👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya

Laporan & catatan kegiatan Wanita dan Anak #jejakcahaya

✏️ Buat Laporan
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 menit lalu
S

Susy Siswandini

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

WANITA YANG BERKAH

PEMATERI: UST. FIRANDA ANDIRJA1. Orientasi Tujuan: Menjadi yang Terbaik di Sisi AllahFenomena Saat Ini: Banyak wanita yang ingin menjadi terbaik bukan di sisi Allah, melainkan terbaik di mata netizen, komunitasnya, atau grup WA dengan membranding diri memakai barang-barang mahal.Barometer Manusia vs Akhirat: Manusia menilai dari dunia (orang kaya/pejabat dihormat, yang biasa direndahkan). Padahal di akhirat kelak, Allah akan menyingkap semua rahasia (Ya tu'bararu as-sarā / hari kiamat itu khāfidah rāfi'ah yang merendahkan dan meninggikan).Contoh Nyata Wanita Penghuni Surga:1. Wanita berkulit hitam yang sakit: Terkena penyakit (sara/kejang-kejang) yang membuat auratnya tersingkap saat kambuh. Ia memilih bersabar demi jaminan surga, namun meminta didoakan agar auratnya tidak tersingkap.2. Wanita berkulit hitam pembersih masjid: Disegani oleh Nabi karena berkhidmat kepada Baitullah (rumah Allah), sampai-sampai Nabi mendatangi kuburannya untuk mensalatkannya.2. Definisi "Barokah" (Keberkahan)Secara bahasa diambil dari kata al-birkah (danau tempat berkumpulnya air yang menetap) atau al-burūk (menderumnya unta).Sesuatu dikatakan berkah (mubārak) jika banyak kebaikan padanya dan menetap (seperti air zamzam).3. Kiat-Kiat Menjadi Wanita yang BerkahA. Menjadi Wanita yang Paling Bermanfaat bagi Orang LainMeneladani Nabi Isa alaihissalam (wa ja'alanī mubārakan ainama kuntu): suka mengajarkan kebaikan (mu'alliman lil khair) dan membantu memenuhi kebutuhan orang lain (qādāan li hawāijin-nās).Meneladani pohon kurma (nakhlah) yang keberkahannya seperti seorang muslim—dari ujung atas sampai bawah semuanya bermanfaat dan tidak ada yang terbuang.Contoh Juwairiyah binti al-Harits: Ketika dinikahi Nabi, para sahabat memerdekakan sekitar 100 orang kerabatnya yang tertawan, menjadikan Aisyah berkata: "Aku tidak mengetahui ada seorang wanita yang paling banyak berkahnya bagi kaumnya seperti Juwairiyah."Contoh Sayyidah Aisyah (Kisah Kalung Hilang): Hilangnya kalung Aisyah saat safar berujung pada turunnya syariat tayamum sebagai keringanan bagi umat Islam hingga hari kiamat.B. Perhatian dan Sayang Kepada Anak-AnakMerujuk pada pujian Nabi terhadap wanita Quraisy: paling lembut/sayang kepada anak-anak dan paling pintar mengurus harta suami (ahnahu alā tiflin, wa ar'ahu alā zaujin fī dhāti yadihi).Kisah Ummu Hani binti Abi Thalib: Menolak lamaran Nabi karena ingin fokus mengurus anak-anaknya yang banyak (inni qad kabirtu wa liya iyāl), dan Nabi membenarkan serta memujinya.Ibu yang berkah harus sabar mengurus anak, mendidik mereka, serta tidak sibuk sendiri dengan dunia luar hingga anak-anak terbengkalai.C. Pandai Mengurus dan Menjaga Harta SuamiBerdasarkan sifat wanita salihah: qānitāt (taat) dan hāfidhātun lil ghaibi bimā ḥafidhallah (menjaga diri dan harta suami saat suami tidak ada).Wanita yang berkah adalah yang paling mudah maharnya dan paling mudah biaya kehidupannya (aisaruhunna ṣadaqan / tidak boros, tidak hedon, dan tidak merepotkan suami).D. Melayani Suami dengan Penuh KeikhlasanMeneladani Asma binti Abi Bakar yang melayani suaminya (Zubair) yang miskin dengan berjalan jauh, melatih kuda, hingga memikul biji kurma untuk makanan unta.Meneladani Fatimah binti Muhammad: hidup miskin bersama Ali, tangannya mengeras karena menggiling gandum, bajunya penuh debu karena menyapu, dan lehernya letih mengangkat air.Ketika Fatimah meminta pembantu, Nabi bersabda: "Wahai Fatimah bersabarlah, sesungguhnya sebaik-baik wanita adalah yang bermanfaat bagi keluarganya" (fa khairun-nisā'i allatī nafa'at ahlahā).Fatimah juga dijuluki Ummu Abiha karena jasanya merawat Nabi (seperti membersihkan kotoran di pundak Nabi dan merawat luka Nabi saat Perang Uhud).Istri yang salehah membuat suaminya merasa nyaman dan menjadi raja di rumahnya, karena setelah menikah, surganya seorang wanita berada di telapak kaki suaminya.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya4 jam lalu
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

#35 - Wanita yang Berkah

berarti belajar menghadirkan kebaikan dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Perhatian kepada anak, amanah dalam mengelola harta, kesungguhan menjaga kehormatan, serta kasih sayang dan penghormatan kepada pasangan. Hal-hal yang sering dianggap rutinitas biasa ternyata dapat menjadi ladang ibadah apabila dikerjakan dengan niat yang benar dan sesuai tuntunan agama.Kisah Juwairiyah mengajarkan bahwa keberadaan seorang perempuan bahkan bisa menjadi sebab datangnya kebaikan bagi banyak orang. Sementara kisah Fatimah mengingatkan bahwa pekerjaan rumah tangga yang sederhana dan melelahkan pun tidak pernah sia-sia ketika diniatkan karena Allah. Tidak harus menunggu melakukan sesuatu yang besar untuk menjadi bermanfaat. Terkadang, keberkahan justru tumbuh dari kebaikan-kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten.Ada satu hal yang menarik untuk direnungkan: selama ini, apakah kita lebih sibuk membangun kehidupan yang terlihat baik di mata manusia, atau kehidupan yang benar-benar mendatangkan kebaikan bagi orang-orang di sekitar kita?Sebab perempuan yang berkah tidak harus menjadi pusat perhatian. Namun, kehadirannya membawa ketenangan, perkataannya menghadirkan kebaikan, tangannya memberikan manfaat, dan keberadaannya menjadi sebab orang lain semakin dekat kepada Allah.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
P

puti nilam suri

📍 Kota Administrasi Jakarta Timur

Wanita yang Berkah

Kebaikan yang paling utama adalah kebaikan disisi Allah SWT. *Kiat Kiat agar menjadi wanita yang berkah*Yang dimaksud dengan keberkahan adalah sesuatu yang banyak kebaikan terkandung didalamnya.Wanita yang terbaik adalah Wanita yang Membawa keberkahan bagi sekelilingnya terutama keluarga, Suami dan anaknya yaitu banyak manfaat bagi Suami dan anaknya.Seorang muslim dan muslimah harus melakukan kegiatan yang bermanfaat, baik untuk dirinya, orang lain serta agamanya.Cerita Keberkahan Seorang wanita bagi kaumnya ada dalam cerita juwairiyyah, salah satu istri rasulullah SAW.Ketika ia menikah dengan nabi, 100 lebih keluarga budak merdeka karena juwairiyyah.Wanita dengan banyak kebaikan usahakan untuk mengurus anaknya dengan baik, berkata lembut dengan anak. Terdapat kisah wanita menolak lamaran nabi karena mengurus anakWanita yang menolak lamaran Nabi Muhammad SAW karena ingin fokus mengurus anak adalah Fakhitah binti Abu Thalib, yang lebih dikenal dengan julukan Ummu Hani' (beliau juga merupakan sepupu Nabi Muhammad SAW, putri dari Abu Thalib).Kronologi Singkat Penolakan​Lamaran Pertama (Masa Jahiliyah): Nabi Muhammad SAW pernah berniat meminang Ummu Hani' sebelum masa kenabian, namun lamaran tersebut ditolak oleh ayahnya, Abu Thalib, karena Ummu Hani' sudah lebih dulu dijodohkan/dilamar oleh Hubairah bin Amr al-Makhzumi (dan kemudian menikahinya serta dikaruniai empat orang anak).​Lamaran Kedua (Setelah Fathu Makkah): Setelah peristiwa Pembebasan Kota Makkah (Fathu Makkah), suami Ummu Hani' melarikan diri dan tidak masuk Islam, sehingga Ummu Hani' menjadi ibu tunggal. Nabi Muhammad SAW kembali melamarnya.Alasan Penolakan dan Tanggapan NabiUmmu Hani' menolak lamaran tersebut bukan karena tidak menghormati atau tidak mencintai Rasulullah, melainkan karena tanggung jawabnya yang besar terhadap anak-anaknya:​Ia berkata bahwa jika ia sibuk mengurus Nabi, anak-anaknya bisa telantar.​Sebaliknya, jika ia fokus mengurus anak-anaknya, ia khawatir tidak bisa menunaikan hak-hak suaminya dengan sempurna.Rasulullah SAW memahami dan membenarkan alasan tersebut. Bahkan, beliau memberikan pujian yang mulia kepada Ummu Hani' dan wanita Quraisy atas kasih sayang mereka kepada anak-anaknya:"Sebaik-baik wanita penunggang unta adalah wanita Quraisy. Sangat penyayang terhadap anak-anaknya di waktu kecil, dan sangat pandai menjaga harta suaminya." (HR. Bukhari dan Muslim) Ketika seorang istri diberikan harta oleh suaminya, maka pelihara dan jaga harta tersebut. Dalam memelihara harta tersebut carilah pahala dalam kebaikan kelola harta tersebut karena Allah SWT, jangan boros namun kelola dengan teratur.Rasulullah SAW bersabda:أَعْظَمُ النِّسَاءِ بَرَكَةً أَيْسَرُهُنَّ مَئُونَةً"Wanita yang paling besar berkahnya adalah yang paling mudah (ringan) mahar/biayanya." (HR. Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi)Dalam riwayat lain yang senada disebutkan:"Pernikahan yang paling besar keberkahannya adalah yang paling ringan biayanya." (HR. Ahmad)Maksudnya adalah kemudahan wanita dalam menjalani hidupnya tanpa memberatkan suaminya, karena tau bahwa semua didunia ini akan ada hisabnya.Wanita yang sholehah adalah wanita yang melayani suami karena Allah, maka layanilah suami kita di rumah untuk mencari keridhoan Allah SWT dan suami. Taatlah kepada suami bukan karena bagaimana sifat suami namun karena perinta Allah SWT.Perempuan usahakan bersuara rendah kepada suaminya, lemah lembut terhadap keluarganya.Janganlah wanita terperdaya untuk keluar rumah karena wanita berdiam diri dirumah mendapatkan pahala. Salah satu bentuk keberkahan wanita adalah wanita yang bermanfaat bagi suami dan anak anaknya.Sumber Ceramah Ust Firanda Andirja

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
D

Delonie Regia

📍 Kota Tangerang Selatan

Catatan Kajian: Materi 35 - Wanita yang Berkah - Ustadz Firanda Andirja hafizhahullahu

Catatan Kajian Wanita yang BerkahUstadz Firanda Andirja hafizhahullahu Definisi dan Landasan Utama:Keterbaikan yang sesungguhnya bukanlah di mata manusia atau netizen, melainkan di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala.Manusia sering tertipu dengan penampilan duniawi (harta, status), padahal hari kiamat akan menyingkap hakikat seseorang (khofidatur rafiah).Contoh teladan: Seorang wanita berkulit hitam yang ahli berkhidmat di masjid dan sangat menjaga kehormatan/auratnya, yang kedudukannya sangat mulia di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.Karakteristik Wanita yang BerkahSecara bahasa, berkah artinya menetapnya kebaikan yang banyak.Ciri utama wanita berkah adalah menjadi pribadi yang paling bermanfaat bagi orang di sekitarnya, sebagaimana sifat Nabi Isa 'alaihissalam.Menjadi sosok yang dirindukan kehadirannya oleh keluarga (suami, anak, orang tua) karena sifat baiknya, bukan ditakuti atau dijauhi.Kiat Menjadi Wanita Berkah dalam Rumah Tangga1.  Perhatian kepada Anak Menjadi ibu yang lembut, sabar dalam mendidik, dan tidak menjadikan gadget sebagai pelarian untuk anak. Fokus pada kedekatan emosional.2.  Pengelolaan Harta Suami  Menjaga amanah harta suami dengan jujur, tidak boros, dan tidak bergaya hidup hedonis (meniru tren/artis). Istri yang berkah adalah yang paling mudah mahar dan biaya hidupnya.3.  Melayani Suami  Mengambil teladan Fatimah radhiyallahu 'anha yang bekerja keras melayani keluarganya, serta Aisyah radhiyallahu 'anha yang penuh perhatian kepada Rasulullah. Melayani suami dengan niat mencari rida Allah adalah kunci surga bagi seorang istri.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
A
Agustina dyah Aminingsih

📍 Kabupaten Karanganyar

Materi 35 Wanita yang berkah

Ustadz Firanda AndirjaWanita yang berkah disisi Alloh SWT bukan yang bernilai dimata dunia,keterbaikan yang sesungguhnya adalah keterbaikan disisi Alloh SWT.kiat-kiat menjadi Wanita yang berkah ,berkah artinya banyak kebaikan dan menetap.Menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain,terutama suami,anak-anak dan keluarga terdekat.wanita yang yg bernilai disisi Alloh adakah yang berkah bagi orang di sekitarnya.hukum asal seorang muslim dan muslimah adalah yang bermanfaat untuk orang lain,wanita yang berkah dia harus selalu produktif, bermanfaat untuk dirinya sendiri,dunia nya,akhirat nya,terlebih lagi untuk orang lain.dan dimanapun membawa kebaikan.Rasulullah bersabda "sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain"Yang paling utama adalah bermanfaat bagi anak dan suaminya,Rasulullah memuji wanita yang perhatian kepada anak2nya.jadi teman ngobrol dan kedekatan dengan anak2nya,merawat dengan sabar dan penuh kasih sayang.karena perhatian kepada anak adalah sebab keberkahan.Pandai mengurus harta suaminya,mengelola harta suami karena Alloh SWT,mencari pahala dibalik mengelola harta suami,diantara bentuk mengelola harta suami adalah tidak boros

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
E

Elisa Suci Ramadhani

📍 Kota Prabumulih

WANITA YANG BERKAH

1. Apa makna berkah?Secara bahasa, kata barakah (البركة) memiliki makna kebaikan yang banyak, tetap, dan menetap.Kata ini juga berkaitan dengan gambaran al-birkah, yaitu tempat berkumpul dan menetapnya air. Ada pula penggunaan kata baraka al-ba'ir, yaitu ketika unta menderum dan menetap di tempatnya.Dari sini kita bisa mengambil pelajaran bahwa keberkahan bukan sekadar banyaknya sesuatu, tetapi kebaikan yang menetap dan terus memberikan manfaat.Wanita yang berkah adalah wanita yang:Keberadaannya membawa kebaikan bagi suaminya.Kehadirannya memberikan ketenangan kepada anak-anaknya.Ucapannya membawa manfaat bagi saudara dan orang sekitarnya.Hartanya digunakan untuk kebaikan.Ilmunya memberikan manfaat.Kesabarannya menjadi sebab kebaikan bagi keluarganya.Bahkan ketika tidak lagi berada di dunia, kebaikannya masih dikenang dan memberikan manfaat.Perumpamaan wanita berkah seperti pohon kurmaRasulullah ﷺ pernah memberikan perumpamaan seorang muslim seperti pohon kurma.Dari Abdullah bin Umar رضي الله عنهما, Rasulullah ﷺ bersabda:إِنَّ مِنَ الشَّجَرِ شَجَرَةً تَكُونُ مِثْلَ الْمُسْلِمِ، وَهِيَ النَّخْلَةُArtinya:"Sesungguhnya di antara pepohonan terdapat sebuah pohon yang perumpamaannya seperti seorang muslim, yaitu pohon kurma."HR. Bukhari no. 5448.Mengapa pohon kurma menjadi perumpamaan seorang muslim?Karena pohon kurma memiliki banyak manfaat. Buahnya dimakan, daunnya dapat dimanfaatkan, batangnya berguna, dan bagian-bagian lainnya memberikan manfaat.Demikian pula seorang muslim. Ia berusaha menjadi manusia yang bermanfaat dalam berbagai keadaan.Maka, seorang wanita hendaknya berusaha menjadi wanita yang berkah bagi suaminya, anak-anaknya, orang tuanya, kakak-adiknya, dan masyarakat sekitarnya.1. Menjadi wanita yang sabarSabar menghadapi ujian, seperti wanita penghuni surga yang memilih bersabar atas penyakitnya (HR. Bukhari 5652).Sabar dalam mengurus dan mendidik anak.Tidak mudah marah dan membentak anak.2. Menyayangi dan memperhatikan anakMemberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak.Tidak sibuk dengan urusan sendiri hingga melupakan kebutuhan anak.Memperhatikan pendidikan dan agama anak.Dalil: HR. Muslim 2527, tentang wanita yang paling penyayang kepada anak ketika kecil.3. Menjaga harta suamiTidak boros dan berlebihan dalam berbelanja.Amanah mengelola keuangan rumah tangga.Tidak memaksakan gaya hidup di luar kemampuan suami.Dalil: HR. Muslim 2527, tentang wanita yang paling menjaga harta suaminya.4. Membantu dan mendukung suamiTidak gengsi membantu pekerjaan rumah tangga.Meringankan beban suami.Belajar dari Asma binti Abu Bakar yang membantu pekerjaan suaminya (HR. Bukhari 5224).Belajar dari Fatimah az-Zahra yang menggiling gandum hingga tangannya kasar (HR. Bukhari 5361).5. Sederhana dan tidak memberatkan suamiTidak menuntut kemewahan.Tidak berlebihan dalam meminta sesuatu.Mengutamakan kesederhanaan dalam mahar dan biaya pernikahan.Dalil: HR. Abu Dawud 2117 tentang kemudahan mahar.6. Menjadikan rumah sebagai ladang pahalaMemperhatikan keluarga dan rumah tangga.Menjaga kehormatan diri.Memperbanyak ibadah, zikir, dan membaca Al-Qur'an.Menjalankan tanggung jawab keluarga dengan niat karena Allah.Dalil: QS. Al-Ahzab: 33.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
N

Nidya larasati

📍 Kota Administrasi Jakarta Timur

Wanita Yang Berkah - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A

Wanita Terbaik di Sisi Allah – Kajian Ust. Dr. Firanda Andirja1. TERBAIK DI SISI ALLAH BUKAN NETIZENBanyak wanita ingin terbaik di mata netizen, bukan di sisi Allah berlomba branded barang mahalManusia menilai dari dunia: kaya dihormati, biasa direndahkanKiamat Khafidhah Rofi'ah: yang tinggi bisa direndahkan, yang hina bisa dimuliakanWanita penghuni surga: sakit saraf kejang & saraf tersingkap, memilih sabar demi surgaWanita pembersih masjid: dianggap remeh, Nabi cari kuburnya & shalatkam jenazahnyaPenilaian netizen berubah 180°, penilaian Allah kekal2. APA ITU BERKAH?Berkah = al-birkah (danau air banyak & menetap), al-barok (unta menderum) = banyak kebaikan & menetapZamzam: ma'an mubarokan, mengenyangkan & menyembuhkanNabi Isa: "Waja'alani mubarokan ainama kuntu" – pengajar kebaikanPohon kurma seperti muslim: semua bagian bermanfaat, tidak terbuangJuwairiyah bintul Harits: 100+ kerabat merdeka gara-gara dia, Aisyah: "Wanita paling berkah seperti Juwairiyah"Ukur diri: kehadiranmu dirindukan atau ingin cepat ditinggal? Khairunnas anfa'uhum linnas3. BERKAH = SAYANG ANAK & PINTAR URUS HARTA SUAMIHadits: "Nisa'u Quraisy khairu nisa'in" – lembut ke anak, pandai urus harta suamiUmmu Hani: tolak lamaran Nabi demi urus anak, Nabi memujiZaman sekarang: ibu sibuk HP & belanja online, anak nangis dikasih HPWanita miskin: 1 kurma dibelah untuk 2 putrinya, rela lapar demi anaknyaHafizhatun lil ghaibi: jaga kehormatan & harta suami saat suami tidak adaWanita paling berkah: paling mudah maharnya, paling mudah biaya hidup, jauh dari hedon4. BERKAH = BERMANFAAT BAGI KELUARGANabi ke Fatimah: "Khairu nisa ahli jannah rafa'at aisyah" – sebaik-baik wanita bermanfaat bagi keluarganyaAsma binti Abu Bakar: urus kuda Zubair, pikul biji kurma untuk untaFatimah: melayani Nabi, rawat luka Nabi di Uhud, bersihkan kotoran saat Nabi sujudHayani suami: sediakan tempat tidur, bantu pakai pakaian, aroma harum wangi secukupnyaJilbabkan baju & parfum, pakaian terlarang/seksi & parfum, Aisyah sisir rambut NabiJangan bangga suami takut istri – buat suami nyaman, merasa raja di rumahSuami adalah surga atau neraka bagi istri, layani dengan ikhlasFaedah:Jangan kejar penilaian netizen, kejar ridha Allah — bermanfaat bagi suami, anak, keluarga, dirindukan kehadirannya. Waj'alna fi buyutikunna

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
D

Dini Nurfaizah

📍 Kabupaten Kepulauan Mentawai

#35 Wanita yang Berkah

#35 Wanita yang BerkahUst Dr. Firanda Andirja, M.AKeterbaikan sesungguhnya adalah keterbaikan di sisi Allah, bukan di sisi manusia. Mungkin orang yang hina di dunia, malah mulia di akhirat begitupun sebaliknya. Jadi jangan menganggap derajat dunia adalah derajat yang terbaik.Kiat-kiat menjadi wanita yang berkah. Berkah/barokah adalah jika banyak kebaikan padanya dan menetap. Di antara keberkahan adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain traumata bagi suami, anak, dan keluarga. Maka selalu produktif untuk lingkungan. Apakah orang-orang senang dan merindukan keberadaan kita? inilah salah satu ciri orang yang berkah.Wanita yang berkah:Perhatian kepada anak, mendidik dengan baik, dirindukan jika pergi.Wanita yang pandai mengurus harta suami. Gunakan amanah harta suami dengan bijak, untuk kebaikan di jalan Allah, dan tidak boros. Bermanfaat di keluarganya. Bersabar, melakukan semua aktivitas rumah dengan baik dan sabar. Mengurus anggota semua keluarga dengan sabar.Layani suami dengan baik.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
R
Rifa Rachmatusyifa

📍 Kabupaten Ketapang

Materi 35 : Wanita Yang Berkah

Materi 35 Wanita Yang Berkah1. Contoh wanita yang mungkin dianggap hina di dunia namun ternyata di akhirat mulia :Suatu hari Atha bin Abi Rabah pernah menyampaikan bahwa Ibnu Abbas berkata :"Wahai Atha maukah aku tunjukkan kepadamu seorang wanita penghuni surga?" kata Atha "tentu siapa?" kata Ibnu Abbas "inilah wanita penghuni surga, wanita berkulit hitam, kata Nabi " Wanita ini datang kepada Nabi dan berkata "Ya Rasulullah, sesungguhnya aku ini terkena penyakit kejang-kejang, kalau sudah kambuh maka sebagian auratku tersingkap" Yang menjadi perhatian dia adalah dia ingin sembuh agar auratnya tidak tersingkap. Rasul berkata "kalau kau mau aku doakan Allah untukmu, maka kau akan sembuh. Kalau kau mau bersabarlah maka bagimu surga"Dia berkata "aku bersabar ya Rasulullah, tapi kalau kambuh auratku tersingkap. Wahai Rasulullah berdoalah agar auratku tidak tersingkap"2. Kiat-Kiat Agar Seorang Wanita Menjadi Wanita Berkah- Definisi BerkahAl Barakah, Berkah secara bahasa Arab diambil dari kata Al-birkah atau Al-buruk. Al-birkah : semacam danau yang disitu airnya banyak dan menetapAl-buruk : unta menderum, dia duduk menderumSehingga para ulama menyimpulkan bahwa sesuatu dikatakan berkah, barakah, mubarok, adalah jika banyak kebaikan padanya dan menetap. Seperti air zam zam. Jadi kalau dikatakan suatu berkah maka ada banyak kebaikan pada suatu tersebut. Kalau Allah sudah memberkahi sesuatu maka jadilah sesuatu tersebut menjadi sangat berkah.- Wanita terbaik adalah wanita yang berkah bagi orang-orang disekitarnya. - Ketika Nabi Isa digendong ibunya dan berkata : "Allah menjadikan aku berkah dimana pun aku berada"Ada 2 tafsir :- Nabi Isa dikatakan dijadikan berkah oleh Allah karena dia suka mengajarkan kebaikan- Nabi Isa selalu memenuhi kebutuhan orang lain atau selalu membantu orang lain- Nabi bersabda "Sesungguhnya di antara pohon ada sebuah pohon yang keberkahannya seperti seorang muslim, yaitu nakhlah pohon kurma". Karena pohon kurma itu dari ujung atas sampai bawah semuanya bermanfaat. - Maka bahwasanya seorang muslim tidak ada kegiatan yang dia lakukan kecuali bermanfaat. - Maka jika ingin menjadi seorang wanita yang berkah, dia harus selalu produktivitas. Bahwasanya yang dia lakukan bermanfaat entah bagi dirinya, dunianya, akhiratnya, terlebih lagi untuk orang lain suami dan anak-anak nya. Maka dimanapun dia berada, dirindukan kehadiran nya. Karena selalu membawa berkah.- Rasulullah bersabda "Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain"1). Wanita yang perhatian (sayang) terhadap anak-anak- Rasulullah bersabda "Sesungguhnya wanita Quraisy (diantaranya Ummu Hani) yang terbaik, yang mengendarai unta, yang perhatian kepada anak-anaknya, dan yang paling baik menjaga harta suaminya"- Ummu Hanin menolak lamaran Nabi karena mau urus anak-anak. Dan Nabi tidak mencelanya, Nabi justru memujinya dengan mengatakan Ini adalah contoh wanita terbaik, wanita Quraisy yang sampai tidak mau menikah karena mau urus anak-anak.2). Wanita yang pandai mengurus harta suaminyaWanita Sholehah : qanitat, menjaga hak suami ketika suami tidak ada. Tafsir para ulama :Menjaga hak suami ketika suami tidak ada : menjaga harga dirinya dan menjaga harta suaminya. Salah satu bentuk menjaga harta suami adalah dengan  tidak boros. - Rasulullah bersabda: "Wanita yang paling besar keberkahannya adalah yang paling mudah maharnya"

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
D
Dinda fitrinita Runi setiawan

📍 Kabupaten Bondowoso

Materi 35 🌱wanita yang berkah🌱

‎Wanita yang berkah🎙️‎Ustadz Dr. Firanda Andirja,MA‎‎Banyak sekali di zaman sekarang wanita ingin menjadi yang terbaik tetapi bukan terbaik di sisi Allah subhanahu wata'ala tetapi terbaik di mata netizen,terbaik di komunitasnya,banyak wanita yang membranding diri untuk menjadi barang barang mahal agar di akui. Dan banyak orang yang meninjau seseorang dari kekayaaannya.kita sering ketmu dengan seseorang yang berpenampilan wow kita hormat tetapi sebaliknya jika ketemu dengan wanita yang biasa biasa saja maka kita seakan kurang menghormati,inilah sifat manusia karena sifat manusia menjadikan barometer penghormatan kepada orang lain dengan dunia yang di miliki orang tersebut.janganlah sampai seorang wanita sibuk membranding dirinya di depan komunitasnya tetapi lupa untuk menjadi terbaik di sisi Allah subhanahu wata'ala.‎Suatu contoh orang yang di kira hina di dunia tetapi mulia di surga..atho' bin Abi rabbah mengatakan bahwasanya Ibnu Abbas pernah berkata kepadanya:"maukah aku tunjukkan kepada engkau wahai atho', seorang wanita penghuni surga?kata atho': siapakah wanita tersebut?Ibnu Abbas berkata:"inilah wanita penghuni surga berkulit hitam."wanita hitam ini mendatangi nabi dan berkata: "sesungguhnya aku terkena di ganggu jin/terkena penyakit kejang kejang,dan jika lagi kambuh maka sebagian auratku tersingkap.rasulullah berkata:"kalau kau ingin aku berdoa untukmu maka kau akan sembuh,maka kau mau bersabarlah maka bagimu surga."lalu wanita itu berkata:"aku bersabar yaa Rasulullah,tetap jika aku lagi kambuh,akan tersingkap sebagian auratku,maka doakan kepada Allah supaya auratku tidak tersingkap."‎Mungkin jika terjadi di jaman sekarang ada wanita kulit hitam seperti ini akan di rendahkan,tetapi meskipun jika berkulit hitam tetapi dia adalah wanita penghuni surga.‎maka saatnya sekarang kita harus menjadi wanita terbaik di sisi Allah subhanahu wata'ala,bukan terbaik di mata netizen atau komunitas. yang dimana jika kita salah sedikit maka mereka akan berubah total 180 derajat.akan beda dengan jika kita terbaik di sisi Allah ,maka kita akan menjadi terbaik di dunia dan di akhirat.Definisi berkah‎Berkah secara bahasa berarti Sesuatu di katakan berkah jika banyak kebaikan padanya dan menetap.diantara keberkahan adalah menjadi seorang yang paling bermanfaat bagi orang lain terutama bagi suami, anak-anak dan keluarga.wanita terbaik adalah wanita yang berkah membawa kebaikan bagi orang-orang sekitarnya.‎Oleh karenanya nabi Isa berbicara ketika di gendong oleh ibunya"Allah menjadikan aku berkah dimanapun aku berada." Di antara tafsir nya: bahwasanya nabi Isa dijadikan berkah oleh Allah karena mengajarkan kebaikan, dimanapun dia berada dia menyampaikan kebaikan,membantu kebutuhan orang lain‎Pohon kurma kata Rasulullah shalallahu alaihi wasallam keberkahan nya seperti seorang muslim karena pohon kurma semua bagiannya bermanfaat.seorang muslim dan muslimah tidak ada kegiatan yang bagi dia tidak bermanfaat,inilah hukum asal seorang muslim dan muslimah.oleh karena nya jika ingin menjadi wanita yang berkah maka hendaknya beraktifitas yang entah untuk dirinya, dunia nya atau akhirat nya terlebih lagi untuk orang lain, dimanapun dia berada akan dirindukan oleh orang lain.di antara wanita yang berkah contoh nya seperti juwairiyah binti harits.seorang wanita yang sangat cantik jelita dan dia menjadi budak Tsabit dan ingin menebus dirinya sendiri dengan harga yang disepakati.dan dia pun datang kepada nabi untuk meminta bantuan.dan kata nabi shalallahu alaihi wasallam:"maukah engkau aku tunjukkan untuk kebaikan itu semua,aku akan tebus engkau dan aku akan menikahimu."dan ketika juwairiyah sudah di nikahi oleh nabi shalallahu alaihi wasallam,maka para sahabat pun memerdekakan budak budak dari kerabat juwairiyah. Aisyah Radhiyallahuanha berkata:"sungguh ada 100 orang budak merdeka karena juwairiyah,aku tidak mengetahui ada seorang wanita yang paling banyak berkahnya seperti juwairiyah."‎jadi wanita kalau ingin berkah berusaha lah untuk jadi bermanfaat untuk orang lain.jika semua orang senang dengan kedatangan kita maka kita termasuk dalam wanita yang diberkahi.yang paling utama adalah manfaat bagi suami dan anak.‎Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:" wanita Quraisy adalah sebaik baik wanita yang mengendarai unta karena yang paling lembut kepada anak anak dan paling pintar mengurusi harta suami."•Wanita yang berkah adalah yang pandai mengurus anak-anaknya ‎seperti apakah wanita jaman sekarang?apakah wanita yang sangat dekat dengan anak anaknya,yang mengurus anak-anaknya atau justru wanita yang sibuk dengan main hape,sibuk lihat shopee melulu,anak nangis sedikit di kasih hp,banyak anak-anak terbengkalai,sampai anak tidak di urusi.‎Oleh karenanya seseorang berusaha menjadi wanita yang berkah dengan memperhatikan anak anaknya. Mengurus anak itu dapat pahala,menjadi terbaik di sisi Allah memang tidak bisa di branding di komunitas,karena tidak ada yang melihat bagaimana kita mengurus anak dengan kenakalannya, kemanjaannya.•‎wanita yang berkah adalah wanita yang pandai mengurus harta suami.‎Bukan wanita yang sibuk dengan sosialitanya,sibuk dengan medsosnya,sibuk chating sana sini,sibuk masuk group sana sini. Apalagi di Indonesia ini banyak suami yang menyerahkan seluruh hartanya untuk di kelola istrinya.sampai sampai banyak suami di Indonesia yang meminta uang kepada istrinya karena semua uang di pegang istri.sedangkan di Arab tidak seperti itu,yang mengurus semuanya itu suami bahkan yang belanja pun suaminya,istrinya tinggal memasak di rumah. Oleh karenanya wanita di arab lebih banyak menghargai suaminya karena mereka merasa sangat butuh kepada suaminya.‎Oleh karenanya bagi wanita yang di amanahi untuk memegang harta suami maka kelolalah dengan baik dan carilah pahala di dalam mengelola harta suami.tidak boros,belilah yang sesuai prioritas.kelola harta suami karena allah.diantara bentuk mengelola harta suami adalah tidak boros.‎Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: wanita yang paling besar keberkahan nya adalah wanita yang paling mudah maharnya.‎Artinya ketika menikah dengan wanita tersebut mudah.paling rendah biaya kehidupannya.‎Maka para wanita bertakwalah kepada Allah ,jangan ikut bergaya hidup hedon (ingin ini ingin itu),selalu ingin yang mewah mewah.•‎Wanita yang berkah itu tidak merepotkan suami. Tidak suka meminta macam macam kepada suami.‎Para shahabiyah terdahulu bekerja untuk suami seperti halnya asma' binti abu bakar dan Fatimah binti Muhammad shalallahu alaihi wasallam.‎Adapun asma' ketika dia menikah dengan zubair dan hidup miskin, sehingga dia harus bantu kudanya zubair dan memikul biji biji kurma dengan jarak 4km dan kemudian dia tumbuk untuk menjadi makanan untanya zubair.dia lakukan sebagai wanita sholihah untuk melayani suaminya dan hal itu mendatangkan keridhoan Allah subhanahu wata'ala.‎Fatimah ketika menikah dengan Ali juga hidup miskin,saking miskinnya selimut mereka hanya ada satu dan di pakai untuk mereka berdua.tidak memiliki pembantu,harus membuat roti sendiri,gandum di giling sendiri sampai tangannya kapalan.‎

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
B
Baby Nabilah Ulzanah

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Wanita Yang Berkah - Ustadz Dr. Firanda Andrija M.A.

1. Makna Keberkahan dan Kemuliaan HakikiParameter Kemuliaan: Banyak wanita terjebak berusaha menjadi yang terbaik di mata netizen, komunitas, atau grup media sosial dengan memamerkan penampilan dan barang-barang mahal. Kemuliaan yang hakiki bukanlah penilaian manusia, melainkan kedudukan di sisi Allah SWT.Kondisi Hari Kiamat: Hari kiamat berfungsi merendahkan orang yang di dunia terlihat hebat tetapi hampa di hadapan Allah, serta meninggikan orang yang di dunia dianggap biasa/hina namun sangat mulia di akhirat.Makna Berkah: Berkah (barokah) berarti kebaikan yang banyak dan menetap. Wanita yang berkah adalah wanita yang kehadirannya senantiasa membawa kebaikan serta kebermanfaatan bagi orang-orang di sekitarnya.2. Teladan Wanita-Wanita BerkahWanita Berkulit Hitam (Penjaga Aurat & Masjid):Rasulullah SAW mengabarkan bahwa seorang wanita berkulit hitam yang menderita penyakit kejang/epilepsi menjadi penghuni surga karena ia memilih bersabar atas penyakitnya dan sangat menjaga agar auratnya tidak tersingkap saat penyakitnya kumat.Wanita berkulit hitam lainnya dipuji dan disalati langsung oleh Nabi SAW di atas kuburnya karena dedikasinya yang rajin membersihkan masjid.Juwairiyah binti Al-Harits RA: Keberkahannya dirasakan langsung oleh kaumnya (Bani Mustaliq). Saat ia dinikahi Rasulullah SAW, para sahabat memerdekakan lebih dari 100 tawanan perang karena mereka telah menjadi kerabat Nabi SAW.Aisyah RA: Peristiwa hilangnya kalung Aisyah menjadi sebab turunnya syariat tayamum, yang memberikan keringanan dan kebaikan bagi seluruh umat Islam hingga akhir zaman.Fatimah Az-Zahra RA: Bekerja keras mengurus rumah tangga sendiri tanpa pembantu (menggiling gandum, mengambil air, menyapu) hingga fisiknya letih. Rasulullah SAW memujinya sebagai wanita terbaik karena sangat bermanfaat bagi keluarganya.3. Kiat dan Ciri Utama Wanita yang BerkahPerhatian dan Kasih Sayang Kepada Anak:Sebaik-baik wanita (seperti terpuji pada wanita Quraisy) adalah yang paling lembut dan penuh perhatian dalam mengasuh serta mendidik anak-anaknya.Wanita berkah hendaknya tidak menelantarkan anak demi kesibukan media sosial, bersosialita, atau hal-hal duniawi lainnya.Bijak Mengelola Harta Suami:Menjaga kehormatan diri dan amanah harta suami ketika suami tidak ada di rumah.Mengelola keuangan rumah tangga dengan baik, tidak konsumtif, tidak hedon, serta tidak memberatkan suami dengan tuntutan hidup yang mahal.Memudahkan mahar dan biaya kehidupan rumah tangga.Melayani dan Menyenangkan Suami:Berusaha melayani kebutuhan suami (menyiapkan makanan, pakaian, merawat suami) demi meraih keridaan Allah SWT.Menjadikan rumah sebagai tempat yang nyaman dan menentramkan bagi suami, bukan menjadi tempat bertengkar atau menuntut kemewahan.Kesimpulan:Wanita yang berkah adalah wanita yang fokus mengejar keridaan Allah dengan menjadi sosok yang produktif, membawa manfaat besar bagi anak dan suaminya, serta ridha berkhidmat di dalam rumah tangganya.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
E
Endah elfian ari

📍 Kota Bogor

#35 WANITA YANG BERKAH

Oleh Ust. Dr. Firanda AndirjaKajian ini membahas tentang kriteria dan kiat agar seorang wanita menjadi pribadi yang berkah di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Berikut adalah ringkasan detail mengenai poin-poin utama dalam kajian ini:1. Definisi Wanita yang BerkahBerkah berasal dari kata al-birkah atau al-buruk, yang secara harfiah bermakna sesuatu yang mengandung banyak kebaikan dan sifatnya menetap. Wanita yang berkah adalah wanita yang kehadirannya membawa manfaat luas bagi orang di sekitarnya, terutama suami, anak-anak, dan keluarga besarnya.2. Prioritas Orientasi HidupDi zaman modern, banyak wanita terjebak dalam upaya untuk dianggap "terbaik" oleh netizen atau komunitas di media sosial. Mereka seringkali melakukan branding diri dengan barang mewah hanya untuk mendapat pengakuan. Padahal, standar tertinggi seorang wanita adalah penilaian Allah, bukan penilaian manusia. bahwa pada hari kiamat, hakikat kemuliaan seseorang akan terungkap—banyak orang yang terlihat tinggi di dunia justru direndahkan, dan sebaliknya.3. Kiat Menjadi Wanita yang BerkahMenjadi Pribadi yang Bermanfaat (Anfa'uhum lin-nas):Permisalan: Nabi Isa AS menyebutkan dirinya sebagai mubarak (berkah) karena selalu mengajarkan kebaikan dan membantu kebutuhan orang lain di mana pun ia berada.Permisalan: Pohon kurma diibaratkan seperti seorang muslim yang keberkahannya luar biasa karena seluruh bagiannya bermanfaat, mulai dari daun hingga bijinya.Perhatian Terhadap Anak-Anak:Wanita terbaik adalah yang paling lembut dan penuh kasih sayang kepada anak-anaknya. Saat ini, banyak anak yang terbengkalai karena ibu lebih sibuk dengan media sosial atau gaya hidup. Menjadi ibu yang perhatian adalah jihad tersendiri yang bernilai pahala besar di sisi Allah.Permisalan: Kisah Ummu Hani yang menolak lamaran Nabi ﷺ demi berfokus mendidik anak-anaknya. Sikap ini dipuji oleh Nabi dan menjadi bukti bahwa pengorbanan untuk anak adalah ciri wanita berkah.Pandai Mengelola Harta Suami:Wanita yang berkah adalah yang menjaga amanah harta suaminya. Ia tidak boros dan tidak memaksa suami untuk memenuhi gaya hidup hedonis. Ia mengelola keuangan dengan bijak karena memahami bahwa harta adalah titipan yang akan dimintai pertanggungjawaban.Permisalan: Kisah Fatimah radhiallahu 'anha yang meski hidup sangat miskin, beliau tetap bekerja keras mengurus rumah tangga, menggiling gandum, dan melayani suami tanpa mengeluh. Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai contoh wanita yang paling bermanfaat bagi keluarganya.Menjadi Istri yang Menyenangkan Suami:Wanita yang berkah adalah wanita yang kehadirannya selalu dirindukan oleh suaminya. Ia bersikap lembut, melayani kebutuhan suami (seperti menyiapkan makan dan pakaian), serta menjaga kehormatan diri saat suami tidak ada di rumah.Permisalan: Kisah seorang wanita di Medan yang bahkan saat dalam kondisi sakit parah menjelang ajal, ia masih meminta untuk menyemir sepatu suaminya sebagai wujud bakti dan pelayanan.4. Kesimpulan PentingMenjaga Kehormatan: Seperti kisah wanita berkulit hitam yang meminta didoakan agar penyakitnya sembuh supaya auratnya tidak tersingkap saat ia kejang. Keinginannya bukan sekadar kesembuhan fisik, melainkan menjaga harga diri (aurat) di hadapan Allah.Kekuatan Doa dan Kebaikan: Terkadang, keberkahan datang dari hal-hal yang tidak terduga, seperti kisah kalung Aisyah radhiallahu 'anha yang hilang, namun dari peristiwa tersebut turun syariat tayamum yang menjadi keringanan bagi seluruh umat Islam hingga hari kiamat.endah ea

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
N
Nur Rofifah Fadhilah

📍 indonesia

Wanita yang berkah

1. Tolok Ukur yang Benar: Keberkahan dan kemuliaan seorang wanita dinilai dari pandangan Allah, bukan dari pengakuan netizen, media sosial, atau standar kemewahan duniawi.2. Makna Wanita Berkah: Wanita yang berkah adalah mereka yang kehadirannya senantiasa membawa banyak kebaikan, produktif, dan bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya.3. Kiat Utama Menjadi Wanita Berkah:A. Perhatian kepada Anak: Penuh kasih sayang, sabar, dan meluangkan waktu untuk mendidik serta mendampingi buah hati.B. Mengelola Harta Suami dengan Bijak: Amanah, tidak boros, dan tidak membebani suami dengan gaya hidup hedonis.C. Melayani Suami: Berkhidmat dengan tulus untuk menciptakan ketenteraman di rumah serta menjaga kehormatan diri saat suami tidak di rumah.D. Teladan Salaf: Meneladani para sahabiah seperti Fatimah radhiallahu 'anha dan Asma binti Abu Bakar yang sabar, tegar, serta ikhlas berkhidmat melayani keluarga demi meraih rida Allah.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
E

Exa Aldila

📍 Kabupaten Magelang

Wanita Yang Berkah - Ustadz Firanda Andirja

Menjadi Wanita yang Berkah di Sisi Allah Subhanahu Wa Ta’alaWanita terbaik bukanlah wanita yang dikagumi manusia karena kecantikan, kekayaan, pakaian bermerek, atau penampilan mewah, melainkan wanita yang mulia di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.Penilaian manusia bisa berubah, tetapi kemuliaan di sisi Allah adalah yang sesungguhnya dan akan terlihat pada hari kiamat.Jangan Sibuk Menjadi Terbaik di Mata Manusia* Banyak wanita berlomba-lomba memperlihatkan kemewahan agar dihargai oleh lingkungan dan komunitasnya.* Padahal, ukuran kemuliaan bukanlah harta, penampilan, atau popularitas.* Pada hari kiamat, Allah akan menyingkap hakikat manusia. Ada yang dahulu terlihat mulia di dunia tetapi hina di akhirat, dan ada yang dahulu dipandang rendah manusia tetapi mulia di sisi Allah.* Karena itu, jangan sibuk membangun citra di hadapan manusia hingga lupa memperbaiki diri di hadapan Allah.Makna Wanita yang BerkahBarokah adalah sesuatu yang memiliki banyak kebaikan dan kebaikan tersebut terus menetap.Wanita yang berkah adalah wanita yang kehadirannya membawa manfaat bagi orang-orang di sekitarnya, terutama suami, anak-anak, dan keluarganya.Seperti pohon kurma yang seluruh bagiannya bermanfaat, seorang muslimah hendaknya menjadikan setiap aktivitasnya bernilai kebaikan, baik untuk dirinya maupun orang lain.Contoh Wanita yang Penuh Berkaha. Wanita berkulit hitam yang dijamin surgaIbnu Abbas radhiyallahu 'anhuma menceritakan seorang wanita yang menderita penyakit kejang-kejang hingga sebagian auratnya tersingkap.Ketika Rasulullah ﷺ menawarkan kesembuhan atau kesabaran dengan balasan surga, wanita tersebut memilih bersabar. Namun, ia meminta agar Allah menjaga auratnya ketika penyakitnya kambuh.Pelajarannya: kemuliaan seorang wanita bukan pada penampilan fisiknya, melainkan pada iman, kesabaran, dan penjagaan kehormatannya.b. Wanita yang membersihkan masjidAda seorang wanita berkulit hitam yang biasa membersihkan masjid. Ketika ia meninggal, Rasulullah ﷺ mencari keberadaannya. Setelah mengetahui bahwa wanita tersebut telah dikuburkan, beliau mendatangi kuburannya dan menyalatkan jenazahnya.Pelajarannya: amalan yang mungkin dianggap sederhana oleh manusia bisa sangat bernilai di sisi Allah.c. Juwairiyah binti Al-HaritsSetelah Rasulullah ﷺ menikahi Juwairiyah, para sahabat membebaskan banyak tawanan dari kaumnya karena mereka merupakan kerabat istri Rasulullah ﷺ.Aisyah radhiyallahu 'anha menyatakan bahwa tidak ada wanita yang lebih besar keberkahannya bagi kaumnya daripada Juwairiyah.Pelajarannya: wanita yang berkah adalah wanita yang membawa manfaat luas bagi orang lain.d. Aisyah radhiyallahu 'anhaKetika kalung Aisyah hilang dalam perjalanan, Rasulullah ﷺ dan para sahabat berhenti untuk mencarinya. Karena tidak menemukan air untuk berwudu, turunlah syariat tayamum.Peristiwa tersebut menjadi sebab turunnya keringanan bagi umat Islam.Pelajarannya: sesuatu yang tampaknya menjadi kesulitan bisa menjadi jalan datangnya keberkahan bagi banyak orang.Menjadi Wanita yang Penuh Perhatian kepada AnakRasulullah ﷺ memuji wanita Quraisy karena dua sifat:* Sangat lembut dan penuh kasih sayang kepada anak-anak.* Pandai menjaga dan mengelola harta suami.Seorang ibu yang berkah hendaknya:* Memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak.* Bersabar menghadapi kenakalan dan tingkah laku mereka.* Meluangkan waktu untuk mendengarkan dan berbicara dengan anak.* Membangun kedekatan emosional agar anak merasa nyaman bersama ibunya.* Tidak membiarkan kesibukan dengan HP, media sosial, dan komunitas membuat anak terabaikan.* Mendidik anak dengan kasih sayang, bukan hanya memberikan HP agar mereka diam.Mengurus dan mendidik anak memang melelahkan, tetapi setiap kesabaran dan pengorbanan yang dilakukan karena Allah bernilai pahala.Pandai Menjaga dan Mengelola Harta SuamiAllah berfirman:“Wanita-wanita salehah adalah wanita yang taat dan menjaga dirinya ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah menjaga mereka.”(QS. An-Nisa: 34)Di antara bentuk penjagaan tersebut adalah:* Menjaga kehormatan dan kesetiaan kepada suami.* Menjaga harta suami dengan baik.* Tidak boros dan tidak berlebihan dalam berbelanja.* Mendahulukan kebutuhan daripada keinginan.* Mengelola keuangan dengan teratur dan penuh tanggung jawab.* Tidak membebani suami dengan tuntutan gaya hidup mewah dan barang-barang bermerek.Harta yang dipercayakan suami kepada istri adalah amanah yang harus dijaga. Mengelolanya dengan baik karena Allah juga merupakan ladang pahala.Tidak Memberatkan Suami dengan Mahar dan Biaya KehidupanDi antara sifat wanita yang penuh berkah adalah wanita yang mudah maharnya.Para ulama juga menjelaskan bahwa wanita yang berkah adalah wanita yang tidak memberatkan suami dalam biaya kehidupan.Seorang istri hendaknya:* Tidak mengikuti gaya hidup hedonis.* Tidak menjadikan barang bermerek sebagai ukuran kebahagiaan.* Tidak terus-menerus menuntut barang baru.* Bersyukur atas pemberian suami.* Hidup sederhana dan menyesuaikan kebutuhan dengan kemampuan keluarga.Melayani Suami dengan Ikhlas karena AllahKisah Asma binti Abu Bakar dan Fatimah radhiyallahu 'anhuma memberikan teladan tentang pengorbanan seorang istri untuk keluarganya.Asma binti Abu BakarIa membantu suaminya, Zubair bin Awwam, dengan mengurus kuda dan membawa biji kurma dari tempat yang jauh untuk kebutuhan rumah tangga.Fatimah radhiyallahu 'anhaIa menggiling gandum, membuat roti, membersihkan rumah, dan mengambil air hingga tangannya kasar dan tubuhnya kelelahan.Ketika Fatimah meminta pembantu kepada Rasulullah ﷺ, beliau mengajarkan agar Fatimah bersabar dan membimbingnya dengan amalan zikir sebelum tidur.Pelajarannya:* Pekerjaan rumah tangga bukan pekerjaan yang sia-sia.* Memasak, mencuci, membersihkan rumah, dan melayani keluarga dapat menjadi ibadah jika diniatkan karena Allah.* Menyayangi anak bukan berarti selalu memanjakan mereka.* Seorang wanita bisa meraih kemuliaan melalui pengabdiannya kepada keluarga.Membuat Suami Merasa Nyaman dan DihargaiIstri yang salehah berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada suaminya.Contohnya:* Menyambut suami dengan senyuman.* Menyiapkan makanan dan minuman.* Berbicara dengan lembut.* Membantu kebutuhan suami.* Menjaga penampilan untuk suami.* Menjaga kehormatan dan hak-hak suami.Aisyah radhiyallahu 'anha bahkan pernah membantu Rasulullah ﷺ menyisir rambut dan memakaikan minyak wangi.Melayani suami hendaknya dilakukan dengan ikhlas karena Allah, bukan karena ingin dipuji manusia.Tetap Menjaga Hubungan Baik dengan Anak dan KeluargaTidak ada kata terlambat untuk memperbaiki hubungan dengan anak-anak.Baik ibu yang masih muda maupun nenek yang sudah lanjut usia hendaknya tetap menjaga kedekatan dengan anak, memberikan kasih sayang, dan memperbaiki hubungan keluarga.Jangan sampai anak merasa jauh dari ibunya karena sejak kecil kurang mendapatkan perhatian dan kedekatan emosional.Allah berfirman:“Dan hendaklah kalian tetap tinggal di rumah-rumah kalian.”(QS. Al-Ahzab: 33)Rumah dapat menjadi ladang pahala bagi seorang wanita ketika ia menjalankan tanggung jawabnya dengan niat mencari keridaan Allah.### Kesimpulan dan NasihatWanita yang berkah bukanlah wanita yang paling kaya, paling cantik, paling terkenal, atau paling mewah penampilannya.Wanita yang berkah adalah wanita yang:* Menjaga iman, kehormatan, dan rasa malunya.* Bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya.* Menyayangi dan mendidik anak dengan penuh kesabaran.* Menjaga serta mengelola harta suami dengan amanah.* Tidak memberatkan suami dengan tuntutan duniawi.* Melayani suami dan mengurus rumah tangga dengan ikhlas.* Menjadikan setiap aktivitasnya sebagai jalan untuk mendapatkan pahala.Jangan merasa rendah karena pekerjaan rumah tangga yang tidak terlihat manusia. Bisa jadi, pekerjaan yang tidak pernah mendapat pujian manusia justru menjadi sebab tingginya derajat kita di sisi Allah.Jangan sibuk menjadi wanita terbaik di mata netizen, tetapi berusahalah menjadi wanita terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.Karena kehidupan dunia hanya sementara, sedangkan perjalanan akhirat sangat panjang dan abadi.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
D
Dwi Nurfahriani

📍 Kota Palu

Materi 35 - "Wanita yang Berkah"

Materi 35: "Wanita yang Berkah"🎙 Pemateri: Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. حفظه الله تعالى🌿 1. Menjadi Terbaik di Sisi Allah & Di Mata Manusia⚖️ Parameter Duniawi & Akhirat: Manusia secara umum menilai orang lain berdasarkan penampilan duniawi (kekayaan, jabatan, kendaraan mewah). Hal ini membuat banyak wanita terpedaya untuk mempercantik "branding" diri di hadapan netizen, komunitas, atau media sosial agar diakui, namun lupa untuk menjadi yang terbaik di sisi Allah سبحانه وتعالى.🌅 Hari Kiamat (Khofidatur Rafiah): Hari kiamat akan merendahkan orang-orang yang merasa hebat di dunia dan meninggikan orang-orang yang di dunia mungkin tampak biasa, sederhana, atau bahkan dipandang sebelah mata namun mulia di sisi Allah سبحانه وتعالى.🌷 Teladan Wanita Mulia yang Sederhana:Wanita Kulit Hitam Penghuni Surga: Seorang wanita berkulit hitam yang sering mengalami kejang-kejang (sara) hingga auratnya dikhawatirkan tersingkap. Beliau meminta kepada Nabi ﷺ untuk didoakan agar tidak tersingkap auratnya, dan memilih bersabar dengan penyakitnya demi mendapatkan surga.Wanita Pembersih Masjid: Seorang wanita berkulit hitam yang rajin membersihkan masjid. Ketika beliau wafat tanpa sempat dikabarkan kepada Nabi ﷺ, Rasulullah ﷺ mendatangi kuburannya secara khusus untuk menshalatkannya karena kemuliaan jasanya terhadap rumah Allah.💧 2. Makna "Barokah" (Keberkahan)🌊 Asal Kata: Secara bahasa, barokah diambil dari kata al-birkah (genangan air yang banyak dan menetap) atau al-buruk (unta yang menderum/tetap di tempat).🌾 Definisi: Sesuatu dikatakan berkah jika banyak kebaikan di dalamnya dan kebaikan itu menetap/langgeng.🌟 Sebagaimana Nabi Isa alaihissalam disifati oleh Allah sebagai mubarak (membawa berkah di mana pun berada) karena beliau selalu mengajarkan kebaikan dan selalu membantu/memenuhi kebutuhan orang lain.🌸 3. Kiat Menjadi Wanita yang BerkahKunci utama wanita yang berkah adalah bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya, terutama bagi suami, anak-anak, dan keluarga.A. Perhatian Penuh kepada Anak-anak (Keibuan yang Lembut)Nabi ﷺ memuji wanita Quraisy karena mereka adalah wanita terbaik yang paling lembut kepada anak-anak dan paling pandai menjaga harta suami.Teladan Ummu Hani: Beliau menolak lamaran Nabi ﷺ bukan karena tidak cinta, melainkan karena usianya yang sudah tua dan ingin fokus merawat serta mencurahkan energi untuk anak-anaknya. Nabi ﷺ membenarkan dan memuji keputusan tersebut.Pesan Utama: Jangan biarkan kesibukan duniawi (seperti gawai, media sosial, atau komunitas) membuat seorang ibu mengabaikan anak-anaknya. Anak butuh perhatian, waktu, dan kedekatan emosional langsung dari seorang ibu.B. Pandai Mengelola Harta Suami (Hemat & Tidak Boros)Allah memuji wanita yang salehah (hafidzatun lil ghaibi bima hafidallah), yaitu mereka yang menjaga diri dan menjaga harta suaminya di saat suami tidak ada.Wanita yang berkah adalah wanita yang tidak bergaya hidup hedonis, tidak merepotkan suami dengan permintaan barang-barang mewah yang berlebihan (seperti tas, baju, atau gaya hidup ala artis), dan mengelola keuangan rumah tangga dengan bijak serta penuh amanah.C. Melayani Suami dengan Penuh KeikhlasanTeladan Fatimah az-Zahra radhiyallahu 'anha: Meskipun hidup dalam kesederhanaan bersama Ali bin Abi Thalib—hingga tangan Fatimah mengeras karena menggiling gandum sendiri, lehernya membekas karena menimba air, dan bajunya berdebu karena membersihkan rumah—Nabi ﷺ tetap menasihatinya untuk bersabar. Nabi menyatakan bahwa sebaik-baik wanita adalah yang bermanfaat dan berkhidmat untuk keluarganya.Kewajiban & Pahala Istri: Istri yang berkah adalah yang membuat suaminya merasa nyaman dan dihargai di rumah (sebagai "raja" di rumahnya), menyambut suami dengan senyuman, menyiapkan kebutuhan suami, melayaninya dengan sabar, dan mencari rida Allah melalui ketaatan kepada suami ("Suamiku adalah surgaku atau nerakaku").🌱 4. Kesimpulan & PenutupJangan terpedaya dengan standar kebahagiaan semu yang ditampilkan di media sosial (pamer harta, jalan-jalan mewah, atau enggan direpotkan urusan rumah tangga).Jadilah wanita yang dirindukan kehadirannya karena kebaikan, rajin berzikir, bermanfaat bagi keluarga, sabar mendidik anak, dan tulus melayani suami. Semua lelah dalam mengurus rumah tangga, anak, dan suami bernilai pahala besar di sisi Allah سبحانه وتعالى.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya1 hari lalu
F

Febbi NK

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

#35 Wanita yang Berkah

Wanita yang Berkah- Ust. Dr. Firanda Andirja, Lc, MA -1. Terbaik di Sisi Allah, Bukan di Mata NetizenBanyak wanita ingin jadi terbaik, tapi terbaik di mata netizen, komunitas, grup WA, reuni, bukan di sisi Allah. Mereka berlomba membranding diri dengan barang mahal agar diakui.Padahal manusia menilai dari dunia: ketemu orang kaya/pejabat/mobil mewah dihormat, ketemu orang biasa direndahkan. Ini membuat wanita lupa menjadi terbaik di sisi Allah. Padahal di hari kiamat Allah singkap semua rahasia. Yauma tubla as-sara'ir.Allah berfirman tentang kiamat: Khafidhatur rafi'ah - merendahkan dan meninggikan. Ada yang di dunia terlihat tinggi hebat, di akhirat direndahkan. Ada yang di dunia terlihat hina, pakaian lusuh, barang murahan, tidak dipandang, tapi di akhirat sangat mulia.Contoh nyata 2 wanita berkulit hitam yang dianggap hina:a) Wanita penghuni surga: Ibnu Abbas berkata ke Atha bin Abi Rabah: "Ala adulluka 'ala imra'atin min ahlil jannah - Maukah kutunjukkan wanita penghuni surga? Hadhihi al-mar'atus sauda." Wanita hitam ini datang ke Nabi: "Ya Rasulullah inni usra' wa inni atakasyaf - Saya kena sara' (kejang / diganggu jin) dan kalau kambuh auratku tersingkap." Dia minta sembuh bukan karena sakitnya, tapi karena aurat tersingkap.Nabi: "In syi'ti da'autu laki fasyafaki, wa in syi'ti shobarti wa lakil jannah - Kalau mau aku doakan sembuh, kalau mau sabar bagimu surga." Dia pilih: "Ashbir - Aku sabar." Tapi minta: "Ud'ullaha alla atakasyaf - Doakan agar aku tidak tersingkap." Dia pilih sabar penyakit menahun, yang penting aurat tidak tersingkap. Inilah wanita penghuni surga yang menjaga harga diri.b) Wanita tukang bersih masjid: Taqumul masjid - sering bersih-bersih masjid. Suatu hari Nabi cari dia, sahabat bilang sudah meninggal & dikubur. Nabi: "Halla a'tamtumuni - Kenapa tidak kabari aku?" Sahabat anggap remeh, cuma tukang bersih masjid, tidak perlu repotkan Nabi. Bagi Nabi dia spesial karena khidmat ke Baitullah. Nabi minta: "Dulluni 'ala qabriha - Tunjukkan kuburnya" lalu Nabi shalat jenazah di atas kuburnya.Pelajaran: Penilaian netizen berubah 180 derajat kalau salah sedikit, penilaian Allah kekal. Hidup sebentar, akhirat panjang tanpa ujung.2. Apa itu Berkah?Berkah dari al-birkah (danau air banyak & menetap) dan al-buruk (unta menderum / duduk menetap). Jadi berkah = banyak kebaikan & menetap.Contoh: Air Zamzam ma'un mubarak - mengenyangkan & menyembuhkan.Nabi Isa berkata: "Wa ja'alani mubarakan ainama kuntu - Allah jadikan aku berkah di mana pun berada." Tafsir: 1) Mu'alliman lil khair - di mana-mana ajarkan kebaikan,2) Qadha'an li hawaijinnas - di mana-mana penuhi kebutuhan orang lain, bantu orang. Padahal Isa sangat miskin, tapi tetap berkah.Nabi bersabda tentang pohon kurma: "Inna minasy syajari lama barokatuhu barokatil muslim" - keberkahannya seperti muslim. Kurma dari atas sampai bawah semua bermanfaat, tidak ada yang terbuang: daun, pelepah, batang, jumar, biji pun direndam ditumbuk jadi makanan hewan bergizi / kopi kurma. Maka muslim seharusnya tidak ada kegiatan kecuali bermanfaat untuk diri / orang lain. Di mana pun dia dirindukan karena bawa berkah.Contoh Juwairiyah bintul Harits: Putri pemimpin Bani Musthaliq, cantik jelita, ditawan Tsabit bin Qais, mukatabah (tebus diri) tapi tidak mampu, kerabatnya 100+ jadi budak. Datang ke Nabi minta bantu, Nabi tawarkan: Aku bantu & nikahi engkau. Aisyah cemburu karena tahu Nabi akan nikahi. Setelah Nabi nikahi, sahabat tidak enak menawan kerabat istri Nabi, lalu mereka merdekakan semua. Aisyah berkata: "Fala a'lamu imra'atan aktsara barakatan li qaumihi min Juwairiyah - Aku tidak tahu wanita paling banyak berkahnya bagi kaumnya seperti Juwairiyah. 100 orang Bani Musthaliq merdeka gara-gara dia."Contoh Aisyah & Tayamum: Kalung Aisyah hilang 2x. Pertama hilang, cari sendiri, tertinggal rombongan, disusul Safwan, terjadilah Haditsatul Ifk - tuduhan zina, Allah bela di An-Nur. Kedua hilang, dia cerdas lapor Nabi, Nabi suruh semua sahabat cari sampai subuh tidak ketemu, banyak yang tidak bawa air / tidak wudhu, Abu Bakar marah sampai tekan perut Aisyah. Turun ayat: "Fa lam tajidu ma'an fatayammamu sha'idan thayyiba - Jika tidak dapat air bertayamumlah." Usaid bin Khudair: "Ma hiya bi awwali barokatikum ya ala Abi Bakr - Ini bukan berkah pertama dari keluarga Abu Bakar." Kalung hilang saja jadi berkah, muncul syariat tayamum sampai kiamat.Ukur diri: Sudahkah kita bermanfaat bagi suami, anak, kakak adik, orang tua? Apakah kehadiran kita dirindukan, semua bahagia & tentram? Atau semua ingin kita cepat mati karena cerewet, pelit, menjengkelkan, bikin masalah? Nabi bersabda Orang paling buruk di kiamat adalah orang yang ditinggalkan manusia karena takut keji mulutnya. Sebaliknya orang dirindukan yaitu yanng berkah. Khairunnas anfa'uhum linnas - Sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi orang lain.3. Wanita Berkah = Perhatian ke Anak & Pandai Urus Harta SuamiNabi: "Nisa'u Quraisy khairu nisain rakibal ibil, ahnahu 'ala thiflin, ar'ahu 'ala zaujin fi ma lihi - Wanita Quraisy sebaik-baik wanita naik unta, paling lembut ke anak & paling pintar urus harta suami."Kisah Ummu Hani: Sepupu Nabi (saudari Ali, Ja'far, Aqil), janda anak banyak, salehah, Nabi lamar dia. Dia tolak: "Ya Rasulullah inni qad kabirtu wa liya 'iyal - Saya sudah tua tidak bisa layani engkau, saya punya banyak anak harus urus." Nabi benarkan & puji, lalu sabdakan hadis di atas. Dia korbankan jadi Ummul Mukminin demi urus anak.Pelajaran anak: Sejauh mana kita sayang, didik, jadikan anak teman ngobrol, dekat? Zaman sekarang ibu sibuk HP, komunitas, grup, Shopee, anak nangis dikit dikasih HP. Anak terbengkalai, tidak rindu ibu, tidak mau jalan sama ibu, Gen Z tidak mau urus orang tua karena sejak awal jauh dari ibu.Bandingkan ibu dulu: Ustadz cerita ibunya tidak ngaji, tidak shalat, tidak jilbab, tapi ngurus anak luar biasa, tidak pernah cubit/pukul, suapi anak sampai kelas 4 SD, ngurus 5 anak (1 kakak, 3 adik). Ngurus anak tidak ada yang lihat, cuma Allah yang lihat, tapi pahalanya besar, jadi terbaik di sisi Allah. Ngurus anak butuh sabar hadapi kenakalan, anak yang benar itu coret sana banting sini pecah sana, bukan tenang terus (bahaya). Jangan anak ribut dikit dimarahi, dicubit, dibentak, dikasih HP, ibu nonton Korea, anak nonton game.Kisah wanita miskin & 2 putrinya: Datang ke Aisyah minta makan, Aisyah cuma punya 1 kurma, dikasih. Wanita itu tidak makan, dibelah untuk 2 putrinya, rela lapar yang penting anak kenyang. Zaman sekarang terbalik: ibu makan dulu, ibu gemuk anak kurus ingusan tidak diurus.Pandai urus harta suami = Firman Allah: Fash shalihatu qanitatun hafizhatun lil ghaibi bima hafizhallah - Wanita salehah taat & menjaga ketika suami tidak ada, fi nafsiha wa malihi - jaga harga diri & harta suami. Suami tidak ada jangan chatting lelaki, stalking mantan CLBK (Cinta Lama Belum Kelar). Harta suami dikelola baik, bukan miliknya.Fakta Indonesia: Banyak suami serahkan harta ke istri, di Arab tidak, suami yang belanja, istri dikasih uang bulanan, sehingga istri lebih bersyukur & merasa butuh suami. Di Indonesia suami sampai minta duit ke istri, gaji di HP istri, tidak tahu gaji sudah masuk. Ada yang rumah 10-11 semua atas nama istri, uang miliaran atas nama istri, istri ngambek bawa sertifikat. Alhamdulillah akhirnya ngaji berdua.Jika diamanahi harta, kelola karena Allah, cari pahala, tidak boros. Wanita paling berkah = paling mudah maharnya (aisaruhunna shadaqan), paling mudah dilamar, paling mudah melahirkan, dan ulama tafsirkan paling mudah biaya hidupnya. Jangan hedon ikut artis: tas branded, jam branded, jilbab branded, salon artis, padahal muka bukan artis. Jangan tiap hari: Ganti horden, ganti sofa, ganti mobil, ganti rumah, suami kasihan. Suami senang kalau istri pandai atur keuangan: bayar listrik tahu, bilang "uang kita tidak cukup beli ini".4. Wanita Berkah = Bermanfaat Bagi Keluarga (Kisah Fatimah & Asma)Nabi ke Fatimah: "Ya Fatimah ishbir, fa inna khaira nisa allati nafa'at ahlaha - Bersabarlah, sebaik-baik wanita yang bermanfaat bagi keluarganya."Asma binti Abu Bakar: Nikah dengan Zubair miskin, harus jalan 4-5 km urus kuda Zubair, pikul biji kurma (nawat), rendam, tumbuk jadi makanan unta, semua dikerjakan untuk layani suami.Fatimah: Nikah dengan Ali miskin, selimut tidak cukup tutup kepala & kaki berdua saat musim dingin. Fatimah giling gandum pakai roha (2 batu) sampai tangan kasar pecah-pecah, buat adonan, panggang roti sendiri sampai wajah kena api, sapu rumah sampai baju berdebu, angkat air (qirbah) digantung leher sampai leher bekas lelah. Minta pembantu ke Nabi, malu, pulang. Minta lagi Nabi tidak ada, titip ke Aisyah. Nabi datang ke rumah Fatimah-Ali yang mau tidur, Nabi bilang: "Mau kasih pembantu? Ashabus Shuffah kelaparan, mending budak dijual uangnya sedekah ke mereka." Lalu Nabi ajarkan sabar & bermanfaat bagi keluarga.Padahal Nabi sangat sayang Fatimah. Siapa yang bela Nabi saat Uqbah bin Abi Mu'aith taruh kotoran isi perut unta di pundak Nabi saat sujud, Abu Jahal tertawa? Fatimah kecil yang bersihkan & maki-maki Abu Jahal. Siapa yang rawat Nabi di Uhud saat wajah terluka gigi seri patah? Fatimah bersihkan darah, Ali bawa air. Makanya Fatimah bergelar Ummu Abiha - ibu dari ayahnya, karena yang ngurus Nabi adalah Fatimah setelah semua keluarga wafat (Khadijah, Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum tinggal Fatimah & Nabi). Kalau kita di posisi Nabi, putri bungsu minta pembantu kasih 10-20. Tapi Nabi sayang bukan dengan memanjakan, tapi menjadikan Fatimah terbaik di sisi Allah lewat melayani keluarga.Pelajaran melayani suami: Jangan sedih cuci piring, cuci pakaian, bersih rumah, semua berpahala. Jangan terpedaya pamer ke mall, luar negeri, Paris. Bangga di rumah urus suami: pulang nyaman, bersih, sambut senyum, bukan suruh suami bersihkan kamar mandi & ceboin anak.Istri salehah sediakan makanan, bawakan air, suapi, sikat gigi, pakaikan kaos kaki, baju, semprot parfum. Contoh Aisyah: Nabi i'tikaf keluarkan kepala dari dinding masjid, Aisyah yang sisir. Aisyah: "Kuntu uthayyibun Nabi qabla ihramihi wa ba'da tahallulihi - Aku yang pakaikan parfum Nabi sebelum ihram & setelah tahallul." Zaman sekarang suami semprot sendiri, istri Shopee. Jangan bangga suami takut istri, itu istri durhaka. Istri salehah buat suami nyaman merasa raja di rumah.Nabi: "Unzhuri aina anti minhu fa innahu jannatuki wa naruki - Lihat kedudukanmu di hati suamimu, suami adalah surgamu atau nerakamu." Wanita meninggal suami ridha masuk surga.Kisah wanita Medan: Suami cerita istri salehah sampai sebelum meninggal minta: "Mana sepatu Bang? Saya mau semir." Kebiasaan nyemir sepatu suami, sampai sakit parah tetap mau semir. Luar biasa.Jadilah wanita berkah: bermanfaat bagi anak & suami, jangan terpedaya keluar rumah. Allah: Waqarna fi buyutikunna wa la tabarrajna tabarrujal jahiliyyah - Tetaplah di rumah kalian, jangan berhias seperti jahiliyah. Wanita di rumah niat karena Allah saja dapat pahala.Penutup: Sebelum menikah surga di telapak kaki ibu, setelah menikah surga di telapak kaki suami (dalam arti ridha suami).

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya2 hari lalu
S
Shilfa

📍 Purwakarta

Wanita Yang Berkah | Ustadz Dr. Firanda Andirja

Hakikat Kemuliaan di Sisi Allah• Banyak wanita modern terjebak mengejar pengakuan semu di mata sesama manusia, komunitas pergaulan, maupun media sosial, hingga berlomba memamerkan kemewahan atau gaya hidup konsumtif.• Standar kemuliaan yang sejati dan kekal berada disisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Pada hari kiamat kelak, pandangan duniawi dapat berbalik total, yakni orang yang tampak terpandang di dunia bisa direndahkan, sementara orang yang hidup sederhana justru dimuliakan.Contoh teladan:• Wanita berkulit hitam yang mengidap penyakit kejang: Memilih tetap sabar menanggung penyakitnya demi jaminan Surga, dengan permohonan agar auratnya tetap terjaga dan tidak tersingkap saat sakitnya kambuh.• Wanita pembersih masjid nabawi: Dipandang bersahaja dalam pandangan sosial masyarakat, namun memiliki kedudukan yang sangat terhormat disisi Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam hingga beliau menyalatkan jenazahnya secara khusus di atas pusaranya.Hakikat Berkah dan Prinsip Ke-bermanfaatan• Keberkahan bermakna melimpahnya kebaikan yang terus bertambah dan senantiasa menetap.• Seorang muslimah yang membawa berkah diibaratkan seperti pohon Kurma, dimana seluruh bagiannya memberi manfaat nyata dan tidak ada yang terbuang sia-sia.• Contoh wanita pembawa keberkahan besar:- Juwairiyah binti Al-Harits: Pernikahannya dengan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menjadi sebab terbebasnya seratus keluarga tawanan dari kalangan kaumnya.- Aisyah Radhiyallahu’anha: Peristiwa hilangnya kalung beliau menjadi jalan turunnya syariat tayammum yang mendatangkan kemudahan bagi segenap umat Islam.Ciri dan Kiat Menjadi Wanita yang Berkah• Penuh Kasih Sayang dan Perhatian Kepada Anak:- Mengambil teladan dari sifat wanita Quraisy yang sangat lembut dan berdedikasi mengasuh anak-anaknya.- Meneladani Ummu Hani radhiyallahu'anha yang mengutamakan fokus mengasuh anak-anak yatimnya, sebuah pengorbanan yang diapresiasi dan dipuji oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.- Menghadirkan perhatian penuh dalam mendidik buah hati serta tidak menelantarkan kedekatan keluarga demi kesibukan gawai atau urusan media sosial.• Amanah dan Bijak Mengelola Harta Suami:- Senantiasa menjaga hak suami saat suami sedang tidak berada di rumah, baik dalam menjaga kehormatan diri maupun mengelola nafkah yang diamanahkan.- Menjauhi sifat boros, tidak memaksakan tuntutan gaya hidup mewah, serta memudahkan urusan mahar dan nafkah keluarga.• Sabar dan Berkhidmat Melayani Rumah Tangga:- Mengambil inspirasi dari ketabahan Asma’ binti Abi Bakar dan Fatimah Radhiyallahu'anha yang turun tangan langsung mengurus kebutuhan keluarga dengan penuh keikhlasan.- Mengingat pesan Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam kepada putrinya, bahwa sebaik-baik wanita adalah yang paling banyak membawa manfaat bagi keluarganya.- Memuliakan suami serta menjaga keharmonisan rumah tangga dengan saling menenangkan dan menahan diri tatkala timbul perselisihan.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya2 hari lalu
N
Nurul Zanah

📍 Kabupaten Purworejo

MATERI 35 = WANITA YANG BERKAH

Parameter Keterbaikan yang BenarBanyak wanita saat ini keliru dalam mencari validasi. Mereka berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di mata netizen, komunitas, atau grup media sosial dengan memamerkan barang-barang mewah.Padahal, barometer kemuliaan yang sejati adalah di sisi Allah SWT. Di akhirat kelak, Allah akan menyingkap hakikat yang sebenarnya (khofidatur rafi'ah): orang yang dianggap terhina atau biasa saja di dunia bisa menjadi sangat mulia di akhirat, dan sebaliknya.Definisi dan Makna "Berkah" (Al-Barokah)Secara bahasa, berkah diambil dari kata al-birkah (genangan air yang banyak dan menetap) atau al-buruk (unta yang menderum/duduk tenang).Sesuatu dikatakan berkah jika mengandung banyak kebaikan dan kebaikan tersebut bersifat menetap/langgeng.Wanita yang berkah adalah wanita yang kehadirannya selalu membawa kebaikan dan sangat bermanfaat bagi orang di sekitarnya, terutama suami dan anak-anak.Karakteristik Utama Wanita yang BerkahPenuh Perhatian dan Lembut kepada Anak-anak:Mengutip pujian Nabi ﷺ kepada wanita Quraisy, di antara ciri wanita terbaik adalah yang paling lembut dan penuh perhatian kepada anak-anaknya.Tidak terlalu sibuk dengan dunia luar atau gawai (HP) hingga mengabaikan kedekatan dan pendidikan anak di rumah.Pandai Mengelola Harta Suami dengan Amanah:Menjaga kehormatan diri dan harta suami saat suami sedang tidak berada di rumah.Tidak bersikap boros, tidak menuntut gaya hidup hedonis yang meniru tren artis, serta tidak memberatkan beban finansial suami.Berkhidmat dan Melayani Suami dengan Ikhlas:Meneladani para sahabiah seperti Fatimah binti Muhammad dan Asma binti Abu Bakar yang senantiasa melayani urusan rumah tangga suami dengan penuh kesabaran demi meraih rida Allah.Membuat suami merasa nyaman, dihargai, dan tenteram ketika kembali ke rumah.Teladan Wanita Mulia Penuh BerkahSayyidah Fatimah az-Zahra: Meskipun hidup dalam kesederhanaan hingga harus bekerja berat menggiling gandum dan mengangkat air sendiri, beliau tetap bersabar dan dipuji oleh Nabi ﷺ sebagai sebaik-baik wanita yang bermanfaat bagi keluarganya.Juwairiyah binti al-Harits: Istri Nabi ﷺ yang kehadirannya membawa keberkahan besar bagi kaumnya, di mana ratusan orang dari Bani Mustaliq dimerdekakan karena ikatan pernikahan tersebut.Kesimpulan: Menjadi wanita yang berkah tidak diukur dari seberapa populer atau mewahnya diri di hadapan manusia, melainkan dari seberapa besar ketulusan dalam mendidik anak-anak, menjaga amanah harta suami, serta melayani keluarga dengan penuh keikhlasan semata-mata mengharapkan surga Allah.

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →
👩‍👧 Wanita dan Anak #jejakcahaya2 hari lalu
H
Heni Andini

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Wanita Yang Berkah

Wanita Yang BerkahUstadz Firanda Andirja, M.APada hari kiamat kelak Allah akan menyingkap semua rahasia.Firman Allah subhanahu wata'ala❤️ Yauma tubsarus sara'ir (hari di mana seluruh rahasia diungkap oleh Allah subhanahu wa taala).❤️ Wa qoatil waqi'ah, laisa liwaqatiha kadibah, khofidatur rafi'ah. Jika telah tiba hari kiamat, tidak ada yang bisa mendustakannya—itu pasti akan terjadi.❤️ khofidatur rafi'ah, bahwasanya hari kiamat itu merendahkan dan meninggikan.Sebagian ahli tafsir menyatakan bahwasanya pada hari kiamat akan terungkap hakikat sesuatu. Ada orang-orang yang di dunia terlihat tinggi, terlihat hebat, tetapi ketika hari kiamat direndahkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Dan sebaliknya, ada orang-orang ketika di dunia mungkin terlihat terhina, pakaiannya lusuh, mungkin barang-barangnya murahan, orang-orang tidak memandangnya, tetapi ternyata di akhirat dia sangat mulia di sisi Allah Subhanahu wa taala.Contoh Wanita yang Dianggap Hina di Dunia Namun Mulia di Akhirat🌸 Su'airah al-Asadiyyah ( ummu Zufar)Nama wanita berkulit hitam pada zaman Nabi Muhammad SAW yang menderita penyakit kejang (ayan/epilepsi).Beliau mengidap penyakit ayan (epilepsi) yang menyebabkan sering kejang dan dikhawatirkan auratnya terbuka saat tak sadarkan diri.Beliau mendatangi Rasulullah SAW untuk meminta didoakan agar sembuh. Rasulullah SAW memberinya pilihan: bersabar atas penyakitnya dengan jaminan surga, atau didoakan agar sembuh.Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda: "Jika kau ingin, aku doakan Allah untukmu, maka kau akan sembuh. Atau jika kau mau, bersabarlah, maka bagimu surga."Subhanallah, dia memilih bersabar dengan penyakitnya yang menahun, kemudian yang penting auratnya tidak tersingkap. Inilah wanita penghuni surga.Kisah ini diriwayatkan dalam Shahih Bukhari (no. 5652) dari Ibnu Abbas dan Atha' bin Abi Rabah. 🌸 Ummu MahjanBeliau seorang wanita berkulit hitam yang sering membersih-bersihkan masjid (taqumul masjid).Ummu Mahjan meninggal dunia pada malam hari. Para sahabat yang mengurus jenazahnya memilih untuk langsung memakamkannya di Pemakaman Baqi dan tidak membangunkan Nabi Muhammad SAW karena melihat beliau sedang tidur.Nabi bertanya: "Mana wanita yang berkulit hitam yang sering bersih-bersih masjid?"Kata para sahabat: "Sudah meninggal dan sudah kami kuburkan."Kata Rasulullah: "Kenapa kalian tidak kabarkan kepadaku kalau dia sudah meninggal?"Para sahabat memandang ini perkara nggak perlu sampai Nabi tahu, karena perempuan biasa cuma bersih-bersih masjid, nggak usah repotin Nabi. Ternyata bagi Nabi, wanita ini bukan wanita biasa, ini wanita spesial karena dia berkhidmat kepada rumah Allah Subhanahu wa taala. Rasulullah pun mendatangi kuburannya dan menyalatkan jenazah di atas kuburan wanita tersebut.Makna dan Kiat Menjadi Wanita yang Berkah Secara bahasa Arab, berkah diambil dari kata al-birkah (semacam danau yang airnya sangat banyak dan menetap) atau al-buruk (ketika unta menderum/duduk). Sehingga para ulama menyimpulkan bahwa sesuatu dikatakan berkah jika banyak kebaikan padanya dan menetap.Di antara keberkahan seorang wanita adalah menjadi orang yang paling bermanfaat bagi orang lain, terutama bagi suami, anak-anak, dan keluarganya.Nabi Isa alaihissalam berkata: "Dan Dia (Allah) menjadikan aku berkah di mana saja aku berada" (QS. Maryam: 31). Para ahli tafsir menjelaskan maknanya: selalu mengajarkan kebaikan (mualliman lil khair) dan selalu membantu/memenuhi kebutuhan orang lain (qaddan li hawaijinas).Nabi berkata, keberkahan seorang muslim seperti pohon kurma—dari ujung atas sampai ujung bawah semuanya bermanfaat dan tidak ada yang terbuang. Begitu juga seorang muslimah, seharusnya tidak ada kegiatan yang dia lakukan kecuali bermanfaat, entah untuk dirinya, dunianya, akhiratnya, terlebih lagi untuk suaminya dan anak-anaknya.Dua Pilar Utama Wanita yang Berkah (Kisah Juwairiyah & Aisyah)1. Bermanfaat bagi Kaum dan Kerabatnya (Contoh: Juwairiyah bintul Harits)Juwairiyah adalah putri pemimpin Bani Mustaliq yang tertawan dalam peperangan. Rasulullah menikahinya, dan karena beliau menjadi istri Nabi, para sahabat memerdekakan lebih dari 100 orang tawanan dari kaum Bani Mustaliq karena menghormati kerabat istri Nabi. Siti Aisyah berkata: "Aku tidak mengetahui ada seorang wanita yang paling banyak berkahnya bagi kaumnya seperti Juwairiyah."2. Bermanfaat dan Mendatangkan Keringanan/Kebaikan (Contoh: Kisah Kalung Aisyah & Syariat Tayamum)Ketika kalung Siti Aisyah hilang saat safar, para sahabat sibuk mencari sampai waktu Subuh tiba tanpa air untuk berwudhu. Akhirnya turunlah ayat tentang tayamum (falam tajidu maan fatayammamu thoyyiban). Sahabat Usaid bin Khudhir berkata: "Ini bukanlah keberkahan pertama yang datang dari kalian, wahai keluarga Abu Bakar."Peran Utama Istri yang Berkah, Perhatian pada Anak & Mengurus Harta SuamiRasulullah sallallahu alaihi wasallam memuji wanita Quraisy: "Sebaik-baik wanita yang mengendarai unta adalah wanita Quraisy: yang paling lembut kepada anak-anak dan yang paling pintar mengurus harta suami."A. Sangat Perhatian dan Sayang kepada Anak-AnakSejauh mana kita sayang kepada anak, perhatian, mendidik, dan menjadikan anak sebagai teman ngobrol? Bukan malah sibuk dengan gadget, grup WA, atau sosmed sementara anak-anak terbengkalai.Kisah Ummu Hani ▶️ Beliau menolak lamaran Nabi sallallahu alaihi wasallam karena sudah tua dan memiliki banyak anak yang harus diurus. Nabi tidak mencelanya, bahkan memujinya karena pengorbanannya untuk anak-anak.Kisah Fatimah al-Zahra ▶️ Fatimah menolak diberi pembantu oleh Nabi karena Nabi lebih mendahulukan ashabus-suffah yang kelaparan. Nabi bersabda kepada Fatimah: "Wahai Fatimah, bersabarlah! Sesungguhnya sebaik-baik wanita adalah yang bermanfaat bagi keluarganya." Fatimah mengurus rumah tangga sendiri sampai tangannya mengeras dan lehernya berbekas karena menimba air dan menggiling gandum.B. Pintar Mengurus Harta SuamiAllah memuji wanita shalihah: Fasholihatun qonitatun hafidzatun lil ghaibi bima hafidallah (wanita shalihah adalah yang taat dan menjaga diri serta harta suaminya ketika suami tidak ada).Mengelola harta suami dengan amanah, tidak boros, tidak menuruti gaya hidup hedon/pamer (seperti tas branded, salon artis, ganti-ganti perabotan rumah secara berlebihan yang menyusahkan suami).Merasa bersyukur dan membuat suami merasa nyaman serta menjadi "raja" di rumahnya sendiri.Materi 35

💬 0 komentar📅 6 Nov 2026Baca selengkapnya →