๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka25 September 2026
F
Fatimah Zahra

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Bab tiga tentang buang air dan adabnya

BAB KETIGA: TENTANG BUANG AIR DAN ADABNYA, DENGAN BEBERAPA MASALAH Masalah Pertama: Istinja dan Istijmar serta Penggantian Keduanya Istinja adalah menghilangkan yang keluar dari dua jalan (qubul dan dubur) dengan air. Istijmar adalah menyekanya dengan benda suci, halal, dan pembersih seperti batu dan sejenisnya. Salah satunya cukup menggantikan yang lain, karena hal itu terbukti dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Dari Anas radhiyallahu 'anhu berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam masuk ke tempat buang air, maka aku dan seorang anak seusia denganku membawa tempat air dan tongkat kecil, lalu beliau beristinja dengan air." Dan dari Aisyah radhiyallahu 'anha, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian pergi buang air besar, hendaklah ia bersuci dengan tiga batu, karena itu cukup baginya." Menggabungkan keduanya adalah lebih utama. Istijmar dapat dilakukan dengan batu atau penggantinya dari setiap benda suci, pembersih, dan halal, seperti tisu kertas, kayu, dan sejenisnya, karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beristijmar dengan batu, maka diqiyaskan dengannya yang serupa dalam membersihkan. Tidak cukup dalam istijmar kurang dari tiga kali usap berdasarkan hadits Salman radhiyallahu 'anhu: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kami beristinja dengan tangan kanan, beristinja kurang dari tiga batu, dan beristinja dengan kotoran atau tulang." 44 Masalah Kedua: Menghadap Kiblat dan Membelakanginya Saat Buang Air Tidak boleh menghadap kiblat atau membelakanginya saat buang air di padang tanpa penghalang, berdasarkan hadits Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu 'anhu: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika kalian mendatangi tempat buang air, jangan menghadap kiblat dan jangan membelakanginya, tetapi menghadaplah ke timur atau ke barat." Abu Ayyub berkata: "Kami datang ke Syam dan menemukan toilet yang dibangun menghadap Ka'bah, maka kami menyimpang darinya dan meminta ampun kepada Allah." Adapun jika di dalam bangunan atau ada sesuatu yang menghalangi antara dia dan kiblat, maka tidak mengapa berdasarkan hadits Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma: "Bahwa ia melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam buang air kecil di rumahnya menghadap Syam dan membelakangi Ka'bah." Dan hadits Marwan Al-Ashghar berkata: "Ibnu Umar menambatkan untanya menghadap kiblat, kemudian duduk buang air kecil ke arahnya. Aku berkata: 'Wahai Abu Abdurrahman, bukankah hal ini dilarang?' Dia berkata: 'Ya, sesungguhnya yang dilarang adalah di tanah lapang, adapun jika ada sesuatu yang menghalangi antara kamu dan kiblat maka tidak mengapa.'" Yang lebih utama adalah meninggalkan hal itu bahkan di dalam bangunan

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 25 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka25 September 2026
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

5% Aksi dan 95% Reaksi

5% Aksi dan 95% ReaksiApa hubungannya antara aksi dan reaksi dengan peran seorang ayah?Apa maksud ungkapan "5% aksi dan 95% reaksi" ketika dikaitkan dengan ayah sebagai kepala keluarga?Untuk menjawab pertanyaan itu, mari kita melihat sebuah kisah sederhana.Pak Roy (bukan nama sebenarnya) adalah seorang ayah dari dua orang anak. Ia memiliki seorang istri yang cantik dan cerdas. Di dunia kerja, Pak Roy dikenal sebagai pebisnis muda yang sukses. Prestasinya selalu menonjol, proyek-proyek besar selalu dipercayakan kepadanya, dan hasil kerjanya sering menjadi yang terbaik.Pagi itu, Pak Roy harus segera berangkat ke kantor. Ada presentasi penting yang akan ia sampaikan di hadapan para investor. Karena bangun sedikit terlambat, ia terburu-buru menyelesaikan sarapannya di meja makan.Tanpa sengaja, Rico, putra sulungnya yang masih duduk di kelas IV SD, menumpahkan segelas susu cokelat ke baju dan dasi sang ayah."Rico! Apa ini!? Cara minummu bagaimana sih? Lihat baju Papa jadi kotor semua! Pakai mata kalau melakukan sesuatu!"Bentakan itu membuat Rico terdiam ketakutan.Teriakan Pak Roy mengejutkan istrinya yang sedang mengurus anak kedua mereka. Mbak Inah, asisten rumah tangga yang mendengar keributan, segera datang ke ruang makan. Dalam hitungan detik, suasana pagi yang semula tenang berubah menjadi tegang.Pak Roy masuk ke kamar untuk mencari baju pengganti. Namun karena emosinya belum mereda, satu demi satu baju yang dicoba terasa tidak cocok. Istrinya berusaha membantu, tetapi niat baik itu justru disambut dengan kemarahan.Waktu terus berjalan.Karena terlambat berangkat, Pak Roy terjebak kemacetan. Di tengah perjalanan, ia baru menyadari bahwa map presentasinya tertinggal di rumah.Emosinya semakin memuncak.Pak Rido, sang sopir yang sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi, ikut menjadi sasaran kemarahan. Ia diminta memutar balik kendaraan dan mencari jalan tercepat untuk kembali ke rumah.Pagi itu, satu gelas susu yang tumpah telah menyeret banyak orang ke dalam pusaran emosi:Rico dimarahi.Istri dibentak.Mbak Inah terkena luapan emosi.Pak Rido ikut menjadi sasaran.Bahkan hingga malam hari, Pak Roy masih membawa kemarahan yang sama.Sekarang mari kita lihat skenario yang berbeda.Peristiwanya tetap sama.Rico tetap menumpahkan susu cokelat ke baju papanya.Namun kali ini Pak Roy berkata dengan tenang,"Rico, hati-hati minumnya. Lihat, baju Papa jadi kotor. Tolong panggil Mbak Inah untuk membantu membersihkan meja ini. Papa ganti baju dulu ya. Lain kali lebih hati-hati.""Maaf, Pa," jawab Rico.Mbak Inah membersihkan meja makan.Istri Pak Roy membantu memilihkan baju pengganti."Pa, pakai yang ini saja. Bagus kok."Pak Roy tersenyum."Terima kasih ya, Ma. Papa pakai yang ini."Ia kemudian berpamitan kepada anak-anaknya sebelum berangkat kerja."Pa, tas kantornya jangan lupa.""Siap. Terima kasih, Ma. Doakan presentasinya lancar."Mungkin Pak Roy tetap terlambat beberapa menit.Namun pagi itu tidak berubah menjadi kekacauan.Tidak ada tangisan.Tidak ada bentakan.Tidak ada suasana tegang.Tidak ada luka hati yang tertinggal.Perhatikan baik-baik.Dalam kedua cerita tersebut, peristiwanya sama.Susu tetap tumpah.Baju tetap kotor.Jadwal tetap terganggu.Yang berbeda hanyalah respons sang ayah.Sering kali, dalam kehidupan keluarga, hanya sebagian kecil kejadian yang benar-benar terjadi di luar kendali kita. Anak menumpahkan minuman. Kendaraan mogok. Cuaca buruk. Rencana berubah. Kesalahan terjadi.Itulah bagian 5%.Namun 95% sisanya ditentukan oleh cara kita merespons kejadian tersebut.Sebagai ayah, kita memang tidak selalu bisa mengendalikan apa yang terjadi di sekitar kita. Tetapi kita selalu memiliki kesempatan untuk memilih bagaimana bereaksi.Kemarahan yang tidak terkendali dapat menyebar ke seluruh anggota keluarga. Sebaliknya, ketenangan seorang ayah juga dapat menenangkan seluruh rumah.Susu yang tumpah bukanlah masalah terbesar pagi itu.Yang menentukan arah hari tersebut adalah respons setelahnya.Anak-anak mungkin akan lupa bahwa suatu pagi mereka pernah menumpahkan susu di meja makan. Namun mereka akan mengingat bagaimana ayah mereka bereaksi ketika mereka melakukan kesalahan.Mereka akan mengingat apakah ayah menjadi tempat yang aman untuk belajar, atau menjadi sosok yang harus ditakuti ketika kesalahan terjadi.Karena itu, ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, mungkin kita perlu bertanya kepada diri sendiri:"Apakah saya sedang bereaksi terhadap masalah ini, atau justru sedang memperbesar masalah dengan reaksi saya?"Mungkin kita tidak dapat mengendalikan 5% yang terjadi.Tetapi kita dapat memilih 95% sisanya.Dan sering kali, di situlah letak kepemimpinan seorang ayah yang sesungguhnya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 25 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka25 September 2026
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Hanya Untukmu Anakku | Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

Khitan dan Pensyariatannya Sebagai FitrahDi dalam kitab Shahihul Bukhari dan Shahih Muslim, dari Hadits Abu Hurairah radhiyallahuโ€™anhu, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallahuโ€™alaihi Wasallam bersabda:โ€œPerkara fitrah itu ada lima : khitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kumis, menggunting kuku, dan mencabut bulu ketiak.โ€ Diriwayatkan oleh Bukhari (5891, 6297) dan Muslim (257)Fitrah itu ada dua jenis; pertama, fitrah yang berkaitan dengan hati, yaitu mengenal Allah, mencintai-Nya, dan lebih mengutamakan-Nya daripada yang lain. Kedua, fitrah yang terkait dengan amal perbuatan, yaitu semua perilaku yang telah disebutkan di atas.Fitrah pertama, dengan cara membersihkan jiwa dan membersihkan hati.Fitrah kedua, dengan cara membersihkan badan.Masing-masing dari dua jenis fitrah ini saling menopang dan menguatkan.Perkara-perkara fitrah yang disebutkan dalam hadits diatas, diantaranya ada yang wajib. Seperti: berkumur, ber-istinsyaq (menghirup air), dan ber-istinjaโ€™ (bersuci setelah buang air); ada pula yang berupa anjiran, seperti bersiwak. Adapun menggunting kuku, jika ia terlalu panjang sehingga banyak kotoran di bawahnya maka wajib mengguntingnya untuk sahnya bersuci. Sementara mencukur kumis, dalil yang mewajibkan untuk mencukurnya yaitu apabila kumis tsb sudah panjang. Semua ketentuan ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahuโ€™alaihi Wasallam. Beliau bersabda:ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฃู’ุฎูุฐู’ ู…ูู†ู’ ุดูŽุงุฑูุจูู‡ู ููŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ู‘ูŽุงโ€œSiapa yang tidak mencukur kumisnya, maka dia bukan termasuk golongan kami.โ€

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 25 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka25 September 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

Jangan Sering Membentak Anak karena Berdampak Buruk pada Otak

Ayah Edi, Mendidik Anak tanpa Teriakan dan Bentakan Tahukah Bunda? Di dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 triliun sel otak yang siap tumbuh. Satu bentakan atau makian mampu membunuh lebih dari 1 miliar sel otak saat itu juga. Satu cubitan atau pukulan mampu membunuh lebih dari 10 miliar sel otak saat itu juga. Sebaliknya 1 pujian atau pelukan akan membangun ke-cerdasan lebih dari 10 triliun sel otak saat itu juga.Membentak bisa berpengaruh buruk pada anak-anak karena bisa membuat renggang ikatan batin dengan anak. Selain itu, bentakan tidak mengajarkan apa-apa untuk perkembangan si kecil. Saat usia anak masih di bawah 10 tahun, mereka tidak akan melawan atau balas membentak. Namun, karena sikap pasif mereka itu, Anda jadi tidak bisa mengukur seberapa besar dampak psikologis yang ditimbulkan karena membentak. Anak cenderung untuk meniru perilaku orang-tuanya. Seorang anak yang selalu dibentak, diomeli, atau dimarahi, akan tumbuh dengan keyakinan bahwa dia sah-sah saja berkomunikasi dengan menggunakan bentakan, omelan, atau kemarahan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 25 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka25 September 2026
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Perasaan

penutup kasus Lucas dan masuk ke bab baru yang penting: *Kerusakan, Perbaikan, dan Perasan*1. Soal rasa bersalah Annis (ibu Lucas):*Penulis menduga rasa bersalah Annis lebih besar karena *peran gender tradisional*. Annis merasa dirinya yang harus memegang tanggung jawab lebih besar daripada John dalam mengurus Lucas. Padahal idealnya orang tua memegang tanggung jawab yang sama.Sulit membuang tradisi turun-temurun ini. Bukan berarti harus meninggalkan tradisi itu, tapi perlu didiskusikan agar anggota keluarga tidak punya asumsi yang beda-beda.*Kabar baiknya:* Perasaan Annis membaik setelah John menyadari tindakannya dan mereka sama-sama belajar berempati terhadap perasaan Lucas dan belajar memvalidasi perasaan dan pengalamannya. Dan mereka berhasil demi Lucas, demi hubungan, dan demi semuanya.*2. Pesan untuk semua orang tua:*Syukurlah mayoritas anak tidak sampai mencoba bunuh diri. Tapi kalau sampai terjadi masalah di sekolah, sampai menyakiti diri sendiri, maupun depresi atau cemas, itu adalah tanda untuk menunjukkan bahwa Anda *selalu perlu serius menganggap perasaan anak.*Tuntutlah mereka untuk mengungkapkan, *kemudian terimalah perasaan itu.* Penting untuk menunjukkan bahwa sejauh ini tidak ada orang tua sempurna. Perkataan sejauh ini adalah perbuatan yang menentukan perubahan.*3. Cinta tidak bisa didelegasikan (hal 93):*> Mendelegasikan cinta โ€” sebagian kepedulian iya, tetapi cinta, tidak. Kita pun tidak bisa mendelegasikan untuk memberikan cinta. Ia tidak bisa di-akhir pekan. Anak-anak membutuhkan cinta setidaknya dari salah satu orang tuanya.Penulis mengutip Psikiater dan psikoanalis anak, *Donald Winnicott*: Ia menyadari sesuatu ketika memperhatikan anak-anak sedang bermain petak umpet. Ia merasa: Bersembunyi itu menyenangkan, dan tidak ditemukan itu berbahaya. Ini berlaku pula dalam kehidupan.Kita mungkin senang dengan rahasia, sebagai orang dewasa dan anak-anak. Namun, jika tidak seorang pun melihat dan menemukan kita apa adanya, di tempat kita berada, dan ketika kita menginginkannya, maka bencana pun tiba.*4. Bab Baru: Kerusakan, Perbaikan, dan Perasaan*Penulis bilang:Ketika berpikir tentang perasaan, jangan lupakan kerusakan dan perbaikan. Andai saja saya dapat mengatakan bahwa saya tidak pernah kasar pada anak saya, atau bahwa saya tidak pernah mendahulukan perasaan saya atau ketimbang perasaan anak saya. Saya tentu pernah melakukannya, seperti orang tua saya terhadap saya.Namun, ada satu perbedaan antara cara saya dibesarkan dan cara saya membesarkan anak saya, yaitu saya orang tua saya tidak pernah mengakui kesalahannya, yaitu orang tua saya tidak pernah mengakui kesalahannya atau tidak pernah meminta maaf. Saya dikritik tentang kesalahannya itu. Bahkan setelah saya dewasa, orang tua saya tidak pernah meminta...---*Inti sederhananya:*1. *Cinta gak bisa dititip:* Pengasuh bisa jaga fisik, tapi cinta harus dari orang tua langsung. Minimal 1 orang tua hadir penuh tiap hari.2. *Anak main petak umpet itu metafora:* Senang sembunyi, tapi harus ada yang mencari dan menemukan. Kalau tidak ada yang menemukan dia apa adanya, dia merasa bencana.3. *Semua orang tua pasti merusak:* Kita pasti pernah bentak, pernah utamakan perasaan kita. Bedanya orang tua yang baik bukan yang tidak pernah salah, tapi yang *berani mengakui salah dan memperbaiki.*Contoh: "Maaf ya nak, tadi ibu bentak karena ibu capek, bukan salah kamu. Ibu sedih sudah bentak kakak."Itu "perbaikan" yang menyembuhkan, bukan pura-pura tidak pernah salah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 25 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka25 September 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & wings 2 - tip agar anak suka membaca

โ€ขBerikan teladan dengan membaca-Anak-anak belajar dengan melihat, jadi ambil buku untuk Anda baca alih-alih remote TV. Ceritakan buku-buku yang Anda sukai saat masih remaja. Ceritakan apa yang sedang Anda baca kepada anak-anak Anda. Saya juga menceritakan bacaan menarik kepada anak-anak saya lewat email.Belikan kamus yang baik untuk anak-anak Anda dan gunakanlah secara teratur. Pada ulang tahunnya yang kesepuluh, saya menghadiahi anak saya kamus digital yang bisa bersuara. Benda itu menjadi temannya setiap saat. Dia membawanya ke sekolah dan menaruhnya di samping tempat tidur saat berada di rumah.Cobalah membuat anak-anak menggemari penulis atau seri tertentu. Oprah menyukai Lois Lenski semasaia remaja.Berikan buku sebagai hadiah. Berikan buku atau berlangganan majalah sebagai hadiah untuk putra-putri Anda. Dorong mereka untuk memberikan buku sebagai hadiah kepada orang lain. Aktor dan sutradara Amol Palekar mengatakan bahwa, "Selama bertahun-tahun di rumah saya, setiap prestasi akan dihadiahi buku. Kami selalu dipaparkan ke sastra yang lebih tinggi dan tak lama kemudian saya hanya bisa dipuaskan dengan tak kurang dari itu." Paman saya menghadiahi langganan majalah Readers Digest pada ulang tahun saya yang kedua belas dan saya masih ingat betapa gembiranya saya melihat majalah yang dikirimkan lewat pos hanya untuk saya. Seakan-akan menerima hadiah ulang tahun setiap bulan.๏ปฟ๏ปฟBuatlah pesta tukar buku. Undang teman-teman buah hati Anda dan minta mereka (atau orangtua mereka) untuk membawa lima buku yang ingin mereka tukarkan. Setelah itu, biarkan tawar-menawar di-mulai! Itu merupakan cara terbaik untuk memperbarui koleksi Anda tanpa mengeluarkan uang.๏ปฟ๏ปฟHubungkan membaca dengan sebuah tujuan. Sajikan membaca sebagai kegiatan yang punya tujuan; sebagai cara untuk mendapatkan informasi bagaimana membuat pesawat kertas, misalnya, mengenali boneka atau prangko koleksi anak Anda, atau merencanakan perjalanan keluarga. Minta anak Anda untuk mencari tempat yang ingin dikunjunginya saat berlibur ke Darjeeling di Benggala Barat, misalnya. Jika Anda sudah menjadwalkan liburan keluarga, anjurkan anak Anda untuk mencari informasi dari internet dan tentukan dua tempat yang ingin mereka kunjungi.Beri anak Anda rak sendiri dan atur sebuah sudut kecil untuk membaca. Biarkan ia melengkapi sudut baca itu sesukanya. Hal ini akan memberinya perasaan memiliki bukan hanya terhadap buku-buku, melainkan juga terhadap tempatnya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 25 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka25 September 2026
N

Naella ulia

๐Ÿ“ -

Cara Menabung dan Menginvestasikan Uang

โ— How to Save Invest Money Setelah seseorang menguasai skill mencari uang, pandai memiliki cashflow yang sehat, serta memahami cara membelanjakannya secara efisien sehingga ia yang cerdas dalam mendermakan harta, yang harus diketahui berikutnya adalah bagaimana cara menyimpan/menabung dan mengembangkan harta yang dimiliki.Namun hal yang harus dipahami sebelum itu adalah, mengapa kita harus menabung Berikutnya, dasar-dasar halal haram dalam muamalah mallyah (berkenaan dengan harta), konsep time value of money. urgensi membuat tujuan finansial yang jelas, menabung/investasi berdasarkan profil risiko. caraPertama, kenapa kita menabung? Disarikan dari buku Karya Syaikh Dr. Labib Najib Abdullah berjudul Mengelola Keuangan Rumah Tangga Islami menabung merupakan upaya kita untuk mempertahankan kehidupan di masa depan serta meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas rumah tangga. Dalam Al-Qur'an maupun hadits, terdapat dalil yang menunjukkan adanya syariat menabung di kehidupan masyarakat level makro maupun mikro. Contohnya solusi yang diberikan nabi Yusuf untuk menyelamatkan perekonomian mesir dari ancaman paceklik,"Yusuf berkata, 'supaya kamu bertani selama tujuh tahun seperti biasa, lantas apa yang kamu panen hendaklah kamu biarkan di bulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan'."(QS Yusuf: 47)Konsep ini merupakan pelopor atas kebijakan pasokan makanan pokok, mengajarkan kita untuk menahan diri, serta memperkenalkan syariat untuk menyisihkan dan menabung pada lingkup negara.THE WORLD OF MARRIAGE Candra Prahastiwi ,Saviera Yonita, Dr.Victa Ryza

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 25 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka25 September 2026
E

Exa Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Paduan Keluarga Sakinah - Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Pernikahan yang Dilarang dalam Syariat IslamAllah dan Rasul-Nya menetapkan berbagai aturan dalam pernikahan. Beberapa bentuk pernikahan yang dilarang antara lain:Nikah SyigharPernikahan dengan pertukaran perempuan sebagai syarat, misalnya seseorang menikahkan putrinya dengan orang lain dengan imbalan orang tersebut menikahkan putrinya. Dilarang dan tidak sah.Nikah TahlilSeorang laki-laki menikahi wanita yang telah ditalak tiga dengan tujuan agar wanita tersebut dapat kembali kepada mantan suaminya. Haram dan termasuk dosa besar.Nikah Mut'ahPernikahan yang dibatasi waktu tertentu, seperti sehari, beberapa hari, atau sebulan. Diharamkan.Nikah Saat Masa IddahAkad nikah dengan wanita yang masih menjalani masa iddah sebelum masa tersebut selesai. Tidak diperbolehkan.Menikahi Wanita Musyrik/KafirWanita musyrik tidak boleh dinikahi. Dalam pembahasan buku, wanita Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) memiliki ketentuan tersendiri.Menikahi Wanita yang Haram karena Nasab atau Hubungan KeluargaTermasuk ibu, anak perempuan, saudara perempuan, bibi, keponakan, ibu mertua, anak tiri dalam kondisi tertentu, menantu, serta menggabungkan dua wanita yang bersaudara dalam satu pernikahan.Menikahi Wanita yang Haram karena PersusuanHubungan persusuan dapat menyebabkan mahram sebagaimana hubungan nasab.Menghimpun Wanita dengan BibinyaTidak boleh menggabungkan seorang wanita dengan bibinya dari pihak ayah maupun ibu dalam satu pernikahan.Menikahi Wanita yang Telah Ditalak TigaMantan suami tidak boleh menikahinya kembali sampai wanita tersebut menikah dengan laki-laki lain secara wajar, kemudian pernikahan itu berakhir secara alami dan masa iddahnya selesai. Nikah tahlil tidak dibenarkan.Menikahi Wanita yang Masih BersuamiWanita yang masih menjadi istri orang lain tidak halal dinikahi.Menikahi PezinaBuku menjelaskan larangan menikahkan pezina dengan orang yang menjaga kehormatannya sebelum adanya taubat. Setelah taubat yang benar dan perbaikan diri, dibahas adanya pendapat ulama yang membolehkan.Menikah Saat IhramOrang yang sedang dalam keadaan ihram tidak boleh menikah maupun melamar.Menikahi Lebih dari Empat WanitaSeorang laki-laki dibatasi maksimal empat istri pada satu waktu dan wajib memperhatikan keadilan.Nikah 'UrfiBuku mengkritik praktik hubungan tersembunyi yang hanya didasarkan pada kesepakatan tertulis tanpa memenuhi syarat pernikahan yang sah, seperti wali.Nikah dengan Niat TalakPernikahan yang sejak awal disembunyikan niat untuk menceraikan setelah waktu tertentu dianggap mengandung unsur penipuan dan kecurangan terhadap istri dan keluarganya.Nikah Tanpa Seizin WaliBuku menyebut bahwa pernikahan wanita tanpa wali tidak sah, berdasarkan hadis yang dijadikan dalil.Wanita Muslimah dengan Laki-laki Non-MuslimWanita Muslimah tidak diperbolehkan menikah dengan laki-laki non-Muslim, termasuk musyrik maupun Ahli Kitab, sebagaimana pembahasan dalam buku.Wanita Muslimah dengan Laki-laki MusyrikDilarang berdasarkan QS. Al-Baqarah ayat 221. Laki-laki musyrik tidak boleh menikahi wanita Muslimah sebelum ia beriman.Inti PembahasanPernikahan dalam Islam memiliki aturan dan batasan yang harus dipenuhi. Larangan tersebut bertujuan menjaga kehormatan, nasab, hak pasangan, serta mencegah penipuan, kemudaratan, dan penyalahgunaan pernikahan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 25 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka24 September 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & wings 2 - Diskusi tentang buku dengan anak.

Beberapa pertanyaan yang bisa didiskusikan dengan anak Anda:Bagian apa dari cerita atau buku yang paling disukainya dan mengapa.Apa yang akan dilakukan anak Anda dalam situasi semacam itu? Apakah anak Anda menyukai akhir ceritanya? Mengapa atau mengapa tidak?โ€ข Jika anak Anda penulis apakah dia akan memperlakukan cerita itu dengan cara berbeda? Mengapa? Mengapa tidak?Anda juga harus menjadi peserta diskusi yang jujur danmengemukakan pandangan Anda. Anda bahkan bisa mendorong anak Anda untuk bertanya kepada Anda mengenai hal yang sama.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 24 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka24 September 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Mengharapkan anggota keluarga anda memperlakukan Anda sama seperti orang lain memperlakukan anda

Mengharapkan anggota keluarga anda memperlakukan Anda sama seperti orang lain memperlakukan andaSumber: Don't sweat the small stuff with your family Banyak orang mengeluhkan anggota keluarganya yang memberlakukan dirinya tidak seperti orang lain memperlakukannya. Banyak orang yang tidak menyangka dan kecewa karena sering merasa upaya tidak dihargai dipotong pembicaraannya dan tidak didengarkan atau diperlakukan kurang hormat dibandingkan dengan perlakuan yang diterima oleh teman atau mitra kerja atau bahkan pelabuhan terhadap orang asing yang tidak dikenal sama sekali. Bahkan orang terkejut bahwa ketimbang orang-orang lain mereka lebih banyak dibantah oleh anggota keluarganya. Jika anda menginginkan kehidupan keluarga yang lebih tenang sangatlah penting mengatasi fakta tak terhindarkan ini. Kita mengetahui apa kebaikan dan keburukan anggota keluarga kita dan mereka pun memahami kebaikan dan keburukan kita. Kita merasa paling nyaman dengan orang yang paling dekat dengan kita. Kita merasa tidak diawasi dan yakin tidak akan kehilangan apa-apa. Kita juga akan menyadari bahwa kita mungkin melakukan hal yang sama terhadap anggota keluarga kita jadi santai saja dan beri kesempatan pada anggota keluarga kita untuk bernafas lega. Di balik tingkah laku mereka sesungguhnya mereka sangat mencintai kita dan perilaku mereka sering kali merupakan karunia yang tersembunyi.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 24 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka24 September 2026
Y
Yudith Sand Faundry

๐Ÿ“ Kabupaten Serang

Jejak Pustaka 24 September

"Dan jika kamu khawatir terjadi persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang juru damai daei keluarga laki-laki dab seorang juru damai dari keluarga perempuan. Jika keduanya (juru damai itu) bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.-(QS. An-Nissa': 35)Wanita shalihah harus sabar dalam menghadapi ujian ini, berusaha menyelesaikan masalah de gan bijaksana dan tidak membiarkan masalah berlarut-larut.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 24 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka24 September 2026
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ Faedah yang disimpulkan oleh para ulama dari kisah Halimah as-Saโ€™diyyah bersama Nabi, di antaranya:

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบFaedah yang disimpulkan oleh para ulama dari kisah Halimah as-Saโ€™diyyah bersama Nabi, di antaranya:1. Urgensi lingkungan yang sehat pada pertumbuhan anak.โ€ข Urgensi Lingkungan Sehat untuk Anak: Kisah ini menunjukkan pentingnya membesarkan anak di lingkungan dengan kualitas udara dan alam yang baik agar tubuh tumbuh sehat, sebagaimana kebiasaan orang Arab dahulu menitipkan anak mereka di pedesaan.โ€ข Menjaga Kemurnian Bahasa: Menitipkan anak di kampung Arab bertujuan menjaga kemurnian bahasa dari percampuran budaya luar yang biasa terjadi di wilayah perkotaan.โ€ข Kunci Memahami Al-Qur'an dan Sunnah: Kualitas pemahaman agama seseorang sangat ditentukan oleh kemampuan berbahasa Arab, karena Al-Qur'an dan syariat diturunkan dalam bahasa Arab.โ€ข Hukum Mempelajari Bahasa Arab: Para ulama (seperti Ibnu Taimiyah dan Asy-Syathibi) menegaskan bahwa memahami bahasa Arab hukumnya wajib bagi yang mampu, karena menjadi sarana mutlak untuk menjalankan kewajiban memahami agama.โ€ข Pentingnya Tulisan Arab: Pembiasaan menulis Arab (seperti tulisan Pegon di Indonesia dahulu) dapat menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab dan memudahkan proses belajarnya.โ€ข Bahaya Bahasa Pasaran ('Ammiyyah): Penyebaran bahasa Arab pasaran yang tidak baku dinilai berbahaya karena dapat mengikis kaidah bahasa murni dan mempersulit umat dalam memahami dalil agama secara benar.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 24 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka24 September 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa mayoritas ulama berpendapat bahwa Nabi Harun wafat selama masa at-Tรฎh (penyimpangan Bani Israil selama 40 tahun). Lima tahun setelahnya, Nabi Musa juga wafat dalam masa yang sama. Setelah itu, Yusyaโ€™ bin Nun lah yang memimpin Bani Israil keluar dari masa at-Tรฎh dan membawa mereka menuju Baitul Maqdis. (20)โ€‹Sebelum menaklukkan Baitul Maqdis, Yusyaโ€™ bin Nun memerangi kota-kota di Syam dan berhasil mengalahkan 31 raja. Salah satu peperangan yang paling sengit adalah penaklukan kota Ariha (Yerikho), yang dikenal sebagai benteng terkuat di Syam.โ€‹Benteng ini memiliki istana yang tinggi, pagar yang kokoh, dan penduduk yang banyak. Untuk mengalahkan kota ini, Yusyaโ€™ bin Nun mengepungnya selama 6 bulan hingga akhirnya berhasil menjebol dindingnya dan menyerang mereka.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 24 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’