Ringkasan bab Jika Akhirnya Memilih Cerai
Berapa lama masa ‘iddah?Wanita yang ditinggal mati suamiPertama, wanita yang ditinggal mati suami dalam keadaan hamil, masa ‘iddahnya adalah dengan melahirkan, baik masa kelahiran dekat atau jauh (QS Ath-Thalaq: 4).Kedua, wanita yang ditinggal mati suami dalam keadaan tidak hamil, masa ‘iddahnya adalah empat bulan sepuluh hari, baik sesudah disetubuhi ataukah tidak (QS. Al Baqarah: 234; HR Bukhari no 5334 dan Muslim no 1491).Wanita yang tidak ditinggal mati suamiPertama, wanita yang diceraikan dalam keadaan hamil, masa ‘iddahnya sampai ia melahirkan (QS Ath-Thalaq: 4)Kedua, wanita yang memiliki quru’ bagi wanita yang masih mengalami haidh, yaitu menunggu sampai tiga kali quru’ (QS. Al Baqarah: 228). Ada yang berpendapat quru’ adalah suci, seperti pendapat dalam madzhab Syafi’i. Ada yang berpendapat maknanya adalah haidh.Ketiga, wanita yang tidak memiliki masa haidh yaitu perempuan yang belum datang bulan dan wanita monopause (berhenti dari haidh), maka masa ‘iddahnya adalah tiga bulan (QS Ath-Thalaq: 4)Keempat, wanita yang dicerai sebelum disetubuhi maka ia tidak memiliki masa ‘iddah (QS. Al Ahzab: 49)Buku: Cinta janji dan ujian dalam berumah tanggaKarya: Dr. Muhammad Abduh Tuasikal.















