๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka14 Oktober 2026
E

Exa Aldila

๐Ÿ“ Kabupaten Magelang

Paduan Keluarga Sakinah - Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Bab 14: Nasihat Khusus untuk IstriAgar Menjadi Istri IdamanSambut Suami dengan Senyuman Sambutlah suami ketika pulang ke rumah dengan wajah cerah dan senyuman manis.Perhatikan Kebersihan Suami Bantulah membersihkan debu pada wajah, kepala, dan pakaian suami setelah ia bekerja mencari nafkah.Berhias untuk Suami Berhiaslah dan gunakan wewangian untuk menyenangkan suami. Hindari wajah muram dan cemberut di hadapannya.Jaga Lisan dan Sikap Bertutur kata lembut kepada suami dan hindari kelembutan yang berlebihan kepada laki-laki bukan mahram agar tidak menimbulkan fitnah.Bertakwa kepada Allah Jadilah istri yang lapang dada, tenang, dan senantiasa mengingat Allah, baik ketika bersama suami maupun saat sendirian.Luangkan Waktu untuk Suami Sediakan waktu untuk berbincang dan dengarkan keluh kesah suami. Bantulah meringankan beban dan kesedihannya.Didik Anak dengan Baik Manfaatkan waktu di rumah untuk mendidik anak dengan nasihat, zikir, dan bacaan Al-Qur'an, khususnya Surah Al-Baqarah.Dukung Suami dalam Kebaikan Bantu suami menjaga salat malam, berpuasa sunnah, gemar berinfak, berbakti kepada orang tua, dan menjaga silaturahmi.Perbanyak Istigfar dan Doa Perbanyak istigfar untuk diri sendiri, suami, orang tua, dan kaum Muslimin. Berdoalah agar dikaruniai keturunan yang saleh serta kebaikan dunia dan akhirat.Jaga Rumah dari Hal yang Merusak Bersihkan rumah dari gambar makhluk bernyawa, alat musik, dan segala sesuatu yang dapat merusak kehidupan keluarga sesuai tuntunan syariat.Inti nasihat: Jadilah istri yang bertakwa, lembut kepada suami, menjaga kehormatan diri, mendidik anak dengan baik, serta menciptakan rumah tangga yang dipenuhi ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 14 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka14 Oktober 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Root & wings 2

Sering, tanpa disadari kita menimpakan perilaku anak yang tidak baik dengan mengatakan, "salahmu". Kesalahan tidak hanya diperbesar melainkan disamaratakan dan diguyurkan ke seluruh kepribadian anak. Anak dan kesalahannya dianggap satu. Dari yang mestinya "Yang kau lakukan itu tidak baik" menjadi "Kau tidak baik," atau dari "Aku tidak suka dengan apa yang kau lakukan" menjadi "Aku tidak suka kamu."Pesan semacam itu jika diterima secara teratur akan mengacaukan nilai, kemampuan diri, dan kebenaran si anak. Rasa percaya diri anak jatuh sehingga kinerjanya menurun yang akhirnya mengundang lebih banyak teguran dan cemoohan yang mengakibatkan anak semakin meragukan ke-mampuannya. Anak terperangkap dalam spiral menurunnya harga diri dan perilaku/kinerja/tindakan yang terus mem-buruk.Anak-anak bergantung kepada orangtuanya untuk mengoreksi dan menunjukkan apa yang benar dan pantas tapi sementara melakukannya orangtua juga harus ingat bahwa anak harus dipisahkan dari tindakannya. Orangtua bisa mencela atau memberi label sebuah perilaku seperti "buruk", "keliru", atau "tidak baik" tapi jangan lakukan itu Pada karakter atau kepribadian anak.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 14 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka14 Oktober 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Sering-seringlah mengingatkan diri apa yang sesungguhnya diinginkan anak-anak anda

Sering-seringlah mengingatkan diri apa yang sesungguhnya diinginkan anak-anak andaSumber Don't sweat the small stuff with your familyMau tak mau kita harus menerima kenyataan bahwa anak kita sesungguhnya tidak peduli apakah kita seorang awak penerbang wiraniaga pelayan restoran ahli komputer atau seseorang yang hebat. Mereka tidak akan terkesan meskipun kita seorang pengarang atau perseorangan profesional yang sibuk anak-anak sama tidak terkesannya pada kita jika kita seorang dokter pengacara atau bintang film. Faktanya kita telah bekerja keras dan berkorban demi kepentingan mereka mungkin memang dihargai tetapi tidak sampai pada tahap terpenuhinya apa yang kita rasakan sebagai hak kita. Jangan terlalu berharap yang sebenarnya paling penting bagi anak-anak adalah waktu kita dan kesediaan kita untuk mendengarkan dan mencintai mereka tanpa syarat

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 14 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka14 Oktober 2026
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Membangun landasan

Membangun landasan1. Fokus ke cerita baik, bukan cerita seram.Daripada mikir hal menyeramkan soal lahiran, fokus ke suasana hati yang bagus. Suasana hati bagus = cerita bagus buat janin = landasan hubungan lebih baik.Optimisme itu keharusan. Kamu harus percaya anak akan berkembang, belajar, menguasai keahlian. Kalau panutanmu (kayak penerbit yang percaya sama penulis) percaya padamu, kamu lebih mudah waras. Sama dengan anak - dia butuh kepercayaanmu biar bisa berkembang. Tanam optimisme selama hamil.2. Jangan kasih label ke janin sebelum ketemu.Kita sering denger cerita tentang orang lain sebelum ketemu dia, terus kita langsung bikin gambaran. Janin juga begitu.Penelitian di buku Origins - Annie Murphy Paul: Ibu hamil yang sudah tau jenis kelamin janinnya, ngomongnya jadi klise:Janin perempuan dibilang: "lembut, berguling, tenang"Janin laki-laki dibilang: "energik, kuat, aktif"Padahal gerakan janinnya sama aja. Itu stereotip.Pesannya: Jangan bebani anak dengan penilaian sebelum lahir. Jangan anggap janin sebagai parasit, penyusup, dewa, atau teman khayal. Anggap dia sebagai manusia yang akan kamu kenal nanti.Pemikiranmu tentang bayi dalam kandungan akan sangat memengaruhi ikatanmu dengannya setelah lahir.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 14 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka14 Oktober 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

๐Ÿ“ Kabupaten Kutai Timur

Kesalahan anak

Tugas orangtua bukanlah mensterilkan anak dari kesalahan. Anak-anak tentu boleh berbuat kesalahan. Dulu waktu masih kecil, kita juga sering salah, bukan? Kesalahan adalah bagian dari proses belajar dan pendewasaan mental anak.Orangtua tak perlu risau berkepanjangan jika anak berbuat salah. Namun, bukan berarti membiarkan. Orangtua ber-tugas membimbing agar anak bisa belajar dari kesalahannya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi. Bimbinglah dia secukupnya dan seefektif mungkin, lalu serahkan kembali tanggung jawab padanya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 14 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka14 Oktober 2026
N

Naella ulia

๐Ÿ“ -

Pernikahan pada masa jahiliyah

Sahaya Wanita NabiAbu Ubaidah mengatakan, "Nabi memiliki empat sahaya wanita: Maria, yaitu ibu dari anaknya, Ibrahim, lalu Raihanah dan budak cantik lainnya yang beliau dapati di antara tawanan, serta budak wanita yang diberikan Zainab binti Jahsy kepadanya.Zad al-Ma'ad (1/105) dikutip secara bebas.Pernikahan di Masa JahiliyahMenikah pada masa jahiliyah ada empat cara:1. Nikah sebagaimana yang dilakukan manusia pada hari ini. Seseorang meminang kepada laki-laki lainnya seorang wanita yang berada dalam perwaliannya atau putrinya, lalu ia memberikan mahar kepada-nya, kemudian wali menikahkannya dengannya.2. Seorang laki-laki mengatakan kepada istrinya, jika ia telah suc dari haidnya, "Pergilah kepada si fulan dan bersetubuhlah dengannya. Lalu suaminya menjauhinya dan tidak menggaulinya selamanya hingga tampak kehamilannya dari laki-laki yang menggaulinya. Jika sudah tam-pak kehamilannya, maka suaminya menggaulinya jika mau. Sang suami hanyalah melakukan hal itu karena ingin mendapatkan anak. Nikah ini disebut dengan nikah Istibdha'.3. Sejumlah orang kurang dari sepuluh orang berkumpul lalu me-reka menemui seorang wanita. Mereka semua menggauli wanita itu. Jika wanita itu hamil lalu melahirkan, dan telah lewat beberapa malam sete-lah melahirkan, maka ia menyuruh mereka datang. Tidak ada seorang pun dari mereka yang kuasa menolaknya. Hingga ketika mereka telah berkumpul di hadapannya, maka ia mengatakan kepada mereka, "Kะฐ-lian sudah tahu tentang urusan kalian. Sungguh aku telah melahirkan, dan ia adalah anakmu, wahai fulan." la menyebut laki-laki yang disukai-nya dengan menyebutkan namanya. Akhimya, anaknya diberikan kepa-danya, dan laki-laki itu tidak kuasa menolaknya.4. Banyak orang berkumpul lalu menemui seorang wanita. Wanita tesebut tidak menolak siapa saja yang datang kepadanya. Ia adalah pela-cur. Wanita ini menancapkan bendera sebagai tanda di depan pintu rumahnya. Siapa saja yang menginginkannya bisa menemuinya. Jika ia hamil lalu melahirkan, maka mereka berkumpul kepadanya dan mereka mengadakan undian untuk mereka. Setelah itu, mereka memberikan anaknya kepada laki-laki yang mereka pandang pantas. la pun meng-ambilnya dan mengakui anaknya. Ia tidak menolak hal itu. Saat Nabi diutus dengan membawa kebenaran, beliau membatalkan semua perni-kahan jahiliyah, kecuali nikah yang dilakukan manusia pada hari ini. Al-Bukhari (5/1970).Mahkota Pengantin Majid bin Manshur bin Sayyid bin asy-Syuri

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 14 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka14 Oktober 2026
D

Dewi Hajar Novanda

๐Ÿ“ Kota Depok

Be a Good Teacher!

โ€œSaya bangga memiliki ayah seperti Papa,โ€ kata Kevin.โ€œHal yang tidak pernah saya lupakan selama di Australia adalah ketika Mama dan adik-adik berada di rumah, saya diajak Papa mendampinginya memberikan seminar di sebuah universitas yang juga dihadiri banyak mahasiswa Indonesia.Hal yang tidak bisa saya lupakan bukanlah kampus atau seminarnya, melainkan perjalanan dari rumah ke kampus. Saat itu, saya duduk di sebelah Papa. Beliau banyak berbicara, bercerita, bahkan memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya. Termasuk di dalamnya tentang pendidikan seperti apa yang harus saya tempuh, langkah-langkah yang harus saya ambil untuk mencapainya, dan masih banyak lagi.Perjalanan bersama Papa itu sangat penting bagi saya. Saat itu, saya merasa bukan lagi seorang anak kecil, melainkan seorang remaja yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan siap memetik bintang untuk meraih cita-cita.Saya sangat menyadari bahwa guru yang terutama dan utama bukan hanya guru yang berada di sekolah, melainkan ayah saya sendiri!โ€Oscar Wilde pernah mengatakan dalam bukunya bahwa pendidikan sangat mengagumkan. Namun, janganlah kita melupakan bahwa hal-hal berharga yang patut diketahui tidak dapat diajarkan hanya melalui pendidikan formal.Saya melihat bahwa apa yang didapatkan Kevin dari ayahnya adalah pendidikan tentang kehidupan yang diperolehnya di luar sekolah.Terkadang, kita salah menafsirkan arti pendidikan, seolah-olah pendidikan hanya terbatas pada tembok-tembok lembaga formal. John C. Maxwell pernah mengatakan bahwa kata pendidikan memiliki akar kata dari bahasa Latin yang berarti mencetuskan suatu kekuatan yang tersembunyi.Artinya, pendidikan yang benar merupakan pengalaman-pengalaman dalam kehidupan sehari-hari yang mampu membuat manusia berkembang, seperti halnya yang dialami Kevin.Saat berdialog dengan sang ayah, Kevin merasa menemukan banyak hal: bimbingan, penguatan, gagasan-gagasan baru, bahkan tanpa sadar menemukan potensi tersembunyi dalam dirinya yang baru disadari setelah sang ayah membantunya mengenali potensi tersebut.Dialog sederhana bersama sang ayah, tanpa disadari, telah mampu mengembangkan diri Kevin.Ayah yang baik adalah ayah yang mampu menjadi guru bagi putra-putrinya, karena dialah orang yang seharusnya paling mengenal anak-anaknya.Ada banyak hal yang tidak diajarkan secara formal oleh guru-guru di sekolah melalui jenjang pendidikan yang ditempuh anak. Di situlah letak tanggung jawab kita sebagai orang tua, khususnya ayah.Jika ayah tidak mampu mengambil tanggung jawab tersebut, anak-anak pun akan kesulitan memahami konsep dan arti kehidupan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 14 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka14 Oktober 2026
S
Shilfa

๐Ÿ“ Purwakarta

Hanya Untukmu Anakku | Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

Tips Agar Anak Tumbuh IdealB. Masa Menyapih Anak5. Membangun karakter baik anakSeorang anak sangat membutuhkan perhatian ekstra dalam masa perkembangan akhlaknya. Ia akan tumbuh berkembang sesuai dengan pembiasaan diri dari orang yang mendidiknya pada waktu kecil; seperti dalam hal temperamental, kemarahan, kekerasan watak, tergesa-gesa, gemar mengikuti hawa nafsu, lemah ingatan, dan kerakusan, sehingga sangat sulit baginya untuk menghilangkan sifat-sifat tsb ketika dia sudah dewasa.Mengubah kebiasaan merupakan pekerjaan yang sulit dan berat. Pelakunya harus memperbaharui tabiatnya terlebih dahulu untuk mengubahnya menjadi tabiat yang kedua. Sebab, untuk keluar dari kebiasaan yang sudah menjadi tabiat sangat sulit untuk dilakukan.Karena nya, sangat dianjurkan bagi orang tua untuk menjauhkan anaknya dari kebiasaan mengambil sesuatu dari orang lain. Pasalnya, kalau ia telah terbiasa mengambil sesuatu dari orang lain, maka hal itu akan menjadi tabiatnya  Akibatnya, anak akan tumbuh dengan kebiasaan โ€˜mengambilโ€™ bukan โ€˜memberiโ€™.Menjauhkan anak dari kebiasaan berbohong dan berkhianat lebih utama daripada menjauhkannya dari racun yang mematikan. Sebab, ketika ia telah terbiasa berbohong dan berkhianat, maka akan hancur kebahagiaannya di dunia dan akhirat, serta dua pun akan terhalang dari berbagai macam kebaikan.Dan seorang anak hendaknya dijauhkan dari sifat malas, suka menganggur, acuh tak acuh, dan gemar bersantai. Lalu ditanamkan padanya sifat-sifat yang merupakan kebalikan dari itu semua. Sehingga ia tidak merasa nyaman kecuali ketika dirinya dan anggota badannya sibuk dengan kegiatan.Sifat malas dan suka menganggur akan berakibat buruk dan membawa kepada penyesalan. Sebaliknya, kesungguhan dan keletihan dengan banyaknya kegiatan akan menghasilkan pencapaian yang baik di dunia maupun di akhirat, bahkan keduanya.Manusia yang paling tentram dan yang paling nyaman yaitu mereka yang terbiasa letih. Sebaliknya manusia yang paling susah yaitu mereka yang terlalu banyak menganggur.6. Menjauhkan anak dari hal-hal negatifSeorang anak juga hendaknya dijauhkan dari hal-hal yang berlebihan, baik dalam hal makanan, pembicaraan, tidur atau istirahat, maupun pergaulan dengan sesama. Karena, didalam hal-hal yang berlebuhan itulah terdapat kerugian dan dengannya pula seorang hamba akan kehilangan kebahagiaan dan kebaikan di dunia dan di akhirat.Demikian pula, dia benar-benar harus dijauhkan dari bahaya syahwat yang berkaitan dengan perut dan kemaluan. Karena dengan membiarkannya melakukan hal itu, berarti telah menjerumuskannya pada bahaya yang akan membinasakannya. Apabila ini terjadi, maka amat sulit untuk memperbaikinya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 14 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka18 Oktober 2026
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Start With Why โ€” Hadiah dan Hukuman

Manusia sering digerakkan oleh insentif: gaji, bonus, pujian, pengakuan, atau ketakutan terhadap hukuman. Cara ini memang bisa menghasilkan tindakan dalam jangka pendek, tetapi belum tentu membangun komitmen yang bertahan lama. Seseorang mungkin bekerja keras karena mengejar promosi, tetapi belum tentu memiliki kepedulian yang sama ketika promosi itu tidak lagi tersedia. Ada perbedaan antara melakukan sesuatu demi memperoleh imbalan dan melakukan sesuatu karena meyakini bahwa hal itu memang layak dilakukan.Insight: Insentif dapat mendorong seseorang bertindak, tetapi alasan yang diyakini dapat membuatnya bertahan. Dalam membangun karier, misalnya, target dan penghargaan tetap penting, tetapi akan lebih kuat jika disertai pemahaman tentang kontribusi apa yang ingin diberikan. Sebab, ketika imbalan berubah atau tertunda, keyakinan terhadap alasan di balik pekerjaan itulah yang dapat menjaga arah kita.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 13 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka13 Oktober 2026
Y
Yudith Sand Faundry

๐Ÿ“ Kabupaten Serang

#JejakPustaka Sebuah Pekerjaan Bernama AYAH - Sosok seorang ayah

Ayah adalah peletak dasar pembangunan berbahasa dan berperan dalam membuka frontal lube (otak bagian depan), ini yang mendasari anak mampu bersosialisasi dengan baik.Betapa pentingnya sosok seorang ayah. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang kehilangan kasih ayah dan tak ada sosok pengganti akan tumbuh dengan beberapa kasus tumbuh kembang perilaku (kelainan perilaku, kecenderungan bunuh diri, menjadi kriminal). Yang demikian rata-rata kasusnya adalah orang-orang yang tumbuh tanpa ayah atau bermasalah dengan ayah (hubungan anak dan ayah).Opini pembaca:Meskipun ini sedang membicarakan tema mengenai ayah/sosok ayah. Sebagai seorang ibu pun tetap perlu paham hal demikian. Guna menjadi ilmu pembelajaran dalam mendidik anak laki-lakinya kelak menjadi calon ayah.]Materi utama merupakan fokus terpenting dalam desain. Gunakan jarak antar baris yang nyaman, perataan teks yang rapi, dan pembagian paragraf yang proporsional.Jangan mengubah makna, susunan kata, ejaan, atau tanda baca dari naskah sumber. Jika materi terlalu panjang, sesuaikan menjadi beberapa slide daripada mengecilkan tulisan secara berlebihan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 13 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka13 Oktober 2026
H

Halida Achmad Bagraff

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Tidak boleh mencampur kuburan Muslim dengan kafir

Basyir pernah menceritakan pengalaman beliau ketika jalan-jalan bersama Nabi,Aku berjalan bersama Rasulullah, lalu beliau melewati kuburan Muslimin. Beliau bersabda, โ€œSungguh, mereka ini telah mendapatkan bangak kebaikan.โ€Kemudian beliau melewati kuburan orang-orang musyrik dan bersabda: โ€œSungguh, mereka telah kehilangan banyak kebaikan.โ€ Beliau ucapkan 3 kali. (HR. Abu Daud 3230, Nasai 2047, dan dihasankan al-Albani)As Syirazi - ulama Syafiโ€™ah - mengatakan:Orang kafir tidak boleh dimakamkan di pemakaman kaim Muslimin, demikian pula orang muslim tidak boleh dimakamkan di pemakaman orang-orang kafir. (Al-Muhadzab, 1/254)Buku: Bila Kumati. Catatan Tentang Peristiwa Kematian.Karya: Ammi Nur Baits

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 13 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka13 Oktober 2026
S

Siti Nadiroh

๐Ÿ“ Kabupaten Brebes

Nasihat Menggapai Kehidupan yang bahagia

Sebab-sebab semacam ini juga dimiliki oleh orang yang beriman dan yang tidak beriman. Namun, orang yang beriman lebih unggul dengan keimanannya, keikhlasannya, dan pengharapannya atas pahala dalam kesibukannya terhadap ilmu yang ia pelajari dan ia ajarkan, serta dalam kebaikan yang ia lakukan. Jika itu adalah ibadah, maka ia akan bernilai ibadah.Dan jika itu adalah perbuatan duniawi atau kebiasaan duniawi, dia niatkan dengan niat yang baik dan dimaksudkan untuk membantunya di dalam menaati Allah. Maka dari itu, perbuatan tersebut memiliki pengaruh yang kuat dalam menghilangkan kesusahan, kegelisahan, dan kesedihan.Betapa banyak orang yang diuji dengan kecemasan dan terus-menerus diliputi kegundahan, hingga akhirnya berbagai macam penyakit pun menimpanya. Maka obat yang tepat baginya adalah melupakan sebab yang telah membuatnya gelisah dan resah, serta menyibukkan dirinya dengan suatu pekerjaan dari urusan-urusan pentingnya.Dan seharusnya perbuatan yang ia sibukkan diri dengannya adalah sesuatu yang disenangi dan dirindukan oleh jiwanya, karena hal itu lebih memungkinkan untuk tercapainya tujuan yang bermanfaat ini. Dan Allah-lah Yang Maha Mengetahui

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 13 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka13 Oktober 2026
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ Nabi Muhammad ๏ทบ bertemu Pendeta Buhaira

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบNabi Muhammad ๏ทบ bertemu Pendeta BuhairaLatar Belakang Perjalananโ€ข Kasih sayang Abu Thalib: Abu Thalib sangat mencintai Nabi Muhammad ๏ทบ seperti anak kandungnya sendiri dan selalu mengajaknya pergi, termasuk saat berdagang ke negeri Syam ketika Nabi berusia belasan tahun.โ€ข Tujuan perjalanan: Rombongan Quraisy pergi ke negeri Syam, yang saat itu menjadi pusat agama Nasrani, untuk berdagang.Pertemuan dengan Pendeta Buhairaโ€ข Sikap tidak biasa Buhaira: Pendeta Buhaira keluar menemui rombongan dan membuatkan makanan, padahal pada perjalanan-perjalanan sebelumnya ia tidak pernah memedulikan mereka.โ€ข Pengenalan tanda kenabian: Buhaira langsung memegang tangan Nabi Muhammad ๏ทบ dan menyebutnya sebagai pemimpin serta utusan semesta alam.โ€ข Bukti fisik dan alam: Buhaira mengetahui kenabian tersebut karena melihat batu dan pohon bersujud kepada Muhammad ๏ทบ, adanya awan yang menaungi beliau, bayangan pohon yang bergeser mengikuti tempat duduk Nabi, serta adanya tanda kenabian berbentuk seperti apel kecil di bawah pundak Nabi.Ancaman dari Romawiโ€ข Peringatan Buhaira: Pendeta Buhaira memperingatkan rombongan agar tidak membawa Muhammad ๏ทบ ke Romawi (Syam) karena mereka akan mengenali ciri-cirinya dan membunuhnya.โ€ข Pasukan pengintai: Datang 7 tentara Romawi yang diutus untuk mencari calon nabi baru, namun setelah dinasihati oleh Buhaira, mereka akhirnya berbaiat dan menetap di sana.โ€ข Kepulangan ke Makkah: Abu Thalib akhirnya memutuskan untuk memulangkan Nabi Muhammad ๏ทบ ke Makkah demi keselamatannya.Kritik dan Kejanggalan dalam Teks Hadisโ€ข Kritik sanad: Para ulama seperti Al-Hafizh Ibnu Hajar dan Syaikh al-Albani menyatakan sanad hadis ini sahih, namun penggalan kalimat yang menyebutkan Abu Bakar dan Bilal menemani kepulangan Nabi dinilai sebagai lafal yang munkar (cacat/keliru).โ€ข Fakta sejarah: Kehadiran Bilal dan Abu Bakar dinilai mustahil karena Bilal belum lahir pada saat itu, dan usia Abu Bakar lebih muda 2,5 tahun dari Nabi Muhammad ๏ทบ.โ€ข Logika keimanan Abu Thalib: Jika Abu Thalib menyaksikan langsung mukjizat dan kesaksian Buhaira yang luar biasa ini, timbul pertanyaan mengapa ia tetap meninggal dalam keadaan kafir.Penyalahgunaan Kisah oleh Kalangan Nasraniโ€ข Klaim sepihak: Kisah yang kevalidannya diperselisihkan ini sering dijadikan dalil oleh kalangan Nasrani untuk menjatuhkan Islam.โ€ข Tuduhan ajaran: Mereka menuduh bahwa Nabi Muhammad ๏ทบ tidak menerima wahyu dari Allah, melainkan hanya menyalin apa yang diajarkan oleh Pendeta Buhaira dalam pertemuan singkat tersebut.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 13 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka13 Oktober 2026
F
Fatimah Zahra

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Bab keenam bagian 3

Bab keenam: Tentang Mengusap Khuff (Bagian 3) Masalah Ketujuh: Mengusap Bidai, Sorban, dan Kerudung Wanita Bidai adalah kayu-kayu dan sejenisnya seperti gips yang diikatkan pada patahan agar sembuh dan menyatu, boleh diusap. Demikian juga boleh mengusap plester dan perban yang diletakkan pada luka. Semua hal ini boleh diusap dengan syarat sesuai kebutuhan, jika melebihi kebutuhan wajib melepas yang berlebihan. Boleh mengusapnya baik untuk hadats besar maupun kecil, dan tidak ada waktu tertentu untuk mengusapnya, tetapi diusap sampai dilepas atau sembuh apa yang ada di bawahnya. Dalilnya: mengusap bidai karena darurat dan darurat diukur sesuai kadarnya, tidak ada perbedaan antara kedua hadats. Demikian juga boleh mengusap sorban, yaitu yang dipakai untuk menutup kepala dan dililit padanya. Dalilnya hadits al-Mughirah bin Syu'bah radhiyallahu anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengusap sorbannya, ubun-ubun, dan kedua khuffnya. Dan hadits: "Bahwa beliau shallallahu 'alaihi wasallam mengusap khuff dan khimar," maksudnya sorban. Mengusapnya tidak memiliki waktu tertentu, tetapi jika menempuh jalan kehati-hatian dengan tidak mengusapnya kecuali jika memakainya dalam keadaan suci dan dalam waktu yang ditentukan untuk mengusap khuff, itu baik. Adapun kerudung wanita yaitu yang dipakai untuk menutup kepalanya, sebaiknya tidak diusap kecuali jika ada kesulitan dalam melepasnya, atau karena sakit di kepala dan semacamnya. Jika kepala terkena pacar atau lainnya boleh diusapnya karena perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Secara umum bersuci untuk kepala ada kemudahan dan kelonggaran bagi umat ini.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 13 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka13 Oktober 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Disebutkan bahwa ada seseorang yang menggembala kambing di wilayah milik orang lain. Tak disangka, kambing-kambing tersebut masuk ke kebun tetangga dan merusak tanaman serta apa saja yang ada di dalamnya. Akhirnya, pemilik kambing dan pemilik kebun pun mendatangi Nabi Daud untuk meminta keputusan.Setelah mendengar penjelasan dari keduanya, Nabi Daud memutuskan agar pemilik kambing menyerahkan hewan-hewan peliharaannya kepada pemilik kebun, karena nilai kerusakan yang terjadi setara dengan nilai kambing-kambing tersebut. Dengan demikian, kambing-kambing yang merusak kebun diserahkan kepada pemilik kebun, dan masalah pun terselesaikan.Namun, Nabi Sulaiman memiliki pandangan yang berbeda terkait permasalahan tersebut. Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ berfirman,โ€œDan Kami memberikan pengertian kepada Sulaiman (tentang hukum yang lebih tepat); dan kepada masing-masing Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kamilah yang melakukannya.โ€ (QS. Al-Anbiyรขโ€™: 79)Lantas, apakah keputusan Nabi Sulaiman? Beliau menyarankan agar kambing-kambing tersebut diserahkan sementara kepada pemilik kebun untuk dirawat dan dimanfaatkan. Sementara itu, pemilik kambing bertanggung jawab memperbaiki kebun hingga kembali seperti semula. Setelah kebun itu pulih, kambing-kambing tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya.Kedua keputusan, baik dari Nabi Daud maupun Nabi Sulaiman, sama-sama benar. Namun, Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ menegaskan bahwa keputusan Nabi Sulaiman lebih tepat karena memberikan kepuasan bagi kedua belah pihak.Kisah ini menjadi dalil bahwa seorang anak bisa jadi lebih cerdas daripada ayahnya, dan seorang junior bisa lebih bijak daripada seniornya. Seperti ungkapan yang mengatakan, โ€œMeskipun laut lebih luas dan hebat daripada sungai, namun ada hal-hal di sungai yang tidak dimiliki oleh laut.โ€

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 13 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka13 Oktober 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Buatlah perbaikan kecil-kecilan

Buatlah perbaikan kecil-kecilanSumber Don't sweat the small stuff with your familyIni adalah petunjuk praktis yang dapat anda gunakan dalam banyak aspek kehidupan namun secara khusus sangat bermanfaat bagi kehidupan di rumah. Petunjuk ini berkaitan dengan rasa frustasi yang diakibatkan oleh keadaan yang tampaknya serba majas seakan-akan semuanya kelihatan begitu begitu saja.Realitasnya hidup adalah sesuatu yang terus-menerus berubah. Masalahnya adalah kita biasa terlalu dekat dengan pengalaman hidup kita sendiri untuk bisa melihat perubahan yang sedang terjadi. Contoh paling umum fenomena ini bisa dijumpai pada anak-anak. Jika sehari-hari anda berada dalam lingkungan mereka anda hampir tidak bisa melihat perubahannya. Namun jika seorang teman atau kerabat yang tidak pernah berkunjung untuk beberapa lama mereka biasanya akan bilang, " wah cepat sekali mereka jadi besar". Kadang-kadang kita frustasi akibat munculnya berbagai masalah yang seakan-akan tidak ada habis-habisnya pertengkaran anak-anak lemari pakaian berantakan menumpuk yang daftar orang-orang yang harus ditelepon balik dan lain-lain. Kekeliruan kita adalah kita selalu mencari kesempurnaan. Tingkat ekspektasi kita sedemikian rupa sehingga kita gagal menangkap perubahan atau perbaikan kecil yang mungkin terjadi. Kita mencari pembenaran atas ketidakbahagiaan kita karena anak-anak bertengkar lemari pakaian kacau dan lain-lain. Fokus kita cuma tertuju pada masalah dan ketidaksempurnaan yang ada di depan mata dan tidak kunjung habis. Masalahnya adalah bila kita memutuskan bahwa kita bahagianya jika masalah-masalah ini dan masalah-masalah lainnya sama sekali tidak muncul maka kita hanya akan menemukan kekecewaan sepanjang hidup. Dalam dunia nyata anak-anak memang selalu punya konflik tertentu pakai lemari juga selalu dalam keadaan rapi dan lain-lainnya .Akan sangat bermanfaat bila kita belajar memfokuskan diri bukan pada kesempurnaan namun ada perbaikan kecil-kecil. Jika anda mau mengamati lebih dalam biasanya Anda akan menemukan beberapa diantaranya. Sebagai contoh anak-anak mungkin memang berantem tetapi mungkin tidak sesering bulan lalu mungkin lebih jarang dari biasanya. Atau Anda bisa membersihkan sudut tertentu lemari pakaian Anda sehingga di situ tidak kelewat amburadul dan lain-lain sehingga masalah tersebut tidak membuat diri Anda tertekan. Bila anda memfokuskan diri pada perbaikan kecil-kecilan ini akan memberi Anda harapan bahwa di ujung sana ada cahaya. Ini bisa membuat anda lebih percaya diri bahwa anda tidak seburuk apa yang Anda bayangkan. Saya yakin bila anda memperhatikan dengan pikiran terbuka dan jujur anda akan terkejut betapa seringnya Anda membuat perbaikan kecil-kecilan. Jika anda memfokuskan diri pada perbaikan kecil seperti ini, ini akan mengurangi rasa stress dan memberi kegembiraan hidup.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 13 Okt 2026Baca selengkapnya โ†’