Tafsir Al-Mukhtasar Qs. Al-maidah : 65-70
Mengamalkan Al-Qur'an adalah sarana diampuni dosanya, jalan menuju syurga dan dibukakan rezeki
Laporan & catatan kegiatan Jejak Ayat
Mengamalkan Al-Qur'an adalah sarana diampuni dosanya, jalan menuju syurga dan dibukakan rezeki
Tafsir Al-MuyassarAn-Nur (24:40)Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1-64)Subtema: Orang yang tidak mendapat pancaran nur Ilahi (Ayat 39-40)Atau semua amalan mereka adalah seperti kegelapan yang gulita di lautan yang paling dalam dan diliputi oleh ombak yang di atasnya ada ombak lagi, dan di atasnya ada awan yang tebal, sungguh gelap gulita yang bertumpuk-tumpuk. Apabila ada seseorang yang mengeluarkan tangannya, maka dia tidak dapat melihatnya karena gelap gulita. Orang-orang kafir itu tertutupi oleh tumpukan kegelapan: kegelapan syirik, kesesatan, dan rusaknya perbuatan. Maka barangsiapa yang tidak diberi cahaya oleh Allah yang berasal dari kitab-Nya dan sunnah Nabi-Nya yang akan memberikan petunjuk, niscaya dia tidak memiliki pemberi hidayah sedikit pun.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com
Surat al a'raf
Pas banget dengan kondisi saat ini. Allah masih menyelamatkan kita dr bencana.
1๏ธโฃ Penghapusan kebathilan adalah sebuah janji Allah 'azza wajalla2๏ธโฃ Allah 'azza wajalla membagikan rezeki-Nya kepada makhluk-makhluk-Nya3๏ธโฃ Salah satu bentuk rahmat Allah adalah hujan, yang mana sangat patut disyukuri
Tafsir Al Mukhtasar QS An Nahl ayat 119-123
Merenengkan ayat-syat Al-Qurโan akan membuahkan keyakinan bahwa Al-Qurโan diturunkan oleh AllahTidak menyebarkan bwrita-berita yg dapat mengganggu rasa aman orang-orang mukmin
๐ Kabupaten Banggai
Tafsir Ibnu KatsirAl-Furqฤn (25:47)Tema: TANDA-TANDA KEKUASAAN ALLAH DALAM ALAM (Ayat 45-62)Firman Allah subhanahu wata'ฤla:Dialah yang menjadikan untuk kalian malam (sebagai) pakaian. (Al-Furqan:47)Maksudnya, menyembunyikan wujud dan menutupinya. Sama dengan yang disebutkan oleh Allah subhanahu wata'ฤla dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:Demi malam apabila menutupi (cahaya siang). (Al-Lail: 1)Adapun firman Allah subhanahu wata'ฤla:dan tidur untuk istirahat. (Al Furqaan:47)Yaitu menghentikan semua gerakan untuk istirahat agar tubuh menjadi segar kembali. Karena sesungguhnya semua anggota tubuh dan panca indra mengalami kelelahan akibat banyak bergerak dalam melakukan aktivitas di siang hari mencari penghidupan. Apabila malam hari tiba dan suasana menjadi tenang, maka menjadi tenang pula semua gerakan dan beristirahat, lalu datanglah rasa kantuk, kemudian tertidur. Tidur merupakan istirahat bagi tubuh dan roh sekaligus.dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha. (Al Furqaan:47)Manusia melakukan aktivitasnya di siang hari untuk mencari pengยญhidupannya lewat usaha serta kerjanya, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untuk kalian malam dan"" siang, supaya kalian beristirahat pada malam itu dan supaya kalian mencari sebagian dari karunia-Nya (pada siang hari), (Al-Qasas: 73), hingga akhir ayat.
71 Wahai Ahli Kitab! Mengapa kalian mencampur kebenaran yang diturunkan di dalam kitab-kitab suci kalian dengan kebatilan yang berasal dari diri kalian sendiri, dan menyembunyikan kebenaran dan petunjuk yang ada di dalamnya, termasuk mengenai kebenaran kenabian Muhammad -แนฃallallฤhu 'alaihi wa sallam-, padahal kalian tahu mana yang hak dan mana yang batil, mana yang benar dan mana yang sesat?!72 Sekelompok ulama Yahudi (yang lain) mengatakan, โBerimanlah kalian secara lahir kepada Al-Qur'ฤn yang diturunkan kepada orang-orang mukmin di pagi hari dan kafirlah kepada-Nya di sore hari, agar mereka menjadi ragu terhadap agama mereka karena kalian kafir kepada-Nya setelah kalian beriman kepada-Nya, kemudian mereka akan meninggalkan agama mereka sembari berkata, 'Mereka (Ahli Kitab) lebih tahu daripada kami tentang kitab-kitab Allah, dan mereka sudah meninggalkannya'.โ
Anjuran atau perintah Allah untuk berinfak, yakni membelanjakan sebagian dari apa yang Allah rezekikan kepada mereka di jalan-Nya, yaitu jalan kebaikan. Dkeengan demikian, berarti mereka menyimpan pahala hal tersebut di sisi Tuhan yang memiliki mereka semua, dan agar mereka bersegera melakukan hal tersebut dalam kehidupan di dunia ini, yaitu:
Tafsir Al-MuyassarAr-Rum (30:46)Tema: MEMPERHATIKAN ALAM MENAMBAH KEYAKINAN TERHADAP ALLAH (Ayat 46-49)Catatan kaki:210942. l210943. "Pembawa berita gembira" maksudnya ialah awan yang tebal yang ditiup angin, lalu menurunkan hujan. Karena hal itu dapat dirasakan rahmat Allah Subแธฅฤnahu wa Taโฤlฤ dengan tumbuhnya biji-biji yang telah disemaikan, dan menghijaunya tanaman-tanaman serta berbuahnya tumbuh-tumbuhan dan sebagainya.Di antara bukti-bukti Allah yang menunjukkan bahwa Dia adalah sembahan yang haq semata tiada sekutu bagi-Nya, dan besar-Nya kuasa-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin di depan hujan sebagai berita gembira karena angin tersebut menggiring awan, maka jiwa manusia bergembira menyambutnya. Dia hendak merasakan mereka terhadap rahmat-Nya dengan menurunkan hujan yang menghidupkan negeri dan manusia, agar perahu-perahu bisa berjalan di laut dengan perintah dan kehendak Allah, agar kalian bisa mencari sebagian dari karunia-Nya melalui perniagaan dan lainnya. Allah melakukan hal itu agar kalian mensyukuri nikmat-nikmat-Nya dan menyembah-Nya semata.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com
At-Taubah : 41
โMemohon Keamanan Negeri dan Keselamatan Imanโโ Ayat 35 โ Memohon negeri yang amanRingkasan makna: Nabi Ibrahim memohon agar Makkah menjadi negeri yang aman, sekaligus menunjukkan bahwa keamanan adalah nikmat besar dari Allah.โก Ayat 36 โ Menjaga diri dan keturunan dari kesyirikanPenekanan bahwa Nabi Ibrahim tidak hanya memikirkan keamanan negeri, tetapi juga memohon agar dirinya dan keturunannya dijauhkan dari menyembah berhala. Ini menunjukkan pentingnya keselamatan iman dan tauhid.๐ฑ Kaedah / PelajaranMintalah keamanan kepada Allah, untuk diri, keluarga, dan negeri.Jaga tauhid, karena keselamatan iman lebih penting daripada sekadar keamanan fisik.Orang tua perlu peduli terhadap iman dan akidah keturunannya.Jangan merasa aman dari kesesatan, bahkan Nabi Ibrahim pun memohon perlindungan dari kesyirikan.Saat menghadapi musibah, berdoa sekaligus berikhtiar, bukan hanya pasrah.
Tafsir QS. Al-Baqarah Ayat 16 ุฃูููููฐุฆููู ุงูููุฐูููู ุงุดูุชูุฑูููุง ุงูุถููููุงููุฉู ุจูุงููููุฏูููฐ ููู ูุง ุฑูุจูุญูุชู ุชูุฌูุงุฑูุชูููู ู ููู ูุง ููุงูููุง ู ูููุชูุฏููููโMereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk. Maka perdagangan mereka itu tidak beruntung dan mereka tidak mendapat petunjuk.โAllah menyamakan perbuatan mereka ini seperti jual beli, di mana dalam jual beli seseorang mengeluarkan sesuatu untuk mendapatkan barang. Paling tidak, mengeluarkan sesuatu untuk mendapatkan barang yang baik.Sebaliknya, mereka sudah punya permata, sudah punya emas, malah digunakan untuk membeli pasir. Mereka sudah memiliki petunjuk, tetapi mereka membuangnya untuk membeli kesesatan.Jadi, seakan-akan kesesatan adalah barang yang mereka beli, sedangkan petunjuk adalah harga yang mereka bayarkan.Sebagian orang munafik zaman sekarang, sifat-sifatnya persis seperti orang munafik di zaman Nabi ๏ทบ. Ini kita harus waspada ketika Allah berbicara tentang orang munafik.Allah berfirman bahwa mereka itu adalah musuh yang sesungguhnya, maka waspadalah.Kenapa dikatakan musuh yang sesungguhnya?Karena KTP mereka Islam, tetapi mereka menyerang Islam dari dalam.Namun, bagaimanapun mereka menyembunyikan kekufuran mereka, kekufuran itu akan terlepas dari lisan-lisan mereka, tulisan-tulisan mereka, dan komentar-komentar mereka.Kalau di zaman Nabi ๏ทบ sudah ada orang-orang munafik, apalagi di zaman sekarang. Sementara zaman semakin buruk, semakin banyak orang-orang munafik.Cuma bedanya, orang munafik dahulu mereka bersembunyi-sembunyi. Sedangkan orang munafik zaman sekarang, mereka terang-terangan. Makanya disebut dengan zindik oleh Imam Malik rahimahullah taโala.
๐ Kota Depok
Allah mengutus Nabi Muhammad ๏ทบ kepada umat manusia sebagaimana Allah telah mengutus rasul-rasul kepada umat-umat terdahulu.Tugas Rasulullah ๏ทบ adalah membacakan Al-Qurโan yang Allah wahyukan kepadanya dan menyampaikan risalah Allah kepada manusia.Pengutusan para rasul merupakan sunnatullah. Allah senantiasa memberikan petunjuk kepada manusia melalui para rasul yang membawa wahyu, peringatan, dan ajakan kepada kebenaran.Para rasul terdahulu juga mengalami pendustaan. Mereka didustakan, diperolok-olokkan, bahkan mendapatkan penganiayaan dari kaumnya. Karena itu, Rasulullah ๏ทบ memiliki teladan dari para rasul sebelumnya.Pendustaan terhadap Rasulullah ๏ทบ bukanlah sesuatu yang baru. Para nabi sebelum beliau juga mengalami ujian yang serupa. Hal ini menjadi hiburan bagi Rasulullah ๏ทบ agar tetap teguh dan bersabar.Para rasul bersabar menghadapi ujian. Mereka tidak berhenti berdakwah karena mendapatkan penolakan, tetapi terus bersabar sampai datang pertolongan Allah.Allah memberikan kesudahan yang baik kepada para rasul dan pengikutnya. Pertolongan Allah dapat datang setelah berbagai ujian dan kesulitan.Umat yang mendustakan rasul harus mengambil pelajaran. Allah telah menunjukkan bagaimana umat-umat terdahulu mendapatkan azab karena terus berada dalam kekufuran dan mendustakan rasul mereka.Kekufuran terhadap Ar-RahmanSebagian umat Nabi Muhammad ๏ทบ kafir kepada Allah yang memiliki nama Ar-Rahman, yaitu Tuhan Yang Maha Pemurah.Kaum Quraisy bahkan menolak penyebutan Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Dalam Perjanjian Hudaibiyah, mereka menolak penulisan Bismillฤhir-Rahmฤnir-Rahฤซm karena mengatakan bahwa mereka tidak mengenal Ar-Rahman dan Ar-Rahim.Allah menegaskan bahwa Ar-Rahman adalah salah satu nama Allah yang indah, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Israโ: 110 bahwa Allah memiliki Al-Asmaโul Husna, nama-nama yang terbaik.Dalam Shahih Muslim disebutkan bahwa nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman, yang keduanya menunjukkan penghambaan kepada Allah.Sikap Rasulullah ๏ทบRasulullah ๏ทบ tetap teguh dalam keimanannya meskipun orang-orang kafir mengingkari Allah.Beliau menyatakan bahwa Allah adalah Rabbnya dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Dia.Rasulullah ๏ทบ bertawakal hanya kepada Allah dalam seluruh urusannya.Rasulullah ๏ทบ juga bertobat dan kembali hanya kepada Allah, karena hanya Allah yang berhak menjadi tempat kembali dan tempat memohon ampun.Penentang Rasul Pasti Akan HancurAllah menghibur Rasulullah ๏ทบ dengan mengingatkan bahwa para rasul sebelum beliau juga pernah diperolok-olokkan.Allah memberikan penangguhan kepada orang-orang kafir. Mereka tidak selalu langsung mendapatkan hukuman meskipun telah mendustakan dan menentang rasul.Penangguhan bukan berarti Allah membiarkan mereka selamanya. Allah memberikan waktu sampai datang ketetapan-Nya.Setelah masa penangguhan berakhir, Allah dapat membinasakan orang-orang yang terus berada dalam kekufuran dan kezaliman.Banyak negeri terdahulu yang penduduknya berbuat zalim kemudian mendapatkan azab Allah.Rasulullah ๏ทบ menjelaskan bahwa Allah memang memberikan penangguhan kepada orang yang zalim, tetapi ketika Allah telah mengazabnya, orang tersebut tidak akan mampu melarikan diri dari hukuman-Nya.Azab Allah terhadap orang-orang zalim adalah sangat pedih dan keras.๐ท Inti PelajaranPengutusan rasul adalah sunnatullah.Para rasul bertugas menyampaikan wahyu Allah.Para rasul pasti menghadapi ujian dan pendustaan.Kesabaran dan keteguhan adalah bekal dalam menghadapi ujian.Allah memberikan pertolongan dan kesudahan yang baik kepada orang-orang yang berada di atas kebenaran.Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.Seorang mukmin harus bertawakal dan bertobat hanya kepada Allah.Penangguhan azab bukan berarti terbebas dari hukuman Allah.Orang yang terus mendustakan kebenaran dan berbuat zalim tidak akan dapat melarikan diri dari pertanggungjawaban di hadapan Allah.Kalimat KunciPara rasul telah menjadi teladan dalam menghadapi pendustaan dan penganiayaan. Maka tetaplah sabar, bertawakal kepada Allah, dan yakin bahwa kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang berada di atas kebenaran.
Tafsir Al-Mukhtassar Q.S. Al-Baqarah: 110"Dirikanlah shalat secara sempurna dengan melengkapi rukun, wajib, dan sunah-sunahnya, dan keluarkanlah zakat harta kalian untuk orang-orang yang berhak menerimanya. Amal saleh apapun yang kalian kerjakan ketika hidup dan kalian melakukannya sebelum kematian sebagai tabungan untuk kalian, niscaya kalian akan mendapatkan ganjarannya di sisi Allah pada hari kiamat. Allah akan memberi kalian balasan yang setimpal dengan amalan itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan, lalu Dia akan membalas setiap orang dengan balasan yang setimpal sesuai amal perbuatannya"
Ya Allah aku meminta pertolonganMu dan perlindunganMu dari persoalan yanv tidak aku ketahui
Tilawah juz 12 dan Tafsir Surah HUD Ayat 6 tentang Allah menanggung dan menjamin rezeki seluruh makhluk hidup di bumi, tanpa terkecuali.
Wahai sekalian manusia! Telah datang kepada kalian Kitab Al-Qur`ฤn yang berisi peringatan, anjuran, dan larangan. Al-Qur`ฤn adalah obat penawar untuk penyakit bimbang dan ragu yang bersarang di dalam hati. Al-Qur`ฤn adalah petunjuk ke jalan yang benar dan ia mengandung rahmat bagi orang-orang yang beriman karena merekalah yang memanfaatkannya.
Tafsir Al-MuyassarAn-Nur (24:39)Tema: HUKUM PERZINAAN DAN PERGAULAN (Ayat 1-64)Subtema: Orang yang tidak mendapat pancaran nur Ilahi (Ayat 39-40)Catatan kaki:210811. Orang-orang kafir karena amal-amal mereka tidak didasarkan atas iman tidaklah mendapat balasan dari Tuhan di akhirat, walaupun di dunia mereka mengira akan mendapat balasan atas amalan mereka itu.Orang-orang yang kufur kepada Rabb mereka dan mendustakan para Rasul-Nya, semua amalan mereka seperti silaturrahim, membebaskan tawanan dan amalan lainnya yang mereka anggap akan bermanfaat bagi mereka nanti di akhirat laksana fatamorgana. Yakni apa yang terlihat seperti air yang ada di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang sedang dahaga, tetapi bila didatanginya dia tidak mendapatkan air tersebut. Orang-orang kafir menyangkan semua amalannya bisa bermanfaat namun ternyata pada hari kiamat ia tidak mendapatkan pahalanya. Ia mendapati Allah Maha Mengawasi dirinya lalu Dia memberikan balasan amalnya dengan sempurna kepadanya. Dan Allah adalah Dzat yang Mahacepat perhitungan-Nya, maka hendaknya orang yang bodoh tidak mengira bahwa ancaman ini adalah lambat karena ia pasti akan mendatanginya.Disalin dari Quran Tadabburhttps://quran.firanda.com