Tafsir Ibnu Katsir QS Al Mu'minun : 101
Allah taala berfirman:فَإِذَا نُفِخَ فِي ٱلصُّورِ فَلَآ أَنسَابَ بَيۡنَهُمۡ يَوۡمَئِذٖ وَلَا يَتَسَآءَلُونَApabila sangkakala ditiup, maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu 1 dan tidak ada pula mereka saling bertanya.Tema: AGAMA YANG DIBAWA NABI-NABI ADALAH SAMA (Ayat 51-118)Subtema: Peristiwa-peristiwa pada hari kiamat dan kedahsyatannya (Ayat 101-118)Catatan kaki:210792. Maksudnya, pada hari kiamat itu, manusia tidak dapat tolong-menolong, walaupun dalam kalangan sekeluarga.🌿 Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir1. Nasab tidak menyelamatkan di akhiratKetika sangkakala ditiup, hubungan keluarga dan pertalian nasab tidak lagi memberi manfaat. Seseorang tidak dapat menolong atau menanggung dosa kerabatnya.2. Setiap orang mempertanggungjawabkan amalnyaDi hari kiamat, manusia akan sibuk dengan urusannya sendiri. Bahkan hubungan yang paling dekat sekalipun tidak membuat seseorang terbebas dari pertanggungjawaban.3. Hak manusia akan dituntutKezaliman dan hak orang lain yang belum diselesaikan di dunia akan dituntut di akhirat. Maka jangan meremehkan hak orang lain, sekecil apa pun.💡 PelajaranJangan merasa aman hanya karena memiliki keluarga, nasab, atau hubungan dengan orang saleh.Yang menyelamatkan adalah iman dan amal saleh, serta menunaikan hak-hak manusia sebelum datang hari ketika tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaikinya.


















