📖 Jejak Ayat

Laporan & catatan kegiatan Jejak Ayat

✏️ Buat Laporan
📖 Jejak Ayat7 Agustus 2026
S

Sekar Kinanti Nufiarizky

📍 Kota Depok

Peristiwa-Peristiwa pada Hari Kiamat & Kedahsyatannya

إِنِّي جَزَيۡتُهُمُ ٱلۡيَوۡمَ بِمَا صَبَرُوٓاْ أَنَّهُمۡ هُمُ ٱلۡفَآئِزُونَSesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka pada hari ini karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang.QS. Al-Mu'minūn: 111Tafsir Tafsir Al-MuyassarAl-Mu'minun (23:111)Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada kelompok ini dan hamba-hamba-Ku yang beriman dengan surga. Karena kesabaran mereka menghadapi gangguan dan menaati Allah.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 7 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat7 Agustus 2026
N
Nahda L M

📍 Kabupaten Bandung

Tafsir Al Muyassar Al Ghafir ayat 13

Al Ghafir ayat 13Allah taala berfirman:هُوَ ٱلَّذِي يُرِيكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ وَيُنَزِّلُ لَكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ رِزۡقٗا ۚ وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَن يُنِيبُDia-lah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya dan menurunkan untukmu rezeki dari langit. Dan tiadalah mendapat pelajaran, kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah).Tafsir : Tafsir Al-MuyassarTema: PENENTANGAN TERHADAP AGAMA PASTI MENEMUI KEGAGALAN (Ayat 1-85)Subtema: Kewajiban menunaikan ibadah kepada Allah (Ayat 13-20)Dia-lah yang memperlihatkan kepada kalian wahai manusia kodrat-Nya melalui apa yang kalian saksikan berupa tanda-tanda agung yang menunjukkan kesempurnaan pencipta dan pembuatnya. Dia menurunkan hujan untuk kalian dari langit yang dengannya kalian mendapatkan rizki. Dan tiada yang mengambil pelajaran dari ayat-ayat ini kecuali orang-orang yang kembali kepada ketaatan kepada Allah dan mengikhlaskan ibadah hanya untuk-Nya.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 7 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat7 Agustus 2026
R

Rachmatika

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

Tafsir Al Muyassar Al Baqarah (2:57)

Ingatlah kalian terhadap nikmat Kami yang diberikan kepada kalian ketika kalian berputar-putar karena tersesat di muka bumi, yakni ketika Kami menjadikan awan menaungi kalian dari panas matahari. Kami pun menurunkan Manna kepada kalian, yaitu sejenis getah yang manisnya seperti madu. Kami juga menurunkan Salwa, yaitu sejenis burung puyuh. Kami katakan kepada kalian, "Makanlah oleh kalian sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepada kalian dan janganlah melanggar aturan agama kalian." Akan tetapi, kalian tidak melakukannya. Tidaklah mereka menzalimi Kami karena kufur atas nikmat-nikmat itu. Namun, hakikatnya mereka menzalimi diri sendiri karena akibat dari perbuatan zalim itu kembali kepada mereka.

💬 0 komentar📅 7 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat7 Agustus 2026
M
Melinda Yanuar

📍 Kota Serang

Tafsir Tafsir At-Taysir 'Abasa (80:1)

Tafsir Tafsir At-Taysir'Abasa (80:1)Surat ‘Abasa adalah surat yang ke 80 yang artinya bermuka masam. Surat ini adalah surat makiyyah yang diturunkan pada fase mekkah, karenanya isi surat ini juga bercerita tentang hari kiamat yaitu munaqosah (dialog) dengan orang-orang musyrikin yang mengingkari hari kiamat. Namun surat ini diawali dengan teguran dari Allah Subhanallahu Wata'ala kepada Nabi shalallahu 'alaihiwassallam. Dengan sebab inilah sebagian orang-orang yang ghuluw terlalu mengkultuskan Nabi shalallahu 'alaihiwassallam, mereka menganggap suatu hal yang baik untuk tidak membaca surat ini, karena isinya yang berupa teguran kepada Nabi shalallahu 'alaihiwassallam. Namun kenyataannya justru isi surat ini meninggikan kemuliaan Nabi shalallahu 'alaihiwassallam karena telah ditegur langsung oleh Allah Subhanallahu Wata'ala dan beliau tidak segan untuk menyampaikan berita tentang teguran tersebut kepada umatnya. عَبَسَ dalam istilah bahasa arab adalah menggabungkan antara apa yang ada diantara dua kening (Lisaanul ‘Arob 6/128). Dalam bahasa indonesia dikenal dengan istilah mengerutkan dahi. Nabi shalallahu 'alaihiwassallam mengerutkan dahinya bermuka masam dan juga berpaling menolehkan wajahnya melihat ke arah yang lain. Apa yang menyebabkan Nabi shalallahu 'alaihiwassallam berpaling?Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 7 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat7 Agustus 2026
R

Rachmatika

📍 Kota Administrasi Jakarta Barat

Tafsir Al Muyassar Al Baqarah (2:54)

Ingatlah kalian terhadap nikmat Kami yang diberikan kepada kalian ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Sesungguhnya kalian telah menzalimi diri kalian sendiri dengan menjadikan anak lembu sebagai tuhan. Karena itu, bertobatlah kalian kepada Tuhan dengan cara sebagian kalian membunuh sebagian yang lain. Cara ini lebih baik bagi kalian di sisi Tuhan dibandingkan kalian menetap abadi di neraka." Lalu, kalian pun melaksanakan hal itu sehingga Allah mengaruniai kalian dengan menerima tobat kalian. Sesungguhnya, Allah Maha Penerima tobat bagi hamba-Nya yang mau bertobat, juga Maha Penyayang.

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat6 Agustus 2026
S
Shinta Dewi

📍 Kota Surabaya

Tadabbur Al Araf: 33

Sering kali kita mengira dosa itu cuma yang kelihatan, padahal Allah juga melihat yang tersembunyi di hati. Lewat QS. Al-A’raf: 33, Allah mengingatkan bahwa ada dosa yang merusak diri sendiri, ada yang menyakiti orang lain, bahkan ada dosa yang sering diremehkan: berbicara tentang Allah dan agama tanpa ilmu. Mungkin karena itu, semakin banyak kita belajar, seharusnya bukan semakin cepat berkomentar, tapi justru semakin hati-hati. Sebab adab terhadap ilmu bukan sekadar tahu banyak, melainkan tahu kapan harus berbicara dan kapan lebih baik berkata, “Saya belum tahu.”

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat6 Agustus 2026
W
Wina

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir Ibnu Katsir QS. Hud : 15

Allah taala berfirman:مَن كَانَ يُرِيدُ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيۡهِمۡ أَعۡمَٰلَهُمۡ فِيهَا وَهُمۡ فِيهَا لَا يُبۡخَسُونَBarang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.Tema: BUKTI-BUKTI KEESAAN DAN KEKUASAAN (Ayat 1-83)Subtema: Kebenaran wahyu (Ayat 12-24)QS. Hūd: 15Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.comTafsir Ibnu Katsir :​Pembalasan Tunai di Dunia bagi Pencari Dunia: Orang yang melakukan amal ibadah/kebaikan (seperti salat, puasa, atau tahajud) semata-mata demi tujuan duniawi atau pamer (riya'), akan diberikan balasan keduniaannya secara penuh oleh Allah di dunia tanpa dikurangi sedikit pun (Pendapat Ibnu Abbas, Mujahid, & Qatadah).​Gugurnya Pahala di Akhirat: Karena niat amalnya terbatas untuk dunia, maka amalnya tersebut gugur di akhirat. Di kehidupan mendatang, mereka tidak lagi memiliki simpanan pahala dan tergolong sebagai orang-orang yang paling merugi.​Sasaran dan Golongan yang Dimaksud: Ayat ini mencakup orang-orang yang suka riya', orang yang beramal hanya untuk mengejar materi duniawi, serta kaum kafir (seperti Yahudi dan Nasrani) yang kebaikannya dibalas sebatas di dunia saja (Pendapat Anas bin Malik & Al-Hasan).​Perbedaan dengan Orang Mukmin Sejati: Orang mukmin yang beramal ikhlas demi akhirat akan mendapatkan bagian kebaikan di dunia, sekaligus memperoleh pahala utuh dan keutamaan yang jauh lebih besar di akhirat kelak.​Penegasan Ayat-Ayat Serupa (Tafsir Al-Qur'an bil Qur'an): Prinsip ini sejalan dengan QS. Al-Isra: 18–21 dan QS. Asy-Syura: 20, yang menegaskan bahwa siapa yang hanya menghendaki tanaman/keuntungan dunia, Allah beri sebagian darinya namun ia tidak akan mendapat bagian apa pun di akhirat.

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat6 Agustus 2026
H
Haniva Eka Kusuma

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir surah al qasas ayat 14

Allah taala berfirman:وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَٱسۡتَوَىٰٓ ءَاتَيۡنَٰهُ حُكۡمٗا وَعِلۡمٗا ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَDan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, Kami berikan kepadanya hikmah (kenabian) dan pengetahuan. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.— QS. Al-Qaşaş: 14Tafsir Tafsir As-Sa'diAl-Qasas (28:14)(14) ﴾ وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ ﴿ "Dan setelah Musa cukup umur," dia memiliki kekuatan, akal, dan kedewasaan. Dan hal ini biasanya terjadi kira-kira pada usia 40 (empat puluh) tahun, ﴾ وَٱسۡتَوَىٰٓ ﴿ "dan sempurna," maksudnya, semua permasalahan sudah menjadi sempurna, ﴾ ءَاتَيۡنَٰهُ حُكۡمٗا وَعِلۡمٗاۚ ﴿ "Kami berikan kepadanya hikmah dan pengetahuan." Maksud-nya, hukum-hukum yang bisa dia gunakan untuk dapat mengeta-hui hukum-hukum syariat dan dapat memberikan keputusan di antara manusia, dan ilmu yang cukup banyak. ﴾ وَكَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ ﴿ "Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang ber-buat baik," di dalam beribadah kepada Allah, berbuat baik kepada makhluk Allah. Allah memberi mereka ilmu dan hikmah menurut ihsan yang mereka miliki. Ini membuktikan kesempurnaan sifat ihsannya Nabi Musa عليه السلام.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat6 Agustus 2026
A
Ayu Novita

📍 Kabupaten Bogor

Tafsir Al Mukhtasar Surat Ali Imran ayat 16 dan 17

16. Penghuni surga itu ialah orang-orang yang memanjatkan doa kepada Tuhan mereka, “Ya Tuhan kami! Sesungguhnya kami beriman kepada-Mu dan kepada apa yang Engkau turunkan kepada rasul-rasul-Mu, serta mengikuti syariat-Mu, maka ampunilah dosa-dosa yang telah kami perbuat dan lindungilah kami dari azab neraka.”17. Mereka adalah orang-orang yang sabar dalam melaksanakan ketaatan dan meninggalkan keburukan serta sabar dalam menghadapi cobaan yang menimpa mereka. Mereka senantiasa jujur di dalam ucapan dan tindakan mereka, taat sepenuhnya kepada Allah, menginfakkan harta mereka di jalan Allah, dan mereka adalah orang-orang yang rajin memohon ampun kepada Allah di penghujung malam karena doa yang dipanjatkan pada waktu itu mudah dikabulkan, dan pada waktu itu hati manusia masih luang dari berbagai kesibukan.

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat6 Agustus 2026
D
Daramatasia

📍 Kota Depok

Tafsir surah Ali -Imran halaman 76

1 Penderitaan yg menimpa orang mukmin dijalan Allah sehingga memaksanya untuk berhijrah,pergi dan berjihad merupakan penyebab dihapusnya dosa-dosa dan dilipatgandakan pahala -pahala mereka2 Yang harus di pertimbangkan bukanlah besarnya kekayaan dan kesenangan yg dinikmatioleh orang kafir didunia karna semua itu hanya sementara,namun pertimbangan yg hakiki ialah nasibnya kelak diakhirat yg abadi 3 sabar dalam memegang teguh kebenaran mengalahkan orang-orang yg mendustakan kebenaran

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat6 Agustus 2026
N
Nela Agu Saudara

📍 Kabupaten Sukoharjo

Tafsir QS. Al-fatihah Ayat 3

Tafsir QS. Al-Fatihah: 3مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ"Pemilik Hari Pembalasan"Kata māliki (مَالِكِ) secara bahasa berarti pemilik. Dalam qiraat yang lain dibaca maliki (مَلِكِ), yang berarti raja. Dengan demikian, ayat ini mengandung dua makna yang agung, yaitu Allah sebagai Pemilik dan Raja.Adapun ad-dīn (الدِّين) berarti pembalasan, sehingga Yaumid Dīn berarti Hari Pembalasan.Allah adalah Pemilik Hari Pembalasan. Dialah yang mengatur segala sesuatu pada hari itu, karena hari tersebut sepenuhnya milik-Nya. Allah berhak menetapkan segala keputusan sesuai dengan kehendak-Nya. Apa pun yang Allah lakukan adalah benar dan adil, karena Dialah Pemilik yang sesungguhnya.Di dunia kita adalah milik Allah, dan pada Hari Pembalasan pun kita tetap menjadi milik Allah.Allah juga merupakan Raja Hari Pembalasan. Pada hari itu tidak ada satu pun raja, pemimpin, ataupun orang yang memiliki kekuasaan di dunia yang dapat mempertahankan kedudukannya. Seluruh manusia akan berdiri di hadapan Allah dalam keadaan yang sama, menanti keputusan-Nya. Tidak ada seorang pun yang mampu menghalangi atau menentang ketetapan Allah. Dialah Raja yang sebenar-benarnya, yang menguasai Hari Pembalasan sepenuhnya.

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat6 Agustus 2026
J

Jihan Jalilah Aflah

📍 Kota Makassar

Al ankabut: 3

Al-'Ankabut (29:3)Tema: COBAAN ADALAH BAROMETER BAGI SEMPURNA ATAU TIDAKNYA IMAN SESEORANG (Ayat 1-44)Subtema: Cobaan memang diperlukan (Ayat 1-5)Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al-'Ankabut: 3)Yaitu orang-orang yang benar dalam pengakuan imannya, juga orang-orang yang dusta dalam pengakuan imannya. Allah subhanahu wata'āla mengetahui apa yang telah terjadi di masa lalu, mengetahui apa yang akan terjadi, mengetahui pula apa yang tidak akan terjadi dan apakah akibatnya seandainya hal itu terjadi. Hai ini merupakan sesuatu yang telah disepakati di kalangan semua imam ahli sunnah wal jamaah.Hal yang sama dikatakan oleh Ibnu Abbas dan lain-lainnya sehubungan dengan hal yang semisal dengan makna firman-Nya:melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata). (Al Baqarah:143)Maksudnya, melainkan agar Kami melihat. Dikatakan demikian karena penglihatan berkaitan dengan hal yang ada (terjadi), sedangkan pengertian mengetahui mempunyai pengertian yang lebih luas daripada melihat, sebab mencakup hal yang ada dan juga hal yang tidak ada.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →
📖 Jejak Ayat6 Agustus 2026
P
Putri Nadhira Saraswati

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Tafsir Al Baqarah 188

Tafsir Tafsir Al-MuyassarAl-Baqarah (2:188)Tema: KEESAAN TUHANLAH YANG AKHIRNYA MENANG (Ayat 142-214)Subtema: Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa (Ayat 188)Janganlah sebagian dari kalian memakan harta sebagian yang lainnya dengan cara yang batil seperti sumpah palsu, ghashab, mencuri, suap, riba dan lain sebagainya. Jangan membawanya kepada hakim-hakim dengan menyodorkan hujjah-hujjah batil agar kalian bisa memakan harta manusia melalui persengketaan dengan cara batil, padahal kalian mengetahui bahwa hal itu diharamkan atas kalian.Catatan tafsir:Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Jubair bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Umru-ul Qais bin Abis dan Abdan bin Asywa Al Hadhrami yang bertengkar dalam soal tanah. Umru-ul Qais berusaha mendapatkan tanah itu agar menjadi miliknya dengan bersumpah di depan hakim. Ayat ini sebagai peringatan kepada orang-orang yang merampas hak orang lain dengan jalan bathil.Sumber: Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A. Dahlan dkk.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com

💬 0 komentar📅 6 Agu 2026Baca selengkapnya →