📚 Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka23 Agustus 2026
M
marni

📍 Kabupaten Bogor

Tazkiyatun Nufus

Menutup semua celah yang dapat mengikis kesucian jiwanya, menjauhkan dari kemuliaan dan menyeretnya kepada kehinaanAllah Ta'ala berfirmanAllah taala berfirman:قُل لِّلۡمُؤۡمِنِينَ يَغُضُّواْ مِنۡ أَبۡصَٰرِهِمۡ وَيَحۡفَظُواْ فُرُوجَهُمۡ ۚ ذَٰلِكَ أَزۡكَىٰ لَهُمۡ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا يَصۡنَعُونَKatakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, "Hendaklah mereka menahan pandanganya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".QS. An-Nūr: 30

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka23 Agustus 2026
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

Adab Melunasi Hutang Tapi Pemilik Tidak Diketahui

Adab ketika seseorang punya utang/harta orang lain, tetapi pemiliknya sudah tidak diketahui atau sulit ditemukan.Urutannya kira-kira begini:Jika pemilik masih bisa ditemukan → wajib mengembalikan harta tersebut kepadanya.Jika belum ditemukan tetapi masih ada harapan bertemu → tetap berusaha dan menunggu sampai ada kesempatan untuk mengembalikannya.Jika sudah tidak mengenal/mengetahui keberadaan pemilik dan benar-benar putus asa untuk menemukannya:Jika mengetahui ahli warisnya → serahkan kepada ahli warisnya.Jika ahli waris juga tidak diketahui, maka harta tersebut disedekahkan atas nama pemiliknya, bukan dianggap sebagai milik pribadi.Dalam sebagian penjelasan, sedekah tersebut diarahkan kepada fakir miskin atau penduduk di daerah asal pemilik jika diketahui.Jadi poin pentingnya: utang tidak gugur hanya karena pemiliknya sulit ditemukan. Orang yang berutang tetap memiliki kewajiban menyelesaikannya dan tidak boleh langsung menganggap harta itu menjadi miliknya.Dan ini juga menjelaskan kenapa sedekah atas nama pemilik bukan pilihan pertama. Sedekah dilakukan setelah benar-benar tidak mampu menemukan pemilik atau pihak yang berhak menerimanya.

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka18 Agustus 2026
R
Risdayani Pratiwi

📍 Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Nabi Musa merasa takut karena tersihir; membayangkan ular-ular itu bergerak dengan cepat. Hal ini menjadi bukti bahwa Nabi Musa bisa saja terkena sihir, namun Allah segera mengalahkan sihir tersebut.​Ini juga menjadi dalil untuk membantah orang-orang yang menolak hadis Nabi terkait beliau yang pernah tersihir. Mereka menolak hadis ini dengan alasan bahwa seorang nabi tidak mungkin tersihir, karena jika benar nabi tersihir, bagaimana dengan Al-Qur'an? Jawabannya adalah, Nabi Muhammad tersihir dengan cara yang serupa dengan Nabi Musa, di mana beliau hanya diberikan ilusi; seolah mendatangi istrinya, padahal kenyataannya tidak. Sihir semacam ini tidak mempengaruhi wahyu yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad. Oleh karena itu, hadis yang menyebutkan bahwa beliau pernah tersihir adalah hadis sahih.​Namun, sihir tidak dapat mengubah suatu unsur menjadi hakikat unsur yang lain. Sihir tidak bisa mengubah tongkat menjadi ular, manusia menjadi binatang, atau hal-hal serupa. Sihir hanya memengaruhi pandangan mata, menciptakan ilusi yang membuat seseorang melihat sesuatu yang berbeda dari kenyataannya. Seandainya para tukang sihir mampu mengubah suatu unsur menjadi unsur lain, tentu mereka tidak perlu meminta upah dari Fir’aun. Mereka pasti bisa mengubah pasir, tanah, atau batu menjadi emas. Selain itu, mereka juga pasti bisa mengambil alih istana Fir’aun untuk diri mereka sendiri.

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
D

Dewi Hajar Novanda

📍 Kota Depok

Bab 13 - Afirmasi

🌱 Afirmasi untuk Membangun Kepercayaan Diri AnakAfirmasi adalah kalimat positif yang diucapkan berulang-ulang untuk membantu anak membangun rasa percaya diri, menerima diri sendiri, dan mengembangkan pola pikir yang positif.✨ Contoh AfirmasiSaya menjadi lebih percaya diri setiap hari.Saya menerima diri saya apa adanya dan saya sudah cukup.Saya mampu melakukan apa yang saya yakini bisa saya lakukan.Saya senang menjadi diri saya sendiri.Saya percaya bisa meraih tujuan yang saya inginkan.Kepercayaan diri saya terus bertumbuh setiap hari.💡 Cara MenerapkannyaAjak anak membuat afirmasi mereka sendiri agar terasa lebih bermakna dan personal.Dorong anak mengucapkannya setiap hari, misalnya saat bercermin.Jika anak nyaman, rekam afirmasi tersebut agar dapat didengarkan sebelum tidur.🎯 Mengapa Penting?Afirmasi yang diulang secara konsisten dapat membantu anak:Meningkatkan rasa percaya diri.Mengembangkan citra diri yang positif.Lebih yakin terhadap kemampuan diri.Membangun pola pikir yang optimis dan bertumbuh.📖 Intinya: Semakin personal dan semakin sering afirmasi diucapkan, semakin besar kemungkinan anak mempercayai pesan positif tersebut dan menjadikannya bagian dari cara mereka memandang diri sendiri.

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
S

Siti Nadiroh

📍 Kabupaten Brebes

Sebab-sebab su'ul khotimah (9)

Allah Subhanahu wa Ta'ala bertindak sesuai persangkaan hamba-Nya: jika kita berbaik sangka (husnuzhan), maka kebaikan dan ampunan-Nya yang akan kita dapatkan. Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ dalam HR. Muslim:​"لَا يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلَّا وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّ""Janganlah salah seorang di antara kalian meninggal dunia, kecuali dalam keadaan berbaik sangka kepada Allah."​Sebaliknya, berburuk sangka (su'uzhan) adalah salah satu dosa terbesar karena mengingkari kesempurnaan dan sifat Maha Baik Allah Subhanahu wa Ta'ala, yang hanya akan membawa kerugian di dunia dan akhirat. Maka, senantiasa berbaik sangka kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam segala keadaan adalah salah satu kunci untuk meraih ketenangan jiwa dan husnul khatimah.nya

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
T

Titi Dwi Rabbani

📍 Kota Tangerang Selatan

Bab 4 Dari Sinilah Islam dimulai

Bab 4Dari Sinilah Islam DimulaiHikmah Keenam: Bahasa Penduduk Jazirah Arabadalah Satu, yaitu Bahasa Arab Beda dengan Indonesia misalnya, yang memiliki banyak bahasa karena memiliki banyak suku. Kesamaan dan kesatuan bahasa ini, menyebabkan dakwah Nabi lebih mudah dipahami oleh seluruh bangsa Arab dan lebih cepat menyebar. Wallāhu a'lam bishshawāb, Allah lah yang lebih tahu hikmahnya. Siapa saja yang Allah pilih menjadi Rasul-Nya dan di mana ia diturunkan, itu hak Allah جل جلاله. Penjelasan ini hanyalah sekedar ijtihad dari para ulama, untuk mengungkap secuil hikmah dari hikmah Allah جل جلاله yang mahaluas nan mahasempurna

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
G

Gardina daru adini

📍 Kota Depok

Bab8~

🌷 Inti Resume❤️ Didik dengan kasih sayang, bukan amarah.🕰️ Pilih waktu yang tepat untuk menasihati, terutama saat anak dan orang tua sama-sama tenang.🗣️ Gunakan kata-kata sederhana sesuai usia dan kemampuan anak.🔄 Ulangi nasihat seperlunya, jangan sampai membuat anak bosan.📖 Gunakan kisah dan cerita agar nasihat lebih menyenangkan dan mudah diterima.🌱 Manfaatkan kejadian sehari-hari sebagai kesempatan untuk belajar.🤍 Sampaikan nasihat dari hati, karena kata-kata yang penuh kasih lebih mudah menyentuh hati anak.

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
F
Fatimah Zahra

📍 Kabupaten Banggai

Kandungan bab 2

Langit dan Bumi ada penghuninya. Menetapkan sifat² Allah, berbeda pendapat dengan Asy'-ariyah. Apabila anda memahami hadits Anas, anda akan tahu bahwa sabda Rasulullah dalam hadits Itban maksudnya ialah dengan tidak melakukan perbuatan syirik sedikitpun, buka sekedar mengucapkan kalimat tauhid dnglisan saja. Perhatikanlah perpaduan sebutan sebagai Hamba Allah dan Rasul-Nya dalam pribadi Nabi Isa dan Nabi Muhammad. Mengetahui keistimewaan Nabi Isa sebagai kalimat Allah. Mengetahui bahwa Nabi Isa adalah tuh diantara ruh² yg di ciptakan oleh Allah. Mengetahui keistimewaan iman kepada kebenaran adanya Surga dan NerakaMengenai sabda Rasulullah "sesuai dengan iman yang telah di perbuatnya".Mengetahui bahwa timbangan mempunyai dua daun. Mengetahui kebenaran adanya wajah Allah

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 11 Memahami Arti Bacaan Sholat Disertai Dzikir dan Doa Setelah Shalat

SUJUDSujud dilakukan dengan turun sambil mengucapkan “Allahu Akbar”, tanpa mengangkat kedua tangan seperti ketika akan rukuk atau bangkit dari rukuk.Saat sujud, ada tujuh anggota badan yang menempel, yaitu dahi bersama hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki. Untuk posisi tangan, boleh sejajar dengan bahu atau telinga, dengan jari-jari menghadap kiblat.Saat sujud, disunnahkan mengangkat lengan dari lantai serta tidak menempelkan lengan pada paha dan perut. Untuk posisi kaki, terdapat perbedaan pendapat ulama: sebagian menganjurkan kaki direnggangkan, sementara Syekh Utsaimin dan Syekh Albani berpendapat kaki dirapatkan.Ada beberapa doa yang bisa dibaca ketika sujud, di antaranya:“Subhanakallahumma Rabbana wa bihamdika, Allahummaghfirli.”atau“Subhana Rabbiyal A'la wa bihamdihi.”Makna sujud sangat dalam. Ketika sujud, seorang hamba menempatkan dirinya serendah-rendahnya di hadapan Allah. Bagian tubuh yang biasanya kita muliakan, yaitu wajah, diletakkan di tempat yang paling rendah. Ini menjadi bentuk kepasrahan dan kerendahan diri kepada Allah, sekaligus melatih manusia agar tidak sombong.Sujud juga merupakan keadaan ketika seorang hamba paling dekat dengan Allah. Karena itu, ketika sedang sujud, seorang mukmin dianjurkan untuk memperbanyak doa dan meminta apa saja kepada Allah. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa ketika sujud, hendaknya seseorang bersungguh-sungguh dalam berdoa, karena doa tersebut lebih layak untuk dikabulkan. (HR. Muslim no. 738).Sujud juga mengingatkan kita bahwa yang Maha Tinggi hanyalah Allah. Manusia tidak pantas merasa lebih tinggi atau merendahkan orang lain. Justru seorang mukmin dianjurkan untuk memiliki sifat rendah hati.Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa yang memaafkan orang lain, Allah akan menambah kemuliaannya. Dan siapa yang merendahkan diri karena Allah, Allah akan mengangkat derajatnya. (HR. Muslim no. 4689).Intinya: sujud bukan hanya gerakan dalam shalat. Sujud mengajarkan kita untuk tunduk kepada Allah, meninggalkan kesombongan, memperbanyak doa, dan belajar menjadi pribadi yang rendah hati.

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Jejak Pustaka 17 Agustus

Takwa yang membuat setiap manusia selalu berhati-hati, terutama perempuan. Takwa pula bukan hanya tentang meninggakan dosa besar, tetapi dosa kecil.Rasulullah ﷺ bersabda:"Waspadalah kalian dari meremehkan dosa-dosa kecil. Karena jika sudah berkumpul pada seorang akan membinasakan."Terpenting adalah terus menjaga niat ibadah dalam hati, supaya setiap langkah kita dipenuhi dengan kebaikan.Rasulullah ﷺ bersabda:"Tidak ada pahala kecuali dengan mengharap pahala dan tidak ada amalan kecuali dengan niat."

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
E

Exa Betti Aldila

📍 Kabupaten Magelang

The Book You Wish Your Parents Had Read - Philippa Perry

Perilaku Anak Berbohong dan Dampak Hukuman1. Temuan Eksperimen “Mengintip” (Talwar)Anak-anak diuji setelah tergoda untuk mengintip jawaban.Di sekolah yang santai: ada yang jujur, ada yang bohong.Di sekolah dengan hukuman keras: hampir semua anak berbohong dengan cepat dan meyakinkan.Hukuman keras menciptakan “mesin pembohong”.2. Mengapa Anak Berbohong?Tahap perkembangan untuk meniru orang dewasa.Menciptakan privasi dan ruang untuk diri sendiri.Mengomunikasikan perasaan atau kebutuhan.Menghindari hukuman atau kesedihan.3. Pendekatan Orang Tua / PendidikFokus pada masalah yang mendasari, bukan menghukum.Pahami alasan di balik kebohongan anak.Tetapkan batasan yang jelas, tenang, dan konsisten.Gunakan kata-kata yang tegas, bukan ancaman kosong.Ajarkan lewat contoh dan penjelasan, bukan sekadar larangan.Bantu anak mengelola frustrasi dan membuat pilihan yang baik.4. Cara Menerapkan BatasanJelaskan alasan aturan dengan bahasa yang sederhana.Beri peringatan yang jelas dan hindari ancaman kosong.Konsisten, tenang, dan tegas tanpa marah atau memojokkan.Untuk anak kecil, batasan fisik boleh dilakukan dengan sikap menghargai, bukan memanjakan.Intinya: ❤️Anak berbohong bukan sekadar masalah perilaku, tetapi cara mereka belajar dan berkomunikasi.Dengarkan, pahami, tetapkan batasan, dan ajarkan dengan cinta.Itulah kunci membimbing mereka tumbuh jujur dan bertanggung jawab.

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
P
Puji

📍 Purwakarta

Usahakan selalu menunjukkan penghargaan anda

"59. Usahakan Selalu Menunjukkan Penghargaan Anda" (sumber : Don't Sweat the Small StuffPoin-Poin Utama Rangkuman:Akar Perpecahan Hubungan:Salah satu penyebab utama perpecahan dalam pernikahan dan keluarga adalah perasaan tidak dihargai.Karena sudah terbiasa bersama, orang sering kali menganggap kebaikan anggota keluarga sebagai hal yang biasa atau "sudah seharusnya begitu".Dampak Merasa Tidak Dihargai:Rasa tidak dihargai merupakan sumber utama kelelahan fisik dan psikis (emosional).Kurangnya rasa menghargai dapat merusak pernikahan, hubungan orang tua dengan anak, serta hubungan antar saudara.Cara Sederhana Menunjukkan Penghargaan:Sering mengucapkan "Terima kasih" dari hati yang tulus.Menulis kartu atau surat ucapan terima kasih.Melakukan perbuatan baik bagi orang-orang yang telah berbuat baik kepada kita.Manfaat Ungkapan Terima Kasih:Membuat orang lain merasa dihargai, lebih bahagia, dan lebih menikmati kehadirannya di dekat kita.Mempererat ikatan emosional dalam keluarga dan meningkatkan rasa percaya diri/penghargaan diri.

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
I
Icha Nur Faizah Hatta

📍 Kota Depok

Hadir, Sebelum Mereka Tumbuh Besar 🤍

Waktu berkualitas bersama anak bukan tentang pergi ke tempat yang mahal atau melakukan hal yang besar.Cukup duduk bersama, mendengarkan cerita mereka, berdiskusi, bermain, dan memberi ruang untuk mereka bercerita tentang hari-harinya. Karena kelak, yang paling mereka ingat mungkin bukan apa yang kita berikan, tapi seberapa hadir kita untuk mereka. 🤍Semoga Allah mudahkan kita untuk selalu punya waktu, hati, dan kesempatan membersamai mereka. 🌷#jejakpustaka #parenting #keluarga #waktuBersama #parentingislami

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka17 Agustus 2026
L

Lisna Nurul Hikmah

📍 Kabupaten Banyumas

Bab 5 Istiqomah lisan

Wahai ahnaf, barangsiapa yang banyak tertawa, maka berkuranglah kewibawaannya. Barangsiapa yang (suka) bercanda, maka dia akan diremehkan dengannya. Barang siapa yang banyak berbuat sesuatu, maka dia akan dikenal dengan hal tersebut. Barangsiapa banyak bicara, niscaya banyak pula kesalahannya. Barang siapa banyak kesalahannya, maka sedikitlah malunya. Barang siapa sedikit malunya, maka sedikit pula wara'nya (sikap menjauhkan diri dari dosa, perkara maksiat, dan syubhat) dan barangsiapa sedikit wara'nya maka matilah hatinya.hadis riwayat ath - thabrani

💬 0 komentar📅 17 Agu 2026Baca selengkapnya →