๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
H

Haerul Anisa

๐Ÿ“ Kabupaten Bandung

Wasiat Pertama - Mencintai Orang Miskin dan Dekat dengan Mereka

Wasit pertama Mencintai Orang Miskin dan Dekat dengan MerekaMaksudnya : membantu dan menolong mereka bukan sekedar dekat dengan mereka. Faedah - Dilapangkan semua urusan sebagaimana kita memberikan kemudahan dan pertolongan kepada orang miskin- Memperoleh rezeki dan pertolongan AllahOrang miskin akan memasuki surga lebih dulu dibanding orang kaya (HR. Tirmidzi 2353, 2354 dan Ibnu Majah no. 4122)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Maklumilah tetangga anda ,

48 Maklumilah tetangga anda Sumber : don't sweat the small stuff with your family Harus diakui kita memang mudah terganggu atas kelakuan tetangga. Meskipun begitu kebanyakan dari kita hidup berdampingan atau tidaknya berdekatan dengan orang lain. Kita mendengar tetangga melalui dinding rumah atau pagar sering melihat mereka dan punya kesempatan untuk menyaksikan beberapa kebiasaan mereka yang menjengkelkan. Kita mesti berurusan dengan mereka, tempat sampah dan suara-suara mereka. Kadang-kadang kita harus melihat taman mereka yang merawat married atau halaman rumput mereka yang tak terpelihara. Kita mau tak mau menyaksikan rumah mereka yang belum selesai rumput liar di halaman dan pagar yang belum seluruhnya dicat. Kadang-kadang kita bakal mendengar perdebatan mereka atau segala sesuatu yang mungkin tidak ingin kita dengar. Apakah perlu kelahiran mengapa banyak tetangga yang tampaknya tidak bisa saling rukun? Jika anda selalu mempermasalahkan hal-hal kecil dengan tetangga anda anda mungkin akan merasa seneman karena begitu banyak hal kecil yang bisa dipermasalahkan dengan mereka. Pemecahan terbaik untuk menjaga kewarasan Anda adalah tetap mengingat sesuatu yang mungkin tidak ingin anda dengarkan atau akui. Namun penting juga untuk tetap ingat bahwa hal yang sama juga dirasakan oleh tetangga kita. Mereka juga berurusan dengan kita. Menurut perspektif mereka kita adalah orang yang sulit diajak bekerja sama lebih sulit daripada mereka. Jika anda tetap bertahan bahwa tetangga anda adalah orang yang sulit sementara anda adalah tetangga yang sempurna maka sulit untuk meyakinkan Anda keadaan yang sebaliknya. Namun jika anda dapat membayangkan posisi mereka walaupun cuma beberapa saat dan mencoba untuk melihat sesuatu dengan perspektif mereka hal ini akan membantu anda menjadi sedikit lebih santai. Bila orang menyewa apartemen atau membeli sebuah rumah sering mereka merasa yang cukup bisa dibenarkan bahwa mereka telah banyak berkorban dan berhak atas kehidupan yang telah mereka pilih. Jika anda jujur anda mungkin merasakan hal yang sama oleh karena itu hal terakhir yang orang inginkan adalah tetangga yang sok memberitahu bagaimana mengurus halaman dan lain-lain. Salah penting menempatkan diri Anda pada posisi tetangga anda. Cobalah untuk merasakan keadaan mereka dari perspektif mereka. Ini bukan berarti anda perlu berganti peran dan membiarkan mereka menginjak-injak anda atau bahwa tuntunan anda tidak masuk akal dan bahwa ada tidak seharusnya melakukan apa yang Anda bisa untuk mengubah apa-apa yang benar-benar penting. Namun strategi ini hanya menyarankan bahwa Anda harus pandai-pandai memilih pertempuran. Anda dapat belajar tidak menyepakati standar tetangga anda tanpa menimbulkan rasa marah. Berurusan dengan tetangga anda tanpa bersikap defensif terganggu atau marah, dan bila anda melakukannya Anda akan menemukan bahwa kebanyakan tetangga anda seperti diri Anda sendiri. Kebanyakan mereka benar-benar ingin hidup tenang dan saling menghormati. Masalahnya adalah banyak orang memiliki pengalaman buruk dengan tetangga sehingga mengambil sikap defensif dalam mengelola hubungan dan segala macam konflik dengan tetangganya. Oleh karena itu mereka seakan-akan mencari-cari alasan untuk tidak percaya atau tidak setuju dengan anda. Mereka membangun benteng pertahanan bersikap defensif siap untuk berperang. Jika tingkah laku anda dalam bertetangga mendukung asumsi-asumsi mereka, mereka akan menjadi semakin sulit. Jika keadaan ini berlaku bagi anda dan tetangga anda yang terbaik yang dapat anda lakukan adalah mencoba memberikan yang terbaik untuk tetangga anda daripada yang terburuk. Bukalah hati anda dan mencoba untuk memulai kembali hubungan tersebut dari awal jadilah orang pertama yang meraih dan mencari ketenangan undang tetangga anda untuk menikmati jemuan kecil tanyakan diri anda sendiri pertanyaan "apa yang dapat saya lakukan untuk membuat hubungan ini menjadi lebih baik ?"Cara lain yang dapat anda lakukan adalah berusaha memfokuskan diri tidak hanya pada kebiasaan mereka yang menjaga agar tetapi pada sesuatu yang mereka lakukan dengan baik. Misalnya sangatlah mudah mengatasi hinggar bingarnya pesta remaja yang diadakan tetangga anda sampai larut malam padahal hampir semua tetangga membutuhkan ketenangan ini benar-benar sangat tepat untuk menghindari persoalan masalah-masalah yang kecil tindak pindah saja ke ruangan lain atau memasang penutup kuping selama pesta itu jika anda tidak bisa tidur dalam suasana berisik dan jika anda mau nekat selama 10 menit Anda bisa bersih-bersih sampah di halaman. Sakit pula pesta semacam ini hanya berlangsung sekali selama beberapa tahun dengan memberikan tetangga anda kesempatan mereka akan berpikir tentang kebaikan anda mereka akan lebih mengerti dan lebih toleran terhadap kebiasaan-kebiasaan anda yang menjengkelkan. Jika anda memberikan kesempatan untuk tenaga Anda saya rasa kehidupan harmonis akan lebih mudah anda dapatkan daripada yang anda bayangkan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
N
Nuriska Garnitasari

๐Ÿ“ Kota Bandung

How To Master Your Habits (Felix Y. Siauw) #3

Kukira buku ini pembahasannya halus. Ternyata di tengah buku baru kerasa 'dipecut' nya. Makin kerasa khas penulis dalam menyampaikan materi.Hlm. 49-79Bahasan di bacaan hari ini fokus pada pengkondisian dalam membentuk kebiasaan. Membahas why, what dan how. Dimana motivasi yang kuat hadir dari alasan dan tujuan yang jelas. Di sisi lain apabila masih kurangnya motivasi, tetap bisa membentuk kebiasaan. Karena kita terbiasa dibentuk dengan pola berulang secara tidak sadar. Biasanya karena kondisi atau situasi tertentu yang membuat kita mau tidak mau mengulang pola tersebut. Contohnya seseorang yang tinggal di negara asing, lama-lama akan terbiasa dengan bahasa di negara tersebut karena mau tidak mau berkomunikasi dengan bahasa setempat.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
S

Siti Nadiroh

๐Ÿ“ Kabupaten Brebes

Sebab-sebab su'ul khotimah

Penyesalan di akhir hayat akibat penundaan taubat sering kali menjadi salah satu penyebab utama seseorang mengalami su'ul khatimah. Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah mengingatkan bahwa "Setiap orang yang bertindak berlebihan akan menyesal menjelang sakaratul maut dan memohon bisa bertaubat lalu mengoreksi kesalahannya" (Tafsir Ibn Katsir, 4/373) Meski demikian, selagi nyawa belum sampai di kerongkongan, tidak pernah ada kata terlambat untuk bertaubat dan memperbaiki diri, sebagaimana firman Allah:"Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong". (QS Az -Zumar: 54)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Para ahli tafsir menyatakan bahwa kedudukan Nabi Yunus AS setelah ditelan oleh ikan paus, di mana beliau bertobat dan menyeru kepada Allah Jalla Jalaluh, kemudian dikeluarkan dari perut ikan paus, membuat kedudukannya menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Hal ini menjadi dalil bahwa terkadang seseorang diuji oleh Allah Jalla Jalaluh akibat dosa atau kesalahan yang dilakukan, semua itu merupakan bagian dari proses untuk mengangkat derajatnya di sisi-Nya.Oleh karena itu, ketika kita menghadapi musibah, sebaiknya kita bersabar. Sungguh beruntung jika kita tidak ditimpakan azab yang dapat mengakibatkan kematian seketika, sehingga kita tidak sempat bertobat kepada Allah sebelum menghadap-Nya.Terkadang, musibah patut kita syukuri, karena bisa jadi itu merupakan peringatan dari Allah; atau mungkin saja kita terhindar dari musibah yang lebih berat daripada yang kita alami. Tentunya, kita juga berharap agar musibah yang menimpa kita dapat mengangkat derajat kita, sebagaimana makna dari perkataan Ibnul Qayyim Rahimahullah, โ€œTerkadang Allah ingin memasukkan seseorang di surga yang tinggi. Akan tetapi amal salehnya tidak mampu untuk membawanya ke tempat tersebut. Sehingga Allah memberikan kepadanya musibah, sehingga semakin tinggi derajatnya hingga mencapai surga yang Allah kehendaki.โ€

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
R
Ressy Sri Agesty

๐Ÿ“ Kabupaten Bandung

Tarbiyah Jinsiyah Usia Dini - Hal.5-7

KAPAN ANAK MULAI TIDUR DI KAMAR SENDIRI?Tidak perlu terburu-buru, tetapi perlu dibiasakan. Mulai setelah masa sapih selesai. Biasakan secara bertahap dengan memberikan pemahaman kepada anak bahwa ia akan memiliki ruang tidurnya sendiri.๐ŸคLandasannya :"Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah hamba sahaya yang kamu miliki dan anak-anak yang belum baligh meminta izin kepadamu pada tiga waktu..." (QS. An-Nur: 58)๐ŸคMengapa penting? โ€ข Melatih kemandirian anak. โ€ข Mengajarkan adab menjaga privasi. โ€ข Membiasakan anak meminta izin sebelum masuk ke kamar orang tua.โ€ข Menanamkan batasan diri sejak usia dini.๐ŸคJika saudara tidur satu kamar: โœ”๏ธ Boleh jika sesama jenis.โœ”๏ธ Tetap pisahkan kasur, selimut, atau tempat tidurnya agar anak belajar menjaga batasan pribadi.Ingat, prosesnya tidak instan. Butuh waktu, kesabaran, dan konsistensi. Tidak masalah jika anak masih beberapa kali kembali ke kamar orang tua. Terus dampingi dengan penuh kasih.Mendidik anak bukan tentang hasil yang cepat, tetapi tentang kebiasaan baik yang dibangun sedikit demi sedikit, setiap hari.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

Strategi Menghadapi Persaingan Antarsaudara (bagian 3)

Izinkan Melampiaskan Emosi (tetapi Hanya kepada Anda)Ketika anak-anak Anda tahu bahwa mereka dapat berbicara dengan Anda secara jujur tentang perasaan mereka terhadap saudara kandung, jauh lebih kecil kemungkinannya mereka melampiaskan kepada saudara laki-laki atau perempuan tersebut. Jadi, biasakanlah untuk mengatakan kepada anak-anak Anda, "Memiliki saudara perempuan bisa terasa sulit, ya?" atau "Tidak apa-apa berperasaan macam-macam tentang adik barumu. Perasaan senang, gembira, sedih, atau marah. Semua perasaan itu boleh-boleh saja dan kita bisa membicarakan. Jangan kekang perasaannya... Seiring bertambahnya usia anak-anak Anda, mereka mungkin lebih mendapatkan manfaat langsung: "Kita akan pergi ke kompetisi senam saudarimu nanti... Ibu tahu rasanya sulit untuk melihat saudara melakukan sesuatu dan mendapatkan begitu banyak perhatian. Kamu tetaplah anak yang baik walaupun merasa seperti itu. Kita bisa membicarakannya." Ingat: perasaan kita adalah kekuatan; perasaan yang tidak kita kekang akan lebih mungkin meluncur keluar dari tubuh dalam bentuk perilaku. Semakin Anda mengizinkan anak-anak untuk cemburu, semakin Anda dapat memecahkan masalah pada saat perasaan itu muncul. Semakin sedikit Anda mengizinkan rasa cemburu ("Jangan bicara begitu tentang saudarimu!"), dan semakin sedikit keterampilan yang dikembangkan seorang anak untuk menghadapinya saat perasaan itu muncul, semakin besar kemungkinan rasa cemburu itu akan keluar sebagai penghinaan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
L

Lisna Nurul Hikmah

๐Ÿ“ Kabupaten Banyumas

Bab 1 Syarah hadits

Sabda nabi "katakanlah, 'aku beriman kepada Allah' kemudian istiqomahlah."beliau bersabda "katakanlah" maksudnya katakanlah dengan lisanmu disertai dengan pembenaran hatimu. "Aku beriman kepada Allah", bahwa dia Allah adalah ilah yang maha esa yang wajib makhluk beribadah kepadaNya, yang disifati dengan sifat-sifat yang sempurna yang Maha Tinggi dan wajib disucikan dari sifat-sifat yang jelek. Apa saja yang dijadikannya hak maka itu adalah hak dan apa saja yang dijadikannya batil maka itu batil. "Kemudian Istiqomahlah" yaitu Istiqomah di atas konsekuensi dari perkataan tersebut berupa mencintai Allah ta'ala yang mendatangkan keridhaan dan kecintaanNya serta menjauhkan diri dari kemurkaannya dengan meninggalkan apa saja yang dapat mendatangkan kemarahanNya

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Bab 12 - Studi Kasus Keluarga Riil 2

T: Anak Saya Suka Mengucapkan Kata UmpatanOrang Tua:"Anak laki-laki kami berusia 3 tahun. Selama satu-dua bulan terakhir, dia sangat senang mengucapkan kata bugger. Bahkan, itu sering menjadi kata pertama yang dia ucapkan saat bangun tidur, dan dia mengatakan bahwa itu adalah kata favoritnya. Dia juga pernah menyapa orang asing di supermarket dengan kata tersebut. Kami sudah mencoba berbagai cara, tetapi belum ada yang berhasil. Bagaimana menerapkan gentle discipline dalam situasi seperti ini?"J: Ada beberapa hal yang mungkin sedang terjadi.1. Anak mungkin memang menyukai bunyi kata tersebut.Bagi anak prasekolah, beberapa kata terasa menyenangkan untuk diucapkan.Bunyi dan susunan hurufnya bisa membuat mereka tertarik, tanpa benar-benar memahami maknanya.Dalam kasus ini, kata tersebut juga terdengar mirip dengan bug ("serangga"), sesuatu yang sering menarik perhatian anak-anak seusianya.2. Reaksi orang dewasa bisa membuat kata itu semakin menarik.Anak sering mengulangi kata umpatan karena melihat respons orang di sekitarnya.Jika orang tua marah, terkejut, atau bereaksi berlebihan, anak merasa kata itu memiliki "kekuatan".Di sisi lain, mengabaikannya sepenuhnya juga belum tentu membantu.Yang lebih efektif adalah merespons dengan tenang, tanpa memberikan reaksi yang berlebihan maupun membuat anak merasa diabaikan.3. Ajak anak menggunakan kata pengganti.Saat anak sedang tenang, Anda bisa berkata:"Nak, ada banyak orang yang tidak suka mendengar kata itu. Kalau kita di luar rumah, yuk pakai kata lain."Ajak anak memilih kata yang bunyinya mirip, tetapi lucu dan tidak bermakna, misalnya:FluggerBrubberFligger4. Jadikan sebagai permainan.Saat anak kembali mengucapkan kata umpatan, katakan dengan santai:"Ups, sekarang gantinya Flugger, ya. Ingat?"Tertawalah bersama.Tantang anak untuk mengingat dan menggunakan kata pengganti itu.Dengan begitu, perhatian anak beralih tanpa perlu dimarahi.5. Bersabarlah dan tetap konsisten.Jangan berharap perubahan terjadi dalam beberapa hari.Proses ini bisa memerlukan waktu sekitar dua bulan atau bahkan lebih.Konsistensi orang tua adalah kunci agar kebiasaan tersebut perlahan menghilang.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 Agustus 2026
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Ringkasan bab 2 - sub bab bekal ilmu agama

Bekal ilmu agama itu amat penting karena bekal ini yang dapat mengantarkan kepada kebahagiaan dan keberkahan. Ingatlah, kita menjadi mulia adalah dengan ilmu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif antara religiusitas dan penerimaan diri. Kepuasan pernikahan yang dirasakan oleh suami berdasarkan pada pandangannya bahwa kepuasan pernikahan terjadi saat pasangan yang menikah dapat sepaham dan sependapat dalam menjalani kehidupan pernikahan, khususmya terkait norma serta kegiatan keagamaan. Ringkasnya, makin memahami agama akan mendatangkan kepuasan dalam pernikahan. Memahami agama akan membuat seseorang semakin bertakwa.Buku: Cinta janji dan ujian dalam berumah tanggaKarya: Dr. Muhammad Abduh Tuasikal

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’