📚 Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

✏️ Buat Laporan
📚 Jejak Pustaka21 Agustus 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Jejak Pustaka 21 Agustus

"Sesungguhnya wanita itu adalah aurat. Maka apabila ia keluar (dari rumahnya), setan akan menghiasinya (di mata orang lain). Kondisi yang paling dekat dirinya dengan wajah Rabb-nya adalah ketika ia berada di bagian terdalam di rumahnya." - HR. At-Tirmidzi, No.1173Bukan berarti wanita tak boleh keluar rumah sama sekali, tapi hukum asalnya adalah berada di rumah lebih utama. Di sanalah ladang pahala yang luas terbentang. Di sanalah amal-amal besar bisa tumbuh tanpa harus keluar menantang bahaya atau sorotan.Di rumah ibadah lebih tersembunyi dan lebih dekat dengan keikhlasan. Di situlah pahala mengalir tanpa henti. Serta wanita yang menetap di rumah dengan menjaga niat karena Allah ﷻ dan sungguh-sungguh, akan mulia.Tafsiran dari QS. Al-Ahzab:33, bahwa wanita yang di rumah adalah:1. Bentuk penghormatan dan isyarat bahwa rumah adalah tempat paling mulia bagi seorang wanita.2. Wanita yang menetapi rumahnya dengan penuh kesadaran akan meraih kemuliaan dan ketenangan.3. Kebahagiaan, yaitu berbahagialah dengan menetap di rumah.

💬 0 komentar📅 21 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka21 Agustus 2026
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

🌿 Naungan Arsy Allah Yang Maha Pengasih

🌿 Naungan Arsy Allah Yang Maha PengasihPada hari kiamat, matahari didekatkan hingga sangat dekat dengan manusia. Keadaan menjadi sangat panas. Manusia berkeringat sesuai dengan amal dan keadaannya; ada yang keringatnya sampai mata kaki, lutut, dada, leher, bahkan ada yang tenggelam dalam keringatnya sendiri.Namun, Allah memberikan naungan Arsy-Nya kepada tujuh golongan yang mendapatkan perlindungan-Nya.👤 Salah satunya adalah orang yang hatinya terikat dengan masjid. Ia mencintai masjid dan senang mendatanginya untuk beribadah.🌸 Pelajaran untuk orang tua:Didiklah anak-anak agar mencintai masjid. Buatlah mereka merasa senang ketika pergi ke masjid dan tanamkan kecintaan kepada rumah Allah sejak kecil.🤲 Doa:Semoga Allah melindungi kita dalam naungan-Nya pada hari kiamat.7 golongan yang mendapat naungan Allah:Pemimpin yang adil.Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah.Orang yang hatinya terikat dengan masjid.Dua orang yang saling mencintai karena Allah.Orang yang diajak berzina tetapi menolak karena takut kepada Allah.Orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi.Orang yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian hingga meneteskan air mata.📖 HR. Bukhari dan Muslim

💬 0 komentar📅 21 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka21 Agustus 2026
S
Shilfa

📍 Purwakarta

Hai Nak - Reda Gaudiamo

Hai Nak,Membanding-bandingkan diri dengan orang lain itu : capek deh. Berhentilah.Matahari dan bulan nggak membanding-bandingkan diri. Mereka bersinar dengan caranya sendiri.Bakalan repot sih, kalau bulan mendadak pengen jadi kayak matahari. Bakalan panas juga malam hari kita, kan?Atau matahari pengen jadi bulan? Aduh, cucian bakal nggak ada yang kering, karena mataharinya redup.Nak, kamu dan siapapun di sekitarmu : beda. Unik.Nggak usah membandingkan diri. Apa yang kamu punya, dia nggak punya.Berbahagialah dengan apa yang kamu miliki. Biarkan dia berbahagia dengan apa yang dia miliki.

💬 0 komentar📅 21 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka25 Agustus 2026
H

Haerul Anisa

📍 Kabupaten Bandung

Definis Keluarga Tangguh

Dalam menjalani tantangan kehidupan, pasti ada kalanya kita mengalami jatuh bangun, bertemu dengan hal-hal yang tidak sesuai harapan, dan tentu itu rasanya tidak nyaman. Oleh karenanya, kita di perlukan mempunyai daya juang (ketangguhan) agar mampu bertahan dengan badai kehidupan dan mencari jalan keluar. Selain ketangguhan secara personal, ternyata keluarga juga harus memiliki ketangguhan. Karena akan mempunyai pola hubungan dan interaksi yang baik antaranggota keluarga.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka23 Agustus 2026
M
marni

📍 Kabupaten Bogor

Tazkiyatun Nufus

Memiliki kawan dan majelis yang shalihAllah taala berfirman:وَٱصۡبِرۡ نَفۡسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥ ۖ وَلَا تَعۡدُ عَيۡنَاكَ عَنۡهُمۡ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا ۖ وَلَا تُطِعۡ مَنۡ أَغۡفَلۡنَا قَلۡبَهُۥ عَن ذِكۡرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمۡرُهُۥ فُرُطٗاDan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhan-nya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.QS. Al-Kahf: 28

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka23 Agustus 2026
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

Teori Agar Tidak Ujub Saat Berderma

Cara pandang yang membalik posisi kita saat bersedekah.Merasa lebih butuh kepada orang yang menerima.Bukan dalam arti kita benar-benar lebih membutuhkan secara materi, tapi menyadari bahwa kitalah yang sedang membutuhkan pahala, ampunan, dan keberkahan dari Allah. Jadi jangan merasa, “Aku sudah membantu dia.” Justru kita yang sedang diberi kesempatan untuk beramal.Sadari bahwa kita sedang bermuamalah dengan Allah.Orang yang menerima sedekah hanyalah perantara. Yang sebenarnya kita harapkan bukan pujian atau balasan dari manusia, tetapi balasan dari Allah. Karena itu, setelah memberi, nggak perlu merasa punya jasa besar kepada orang tersebut.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka22 Agustus 2026
N
Nailah

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

The Happiest Kids in the world

Bagi orang Belanda, pergi bertamasya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan. Keluarga kelas menengah Belanda rata-rata bertamasya sebanyak 3 kali setahun, dengan 3 sampai 4 minggu sekali bertamasya. Hal ini tidak akan terbayangkan terjadi Inggris, apalagi bagi orang tua yang bekerja di AS. Memang semua orang sudah terbiasa dengan kata-kata hampa, 'Orang Amerika hidup untuk bekerja dan orang Eropa bekerja untuk hidup'. Selain liburan-liburan ini, orang Belanda juga senang bepergian jika ada libur panjang akhir pekan."

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Inilah Hukum Kausalitas dari Allah yang berlaku universal, jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri (al-Isra': 7).* Yang dimaksud balasan di sini adalah balasan jangka pendek (dunia). Tentu saja, dengan ikhlas dan iman, kita akan peroleh nilai plus, berupa balasan jangka panjang (akhirat) yaitu ridha, pahala, dan surga dari-Nya. "Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya (di dunia) dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan itu di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bagian pun di akhirat." (as-Syura: 20)

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
Q

Qur'aniah Ali

📍 Kabupaten Bantul

Mendidik Anak Tanpa Amarah (Hal. 61-65)

Lakukan yang Terbaik, Lalu Bertawakal1. Manusia wajib berusaha sebaik mungkinDalam mendidik anak, kita dituntut untuk bersungguh-sungguh melakukan usaha terbaik.Berusaha memperbaiki diri, mengasuh, membimbing, dan menghindarkan anak dari keburukan.2. Usaha harus disertai pertolongan AllahJangan hanya mengandalkan kemampuan diri.Setelah berusaha, minta pertolongan kepada Allah dan jangan merasa lemah atau putus asa.3. Bedakan antara yang bisa diusahakan dan yang di luar kendaliYang bisa kita ubah: lakukan dengan sungguh-sungguh.Yang tidak bisa kita kendalikan: terima dengan tenang, rida, dan pasrah kepada takdir Allah.Hindari terus berkata “seandainya aku...” karena hanya membuka pintu penyesalan.4. Anak adalah milik AllahOrang tua hanya diberi amanah untuk mengasuh, membimbing, mendidik, dan mendoakan.Hasil akhirnya bukan sepenuhnya berada di tangan kita.Karena itu, jangan sampai kekhawatiran terhadap anak membuat kita terus marah dan kehilangan ketenangan.5. Tawakal adalah penyeimbang usahaTawakal bukan berarti berhenti berusaha.Berusaha maksimal → berdoa → serahkan hasil kepada Allah.Apa pun hasilnya, lapangkan hati menerima takdir Allah karena kita yakin hanya Allah yang mampu memberi manfaat dan mencegah mudarat.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
D
Daramatasia

📍 Kota Depok

Manfaat Do’a dan Dzikir

•Dzikir itu merupakan tanaman surga.Sesuai dgn riwayat Attarmidzi bahwa Ibnu Mas’ud رصالله عنه berturur “Rasulullah صلله عليه وسلم bersabda:Pada mlm ketika aku di isra’kan bertemu dgn nabi Ibrahim al-Khalil عليه السلم kemudia dia berkata:”Wahai muhammad sampaikan salamku kpd ummatmu bahwa surga bagus tanahnya dan segar airnya,surga itu tanah kosong dan tanamannya adalah lafazh-lafazh dzikir :سبحان الله ولحمد للهولا اله الا الله والله اكبر

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
T

Titi Dwi Rabbani

📍 Kota Tangerang Selatan

Bab 4 Dari sinilah Islam dimulai

Bab 4Dari sinilah Islam dimulaiHikmah KedelapanTaniat Luhur yang dimiliki oleh Bangsa Arab3. KeberanianMenganggap mati demi membela pendapat, kaum, sahabat, atau tetangga sebagai kehormatan tertinggi.Keberanian dan kedermawaan menjadi kunci jihad raga dan harta untuk kejayaan Islam.Pemimpin perang Muslim (seperti Khalid bin al-Walid) selalu berada di barisan paling depan, berbeda dengan jenderal kafir yang bersembunyi.Ditunjukkan oleh sahabat seperti al-Barra’ bin Malik yang nekat menerobos benteng musuh demi membuka gerbang bagi pasukan Islam.4. Izzah (Menjaga Kehormatan)Lebih memilih mati secara terhormat daripada hidup menanggung rasa malu dan kehinaan.Menganggap kematian dalam situasi sulit dengan kepala tegak jauh lebih baik daripada hidup damai tetapi terhina.5. Kesabaran dan Kekuatan Mental yang TinggiTerbentuk karena hidup di lingkungan geografis yang keras, kering, serta kondisi ekonomi yang susah (jauh dari kemegahan).Menjadi faktor utama pesatnya perkembangan Islam karena mampu menghadapi jalan dakwah yang terjal dan penuh tekanan.Mampu bertahan dalam jihad meski fasilitas terbatas (misal: hanya makan beberapa butir kurma) dan sanggup menghadapi cuaca panas, keletihan, serta kepungan musuh yang lama.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →
📚 Jejak Pustaka20 Agustus 2026
R
Ressy Sri Agesty

📍 Kabupaten Bandung

Bagaimana Menghadapi Sang Anak yang Suka Sekali Memegang Kemaluannya?

1. Jangan langsung memarahi atau menghakimi anak. Tanyakan terlebih dahulu alasan anak melakukan hal tersebut. Bisa jadi ia sedang merasa penasaran atau memiliki kebutuhan tertentu yang belum dipahami orang tua.2. Gunakan nada bicara yang baik dan penuh empati. Hindari pertanyaan dengan nada mengintimidasi. Tujuannya bukan sekadar menghentikan perilaku anak, tetapi memahami apa yang sedang ia rasakan dan mencari jalan keluarnya.3. Sediakan “fasilitas” untuk meredakan rasa penasaran anak. Orang tua perlu menjadi tempat yang aman bagi anak untuk bertanya, termasuk mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas. Jangan langsung marah atau panik ketika anak bertanya.4. Berikan informasi sesuai kemampuan berpikir anak. Orang tua dapat menggunakan buku atau video edukatif sebagai media agar informasi tentang tubuh dan seksualitas dapat diterima anak dengan cara yang sesuai dengan logikanya.5. Ingat, anak bukan versi mini dari orang tua. Anak memiliki cara berpikir, rasa ingin tahu, dan kebutuhan pemahaman yang berbeda. Karena itu, orang tua perlu belajar memahami dunia anak, bukan hanya menuntut anak memahami sudut pandang orang dewasa.

💬 0 komentar📅 20 Agu 2026Baca selengkapnya →