๐Ÿ“š Jejak Pustaka

Laporan & catatan kegiatan Jejak Pustaka

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“š Jejak Pustaka27 Agustus 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Kisah Nabi dan Rasul

Nabi Musa menerima Taurat dan menyampaikannya kepada kaumnya. Beliau juga memerintahkan mereka untuk mengamalkan isi Taurat tersebut. Namun, Bani Israil menawar kepada Nabi Musa, mengatakan bahwa jika peraturan dalam Taurat terasa berat, mereka lebih memilih untuk meninggalkannya. Sebaliknya, jika peraturan tersebut ringan, mereka bersedia untuk mengerjakannya.โ€‹Penulis berpendapat bahwa sikap Bani Israil ini mencerminkan perilaku kurang ajar yang luar biasa. Pasalnya, yang dibawa oleh Nabi Musa adalah perintah dari Allah Jalla Jalaluh, namun mereka masih merasa berhak untuk menawar dan protes terhadap perintah tersebut.โ€‹Bahkan, orang-orang yang dianggap saleh di antara mereka pun menantang Nabi Musa untuk bisa melihat Allah Jalla Jalaluh. Bagaimana dengan mereka yang tidak lebih saleh? Inilah cerminan perilaku Bani Israil.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka27 Agustus 2026
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Lingkungan anak

Perdebatan dalam HubunganPerdebatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah hubungan, termasuk dalam keluarga. Yang terpenting adalah tetap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan mendengarkan perasaan satu sama lain.Setiap konflik memiliki konteks, perasaan, dan proses penyelesaian yang berbeda. Untuk mengatasi perdebatan, kita perlu memahami dan menyampaikan perasaan sendiri, kemudian mencoba memahami perasaan orang lain.Hindari gaya โ€œfact tennisโ€, yaitu saling melempar alasan dan fakta untuk membuktikan siapa yang paling benar. Tujuan dari perdebatan seharusnya bukan untuk menang, tetapi untuk memahami perbedaan, berkompromi, dan menemukan solusi yang dapat diterapkan bersama.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 27 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka30 Agustus 2026
S
Shinta Dewi

๐Ÿ“ Kota Surabaya

Kode Etik Pengusaha Muslim - Qonaah

Bagi seorang pengusaha, kaya bukan sekadar tentang seberapa besar hartanya, tetapi seberapa qanaโ€™ah hatinya. Sebab tanpa qanaโ€™ah, sebanyak apa pun yang dimiliki akan selalu terasa kurang. Sebaliknya, qanaโ€™ah membuat seseorang mampu menikmati hasil usaha tanpa diperbudak oleh harta.Maka buku ini mengajarkan tidak hanya mengejar bisnis yang besar, tetapi juga membangun hati yang cukup. Karena bisa jadi yang membuat seorang pengusaha benar-benar kaya bukan banyaknya yang ia miliki, melainkan sedikitnya hal yang ia butuhkan untuk merasa cukup.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
P
Puji

๐Ÿ“ Purwakarta

Bicaralah dengan penuh kasih sayang

Bicaralah dengan penuh kasih sayang Sumber : don't sweat the small stuff with your family Bukan hal sulit terjerumus dalam kebiasaan menggunjingkan orang lain berbicara dengan nada kasar dan keras kepada orang lain mengatakan sesuatu yang jahat atau negatif mengenai kehidupan orang lain menggerutu dengan sikap tidak sopan mengusir dan segala macam bentuk cara bicara negatif. Sayangnya kebiasaan ini meskipun tampak tak punya pengaruh apa-apa atau tak tampak merusak sebenarnya memiliki konsekuensi yang lebih luas. Berbicara dengan nada negatif atau kasar dapat diartikan sebagai perilaku yang memandang rendah dan menyakiti orang lain. Tidak seorang pun terutama anggota keluarga kita sendiri yang suka diserang dan akibatnya setiap orang akan merasa sakit hati. Reaksi yang muncul akibat adanya serangan verbal adalah dorongan untuk bersikap defensif bisa jadi malah dendam. Ini pasti akan mengakibatkan terkikisnya rasa saling menyayangi di keluarga anda. Jika serangan tidak dilakukan secara langsung ke orang yang bersangkutan melainkan lewat jalan belakang ini juga merupakan tanda ketidaksopanan. Cara seperti ini tidak memberi orang yang diserang kesempatan untuk membela diri. Yang paling penting coba periksa perasaan Anda ketika anda berbicara dengan ada kasar atau negatif. Jika anda mau memperhatikan Saya kira Anda akan setuju bahwa perasaan Anda juga tidak nyaman. Persamaan dengan keluarnya kata-kata yang keras muncul juga perasaan stress dan kaku semacam rasa sakit yang tidak enak di hati anda. Ketika berbicara dengan negara negatif semua perhatian Anda terfokus pada apa-apa yang salah pada dunia sekitar dan orang lain. Perilaku ini akan membuat Anda lupa mensyukuri apa yang telah anda miliki dan bahkan akan menyebabkan anda tetap terpaku pada ketidaksempurnaan tak seorang pun ada yang menang. **Apakah kita merasa lebih enak setelah mengatakan hal yang jahat dan tidak sopan? Kepekaan akan perasaan betapa tidak enaknya rasa mengatakan sesuatu yang jahat kepada orang lain merupakan faktor yang mampu mencegah saya kelewat sering mengalami kekeliruan ini. Ada banyak variasi untuk mengekspresikan hal-hal negatif melalui kata-kata. Ciri yang benar-benar sangat menyakitkan sampai yang tampaknya tak terlampau membuat sakit hati. Namun level apapun dari spektrum y baik yang paling sadis sampai yang paling lembut efeknya tidak jauh berbeda. Sesuatu di mana berbicara kasar bahkan secara ringan pun akan merusak keharmonisan hari kita. Ini membuat kita merasa sedikit uring-uningan negatif bersikap kritis dan selalu curiga namun harus sebaliknya juga benar bila apa-apa yang kita ungkapkan sebagian besar berasal dari kebaikan dan kasih sayang kita akan merasakan perasaan damai dan pemenuhan karena mengetahui bahwa kita telah ikut serta menciptakan dunia yang lebih baik. Tidak ada orang yang sempurna dan kita pasti pernah terpelesek. Tetapi kebanyakan orang memiliki banyak kesempatan untuk memperbaiki diri. Berusahalah sebaik-baiknya untuk berbicara dengan penuh kasih sayang jika anda melakukan hal yang sama. Cukup banyak diantara kita yang dengan tulus melakukannya kita akan hidup di dunia dengan lebih penuh kasih sayang dan lebih sabar

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
T

Titi Dwi Rabbani

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบ

Bab 5 Kelahiran Nabi Muhammad ๏ทบPertama: Nabi Ibrahim adalah Nenek Moyang Nabi Muhammad (bagian ke dua)Menjelaskan hadist dari Abbas radhiallauanhu riwayat Bukhari No.4464 yang berisi kisah Hajar dan Ismail yang ditinggalkan di antara bukit Safa dan Marwah oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah sampai akhirnya menemukan air zamzam, lalu Hajar bertemu dan hidup beraama suku yang singgah disana. Lalu Hajar meninggal dan Ismail tumbuh besar bersama suku tersebut dan menikahi wanita jurhum. Sampai akhirnya bertemu kembali dengan Nabi Ibrahim dan membangun kakbah atas perintah Allah. Dari penjelasan hadist ini, dapat diketahui bahwa Nabi Muhammad termasuk golongan Arab Musta'rabah, karena Nabi Ismail A bukan orang Arab asli, namun beliau lahir di negeri Arab, beristri wanita Arab, kemudian anak-anak beliau juga bercampur dengan orang-orang Arab, sehingga dikenal seperti Arab asli.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
E

Elisa Suci Ramadhani

๐Ÿ“ Kota Prabumulih

Roots & wings 1 - Raksha Bharadia

Kita sering lupa bahwa setiap anak telah dianugerahiberbagai kualitas unik dan kebutuhan dasaruntukmenemukan tempatnya di dunia. Namun sebelum mencapainya, dia harus menemukan jati dirinya terlebih dulu. Setiap anak punya hasrat untuk belajar, tumbuh, dan menjadi mandiri.Dan yang terutama dia punya hak untuk memiliki kehendak sendiri. Kita harus yakin bahwa anak kita mengikuti jadwal individu masing-masing untuk berkembang. Mampukah kita mempercayai adanya rencana yang lebih besar bahkan saat kita tidak melihatnya?

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
I

Ida Ummu hafsho

๐Ÿ“ Kota Palu

Lingkungan anak

Ringkasan:Memiliki anak membawa banyak perubahan dalam hubungan dan kehidupan sehari-hari.Waktu bersama pasangan dan waktu untuk diri sendiri menjadi berkurang.Pola tidur, pekerjaan, kehidupan sosial, dan kebiasaan juga dapat berubah.Perubahan membutuhkan penyesuaian, kesabaran, dan sikap fleksibel.Penting untuk menerima kehidupan baru daripada terus berusaha mengembalikan keadaan seperti dulu.Rasa kesal atau kecewa perlu dipahami penyebabnya agar tidak berujung pada saling menyalahkan.Kerja sama dan pembagian tanggung jawab yang seimbang dalam mengasuh anak dapat membuat hubungan lebih baik.Perbedaan pendapat dalam keluarga adalah hal yang wajar; yang terpenting adalah cara menghadapi dan menyelesaikan konflik.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
Y
Yudith Sand Faundry

๐Ÿ“ Kabupaten Serang

Jejak Pustaka 26 Agustus

["Malu tidak mendatangkan apapun kecuali kebaikan." - HR. al-Bukhari, No.6117Malu merupakan salah satu sifat mulia yang dimiliki oleh seorang wanita. Malu merupakan bagian dari kemuliaan akhlak yang menjadikan wanita tampak anggun dan terjaga.Rasa malu dapat menjadikan seseorang tetap menjaga kehormatannya. Sebagaimana yang digambarkan dalam kisah shahabiyah yaitu Ummu Salamah dan kisah yang terdapat di Al-Qur'an tentang kisah wanita dari Madyan yang mendatangi Nabi Musa.]

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
A
Ayu Novita

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Sedekahkan 1 dapatkan 700 kali lipat

Sebagaimana yang dijanjikan Allah dalam Al-Qur`an surat Fรขthir ayat 29, yang artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang mempelajari Kitab Allah, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya baik secara diam-diam dan terang-terangan; maka mereka itu boleh mengharapkan suatu macam perniagaan yang tidak akan pernah merugi."Dapat kita bayangkan bahwa Allah menjamin usaha kita ibarat peniagaan (dagang) yang tidak akan pernah bangkrut. Hanya perlu dipahami bahwa keuntungan dari perniagaan kita mungkin belum bisa cair secara fisik pada saat itu, tapi akandisimpan oleh Allah dalam rekening tabungan rezeki kita. Kapan turunnya? Hanya tinggal menunggu saja karena hanya Allah yang tahu saat yang paling tepat untuk kita.Rasulullah ๏ทบ bersabda, yang artinya: "Sedekah membuat orang semakin banyak hartanya. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah Ta'ala akan melimpahkan rahmat-Nya." (HR. Ibnu Abi ad-Dunya)Imam Ali berkata, โ€œPancinglah rezeki dengan sedekah.โ€

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“š Jejak Pustaka26 Agustus 2026
N
Nela Agu Saudara

๐Ÿ“ Kabupaten Sukoharjo

Rangkuman 1 Dahsyat Bahaya Lisan Wanita

Alangkah Bahayanya LisanLisan adalah salah satu nikmat Allah yang sangat besar. Bentuknya kecil, tetapi akibat dari ucapan yang keluar darinya bisa sangat besar, bahkan bisa menjadi sebab seseorang masuk ke dalam neraka.Karena itu, menjaga lisan adalah perkara yang sangat penting. Jangan sampai kita berbicara tanpa berpikir, karena setiap ucapan akan dicatat dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.Allah berfirman:โ€œTidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap mencatat.โ€(QS. Qaf: 18)Allah juga berfirman:โ€œ.....Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang pun.โ€(QS. Al-Kahfi: 49)Artinya, tidak ada satu pun perkataan kita yang sia-sia di sisi Allah.Rasulullah ๏ทบ juga sangat mengkhawatirkan bahaya lisan bagi umatnya. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi bertanya kepada Rasulullah ๏ทบ tentang perkara yang harus ia pegang sebagai pedoman. Beliau menjawab:โ€œKatakanlah: โ€˜Aku beriman kepada Allah,โ€™ kemudian istiqamahlah.โ€Kemudian Sufyan bertanya, โ€œWahai Rasulullah, apa yang paling engkau khawatirkan terhadapku?โ€Rasulullah ๏ทบ memegang lidah beliau, lalu bersabda:โ€œIni.โ€(HR. Tirmidzi)Ini menunjukkan betapa seriusnya bahaya lisan.Seseorang bisa saja rajin beribadah, tetapi lisannya masih suka menyakiti, mencela, menggunjing, berdusta, menyebarkan berita yang tidak benar, atau membicarakan sesuatu yang tidak bermanfaat. Karena itu, kita perlu belajar untuk berpikir sebelum berbicara.Allah mengingatkan kita untuk bertakwa dan menaati-Nya:QS. Ali 'Imran: 102 โ€” ..... bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa.QS. An-Nisa: 1 โ€” ..... Allah selalu menjaga dan mengawasi kita.QS. Al-Ahzab: 70โ€“71 โ€” ..... berkata dengan perkataan yang benar dan menaati Allah serta Rasul-Nya akan membawa kepada kemenangan yang besar.Jadi, jangan meremehkan ucapan hanya karena kata-kata itu keluar dengan cepat dan terlihat sederhana.Lidah memang kecil, tetapi dosa yang ditimbulkannya bisa sangat besar.Maka sebelum berbicara, mari biasakan bertanya kepada diri sendiri:โ€œApakah perkataan ini benar? Apakah bermanfaat? Apakah Allah ridha jika aku mengucapkannya?โ€Sebab menjaga lisan bukan hanya tentang diam, tetapi tentang belajar menggunakan nikmat Allah ini untuk perkara yang baik.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 26 Agu 2026Baca selengkapnya โ†’