Tahap Menanamkan Kecintaan Anak kepada Islam (Bag.2)Tarbiyah Tahap Usia 7โ10 TahunPada masa ini, kita mulai menanamkan kecintaan anak kepada Islam dengan dua pendekatan.Pertama, Islam adalah Agama yang Memiliki Lima Pilar Utama1. Syahadat TauhidSeseorang yang tumbuh sejak kecil dalam ketaatan kepada Allah akan mendapatkan hasil, sedangkan orang yang mengenal Allah setelah tua juga mendapat hasil. Akan tetapi, yang didapatkan keduanya berbeda. Masing-masing telah dijanjikan oleh Allah untuk mendapatkan kebaikan.2. SholatSholat adalah tiang agama. Dengan sholat, agama tegak, dan tanpanya agama menjadi hancur.Mengajarkan dan membuat anak-anak senang melaksanakannya adalah kewajiban yang sangat penting bagi kedua orang tuanya.3. ZakatPada fase ini, pendidikan anak untuk berzakat menjadi sempurna seiring dengan pembiasaannya untuk bersedekah.Harta yang kita miliki adalah milik Allah. Dia menitipkannya kepada kita sebagai ujian bagi kita, dan Dia ingin melihat apa yang akan kita lakukan dengan harta itu.Kita juga memberitahukan kepada mereka bahwa bersedekah tidak mesti harus dengan harta, tetapi bisa juga dengan baju, sepatu, buku, mainan, barang-barang, alat-alat sekolah, dan lain sebagainya yang menjadi kelebihan dari harta kita, tetapi bisa jadi dibutuhkan oleh orang miskin.Perlu diingat, pada fase ini anak-anak menjadi lebih perhatian terhadap barang-barang miliknya dan penampilannya dibandingkan sebelumnya.Jika mereka menolak untuk bersedekah dengan salah satu baju atau sepatunya, kita biarkan dahulu apa maunya. Bisa saja kita mengusulkan kepadanya supaya bersedekah dengan sebagian buku, mainan, atau yang lainnya sesuai dengan pilihannya.Jangan sekali-sekali memaksanya bersedekah atau melakukan hal-hal lainnya.Kita juga perlu menyampaikan kepada anak bahwa sedekah dapat menjaga harta dari musibah, kerusakan, hilangnya keberkahan, dan menjadi sebab pemberian Allah kepada pemiliknya sesuatu yang lain yang lebih bermanfaat, lebih banyak, dan lebih baik.Kita perlu memberitahukan bahwa perkara ini tidak hanya terbatas pada sekadar pemberian sedekah semata. Kita juga perlu memperhatikan kondisi orang yang diberi sedekah agar bisa memberikan sedekah yang dapat membuatnya senang, menghilangkan kesedihan, melapangkan kesempitannya, memperbaiki kondisinya, membantu, serta menutupi kebutuhannya.4. PuasaIslam mewajibkan mengajari anak-anak untuk sholat sejak umur 7 sampai 10 tahun. Untuk berpuasa, hal ini lebih berat dibandingkan dengan sholat.Akan tetapi, bagi anak-anak yang malas, terkadang menjalankan puasa akan lebih mudah baginya daripada melaksanakan sholat. Kita juga akan menemukan permasalahan lain pada anak-anak yang suka makan.Sebab itu, di antara kewajiban kita adalah mengajarkan kepada mereka hadis-hadis Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.Pada umumnya, melatih mereka untuk berpuasa harus dilakukan secara bertahap serta memperhatikan kondisi kesehatan anak.5. HajiDi antara hal yang bisa membantu mempercepat jiwa anak, menyenangkan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap kewajiban haji adalah dengan mengajaknya berumrah.Setelah itu, setelah kita berbicara panjang lebar tentang haji dan umrah, kita bisa membicarakan perasaan kaum muslimin di sana.Selanjutnya, mungkin kita bisa menyampaikan kepada mereka bahwa haji adalah suatu gambaran kewajiban yang lebih besar daripada umrah dan merupakan kewajiban setiap muslim dan muslimah sekali seumur hidup bagi yang mampu, balig, dan berakal.Yang dimaksud mampu di sini adalah mampu dari sisi harta, kesehatan, dan keamanan perjalanan menuju haji.Kedua, Islam sebagai Pedoman dan Tingkah LakuPada masa ini, memungkinkan bagi kita untuk mengajari anak-anak etika dan tingkah laku Islam melalui film-film atau video.Kita juga harus mendorong mereka agar selalu taat kepada Allah.Di samping bermain dan berolahraga, kita juga perlu memberitahunya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berlomba dengan Sayyidah Aisyah, yang saat itu masih kecil.