๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
A

Ayyunursafitri

๐Ÿ“ Kabupaten Wajo

BAB DELAPAN - Menghadapi Kesusahan dan Musibah

Bagi sebagian orang, masalah bisa menjadi latihan kesabaran, baik itu sabar secara waktu (menunggu), atau sabar menahan emosi. Bagi sebagian orang lain, keuntungan di sini justru kesempatan untuk mengganti arahโ€”bisa arah karier, arah bisnis, atau bahkan arah hubungan. Ada yang menjadikan masalah sebagai kesempatan untuk mempelajari skill baru. Seperti banyak kisah di mana seseorang dipecat dari pekerjaannya, dan sesudah itu dia justru menciptakan ide bisnis baru yang tidak hanya membuatnya kaya raya, tetapi juga lebih bahagia daripada jika dia ngotot bertahan di pekerjaannya.Tidak ada formula yang sama untuk setiap situasi, karena kesulitan, musibah, hambatan yang dialami orang berbeda-beda. Namun, yang penting adalah bagaimana kita tidak membiarkan pikiran kita terlalu lama dihabiskan di hal-hal yang di luar kendali kita, dan memfokuskannya kembali ke hal-hal yang di bawah kendali kita. Bagaimana kita mau memaknai musibah dan kesulitan ada sepenuhnya di tangan (atau pikiran) kita.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
F

Firdha Ayu

๐Ÿ“ Kota Makassar

mandiri menyelesaikan masalah dalam merealisasikan rencana kegiatan pribadi

memfasilitasi kegiatan dan keinginan anak adalah bagian dari bentuk kasih sayang yang bisa kita berikan kepada anak-anak namun jangan lupa untuk melatih mereka secara bertahap agar dapat merealisasikan rencana kegiatan dan keinginan mereka dengan memberi beberapa porsi pekerjaan yang harus dilakukan sendiri. pisahkan mana bagian yang masih membutuhkan bantuan orang lain atau orang tua dan bagian yang masih dapat diupayakan untuk dilakukan sendiri. kita juga dapat menjadikan kontribusi kemandirian mereka sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan hal yang mereka inginkan sejalan dengan pertambahan usia bantuan itu semakin kita hilangkan sehingga anak-anak mampu merealisasikan rencana kegiatan dan keinginan mereka secara mandiri. sekaligus bertanggung jawab menyelesaikan segala hal yang diakibatkan oleh kegiatan yang mereka lakukan. latihan kemandirian ini dapat kita mulai di usia 7 tahun latih anak untuk mempersiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk merealisasikan rencana kegiatan yang ingin mereka lakukan pelatih mereka juga untuk membereskan dampak yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut serta mengembalikan semua sarana dan prasarana yang digunakan pada kondisi semula.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Suara Anakmu - Nia Amelia (Bukan Nama Asli)

Suara AnakmuNia Amelia (Bukan Nama Asli)Tahun 2012, aku menginjak usia 13 tahun dan kini duduk di bangku SMP kelas VIII. Aku adalah anak perempuan tertua di keluarga Ananta (juga bukan nama sesungguhnya). Aku memiliki dua orang adik, satu perempuan dan satu laki-laki. Semua adikku masih duduk di bangku sekolah dasar.Ayahku adalah orang yang paling sibuk di dunia. Hampir setiap minggu aku jarang bertemu dengannya. Entah apa yang dia kerjakan. Aku tidak mau ambil pusing.Ibuku ada di rumah, tetapi aku juga tidak pernah merasakan kedekatan dengannya. Dia selalu disibukkan dengan pekerjaan yang menurutku juga tidak jelas. Pergi dengan teman-temannya, mengurung diri di kamar, dan entah masih banyak lagi yang tidak mau aku ketahui.Sedangkan adik-adikku bersama baby sitter. Ada dua baby sitter di rumah, dua pembantu yang mengurus pekerjaan rumah, dan satu sopir yang siap kapan pun mengantarku pergi. Namanya Pak Rano.Sejak SD kelas V, aku sudah merasakan hal-hal tersebut. Aku merasa sepi di rumah. Hanya Dino, anjing kecilku, yang selalu menemaniku ketika aku tidak ada les, saat mengerjakan PR, dan saat makan sendiri di meja makan.Aku makin merasakan hal ini sejak duduk di bangku SMP. Aku merasa senang apabila pagi datang dan saatnya berangkat ke sekolah. Di sana, aku bisa melupakan semuanya. Aku bisa bermain, berteriak, berlari, dan yang paling aku suka adalah bermain dengan Mas Toni dan Mas Wawan (mereka adalah petugas cleaning service di sekolahku).Mas Toni dan Mas Wawan lucu dan baik. Mereka bisa bercerita banyak kepadaku. Aku juga bisa bercerita banyak kepada mereka.Mas Toni sering menemaniku kalau aku belum dijemput Pak Rano. Mas Toni bahkan bisa membantuku belajar waktu SD. Dia jago matematika. Kalau aku mengalami kesulitan mengerjakan PR, Mas Toni pasti ada di sampingku dan membantuku.Mas Wawan pandai bermain sulap. Yah, walaupun sulapnya masih kelihatan bohongnya, tetapi aku senang. Aku bisa tertawa bersama teman-temanku kalau Mas Wawan mulai bermain sulap.Sampai aku kelas VII SMP, aku masih bertemu dan bermain dengan mereka. Aku suka berbohong kepada Pak Rano kalau aku ada pelajaran tambahan, padahal aku sedang mengobrol dengan Mas Toni. Rasanya aku nyaman, aku dilindungi, diperhatikan, dan disayangi oleh mereka.Kini aku kelas VIII. Di SMP, pelajaran semakin sulit. Mas Toni pun terkadang tidak tahu cara mengerjakannya. Walaupun dia tidak bisa mengerjakan, Mas Toni dan Mas Wawan masih baik kepadaku. Mereka tetap tidak melupakanku. Coba seandainya Mas Toni dan Mas Wawan bersamaku di rumah, pasti aku bisa lebih banyak berbagi lagi.---Tulisan Nia adalah gambaran seorang anak perempuan yang tengah menginjak usia remaja. Ini adalah cerita sesungguhnya. Nia lebih dekat dengan para petugas cleaning service di sekolahnya. Bahkan bukan itu saja, Nia berlaku manja saat masih SD kepada Mas Toni dan Mas Wawan.Dari sumber yang saya dapatkan, Nia amat dekat dengan mereka layaknya seorang anak yang terkadang menarik-narik tangan ayahnya dan bisa merebahkan kepalanya di pangkuan mereka. Dan tak ubahnya seorang ayah, mereka pun tak segan dan sungkan untuk memeluk Nia.Ketika Anda membaca tulisan ini, apa yang Anda pikirkan dan bayangkan? Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya adalah karena Nia kehilangan ayah dan juga ibunya. Nia kehilangan kehangatan keluarga. Jika hal ini terus berlanjut hingga Nia dewasa, apa yang Anda bayangkan berikutnya bisa terjadi?Nia tidak membutuhkan kekayaan ayahnya. Ia tidak membutuhkan fasilitas di rumah atau sekolahnya. Satu hal penting yang ia butuhkan adalah sosok ayah dalam kehidupannya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
N
Nela Agu Saudara

๐Ÿ“ Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 21 Menanamkan Imam Kepada Anak

METODE MEMOTIVASI ANAK (Bag.3)Usia Pubertas atau Masa RemajaPada usia ini, anak-anak memiliki kecenderungan melawan, membantah, susah diatur, dan memiliki keinginan untuk menentukan jati diri. Sekalipun hal itu sekadar untuk bersikap berbeda dan memiliki keinginan besar untuk menjadi pusat perhatian.Hendaklah kita menyadari bahwa cara menekan selamanya tidak akan menguntungkan. Karena itu, kita harus lebih memahami kejiwaan anak, mendengarkannya hingga selesai bicara, dan jika berinteraksi sebisa mungkin dengan lemah lembut.Program-program berkala ini membutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan. Namun, soal ketepatannya tergantung pada takdir dan taufik dari Allah Azza wa Jalla.Fase PertamaFase ini berlangsung selama tiga pekan atau lebih. Dalam fase ini, betul-betul harus menghindari pembicaraan tentang sholat.Ingatlah, wahai para pendidik, bahwa Anda sedang mendidik hati dan memperbaiki masalah. Apabila tidak diperbaiki pada usia ini, hanya Allah Azza wa Jalla yang tahu bagaimana semua ini berakhir.Karenanya, kita tidak boleh meninggalkan kesabaran, kepercayaan, dan tawakal yang tinggi kepada Allah Azza wa Jalla.Yaitu masa berhenti membicarakan sholat minimal tiga minggu. Tujuan semua ini agar anak lupa tujuan kita mendorongnya melaksanakan sholat. Sehingga dia memisahkan antara apa yang sedang kita bicarakan dengan hubungan kita dengannya dan sholat.Kesenjangan hubungan anak dengan orang tua muncul akibat cara pandang kedua orang tua yang berbeda dengan si anak. Perbedaan itu memisahkan kedua belah pihak, orang tua dan anak, dengan pagar berduri.Dan itu selalu melukainya tiap kali berusaha untuk mendekati orang tuanya atau setiap kali kedua orang tuanya berusaha mendekatinya dengan berbagai nasihat. Sehingga hal itu membuatnya sakit hati setiap kali mengobrol dengan mereka.Yang kita inginkan dalam fase ini adalah berusaha menghilangkan kawat berduri yang seakan memisahkan antara dia dan kedua orang tuanya.Fase KeduaFase kedua adalah mendiamkan. Fase ini membutuhkan waktu tiga minggu sampai satu bulan.Tidak perlu menegurnya dengan bentuk apa pun, tetapi kita harus membuat beberapa tindakan yang bersifat mengingatkan.Fase KetigaAjaklah dia dalam berbagai acara sehingga dia merasa biasa. Ajaklah dia dengan tiba-tiba keluar bersama Anda dan menyertai Anda menghadiri sebuah kajian dengan dalih menemani, bukan mengajaknya belajar. Anda harus berusaha selalu mendekatkan hubungan dengannya.Usahakanlah untuk selalu meminta pendapatnya atau mengajaknya bermusyawarah dengan penuh cinta, kasih, dan pengertian.Ambil pendapatnya. Begitu seterusnya dengan gaya yang tanpa sengaja telah menghantarkannya kepada ibadah yang selalu Anda kerjakan.Biarkanlah anak-anak Anda berbicara dengan sebebas-bebasnya menurut pendapat mereka tentang pelajaran yang sudah kita jelaskan dengan baik.Biarkanlah sampai mereka mulai bertanya tentang masalah-masalah agama.Dari hal di atas, ada beberapa catatan penting, yakni:1. Kita harus memperhatikan masalah-masalah yang paling penting. Jangan sampai tergesa-gesa masuk ke fase berikutnya sebelum fase yang sebelumnya mantap. Apabila kita terburu-buru hingga mengeluarkan satu ultimatum kepada anak dalam masa tiga minggu, maka kita terpaksa berhenti dan mulai lagi dari awal.2. Kita tidak perlu membicarakan sholat selama kondisinya seperti ini. Kita telah membina tunas yang baik sebagaimana tujuan kita sebelumnya, sehingga dengan sendirinya mereka juga akan berkomitmen melaksanakan sholat.3. Tidak perlu mengomentari kemalasannya mengerjakan sholat, kecuali waktunya sudah hampir habis.4. Selalu meminta bantuan Allah. Jangan bersedih dan doakanlah selalu anak-anak Anda.Ingatlah bahwa seseorang sungguh sangat membutuhkan waktu. Tapi yang jelas, semuanya akan berakhir dengan sukses.Anak-anak di usia seperti ini cepat lupa dan berubah.Lalu, Bagaimana Seharusnya Menjadi Suri Teladan bagi Anak-Anak Kita?Dalam hal ini, kita bisa melakukan langkah-langkah berikut:1. Kerja keras kedua orang tua di hari Jumat untuk duduk bersama melaksanakan sunnah-sunnah Jumat.2. Semangat yang tinggi dari kedua orang tua untuk pergi bersama-sama dengan anak-anaknya melaksanakan sholat hari raya, supaya masalah sholat itu melekat di hati mereka.3. Mengulang-ulangi di hadapan mereka dari waktu ke waktu.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
P
Poppy Adrianne

๐Ÿ“ Kota Bandung

Tazkiyatun

Jika Anda bertanya: โ€œBagaimana cara menangkal masuknya setan? Cukupkah dengan berdzikir kepada Allah dan mengucapkan lฤ haula wa lฤ quwwata illฤ billฤh?โ€Caranya adalah dengan membersihkan hati dari sifat-sifat tercela tersebut, dan itu memerlukan dzikir yang panjang. Jika pangkal sifat-sifat tercela itu bisa dipotong dari hati maka setan akan meninggalkan hati dan tidak lagi bersarang di sana. Setan tidak mau keluar dari hati manusia hanya dengan berdzikir kepada Allah karena hakikat dzikir itu tidak bisa menguasai hati kecuali setelah hati diisi dengan takwa dan dibersihkan dari sifat-sifat tercela. Jika tidak, dzikir hanya akan menjadi omongan jiwa yang tidak mampu menguasai hati sehingga tidak mampu mengusir kekuasaan setan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
E

Exa Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Tarbiyatul Abna - Syaikh Musthofa Al Adawi

Mencium Anak KecilMencium Anak adalah Sunnah* Orang tua dianjurkan dan disunnahkan mencium anak-anaknya, baik laki-laki maupun perempuan.* Rasulullah ๏ทบ pernah mencium putrinya, Fatimah radhiyallahu โ€˜anha.* Abu Bakar radhiyallahu โ€˜anhu juga pernah mencium Aisyah radhiyallahu โ€˜anha.* Hal ini menunjukkan bahwa kasih sayang kepada anak hendaknya diwujudkan melalui perhatian dan sentuhan kasih sayang.Teladan Kasih Sayang Rasulullah ๏ทบ* Rasulullah ๏ทบ sangat menyayangi putranya, Ibrahim.* Beliau pernah menggendong dan mencium Ibrahim ketika mengunjunginya.* Ketika Ibrahim menjelang wafat, Rasulullah ๏ทบ menangis dan bersabda bahwa mata meneteskan air mata dan hati bersedih, tetapi beliau hanya mengatakan sesuatu yang diridhai Allah.* Ini menunjukkan bahwa Rasulullah ๏ทบ memiliki kasih sayang yang besar kepada keluarganya.Jangan Pelit Menunjukkan Kasih Sayang* Rasulullah ๏ทบ pernah mencium Hasan bin Ali radhiyallahu โ€˜anhuma di hadapan Al-Aqra' bin Habis.* Al-Aqra' mengatakan bahwa ia memiliki sepuluh anak, tetapi tidak pernah mencium satu pun dari mereka.* Rasulullah ๏ทบ kemudian bersabda:"Barang siapa tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi."(HR. Bukhari 5997 dan Muslim 2318)Pelajaran bagi Orang Tua* Jangan ragu menunjukkan kasih sayang kepada anak.* Biasakan mencium, memeluk, dan menyentuh anak dengan penuh kelembutan.* Kasih sayang bukan hanya disimpan di dalam hati, tetapi perlu ditampakkan melalui tindakan.* Anak membutuhkan kehangatan dan perhatian dari orang tuanya.Kesimpulan:Mencium dan memeluk anak merupakan salah satu bentuk kasih sayang yang dicontohkan Rasulullah ๏ทบ. Orang tua hendaknya membiasakan menunjukkan kasih sayang kepada anak, karena kelembutan merupakan bagian penting dalam mendidik dan membesarkan anak.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Terimalah kenyataan bahwa memang selalu ada sesuatu yang harus dikerjakan

Terimalah kenyataan bahwa memang selalu ada sesuatu yang harus dikerjakanSumber Don't sweat the small stuff with your family Kadang-kadang berdamai dengan hal-hal sehari-hari akan sangat bermanfaat untuk mencegah kita merasa terbebani atau kesal. Ada banyak pengamatan mengenai hidup yang termasuk dalam kategori ini misalnya, tidak pernah ada cukup waktu untuk menyelesaikan semuanya, seseorang memiliki sesuatu yang tidak kita miliki, kita tidak bisa berada di dua tempat sekaligus dan lain-lain. Untuk alasan-alasan tertentu mungkin karena hal-hal yang tidak bisa dihindari ini begitu dekat dengan kita maka kebanyakan orang cenderung melawannya. Sangat umrah kita mendengar orang berkata seperti "rumahku tidak seperti yang kuinginkan" atau "sekeras apapun Aku berusaha Aku tidak bisa menangani semuanya"Bila kita merenungkan sejenak kita mungkin dapat melihat betapa mudahnya kita berputus asa akibat banyaknya pekerjaan yang harus kita selesaikan. Jika kita memutuskan untuk tidak akan beristirahat sebelum semuanya selesai dikerjakan, kita akan menghabiskan seluruh hidup kita dalam kondisi lelah dan frustasi. Kita harus menerima kenyataan dan pasrah buatlah keputusan bahwa kita tetap baik-baik saja asal sudah melakukan tugas dengan sebaik-baiknya ketimbang berperang namun tidak mungkin menang. Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah berusaha mendahulukan yang paling penting, memprioritaskan apa-apa yang memang penting, dan mempertahankan rasa humor. Kita hanya melakukan apa yang dapat kita lakukan. Kita mungkin dapat menyelesaikan semuanya bukanlah sikap orang yang kalah ini hanyalah pengakuan terhadap kebenaran. Fakta yang paling nyata adalah bahwa jika kita sedang melakukan sesuatu maka kita tidak mungkin melakukan hal yang lain. Jadi mulai saat ini santai saja. Lakukan apa yang kita bisa namun jangan membuat diri kita merasa terbebani kita pasti akan merasa lebih bahagia.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
Y
Yudith Sand Faundry

๐Ÿ“ Kabupaten Serang

#JejakPustaka 4/11 - Para Sahabat Nabi ๏ทบ (Utsman Bin Affan Radhiyallahu 'Anhu)

Buku: PARA SAHABAT NABI ๏ทบPenulis: Dr. Abdul Hamid as-Suhaibani Utsman Bin Affan Radhiyallahu 'AnhuUtsman Radhiyallahu 'Anhu adalah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga. Satu dari enam orang sahabat majelis Syura yang ditetapkan oleh Umar Radhiyallahu 'Anhu sekaligus mengabarkan bahwa Rasulullah แนขallallฤhu โ€˜Alayhi Wa-sallam wafat dalam keadaan meridhai mereka. Satu dari lima sahabat yang masuk Islam di tangan Abu Bakr as-Shiddiq Radhiyallahu 'Anhu. Orang pertama yang berhijrah ke Habasyah bersama istrinya (Ruqayyah Radhiyallahu 'Anha, putri Rasulullah). Orang pertama yang menyempurnakan pembangunan masjid Nabi. Orang pertama yang menulis al-Mufashshal (surat-surat dalam Al-Qur'an yang dimulai dari surat Qaf (ada juga yang mengatakan dari surat Al-แธคujurฤt) sampai akhir). Orang pertama yang mengkhatam Al-Qur'an dalam satu rakaat di Hajar Aswad pada musim haji.Akhlaknya yang paling menonjol dan paling mengakar dalam dirinya adalah sifat malu. Hingga Rasullullah แนขallallฤhu โ€˜Alayhi Wa-sallam menyanjung sifat malu Utsman Radhiyallahu 'Anhu yang besar ini:ุฃูŽุดูŽุฏูู‘ ุฃูู…ูŽู‘ุชููŠ ุญูŽูŠูŽุงุกู‹ ุนูุซู’ู…ูŽุงู†ูโ€œOrang yang paling besar sifat malunya di kalangan umatku adalah Utsman.โ€ - Diriwayatkan oleh al-Hakim

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
N

Naella ulia

๐Ÿ“ -

Malam Pengantin

Malam PengantinShalatPada malam pertamanya, mula-mula kedua pengantin masuk ke dalam rumah dengan kaki kanan, lalu mengucapkan salam, kemudian shalat dua rakaat karena Allah. Diriwayatkan secara shahih dari Abdullah bin Mas'ud bahwa seorang laki-laki datang untuk bertanya ke-padanya, "Sesungguhnya aku menikah dengan wanita yang masih muda -yakni gadis dan aku takut bila ia benci kepadaku.Maka Abdullah bin Mas'ud mengatakan kepadanya, "Sesung-guhnya cinta itu dari Allah, dan kebencian itu dari setan. la bermaksud menjadikan kalian benci kepada perkara yang dihalalkan Allah untuk kalian. Jika ia (istrimu) datang kepadamu, maka suruhlah ia agar shalat dua rakaat di belakangmu."Dalam riwayat lainnya, "Dan ucapkanlah:ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ููŠ ูููŠ ุฃูŽู‡ู’ู„ููŠุŒ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุฌู’ู…ูŽุนู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู†ูŽุง ู…ูŽุง ุฌูŽู…ูŽุนู’ุชูŽ ุจูุฎูŽูŠู’ุฑูุŒ ูˆูŽููŽุฑูŽู‚ู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู†ูŽุง ุฅูุฐูŽุง ููŽุฑู‘ูŽู‚ู’ุชูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุฎูŽูŠู’ุฑูYa Allah, jadikanlah aku sebagai keberkahan untuk keluargaku, dan jadikanlah mereka sebagai keberkahan untukku. Ya Allah, satukan lah di antara kami selama Engkau menyatukan kami dengan kebaik an, dan pisahkanlah di antara kami, jika Engkau memisahkan ke-pada kebajikan, " Shahih diriwayatkan Ibnu abi Syaibah (7/12), Abdurrozaq (6/191),Ath-Thabrani (3/22) dan selainnyaMeletakkan Tangan di atas Kepala Istri dan Mendoa-kannyaAbu Dawud meriwayatkan sabda NabiุฅูุฐูŽุง ุชูŽุฒูŽูˆู‘ูŽุฌูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู‹ ุฃูŽูˆู ุงุดู’ุชูŽุฑูŽู‰ ุฎูŽุงุฏูู…ู‹ุง ููŽู„ู’ูŠูŽู‚ู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ุฌูŽุจูŽู„ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑูŽู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูู†ู’ ุดูŽุฑู‘ู ู…ูŽุง ุฌูŽุจูŽู„ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู"Jika salah seorang dari kalian menikahi wanita atau membeli pe-layan (budak), maka ucapkanlah: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu akan kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau kodratkan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang suami istri, dan menjelaskan tentang urgensi malam tersebut Engkau kontrakan padanya" Hasan Diriwayatkan al-Bukhori dalam Af al-ibad (77) Abu Dawud (1/336) dan Ibnu Majah (1/592)Mahkota Pengantin Majdi bin Manshur bin Sayyid asy-Syuri

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Amalan Ringan Berpahala Besar | Izzudin Karimi Abu Khair

Bersama Abu Bakar dan UmarSeorang sahabat bertanya kepada Rasulullah, โ€œKapan hari kiamat?โ€Maka Rasulullah menjawab,โ€œApa yang engkau persiapkan untuknya?โ€Sahabat itu menjawab, โ€œTidak ada yang spesial, hanya saja aku mencintai Allah dan Rasul-Nya.โ€Maka Nabi pun bersabda, โ€œEngkau akan bersama orang yang engkau cintai.โ€Anas (perawi hadits) berkata, โ€œKami tidak pernah lebih berbahagia dibanding saat mendengar sabda Nabi tsb, โ€˜Engkau akan bersama orang yang engkau cintai.โ€™ Sungguh, aku mencintai Nabi Shallallahuโ€™alaihi Wasallam, Abu Bakar dan Umar. Aku berharap kelak kan bersama mereka, walaupun amalanku tidak sebanding dengan amalan mereka.โ€ (HR Al-Bukhari no. 3688)Pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang, seorang yang mencintai dan mengidolakan tokoh atau pahlawan, akan berupaya memcari tahu tentang sosok tersebut.Pertanyaannya: apakah kaum muslimin dewasa ini telah mengenal Nabi mereka, dan dua tokoh muslim ini?Siapakah Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam, bagaimana ciri fisik beliau, akhlak beliau dan sirah perjalanan hidup beliau. Sebagai muslim yang mengaki cinta pada beliau, sudah sepantasnya kita mencari tahu segalanya tentang beliau.Lalu, siapa pula Abu Bakar dan Umar radhiyallahu'anhum, dua tokoh yang menyandang gelar sebaik-baik manusia yang berjalan di muka bumi setelah para Nabi dan Rasul. Dua tokoh, yang Nabi bersabda mengenai mereka berdua,โ€œAbu Bakar dan Umar adalah sayid (penghulu) orang-orang dewasa dari penduduk Surga,, dari umat-umat terdahulu dan kemudian, selain para Nabi dan Rasul.โ€ (HR At-Tirmidzi no. 3666 dan dishahihkan oleh al-Albani).Ada kiat praktis agar dapat mengejar semua keutamaan itu, yaitu dengan mengisi hati kita dengan kecintaan pada mereka. Dan tidak mungkin kita dapat mencintai mereka tampa mengenal mereka dengan membaca biografi mereka.Setiap orang pasti memiliki tokoh panutan yang ia cintai dan idolakan. Sayangnya lebih banyak dari kaum muslimin yang mengidolakan dan mencintai pahlawan-pahlawan buatan musuh-musuh Islam yang sengaja dibuat untuk menjauhkan kaum muslimin dari tokoh dan pahlawan mereka. Tokoh-tokoh fiksi itu dibuat sedemikian rupa memiliki kemampuan super, yang bahkan melebihi mukjizat para Nabi dan karamah wali-wali Allah. Akibatnya, ketika kaum muslimin mendengar kehebatan para sahabat Rasulullah dan melihat kehidupan mereka, seakan semua itu remeh dan tidak menghibur dibanding kehebatan tokoh-tokoh fiksi tsb.Allah telah melarang secara tegas dalam Al-Quran haramnya mengidolakan orang-orang kafir dalam firmanNya,โ€œKamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya ...โ€ (Al-Mujadilah : 22)โ€œBeginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu...โ€ (Ali Imran : 119)Demikianlah Allah menggambarkannya, kalian cinta dan mengidolakan mereka, padahal mereka tidak suka pada kalian. Mereka tidak senang melihat seorang muslim menjalankan syari'at Allah, mereka tidak ridha melihat muslimah menutup auratnya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 jam lalu
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Start With Why - How a Tipping Point Tips

Perubahan besar tidak selalu dimulai dengan menjangkau sebanyak mungkin orang. Sering kali, perubahan justru dimulai dari sekelompok kecil orang yang benar-benar percaya pada gagasan yang sama. Mereka bukan sekadar konsumen atau pengikut, melainkan orang-orang yang secara sukarela menyebarkan keyakinan tersebut kepada lingkungannya.Insight menariknya adalah kita tidak harus meyakinkan semua orang. Energi akan lebih efektif jika diarahkan kepada mereka yang memang memiliki kesamaan nilai. Ketika keyakinan itu cukup kuat, pengaruh dapat berkembang melampaui kelompok awalnya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
F

Firdha Ayu

๐Ÿ“ Kota Makassar

mandiri dalam mengelola waktu dan menjalankan rutinitas harian yang produktif

setelah anak mulai mengerti waktu berikan jangka waktu tertentu untuk melakukan beberapa tugas dan biarkan mereka mengatur urutan pekerjaan dalam durasi waktu yang kita berikan. ini akan melatih inisiatif mereka untuk melakukan kegiatan dalam jangka waktu tertentu. semakin besar usia mereka durasi waktu evaluasi dapat kita perbesar sehingga anak semakin belajar untuk mengatur mengurutkan kegiatan berdasarkan prioritas. dalam setiap durasi waktu tertentu Kita mengecek sejauh mana hal-hal standar harian telah mereka lakukan harapannya ketika mereka sudah mulai mencapai usia akil balik anak sudah tahu apa saja yang menjadi target dalam keseharian sehingga kita tidak perlu banyak mengingatkan Mereka lagi. latihan kemandirian ini dapat kita mulai di usia 7 tahun untuk rentang waktu yang singkat seperti melaksanakan rutinitas standar di pagi hari rutin rutinitas standar sepulang sekolah atau rutinitas sebelum tidur perlahan dan berproses kelak kita hanya cukup mengevaluasi apakah rutinitas sepanjang hari telah ia laksanakan sepenuhnya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
A

Ayyunursafitri

๐Ÿ“ Kabupaten Wajo

BAB TUJUH - Hidup di antara orang yang menyebalkan

Stoisisme adalah aliran filsafat yang lebih mementingkan pengendalian emosi, bukan sekadar topik intelek untuk diperbincangkan saja.- 10% masalah dalam hidup adalah masalah itu sendiri, 90%-nya adalah bagaimana kita merespon masalah itu.- Mensimulasikan kemungkinan terburuk dari setiap tindakan membantu kita mengantisipasinya, termasuk di media sosial.- Online bullying bisa dihadapi dengan tenang, bahkan bisa menjadi kesempatan dialog positif yang membangun.- Anak muda terlalu banyak membandingkan diri dengan hidup orang lain (yang tampak sempurna) di media sosial, ini bisa menyebabkan kekecewaan pada hidup sendiri yang berlanjut dengan rasa marah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Perusak keenam: kata-kata negatif

Allah berfirman dalam Al Quran surat An Nisa: 148: โ€œAllah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi.โ€Jika kita berkata-kata negatif terhadap anak kita, artinya kita melakukan sebuah tindakan yang tidak dicintai Allah taโ€™ala.Ada hadits yang berbunyi: โ€œSeorang mukmin itu tidak suka mencela aib orang lain. Tidak suka melaknat orang lain. Tidak juga suka bertindak dan berkata-kata kotor.โ€ (HR. At-Tirmidzi no. 1977 dan dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani r.a).Bentuk-bentuk kalimat negatif ini beragam. Terkadang berbentuk celaan, hinaan, tuduhan, perendahan, dan penghinaan. Jika hati dan akidah seseorang telah rusak, maka akan terlihat di dalam perbuatan dan perkataannya.Contoh bentuk kalimat negatif:Menyamakan anak dengan binatangMensifati anak dengan sifat negatifMembandingkan dengan anak lainMengancam anakEfek buruk kalimat negatif pada anak. Pertama, anak akan kehilangan pandangan positif terhadap masyarakat. Kedua: anak akan menjadi nakal, dan tidak patuh kepada kedua orang tuanya. Ketiga: anak memiliki sifat pendendam. Keempat: anak menjadi sangat pembangkang, susah untuk diajak komunikasi, dan bernegoisasi. Kelimya: anak-anak kemungkinan memiliki penyakit kejiwaan dan gagal dalam menjalani kehidupan. Keenam: anak kehilangan rasa percaya diri.Hendaknya perhatian terhadap beberapa hal berikut ini:Menjadi teladan yang baikJaga anak dari teman yang burukBelajar bahayaKuatkan sisi agamaSadarlah! Efek buruk itu nyataDiriwayatkan dalam sebuah hadits, bahwa Nabi shallalahuโ€™alaihi wasalaam sangat suka dengan kalimat-kalimat positif dan tidak suka kalimat-kalimat negatif.Buku: Perusak Mental AnakKarya: Ratno Abu Muhammadu

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ Mengapa Nabi Muhammad ๏ทบ sangat Mencintai Khadijah? Bagian 2 Bukanlah perkara yang mengherankan jika Nabi ๏ทบ sangat mencintai Khadijah. Para ulama berusaha menyebutkan beberapa sebab utama dari hal tersebut, di antaranya,

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบMengapa Nabi Muhammad ๏ทบ sangat Mencintai Khadijah?Bagian 3Bukanlah perkara yang mengherankan jika Nabi ๏ทบ sangat mencintai Khadijah. Para ulama berusaha menyebutkan beberapa sebab utama dari hal tersebut, di antaranya,Khadijah telah mengorbankan segalanya demi dakwah sang suami.Pengorbanan Khadijah bukan hanya dengan harta. Sebagian ahli sejarah bahkan menyebutkan bahwa Khadijahlah yang mengurus sepenuhnya urusan rumah tangga dan pengurusan anakanak di masa awal-awal dakwah, agar Rasulullah ๏ทบ dapat fokus berdakwah di masa-masa yang sulit tersebut. semoga keridaan-Nya senantiasa menaungi Khadijah.Ini sungguh berbeda dengan sebagian wanita yang justru menghalangi suaminya dari berdakwah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
Y
Yudith Sand Faundry

๐Ÿ“ Kabupaten Serang

#JejakPustaka - Para Sahabat Nabi ๏ทบ

Umar Bin Al-Khaththab Radhiyallahu 'AnhuDia adalah seorang laki-laki yang masuk Islam dengan kekuatan, dan mengumumkan keislamannya secara terbuka layaknya matahari, tidak gentar dengan gelapnya kesyirikan dia menyuarakan secara terbuka, maka Nabi แนขallallฤhu โ€˜Alayhi Wa-sallam menjulukinya dengan al-Faruq. Dalam shalatnya Umar Radhiyallahu 'Anhu sangat khusuโ€™. Dalam memikul tanggung jawab Umar แนขallallฤhu โ€˜Alayhi Wa-sallam tiada duanya. Hikmah-hikmah selalu memancar dari lisannya, dan bakatnya mengalirkan nasihat-nasihat, pelajaran-pelajaran yang merupakan nikmat dari Allah Ta'ala.Umar Radhiyallahu 'Anhu berkata untuk membimbing dan menasehati orang-orang: โ€œHisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang. Sesungguhnya hisab kalian hari ini lebih ringan bagi kalian daripada hisab kalian esok hari; dan persiapkanlah diri kalian untuk penghadapan yang paling besar.โ€ - Nukilan tafsir Ibnu Katsir pada QS. Al-แธคฤqqah: 18.Umar Bin Al-Khaththab Radhiyallahu 'Anha adalah kebanggaan manusia, pengisi dunia, penyibuk manusia dan pendiri negara Islam yang luhur.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka4 hari lalu
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Jika orangtua salah dalam mengidentifikasi perasaaan

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Anak anda akan dengan cepat membenarkan anda.Akan sangat lancang jika ada orang yang beranggapan bahwa dia selalu tahu apa yang dirasakan oranglain. Jadi, yang bisa kita lakukan adalah berusaha untuk memahami perasaan anak-anak kita. Kita tidak selalu berhasil, tapi usaha kita biasanya dihargai.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 3 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’