๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 hari lalu
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ Mengapa Nabi Muhammad ๏ทบ sangat Mencintai Khadijah? Bagian 4

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบMengapa Nabi Muhammad ๏ทบ sangat Mencintai Khadijah?Bagian 45. Khadijah adalah seorang istri yang sangat berbakti kepadasuaminya. Ia tidak pernah melelahkan suaminya, apalagi sampai membuat suaminya mengangkat suara, atau ia sendiri yang mengangkat suaranya di hadapan suaminya. Ia adalah wanita yang sabar meskipun letih dalam mendidik anak-anaknya.Abu Hurairah berkata, โ€œSuatu ketika Jibril mendatangi Nabi ๏ทบ lalu berkata, โ€˜Wahai Rasulullah, itu ada Khadijah yang datang membawa tempayan berisi kuah daging (atau makanan atau minuman). Jika ia telah menemuimu, maka sampaikanlah kepadanya salam dari Rabb-nya dan juga dariku, serta berilah kabar gembira kepadanya berupa sebuah rumah di Surga yang terbuat dari mutiara, yang tidak akan ada padanya suara keras (hiruk pikuk) atau pun keletihan.โ€Jika seorang raja atau ulama tersohor mengucapkan salam kepada Anda, apa yang Anda rasakan? Nah, bayangkanlah bagaimana Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ yang mengucapkan salam-Nya kepada Khadijah. Duhai mulianya engkau, wahai Khadijah! Mengapa istana Khadijah akan suci dari kegaduhan, hiruk pikuk, dan keletihan?Karena selama 25 tahun hidup bersama Nabi ๏ทบ, beliau tidak pernah mengangkat suaranya di hadapan Nabi ๏ทบ ataupun kepada anak-anaknya, sehingga Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ membalas dengan Surga yang tenang. Jadikanlah ini sebagai motivasi wahai saudariku mukminah!Dan karena selama itu pula Khadijah tanpa kenal lelah mengorbankan segala yang ia miliki, demi mendukung dakwah Nabi ๏ทบ dan mengurus rumah tangga beliau ๏ทบ.Dan juga, Khadijah dijanjikan sebuah istana di Surga, karena dialah yang pertama kali membangun rumah Islam, tatkala semua rumah saat itu berada di atas kesyirikan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 hari lalu
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Perusak kedelapan membandingkan anak

Membanding-bandingkan anak adalah salah satu metode pendidikan yang biasa digunakan oleh banyak orang tua. Tujuannya adalah untuk memunculkan perasaan cemburu di dalam diri anak. Harapan pelakunya, anak akan termotivasi untuk menggapai sesuatu yang telah dicapai oleh temannya.Apabila proses didalam diri anak berjalan dengan baik, maka anak akan berusaha untuk menggapai apa yang telah digapai temannya, tapi tujuannya adalah bukan untuk kebaikan dirinya sendiri tapi karena ingin mendapatkan pujian, sanjungan, dan rasa takjub dari orang yang membandingkan dia dengan orang lain.Jalur keberhasilan setiap anak itu berbeda-beda.Efek negatif membanding-bandinhkan anak adalah:Merasa diri rendahMenanamkan kesombongan diriSusah mengapresiasi dan bersyukurBelajar konsep membandingkan diri sendiri dengan orang lainTidak care dengan diri sendiriTidak semangatMerasa tidak bermanfaatMenjadi pendengkiButa dengan bakat dan minat diriHarusnya seseorang itu fokusnya pada diri sendiri dan kemampuannya kemudian berusaha sebaik mungkin sesuai dengan kapasitas diri sendiri untuk menjadi yang terbaik. Bukan melihat kepada orang lain. Jadi keberhasilan itu harusnya karena usaha yang maksimal sesuai dengan kemampuannya karena itulah bakat minatnya, karena itulah fokusnya bukan menjadi yang terbaik karena membandingkan diri sendiri dengan orang lain.Beberapa langkah agar bisa memotivasi tapi tanpa membandingkan dengan orang lain:Jauhilah sifat suka membandingkan anak dengan orang lainBerikan kepercayaan kepada anak, berikan motivasi, dan jadilah penyemangatnyaBantu anak untuk mengetahui bakat dan minatmya kemudian bantulah dia untuk mengembangkannyaJadilah teladan yang baik bagi anak-anakJadilah pendengar yang baik untuk merekaBuatlah daftar atau grafik atau check list yang berisi keberhasilan anak dalam waktu 1 bulan atau 1 minggu. Dengan cara ini anak-anak akan belajar bagaimana berlomba-lomba dengan dirinya sendiri, bukan dengan orang lain. Apabila anak-anak sudah seperti ini maka anak tidak akan ikut arus.Buku: Perusak Mental AnakKarya: Ratno Abu Muhammad

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 hari lalu
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & wings 3 - Amarah adalah emosi yang wajar

Pada intinya, amarah adalah sebuah emosi yang sama alami dan sama wajarnya dengan kebahagiaan atau cinta. Menurut Lloyd J. Thomas, Ph.D., "Emosi yang kita sebut amarah adalah reaksi alami terhadap rasa frustrasi, kepedihan, kehi-langan, atau kebutuhan. Emosi itu juga timbul dari kebiasaan lama kita atau saat meniru orangtua yang marah."

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 hari lalu
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Bebaskan diri anda dari barang rongsok

Bebaskan diri anda dari barang rongsokSumber Don't sweat the small stuff with your family Meskipun saat ini sangat sederhana saran ini berharga untuk diulas, ini bukan tugas yang mudah dilaksanakan .Memerlukan ketekunan Upaya ini akan membantu menjadi orang yang lebih santai juga bermanfaat untuk mendukung upaya kita untuk tidak memusingkan hal-hal kecil di rumah. Praset setiap hari segala macam bentuk barang muncul dalam kehidupan kita kebanyakan di antaranya tidak berguna dan cuma memakan ruang mental sekaligus ruang secara fisik. Tanpa pengaturan dan upaya secara sadar untuk mencegah barang-barang ini menumpuk kita akan melawan menghadapi tim dan barang-barang tak berguna. Alasannya barang-barang rongsokan datang ke kehidupan kita entah kita mulai atau tidak. Jika kita tidak tahu bagaimana menyingkirkannya begitu bareng-bareng itu datang tak telak lagi pasti tumpukan itu semakin tinggi dan sulit menyortirnya. Kebanyakan orang yang yakin bahwa mereka akan segera menggunakannya atau terperangkap pada keyakinan yang hampir selalu keliru bahwa mereka akan memerlukannya suatu Hari nanti. Yang termasuk barang rongsokan adalah segala macam barang yang memakan tempat membutuhkan perhatian ekstra menyebalkan dan dalam artian tertentu nyaris tidak pernah kita pakai. Beberapa bentuk paling umum barang ungkapan adalah tumbukan sobekan kertas koran lama buku telepon lama majalah dari zaman baheula pakaian dan handuk yang sudah buluk karena lama tidak dipakai dan lain-lain. Akan ada perasaan tentram bila memiliki rumah yang bebas dari barang rongsokan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 hari lalu
F

Firdha Ayu

๐Ÿ“ Kota Makassar

mandiri dalam mengelola waktu dan menjalankan rutinitas harian yang produktif

mengingatkan anak akan tugas harian adalah bagian dari pengasuhan namun tentu kita akan merasa kesal jika sampai usia besar anak-anak masih belum dapat memimpin dirinya untuk melakukan aktivitas yang telah menjadi rutinitas selama bertahun-tahun latihlah kepemimpinan anak dalam melaksanakan kegiatan harian sedari kecil saat usia kecil keteraturan dalam menjalankan rutinitas harian masih dikendalikan oleh perintah orang tua namun anak akan belajar tentang hal-hal apa saja yang harus dilakukan dalam keseharian. ini adalah masa yang membangun kebiasaan hidup mereka maka buatlah kebiasaan hidup yang produktif sehingga antara kebutuhan dan jasmani dan rohani seimbang dalam mencapai target dunia dan akhirat setelah anak mulai mengerti waktu berikan jangka waktu tertentu untuk melakukan beberapa tugas dan biarkan mereka mengatur urutan pekerjaan dalam durasi waktu yang kita berikan ini akan melatih inisiatif mereka untuk melakukan kegiatan dalam jangka waktu tertentu

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 hari lalu
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Membangun landasan

Membangun Landasan### 1\. Kesan pertama tentang dunia sangat berartiPengalaman pertama seseorang dapat memengaruhi cara ia memandang dunia. Begitu pula bayi, jika sejak awal ia merasakan kasih sayang, keamanan, dan kenyamanan, ia akan lebih mudah memandang dunia sebagai tempat yang aman.Anak yang merasa dihargai, dicintai, dan memiliki tempat berlindung akan lebih mudah menghadapi kesulitan dan pulih dari pengalaman buruk.### 2\. Bayi membutuhkan respons dan perhatianBayi terlahir dengan kebutuhan untuk menjalin ikatan dengan orang lain. Setelah lahir, ia berkomunikasi melalui tangisan, gerakan, dan isyarat tubuh.Ketika orang tua memahami isyarat tersebut dan memberikan respons yang sesuai, bayi belajar bahwa:* Dunia adalah tempat yang aman.* Kebutuhannya penting.* Ada orang yang bisa diandalkan.* Ia tidak sendirian menghadapi kesulitan.Sebaliknya, pengalaman sering tidak dipahami atau tidak mendapatkan respons dapat memengaruhi cara bayi memandang dunia dan membangun hubungan.### โค๏ธ Inti penting dari kedua halaman:Bagi bayi, dunia pertamanya adalah orang-orang yang merawatnya.Cara kita merespons tangisan, kebutuhan, dan perasaan bayi ikut membentuk rasa aman, kepercayaan, serta landasan hubungan emosionalnya di masa depan.Bayi tidak membutuhkan orang tua yang sempurna, tetapi membutuhkan orang tua yang berusaha memahami, hadir, dan merespons kebutuhannya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
E

Exa Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Tarbiyatul Abna - Syaikh Musthofa Al Adawi

Memperhatikan Waktu Bermain dan Mengajarkan Anak Menghargai WaktuJangan Membiarkan Anak Terlalu Larut dalam Permainan* Orang tua hendaknya tidak membiarkan anak terus-menerus bermain hingga melupakan kewajiban, khususnya salat.* Anak perlu dibiasakan berhenti bermain ketika waktu salat tiba dan segera melaksanakan salat berjamaah.* Allah memerintahkan orang beriman agar segera mengingat Allah ketika dipanggil untuk salat Jumat (QS. Al-Jumuโ€™ah: 9).Waspadai Permainan yang Melalaikan* Permainan yang berlebihan dapat merusak akal, hati, dan menghilangkan rasa cinta kepada Allah.* Fanatisme berlebihan terhadap sepak bola dapat membuat seseorang melalaikan kewajiban agama.* Jangan sampai anak lebih mengagumi pemain sepak bola daripada mencintai dan mengagungkan Allah serta Rasul-Nya.* Kemenangan dan kekalahan dalam permainan tidak memberikan keuntungan hakiki bagi kehidupan akhirat.Hati-hati Terhadap WaktuKisah Hanzhalah Al-Asadi memberikan pelajaran tentang pentingnya menjaga kesadaran hati.* Hanzhalah merasa dirinya munafik karena ketika bersama Rasulullah ๏ทบ, ia sangat mengingat surga dan neraka. Namun, ketika pulang dan sibuk bersama keluarga serta pekerjaan, ingatan tersebut berkurang.* Abu Bakar radhiyallahu โ€˜anhu juga merasakan hal yang sama.* Rasulullah ๏ทบ menjelaskan bahwa keadaan manusia memang dapat berubah. Ada waktu untuk beribadah dan mengingat Allah, ada pula waktu untuk bersama keluarga dan memenuhi kebutuhan hidup.Menjaga Keseimbangan dalam Kehidupan* Jangan sampai kesibukan bermain, pekerjaan, atau urusan dunia membuat kita melupakan akhirat.* Manfaatkan waktu dengan baik sesuai kebutuhan dan ketentuannya.* Biasakan anak memahami bahwa setiap kegiatan memiliki waktunya masing-masing.* Tetap menjaga hati agar senantiasa mengingat Allah dalam berbagai keadaan.Pelajaran Penting bagi Orang Tua:Mendidik anak bukan berarti melarang seluruh permainan, tetapi mengajarkan mereka agar tidak diperbudak oleh permainan.Ajarkan anak untuk:* Mendahulukan salat daripada bermain.* Tidak berlebihan dalam hiburan.* Menghargai dan memanfaatkan waktu.* Menyeimbangkan waktu bermain, belajar, beribadah, dan bersama keluarga.* Menjadikan kecintaan kepada Allah lebih besar daripada kecintaan terhadap kesenangan dunia.Inti nasihat: Jangan biarkan anak tumbuh menjadi pribadi yang pandai bermain, tetapi lalai terhadap kewajibannya kepada Allah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

Menetapkan Ekspektasi yang Realistis untuk Orang Tua

Orang tua perlu menetapkan batasan sesuai kemampuan anak sekaligus kemampuan diri sendiri. Memahami batas toleransi diri penting agar tidak terus memendam kekesalan hingga akhirnya meluapkannya kepada anak.Beberapa hal yang perlu diperhatikan:Kenali batas kemampuan diri. Tentukan hal-hal yang masih bisa diterima dan ditoleransi agar tidak mudah frustrasi atau marah.Tetapkan batasan sejak awal. Jangan selalu menuruti keinginan anak jika sebenarnya tidak nyaman. Sampaikan batasan dengan jelas agar anak tidak bingung ketika suatu saat orang tua menolaknya.Buat ekspektasi yang realistis. Sesuaikan harapan dengan kemampuan dan kondisi anak saat ini, bukan berdasarkan apa yang bisa dilakukan anak lain.Mulai dari tujuan kecil. Pecah target menjadi langkah-langkah sederhana. Hargai setiap kemajuan, baik pencapaian anak maupun usaha orang tua.Sesuaikan ekspektasi seiring perkembangan anak. Kenali anak dengan baik dan terus evaluasi harapan agar sesuai dengan kondisi nyatanya.Intinya: Menetapkan ekspektasi realistis bukan berarti menurunkan harapan atau menyerah pada kemampuan anak, melainkan memahami kenyataan dan menyesuaikan target dengan kemampuan anak serta orang tua. Dengan begitu, proses pengasuhan menjadi lebih terarah dan tidak mudah menimbulkan frustrasi.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
N

Naella ulia

๐Ÿ“ -

Pesta Pernikahan

Pesta Pernikahan (Walimah)Pesta pernikahan dilaksanakan keesokan harinya. Walimah wajib dilaksanakan setelah melaksanakan malam pertama, berdasarkan sabda Nabi, tatkala Ali telah meminang Fathimah Radiallahu'anhuุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ุจูุฏู‘ูŽ ู„ูู„ู’ุนูŽุฑููˆุณู ู…ูู†ู’ ูˆูŽู„ููŠู…ูŽุฉู ู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽุนู’ุฏูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ูƒูŽุจู’ุดู ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ููู„ูŽุงู†ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ูƒูŽุฐูŽุง ูˆูŽูƒูŽุฐูŽุง ู…ูู†ู’ ุฐูุฑูŽุฉู"Harus diadakan pesta pernikahan." Sa'd mengatakan, "Aku me-nyumbang seekor domba." Si fulan mengatakan, "Aku menyumbang gandum demikian dan demikian."Dalam suatu riwayat dikatakan, "Segolongan kaum Anshar mengum-pulkan beberapa sha' gandum untuknya,"Shahih diriwayatkan Ahmad(5/359)Anas menuturkan, "Nabi mengadakan walimah saat menikah dengan Zainab, dan beliau mengenyangkan kaum Muslimin dengan roti dan daging. Lalu beliau pergi kepada Ummahat al-Mukminin (istri-istri-nya) lalu mengucapkan salam dan berdoa untuk mereka. Beliau meng-ucapkan salam kepada mereka dan mereka mendoakan untuk beliau. Beliau melakukan hal itu pada pagi hari setelah malam pertamanya. "Shahih diriwayatkan An-Nasa'i dalam al-Walimah (2/66)Anas menceritakan, โ€œNabi menikahi seorang wanita (dan te-lah menjalani malam pertamanya), maka beliau mengutusku untuk me-ngundang sejumlah orang untuk makan-makan "HR. BukhariWalimah disunnahkan selama tiga hari, berdasarkan hadits Anas. la berkata, "Nabi menikahi Shafiyyah, dan menjadikan pemerdekaan-nya sebagai maharnya, serta mengadakan walimah selama tiga hari, " Hadits HasanMengundang orang-orang shalih untuk menghadiri pesta pernikah-an, berdasarkan sabda Nabi dalam hadits yang berlaku umum:ู„ุง ุชูุตูŽุงุญูุจู’ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูุคู’ู…ูู†ู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฃู’ูƒูู„ู’ ุทูŽุนูŽุงู…ูŽูƒูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุชูŽู‚ููŠู‘ู"Janganlah berteman kecuali dengan orang Mukmin, dan jangan ma-kan makananmu kecuali orang yang bertakwa, "hadist diriwayatkan Abu Dawud, At-Tirmidzi dan AhmadMengadakan pesta pernikahan dengan menyembelih seekor kam-:โ€œAda-bing atau lebih, jika ada keleluasaan, berdasarkan sabda Nabi kanlah pesta pernikahan walaupun dengan seekor kambing" HR Al BukhariMahkota Pengantin Majdi bin Manshur bin Sayyid asy-Syuri

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Hai Nak | Reda Gaudiamo

Hai Nak,Bukannya aku nggak mau lihat kamu menikah, bukan. Tapi kamu harus tahu bahwa kawin/menikah itu perlu persiapan. Bukan soal pestanya mau dimana dan berapa hari dan kamu pakai baju desainer siapa dan didandanin oleh makeup artis yang mana.Ketika menikah sama dia, berarti kamu sudah siap dan sudah belajar banyak hal tentang berdua. Bukan cuman soal kebiasaan dan hal-hal asyik, tapi juga hal-hal ngeselin masing-masing. Bisa nggak kamu tahan sama kebiasaannya yang dikit-dikit ngupil, atau dia bisa terima kesukaan kamu yang malas mandi? Lalu meski cinta itu penting, sudah kebayang belum urusan biaya sehari-hari hidup bersama? Duitnya datang darimana? Tinggal dimana? Kalau ada anak, mau dikasih makan apa? Banyak sih belanjaannya.Itu harus dibahas dan disepakati. Jadi menikah nggak cuman butuh soal rasa suka dan kangen dan pelukan bertubi-tubi. Kamu dan dia perlu amunisi lain buat jalan bareng. Bersiaplah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 5 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 jam lalu
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Start With Why - Start with WHY, but KNOW HOW

Memiliki tujuan yang kuat saja tidak cukup. WHY memberikan arah, tetapi HOW menentukan bagaimana tujuan tersebut diwujudkan. Seseorang bisa memiliki visi yang luar biasa, tetapi tanpa kemampuan, sistem, dan orang-orang yang tepat, visi itu hanya akan menjadi gagasan.Dalam pekerjaan, ini mengajarkan pentingnya menggabungkan idealisme dengan kompetensi. Jangan sampai terlalu sibuk membicarakan tujuan besar hingga melupakan proses, disiplin, dan kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk mencapainya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka2 hari lalu
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Perusaka ketujuh merendahkan anak

Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wassalam tidak pernah menilai para sahabatnya dengan tujuan merendahkan. Merendahkan anak dengan kalimat dan sikap memiliki beberapa efek buruk:Pandangan negatif pada diri anak: anak-anak akan fokus terhadap kekurangan dirinya bukan pada kelebihan yang dimilikinya.Tidak bisa melihat bakat minatLebih suka sendiri dan tidak mau bersamaBerperilaku buruk terhadap orang lainTindakan suka merusakSalah satu metode dan cara orang tua bisa berfokus kepada sisi positif anaknya dan melupakan sisi negatifnya adalah dengan memperkuat iman kepada qada dan qadar. Memperkuat iman kepada takdir Allah subhanahu wa taโ€™ala. Dengan memperkuat keimanan kepada takdir maka seseorang akan bisa berda di level menerima (acceptance) segala kekurangan anak.Buku: Perusak Mental AnakKarya: Ratno Abu Muhammadu

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

Mengartikan Karakteristik Anak secara Positif

Cara orang tua memaknai karakter anak memengaruhi bagaimana anak memandang dirinya. Alih-alih memberi label negatif, orang tua dapat menafsirkan karakter sulit anak secara lebih positif.Contoh mengartikan karakter anak:* Tidak bisa fokus: โ€œKamu tertarik pada banyak hal, ya.โ€* Impulsif: โ€œKamu bersemangat sekali dan selalu langsung bertindak saat menginginkan sesuatu.โ€* Keras kepala: โ€œKamu selalu melakukan sesuatu sesuai caramu. Kemandirian penting bagimu, ya.โ€* Pencari stimulasi tinggi: โ€œKamu tidak mau gagal, ya.โ€* Sering khawatir: โ€œKamu suka mendapat pengalaman baru, ya.โ€* Ragu-ragu: โ€œKamu suka berhati-hati, ya.โ€* Kecemasan tinggi: โ€œKamu suka mempersiapkan dan merencanakan masa depan, ya.โ€* Kurang minat di banyak bidang: โ€œMeski minatmu sempit, kamu mempunyai kekuatan untuk fokus secara mendalam.โ€* Kemampuan bersosialisasi yang buruk: โ€œKamu lebih memilih hubungan yang sedikit, tetapi dalam daripada hubungan yang luas, tetapi dangkal, ya.โ€* Bertele-tele: โ€œKamu ingin bisa menjelaskannya dengan baik, ya.โ€* Suka ikut campur: โ€œKamu mempunyai keinginan besar untuk membantu orang lain, ya.โ€* Sulit menyesuaikan diri: โ€œKamu butuh waktu untuk menyesuaikan diri, ya.โ€Mengapa penting?Cara orang tua memberi makna pada karakter anak membentuk persepsi dan pengalaman anak tentang dirinya. Jika anak terus-menerus dinilai sebagai anak bermasalah, ia dapat mulai memandang dirinya demikian. Karena itu, semakin sulit temperamen anak, semakin penting bagi orang tua untuk aktif menafsirkannya secara positif agar anak mampu mengatasi kelemahannya.Memahami karakter anak juga membantu orang tua menentukan pendekatan, memberikan respons yang tepat, dan menyesuaikan ekspektasi secara realistis. Hal ini berlaku pula pada diri orang tua. Terlalu mengejar gambaran ideal tentang orang tua yang baik dapat membuat kita kehilangan pemahaman terhadap kondisi diri dan anak yang sebenarnya.Perubahan dimulai dengan melihat dan mengakui keadaan diri serta anak secara nyata dan akurat.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ Mengapa Nabi Muhammad ๏ทบ sangat Mencintai Khadijah? Bagian 3

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบMengapa Nabi Muhammad ๏ทบ sangat Mencintai Khadijah?Bagian 35. Khadijah adalah wanita yang tegar.Ketika sang suami pulang dengan berbagai kesulitan dan kegelisahan yang menyertainya, Khadijah dengan penuh ketegaran hati menghibur dan menenangkan hati beliau ๏ทบ. Sangat berbeda dengan sebagian istri yang malah semakin menambah beban sang suami yang sudah bungkuk menanggung beban kehidupan.Tatkala wahyu pertama datang, Nabi ๏ทบ pun ketakutan dan segera turun dari gua Hira menuju rumah Khadijah, lantas berkata,โ€œSungguh aku mengkhawatirkan diriku, wahai Khadijah.โ€Khadijah pun menenteramkan hati suaminya seraya berkata,โ€œJanganlah engkau khawatir! Justru, bergembiralah! Demi Allah, Allah selamanya tidak akan pernah menghinakanmu. Demi Allah sungguh engkau adalah seorang yang biasa menyambung tali silaturahmi, jujur dalam berkata, membantu orang yang tidak bisa mandiri, menolong orang miskin, memuliakan tamu, dan menolong mereka yang terkena musibah.โ€Saudaraku, perhatikan bahwa Khadijah hanya mengalami masa-masa sulit dari Islam. Beliau hanya menyaksikan fase-fase awal dari dakwah sang suami, Muhammad ๏ทบ. Beliau telah wafat 3 tahun sebelum Rasulullah ๏ทบ berhijrah, sebelum kemenangan demi kemenangan diraih oleh umat Islam. Bahkan para ahli sejarah menyebutkan bahwa Khadijah dikucilkan oleh temantemannya, para wanita Quraisy. Mereka yang dahulunya saling akrab, akhirnya menjauhi dan mencemooh Khadijah, lantaran ia memilih beriman kepada sang suami ๏ทบ. Para wanita pasti tahu rasanya dikucilkan oleh teman-teman dekat mereka, sungguh bukanlah perkara yang mudah. Para ulama mengatakan, bahwa seakan Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ hendak menangguhkan segala balasan atas kebaikan dan jasa Khadijah di Akhirat. Mungkin saja beliau I tidak merasakannya di dunia, karena Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ telah melipatgandakannya untuknya di Akhirat kelak.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Membangun landasan

### Ringkasan โ€“ Membangun Landasan1\. Latihan: Dukungan Apa yang Anda Butuhkan?Menjadi orang tua tidak harus dilakukan sendirian. Kenali siapa saja yang bisa membantu dan mendukung Anda, baik secara emosional maupun praktis.* Tuliskan orang-orang yang bisa menjadi sumber dukungan.* Kenali bantuan yang bisa diberikan keluarga, pasangan, teman, atau tenaga profesional.* Tentukan bantuan apa yang Anda butuhkan, seperti menjaga anak, membantu pekerjaan rumah, dukungan finansial, atau tempat bercerita.* Jangan ragu meminta bantuan ketika diperlukan.Dukungan orang tua bukan hanya dibutuhkan setelah kelahiran, tetapi juga ketika anak mulai tumbuh dan belum mandiri.2\. Teori Keterikatan: Bagaimana Rasanya Menjadi Bayi?Orang tua memiliki pengalaman masa kecil yang bisa membantu memahami kehidupan bayi. Namun, bayi belum pernah merasakan menjadi bayi sebelumnya.* Orang tua bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi bayi melalui pengalaman masa kecil dan pengetahuan tentang pola asuh.* Bayi mengalami segala sesuatu sebagai pengalaman pertama.* Pengalaman pertama sangat penting karena dapat meninggalkan kesan yang mendalam.* Cobalah memahami dunia dari sudut pandang bayi, bukan hanya dari sudut pandang orang dewasa.Inti pelajaran:Jangan hanya memikirkan bagaimana kita ingin membesarkan anak, tetapi belajarlah memahami bagaimana rasanya menjadi seorang anak.Bangun hubungan dengan bayi melalui kepekaan, perhatian, dukungan, dan usaha memahami kebutuhannya sejak awal.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka3 hari lalu
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & wings 3 - kegagalan

Kegagalan: ๏ปฟ๏ปฟMenunjukkan bahwa kau punya PR yang harus kau selesaikan.๏ปฟ๏ปฟMemberitahumu bahwa mereka punya sesuatu yangharus kau pelajari.๏ปฟ๏ปฟMemintamu untuk menganalisisnya-Apa kau perlu mengubah taktik, memandang ke arah lain?Memberitahumu-Menyembuhkanmu dari "Aku tidak (akan pernah) melakukannya dengan baik" untuk bisa melangkah maju.Mengatakan-Mengatasi kegagalan itu butuh waktu, usana, dan ketekunan. Kegagalan sangat takut kepada ketekunan.... kalau kau menyerah aku menang, tapi kalau kau tekun, aku menyerah.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 4 Nov 2026Baca selengkapnya โ†’