KISAH NABI HUD 'ALAIHISSALAM1. Nabi Hud Mendakwahkan Tauhid Kepada Kaumnya: Dakwah Setiap Nabi dan Rasul : Sama. Mendakwahkan Tauhid. Hanya berbeda syariatnya dan tata cara pelaksanaannya.“Dan kepada kaum Ad, Kami utus saudara mereka, Hud. Dia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah semata, tidak ada sesuatu pun yang lebih berhak disembah kecuali Dia yang Maha-agung lagi Mahatinggi, dan tuluslah dalam beribadah kepada-Nya. Kalian hanyalah pendusta dalam perbuatan syirik kalian kepada Allah.” (50)2. Setiap Rasul Tidak Meminta Imbalan/Upah dari Kaumnya: Karena mereka telah diberi imbalan oleh Allah, yakni Surga.“Hai kaumku, tidak sedikit pun aku meminta upah atas seruanku untuk ikhlas beribadah hanya kepada Allah dan meninggalkan penyembahan berhala. Tidak ada imbalan atas seruanku ini kepada kalian melainkan dari Allah yang menciptakanku. Apakah kalian tidak berpkir sehingga bisa membedakan yang benar dan yang salah?” (51)3. Setiap Rasul Memerintahkan Kaumnya Untuk Meminta Ampun Kepada Allah: Karena Allah tidak akan mengazab suatu kaum yang masih meminta ampun kepadaNya.“Hai kaumku, mintalah ampunan kepada Allah dengan beriman kepada-Nya, kemudian bertaubatlah atas dosa-dosa kalian. Jika kalian melakukan itu, niscaya Allah akan menurunkan hujan deras yang terus-menerus, sehingga bertambahlah kemakmuran kalian. Dan Dia akan menambahkan kekuatan atas kekuatan kalian dengan banyaknya keturunan dan nikmat yang berkesinambungan. Maka janganlah kalian berpaling dari seruanku dan terus menerus dalam kedurhakaan kalian.” (52)4. Setiap Kaum Tiap Rasul Selalu Meminta Bukti: Dan jika bukti tsb telah datang, tak sedikit yang tetap menolaknya.Mereka (kaum Ad) berkata, "Hai Hud, kamu tidak mendatangkan suatu bukti nyata yang menunjukkan kebenaran apa yang kamu serukan itu, dan kami tidak akan meninggalkan tuhan-tuhan yang kami sembah karena perkataanmu itu. Dan kami tidak akan mempercayai apa yang kamu serukan.” (53)5. Tidak Ada Yang Dapat Mendatangkan Manfaat atau Mudharat Kecuali Atas IzinNya54-55. Kami tidak berkata apa-apa melainkan bahwa salah satu Tuhan kami menjadikan engkau gila karena engkau melarang kami menyembahnya. Hud menjawab, "Aku jadikan Allah sebagai saksi atas perkataanku dan bersaksilah kalian bahwa aku berlepas diri dari yang kalian sekutukan selain Allah, berupa tandingan-tandingan dan berhala-berhala. Oleh karena itu, lihatlah dan bersungguh-sungguhlah kalian dan yang kalian sangka sebagai tuhan untuk mencelakaiku dan jangan kalian tangguhkan barang sesaat pun." Hal itu karena Hud yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa mereka maupun tuhan-tuhan mereka tidak akan mampu mencelakainya.6. Pentingnya Mengenal Allah Lebih Jauh dan Bertawakkal KepadaNya“Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah, Rabb-ku dan Rabb kalian, Pemilik segala sesuatu dan Pengaturnya. Maka aku tidak akan tertimpa apa pun melainkan dengan perintah-Nya. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, dan tidak ada sesuatu pun yang berjalan diatas bumi melainkan Allah-lah pemiliknya, dan Dia yang menguasai dan mengaturnya. Sesungguhnya Rabb-ku berada pada jalan yang lurus, yaitu selalu adil dalam ketetapan, syariat dan perintah-Nya. Allah membalas orang yang berbuat baik dengan kebaikannya dan orang yang berbuat jahat dengan kejahatannya pula. (56)7. Nabi Hud Telah Menyampaikannya, Adapun Berpalingnya Kaumnya Maka Nabi Hud Berlepas Diri“Maka apabila kalian berpaling dari seruanku untuk mengesakan Allah dan ikhlas dalam beribadah kepada-Nya, sesungguhnya aku telah menyampaikan risalah dari Rabb-ku dan hujjah telah ditegakkan atas kalian. Dan sekiranya kalian tetap tidak beriman kepada Allah, niscaya Allah akan membinasakan kalian dan mendatangkan kaum lain yang akan menggantikan kalian menghuni kediaman dan harta kalian. Mereka ikhlas beribadah kepada Allah dan kalian tidak bisa mendatangkan kemudharatan kepada mereka sedikit pun. Sesungguhnya Rabb-ku adalah pemelihara segala sesuatu. Dialah yang menjagaku dari keburukan yang akan kalian lakukan terhadapku.” (57)8. Azab Untuk Kaum Nabi Hud Yang Berpaling“Dan tatkala datang azab Kami kepada kaum Hud, maka Kami selamatkan Hud dan orang-orang yang beriman dengan karunia dan rahmat Kami atas mereka. Kami selamatkan mereka dari azab yang pedih, yang Allah timpakan kepada kaum Ad, sehingga tidak ada yang tampak kecuali kediaman-kediaman mereka.” (58)