๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka28 Oktober 2026
E

Exa Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Tarbiyatul Abna - Syaikh Musthofa Al Adawi

Tarbiyatul Abna (Bagaimana Nabi Mendidik Anak) Hidayah dan keimanan anak berada di tangan Allah Subhanahu Wa Taโ€™ala, sedangkan orang tua berkewajiban mendidik, membimbing, dan mendoakan anak dengan sungguh-sungguh.Hidayah hanya milik Allah* Orang tua tidak dapat memaksakan hidayah kepada anak, meskipun sangat mencintai dan menginginkan kebaikan bagi mereka.* Tugas orang tua adalah berusaha mendidik anak di atas tauhid, mengajarkan kebenaran, dan memohon pertolongan Allah.* Hati manusia berada dalam kekuasaan Allah. Karena itu, jangan berputus asa dalam memberikan nasihat dan bimbingan.Keteladanan para nabi dalam mendidik anak* Kisah Nabi Ibrahim โ€˜alaihissalam mengajarkan pentingnya menanamkan tauhid dan mengarahkan anak agar hanya menyembah Allah.* Nabi Yaโ€™qub โ€˜alaihissalam juga memberikan perhatian terhadap keimanan anak-anaknya dan memastikan mereka tetap berpegang pada agama Allah.* Pendidikan anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan duniawi, tetapi terutama menjaga agama dan keselamatan akhirat mereka.Jangan merasa aman terhadap hidayah anak* Anak yang tumbuh di lingkungan keluarga saleh tetap membutuhkan bimbingan dan pertolongan Allah.* Orang tua hendaknya tidak merasa cukup dengan nasab, kecerdasan, atau lingkungan yang baik.* Teruslah menanamkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan mengingatkan anak dengan cara yang baik.Kisah para nabi menjadi pelajaran bagi orang tua* Kisah Nabi Nuh โ€˜alaihissalam menunjukkan bahwa hubungan ayah dan anak tidak otomatis menjamin keselamatan iman anak.* Kisah Nabi Ibrahim โ€˜alaihissalam mengajarkan pentingnya keteguhan dalam tauhid serta kesungguhan mengajak keluarga kepada kebenaran.* Orang tua perlu mengambil pelajaran dari kisah-kisah tersebut agar tidak hanya memperhatikan keberhasilan duniawi anak.Doa dan usaha harus berjalan bersama* Senantiasa berdoa agar Allah memberikan hidayah kepada anak dan keturunan.* Berikan pendidikan agama sejak dini, terutama tauhid dan ketaatan kepada Allah.* Jangan berhenti menasihati dan membimbing anak meskipun hasilnya belum terlihat.* Serahkan hasil akhirnya kepada Allah setelah melakukan ikhtiar terbaik.KesimpulanMendidik anak merupakan amanah besar. Orang tua wajib berusaha membimbing anak menuju kebaikan, tetapi tidak boleh merasa mampu menentukan hidayah mereka. Karena itu, pendidikan agama harus disertai keteladanan, kesabaran, nasihat, dan doa yang terus-menerus.Pelajaran utama: Kita bertanggung jawab atas usaha mendidik anak, sedangkan hidayah berada di tangan Allah Subhanahu Wa Taโ€™ala.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 28 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka28 Oktober 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Siapakah keluarga Imran?โ€‹Secara umum, terdapat dua pendapat. Pendapat pertama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan โ€˜ร‚li-Imrรขnโ€™ adalah keluarga Nabi Musa, karena Nabi Musa sendiri bernama Musa bin Imran.โ€‹Pendapat kedua menyatakan bahwa โ€˜ร‚li-Imrรขnโ€™ merujuk kepada ayah Maryam, yang juga merupakan kakek Nabi Isa. Kedua pendapat ini sama-sama memiliki landasan dalil, namun yang lebih kuat adalah pendapat kedua, yaitu bahwa yang dimaksud dengan keluarga Imran dalam ayat tersebut adalah ayah Maryam.โ€‹Oleh karena itu, setelah menyebutkan ayat ini, Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ mulai bercerita tentang keluarga Imranโ€”tentang istri Imran, tentang ibu Nabi Isa, yaitu Maryam, kemudian tentang Nabi Isa, serta tentang Zakaria dan Yahya. Kisah mereka semua terkait dengan keluarga Imran.โ€‹Imran memiliki istri bernama Hannah, sedangkan Zakaria disebutkan memiliki istri yang menurut sebagian riwayat bernama Isyaโ€™.โ€‹Para ulama menyebutkan bahwa istri Zakaria memiliki hubungan kekerabatan dengan Hannah. Namun, para ulama berbeda pendapat tentang apakah istri Zakaria adalah saudari Maryam (sehingga Nabi Yahya adalah sepupu Nabi Isa, dan keduanyaโ€”Yahya dan Isaโ€”merupakan cucu Imran dan Hannah), orkah istri Zakaria adalah saudari Hannah, ibu Maryam (sehingga Yahya adalah paman dari Nabi Isa).

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 28 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka28 Oktober 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & wings 3 - biarkan anak mencoba dan gagal, lawan tindakannya bukan emosinya.

Karena kita pelindung setia anak-anak, amatlah wajar jika kita ingin mengulurkan bantuan setiap kali kita pikir mereka menghadapi situasi yang baru atau menantang. Tidak ada salahnya ingin membantu, tapi bergegas melakukannya juga tidak bisa dikatakan benar. Tahan dorongan itu.Palingkan wajah ketika kepingan puzzle yang salah menolak diletakkan, tahan diri dari menganalisis bagaimana transaksi yang salah membuat anak Anda bangkrut dalam Monopoli, kendalikan desakan untuk mengatakan "Ibu bilang juga apa" yang tersohor itu ketika anak Anda sakit perut karena kebanyakan makan kacang mede. Setiap Anda menahan diri untuk membantu, anak Anda akan tumbuh lebih bijaksana, lebih cerdas, dan lebih kuat. Mungkin kelihatannya seperti paradoks tapi kenyataannya adalah dengan tidak terlalu sering membantu, Anda malah lebih banyak membantu mereka.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 28 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka28 Oktober 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

Perubahan diri

Menjadi Orang Tua Yang Dibutuhkan Anak Park Yoon-Mi Titik awal perubahan adalah mengetahui siapa diri kita saat ini. Namun, mengenal diri sendiri tidak semudah kedengarannya. Aku sendiri pun menyadari betapa sulitnya itu.Setelah menikah, aku pernah bercerita pada suamiku, "Saat masih kecil, ayahku biasa memaksa untuk menyetujui apa yang dikatakannya. Dan, itu sangat menyakitkan dan sulit. Aku merasa sakit dan kesulitan karena memaksanya melakukan sesuatu seperti yang kuinginkan". Begitu suamiku mendengarnya, dia tampak bersemangat dan berkata, "Aku juga merasa kesulitan karena hal itu!" Ternyata, aku pun memaksa suamiku untuk melakukan sesuatu sesuai kehendakku. Aku benar-benar terkejut. Suamiku, mengetahui bagian dari diriku yang tidak bisa kulihat atau kuketahui dari sudut pandang orang ketiga.Begitulah, mengenali diri secara menyeluruh adalah hal yang sangat sulit. Dalam kasus seperti itu, amati umpan balik seperti apa yang diberikan oleh orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan Anda. Jika Anda mendengar pertanyaan, "Kamu marah, ya?" dari keluarga, pikirkanlah baik-baik daripada sekadar menjawab, "Aku enggak marah, kok." Ada bagian diri kita yang sangat kita kenal, tapi ada juga bagian dari diri yang hanya bisa dilihat dari sudut pandang orang lain. Semua bagian itu adalah diri kita. Secara khusus, penting untuk memeriksa pendapat anggota keluarga terdekat untuk melihat perbedaannya dari apa yang kita ketahui.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 28 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka28 Oktober 2026
N

Naella ulia

๐Ÿ“ -

Cincin Tunangan

Cincin TunanganSalah satu perkara yang sudah merajalela di negeri Islam ialah apa yang dipakai peminang atau suami, yang biasa disebut "cincin tunangan". Ini adalah adat Kristen. Pengantin (suami) meletakkan cincin perkawinan di ujung ibu jari bagian kiri pangantin wanita (istri) seraya mengucapkan, "Dengan nama Bapa," lalu meletakkan pada ujung jari telunjuk seraya mengucapkan, "Dengan nama Anak," lalu meletakkan pada ujung jari tengah seraya mengucapkan, "Dengan nama Roh Kudus," Lalu menyematkannya pada jari manis. Cincin itu dari tangan kanan, saat peminangan, dipindah ke tangan kiri setelah pernikahan (agar dekat dengan hati). Biasanya, cincin atau cincin perkawinan-ini terbuat dari emas. Padahal telah shahih larangan dari Nabi tentang memakai cincin terbuat dari emas bagi laki-laki. Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya, dari Abdullah bin Abbas, Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:Beliau melihat cincin emas di tangan seorang laki-laki, maka beliau melepaskannya lalu membuangnya seraya bersabda, "Salah seorang dari kalian menyengaja mengambil bara api lalu meletakannya di ta-ngannya. "Setelah Nabi pergi, dikatakan kepada laki-laki itu, "Ambil-lah cincinmu, ambillah manfaatnya." la mengatakan, "Demi Allah, aku tidak akan mengambilnya selamanya, karena Nabi telah membuangnya. "HR. Riwayat Muslim dan selainnya.Beliau juga bersabda:ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ุขุฎูุฑู ููŽู„ูŽุง ูŠูŽู„ู’ุจูŽุณู ุญูŽุฑููŠุฑู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ุฐูŽู‡ูŽุจู‹ุง"Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka jangan-lah ia memakai sutera atau emas. Hasan diriwayatkan AhmadMahkota Pengantin _Majid bin Manshur bin Sayyid asy-Syuri

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 28 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka28 Oktober 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Jadilah teladan kedamaian

Jadilah teladan kedamaianSumber : Don't sweat the small stuff with your family Jika kita gelisah gugup kesal dan frustasi sangat tidak realistis jika mengharapkan anggota keluarga kita akan berkembang sebaliknya Mereka cenderung takut membuat anda kesal. Segala hal yang berbau negatif pada kita pada tingkat tertentu akan mempengaruhi orang dalam keluarga kita belum lagi pengaruhnya pada kita sendiri. Ini tidak berarti bahwa kesalahan kita lah jika rumah kita tidak memancarkan kedamaian hanya saja dalam kebanyakan kasus jika kita menunggu orang lain lah yang bertindak terlebih dahulu maka kita harus menunggu lama sekali. Namun jika kita bersikap tenang sabar dan penuh kasih sayang kita menunjukkan hal terbaik pada orang-orang di sekitar kita. Dengan menjadi teladan kedamaian kita telah membuka jalan bagi orang lain untuk bersikap sabar menerima dan bersyukur. Ketimbang kesal akan dinamika hidup sehari-hari lebih baik jika kita menciptakan lingkungan di mana setiap orang merasa nyaman. Dan semakin tenang sikap kita semakin mudah membuat penyesuaian yang diperlukan untuk mengatasi kerumitan dan tantangan hidup sehari-hari. Dengan bersikap damai kita akan menghapuskan gangguan batin yang mengacaukan kebijaksanaan dan akan sehat sehingga semakin mudahlah bagi kita untuk memperoleh pemecahan atas semua persoalan. Langkah pertama supaya kita menjadi orang yang lebih tenang adalah menetapkan bahwa perasaan ini sebagai prioritas dalam hidup kita. Menjadi damai mungkin tidak terjadi dalam semalam namun ini tetap merupakan sasaran yang berharga untuk diraih. Mulai saat ini kita bisa mengambil pilihan yang akan membawa kita menuju ke arah ini.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 28 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka28 Oktober 2026
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Ruh Seorang Mukmin Tergantung pada Utangnya Hingga Dilunasi | Yazid bin Abdul Qadir Jawas

ADAB-ADAB ORANG YANG BERUTANG (Bag 1)Sebelum meminjam barang atau uang kepada orang lain, maka orang yang berutang harus mengetahui adab-adab dalam berutang sehingga muamalahnya dengan orang lain menjadi baik dan tidak ada pihak yang dirugikan.1. Orang yang berutang harus meluruskan niat dan tujuannya dalam berutangNiat yang benar : Membayar biaya rumah sakit untuk merawat anaknya.2. Tidak berutang kecuali dalam kondisi daruratAda orang yang berutang tujuannya memang tidak baik.Seperti :- Memiliki utang kepada si A lalu pinjam lagi kepada si B untuk menutupi utangnya kepada si A.- Berutang kepada temannya yang kaya dengan tujuan supaya dibebaskan, ia mengharapkan belas kasihan dari temannya, hingga akhirnya si temannya itu mau membebaskan utangnya.Seorang mukmin tidak boleh mencari belas kasihan dari manusia, akan tetapi dia mengharap rahmat, kasih sayang dan belas kasihan hanya dari Allah Ta'ala, karena ia diciptakan oleh Allah dalam keadaan merdeka dan mulia, jangan sampai dihinakan oleh orang lain.Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah (wafat th 728 H) berkata, โ€œSeorang hamba mesti mendapatkan rezeki dan ia membutuhkan rezeki. Apabila ia meminta rezeki kepada Allah maka ia menjadi hamba Allah dan butuh kepadaNya. Apabila ia meminta kepada makhluk maka ia menjadi hamba makhluk dan butuh kepadanya. Oleh karena itu, meminta-minta kepada makhluk hukum asalnya HARAM, dibolehkan oleh syari'at dalam kondisi darurat.โ€ (Al-Ubuudiyyah hlm 105 tahqiq Syaikh 'Ali bin Hasan bin 'Ali bin 'Abdul Hamid al-Atsari).3. Berniat melunasi utangnyaNabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:โ€œBarangsiapa meminjam harta orang lain dengan niat melunasinya, niscaya Allah akan melunasinya untuknya. Dan barangsiapa meminjam harta orang lain untuk memusnahkannya (tidak melunasinya), niscaya Allah akan memusnahkan dirinya.โ€ (HR Al-Bukhari no 2387, dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu).4. Berusaha untuk berutang kepada orang yang kaya/mampu dan baikBila berutang kepada orang yang kaya/mampu dan baik, niscaya dirinya akan merasa tenang karena terhindar dari pengkhianatannya (tidak akan merusak nama baik orang yang berutang atau menyebarkan utang tsb atau mengungkit-ungkit pemberiannya).5. Berutang sesuai dengan kebutuhanSeorang muslim janganlah meremehkan masalah utang karena bisa jadi seseorang meninggal dunia dalam keadaan berutang. Itu artinya masih ada hak orang lain yang masih ia pikuk dan harus bayar. Oleh karena itu, usahakan untuk meminimalkan utang, yaitu berutang sekedar untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak.Contoh : bila membutuhkannya Rp. 10.000, maka jangan berutang Rp. 15.000 atau Rp. 20.000 sebab hal itu lebih ringan dipikul dan lebih memungkinkan untuk dilunasi.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 28 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka1 November 2026
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Start With Why - Menemukan orang yang percaya pada apa yang kita percayai

Menurut Simon Sinek dalam Start with Why, membangun kepercayaan dan hubungan yang kuat tidak selalu dimulai dengan mencari orang yang membutuhkan apa yang kita tawarkan, tetapi menemukan orang yang memiliki keyakinan yang sama dengan kita. Ketika kita hanya berfokus pada produk atau manfaat, hubungan cenderung terbatas pada pertukaran kebutuhan. Namun, ketika ada kesamaan keyakinan, hubungan bisa berkembang lebih dalam karena kedua pihak memahami alasan di balik apa yang mereka lakukan.Insight: Kita tidak harus meyakinkan semua orang agar percaya pada apa yang kita yakini. Tugas kita adalah menyampaikan keyakinan itu dengan jelas agar orang yang memiliki nilai serupa dapat mengenali kita. Ini mengubah cara kita membangun hubungan: bukan berusaha menarik semua orang, melainkan menemukan orang yang memang memiliki alasan untuk berjalan bersama kita.Dalam bisnis, misalnya, pelanggan yang memilih kita bukan semata-mata karena harga paling murah, tetapi karena mereka sejalan dengan prinsip kita dalam mengambil keputusan. Hubungan seperti ini berpotensi lebih kuat karena fondasinya bukan hanya transaksi, melainkan kepercayaan terhadap alasan di balik transaksi tersebut.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka28 Oktober 2026
D
Daramatasia

๐Ÿ“ Kota Depok

Kaidah Penting Dalam Berdoโ€™a

Berdoโ€™a kepada selain Allah ุนุฒูˆุฎู„ seperti berdoโ€™a guna meminta suatu hajat,lstiโ€™anah(memohon pertolongan)istighatsah( meminta tolong pada waktu yang sulit)kepada orang yang mati baik itu Nabi,Wali,Habib,Kiyai,jin maupun kuburan keramat,atau meminta rezki dan kesembuhan dari mereka,ataupun kepada pohon dan makhluk lainnya selain Allah adalah syirik Akbar(syirik besar)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka27 Oktober 2026
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Perusak ketiga memukul anak

Memukul anak baik yang sifatnya sampai melukai ataupun tidak adalah sebuah bentuk merendahkan anak. Beberapa efek buruk dari memukul anak adalah:mengajari anak memukulMenghilangkan rasa percaya dan aman terhadap orang tuaEfek buruk terhadap prestasi pendidikan anakAnak menjadi pemurungBeberapa langkah yang bisa ditempuh agar seseorang dapat mengurangi sifat suka memukul anak:Latihan menahan diriBerlatih negoisasiSering mendengarkan kajian parentingKonsultasiBerusaha menjadi sahabat bagi anakLakukan sunnah Nabi saat marahSadarilah mereka adalah buah hati ayah dan bundaIkhtiyar langitBalasalah perbuatan burukmya dengan perbuatan baik agar anak-anak menjadi sahabat kita.Jika anak-anak sudah menjadi sahabat, terkadang kita bisa merubahnya tanpa harus berkata-kata dan tanpa harus banyak bicara.Buku: Perusak Mental AnakKarya: Ratno Abu Muhammadu

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka27 Oktober 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Ingatlah hal-hal kecil lah yang paling diingat di masa mendatang

Ingatlah hal-hal kecil lah yang paling diingat di masa mendatang Sumber Don't sweat the small stuff with your familyKenangan itu bukan mengenai liburan paling menyenangkan atau prestasi yang paling hebat. Meskipun hal-hal lahiriah semacam itu penting bagi kita kenangan yang tetap melekat di hati kita adalah yang menyentuh perasaan, misalnya ketika kita benar-benar kesalahkan sesuatu dan Putri kita menyentuh emosi kita dan memeluk kita erat erat dan berkata "semua akan baik-baik saja". Memang sungguh menggoda menghabiskan waktu kita seraya berharap akan terjadi hal yang lebih baik di masa mendatang. Kebanyakan orang sangat menunggu-nunggu acara promosi peristiwa khusus liburan dan acara-acara penting lainnya. Dan tentu saja memang menyenangkan bila hal tersebut datang pada kita. Namun jika kita terlalu memfokuskan diri pada hal-hal yang sangat jarang terjadi kita bisa kehilangan peristiwa-peristiwa biasa namun sangat menakjubkan. Kejadian-kejadian yang biasa kita alami sehari-hari senyum manis dan tawar yang anak-anak kita menyaksikan tindakan kebaikan menikmati ibadahnya pemandangan tenggelamnya atau terbitnya Matahari bersama orang yang kita cintai, menyaksikan berubahnya warna dedaunan pada saat musim gugur dan lain-lain. Kejadian-kejadian itulah yang membuat hidup berarti dan menciptakan kenang-kenangan yang indah. Jika kita menginginkan diri kita untuk mencari dan menghargai hal-hal kecil daya pengamatan kita akan sangat meningkat. Kita akan mulai mampu melihat pengalaman "biasa" dalam kerangka yang luar biasa. Jika kita meluangkan tujuan waktu untuk merenungkan apa yang paling berarti dalam hidup kita maka kita akan sepakat bahwa pada akhirnya hal kecillah yang paling berarti bagi kita.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka27 Oktober 2026
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ Keutamaan Khadijah Bagian 1

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบKeutamaan KhadijahBagian 1Khadijah memiliki banyak sekali keutamaan, diantaranya:Wanita terbaik di zamannya. Rasulullah ๏ทบ bersabda, โ€œSebaik-baik wanita dunia adalah Maryam binti Imran, dan sebaik-baik wanita dunia adalah Khadijah.โ€Ibnu Hajar berkata, โ€œMaknanya adalah bahwa keduanya merupakan wanita dunia terbaik di zamannya masing-masing.โ€Oleh karena itu, datang dalam riwayat yang lain,โ€œSebaik-baik wanita di alam semesta ini ada empat orang, yaitu Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad, dan Asiyah istrinya Firaun.โ€

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka27 Oktober 2026
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Belajar Menjadi Orang Tua Pendengar

Belajar Menjadi Orang Tua PendengarAda beberapa cara untuk menjadi pendengar yang baik bagi anak-anak kita.1. Take Time to ListenLuangkan waktu untuk mendengarkan.Rucky (15 tahun) ingin menceritakan kepada ayahnya bahwa motor temannya yang ia pinjam telah hilang. Namun, ayahnya menolak mendengarkan karena sedang sibuk. Kejadian serupa sering dialaminya hingga Rucky enggan berbicara kepada ayahnya.Sedikit waktu untuk mendengarkan sangatlah berharga bagi anak.2. Just Listen, PeriodDengarkan tanpa terburu-buru mengambil keputusan.Andrea (14 tahun) terbiasa menceritakan berbagai hal kepada orang tuanya. Namun, ia kecewa karena setiap ceritanya berakhir dengan keputusan orang tua yang harus ia ikuti. Akhirnya, ia enggan berbicara kepada mereka.Biarkan anak berbicara. Dengarkan bukan untuk memutuskan, tetapi untuk memahami dan menyempurnakan pembicaraannya.3. Listen Even When It's ToughDengarkan sekalipun sulit.Alfred, seorang ayah dengan pendidikan SD yang tidak tuntas, memiliki hubungan yang hangat dengan anak-anak remajanya. Ia dan istrinya meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita anak-anak, meskipun terkadang ia tidak memahami apa yang mereka bicarakan.Mendengarkan dengan hati, walaupun terkadang kita tidak memahaminya.4. Consider Carefully What You HearPikirkan baik-baik apa yang kita dengar.Anak tidak hanya membutuhkan makanan dan pendidikan, tetapi juga perhatian dan pendampingan.Ketika masih kecil, anak membutuhkan orang tua sebagai pembimbing dan teladan. Ketika tumbuh dewasa, anak juga membutuhkan orang tua sebagai sahabat untuk berbagi, mendapatkan arahan, serta berdiskusi dan mencapai kesepakatan bersama.Brian (16 tahun), anak tertua dari dua bersaudara, senantiasa dilibatkan dalam diskusi keluarga untuk memberikan masukan dan ikut memutuskan hal-hal penting. Ayahnya adalah seorang dokter di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta, yang tetap memberikan kepercayaan kepada anaknya untuk menyampaikan pendapat.Hargai pendapat anak dan libatkan mereka dalam diskusi keluarga.---DENGARKAN APA YANG TIDAK DIUCAPKAN ANAKKita dilahirkan dengan satu mulut dan dua telinga. Artinya, marilah kita belajar lebih banyak mendengar daripada berbicara.Jika Anda seorang ayah yang baik, maka dengarkanlah dengan mata, hati, dan telinga.Mendengarkan anak-anak kita hanya dengan telinga saja tidak cukup. Stephen Covey mengatakan, hanya 7% komunikasi yang terkandung dalam kata-kata yang diucapkan, yang selebihnya berasal dari bahasa tubuh (53%).Untuk mendengarkan apa yang sebenarnya dimaksudkan anak-anak kita, orang tua perlu mendengarkan apa yang tidak mereka ucapkan.Orang tua harus paham dan mengartikan bahasa anak."Tolonglah... dengarkan apa yang tidak anakmu ucapkan".

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka27 Oktober 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Pertanyaan mengapa hanya menambah masalah bagi anak

Bagi banyak anak, pertanyaan "mengapa" hanya menambah masalah. Selain masalah yang mereka alami, mereka harus menganalisis penyebab dan membuat penjelasan yang rasional. Seringkali anak tidak tahu megapa mereka merasa seperti itu. Di sisi lain, mereka enggan memberitahu karena takut orang dewasa akan menganggap alasannya tidak terlihat cukup bagus. ("Hanya karena itu kamu menangis?"Akan jauh lebih membantu bagi anak yang sedang bersedih untuk mendengar "Ibu/ayah melihat sesuatu telah membuatmu sedih" daripada mengintrogasinya dengan "Apa yang terjadi?" atau "Mengapa kamu seperti itu?"lebih mudah untuk berbicara kepada orang dewasa yang menerima apayang Anda rasakan daripada yang mendesak Anda untuk menjelaskan

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka27 Oktober 2026
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Membangun landasan

๐Ÿ“– Membangun Landasan1. Bayi Memiliki Naluri AlamiBayi memiliki refleks alami untuk bertahan hidup dan berkomunikasi dengan orang tuanya. Menangis adalah salah satu cara bayi menyampaikan kebutuhannya.2. Pentingnya Skin-to-Skin dan Breast CrawlKontak kulit antara ibu dan bayi setelah lahir membantu bayi merasa lebih tenang. Penelitian yang dibahas dalam buku menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan kontak kulit langsung cenderung lebih sedikit menangis dibandingkan bayi yang diletakkan di keranjang.Breast crawl adalah proses ketika bayi baru lahir secara alami bergerak menuju payudara ibu untuk mulai menyusu. Bayi membutuhkan waktu dan kesempatan untuk mengikuti nalurinya sendiri.3. Jangan Terlalu Cepat Ikut CampurKita sering kali terlalu bersemangat membantu bayi, padahal mereka juga memiliki kemampuan alami untuk belajar dan berkembang. Amati bayi, berikan waktu, dan jangan terburu-buru mengatur setiap prosesnya.Tentu saja, kondisi setiap bayi berbeda. Jika bayi membutuhkan bantuan medis atau mengalami kesulitan menyusu, bantuan tenaga kesehatan tetap diperlukan.4. Bayi Adalah Individu yang Perlu DihargaiBayi bukan sekadar objek yang harus menerima perlakuan orang dewasa. Mereka adalah individu yang memiliki kebutuhan, perasaan, dan cara berkomunikasi sendiri.Dengan memperhatikan tatapan, tangisan, dan respons bayi, kita belajar membangun hubungan yang saling terhubung sejak awal kehidupan.๐Ÿค Ikatan PertamaSelama kehamilan, janin mengalami berbagai hal melalui tubuh ibunya, termasuk paparan makanan, perubahan emosi, dan suara di sekitarnya.Pengalaman awal ini menjadi bagian dari kisah kehidupannya. Setelah bayi lahir, hubungan dengan orang tua terus berkembang melalui perhatian, respons, sentuhan, dan interaksi sehari-hari.โœจ Inti dari kedua halaman:Jangan terburu-buru mengatur bayi atau memaksakan proses perkembangannya. Berikan waktu untuk mengikuti nalurinya, amati kebutuhannya, dan bangun hubungan yang hangat dengan menghargainya sebagai individu sejak awal kehidupan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’