📍 Kota Depok
Tafsir Ibnu Katsir — Ibrahim (14:19–20)
Tema: SIKAP UMAT MANUSIA MENGHADAPI AJARAN RASUL (Ayat 8–21)Subtema: Akibat yang diderita oleh kaum yang menolak kebenaran (Ayat 13–21)Ayat 19 — Kekuasaan Allah dalam menghidupkan kembali manusiaAllah menunjukkan kekuasaan-Nya dengan menjelaskan bahwa Dialah yang menciptakan langit dan bumi, dan penciptaan keduanya jauh lebih besar daripada penciptaan manusia.Langit diciptakan dengan segala kebesaran dan isinya: bintang-bintang, peredarannya, serta berbagai tanda kekuasaan Allah. Demikian pula bumi dengan gunung, hutan, padang, lautan, tumbuhan, dan berbagai macam makhluk di dalamnya.Maka, Allah yang mampu menciptakan langit dan bumi tentu mampu menghidupkan kembali manusia setelah kematian. Menghidupkan manusia kembali bukanlah sesuatu yang sulit bagi Allah.Tafsir ini diperkuat dengan ayat-ayat lain, di antaranya Al-Ahqāf: 33 dan Yāsīn: 77–83, yang menegaskan bahwa Allah yang menciptakan manusia pertama kali dan menciptakan langit serta bumi berkuasa menghidupkan kembali manusia yang telah mati dan hancur tulang-belulangnya.➡️ Inti ayat 19:Yang mampu menciptakan dari ketiadaan, tentu mampu menghidupkan kembali setelah kematian.Ayat 20 — Allah mampu mengganti manusia dengan makhluk yang lainAllah menegaskan bahwa apabila Dia menghendaki, Dia dapat membinasakan manusia dan menggantinya dengan makhluk yang baru.Hal tersebut sama sekali tidak sulit bagi Allah. Kekuasaan Allah tidak bergantung kepada manusia. Justru manusialah yang membutuhkan Allah, sedangkan Allah Mahakaya dan tidak membutuhkan makhluk-Nya.Jika manusia menolak perintah Allah, berpaling dari kebenaran, atau bahkan meninggalkan agama-Nya, Allah mampu menggantikan mereka dengan kaum lain yang lebih taat.Hal ini ditegaskan dalam beberapa ayat lain:Fāṭir: 15–17 — manusia membutuhkan Allah, sedangkan Allah Mahakaya; Dia mampu memusnahkan manusia dan menggantinya dengan makhluk baru.Muḥammad: 38 — jika manusia berpaling, Allah dapat menggantinya dengan kaum lain yang tidak seperti mereka.Al-Mā’idah: 54 — jika sebagian orang murtad, Allah dapat mendatangkan kaum yang Dia cintai dan mereka mencintai-Nya.An-Nisā’: 133 — Allah Mahakuasa memusnahkan manusia dan menggantinya dengan umat yang lain.➡️ Inti ayat 20:Jangan merasa bahwa Allah membutuhkan kita. Jika manusia menolak kebenaran, Allah Mahakuasa menggantinya dengan kaum lain yang lebih taat.Benang merah ayat 19–20Dua ayat ini sama-sama menegaskan kesempurnaan kekuasaan Allah:Allah mampu menciptakan manusia → Allah mampu menghidupkannya kembali → Allah juga mampu membinasakan manusia → dan menggantinya dengan makhluk/umat yang lain.Karena itu, penolakan terhadap ajaran para rasul pada hakikatnya tidak merugikan Allah sedikit pun. Manusialah yang akan menanggung akibat dari penolakannya.Pesan utama:Jangan merasa aman karena Allah memberi kesempatan. Jangan pula merasa bahwa kebenaran membutuhkan kita. Allah Mahakuasa atas seluruh makhluk; yang membutuhkan Allah adalah kita.











