Sekar Kinanti Nufiarizky
📍 Kota Depok
Jangan Bergantung kepada Selain Allah
Tafsir Al-Muyassar – QS. Al-Furqān: 3Allah menjelaskan keadaan orang-orang musyrik yang menjadikan sesembahan selain Allah, padahal sesembahan tersebut tidak mampu menciptakan apa pun. Bahkan, sesembahan itu sendiri merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah.Sesembahan tersebut tidak memiliki kekuasaan untuk mendatangkan manfaat maupun menolak bahaya bagi dirinya sendiri. Mereka juga tidak mampu mematikan sesuatu yang hidup, menghidupkan sesuatu yang mati, ataupun membangkitkan manusia dari kuburnya.Hanya Allah yang memiliki kekuasaan mutlak atas seluruh makhluk-Nya. Dialah satu-satunya Pencipta, Pengatur kehidupan, dan Dzat yang berkuasa atas kematian serta kebangkitan.Ayat ini menjadi peringatan agar manusia tidak menyekutukan Allah dan tidak menggantungkan penghambaan serta harapannya kepada sesuatu yang sama-sama merupakan makhluk ciptaan-Nya.3. Pesan yang Dapat Diamalkan1. Luruskan tujuan ibadah hanya kepada Allah.Jangan sampai hati kita berpaling kepada selain Allah dalam perkara ibadah, doa, dan penghambaan. Hanya Allah yang berhak disembah.2. Jangan menggantungkan hati secara berlebihan kepada makhluk.Manusia, harta, jabatan, dan kekuasaan hanyalah titipan. Semuanya tidak memiliki kemampuan mutlak untuk mendatangkan manfaat atau menolak bahaya tanpa kehendak Allah.3. Sadari bahwa semua makhluk memiliki keterbatasan.Jangan mengagungkan manusia secara berlebihan. Sebesar apa pun kekuasaan seseorang, ia tetap makhluk yang lemah dan membutuhkan pertolongan Allah.4. Jadikan Allah sebagai tempat bergantung dan berharap.Berusaha dan meminta bantuan kepada sesama manusia dalam perkara yang mampu mereka lakukan adalah bagian dari ikhtiar. Namun, hati tetap bertawakal kepada Allah.5. Ingat bahwa kehidupan dan kematian berada dalam kekuasaan Allah.Jangan terlena dengan kehidupan dunia. Setiap manusia akan kembali kepada Allah dan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya.4. Muhasabah DiriApakah selama ini aku benar-benar menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan ibadah dan tempat bergantung?Apakah hatiku terkadang terlalu berharap kepada manusia, harta, jabatan, atau kekuasaan, hingga melupakan bahwa semuanya hanyalah makhluk Allah?Ketika menghadapi kesulitan, kepada siapa aku pertama kali menggantungkan harapan dan memohon pertolongan?Apakah aku pernah mengagungkan seseorang atau sesuatu secara berlebihan hingga melupakan bahwa hanya Allah yang memiliki kekuasaan mutlak?Sudahkah aku menyadari bahwa hidup, mati, dan kebangkitan kelak sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah?Dan yang terpenting…Apakah selama ini hatiku benar-benar bergantung kepada Allah, atau justru lebih merasa aman karena memiliki sesuatu di dunia?5. KesimpulanQS. Al-Furqān ayat 3 mengingatkan bahwa segala sesuatu selain Allah adalah makhluk yang diciptakan dan memiliki keterbatasan. Tidak ada satu pun yang mampu menciptakan, mengatur kehidupan, mendatangkan manfaat, menolak bahaya, ataupun menguasai kematian dan kebangkitan secara mandiri.Hanya Allah yang memiliki kekuasaan mutlak atas seluruh alam semesta. Karena itu, hanya Allah yang berhak disembah dan menjadi tempat bergantung dalam penghambaan dan ketawakalan.Jangan gantungkan hati kepada makhluk yang lemah, sementara Allah adalah Dzat Yang Maha Kuasa.Semakin mengenal keterbatasan makhluk, semakin kita menyadari betapa besarnya kekuasaan Allah.Makhluk diciptakan dan memiliki keterbatasan, sedangkan Allah adalah Sang Pencipta yang memiliki kekuasaan atas segala sesuatu.Maka, luruskanlah ibadah, kuatkanlah tawakal, dan gantungkanlah harapan hanya kepada Allah.Semoga Allah senantiasa menjaga hati kita agar tetap bertauhid dan tidak menyekutukan-Nya dalam keadaan apa pun. Aamiin Allaahumma Aamiin. 🤍














