๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
M
Melinda Yanuar

๐Ÿ“ Kota Serang

Jelaskan Karakter Teman yang Saleh Kepada Anak

Karakter Teman yang Saleh * Teman yang saleh memiliki kedudukan yang sangat utama, bahkan menyerupai atau melebihi saudara kandung. * Rasulullah SAW bersabda bahwa anugerah terbaik dari Allah setelah saudara yang saleh adalah teman yang selalu membantu ketika kita mengingat Allah, serta mengingatkan ketika kita lupa. * Hakikat persahabatan yang baik adalah saling mendukung dan membimbing untuk senantiasa bertakwa serta tidak melupakan Allah SWT.Keutamaan Cinta Karena Allah * Persahabatan dan rasa cinta yang didasari ikhlas karena Allah SWT memiliki kedudukan yang sangat mulia. * Orang-orang yang saling mencintai karena Allah akan mendapatkan kecintaan dan perlindungan khusus dari-Nya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Camkanlah, keadaan lahir ya mencerminkan keadaan batiniyah

Camkanlah keadaan yang ria mencerminkan keadaan batiniah Sumber: Don't sweat the small stuff with your family Strategi filosofi ini telah banyak membantu saya melewati masa dewasa saya. Nilainya yang paling berharga adalah membantu Anda memperoleh kembali perspektif anda ketika hidup anda nampak tidak tenang atau di luar kendali. Ini berasal dari pemahaman bahwa dunia lahiriyah Anda,lingkungan Anda, tingkat kebisingan, kondisi relatif tenang atau kacau balau dalam hidup anda biasanya merupakan cerminan dunia batiniah anda, tingkat kedamaian dan keseimbangan atau tiadanya keduanya yang anda alami dalam pikiran anda. Banyak orang menolak strategi ini karena ini terasa begitu mudah. Siapa yang mau percaya bahwa kalau cowoknya hidup anda adalah akibat pikiran yang tak karuan meskipun cuma sebagian? Bagaimanapun lebih mudah bagi kita untuk percaya bahwa penyebab kacauannya hidup kita di akibatkan oleh lingkungan jadwal dan tanggung jawab anda. Namun jika mau mengakui bahwa pesan ini benar ini akan sangat membantu karena meskipun anda hanya sedikit memiliki Kendari di luar lingkungan anda anda mempunyai kemampuan untuk mengubah dari dalam. Salah satu buku favorit saya adalah wherever you go, there you are tulisan John kabat zinn. Perhatikan sejenak inti judul ini. Dengan lugas ini menyebutkan bahwa jika anda gugup, terburu-buru, dan tidak rapi di satu rumah, entah bagaimana Anda pasti akan menciptakan suasana yang serupa di manapun Anda berada. Sebagai contoh pernahkah anda mengenal seseorang yang terlambat melulu? Benarkah akan membantu jika anda memberinya 10 menit ekstra supaya ia tidak telat? Tidak. Alasannya sangat sederhana: kebiasaan yang membentuk kecenderungan terlambat bukanlah jam, atau waktu sepanjang hari atau bahkan hal-hal yang mesti dikerjakan hari itu. Sebaliknya kebiasaan itu berasal dari kebiasaan batiniyah kecenderungan untuk menunda hingga menit-menit terakhir. Anda dapat mengubah fakta eksternalnya ke mana seseorang pergi siapa yang ditemui dan seterusnya, namun orang tersebut akan menemukan cara untuk muncul telat. Ia akan memiliki sederetan alasan bagus tetapi faktanya ia tetap terlambat. Kebiasaan ini seperti halnya kebiasaan-kebiasaan yang lain muncul dari dalam diri seseorang dan tercermin dalam kehidupannya. Bagian paling membantu dari informasi ini berhubungan dengan pernyataan, "mana yang lebih dulu ada ketenangan pikiran atau ketenangan hidup?" Jika Anda memikirkan judul buku karangan kabatZiin , jawabannya meskipun sulit diakui sangat jelas : ketenangan pikiran mendahului kehidupan lahiriah yang lebih damai. Dengan kata lain jika hidup anda tampaknya begitu berat titik awal untuk memulai perbaikan adalah dari dalam pikiran anda sendiri. Mungkin anda memerlukan istirahat atau mengubah kecepatan langkah anda. Mungkin anda membutuhkan sedikit waktu luang buat diri anda sendiri jadi anda harus mengurangi kegiatan menonton televisi dan mencoba membaca-baca buku yang bermanfaat. Akan bermanfaat belajar meditasi atau banyak berdoa? Mungkin Anda harus mengurangi waktu tidur Anda atau bangun lebih pagi supaya bisa punya waktu sendirian. Setiap orang akan membutuhkan resep yang berbeda karena masing-masing memiliki kebutuhan yang berbeda. Namun cukup dengan memahami bahwa akar dari segala masalah dalam kehidupan terletak di dalam diri masing-masing bukan dari lingkungan Anda sering sangat membantu karena ini akan menunjukkan pangkal segala kesalahan : diri kita sendiri. Lain kali jika anda merasa kewalahan atau frustasi pelankan langkah anda dan mengancalah pada diri sendiri. Jika anda mau melakukannya Saya yakin anda akan setuju bahwa kehidupan lahirnya merupakan cerminan dari batiniyah anda. Cukup dengan memperhatikan hubungan ini anda pasti tahu benar langkah apa yang bisa diambil untuk mencegah persoalan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Mendidik Anak Diawali Dari Mendidik Diri - Ust Abu Salma Muhammad

Anak adalah cermin orang tua.Cermin memantulkan apa yang ada di depannya.Begitu pula anak.Anak sering kali menjadi cermin dari apa yang terjadi di dalam rumah.Jika anak suka berbohong, kita perlu melakukan introspeksi.Jika anak mudah marah, kita perlu melihat bagaimana pola kemarahan di rumah.Jika anak tidak menghormati orang lain, kita perlu melihat bagaimana orang tua memperlakukan orang lain.Bukan berarti setiap kesalahan anak pasti disebabkan oleh orang tua.Tidak sesederhana itu.Tetapi anak sangat kuat dipengaruhi oleh lingkungan terdekatnya.Karena itu, orang tua harus berani melakukan muhasabah.Jangan setiap kali anak melakukan kesalahan, kita langsung bertanya:โ€œBagaimana cara memperbaiki anak?โ€Tanyakan juga:โ€œApa yang perlu saya perbaiki dari diri saya?โ€

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 hari lalu
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

The Barakah Effect โ€” Kuantitas Keberkahan

Selama ini kita mudah menganggap: lebih banyak = lebih baik. Lebih banyak saudara, lebih banyak uang, lebih banyak waktu, lebih banyak kesempatan. Tapi konsep barakah membalik logika itu: sesuatu yang sedikit tetapi diberkahi bisa jauh lebih baik daripada sesuatu yang banyak tetapi tidak membawa kebaikan.Contoh Yusuf dan Musa yang dipakai penulis cukup kuat. Nabi Yusuf punya 11 saudara, tetapi banyaknya saudara tidak otomatis berarti banyaknya dukungan. Sementara Nabi Musa hanya memiliki satu saudara, Nabi Harun, tetapi Harun justru menjadi pendamping dan penolong dalam dakwahnya. Jadi yang menentukan bukan sekadar berapa banyak, melainkan apa yang Allah letakkan di dalamnya.Dan menariknya, penulis juga menegaskan bahwa barakah tidak selalu berarti sedikit. Sesuatu yang sudah banyak pun bisa Allah beri barakah sehingga manfaatnya semakin luas. Jadi bukan โ€œsedikit itu pasti berkahโ€, melainkan:Yang sedikit bisa menjadi cukup karena barakah.Yang banyak bisa menjadi semakin bermanfaat karena barakah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & Wings 1 - Pengabaian thdp pertanyaan anak

Penolakan atau pengabaian yang berulang bisa membuat si anak berasumsi:๏ปฟ๏ปฟTidak seharusnya aku berpikir sebanyak itu.๏ปฟ๏ปฟBahkan kalau aku berpikir, sebaiknya aku tidak banyak bertanya.๏ปฟ๏ปฟOrangtuaku jadi jengkel kalau aku bertanya.Mengetahui jawaban itu tidak benar.โ€ข Rasa ingin tahuku akan menimbulkan hardikan.๏ปฟ๏ปฟAku mungkin ditertawakan.๏ปฟ๏ปฟMereka toh tidak tahu jawabannya (mereka juga tidakpeduli akan jawabannya).๏ปฟ๏ปฟAtau yang lebih buruk lagi, aku akan cari jawabannya di tempat lain (yang bisa jadi berbahaya).

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Bab 14 - Menghadapi Opini dan Saran yang Tidak Diinginkan

๐ŸŒฟ Menghadapi Opini dan Saran yang Tidak DiinginkanHampir setiap orang tua pernah menerima komentar atau saran pengasuhan yang tidak sesuai dengan keyakinannya."Anda sebaiknya mengabaikan tantrumnya; ini akan mengajarinya bahwa tidak ada yang peduli sehingga dia akan berhenti.""Jika dia berbicara seperti itu kepadaku, aku akan mengurungnya di kamar sepanjang hari.""Anda perlu bersikap lebih tegas kepada mereka. Tamparan kecil berhasil untuk saya ketika anak-anak berperilaku buruk."Komentar seperti ini sering kali sulit diterima. Bukan hanya cara kita mengasuh yang dipertanyakan, tetapi juga perilaku anak kita. Namun, memahami alasan di balik kritik tersebut dapat membantu kita merespons dengan lebih bijak.โžœ Karena Mereka Peduli kepada KitaSering kali, saran diberikan karena orang lain melihat kita sedang kesulitan dan ingin membantu.Misalnya, mereka melihat kita kelelahan menghadapi tantrum, lalu menawarkan solusi yang menurut mereka efektif. Meskipun sarannya mungkin tidak cocok bagi kita, motivasi mereka biasanya adalah kepedulian.Dalam situasi seperti ini, kita dapat menghargai perhatian mereka sambil menjelaskan mengapa pendekatan yang mereka sarankan tidak sesuai dengan nilai atau tujuan pengasuhan yang kita pilih.โžœ Karena Mereka Tidak Memahami Pilihan KitaPerbedaan generasi sering kali melahirkan perbedaan cara pandang tentang pengasuhan.Seorang nenek mungkin tidak memahami mengapa kita tetap mendampingi anak yang sedang tantrum. Dalam pemahamannya, anak yang berperilaku seperti itu dahulu akan dihukum atau dipukul agar belajar bersikap sopan dan patuh.Karena itu, ia mungkin khawatir anak kita akan tumbuh menjadi anak yang tidak disiplin jika kita tidak bersikap lebih "keras". Dalam situasi seperti ini, penjelasan yang tenang, disertai informasi atau referensi yang dapat dipercaya, sering kali lebih membantu daripada perdebatan.โžœ Karena Cara Kita Berbeda dari Cara Kita Dulu DibesarkanKritik jenis ini sering datang dari orang tua kita sendiri.Mungkin dahulu kita dipukul atau dikirim ke kamar ketika berperilaku tidak baik. Kini, ketika anak kita melakukan hal yang sama, kita memilih memeluknya, mendengarkan perasaannya, dan membimbingnya memahami emosinya.Ketika orang tua berkata, "Saya dulu melakukan itu kepada kalian dan kalian baik-baik saja," mereka mungkin merasa bahwa pilihan kita merupakan penilaian terhadap cara mereka membesarkan kita.Padahal, memilih pendekatan yang berbeda tidak selalu berarti menyalahkan masa lalu. Kita hanya mengambil keputusan berdasarkan pemahaman dan pengetahuan yang tersedia saat ini. Karena itu, penjelasan yang lembut dan penuh penghargaan biasanya lebih mudah diterima.โžœ Karena Kritik Itu Berasal dari Luka Mereka SendiriIni mungkin alasan yang paling jarang terjadi, tetapi juga yang paling sulit dihadapi.Ada orang-orang yang pernah mengalami luka mendalam dalam hidupnya dan menutupi rasa sakit tersebut dengan kepahitan. Mereka lebih mudah mengkritik atau menyerang orang lain daripada menghadapi pergumulan mereka sendiri.Dalam situasi seperti ini, penting untuk mengingat bahwa kritik tersebut sering kali bukan tentang kita atau keluarga kita. Kritik itu lebih banyak mencerminkan kondisi orang yang menyampaikannya.Respons terbaik biasanya sederhana:"Terima kasih atas sarannya. Akan saya pertimbangkan."Setelah itu, kita dapat melanjutkan pilihan pengasuhan yang kita yakini. Jika hubungan tersebut terus-menerus membawa dampak buruk bagi kesehatan emosional kita, membatasi interaksi juga bisa menjadi pilihan yang bijaksana.โœจ Inti PembahasanTidak semua kritik lahir dari niat buruk. Sebagian muncul karena kepedulian, sebagian karena perbedaan pemahaman, sebagian lagi karena pengalaman masa lalu yang berbeda. Ketika kita mampu memahami alasan di balik komentar yang diberikan, kita akan lebih mudah merespons dengan tenang, tanpa kehilan gan keyakinan terhadap pilihan pengasuhan yang kita jalani.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
N
Nela Agu Saudara

๐Ÿ“ Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 7 Dahsyatnya Bahaya Lisan Wanita

Mencela Dan Melaknat (Part 1)Mencela, mencaci maki, dan melaknat merupakan ucapan yang tidak memiliki manfaat, bahkan dapat menjadi dosa yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.Allah Taโ€˜ala melarang menyakiti kaum mukminin dengan perkataan maupun perbuatan. Allah berfirman:โ€œDan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.โ€(QS. Al-Ahzab: 58)Rasulullah ๏ทบ juga bersabda:โ€œMencela seorang Muslim adalah kefasikan, dan memeranginya adalah kekufuran.โ€ (HR. Bukhari dan Muslim)Fasik berarti keluar dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Adapun kekufuran dalam hadis tersebut berkaitan dengan memerangi seorang Muslim dan tidak serta-merta berarti seseorang keluar dari Islam hanya karena melakukan perbuatan tersebut.Orang yang gemar mencela juga digambarkan dengan celaan yang sangat keras. Rasulullah ๏ทบ bersabda:โ€œDua orang yang saling mencaci adalah dua setan yang saling mencaci dan saling berdusta.โ€ (HR. Ahmad dan Abu Dawud)Seorang mukmin sejati bukanlah orang yang suka mencela, melaknat, berkata keji, atau menyakiti orang lain dengan lisannya.Terlebih ketika sedang marah. Ketika emosi tidak terkendali, seseorang bisa mengucapkan laknat kepada manusia, hewan, benda, atau sesuatu yang sebenarnya tidak berhak dilaknat.Ini bukan perkara sepele. Laknat adalah ucapan yang mengandung doa agar seseorang dijauhkan dari rahmat Allah. Karena itu, seorang Muslim harus berhati-hati terhadap lisannya.Rasulullah ๏ทบ bersabda:โ€œOrang yang suka melaknat tidak akan menjadi pemberi syafaat dan tidak pula menjadi saksi pada hari kiamat.โ€(HR. Muslim)Lebih mengerikan lagi, apabila seseorang melaknat orang yang tidak berhak mendapat laknat, maka laknat tersebut dapat kembali kepada orang yang mengucapkannya.Karena itu, ketika marah, jangan biarkan lisan mengambil alih kendali hati. Jangan sampai beberapa detik kemarahan membuat kita mengucapkan kalimat yang justru menjadi keburukan bagi diri sendiri.MuhasabahBerapa kali lisan kita mencela ketika marah?Berapa kali kita melaknat tanpa berpikir?Jangan merasa ringan dengan dosa lisan hanya karena tidak meninggalkan luka yang terlihat.Ada luka yang tidak terlihat oleh mata, tetapi tercatat di sisi Allah.Jaga lisan sebelum ucapan menjadi penyesalan yang tidak bisa ditarik kembali.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
G

Gardina daru adini

๐Ÿ“ Kota Depok

Resume

Rawat dan didiklah anak dengan ketulusan hati dan niat yang ikhlas, semata-mata mengharap keridhaan Allah.Canangkan niat demi Allah semata pada seluruh aktivitas edukatif (pendidikan dan pengajaran) anak kita, baik berupa perintah, larangan, nasihat, pengawasan, maupun hukuman.Ikhlas adalah fondasi keimanan dan merupakan keharusan di dalam Islam.Allah tidak akan menerima suatu amal shalih tanpa ada keikhlasan di dalam jiwa pelakunya

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Ringkasan sub bab hari terakhir menjelang wafat

Rasulullah berpesan kepada umatnya tentang dunia. Janganlah berlomba-lomba mengejar dunia. Agar dunia tidak membuat umatnya binasa sebagaimana umat-umat sebelumnya binasa karena dunia.Sehari sebelum wafat, Rasulullah bersedekah beberapa dinar. Lalu bersabda: โ€œKami (para nabi) tidak meninggalkan warisan. Apa yang kami tinggalkan menjadi sedekah.โ€ (HR. al Bukhari 6730).Buku: Bila Kumati. Catatan Tentang Peristiwa Kematian.Karya: Ammi Nur Baits

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบPeristiwa-Peristiwa Penting sebelum Lahirnya RasulullahKedua: Kisah Tentara Bergajah1. Asal-usul Tahun Gajah: Nabi Muhammad ๏ทบ lahir pada Tahun Gajah, dinamakan demikian karena pada tahun tersebut Allah menghancurkan pasukan bergajah yang kisahnya diabadikan dalam QS. Al-Fiil: 1-5.2. Pembangunan Gereja Al-Qullais: Abrahah, wakil Raja Najasyi (penguasa Habasyah) di Yaman, membangun gereja megah bernama al-Qullais di Shan'a untuk menarik perhatian Romawi dan mengalihkan orang Arab agar tidak lagi berhaji ke Ka'bah.3. Pemicu Kemurkaan Abrahah: Seorang pria dari suku Kinanah (Quraisy) yang tidak terima mendatangi al-Qullais lalu mengotori dinding gereja tersebut dengan kotoran manusia.4. Mobilisasi Pasukan Gajah: Abrahah murka dan memimpin pasukan besar ke Makkah untuk menghancurkan Ka'bah menggunakan sekelompok gajah, dipimpin gajah terbesar bernama Mahmud.5. Gagalnya Perlawanan Arab: Kabilah-kabilah Arab sempat mencoba melawan namun kalah karena kalah jumlah, tidak bersatu, dan gentar melihat gajah.6. Penunjuk Jalan Abrahah: Nufail bin Habib al-Khatsโ€™ami (tawanan Abrahah) dan Abu Righal (utusan kabilah Tsaqif dari Thaif) dipaksa/diutus menjadi penunjuk jalan pasukan Abrahah menuju Makkah.7. Perampasan Harta Penduduk: Setibanya di al-Mughammas (dekat Makkah), pasukan Abrahah merampas harta penduduk, termasuk 200 ekor unta milik Abdul Mutthalib (pemimpin Quraisy).8. Strategi Non-Militer Quraisy: Suku Quraisy di bawah arahan Abdul Mutthalib sepakat untuk tidak melakukan perlawanan militer sama sekali demi keselamatan mereka.9. Pertemuan: Abdul Mutthalib menemui Abrahah hanya untuk meminta kembali unta-untanya yang dirampas. Saat Abrahah heran mengapa ia tidak membela Ka'bah, Abdul Mutthalib menjawab bahwa dirinya adalah pemilik unta, sedangkan Ka'bah memiliki Pemiliknya sendiri (Allah) yang akan melindunginya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Bayangkan ada orang lain di ruangan sedang mengawasi anda

Bayangkan ada orang lain di ruangan sedang mengawasi anda Sumber : Don't sweat the small stuff with your family Suatu hari rak saya begitu keras setelah melihat rumah jadi seperti kapal pecah sehabis dipakai bermain oleh anak-anak. Lalu suami saya dengan lemah lembut bertanya seperti " coba kamu bayangkan ada orang lain duduk di ruangan ini mengamati reaksi mu itu." Meskipun faktanya Saya bukan orang yang suka menyembunyikan sesuatu dari orang lain setidak-tidaknya umumnya begitu komentarnya memang sangat mengena. Dengan segera saya menyadari bahwa tanggapan saya terhadap situasi tersebut efek keterlaluan. Saya bertanya pada diri sendiri " apakah kamu akan bereaksi seperti itu jika ada orang lain?" Jawabannya tampaknya tidak. Yang benar adalah meskipun Saya kesal melihat rumah jadi berantakan tentu tidak gunanya menjadi sedemikian jengkel. Mendingan energinya untuk hal-hal lain. Ini adalah latihan yang sangat menarik untuk dicoba dan kadang-kadang memberi pencerahan. Jika lain kali atau setiap kali anda merasa agak keseleoan atau mau marah karena sesuatu hal di rumah cobalah untuk membayangkan ada orang asing sedang mencatat kelakuan anda, mungkin sebagai upaya untuk mempelajari respon yang tepat. Melakukan hal demikian dapat dianggap sebagai sikap merendah dan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu tombol riset yang telah diulas pada bab sebelumnya. Cara ini akan mempermudah kembalinya segala hal perspektif masing-masing karena akan memperingatkan anda bahwa anda mungkin cuma memusingkan hal-hal kecil. Meskipun saya sama sekali tidak bermaksud menyarani Anda supaya semua tindakan kita didasarkan pada yang mungkin dipikirkan orang lain mengenai kita melakukan hal ini sama saja dengan bersikap superfisial dan tidak berterus terang, Saya kira ada baiknya untuk mempertimbangkan bagaimana idealnya bila kita berhadapan dengan orang lain. Proses ini dapat berfungsi sebagai barometer batiniah yang selalu berupaya mengingatkan agar kita tetap terfokus pada sasaran dan nilai-nilai. Sebagai contoh jika anda alangkah kabut melihat apartemen berantakan mengutuknya terlalu kotor atau kurang luas dan anda berhenti sejenak dan mempraktekkan latihan ini anda mungkin akan tiba-tiba menertawakan diri sendiri dan sekaligus menertawakan kebodohan anda. Jadi jika anda seperti saya ini sedang agak naik tegangannya lakukan apa yang disarankan oleh suami saya dan cobalah untuk membayangkan bagaimana kita dilihat orang lain. Noted: dalam Islam kita memang selalu diawasi oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan ada dua malaikat yang mencatat amal perbuatan kita.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
E

Exa Betti Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Mengelola Keuangan Rumah Tangga Islami - Dr. Labib Najib Abdullah

Tabungan KeluargaDari mana sumber tabungan? Tabungan berasal dari pendapatan rumah tangga, yang terbagi menjadi:Pendapatan rutinGaji, upah, atau pendapatan sejenis yang diterima secara mingguan, bulanan, atau tahunan.Pendapatan tidak rutinSeperti warisan, hibah, hadiah, dan pendapatan lainnya.Rumus sederhana:Tabungan = Pendapatan โˆ’ Pengeluaran konsumtif๐Ÿ’ฐ Faktor yang menentukan jumlah tabunganSemakin besar pendapatan, semakin besar peluang untuk menabung.Keluarga dengan pendapatan lebih tinggi dapat mengalokasikan sebagian pendapatannya untuk tabungan setelah kebutuhan konsumsi terpenuhi.Pada keluarga dengan pendapatan terbatas, tambahan pendapatan biasanya lebih dulu digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, sehingga kemampuan menabung sangat rendah atau bahkan tidak ada.๐Ÿ“Œ Pendapatan tidak rutinPendapatan yang berada di luar perencanaan keuangan rumah tangga sebaiknya dialokasikan untuk tabungan, meskipun dalam praktiknya hal ini cukup jarang dilakukan.๐Ÿฆ Cara menabungIndividu โ€” menyimpan uang sendiri di rumah.Arisan โ€” beberapa orang menyetor jumlah yang sama secara berkala, lalu setiap bulan salah satu anggota menerima seluruh uang yang terkumpul.Inti pelajarannya:Menabung bukan hanya soal besarnya pendapatan, tetapi juga seberapa baik pendapatan dikelola setelah kebutuhan k onsumsi terpenuhi.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

โ€œTidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang-orang yang sabarโ€adalah tidak akan memperoleh surga kecuali orang-orang yang bersabar dalam beramal; atau dalam kesulitan; atau dalam meninggalkan maksiat. Adapun pendapat lain mengatakan bahwa nasihat tersebut hanya bisa disampaikan oleh orang-orang yang sabar.(117) Karena hakikat orang yang sabar adalah orang yang meyakini dalam hatinya bahwa ganjaran dari sisi Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ itu lebih baik dari dunia dan seisinya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
F
Fatimah Zahra

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Bab 6 bag 3

Masalah tersebut telah diterangkan dalam bab ini dengan beberapa hal yg cukup jelas antara lain:Ayat dalam surat al-isra'. Diterangkan dalam ayat ini bantahan terhadap kaum musyrikin yg berdoa meminta kepada orang-orang sholeh. Maka, ayat ini mengandung suatu penjelasan bahwa perbuatan mereka itu syirik akbar. Ayat dalam surah at-Taubah. Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa kaum ahli kitab telah menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai tuhanยฒ selain Allah, dan Allah juga menjelaskan bahwa mereka hanya di perintahkan untuk beribadah kepada satu sembahan, yaitu Allah dan itu semua disertai dengan penjelasan bahwa Tafsir ayat ini jelas dan tidak dipermasalahkan lagi, yaitu mematuhi orang-orang alim dan rahib-rahib dalam tindakan mereka yg bertentangan dengan hukum Allah dan maksudnya bukan berdoa kepada mereka. Kataยฒ Al-Khalil Ibrahim kepada orang-orang kafir, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yg kamu sembah tetapi aku telah menyembah Tuhan yg telah menciptakan ku".Disini beliau mengecualikan Allah dari segala sembahan. Pembebasan diri dari segala sembahan yg batil dan pernyataan setia kepada sembahan yg haq, yaitu Allah. Adalah Tafsir yg sebenarnya dari syahadat "Laa Ilaaha Ilaaha". Allah subhanahu wata'ala berfirman "Dari Ibrahim menjadikan kalimat tauhid itu kalimat yg kenal kepada keturunannya supaya mereka kembali kepada kalimat tauhid itu".(az-zukhruf:28) Ayat dalam surah Al-Baqarah yang berkaitan dengan orang-orang kafir, yang dikatakan oleh Allah dalam firmannya "Dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari neraka".(Al-Baqarah:167)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Sep 2026Baca selengkapnya โ†’