📖 Jejak Ayat

Laporan & catatan kegiatan Jejak Ayat

✏️ Buat Laporan
📖 Jejak Ayat4 Agustus 2026
R

Rafnita Dwi Putri, S. Ft

📍 Kabupaten Kutai Timur

Tafsir Al Mukhtasar

Surah Al Anfal ayat 20-22 Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Taatlah kalian kepada Allah dan taatlah kalian kepada Rasul-Nya dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan janganlah kalian berpaling dari-Nya dengan menentang perintah-Nya dan melanggar larangan-Nya, sedangkan kalian mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepada kalian. Janganlah kalian wahai orang-orang mukmin bersikap seperti orang-orang munafik dan dan orang-orang musyrik yang apabila dibacakan ayat-ayat Allah sepada mereka maka maka mereka berkata, "Kami mendengar dengan telinga kami ayat-ayat Al-Qur än yang dibacakan kepada kami." Akan tetapi, mereka tidak mendengarnya untuk merenungkan maknanya dan mengambil pelajaran lalu mendapatkan manfaat darinya. Sesungguhnya seburuk-buruk makhluk yang ada di muka bumi ini menurut Allah ialah orang-orang tuli yang tidak bisa mendengar kebenaran dengan pendengaran yang membuatnya bisa menerimanya dan orang-orang bisu yang tidak mau mengakui kebenaran itu dan tidak mau menyerukannya. Mereka itulah orang-orang yang tidak bisa memahami perintah-perintah Allah dan larangan-larangan-Nya.

💬 0 komentar📅 4 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat4 Agustus 2026
U

Ummu Salamah Pasaribu

📍 Kota Padangsidimpuan

Nur Ala Nur

As-Saddi telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis). (An Nuur:35) Yakni cahaya api dan cahaya minyak, saat bertemu kedua-duanya menerangi, masing-masing tidak dapat menerangi tanpa yang lainnya. Demikian pula cahaya Al-Qur'an dan cahaya iman, manakala keduanya bertemu, maka masing-masing dari keduanya tidak akan ada kecuali dengan keberadaan yang lainnya.

💬 0 komentar📅 4 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat4 Agustus 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Jejak Ayat 4 Agustus 2026

Tafsir As-Sa'di QS. Al-Mā'idah: 100Perintah Meringkas Perbedaan Antara yang Buruk dan yang Baik​Maksud Kata Qul (Katakanlah):Ditujukan kepada manusia untuk memberikan semangat kepada kebaikan dan memperingatkan dari keburukan.​Makna Lā Yastawil-Khabītsu wat-Thayyib (Tidak sama yang buruk dengan yang baik):Berlaku secara mutlak dalam segala hal:​Iman tidak sama dengan kekufuran.​Ketaatan tidak sama dengan kemaksiatan.​Penduduk surga tidak sama dengan penghuni neraka.​Perbuatan baik tidak sama dengan perbuatan buruk.​Harta yang halal tidak sama dengan harta yang haram.Hakikat Jumlah yang Buruk​Makna Walau A'jabaka Katsratul-Khabīts: Meskipun banyaknya hal yang buruk itu menarik hati, hal itu tidak akan berguna sedikitpun bagi pemiliknya, melainkan justru membahayakan agama dan dunianya.Perintah Bertakwa dan Jalan Keberuntungan​Sasaran Perintah (Yā Ulil-Albāb): Allah mengarahkan perintah takwa kepada orang-orang yang berakal sempurna dan memiliki pandangan yang lurus, karena merekalah yang diperhatikan serta diharapkan menjadi baik.​Keterkaitan Takwa dan Keberuntungan (La'allakum Tuflihūn):​Keberuntungan bergantung pada takwa (yaitu menaati perintah dan larangan Allah).​Barang siapa bertakwa kepada-Nya, ia akan beruntung secara total.​Barang siapa meninggalkan takwa, ia akan merugi dan tidak akan beruntung.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 4 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat4 Agustus 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir Al Mukhtasar, Surat Ali-Imran ayat 1-3

SURAH ALI ‘IMRANSurah Ke 3; 200 Ayat, MadaniyahTUJUAN POKOK:Membuktikan bahwa agama Islam adalah agama yang benar; dengan tujuan membantah syubhat-syubhat yang dilancarkan oleh kalangan Ahli Kitab dan untuk meneguhkan keimanan orang-orang mukmin.TAFSIR:Surah ini termasuk Surah Madaniyah. Disebut Surah Ali Imran karena menceritakan keluarga Imran pada ayat 33.① Alif Lām Mīm. Huruf-huruf yang terpisah-pisah seperti ini sudah ada sebelumnya pada surah Al-Baqarah. Di dalam huruf-huruf ini terkandung isyarat bahwa bangsa Arab tidak mampu membuat tandingan Al-Qur'an, meskipun Al-Qur'an yang tersusun dari huruf-huruf pembuka surah-surah ini ialah huruf-huruf yang mereka gunakan dalam susunan ucapan mereka.② Allah adalah Zat yang tiada tuhan yang berhak disembah selain Dia, tanpa sekutu bagi-Nya; Yang Mahahidup dengan kehidupan yang sempurna, tidak ada kematian bagi-Nya dan tidak ada kekurangan bagi-Nya; Yang Maha Mengurus segala sesuatu sendirian, tidak membutuhkan bantuan dari satu pun makhluk-Nya, karena Dialah semua makhluk ini bisa berdiri sehingga mereka semua senantiasa membutuhkan-Nya dalam kondisi apa pun juga.**③ Dia menurunkan Al-Qur'an kepadamu -wahai Nabi- dengan benar dalam menyampaikan berita dan adil dalam menetapkan hukum, serta sesuai dengan kitab-kitab suci sebelumnya sehingga tidak ada pertentangan di antara kitab-kitab suci tersebut. Dia telah menurunkan Taurat kepada Musa dan Injil kepada Isa -'alaihimā as-salām- sebelum menurunkan Al-Qur'an kepadamu. Kitab-kitab Allah itu semuanya adalah petunjuk dan pembimbing manusia kepada kebaikan agama dan dunia mereka. Kemudian Allah menurunkan al-Furqān yang digunakan untuk membedakan antara yang hak dan yang batil, dan membedakan yang mengikuti petunjuk dan yang tersesat. Adapun orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat yang Allah turunkan kepadamu akan mendapatkan azab yang berat.

💬 0 komentar📅 3 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat3 Agustus 2026
J

Jihan Jalilah Aflah

📍 Kota Makassar

Surah al qasas

Allah taala berfirman:وَٱبۡتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلۡأٓخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنۡيَا ۖ وَأَحۡسِن كَمَآ أَحۡسَنَ ٱللَّهُ إِلَيۡكَ ۖ وَلَا تَبۡغِ ٱلۡفَسَادَ فِي ٱلۡأَرۡضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُفۡسِدِينَDan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.Tema: KISAH KARUN DAN KEKAYAANNYA ADALAH PELAJARAN BAGI MANUSIA (Ayat 76-82)QS. Al-Qaşaş: 77Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 3 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat3 Agustus 2026
H
Haniva Eka Kusuma

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir surah an Naml ayat 56

Allah taala berfirman:فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوۡمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوٓاْ أَخۡرِجُوٓاْ ءَالَ لُوطٖ مِّن قَرۡيَتِكُمۡ ۖ إِنَّهُمۡ أُنَاسٞ يَتَطَهَّرُونَMaka tidak lain jawaban kaumnya, melainkan mengatakan, "Usirlah Lūṭ beserta keluarganya dari negerimu karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih 1".— QS. An-Naml: 56Tafsir Tafsir Ibnu KatsirAn-Naml (27:56)Adapun firman Allah subhanahu wata'āla:Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan, “Usirlah Lut beserta keluarganya dari negeri kalian, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih " (An Naml:56)Maksudnya, mereka enggan mengerjakan apa yang biasa kalian kerjakan dan tidak menyetujui perbuatan kalian ini. Karena itu usirlah Lut dan para pengikutnya dari negeri kalian, sesungguhnya mereka tidak layak untuk bertetangga dengan kalian. Mereka bertekad melakukan hal itu, tetapi Allah keburu membinasakan mereka, juga orang-orang kafir lainnya akan mendapat azab yang serupa.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 3 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat3 Agustus 2026
D

Diah ayu puspita

📍 Kabupaten Serang

Tafsir surat annisa 173

Adapun orang-orang yang membenarkan Allah dari sisi keyakinan, perkataan dan perbuatan, dan tetap konsisten di atas syariat-Nya, maka Dia akan memberikan pahala amal baik mereka dengan sempurna dengan tambahan dari karunia-Nya. Adapun orang-orang yang menolak taat kepada Allah, menyombongkan diri untuk merendahkan diri di hadapan-Nya, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksa yang menyakitkan. Mereka tidak akan mendapatkan penolong yang mengentaskan mereka dari siksa Allah, dan pembantu yang membantu mereka selain Allah.

💬 0 komentar📅 3 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat3 Agustus 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Tafsir QS. Al-fatihah (Basmalah)

Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Fatihahبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ(Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm)Khilaf Ulama tentang BasmalahSebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-Qurthubi, terdapat tiga pendapat ulama mengenai kedudukan basmalah dalam Surah Al-Fatihah.1. Pendapat Pertama (Pendapat yang Rajih)Basmalah bukan termasuk ayat Surah Al-Fatihah dan juga bukan bagian dari seluruh surah Al-Qur'an. Basmalah diturunkan sebagai pemisah antara satu surah dengan surah yang lain.Ini merupakan pendapat mayoritas (jumhur) ulama dan dinilai sebagai pendapat yang lebih kuat.2. Pendapat KeduaBasmalah merupakan ayat pertama pada seluruh surah Al-Qur'an (kecuali Surah At-Taubah). Pendapat ini dinukil dari Imam Mubarak.3. Pendapat KetigaBasmalah merupakan ayat pertama Surah Al-Fatihah saja, namun bukan ayat pertama pada seluruh surah Al-Qur'an. Ini adalah pendapat Imam Asy-Syafi'i rahimahullahu ta'ala.Basmalah dalam Al-Qur'anLafaz Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm terdapat dalam dua bentuk:1. Basmalah yang menjadi bagian dari ayat Al-Qur'anTerdapat pada Surah An-Naml ayat 30, yaitu ketika Nabi Sulaiman 'alaihis salam mengirim surat kepada Ratu Balqis. Seluruh ulama sepakat bahwa basmalah pada ayat tersebut merupakan bagian dari ayat Al-Qur'an.2. Basmalah di awal surahBasmalah yang berada di awal-awal surah, khususnya di awal Surah Al-Fatihah. Inilah yang menjadi pembahasan para ulama mengenai apakah ia termasuk ayat atau tidak.KesimpulanDi antara ketiga pendapat tersebut, pendapat yang lebih kuat adalah bahwa basmalah bukan termasuk ayat dari Surah Al-Fatihah, melainkan sebagai pembuka dan pemisah antarsurah.Kapan Dianjurkan Membaca Basmalah?1. Pada setiap urusan penting (secara umum)Dianjurkan memulai setiap perkara penting dengan membaca basmalah.Rasulullah ﷺ bersabda:«"Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan basmalah maka terputus (kurang keberkahannya)."»Status hadis: Hasan li ghairihi.2. Pada amalan-amalan khususDalam Tafsir Imam Al-Qurthubi disebutkan beberapa amalan yang dianjurkan diawali dengan basmalah, di antaranya:- Menyembelih hewan kurban.- Berwudu.- Ketika tergelincir atau mengalami suatu kejadian.- Sebelum makan.- Meruqyah diri.- Dan amalan-amalan lainnya yang terdapat dalilnya.Wallāhu a'lam bish-shawāb.

💬 0 komentar📅 3 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat3 Agustus 2026
N
Nur Fathiyyah

📍 Kota Depok

Ancaman Allah kepada orang kafir dan pengaruh harta (Ali Imran Ayat 10-11)

{إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَن تُغۡنِيَ عَنۡهُمۡ أَمۡوَٰلُهُمۡ وَلَآ أَوۡلَٰدُهُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيۡـٔٗاۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ وَقُودُ ٱلنَّارِ}Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan para rasul-Nya tidak akan bisa dilindungi oleh harta dan anak-anak mereka dari azab Allah, baik di dunia maupun di akhirat. Orang-orang semacam itu adalah bahan bakar neraka Jahanam yang akan dinyalakan pada hari Kiamat.[Āli 'Imrān:10]{كَدَأۡبِ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ وَٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۚ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمۡۗ وَٱللَّهُ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ}Kondisi orang-orang kafir itu sama seperti pengikut Firaun dan orang-orang sebelum mereka yang kafir kepada Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya maka Allah menimpakan azab kepada mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Harta benda dan anak-anak mereka tidak berguna bagi mereka dan Allah Mahakeras hukuman-Nya bagi orang-orang yang kafir kepada-Nya dan mendustakan ayat-ayat-Nya.[Āli 'Imrān:11]

💬 0 komentar📅 3 Agu 2026Baca selengkapnya →