๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

Memulai Lembaran Baru

Jangan harap kita bisa mengubah kondisi apa pun jika kita tidak mau mengubah diri sendiri.Langkah pertama adalah meminta maaf pada anak.Mulailah dengan mengakui segala kesalahan Ayah-Bunda yang mengakibatkan hubungan dengan anak kurang harmonis atau menyebabkan anak malas bicara terbuka dengan orangtuanya.langkah kedua adalah menawarkan perubahan. Sampaikan pada anak bahwa Ayah-Bunda ingin memiliki hubungan yang baik dengannya. Mintalah pendapat dan masukannya. Namun ingat, jangan menyanggah pendapat anak saat dia sedang bicara. Cukup dengarkan saja.Selanjutnya, bila permintaan maaf sudah diterima oleh anak, mintalah dia untuk mendukung dan membantu Ayah-Bunda ber-ubah. Kemudian, ajaklah dia untuk bekerja sama agar tujuan kalian lebih cepat tercapai.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Kalau kita cermati kisah perang Tabuk, yang paling banyak dermanya saat itu adalah Utsman bin 'Affรขn ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ dengan 300 unta dan 1000 dinar. Namun kisah yang terkenal bukan tentang sedekahnya Utsman, melainkan Abu Bakar dan Umar yang telah menyedekahkan seluruh harta dan separuh harta mereka. Padahal seluruh harta yang diinfakkan Abu Bakar ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ketika itu tidak sebesar infaknya Utsman. Begitu juga dengan Umar bin Khaththรขb ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡, ia tidak menghitung jumlah keseluruhan harta Abu Bakar yang diinfakkannya. Umar hanya melihat bahwa sahabatnya itu telah menginfakkan "SELURUH HARTA" sedangkan ia hanya "SEPARUH HARTA".Umar merasa dirinya telah kalah dari Abu Bakar bukan karena banyaknya harta yang diinfakkannya, tapi pada pengorbanan dan kecintaannya terhadap agama yang menjadi acuan standarnya. Umar masih menyisakan setengah hartanya, sementara Abu Bakar telah sepenuhnya berkorban untuk agama ini.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
Y
Yudith Sand Faundry

๐Ÿ“ Kabupaten Serang

#JejakPustaka Rabu 7 Oktober

Bait-Bait:โ€œJika dia terjerumus ke dalam perbuatan keji keji dan dosa-dosa kecil, maka dia bersegera meninggalkannya dengan penuh penyesalan. Dia meminta ampunan atas dosanya, bertaubat dan kembali kepada Rabb-nya.โ€โ€œMenyesal adalah taubatโ€ - HR. Ibnu Majah, No. 2448.ketika seorang hamba terjerumus dalam dosa, dia harus segera bertaubat dan kembali kepada Allah Taโ€™ala. Dan setelahnya dia hendaknya menutup rapat-rapat aibnya. Maka biarlah hanya Allah Taโ€™ala yang tahu.โ€œSetiap umatku akan mendapatkan keselamatan, kecuali orang yang al-muhajirin (terang-terangan melakukan dosa)โ€ - HR. Al-Bukhari, No. 6069Wanita terbaik bukanlah yang paling banyak mengeluh, bukan pula yang paling lantang membela egonya. Wanita terbaik adalah dia yang tunduk kepada syari'at Allah Taโ€™ala, yang hatinya tenang saat mengikuti jejak Rasulullah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & Wings 2 - Dukung dengan cara yang benar

Pelajari lagi dasar-dasar permainan yang dimainkan anak Anda. Pelajari peraturannya maka akan lebih sedikit kejadian di lapangan yang tampak salah di mata Anda.Ajarkan konsep "bermain dengan adil" dengan caratidak bersikap berlebihan saat anak Anda menang, tidak mengkritik pemain dan pelatih lain, dan yang terpenting, bedakan antara benar dan salah.Ajari anak-anak untuk menentukan tujuan pribadi alih-alih tujuan kompetitif. Misalnya, perenang bisa memikirkan pencapaian pribadi, bukan perlombaan yang dimenangkan; pemain ice skating bisa memusatkan perhatian pada mempelajari lompatan baru, bukan kompetisi yang dimenangkan; pemain tenis bisa membidik dengan lebih baik, bukan pertandingan yang dimenangkan.Akhirnya, bagaimana bila bahkan setelah melakukan semuanya dengan benar, anak tetap kehilangan minat dan ingin berhenti? Menurut Mr. May, psikolog olahraga, sebelum berhenti, minta si anak bertahan untuk waktu yang disepakati, misalnya beberapa minggu. Setelah itu baru ia boleh berhenti... baru ia boleh mengatakan, Aku tidak suka."

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
E

Exa Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Paduan Keluarga Sakinah - Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Bab 10: Hak Isteri Yang Wajib Dipenuhi Suamiโ€‹Isteri mempunyai hak-hak tertentu yang menjadi kewajipan ke atas suami untuk memenuhinya demi mencapai keseimbangan, keserasian, dan keharmonian rumah tangga.โ€‹1. Memberi Makan (Nafkah Makanan)โ€‹Kewajipan Nafkah: Suami wajib memberikan nafkah makanan kepada isteri mengikut kadar kemampuan dan rezeki yang dikurniakan Allah.โ€‹Mencari Rezeki Halal: Suami hendaklah berusaha dan berikhtiar mencari rezeki yang halal lagi baik (halalan thayyiban) serta bersungguh-sungguh tanpa bermalas-malasan atau meminta-minta.โ€‹Keutamaan Nafkah: Menginfakkan harta kepada isteri dan keluarga adalah lebih besar pahalanya di sisi Allah berbanding memberi infak di jalan Allah, memerdekakan hamba, atau bersedekah kepada orang miskin.โ€‹Dosa Mengabaikan Nafkah: Suami yang secara sengaja tidak memberi nafkah kepada isteri dan anak-anaknya dikira berdosa.โ€‹2. Memberi Pakaian (Nafkah Pakaian)โ€‹Suami wajib menyediakan pakaian yang layak dan menutup aurat untuk isteri. Syarat-syarat pakaian Muslimah yang ditetapkan syariat meliputi:โ€‹Menutupi seluruh tubuh kecuali muka dan kedua-dua tapak tangan.โ€‹Bukan perhiasan yang menarik perhatian.โ€‹Kain yang tebal dan tidak nipis (transparan).โ€‹Longgar dan tidak ketat sehingga membendung lekuk tubuh.โ€‹Tidak memakai wangi-wangian atau parfum apabila keluar rumah yang boleh dihidu oleh lelaki ajnabi.โ€‹Tidak menyerupai pakaian lelaki.โ€‹Tidak menyerupai pakaian wanita kafir.โ€‹Bukan pakaian syuhrah (pakaian untuk mencari populariti/kemewahan berlebihan atau menunjuk-nunjuk).โ€‹Diutamakan berwarna gelap bagi mendatangkan sifat kerendahan diri dan mengelakkan fitnah.โ€‹Tidak mempunyai gambar makhluk bernyawa.โ€‹3. Tidak Memukul Wajah Isteriโ€‹Larangan Memukul Muka: Apabila berlaku perselisihan atau ketidaktaatan (nusyuz), suami haram memukul wajah isteri.โ€‹Syarat Pukulan (jika perlu): Pukulan hanya dibenarkan selepas langkah nasihat dan pisah tempat tidur gagal. Pukulan tersebut hendaklah tidak melukai, tidak meninggalkan bekas, dan tidak membahayakan.โ€‹Sikap Terbaik: Suami yang paling baik adalah suami yang paling baik perilakunya terhadap isterinya.โ€‹4. Tidak Menjelek-jelekkan Isteriโ€‹Lisan yang Baik: Suami dilarang menghina, mencela, atau mengeluarkan kata-kata kesat/buruk kepada isteri.โ€‹Saling Menerima Kekurangan: Setiap manusia mempunyai kekurangan. Jika suami membenci satu tabiat/akhlak isteri, hendaklah dia bersabar dan redha dengan kebaikan lain yang ada padanya.โ€‹Mendidik dan Mendoakan: Suami sebagai ketua rumah tangga bertanggungjawab membimbing isteri dengan sabar, mendoakan kebaikan untuknya, dan memberikan nasihat secara baik.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
F

Firdha Ayu

๐Ÿ“ Kota Makassar

kolaborasi 10 metode pendidikan

Pendidikan melalui kurikulum sistematisMelalui pendidikan formal dan informal, anak anak mendapatkan informasi penting untuk bekal hidup.Dengan kata lain : You are what you read, you are what you hear, and you are what you see. Maka kita perlu berusaha untuk meminimalkan masuknya informasi sia sia, tidak penting. bahkan mengandung banyak kemudharatan melalui nata dan telinga anak.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ Di Bawah Asuhan Sang Paman

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบDi Bawah Asuhan Sang PamanTak berselang lama, Abdul Mutthalib pun juga meninggal dunia. Disebutkan bahwasanya dia wafat pada usia sekitar 82 tahun (80 tahun lebih). Sebelum wafat, Abdul Mutthalib mewasiatkan pengasuhan Muhammad ๏ทบ kepada putranya, Abu Thalib. Abdul Mutthalib memilih Abu Thalib, karena ia adalah saudara kandung dari Abdullah, ayahnya Rasulullah ๏ทบ.Abu Thalib juga sangat mencintai dan memperhatikan Nabi ๏ทบseperti anak beliau sendiri. Dikisahkan bahwa beliau sering tidur di samping Nabi ๏ทบ, dan dia selalu mengajak Nabi ๏ทบ ke mana pun ia pergi.Abu Thalib bukanlah seorang yang kaya, karenanya Nabi ๏ทบ juga ikut bekerja untuk membantu pamannya, di antaranya dengan menggembala kambing.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Kemampuan Nabi Daud ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู… dalam memutuskan perkara merupakan anugerah luar biasa, beliau tidak hanya mampu menegakkan keadilan, tetapi juga melakukannya dengan ketelitian, kebijaksanaan, dan keadilan yang sempurna. Ketajamannya dalam memahami berbagai persoalan yang dihadapkan kepadanya membuat setiap keputusan yang diambil selalu tepat sasaran, didasari oleh pengetahuan mendalam serta pemahaman yang jernih terhadap hakikat setiap permasalahan. Keputusan beliau selalu menegakkan kebenaran, hingga mampu membawa ketenangan dan kepuasan bagi mereka yang mencari keadilan.โ€‹Kemudian Nabi Daud ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู… juga dikaruniakan keberkahan dalam waktu. Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda, โ€œTelah dimudahkan bagi Nabi Daud ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู… membaca al-Qur`an (Kitab Zabur). Dia pernah memerintahkan agar pelana hewan-hewan tunggangannya disiapkan, maka dia selesai membaca Kitab sebelum pelana hewan tunggangannya selesai disiapkan, dan dia tidak memakan sesuatu melainkan dari hasil usaha tangannya sendiri.โ€ (12)โ€‹Para ulama menjelaskan bahwa maksud dari hadis ini adalah Allah ุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฌูŽู„ูŽุงู„ูู‡ู memberikan keberkahan waktu bagi Nabi Daud ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู…, sehingga waktu yang singkat terasa lebih panjang dan produktif bagi beliau. Sebagaimana kita ketahui, memasang pelana kuda adalah pekerjaan yang lama, namun dengan keberkahan dari Allah ุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฌูŽู„ูŽุงู„ูู‡ู, Nabi Daud ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู… mampu melakukan banyak hal dalam waktu yang singkat. Allah ุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฌูŽู„ูŽุงู„ูู‡ู adalah penguasa waktu dan alam semesta.โ€‹Para ulama juga menyebutkan bahwa sebagian salaf mampu membaca 30 juz al-Quran dalam satu rakaat, ada yang mengkhatamkan al-Quran dalam satu malam, bahkan ada yang khatam tiga kali dalam sehari. (13)โ€‹Bagaimana hal ini mungkin terjadi? Hal ini terjadi karena keberkahan waktu yang Allah ุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฌูŽู„ูŽุงู„ูู‡ู berikan, sebagaimana yang terjadi pada Nabi Daud ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู…. Meski waktu terasa singkat, namun banyak amalan yang dapat dilakukan dengan izin Allah ุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฌูŽู„ูŽุงู„ูู‡ู. Inilah salah satu bentuk kekuasaan Allah ุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฌูŽู„ูŽุงู„ูู‡ู.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Membangun landasan

Membangun LandasanKenapa buku parenting bahas kehamilan? Karena hubungan mandek sama anak remaja/dewasa, akarnya sering dari kehamilan.Kehamilan adalah waktu yang tepat untuk merenung:Hubungan kamu sama orang tuamu dulu gimana?Hubungan seperti apa yang kamu mau sama anakmu kelak?Ongkosnya mahal kalau dari awal tidak memperlakukan anak sebagai manusia.Contoh kasus Natalie (38 th) dan ibunya (81 th):Ibunya kelihatan sempurna, baik hati, mempesona. Tapi Natalie "tidak merasa menjadi diri sendiri ketika bersamanya" dan harus memaksa diri untuk mengunjunginya.Ikatan ibu-anak yang diinginkan bukan cuma ikatan peran, tapi ikatan yang nyata, penuh rasa suka, cinta, jujur, dan terbuka.Intinya: Mau punya hubungan jujur & terbuka 20 tahun lagi? Mulai perbaikinya dari sekarang, dari hamil.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
N
Nela Agu Saudara

๐Ÿ“ Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 5 Menanamkan Iman Kepada Anak

Mengapa Rasulullah ๏ทบ Menjadi Suri Teladan Terbaik?1. Allah mengutus Rasulullah ๏ทบ setelah memberikan gambaran sempurna tentang konsep Islam ke dalam kepribadiannya untuk diterjemahkan, sehingga beliau mampu menjadi suri teladan yang terbaik bagi seluruh manusia.Allah membersihkan segala hal yang ada pada diri Rasulullah ๏ทบ:a. Membersihkan akalnya.Dalil: QS. An-Najm: 2.b. Membersihkan tutur katanya.Dalil: QS. An-Najm: 3.c. Membersihkan dadanya.Dalil: QS. Al-Insyirah: 1.d. Membersihkan jiwanya.Dalil: QS. An-Najm: 11.e. Menyucikannya dengan menyebut namanya.Dalil: QS. Al-Insyirah: 4.f. Menyucikannya dari dosa-dosa.Dalil: QS. Al-Insyirah: 2.g. Membersihkan ilmunya.Dalil: QS. An-Najm: 5.h. Menyucikan rasa kasih sayangnya.Dalil: QS. At-Taubah: 128.i. Membersihkan segala hal yang ada padanya.Dalil: QS. Al-Qalam: 4.2. Rasulullah ๏ทบ adalah imam para nabi ketika shalat di Masjid Al-Aqsa pada malam Isra dan Mi'raj.3. Beliau lebih diutamakan dari nabi-nabi yang lain.4. Allah selalu melindunginya, meluruskan kekeliruannya, menepatkan lemparannya, dan menjadikannya sebagai orang yang tidak berbicara menurut hawa nafsunya.5. Rasulullah ๏ทบ adalah manusia seperti kita. Dialah satu-satunya nabi yang bisa menjadi suri teladan bagi kita dalam segala bentuk kehidupan, karena hidupnya laksana Al-Qur'an yang berjalan.6. Rasulullah ๏ทบ merupakan contoh yang baik dalam perhatiannya kepada para sahabatnya.Mengapa Kita Harus Menanamkan Cinta kepada Rasulullah ๏ทบ kepada Anak-Anak?1. Masa kanak-kanak di usia awal merupakan saat terpenting dalam membangun kepribadian seorang muslim. Kita harus memulainya semenjak dini.2. Jika kecintaan kepada Rasulullah ๏ทบ tidak dibiasakan semenjak kecil, maka pengajarannya pun akan menjadi sulit setelah dia besar.3. Jika anak-anak kita tidak mencintai Rasulullah ๏ทบ, sekali-kali mereka tidak akan menjadikannya sebagai suri teladan, meskipun kita berusaha sekuat tenaga mengarahkannya.4. Kecintaan mereka kepada Rasulullah ๏ทบ akan memberikan manfaat yang baik, keberkahan, dan taufik dalam segala sisi kehidupan.5. Kecintaan kepada Rasulullah ๏ทบ akan menghasilkan kecintaan Allah di dunia dan pengampunan-Nya di akhirat.6. Anak merupakan amanah yang dititipkan Allah kepada kita.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
F
Fatimah Zahra

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Bab kelima bagian dua

Masalah Keempat: Rukun-Rukun Wudhu Ada enam rukun: 1. Mencuci seluruh wajah berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 6: "maka basuhlah mukamu", termasuk berkumur dan istinsyaq karena mulut dan hidung bagian dari wajah. 2. Mencuci kedua tangan sampai siku berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 6: "dan tanganmu sampai dengan siku." 3. Menyapu seluruh kepala beserta kedua telinga berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 6: "dan sapulah kepalamu" dan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Kedua telinga bagian dari kepala." Tidak cukup menyapu sebagian kepala saja. 4. Mencuci kedua kaki sampai mata kaki berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 6: "dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki." 5. Tartib (berurutan): karena Allah menyebutkannya secara berurutan dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu secara berurutan sesuai yang disebutkan Allah: wajah, lalu kedua tangan, lalu kepala, lalu kedua kaki, sebagaimana diriwayatkan dalam sifat wudhunya dalam hadits Abdullah bin Zaid dan lainnya. 6. Muwalah (berturut-turut): yaitu mencuci anggota langsung setelah anggota sebelumnya tanpa menunda. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu secara berturut-turut, dan berdasarkan hadits Khalid bin Ma'dan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat seseorang shalat dan di punggung kakinya ada bagian sebesar dirham yang tidak terkena air, maka beliau memerintahkannya mengulangi wudhu. Seandainya muwalah bukan syarat, tentu beliau memerintahkannya 56 mencuci yang terlewat saja, bukan mengulangi seluruh wudhu. Lum'ah adalah tempat yang tidak terkena air saat wudhu atau mandi. Masalah Kelima: Sunnah-Sunnah Wudhu Ada perbuatan yang disunahkan saat wudhu dan mendapat pahala bagi yang melakukannya, tidak berdosa bagi yang meninggalkannya: 1. Bertasbih di awal wudhu berdasarkan sabdanya: "Tidak ada wudhu bagi yang tidak menyebut nama Allah." 2. Siwak berdasarkan sabdanya: "Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak pada setiap wudhu." 3. Mencuci kedua telapak tangan tiga kali di awal wudhu karena perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau mencuci kedua telapak tangannya tiga kali sebagaimana diriwayatkan dalam sifat wudhunya. 4. Berlebihan dalam berkumur dan istinsyaq bagi selain yang puasa karena diriwayatkan dalam sifat wudhunya: "maka beliau berkumur dan istinsyaq," dan sabdanya: "berlebihanlah dalam istinsyaq kecuali jika kamu berpuasa." 5. Menggosok dan menyela jenggot tebal dengan air hingga air masuk ke dalamnya karena perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "ketika berwudhu beliau menggosok kedua lengannya" dan "beliau memasukkan air ke bawah dagunya dan menyela jenggotnya." 6. Mendahulukan yang kanan dari yang kiri pada tangan dan kaki karena perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "beliau suka 57 mendahulukan kanan dalam memakai sandal, berjalan, bersuci, dan semua urusannya." 7. Mencuci tiga kali pada wajah, tangan, dan kaki yang wajib sekali, disunahkan tiga kali karena perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "beliau berwudhu sekali-sekali, dua kali-dua kali, dan tiga kali-tiga kali." 8. Dzikir yang diriwayatkan setelah wudhu berdasarkan sabdanya: "Tidak ada seorang pun dari kalian yang berwudhu lalu menyempurnakan wudhunya kemudian berkata: 'Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya,' melainkan dibukakan baginya delapan pintu surga, dia masuk dari mana saja yang dikehendakinya

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Like Father, Like Son | Like parents, Like Children

Like Father, Like SonLike parents, Like Children(Kisah Nyata)Judy (bukan nama sebenarnya) tumbuh sebagai anak remaja usia 12 tahun. Ia pelajar SMP swasta, pandai, supel bergaul terbukti dari teman-temannya yang banyak, baik teman-teman sekolah maupun teman main di rumahnya. Judy setiap minggu pasti singgah dan main di rumah saya, karena memang anak ini cukup dekat dengan saya.Ketika Judy sedang bermain atau ngobrol bersama temannya di ruang tengah, saya sering mendengarkan kata-kata yang membuatku risih, karena saya tidak terbiasa dengan kata-kata itu."Bego lu! Kalau itu mah gampang!" Judy menyahut ketika temannya tidak bisa mengerjakan permainannya. "Dasar lu bego! Sialan lu!"Jujur saat itu juga saya berteriak dan menegurnya, supaya tidak muncul kata-kata seperti itu. Ketika saya tegur, dia memahami dan menyadari kekeliruanannya, namun saat dia kembali bercanda, terkadang muncul kembali kata-kata tersebut.Belakangan saya bertamu ke rumahnya, ngobrol bersama orang tuanya sambil menikmati hangatnya teh manis dan menyaksikan pertandingan sepak bola. Berjalannya waktu ketika permainan bola menjadi seru, saling memasukkan bola pada gawang lawannya, lalu saya dikejutkan dengan suara keras oleh seisi rumah itu,"Goooooooooolllllllllll...! Bego tuh kipernya. Bego! Coba kalau tidak maju, kagak gol tuh...! Bego bener!"Saya langsung terkaget bak kena batu. Ternyata di sini sumbernya. Di rumah ini kata "bego" mulai dikenalkan. Maka tak heran Judy selalu menggunakan kata itu dalam kesehariannya. Dalam hati kecilku berkata like father, like son.Judy juga suka belajar di rumah saya, suka bercanda dengan saya. Karena kedekatan antara Judy dan saya, terkadang kami bermain hingga saya bisa merangkul dia sangat dekat. Judy pun tanpa ragu bisa memeluk dan merangkulku. Sampai suatu saat ketika kami sedang bercanda, dari mulut Judy sempat tercium bau yang tidak saya suka, yakni bau rokok.Secara refleks saya memegang mulutnya dan kudekatkan ke hidung saya."Hai, Judy, kamu merokok ya?" tegur saya sambil terus memegang mulutnya."Ah, kagak. Kagak, Om," jawab Judy sambil menarik mukanya dari muka saya.Saya mulai membuka pembicaraan dengannya tentang rokok. Saya bercerita kapan pertama kali saya merokok, pas seusia Judy. Saya juga bercerita bagaimana saya bisa berhenti merokok, bahkan benci pada bau rokok. Kami sharing hingga ada keterbukaan antara saya dan Judy."Denger ya! Kalau kamu masih mau main lagi sama Om, maka syaratnya adalah, kamu tidak boleh merokok, sebab Om tidak mau orang-orang terdekat Om merokok!" itu yang saya ucapkan setelah saya sharing dan bercerita.Di balik semuanya itu, ayah Judy adalah perokok berat. Di rumahnya selalu ada bungkus rokok. Kapanpun ayahnya bisa merokok, hanya satu syaratnya: kalau merokok harus di luar, bukan di dalam rumah.Like father, like son.Sangat benar kata peribahasa, "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya" atau "Like father, like son". Jadi janganlah terlebih dahulu menyalahkan anak-anak. Semua anak terlahir bersih dan berharga. Tidak ada anak yang bermasalah.Selama ini mungkin kitalah orang tua yang bermasalah. Tontonan film, video, televisi yang bermasalah, ataupun lingkungan yang kita tinggali itu yang terlebih dahulu bermasalah. Oleh karena itu, bagi ayah yang sedang membaca tulisan ini, lakukan yang terbaik buat anak-anak kita, karena ayah adalah orang pertama yang akan dijadikan sosok model dan citra diri seorang anak, khususnya anak laki-laki.> Masalah adalah bagian hidup kita.> Hanya orang mati> yang tidak mempunyai masalah.> Karena itu belajarlah> untuk menghadapi masalah.> Sir Peter Daniels

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
N

Naella ulia

๐Ÿ“ -

Beberapa Tahapan Wanitan Dalam Kehidupannya

Beberapa Tahapan Wanitan Dalam Kehidupannya โ— Career, Family, and Fun Pada tahap ini, wanita mulai berkeluarga dan memilikianak. Selain itu ada yang sudah memiliki karir. Bisa dibayangkan wanita harus membagi waktu, pikiran, dan fisiknya untuk keluarga, karir, dan dirinya sendiri. Cara agar fisik tetap terjaga serta tidak mudah stres, teman-teman bisa rutin berolahraga karena endorfin akan meningkat.TipsMenurut saya, fase ini bisa dibagi lagi menjadi saat proses taaruf, sebelum memiliki anak, dan setelah memiliki anak.a. Proses taarufSaat proses taaruf, sampaikan bagaimana rencanamu ke depan. Apakah akan bekerja sebagai tenaga di sekolah, kesehatan di rumah sakit, mengajar di s melanjutkan pendidikan, atau yang lain. Sehingga ketika akan melanjutkan proses, calon pasangan sudah paham tentang konsekuensinya.b. Sebelum memiliki anakAwal menikah merupakan saat untuk penyesuaian diri dua insan. Manfaatkanlah baik-baik mumpung belum memiliki anak. Jika wanita pada tahap ini bekerja atau aktivitas di luar, dia bisa menyesuaikan ritme hariannya. Kapan dia akan mengerjakan pekerjaan rumah, atau sebagainya.Dahulu pada fase ini sempat bekerja di rumah sakit syariah. Pertimbangannya di rumah sakit semacam ini minim ikhtilat karena ada peraturan seperti memasang EKG dan kateter sesuai gender, tidak boleh tenaga kesehatan, pasien, keluarga pasien berduaan dalam satu ruangan, dan beberapa aturan lain. Saat masuk jam 7 pagi, saya biasanya menyelesaikan kewajiban saya di rumah seperti memasak, menyapu, mencuci dan menjemur pakaian.Saat pulang di siang hari, bisa diisi dengan setrika atau pekerjaan rumah yan belajar ilmu syar'inua? Bisa saat malam hari saat yang lain. Lalu kapan me time atau pasangan sudah beristirahat atau waktu lain sesuai kondisi. Namun kalau teman-teman memang tidak sanggup melakukannya sendiri, mungkin mencuci bisa dibantu dengan laundry dan memasak bisa dengan membeli makanan di luar.c. Setelah memiliki anakKetika sudah memiliki anak, perhatian dan energi kita akan banyak dialihkan ke anak. Waktu malam hari kadang harus terbangun, saat pagi hari ada yang merengek minto minta ditemani bermain dan sebagainya. Belum lagi pengaruh hormon yang berubah saat hamil, melahirkan, dan menyusui.Pada fase ini, saya memilih resign dari kerja karena pertimbangan pekerjaan yang berisiko tinggi untuk keluarga di masa pandemi ser serta agar tumbuh kembang anak maksimal di 1000 hari pertamanya. Lalu bagaimana mengamalkan ilmu kita? Amalkan ilmu untuk keluarga kita terlebih dahulu misalnya untuk merawat dan mendidik anak. Selain itu bisa dengan media online. Namun, jika teman-teman tetap bekerja di luar atau aktivitas di luar, jangan lupa kewajiban di rumah tetap dilakukan. Saat meninggalkan rumah pun, ada yang menjaga anak. Bagaimana mengatur waktunya? Kalau saya untuk pekerjaan yang berulang setiap hari (mencuci, setrika, menyapu, memasak), menggunakan time based. Misalnya dalam rentang waktu 4 jam selesai atau tidak selesai, harus diakhiri. Kenapa? Karena besok bisa dilanjutkan lagi. Sedangkan untuk aktivitas yang ada targetnya (belajar atau ata yang lain), saya menggunakan target based. Jadi kalau misalnya belajar di malam hari saya harus selesaikan materi yang diajarkan hari ini agar tidak menumpuk saat mendekati ujian. Tips lainnya ketika mengerjakan aktivitas ini minimalkan penggunaan gadget, agar pekerjaan cepat selesai.THE WORLD OF MARRIAGE Candra Prahastiwi, Saviera Yonita, Dr.Victa Ryza

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka7 Oktober 2026
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Hanya Untukmu Anakku | Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

Tips Agar Anak Tumbuh IdealA. Mengasuh Anak Pada Masa Pertumbuhan4. Memberi makanan secara bertahapHendaknya makanan tambahan yang diberikan secara bertahap kepada sang anak. Makanan pertama yang diberikan adalah yang lembut, seperti roti dicampur dengan air hangat dan susu cair atau susu kental (jelly). Setelah itu, barulah mereka diberi makanan berupa masakan dan sayuran tanpa dicampuri dengan daging. Tahap berikutnya, mereka diberi daging yang sangat lembut setelah dihancurkan atau dilembutkan secara halus.5. Saat anak sudah mulai bicaraApabila masa seorang anak untuk mulai berbicara telah dekat, dan Anda ingin memudahkan mereka berbicara, maka tetesilah lidah mereka dengan madu dan air hangat dicampur garam dzar-ani (garam yang warna nya sangat putih atau garam beryodium). Karena keduanya (madu dan garam) dapat mengurai kelembaban yang pekat pada enzim mulut yang dapat menghalangi anak itu dari berbicara.Ketika mulai berbicara, maka tuntunlah sang anak mengucapkan kalimat Laa Ilaaha Illallaah, Muhammad Rasulullah. Hendaklah yang pertama kali didengar oleh telinga mereka adalah pengetahuan untuk mengenal dan mengesakan Allah. Katakan kepada mereka bahwa Allah berada di atas โ€™Arsy-Nya, Dia melihat mereka, memdengar segala perkataan dan senantiasa bersama mereka dimana pun mereka berada.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 7 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka11 Oktober 2026
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

The Barakah Effect - 3 Pilar Barakah Culture

Mindsets โ€” Cara berpikirBagaimana kita memandang waktu, rezeki, keberhasilan, kegagalan, dan usaha.Contoh: ketika hasil pekerjaan belum sesuai harapan, kita tetap mengevaluasi ikhtiar tanpa menganggap bahwa seluruh usaha sia-sia. Kita memahami bahwa hasil bukan satu-satunya ukuran nilai suatu pekerjaan.Values โ€” Nilai yang dipegangPrinsip yang menentukan pilihan kita, terutama ketika ada benturan antara keuntungan dan kebenaran.Contoh: menolak manipulasi laporan meskipun itu dapat membuat pekerjaan lebih mudah atau menguntungkan secara finansial. Kita tidak menjadikan keuntungan sebagai satu-satunya penentu keputusan.Rituals โ€” Kebiasaan yang dijalankanPraktik berulang yang membuat keyakinan dan nilai tidak berhenti sebagai teori.Contoh: memulai pekerjaan dengan basmalah dan niat yang benar, menjaga salat di tengah kesibukan, berdoa meminta pertolongan Allah, serta mengevaluasi apakah waktu telah digunakan dengan baik.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 6 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’