut dikit dimarahi, dicubit, dibentak, dikasih HP, ibu nonton Korea, anak nonton game.Kisah wanita miskin & 2 putrinya: Datang ke Aisyah minta makan, Aisyah cuma punya 1 kurma, dikasih. Wanita itu tidak makan, dibelah untuk 2 putrinya, rela lapar yang penting anak kenyang. Zaman sekarang terbalik: ibu makan dulu, ibu gemuk anak kurus ingusan tidak diurus.Pandai urus harta suami = Firman Allah: Fash shalihatu qanitatun hafizhatun lil ghaibi bima hafizhallah - Wanita salehah taat & menjaga ketika suami tidak ada, fi nafsiha wa malihi - jaga harga diri & harta suami. Suami tidak ada jangan chatting lelaki, stalking mantan CLBK (Cinta Lama Belum Kelar). Harta suami dikelola baik, bukan miliknya.Fakta Indonesia: Banyak suami serahkan harta ke istri, di Arab tidak, suami yang belanja, istri dikasih uang bulanan, sehingga istri lebih bersyukur & merasa butuh suami. Di Indonesia suami sampai minta duit ke istri, gaji di HP istri, tidak tahu gaji sudah masuk. Ada yang rumah 10-11 semua atas nama istri, uang miliaran atas nama istri, istri ngambek bawa sertifikat. Alhamdulillah akhirnya ngaji berdua.Jika diamanahi harta, kelola karena Allah, cari pahala, tidak boros. Wanita paling berkah = paling mudah maharnya (aisaruhunna shadaqan), paling mudah dilamar, paling mudah melahirkan, dan ulama tafsirkan paling mudah biaya hidupnya. Jangan hedon ikut artis: tas branded, jam branded, jilbab branded, salon artis, padahal muka bukan artis. Jangan tiap hari: Ganti horden, ganti sofa, ganti mobil, ganti rumah, suami kasihan. Suami senang kalau istri pandai atur keuangan: bayar listrik tahu, bilang "uang kita tidak cukup beli ini".4. Wanita Berkah = Bermanfaat Bagi Keluarga (Kisah Fatimah & Asma)Nabi ke Fatimah: "Ya Fatimah ishbir, fa inna khaira nisa allati nafa'at ahlaha - Bersabarlah, sebaik-baik wanita yang bermanfaat bagi keluarganya."Asma binti Abu Bakar: Nikah dengan Zubair miskin, harus jalan 4-5 km urus kuda Zubair, pikul biji kurma (nawat), rendam, tumbuk jadi makanan unta, semua dikerjakan untuk layani suami.Fatimah: Nikah dengan Ali miskin, selimut tidak cukup tutup kepala & kaki berdua saat musim dingin. Fatimah giling gandum pakai roha (2 batu) sampai tangan kasar pecah-pecah, buat adonan, panggang roti sendiri sampai wajah kena api, sapu rumah sampai baju berdebu, angkat air (qirbah) digantung leher sampai leher bekas lelah. Minta pembantu ke Nabi, malu, pulang. Minta lagi Nabi tidak ada, titip ke Aisyah. Nabi datang ke rumah Fatimah-Ali yang mau tidur, Nabi bilang: "Mau kasih pembantu? Ashabus Shuffah kelaparan, mending budak dijual uangnya sedekah ke mereka." Lalu Nabi ajarkan sabar & bermanfaat bagi keluarga.Padahal Nabi sangat sayang Fatimah. Siapa yang bela Nabi saat Uqbah bin Abi Mu'aith taruh kotoran isi perut unta di pundak Nabi saat sujud, Abu Jahal tertawa? Fatimah kecil yang bersihkan & maki-maki Abu Jahal. Siapa yang rawat Nabi di Uhud saat wajah terluka gigi seri patah? Fatimah bersihkan darah, Ali bawa air. Makanya Fatimah bergelar Ummu Abiha - ibu dari ayahnya, karena yang ngurus Nabi adalah Fatimah setelah semua keluarga wafat (Khadijah, Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum tinggal Fatimah & Nabi). Kalau kita di posisi Nabi, putri bungsu minta pembantu kasih 10-20. Tapi Nabi sayang bukan dengan memanjakan, tapi menjadikan Fatimah terbaik di sisi Allah lewat melayani keluarga.Pelajaran melayani suami: Jangan sedih cuci piring, cuci pakaian, bersih rumah, semua berpahala. Jangan terpedaya pamer ke mall, luar negeri, Paris. Bangga di rumah urus suami: pulang nyaman, bersih, sambut senyum, bukan suruh suami bersihkan kamar mandi & ceboin anak.Istri salehah sediakan makanan, bawakan air, suapi, sikat gigi, pakaikan kaos kaki, baju, semprot parfum. Contoh Aisyah: Nabi i'tikaf keluarkan kepala dari dinding masjid, Aisyah yang sisir. Aisyah: "Kuntu uthayyibun Nabi qabla ihramihi wa ba'da tahallulihi - Aku yang pakaikan parfum Nabi sebelum ihram & setelah tahallul." Zaman sekarang suami semprot sendiri, istri Shopee. Jangan bangga suami takut istri, itu istri durhaka. Istri salehah buat suami nyaman merasa raja di rumah.Nabi: "Unzhuri aina anti minhu fa innahu jannatuki wa naruki - Lihat kedudukanmu di hati suamimu, suami adalah surgamu atau nerakamu." Wanita meninggal suami ridha masuk surga.Kisah wanita Medan: Suami cerita istri salehah sampai sebelum meninggal minta: "Mana sepatu Bang? Saya mau semir." Kebiasaan nyemir sepatu suami, sampai sakit parah tetap mau semir. Luar biasa.Jadilah wanita berkah: bermanfaat bagi anak & suami, jangan terpedaya keluar rumah. Allah: Waqarna fi buyutikunna wa la tabarrajna tabarrujal jahiliyyah - Tetaplah di rumah kalian, jangan berhias seperti jahiliyah. Wanita di rumah niat karena Allah saja dapat pahala.Penutup: Sebelum menikah surga di telapak kaki ibu, setelah menikah surga di telapak kaki suami (dalam arti ridha suami).