📝 Talbis Iblis #jejakcahaya

Laporan & catatan kegiatan Talbis Iblis #jejakcahaya

✏️ Buat Laporan
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Anjarsari

📍 Kabupaten Klaten

Ringkasan Tablis Iblis-1 "Berpegang Teguh Kepada Sunnah"

Tema: "Berpegang Teguh Kepada Sunnah" Pemateri: Ustadz DR. Firanda Andirja, MA Kitab Asli: Talbis Iblis karya Imam Ibnu Al-Jauzi Rahimahullah ​1. Definisi Talbis Iblis • ​Secara Bahasa & Istilah: Talbis berarti tipuan atau rancu. Talbis Iblis adalah cara iblis memperdaya manusia dengan mengaburkan batasan antara kebaikan dan keburukan.• ​Modus Iblis: Iblis membungkus kemaksiatan dan perkara batil dalam kemasan ketaatan, sehingga manusia melakukannya dengan sukarela karena merasa sedang berbuat baik. Dengan begitu manusia mudah terperdaya​2. Mengenal Penulis & Struktur Kitab ​Biografi Singkat Penulis ​Kitab ini ditulis oleh Al-Imam Ibnu Al-Jauzi Rahimahullah (wafat pada abad ke-6 H). Beliau adalah seorang ulama besar dan ahli nasihat (wawa'izh). Keikhlasan dan keindahan nasihat beliau tercermin dari rekam jejak dakwahnya: • ​Majelisnya dihadiri hingga ±100.000 orang.• ​Menjadi wasilah masuk Islamnya ±20.000 orang.• ​Menjadi wasilah bertaubatnya ±100.000 pelaku maksiat. ​Struktur Kitab Talbis Iblis (13 Bab) • ​Bab 1 s.d. 4 (Mukadimah): • ​Perintah untuk berpegang teguh kepada Sunnah.• ​Peringatan dan celaan terhadap perbuatan bid'ah.• ​Peringatan tentang fitnah dan tipu daya iblis secara umum. • ​Bab 5 s.d. 13: Pembahasan spesifik mengenai tipuan iblis kepada berbagai golongan manusia tanpa terkecuali (ulama, ahli ibadah, penguasa, dll). ​3. Hubungan Antara Akal dan Syariat • ​Akal sebagai Nikmat Tertinggi: Akal adalah anugerah terbesar karena dengan akal manusia dapat mengenal Allah. Namun, akal manusia memiliki keterbatasan dan tidak bisa berjalan sendiri dalam menentukan syariat.Analogi Mata dan Matahari: • ​Syariat diibaratkan sebagai cahaya matahari dan ​akal diibaratkan sebagai mata.• ​Mata yang sehat tetap tidak akan bisa melihat tanpa adanya cahaya. Begitu pula akal manusia, ia membutuhkan bimbingan wahyu (Kitab Suci dan para Rasul) agar tidak tersesat.• ​Anugerah Tambahan: Sebagai bentuk kasih sayang-Nya, selain membekali manusia dengan akal, Allah juga menurunkan Nabi Adam 'Alaihis Salam ke bumi sebagai petunjuk awal bagi umat manusia. ​4. Karakteristik Strategi Iblis​Tipu daya iblis telah dilancarkan sejak zaman Nabi Adam 'Alaihis Salam hingga hari kiamat. Imam Ibnu Al-Jauzi menjelaskan taktik utama iblis:• ​Mencampur Racun dengan Obat: Iblis mencampuradukkan penjelasan para Nabi (syariat) dengan syubhat (kerancuan berpikir).• ​Memecah Belah Umat: Target akhirnya adalah memecah belah umat Islam menjadi berbagai kelompok yang mengikuti hawa nafsu dan pemikiran yang menyimpang. ​Kunci Keselamatan: Orang yang paling selamat adalah yang mengenal kebaikan secara terperinci (untuk diamalkan) dan mengenal keburukan secara terperinci (untuk dihindari). ​Contoh terbaik dalam hal ini adalah para Sahabat Nabi. Mereka memahami keburukan karena pernah hidup di zaman Jahiliyah, lalu mereka memahami kebaikan secara mendalam setelah diutusnya Nabi Muhammad ﷺ. ​5. Solusi Agar Selamat dari Tipu Daya Iblis ​Solusi 1: Melazimi Sunnah wal Jama'ah ​Berpegang teguh pada ajaran Nabi Muhammad ﷺ dan jalan para sahabatnya. Hal ini didasari oleh tiga dalil utama: • ​Hadits Umar bin Khattab RA: ​"Siapa yang ingin menempati posisi surga yang terbaik maka hendaknya dia melazimi jamaah, karena setan bersama dengan yang sendirian dan bersama dua orang, setan semakin menjauh." ​"Siapa yang ingin menempati posisi surga yang terbaik maka hendaknya dia melazimi jamaah, karena setan bersama dengan yang sendirian dan bersama dua orang, setan semakin menjauh." • ​Hadits Ibnu Mas'ud RA (Visualisasi Jalan yang Lurus): Rasulullah ﷺ membuat satu garis lurus (Jalan Kebenaran), lalu membuat garis-garis simpang di kanan dan kirinya (Jalan Kesesatan). Di setiap garis simpang tersebut ada setan yang mengajak manusia untuk melaluinya. Beliau kemudian membaca QS. Al-An'am: 153 tentang perintah mengikuti jalan yang lurus.• ​Hadits Muawiyah bin Abi Sufyan RA (Perpecahan Umat): Umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan; 72 di neraka dan 1 di surga (yaitu Al-Jama'ah). Rasulullah ﷺ memperingatkan bahwa hawa nafsu akan merasuk ke dalam diri sebagian umatnya bagaikan penyakit rabies yang menjalar di dalam tubuh. Bahkan, kemungkaran umat terdahulu (Bani Israil) akan ditiru secara persis oleh sebagian umat ini. ​Solusi 2: Menjauhi Bid'ah (Perkara Baru dalam Agama) ​Iblis jauh lebih menyukai kemungkaran berupa bid'ah daripada maksiat biasa, karena: • ​Pelaku Maksiat: Sadar bahwa dirinya salah, sehingga ada dorongan besar untuk bertaubat.• ​Pelaku Bid'ah: Merasa dirinya sedang melakukan ketaatan dan ibadah, sehingga mereka hampir tidak pernah berpikir untuk bertaubat. ​6. Mutiara Nasihat Para Salaf • ​Ibnu Mas'ud RA: "Sederhana di dalam Sunnah itu jauh lebih baik daripada bersungguh-sungguh di dalam kebid'ahan."• ​Imam Al-Auza'i RA: "Sabarkan dirimu di atas Sunnah. Berhentilah di mana para Sahabat berhenti."

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026

Bab 1 : Berpegang teguh kepada sunnah.

Talbis iblis : Metode iblis dalam menipu manusia, dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan, sehingga banyak yang terperdaya. Buku ini ditulis oleh Al Imam Ibnul Jauzy, Rahimahullahu Ta'ala. Terdiri atas 13 bab, 4 bab pertama : mukoddimah, 9 bab berikutnya : perincian dari contoh-contoh talbis iblis. Bab 1 : Berpegang teguh kepada sunnah.Bab 2 : Celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah. Bab 3 : Peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya. Bab 4 : Makna talbis dan al ghurur. Bab 5 : Talbis iblis berkaitan dengan akidah-akidah dan agama-agama. Bab 6 : Talbis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam bidang ilmu. Bab 7 : Bagaimana iblis menipu para penguasa. Bab 8 : Talbis iblis terhadap para ahli ibadah. Bab 9 : Talbis iblis terhadap orang yang zuhud. Bab 10 : Talbis iblis terhadap orang-orang sufiyah. Bab 11 : Talbis iblis terhadap orang-orang yang istiqomah dalam agama dengan perkara yang disangka karomah padahal bukan karomah. Bab 12 : Talbis iblis terhadap orang-orang yang awam.Bab 13 : Talbis iblis kepada semua manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga nelupakan kematian. Iblis melakukan tipuan dengan mencampurkan penjelasan para nabi/syariat dengan syubhat. Obat yang dibawa oleh para nabi dicampur dengan racun, sehingga orang-orang terperdaya. Inilah tujuan dari iblis dan cara dia sangat banyak sehingga dia memecah belah ummat, menjadikan ummat berkelompok-kelompok. Maka penulis mengingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis, agar manusia tidak terjebak dalam jerat-jerat tersebut. Bab 1 : Berpegang teguh kepada sunnah.Perkataan Abdullah bin Mas'ud, "Mencukupkan diri dengan sunnah lebih baik dari pada sungguh-sungguh semangat tapi bid'ah."Al Auzai, ulama salaf berkata, "Sabarkanlah dirimu di atas sunnah, berhentilah dimana kaum terdahulu berhenti, ucapkanlah apa yang diucapkan mereka, dan diamlah dari apa yang mereka diam, tempuhlah jalan salaf yang soleh terdahulu. Sesungguhnya apa yang lapang bagimu maka lapang bagi mereka."Sufyan Ats Tsauri berkata, "Tidak ada perkataan yang diterima kecuali ada buktinya, perkataan dan perbuatan tidak lurus kecuali ada niatnya, tidak akan istiqomah perkataan, perbuatan dan niat kecuali sesuai dengan sunnah Nabi Sholallahu 'alaihi wasallam."Wasiat Nabi kepada sahabat, "Bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat kepada pemimpin meskipun yang memimpin kalian budak hitam dari Habasyi, siapa yang hidup setelah aku meninggal dia akan melihat banyak perselisihan, hendaknya kalian berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin, pegang erat-erat sunnahku dan sunnah para sahabatku dan gigitlah dengan gigi geraham kalian. Dan hati-hatilah kalian dalam perkara-perkara yang baru dalam agama, setiap perkara yang baru dalam agama adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah kesesatan." Sunnah dalam bahasa berarti jalan. Tidak diragukan bahwa ahli riwayat dan atsar yang mengikuti jejak-jejak Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan jejak-jejak para sahabatnya adalah ahli sunnah, karena mereka berada di atas jalan itu yang tidak terjadi padanya hal yang baru. Sesungguhnya peristiwa-peristiwa dan bid'ah-bid'ah terjadi setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya. Bid'ah adalah ungkapan untuk perbuatan yang tidak ada lalu diadakan. Yang paling umum dalam bid'ah-bid'ah adalah bahwa ia bertentangan dengan syariat dengan cara menyelisihi dan mengharuskan melakukannya dengan penambahan atau pengurangan. Jika diadakan sesuatu yang tidak menyelisihi syariat dan tidak mengharuskan melakukannya, maka jumhur salaf membencinya. Mereka menjauh dari setiap pelaku bid'ah meskipun itu boleh, sebagai penjagaan terhadap asal yaitu mengikuti. Telah mengabarkan kepada kami Abdul Malik Al-Karukhi, telah menceritakan kepada kami Abu Amir Al-Azdi dan Abu Bakr An-Nurji, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Al-Haraji, telah menceritakan kepada kami Al-Mahbubi, telah menceritakan kepada kami At-Tirmidzi, telah menceritakan kepada kami Al-Husain bin Harits, telah menceritakan kepada kami Al-Fadl bin Musa dari Muhammad bin Amr dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radiyallahu anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Orang-orang Yahudi terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan atau tujuh puluh dua golongan, dan orang-orang Nasrani pun demikian, sedangkan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan." At-Tirmidzi berkata: Ini adalah hadits shahih. Penyusun berkata: Kami telah menyebutkan hadits ini pada bab sebelumnya, dan di dalamnya disebutkan "semuanya di neraka kecuali satu golongan." Para sahabat bertanya: "Siapa mereka ya Rasulullah?" Beliau menjawab: "Apa yang aku dan para sahabatku berada di atasnya." Syaikh Abu Al-Faraj rahimahullah berkata: Jika ditanyakan apakah golongan-golongan ini diketahui, maka jawabannya adalah bahwa kami mengetahui perpecahan dan pokok-pokok golongan, dan bahwa setiap kelompok dari golongan-golongan tersebut telah terbagi lagi menjadi beberapa golongan, meskipun kami tidak mengetahui secara menyeluruh nama-nama golongan tersebut dan madzhab-madzhab mereka. Yang telah tampak bagi kami dari pokok-pokok golongan adalah Al-Haruriyyah, Al-Qadariyyah, Al-Jahmiyyah, Al-Murji'ah, Ar-Rafidhah, Al-Jabariyyah. Sebagian ahli ilmu berkata bahwa pokok golongan-golongan sesat adalah enam golongan ini, dan setiap golongan terbagi menjadi dua belas golongan, sehingga menjadi tujuh puluh dua golongan.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
D
Dwi Nurfahriani

📍 Kota Palu

Talbis Iblis #1 - Berpegang Teguh kepada Sunnah

Tablis Iblis #1 - Berpegang Teguh kepada SunnahUstadz Dr. Firanda Andirja M.A ​Pengertian Talbis Iblis​Talbis iblis ini mengartikan secara bahasa indonesia yaitu tipuan iblis, bagaimana iblis memperdaya manusia dgn cara seakan-akan itu adalah kebaikan pdhl itu adalah keburukan.Talbis yaitu metode iblis dalam menipu manusia, dibawakn kemaksiatan dlm bentuk ketaatan. Kemaksiatan yg di sodorkan dari iblis seakan akan bentuk ketaatan sehinggah bnyak terpedaya.Penulis Kitab Talbis Iblis Yaitu Al Imam Ibnul Jauzi Rahimahullahu Ta'ala hidup di abad ke 6 hijriahDi buku tsb Al Imam Jauzi menyebutkan terdiri atas 13 Bab:4 bab pertama di sebutkan muqaddimah9 bab beriktnya adalah perincian contoh2 talbis iblisIbnul Jauzi Menyebutkan sesungguhnya nikmat paling besar bagi manusia yaitu akal. Dengan akal orang bisa mengenal Alloh سبحانه و تعالى, dgn akal pula bisa membenarkan para rasul.Akal secra independen tidak bisa mengantr seluruh maslahat manusia karena akal terbatas, sehingga d utus Para rasul untuk membimbing akal tsb dan juga di turunkan kitab2 suciTujuan dari Iblis yaitu melakukan tipuan dgn cara mencampurkan penjelasan para nabi, syariat dgn syubhat.Tentang bahaya2 jerat iblisDari shohih bukhori, shohih muslim dari hadits Hudzaifah : " Orang orang bertanya kepada Nabi tentang kebaikan, Aku bertanya tentang keburukan, Aku khawatir keburukan tsb mendapatiku."Sebagian perkata seorang penyair :" Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tetapi untuk meninggalkannya"Orang yang paling selamat adalah orang yg mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci.Para ulama mengatakan orang yg paling sempurna dlm hal ini adalah Para SahabatSolusi untuk selamat dari jerat2 setan yaitu Lazimih Sunnah dan Jauhkan Bid'ahKebanyakan jerat2 setan melalui dri pintu2 bid'ahKemaksiatan yg di anggap ketaatan itulah bid'ah.Hadits dari Umar bin Khattab dgn sanadnya berkata "Berdiri di antra kami Rasulullah berkhotbah atau menyampaikan wejangan berkata "Siapa yang ingin menempati posisi surga yang terbaik maka hendaknya melazimih jama'ah, krena setan bersama dgn yg sendirian dan bersama dua org maka setan semakin menjauh."Larangan mengambil jalan2 yg salahHadits Ibnu Masud berkata "Rasulullah membuat garis dari tangannya inilah jalan Allah yang lurus, Rasulullah bikin garis sebelah kanan dan sebelah kiri, Rasulullah berkata " Jalan2 yang miring ini setiap jalan ada syeiton yg menyeru kpd jalan tsb, jalan kebenaran cuma satu di tengah, maka ikutlah jalan yg ini jangan mengikuti jalan kanan dan kiri, Dan bahwa (yang Kami perintahkan) inilah jalan-Ku yang lurus, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain)."Nasehat dari para salaf :​Seperti perkataan Abdullah Ibnu Mas'ud "Mencukupkan diri dengan sunnah, lebih baik daripada sungguh semangat tapi Bid'ah"Ulama salaf berkata : "Sabarkan Dirimu di atas Sunnah"Berpegang teguh diatas sunnah, selamat di dunia dan di akhirat

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
E
Ela septiana yusira

📍 Kota Tangerang

Berpegang Teguh Kepada Sunah

Tablis Iblis adalah metode iblis untuk tipu muslihat mejerumuskan manusia dengan cara membuat manusia seakan beribadah padahal manusia sedang bermaksiat. Sasaran Iblis ada banyak diantaranya adalah para penguasa yang merasa berbuat baik padahal sedang bermaksiat, sasaran lain adalah ahli ibadah seakan merasa dirinya melakukan ketaatan padahal bermaksiat. Orang awam hingga para ulama.Nikmat paling besar adalah akal karena dengan akal kita dapat mengenal Allah dan mengetahui para Rasul. Tapi akal secara independen tidak bisa mendapatkan kebenaran. Karena itu diutus rasul dan dilengkapi dengan kitabMata adalah akalCahaya adalah rasulUntuk dapat melihat kita perlu cahayaHuzaifah bertanya tentang keburukan bukan untuk melakukan tapi untuk meninggalkannya karena hanya mengenal kebaikan saja bisa terjerumus dalam keburukan. Mengenal kebenaran dan keburukan secara terperinci itu adalah orang yang selamatKarena itu yang terbaik adalah para sahabat rasulullah karena mereka hidup di zaman semua keburukan terkumpul yaitu jahiliyah dan hidup di zaman puncak kebaikan yaitu semasa rasulullah hidupCara selamat dari tablis iblis adalah dengan lazimi sunnah, jauhi bidah

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Sherlinda Fitriani

📍 Kota Bandung

Ringkasan Materi 1 Pembahasan Kitab Talbis Iblis oleh Ustadz Firanda

Talbis iblisMateri 1Arti secara bahasa yaitu metode iblis dalam menipu manusia dibawakannya kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terperdaya.Oleh imam Ibnul JauziBab 1 perintah untuk melazimi sunnah walmajaahBab 2 Celaan terhadap bidah dan ahlul bidahBab 3 Peringatan terhadap tipuan iblisBab 4&5 Peringatan ttg fitnah iblis & tipuan2nyaMuqaddimahSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal. Karena dgn akal seorang bisa mengenal Allah dengan akal pula seseorang bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan pada seluruh masalah Ay majusia karna akal manusia terbatas. Itulah sebabnya diutus Rasul untuk membimbing akal tersebut dan diturunkan alquran.Oleh karna ya syariat itu seperti matahari dan akal itu S seperti mata. Untuk bisa melihat dgn baik butuh cahaya yang cukup.Allah beri anugerah yang lain selain akal. Diantaranya diturunkannya nabi adam alayhsalam. Iblis melakukan tipuan dgn mencampurkan penjelasan syariat dengan syubhat. Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tapi untuk menjauhinya.Barangsiapa hanya mengenal kebaikan tidak mengenal lawannya (keburukan) dia bisa terjerumus dalam keburukan.Mengenal kebaikan & keburukan secara terperinci dialah orang yang paling selamat (sehingga bisa beramal di atas ilmu).MUQADDIMAHPerintah untuk melazimi sunnah dan menjauhi bid’ahKata Umar bin khattab “siapa yang ingin mendapatkan posisi di tengah surga (yang paling terbaik) maka lazimi dia berjama’ah. Karna syaithan mudah untuk menggoda orang yang bersendirian. Dan dia bersama dua orang semakin jauh (larangan mengambil jalan2 yang salah).Hadits yang memperingatkan perpecahan umat. Akan muncul orang2 yang sudah dikuasai oleh nafsu mereka. Apalagi nyeleneh ikuti pemikirannya sendiri.Perkataan Abdullah bin mas’ud: “Sederhana dalam sunnah lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam bid’ah.”“Hendaknya kalian berpegang teguh pada perkara yang pertama para sahabat di atasnya sebelum mereka terpecah belah. Sabarkanlah dirimu di atas sunnah bisa jadi kau sendirian. Berhentilah dimana mereka berhenti. Ucapkan yang diucapkan oleh mereka. Dan diam lah dari apa yang mereka diam. Tempuh lah jalan salafusshih. Tidak ada perkataan yang terima kecuali ada amalnya. Perkataan dan perbuatan tidak lulus kecuali ada Yusuf bin ashbathSeluruh jalan tertutup bagi manusia kecuali yang mengikuti riwayat dari Rasul dan melazimi tarikat Nabi shallallahu alayhi wa sallam.Diantara buruknya bid’ah yang sunnah dia tinggalkan.Rasulullah “aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah. Untuk mendengar dan taat kepada pemimpin meskipun yang memimpin kaliaan adalah budak dari habasy. Siapa yang hidup setelah ku dia akan melihat banyak perselisihan. Hendaknya berpegang teguh pada sunnah dan sunnah para khulafaurraayidin. Dan gigitlah dengan geraham kalian. Dan hati2 dgn perkara yang baru.Ada orang2 yang ketika akan menuju telaga dicabut, karna berbuat bid’ah.Sunnah secara bahasa adalah jalan. Tidak diragukan bahwa ahlul hadits itulah mereka ahlussunnah karna mereka berada di jalan yang murni. Bid’ah ialah perbuatan yang dulunya tidak ada kemudian di ada-adakan dan secara dominan biasanya menyelisihi syariat dan mengakibatkan adanya penambahan atau pengurangan dalam syariat. Contoh perkara baru yang tidak mengubah syariat >> mengumpulkan alquran dalam satu mushaf (sebagai sarana bukan ritualBerbagai model firqahIntinya ada 6:1) alharuriah2) Alqadariah3) Almurjiah4) Jabariyah5) Jahmiyah6) rafidhahDan masing masing terpecah lagi menjadi 12.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
I
Icha Nur Faizah Hatta

📍 Kota Depok

Berpegang teguh kepada sunnah (Talbis Iblis #1)

Oleh Ustadz Firanda Andirja Hafidzahullah#jejakcahaya @komunitas.beekindDicatat oleh: @icahatta🍋Secara bahasa: tipuan iblis yaitu bagaimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu adalah kebaikan, padahal ternyata itu adalah keburukan.🍋secara istilah: metode iblis dalam menipu manusia, dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan. Kemaksiatan yang disodorkan oleh iblis seakan-akan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terpedaya.Penulisnya, Al Imam Ibnul Jauzi rahimahullah yang hidup di abad ke 6 H. Dikenal sebagai orang yang ahli dalam memberi nasehat (الوعظ(al-wa‘ẓ))Bahkan disebutkan dalam biografinya di zaman beliau ketika mengisi pengajian yang hadir paling tidak 10ribu orang. Terkadang majelisnya dipenuhi 100ribu orang. Sampai beliau sendiri mengatakan, telah masuk islam ditanganku 20rb orang dan telah bertaubat melalu tanganku ada 100rb orang. (Ini jumlah yang sangat banyak di zaman tersebut)Oleh karenanya beliau pakar dalam memberi nasehat-nasehat sehingga seakan-akan beliau menggeluti tentang metode-metode iblis dalam menggoda manusia dalam berbagai bentuk manusia.Buku ini disebutkan oleh ibnu aljauzi terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa kita katakan muqaddimah, sementara 9 bab berikutnya adalah perincian daripada contoh-contoh talbis iblis.🍋Bab 1 adalah perintah untuk melazimi sunnahالأمر بلزوم السنة والجماعة (al-Amr bi Luzūm as-Sunnah wal-Jamā‘ah)🍋Bab 2 celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah🍋Bab 3 peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya🍋Bab 4 apa makna talbis dan al ghurur (معنى التلبيس والغرو)👉🏻 ini semua kalau bisa klasifikasikan adalah mukaddimah dari buku talbis iblisBab berikutnya 5 keatas beliau memberi contoh-contoh talbis iblis kepada berbagai macam model manusia tanpa terkecuali.🍋Bab 5, tentang bagaimana talbis iblis yang berkaitan dengan aqidah dan agama-agama🍋Bab 6, tentang bagaimana talbis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam bidang ilmu. Bukan talbis iblis kepada masyarakat umum saja, bahkan kepada para ulama. Bagaimana syaitan masuk menipu para ulama🍋 Bab 7, tentang bagaimana syaitan menipu para penguasa sehingga mereka terjebak dalam jerat-jerat syaitan🍋Bab 8, tentang bagaimana talbis iblis terhadap para ahli ibadah dalam model-model ibadah yang mereka lakukan (seakan-akan ketaatan ternyata kemaksiatan). Tapi syaitan punya cara dalam menipu mereka (melakukan talbis iblis) sehingga para ahli ibadah ini terjebak dalam kemaksiatan dalam bentuk yang mereka sangka itu ketaatan.🍋Bab 9, bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang zuhud.🍋 Bab 10 , bagaimana syaitan bisa menipu orang-orang sufiyyah sehingga mereka terjebak dalam praktik-praktik bid'ah yang mereka sangka adalah ibadah, mereka sangka ketaatan ternyata itu adalah bid'ah-bid'ah yang mungkar🍋 Bab 11, bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang istiqomah, yang rajin beragama dengan perkara yang disangka karomah ternyata bukan karomah.🍋 Bab 12 bagaimana syitan menipu orang-orang awam🍋Bab 13 bagaimana tipuan syaitan terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga melupakan kematian.-------Kita baca di Mukaddimah, setelah beliau memuji Allah dan bersyahadan lalu bersalawat kepada Allah.Lalu beliau mengatakan "sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah. Dengan akal pula menjadikan seseorang bisa membenarkan para rasul, hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia kepada segala tujuan"Oleh karenanya Allah mengutus para Rasul untuk membimbing akal tersebut, kemudian diturunkan kitab-kitab suci.Oleh karenanya syariat itu, yang dibawa oleh para Rasul seperti matahari ☀️, adapun akal seperti mata 👁️👉🏻 artinya mata bisa melihat, tapi ketika tidak ada cahaya maka percuma. Dia tidak bisa melihat👉🏻👉🏻 maka untuk bisa melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup.Kemudian Allah memberi anugerah yang lain selain akal, yaitu:🍓diturunkannya nabi Adam, beranak pinak dan mengajarkan anak keturunannya dari wahyu Allah Azza Wa Jalla sampai akhirnya terjadi Qabil membunuh Habil saudaranya sendiri ketika syahwat telah menguasainya, kemudian mulailah terjadi kerancuan-kerancuan sampai muncullah berbagai macam akidah-akidah, berbagai macam aliran-aliran.Sehingga dugaan iblis bahwasannya dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi.🍒Iblis melakukan tipuan, caranya bagaimana tatkala menggoda manusia? Kata Imam Ibnu Al Jauzi :Syaitan mencampurkan penjelasan para nabi (syariat) dengan syubhat. Obat yang dibawa oleh para nabi dicampur dengan racun sehingga orang-orang terpedaya. Inilah tujuan daripada iblis dan cara iblis sangat banyak, sehingga akhirnya dia memecah belah ummat. Menjadikan ummat berkelompok-kelompok, pemikiran beraliran-aliran, hawa nafsu masuk dalam segala hal.Sehingga beliau berkata "maka aku memandang, harus memperingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis, dan saya harus menunjukkan manusia terhadap perangkap-perangkap iblis, kalau kita ingatkan tentang bahaya maka orang- orang biar tidak terjebak dalam jerat-jerat tersebut"🍒Dalam shahih bukhari, dari hadist Hudzaifah, dia berkata "orang-orang bertanya kepada Rasululllah tentang kebaikan, sementara aku bertanya kepada beliau tentang kebutukan. karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku...".👉biasanya orang bertanya tentang kebaikan,tapi hufaidzah berbeda. mengenal keburukan untuk meninggalkannya."barangsiapa yang hanya mengenal kebaikan saja, tidak mengenal keburukan maka dia bisa terjerumus""orang yang paling selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci, dan mengenal keburukan secara terperinci.. dia mengenal ketaatan-ketaatan dan dia mengenal dosa-dosa besar. sehingga dia beramal diatas ilmu".🍒oleh karenanya kata para ulama, orang yang paling sempurna dalam hal ini adalah para sahabat. karena para sahabat pernah hidup di zaman jahiliyah, dan zaman itu semua terkumpul keburukan (moral, aqidah, semua rusak) dan para sahabat pernah menjalaninya. kemudian mereka mendapatkan  cahaya hidayah dengan diutusnya Rasulullah lalu mengenal kebaikan secara terperinci"Firman Allah: "demikianlah kami perinci ayat-ayat agar jelas jalan orang-orang yang pendosa"👇 sehingga tidak ada orang yang setelah para sahabat yang bisa menyamai mereka, karena ilmu dan amal mereka dibangun diatas mengenal keburukan secara terperinci dan mengenal kebaikan secara terperinci🍋Di dalam buku talbis iblis, Ibnul Jauzi memperkenalkan kepada kita keburukan (apa jerat-jerat iblis)kita masuk 4 Bab Muqaddimah Buku talbis iblis👉 sebenarnya perintah untuk melazimi sunnah, memperingatkan tentang bahaya bid'ah, memperingatkan jerat-jerat syaitan ➡️ ini sebenarnya jalan keluar/solusi (seakan-akan ibnul jauzi mengatakan kalau anda ingin selamat dari seluruh jerat-jerat syaitan sebagai muqaddimah lazimi sunnah dan jauhi bid'ah. karena kebanyakan jerat-jerat syaitan masuk melalui pintu-pintu bid'ah (misal kemaksiatan disangka ketaatan)BAB 1. PERINTAH BERPEGANG TEGUH PADA SUNNAH DAN TETAP BERADA DALAM JAMAAH.🍋 dari ibnu umar, bahwasannya umar bin al-khathab pernah berkhutbah di Jabiyah, kemudian dia mengatakan:Rasulullah suatu saat pernah berdiri di hadapan kami kemudian bersabda: "Barangsiapa ingin mendapat tempat yang terbaik di Surga (bagian tengah), hendaklah dia tetap bersama jamaah, karena syaitan akan bersama satu orang, dan ia lebih jauh dari dua orang."👉 maksudnya adalah ikuti aqidah yang benar, ikuti jamaah kaum muslimin, jangan punya pemikiran yang nyeleneh atau menyimpang daripada kaum muslimin.🍋Oleh karenanya beliau mengambil hadist dari ibnu mas'ud, dia berkata:"Rasululullah membuat satu garis lurus dengan tangan beliau, lantas beliau bersabda: 'ini adalah jalan Allah yang lurus'." Sesudah itu, beliay membuat gatis lain di sebelah kanan dan kirinya lalu beliau bersabda: 'Ini adalah jalan-jalan, dan tidaj ada satu pun darinya melainkan ada syaitan yang mengajak kepadanya.'dan beliau membaca: "Dan sungguh, inilah jalanKu yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain).... " (Q.S Al'-An'am : 153)🍋Kemudian beliau (Ibnul Jauzi) membawa dalil dari Ibnu Umar, dia berjata . Nabi bersabda:"Umatku akan mengalami apa yang dialami oleh Bani Israil, seperti sejajarnya sandal dengan pasangannya, hingga apabila ada di antara mereka itu yang menyetubuhi ibunya secara terang-terangan, niscata di antara umatku akan ada yang berbuat demikian. Dan sungguh Bani Isra'il sudah berpecah belah menjadi 72 golongan, sedangkan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan. semuanya di neraka, kecuali satu golongan. Para sahabat bertanya : "siapakah mereka, wahai Rasulullah?". maka beliau menjawab: "Yaitu mereka yang berada di atas ajaranku dan para sahabatku."👉cara beragama yg benar : melazimi keyakinan para sahabat (ritual agama)🍋Abu Dawud meriwayatkan di dalam kitab sunan-nya, dari hadist mu'awiyah bin abu sufyan. bahwa suatu hari dia berdiri seraya bertutur:ketahuilah bahwa Rasulullah pernah berdiri di hadapan kami kemudian beliau bersabda: "Ketahuilah, sungguh umat sebelum kalian dari kalangan Ahlul Kitab telah terpecah belah menjadi 72 golongan. Dan umat ini (islam) pun akan terpecag belah menjadi 73 golongan, 72 golongan di Neraka, sedangkan 1 golongan di Surga, yaitu Al-Jama'ah. Dan sesungguhnya akan kelur dari umatku segolongan manusia yang hawa nafsunya (bid'ah) sudah merasuki diri mereka sebagaimana penyakit rabies merasuki pengidapnya."👉dalam beragama: yang baru dan ragu-ragu wajib ditinggalkan. kita disuruh kembali kepada pemahaman salaf.  tapi sifat manusia ingin sesuatu yang baru, kalau tau yang baru dia sungguh-sungguh🍋maka ibnu mas'ud mengatakan: "sederhana (tidak berlebihan) dalam mengerjakan sunnah jauh lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam mengerjakan bid'ah."🍋Dari Ashim, dari Abul Aliyah (seorang tabi'in) dia mengatakan: "Hendaklah kalian berpegang teguh pada ajaran pertama yang dipegang oleh para sahabat sebelum orang-orang terpecah belah."👉ini untuk perkara agama, perkara dunia silahkan tidak ada masalah. perkara dunia silahkan bervariasi, berinovasi, justru inovatif sangat dianjurkan dalam perkara dunia. namun perkara agama? telusuri zaman nabi seperti apa. ikuti para sahabat.🍋 Al Uza'i (ulama salaf) juga mengatakan: sabarkanlah dirimu di atas sunnah (mungkin dicela, ini itu ga boleh, tidak liar dalam beragama, agama harus ada dalil) karena bisa jadi kamu sendirian. berhentah di mana kaum terdahulu berhenti, jangan ditambah-tambahin. ucapkanlah apa yang diucapkan oleh mereka, dan diamlah dari apa yang mereka diamkan, tempuhlah jalan salaf yang shaleh, apa yang sesungguhnya lapang bagimu, sesungguhnya lapang bagi mereka.🍋sufyan ats tsauri berkata: tidak ada perkataan yang diterima kecuali harus ada amalnya (bukti) dan perkataan tidak lurus kecuali ada niatnya dan tidak akan lurus, tidak akan istiqomah perkataan , perbuatan, niat kecuali sesuai dengan sunnah nabi.🍋sufyan berkata: wahai yusuf, jika kau mendengar di belahan Timur ada seorang laki/laki Ahlu Sunnah, maka kirimkanlah salah kepadanya. Begitu pula halnya apabila rngkau mendengar di belahan Barat ada seorang laki-laki Ahlus Sunnah, maka kirimkanlah salah aku kepadanga. Sebab sungguh, jumlah Ahlus Sunnah itu sedikit."👉ini jaman para salah terdahulu abad ke 2/ ke 3🍋dari Ayyub berkata: "Di antara nikmat Allah kepada seorang pemuda, jika dia mulai beribadah dia mendapat teman seorang di atas sunnah sehingga temannya mengajak dia  ke atas sunnah"🍋Yusuf bin Asbath pernah berkata: Ayahku Qodariyyah (mu'tazilah) dan paman-pamanku rafidhan (syiah), Allah selamatkan aku melalui Sufyan Ats Tsauri.🍋Berkata Aljunaidi "seluruh jalan tertutup bagi manusia, kecuali yang mengikuti atsar dari Rasululullah, dan mengikuti sunnah nabi,  dan melazimi tarikat nabi, karena seluruh jalan-jalan kebaikan terbuka menuju sunnah nabi.BAB 2 CELAAN TERHADAP BID'AH DAN AHLI BID'AHhadist-hadist yang melarang bid'ah🍋dari aisyah, suatu ketika Rasulullah bersabda:"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami yang tidak ada padanya, maka ia tertolak."🍋dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang tidak suka terhadap sunnahku, maka dia bukanlah termasuk golonganku."🍋 Irbadh Menuturkan:Pada suatu hari, Rasulullah mengimami kami. Seusai shalat, beliau menghadapkan wajahnya kepada kami, kemudian menyampaikan nasihat yang amat mendalam sehingga membuat mata kami menangis dan hati kami merasa takut. Lalu seseorang berkata: 'Ya Rasulullah, seakan-akan ini nasihat perpisahan. Apakah yang akan kau wasiatkan kepada kami?'Beliau bersabda: Aku mewasiatkan kepada kalian agar senantiasa bertakwa kepada Allag, senantiasa mendengar dan taat (kepada pemimpin), meskipun pemimpin kalian adalah seorang sahaya Habasyah. Sungguh, barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku, maka niscaya dia akan melihat perselisihan yang sangat banyak. Oleh karena itu berpegang teguhlah kalian kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang memperoleh petunjuk setelahku.Berpegang teguhlah kepadanya, dan gigitlah ia dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah olehmu perkara agama yang diada-adakan, karena sesungguhnya setiap perkara agama yang diada-adakan itu adalah bid'ah, dan setiap bid'ah itu adalah sesat."🍋 Dari Ibnu Masud, bahwasanya dia menceritakan; Rasulullah bersabda:"Aku akan mendahului kalian menuju ke al-Haudh (telaga Nabi صَلَى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمdi Surga), serta akan ada orang-orang yang benar-benar dihalau dariku. Aku berkata: 'Wahai Rabbku, mereka itu adalah para Sahabatku. Dan dikatakan (kepadaku): 'Sungguh, engkau tidak tahu apa yang mereka ada-adakan sepeninggal engkau." (HR. Bukhari Muslim)👉 mereka berbuat bid'ah sehingga dihalangi masuk ke telaga rasulullah.🍋 Dari Sufyan ats-Tsauri dia berkata: "Bid'ah lebih disukai Iblis daripada maksiat, karena ahli maksiat itu lebih mudah bertaubat dari kemaksiatannya, sedang ahli bid'ah akan sulit bertaubat dari bid'ahnya."🍋Dari al-Fudhail, dia mengatakan: "Apabila engkau bertemu dengan seorang ahli bid'ah di suatu jalan, maka ambillah jalan selainnya. Tidak ada satu amal pun dari ahli bid'ah yang akan diangkat kepada Allah. Bahkan barangsiapa yang menolong pelaku bid'ah, maka dia sama saja telah membantunya untuk menghancurkan Islam."PENGERTIAN SUNNAH DAN BID'AH🍒 sunnah secara bahasa: jalan🍒Tidak diragukan bahwasannya ahlul atsar, para ahlul hadist merekalah yang mengikuti sunnah-sunnah nabi, yang mengikuti sunnah nabi dan sunnah para sahabat: itulah ahlu sunnah. Karena mereka berada diatas satu jalan yang belum ada bid'ah di dalamnya (masih murni), karena bid'ah muncul setelah wafatnya nabi sallallahu 'alaihi wa sallam.🍒Bid'ah: perbuatan yang dulunya tidak ada lalu diada-adakanDan secara dominan biasanya perkara-perkara bid'ah itu menyelisihi syariat dan mengakibatkan adanya penambahan atau pengurangan dalam syariat.💕Beliau ( ibnul jauzi) mengatakan: Adapun perkara-perkara yang diada-adakan tapi tidak berkaitan dengan syariat, tidak menambah atau mengurangi syariat maka jumhur salaf membencinya. Dan mereka selalu menjauh dari segala perkara yang baru, meskipun ternyata itu boleh dalam rangka menjaga yang ittiba'Beliau mencontohkan: seperti masalah mengumpulkan Al-Quran dalam mushaf,💕 Zaid bin Tsabit berkata kepada abu bakar dan umar (mereka ingin mengumpulkan Al quran dalam 1 mushaf) , maka zaid mengingkari: "bagaimana kalian berdua mau melakukan suatu perkara yang tidak pernah dikerjakan oleh nabi salllahu alaihi wa sallam?👉🏻 padahal ini bukan perkara ritual, hanya sarana. Itupun zaid ragu. Dan Abu Bakar ketika dikasih ide tidak langsung melakukan, masih bimbang. Padahal perkara ini hanya sarana.PENUTUPIbnul jauzi berkata: tipuan syaitan sangat banyak, yang paling utama adalah berpegang teguh dengan sunnah. Tinggalkan semua bid'ah dan tidak perlu coba-coba untuk dengar sebagaimana para salaf dahulu, karena syaitan begitu pandai menggelincirkan manusia dalam jerat-jeratnya.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
M
Mia Nopita Sari

📍 Kota Bengkulu

BAB 1 TABLIS IBLIS

BAB 1 TABLIS IBLIS #Berpegang Teguh Kepada Sunnah Pemateri : Ustazd Firanda Andirja TABLIS IBLIS secara bahasa Tipuan Iblis untuk memperdaya manusia, seakan-akan itu kebaikan padahal itu keburukan. Kata Imam Al-jauzi cara Iblis menggoda Manusia yaitu Iblis mencampurkan penjelasan syariat dengan Subhat. Obat yang dibawa para nabi dicampuri dengan racun sehingga orang terpedaya. Cara Selamat dari TABLIS IBLIS "Lazimi Sunnah dan jauhi Bid'ah Maksudnya ikuti jama'ah, jangan punya pemikiran sendiri, karena syetan mudah menggoda org yg bersendirian. #jejakcahaya @komunitas.beekind

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Atun Tunisah

📍 Kota Banjarbaru

Ringkasan Materi 1 Talbis Iblis

Kitab Talbis Iblis karya Imam Ibnul Jauzi oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A..Pengenalan Kitab Talbis Iblis:Kitab ini membahas metode-metode tipuan iblis dalam menjerumuskan manusia, di mana kemaksiatan disamarkan seolah-olah sebagai bentuk ketaatan.Kitab ini terdiri dari 13 bab, dengan 4 bab pertama sebagai muqaddimah (tentang pentingnya berpegang pada Sunnah dan peringatan terhadap Bid'ah) dan 9 bab sisanya adalah rincian tipuan iblis terhadap berbagai kalangan (ulama, penguasa, ahli ibadah, ahli zuhud, hingga orang awam).Pentingnya Berpegang pada Sunnah dan Jamaah:Solusi utama untuk selamat dari jerat iblis adalah melazimi Sunnah dan Jamaah (mengikuti pemahaman Nabi dan para sahabat).Rasulullah SAW memperingatkan akan datangnya perpecahan umat menjadi 73 golongan, di mana hanya satu golongan yang selamat, yaitu mereka yang mengikuti jalan Nabi dan para sahabat.Peringatan terhadap Bid'ah:Imam Ibnul Jauzi menekankan bahaya Bid'ah (perkara baru dalam agama yang tidak ada tuntunannya). Iblis lebih menyukai bid'ah daripada kemaksiatan karena pelaku bid'ah sering merasa sedang berbuat kebaikan, sehingga sulit untuk bertobat.Para salaf terdahulu sangat menjaga diri dari mendengar atau terjebak dalam diskusi bid'ah untuk menjaga kemurnian hati dan pemahaman mereka.Kesimpulan:Iblis sangat pandai menjerat manusia. Jalan keluar terbaik adalah tetap istiqomah di atas Sunnah, tidak melampaui batas-batas yang telah ditetapkan oleh syariat, dan menghindari inovasi dalam ritual ibadah yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
L
Lina Suryani

📍 Kabupaten Ciamis

Ringkasan materi 1

بسم الله الرحمن الرحيم Materi 1: Berpegang teguh kepada sunnahUstadz Firanda Andirja حفظ اللهTablis Iblis secara Bahasa Indonesia artinya Tipuan Iblis, bagaimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu adalah kebaikan, padahal ternyata itu adalah keburukan.Jadi,  tablis itu metode iblis dalam menipu manusia dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terpedaya.Penulisnya, Ibnul Jauzi rahimahullah yang hidup di abad ke 6 hijriah. Dikenal sebagai odang yang ahli dalam memberi nasihat. Bahkan disebutkan dalam biografinya, di Zaman beliau ketika mengisi pengajian yang hadir paling tidak 10 ribu orang (di Zaman tersebut) terkadang sampai terpenuhi 100 ribu orang. Sampai beliau sendiri mengatakan, "Telah masuk Islam di tanganku 20 ribu orang,  dan telah bertobat melalui tanganku 100 ribu orang."Karena beliau pakar dalam memberi nasihat, sehingga beliau menggeluti metode Iblis dalam menggoda manusia dengan berbagai model manusia.Buku ini terdiri atas 13 bab: 4 bab pertama (dikatakan mukaddimah), 9 bab berikutnya adalah perincian daripada contoh tablis iblis.1. Perintah melazimi sunnah wal jama'ah2. Cercaan atau celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah3. Peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya.4. Tablis dan al-gurur5. Tentang bagaimana tablis iblis yang berkaitan dengan akidah-akidah dan agama-agama.6. Tablis iblis terhadap para ulama dalam berbagai macam ilmu. Bukan tablis iblis terhadap umum saja.7. Bagaimana setan menipu para penguasa sehingga mereka tertipu dengan jerat setan.8. Tablis iblis terhadap para ahli ibadah, seakan-akan ketaatan ternyata kemaksiatan.9. Tipuan setan terhadap orang yang zuhud.10. Tipuan setan terhadap orang-orang sufiah sehingga mereka terjebak dalam praktek bid'ah yang mereka sangka adalah ibadah.11. Tipuan setan terhadap orang-orang yang istiqamah dengan perkara yang disangka karomah ternyata bukan karomah.12. Setan menipu orang awam13. Tipuan setan terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan.Permulaan kitab. Beliau menyebutkan, "Sebenarnya nikmat paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah subhanahu wa ta'ala. Dengan akal pula seseorang bisa membenarkan para Rasul. Hanya saja, akal secara independen tidak mengantarkan manusia kepada segala tujuan.Manusia dikasih akal, dengan akal dia mengenal Tuhan. Dengan akal dia mengetahui para Rasulnya itu utusan Tuhan. Tapi akal secada independen tidak bisa mengantarkan kepada seluruh maslahat manusia. Karena akal terbatas tentunya. Oleh karenanya harus diutus para Rasul, Allah mengutus para Rasul untuk membimbing akal-akal tersebut. Oleh karenanya, syariat itu yang dibawa oleh para Rasul itu seperti matahari. Adapun akal seperti mata. Artinya mata bisa melihat, tapi kalau tidak ada cahaya, percuma dia tidak bisa melihat. Maka untuk bisa melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup."Kemudian Allah memberi anugerah yang lain selain akal. Anugerah yang pertama di antaranya ditueunkannya Nabi Adam alaihissalam.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
Y
Yudith Sand Faundry

📍 Kabupaten Serang

Talbis Iblis - 1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِTablis Iblis - 11/6/2026Bab 1: Berpegang Teguh Kepada Sunnah Oleh Ustadz Firanda AndirjaTablis iblis secara bahasa artinya tipuan iblis. Kemaksiatan yg dibuat oleh iblis, seakan-akan melakukan ketaatan tetapi aslinya adalah sebuah tipu daya.Sesungguhnya nikmat bagi manusia yg paling besar adalah akal. Orang yg paling selamat ialah orang yg mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci. Mengenal ketaatan-ketaatan dan juga mengenal dosa-dosa besar. Yang demikian adalah orang yg beramal di atas ilmu. Dan orang-orang tersebut kata para ulama adalah para sahabat Rasulullah ﷺ.Allah ﷻ berfirman:وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ ٱلْءَايَٰتِ وَلِتَسْتَبِينَ سَبِيلُ ٱلْمُجْرِمِينَDan demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al-Quran (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh, dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa. (Q.S. Al-An'am: 55)Pada ayat tersebut Allah ﷻ menjelaskan tentang jalan-jalan orang pendosa supaya kita tau, bukan hanya mengenal kebaikan juga mengenal keburukan.Ibnu Qayyim menyampaikan, tidak ada yg bisa menyamai/menyaingi mereka, karena mereka mengenal keburukan yg sangat di puncak-puncak keburukan yaitu zaman jahiliyah dan mereka mengenal kebaikan di puncak-puncak kebaikan di zaman Nabi ﷺ. ---Ibnu Jauzi dalam kitabnya ini menyampaikan dalam mukadimah dalam garis besarnya: bahwa kalau anda/kalian ingin selamat dari seluruh jerat-jerat syaiton yaitu "lazimi sunnah, jauhi bid'ah".Karena kebanyakan jerat-jerat syaiton masuk dari pintu-pintu bid'ah.1. Melazimi Sunnah dan Jama'ah.Dalam hal ini menekankan bahwa untuk selamat dari jerat syaiton, setiap muslim wajib berpegang teguh pada Sunnah dan mengikuti pemahaman para Salafush Shalih (generasi para sahabat), serta menjauhi bid'ah.Umar bin Khattab Radhiallahu menyampaikan: Rasulullah ﷺ berdiri diantara kami, berkhutbah dan berkata: "Siapa yg ingin mencapai tengah-tengah dari syurga, maka hendaknya ia melazimi jama'ah. Karena syaiton bersama dengan yg sendirian, dan bersama dua orang syaiton semakin menjauh".Maksud dalam 'jama'ah' di sini adalah jama'ah yg aqidahnya benar. Tidaklah bid'ah itu muncul karena ide yg tidak bersumber dari awal (qur'an dan hadist).- Perkataan Abdullah bin Mas'ud: "Sederhana dalam Sunnah artinya mencukupkan diri dengan Sunnah, lebih baik daripada sungguh-sungguh di atas bid'ah".- Abul 'Aliyah (Seorang Tabi'in): "Hendaknya kalian berpegang teguh dengan perkara yg pertama (yaitu zaman para sahabat), sebelum muncul perpecahan-perpecahan.- Ulama salaf berkata: “Sabarkanlah dirimu untuk berjalan di atas sunnah. Berhentilah dimana dahulu (para salaf) berhenti. Ucapkanlah apa-apa yg mereka ucapkan. Dan diamlah dari apa yg mereka diamkan. Tempuhlah jalan salaf yg sholeh dulu. Sesungguhnya apa yg lapang bagimu adalah lapang bagi mereka"- Sofyan As-Saudi berkata: "Tidak ada perkataan diterima kecuali ada amalnya/buktinya. Dan perkataan dan perbuatan tidak lurus kecuali dengan ada niatnya. Dan tidak akan lurus, tidak akan Istiqomah perkataan atau perbuatan niat kecuali sesuai dengan Sunnah Nabi ﷺ.2. Celaan Bid'ah dan Ahlul Bid'ahHadits-hadits yg dibawakan untuk memperinci:- Siapa yg menghadirkan perkara-perkara baru dalam agama, yg tidak ada contohnya dari Kami maka tertolak amalnya.- Siapa yg benci dari Sunnahku maka dia bukan dari golonganku.Penjelasanannya: sebagian ahlul bid'ah tidak suka dengan sunnah. Karena buruknya bid'ah, ketika seorang sudah senang dengan bid'ah yg sunnah ditinggalkan.- Hadist dari Irbadh dari Syariah: Rasulullah ﷺ memberi nasihat: "Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah ﷻ. Untuk mendengar dan taat kepada pemimpin, meskipun pemimpin kalian dari kalian adalah seorang budak habasi. Siapa yg hidup setelahku, dia akan melihat banyak perselisihan. Hendaknya kalian berpegang teguh dengan sunnahku, dan sunnah para Khulafaur Rasyidin yg mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat-erat sunnahku dan para sahabatku. Dan gigitlah dengan graham kalian. Dan hati-hati lah kalian dengan perkara-perkara yg baru dalam agama. Setiap perkara baru dalam agama adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah kesesatan.- Sufyan AsSauri berkata: "Bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat. Maksiat masih diharapkan taubat darinya. Sedangkan bid'ah tidak akan bertaubat". Penjelasannya adalah karena para pelaku bid'ah merasa benar di atas kebenaran.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
R
Rifa Rachmatusyifa

📍 Kabupaten Ketapang

Talbis Iblis #1

Kitab Talbis Iblis #1Berpegang Teguh Kepada SunnahTalbis Iblis : tipuan IblisYaitu bagaimana Iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan kebaikan padahal ternyata keburukanPenulis Kitab : Al Imam Ibnu Jauzi rahimahullahTerdiri dari 13 bab, 4 bab pertama terdiri dari mukadimah dan 9 bab berikutnya terdiri dari rincian contoh talbis iblisBab 1 Perintah untuk melazimi sunnah Bab 2 Tentang cercaan terhadap bidah dan ahlul bidahBab 3 Tahdzir /peringatan tentang fitnah Iblis dan tipuan-tipuannyaBab 4 Makna TalbisBab 5 Tentang bagaiamana talbis Iblis berkaitan dengan akidah dan agamaBab 6 Tentang bagaimana talbis Iblis terhadap para ulama dalam berbagai bidang ilmuBab 7 Tentang Bagaimana syaitan menipu para penguasaBab 8 Talbis Iblis terhadap para ahli ibadahBab 9 Bagaiamana tipuan syaitan terhadap orang yang zuhudBab 10 Bagaiamana syaitan menipu para sufiahBab 11 Bagaimana tipuan syaitan terhadap orang yang istiqomah dengan perkara yg disangka karomahBab 12 Bagaimana syaitan menipu orang-orang awamBab 13 Tipuan setan terhadap semua manusia dengan perpanjang angan-anganSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal karena dengan akal seorang bisa mengenal Allah dan dengan akal pula seorang bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia pada segala tujuan (seluruh maslahat manusia) karena akal terbatas oleh karenanya harus diutus para rasul untuk membimbing akal tersebut kemudian diturunkan kitab2 suci. Oleh karenanya kata beliau syariat itu (yang dibawa para rasul) seperti matahari adapun akal seperti mata. Maka untuk bisa melihat dengan baik butuh cahaya yang cukup.Kemudian Allah memberi anugerah yang lain yang pertama diantaranya diturunkannya nabi Adam kemudian beranak pinak mengajarkan anak keturunannya dengan wahyu dari Allah subahanahu wata'ala sampai akhirnya terjadi apa yang terjadi yaitu Qabil akhirnya membunuh Habil saudaranya sendiri ketika syahwat sudah menguasainya kemudian mulailah terjadi kerancuan-kerancuan sampai munculah berbagai macam akidah, aliran sehingga dugaan Iblis bahwa dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi. Caranya bagaimana iblis menggoda manusia? setan mencampurkan penjelasan syariat dari nabi dengan syubhat, obat yang dibawa dicampur racun. Inilah tujuan dari iblis dan cara dia sangat banyak sehingga akhirnya dia memecah belah umat, menjadikan umat berkelompok-kelompok, hawa nafsu masuk ke segala hal. Sehingga beliau berkata : "aku memandang aku harus memperingatkan manusia dari tipuan-tipuan iblis dan aku harus menunjukan kepada manusia tentang perangkap-perangkap iblis agar manusia tidak terperangkap pada jerat-jerat Iblis"Dari Hudzaifah beliau berkata :"Orang-orang bertanya kepada Rasulullah tentang kebaikan dan aku bertanya tentang keburukan karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku"Orang yang paling selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci.Agar selamat dari jerat-jerat syaitan :"Lazimi sunnah jauhi bid'ah"Karena kebanyakan jerat-jerat syaitan masuk melalui pintu bid'ah

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Syifa’ Fauziah

📍 Kabupaten Lima Puluh Kota

Talbis Iblis 1: Berpegang Teguh dengan Sunnah

Talbis Iblis: Tipuan Iblis dalam Menyesatkan ManusiaPengertian Talbis IblisTalbis Iblis adalah tipuan atau muslihat iblis untuk memperdaya manusia, sehingga keburukan tampak sebagai kebaikan dan kemaksiatan terlihat seperti ketaatan.Talbis Iblis Pertama: Menjauhkan Manusia dari SunnahPenjelasan Ibnu JauziIbnu Jauzi menjelaskan bahwa iblis menipu manusia dengan memperindah syubhat sehingga manusia berpaling dari jalan yang benar.Orang yang paling selamat adalah orang yang:Mengetahui kebenaran secara rinci.Mengenali keburukan secara rinci.Berpegang teguh kepada sunnah.Hadis tentang Pentingnya Jamaah“Barang siapa yang menginginkan tengah-tengah surga, maka hendaklah ia tetap bersama jamaah. Sesungguhnya setan bersama orang yang sendirian, dan terhadap dua orang ia lebih jauh.”Makna JamaahYang dimaksud dengan jamaah adalah mengikuti pemahaman dan jalan para sahabat Rasulullah ﷺ.Cara beribadah yang benar adalah dengan mengikuti:Rasulullah ﷺPara sahabat beliauPenyimpangan dalam akidah sering terjadi karena adanya syubhat yang terstruktur dan tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ dan para sahabat.Sikap terhadap SunnahMencukupkan diri dengan sunnah.Tidak membuat perkara-perkara baru dalam agama.Menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman utama dalam beragama.Celaan terhadap Ahli BidahBeberapa peringatan ulama terhadap ahli bidah:Dijauhkan dari telaga Nabi Muhammad ﷺ.Tidak mendengarkan pemikiran ahli bidah karena hati manusia lemah dan mudah terpengaruh.Pelaku bidah semakin jauh dari Allah apabila tidak bertaubat.Ibnu Jauzi mengutip perkataan Fudhail bin Iyadh:“Barang siapa menghormati pelaku bidah, maka ia telah membantu merobohkan Islam.”Penjelasan tentang Sunnah dan BidahSunnahSecara bahasa, sunnah adalah jalan yang ditempuh.Menurut pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaah, sunnah adalah jalan yang diikuti oleh:Rasulullah ﷺPara sahabat beliauKarena itulah, Ahlus Sunnah berusaha berpegang teguh kepada ajaran yang telah dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabat.BidahBidah adalah suatu amalan atau perbuatan yang sebelumnya tidak ada dalam syariat, kemudian diada-adakan dalam urusan agama.Ciri-ciri bidah:Tidak memiliki landasan dari syariat.Menentang tuntunan syariat.Mengakibatkan penambahan atau pengurangan dalam ajaran agama

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
N
Nailah Nurul Hanifah

📍 Jakarta Selatan

Talbis Iblis #1 - Berpegang Teguh Kepada Sunah

Talbis Iblis #1: Berpegang Teguh Kepada Sunah oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. Pendahuluan Kitab & PenulisArti Talbis Iblis: Secara bahasa berarti "tipuan iblis", yaitu metode iblis dalam memperdaya manusia dengan menyodorkan kemaksiatan atau keburukan dalam kemasan ketaatan dan kebaikan sehingga banyak yang terpedaya.Profil Penulis (Ibnul Jauzi rahimahullah): Hidup di abad ke-6 Hijriah. Beliau adalah ulama besar yang pakar dalam memberikan nasihat (ahlu wa'iz). Di zamannya, majelisnya dihadiri 10.000 hingga 100.000 orang. Melalui perantaranya, tercatat 20.000 orang masuk Islam dan 100.000 orang bertobat.Struktur Kitab: Terdiri dari 13 Bab, di mana 4 bab pertama merupakan muqaddimah (pendahuluan), dan 9 bab berikutnya berisi perincian tipuan iblis kepada berbagai macam model manusia.Bab 1: Perintah Melazimi Sunnah wal Jama'ahBab 2: Celaan Terhadap Bid'ah dan Ahlul Bid'ahBab 3: Peringatan Tentang Fitnah Iblis dan Tipuan-TipuannyaBab 4: Apa Makna TalbisBab 5: Bagaimana Talbis Iblis Yang Berkaitan Dengan Aqidah dan Agama-AgamaBab 6: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para Ulama Dalam Berbagai Macam Bidang IlmuBab 7: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para PenguasaBab 8: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Para Ahli IbadahBab 9: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang Yang ZuhudBab 10: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang-Orang SufiahBab 11: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang Yang Istiqomah Bab 12: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Orang-Orang AwamBab 13: Bagaimana Talbis Iblis Terhadap Semua Manusia Dengan Tipuan Angan-AnganTujuan Imam Ibnul Jauzi Menulis Kitab Talbis IblisNikmat Akal dan Wahyu: Nikmat terbesar bagi manusia adalah akal karena dengan akal manusia bisa mengenal Allah dan membenarkan rasul. Namun, akal secara independen memiliki keterbatasan. Oleh karena itu Allah menurunkan kitab suci dan mengutus para rasul untuk membimbing akal tersebut. Syariat yang dibawa para rasul diibaratkan seperti cahaya matahari, sedangkan akal seperti mata. Mata tidak bisa melihat dengan baik tanpa adanya cahaya. Maka untuk dapat melihat dengan baik dibutuhkan cahaya yang cukup.Anugerah Awal Manusia dan Munculnya Kerancuan: Allah memberikan anugerah pertama kepada umat manusia melalui diturunkannya Nabi Adam ‘alaihissalam, yang kemudian mengajarkan wahyu kepada anak keturunannya. Kerancuan dan penyimpangan pertama kali mulai terjadi saat syahwat menguasai manusia, yang dicontohkan dalam peristiwa Qabil membunuh saudaranya sendiri, Habil. Dari titik inilah berbagai aqidah, aliran, dan klaim iblis untuk menyesatkan manusia mulai terjadi.Taktik Utama Iblis Menipu Manusia: Ibnul Jauzi rahimahullah menjelaskan metode atau cara iblis menggoda manusia: Iblis mencampurkan penjelasan syariat (yang dibawa oleh para nabi) dengan syubhat dan racun. Taktiknya sangat banyak sehingga membuat orang terpedaya, memecah belah umat, serta melahirkan aliran dan pemikiran yang didasari hawa nafsu.Alasan Ibnul Jauzi Menulis Kitab Talbis Iblis: Melihat bahaya tersebut, Ibnul Jauzi merasa wajib untuk memperingatkan manusia dan membongkar perangkap-perangkap serta tipuan iblis. Prinsip beliau: Jika kita mengetahui dan mengenal suatu bahaya (perangkap), kita akan bisa menghindarinya. Beliau menulis kitab ini dengan modal ilmu yang sangat matang dan pengalaman panjang dalam berdakwah serta menasihati umat.Sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman: Mengenal Keburukan untuk Dihindari: Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman radhiyallahu 'anhu. Di saat orang-orang sibuk bertanya kepada Nabi ﷺ tentang kebaikan, Hudzaifah justru fokus bertanya tentang keburukan yang kebanyakan orang lalaikan. Alasan beliau: "Aku khawatir keburukan tersebut akan mendapati (menjerumus) diriku." Sebagaimana syair Arab: "Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tapi untuk meninggalkannya. Barangsiapa yang hanya tahu kebaikan tanpa tahu keburukan, ia bisa terjerumus ke dalamnya."Orang yang Paling Selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci (ketaatan) sekaligus mengenal keburukan secara terperinci (dosa besar, maksiat, bid'ah), sehingga amalnya dibangun di atas ilmu dan dalil. Para sahabat Nabi adalah contoh terbaik dalam hal ini. Mereka pernah hidup dan merasakan langsung puncak keburukan di zaman Jahiliyah (rusaknya moral dan akidah). Ketika cahaya Islam datang, mereka menyerap puncak kebaikan dari Rasulullah ﷺ. Karena mengenal kedua kutub ini secara mendalam, kedudukan dan keilmuan para sahabat tidak akan pernah bisa ditandingi oleh generasi setelahnya.Relevansi Mengenal Jerat Setan Bagi para Da'i / Ustadz: Kitab Talbis Iblis ini berfokus memperkenalkan macam-macam jerat setan secara detail. Kadang-kadang seorang Da'i atau Ustadz sekalipun tidak sadar bahwa mereka sedang dijebak oleh setan. Setan memiliki formula khusus untuk menjebak setiap profesi manusia karena setan sudah sangat berpengalaman, bahkan Nabi Adam ‘alaihissalam pun pernah didekati dan dijebak oleh setan.MuqoddimahEmpat bab pertama (Muqoddimah) sebenarnya adalah jalan keluar atau solusi mutlak agar selamat dari jerat setan.Inti solusinya sangat sederhana: Lazimi Sunnah dan Jauhi Bid'ah. Mengapa? Karena pintu masuk terbesar setan dalam menipu ahli ibadah atau ulama adalah melalui pintu bid'ah, yaitu mengemas kemaksiatan/perkara baru seolah-olah itu adalah ketaatan.Pentingnya Berjamaah: Berdasarkan hadis Umar bin Khattab, Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapa yang ingin menempati posisi terbaik di tengah surga (karena surga semakin di tengah semakin mulia), maka hendaknya ia melazimi jamaah, karena setan bersama orang yang sendirian dan akan menjauh dari dua orang atau lebih.” Maksudnya adalah ikuti aqidah yang benar, ikuti jama’ah kaum muslimin, jangan memiliki pemikiran yang menyimpang dari kaum muslimin.Satu Jalan Lurus: Berdasarkan hadis Ibnu Mas'ud, Rasulullah ﷺ membuat garis di tengah tangannya dan bersabda “Inilah jalan Allah yang lurus,” lalu membuat garis miring di kanan-kirinya yang merepresentasikan jalan-jalan penyimpangan yang di atasnya ada setan yang menyeru. Jalan kebenaran hanya satu, yaitu jalan yang lurus. Kemudian Rasulullah ﷺ membacakan firman Allah Ta’ala, “Inilah jalanKu yang lurus, maka ikutilah, jangan kalian ikuti jalan-jalan yang lain.”Peringatan Rasulullah ﷺ Tentang Kemungkaran di Akhir Zaman: Dari hadis Abdullah bin 'Amr radhiallahu 'anhuma, di mana Rasulullah ﷺ bersabda bahwa akan datang suatu masa pada umat Islam di mana mereka akan meniru dan mengikuti perbuatan-perbuatan kemungkaran yang dilakukan oleh Bani Israil terdahulu. Peniruan ini digambarkan sangat detail dan persis, seperti kemiripan antara sandal yang satu dengan sepasang sandal lainnya.Perumpamaan Kemungkaran yang Ekstrem: Rasulullah ﷺ memberikan perumpamaan yang sangat ekstrem: "Bahkan, jika di kalangan Bani Israil dahulu ada orang yang menzinai/meniduri ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan, maka kelak di kalangan umatku akan ada orang yang tega melakukan hal serupa." Jika kita membaca hadis tersebut di masa lalu, mungkin kita merasa hal itu tidak masuk akal atau tidak mungkin terjadi karena bertentangan dengan rasa malu manusia. Namun, di zaman sekarang, hal mengerikan tersebut benar-benar terjadi dan diberitakan. Semua ini dipicu oleh tersebarnya pornografi dan berbagai tontonan rusak yang mengajari manusia berbagai kelainan seksual. Tontonan-tontonan buruk inilah yang merusak dan membelokkan fitrah manusia yang tadinya lurus menjadi sangat menyimpang. Hadis ini membuktikan kebenaran nubuat Rasulullah ﷺ tentang betapa semangatnya sebagian kaum muslimin dalam mengikuti jalan-jalan keburukan orang terdahulu.Perpecahan Umat: Rasulullah ﷺ memperingatkan bahwa umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan, di mana 72 di neraka dan hanya 1 yang selamat di surga. Golongan yang selamat tersebut (Al-Firqatun Najiyah) adalah jamaah yang melazimi apa yang dijalani oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya.Bahaya Syubhat yang Terstruktur: Ahlul bid'ah (seperti kaum liberal, pluralis, kelompok sufi tertentu) seringkali memiliki argumen syubhat yang tersusun rapi sehingga orang awam mudah terpukau. Sekali hawa nafsu dan syubhat tersebut menggerogoti hati seseorang, akan sangat sulit disembuhkan, ibarat virus rabies yang menjalar di tubuh.Karakteristik dan Sikap Ulama Salaf Terhadap Bid'ahSederhana dalam Sunnah Lebih Baik: Perkataan Ibnu Mas'ud bahwa bersikap sederhana namun tetap di atas sunnah jauh lebih baik daripada bersungguh-sungguh dan bersemangat dalam perkara bid'ah.Menolak Mendengar Syubhat: Para ulama salaf terdahulu sangat menjaga hati mereka.Thawus bin Kaisan langsung menutup telinganya dan menyuruh anaknya melakukan hal yang sama ketika seorang mu'tazilah datang ingin berbicara .Ibnu Sirin mengusir orang yang ingin mendebatnya tentang takdir menggunakan logika.Ayyub As-Sikhtiyani menolak mendengarkan meskipun hanya setengah kalimat dari ahlul bid'ah.Bid'ah Lebih Disukai Iblis: Sufyan Ats-Tsauri mengatakan bahwa bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat biasa. Pelaku maksiat umumnya sadar dirinya salah sehingga lebih mudah diharapkan bertobat, sedangkan pelaku bid'ah merasa dirinya sedang melakukan ibadah/kebaikan sehingga sulit untuk bertobat.Batasan Bid'ah dan Pembagian Golongan (Bab 5 - 13)Perbedaan Sarana dan Ritual:Perkara baru yang sifatnya sarana duniawi/penunjang (seperti pengumpulan Al-Qur'an menjadi mushaf di zaman Abu Bakar, ilmu nahu, bangunan pondok pesantren, menara masjid) diperbolehkan karena tidak menambah atau mengurangi ritual ibadah itu sendiri.Perkara baru yang dimasukkan ke dalam ritual/akidah (seperti membuat cara dzikir jama'ah baru yang dipimpin satu orang yang sempat dilarang oleh Ibnu Mas'ud) adalah bid'ah yang terlarang.6 Akar Golongan yang Menyimpang (Usulul Firaq): Ibnul Jauzi menyimpulkan bahwa dari 72 golongan yang keliru, semuanya bermuara pada 6 kelompok inti, di mana masing-masing kelompok ini nantinya terpecah lagi menjadi 12 aliran:Al-Haruriah (Khawarij)Al-QadariyahAl-JahmiyyahAl-Murji'ahAr-Rafidhah (Syiah)Al-JabariyahKesimpulanTipuan, perangkap, dan jerat setan itu jumlahnya sangat banyak dan jalannya sangat halus. Jalan keluar paling utama agar kita selamat dari segala tipuan tersebut adalah melazimi sunnah Rasulullah ﷺ, mengikuti cara beragama para sahabat (Salafush Sholeh) jika ada perkara atau pemikiran baru yang tidak diajarkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah, maka tinggalkan dan tidak usah coba-coba untuk didengar. Rasa penasaran untuk mendengar syubhat adalah salah satu pintu masuk setan yang paling rawan menggelincirkan manusia.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
F
Fitri Febriyanti

📍 Kota Administrasi Jakarta Pusat

Talbis Iblis : Berpegang Teguh pada Sunnah

# Talbis Iblis 1 : Berpegang Teguh pada SunnahTalbis Iblis dalam bahasa Indonesia disebut tipuan iblis.Bedah kitab karya Ibnu Jauzi Rahimahullah Talbis Iblis.Permulaan kitabSesungguhnya nikmat paling besar adalah akal, karenanya bisa mengenal Allah, para Rosul. Akal secara independen tidak bisa mengantarkan KPD seluruh maslahat manusia.Karenanya diutus para Rosul, oleh karenanya syariat seperti matahari dan ibarat akal adalah mata. Mata tidak dapat melihat jika tidak ada cahaya yg cukup.Anugrah pertama turunnya nabi Adam AS, beranak Pinak hingga terjadi peristiwa khabil membunuh Habil hingga terjadi byk kerancuan dan perpecahan.Iblis byk melakukN tipuan, caranya dgn iblis mencampurkan ucapan para nabi dengan tipuan.Dari shahih Bukhari dari Khudaifah Org” bertanya pada nabi ttg kebaikan ,saya bertanya ttg keburukan agar tidak terjerat dlm keburukan.Org yg tidak mengenL lawannya bisa terjerumus. Org yg paling selamat yg mengenal kebaikan scr terperinci dan keburukan secr terperinci.Ulama mengatakan org paling sempurna adl para sahabat. Karena mereka pernah berada dimasa jahiliyah dan dimasa kebenaran.Hadist dari Umar Bin Khattab : Rosulullah bersabda Siapa yg ingin mencapai buhbuha (posisi tengah surga)[posisi tengah surga makin mulia]maka dia lazimnya berjamaah (karena setan mudah menggoda org yg sendirian).Maksudnya : ikuti yg benar, yg lurus jamaah para sahabat, jgn nyimpang sendiri dengan pemikiran sendiri dengan ide karena ada setan yg masuk.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Aniza

📍 Kota Depok

Talbis Iblis - 1 Berpegang Teguh Pada Sunnah

KAJIAN KITABTALBIS IBLIS - 1BERPEGANG TEGUH PADA SUNNAHUSTDZ. DR. FIRANDA ANDIRJA, MASenin, 1 Juni 2026====================Penulis kitab : Ibnul Jauzi RahimahullaahDikenal orang yg ahli dalam memberikan nasihat.Talbis Iblis = Tipuan Iblis (kemaksiatan disodorkan oleh iblis seakan² itu adalah ketaatan).Kitab ini terdiri dari 13 bab4 bab = mukaddimahBab 1 = perintah untuk melazimi sunnahBab 2 = cercaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ahBab 3 = peringatan ttg fitnah iblis dan tipuan²nyaBab 4 = apa makna Talbis?======9 bab = rincian dan contoh² talbis iblis kepada berbagai model manusiaBab 5 = bagaimana talbis iblis yg berkaitan dengan akidah dan agama.Bab 6 = bagaimana talbis iblis terhadap para ulamaBab 7 = bagaimana talbis terhadap para penguasa Bab 8 = bagaimana talbis iblis terhadap ahli ibadahBab 9 = bagaimana talbis iblis terhadap orang yg zuhudBab 10 = bagaiman talbis iblis terhadap orang² sufiyah.Bab 11 = bagaimana talbis iblis terhadap orang² yg istiqomah, yg disangka karomah ternyata bukan.Bab 12 = bagaimana iblis menipu orang² awamBab 13 = bagaimana tipuan iblis kepada semua manusia dengan memperpanjang angan² sehingga melupakan kematian.=======Awal kitab :Setelah memuji Allaah, bersyahadatain, sholawat kepada Nabi.Nikmat paling besar : akal.Akal membuat manusia mengenal Allah, mengenal Rosul.Akal tdk bisa mengantarkan manusia kepada maslahat.. karena keterbatasan akal.Oleh karena itu Allaah mengutus Rosul untuk membimbing manusia.Anugerah lain adalah Allaah menurunkan Nabi Adam. Adam beranak pinak, lalu terjadilah peristiwa pembunuhan qabil dan habil, karena syahwat.Setelah itu munculnya berbagai aqidah², penyimpangan², aliran².Bagaimana cara iblis menggoda manusia? Iblis mencampurkan penjelasan Nabi dengan syubhat. Obat yg dibawa oleh para Nabi dicampur dengan Racun, sehingga orang² terpedaya.Cara iblis sangat banyak menjadikan manusia terpecah belah, berkelompok², hawa nafsu masuk berbagai hal. Oleh karenanya penulis harus mengingatkan manusia terhadap tipuan iblis, agar manusia tdk terjebak pada tipuan iblis.Dalam shohih bukhari dan Muslim. Orang ² bertanya ttg kebaikan, tapi hudzaifah bertanya ttg keburukan. Yang banyak org lalai, agar ia tdk terjerat pd keburukan. Agar bisa menghindarinya.Orang yg paling selamat adalah org yg mengenal kebaikan dan keburukan secara terperinci. Org yg paling tau ttg ini semua adalah para sahabat, karena pernah hidup pd zaman jahiliyah, sampai akhirnya Rasulullaah datang membawa cahaya.==========MUQODDIMAHBab 1 = Melazimi sunnah, Jauhi Bid'ah.Kemaksiatan yg dianggap ketaatan itulah bid'ah.Hadits Umar bin Khottob : Rasulullaah berdiri diantara kami lalu berkata : siapa yang ingin mencapai posisi ditengah syurga, yg paling terbaik, maka hendaknya ia lazimi jamaah. Berjamaah (jangan punya pemikiran sendiri, karena syetan senang org yg sendiri).Ikuti aqidah yg benar.Rasulullaah membuat garis dengan tangannya.. ini jalan yg lurus. Jalan kebenaran.Ikuti jalan yg ini, jangan ikuti jalan² yg lain. Ikuti pemikiran jamaah (pemikiran sahabat rosul).Hadits Muawiyah bin abi sufyan :Nabi menjelaskan :Umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan, 72 di neraka, 1 di syurga. Dan itulah jamaah. Yaitu jamaah Nabi dan para sahabat. Agar tdk terjebak pada syubhat yg terstruktur kata Ibnul jauzi, ikutilah jamaah.======Nasihat2 pada Salaf :Ibnu Mas'ud : sederhana dengan sunnah lebih baik daripada sungguh² dalam bid'ah.Abul Aliyah :Hendaknya kalian berpegang teguh pada perkara yg pertama (sahabat).Al awza'i = sabarkanlah dirimu di atas sunnah.Berhentilah dimana kaum terdahulu berhenti.Katakanlah apa yg mereka dulu katakan.Dan diamlah dimana mereka diam.Sufyan berkata : wahai yusuf, kalau ada yg sampai di timur org yg diatas sunnah, sampaikan salamku padanya, jika kau menemukan org di atas sunnah pd waktu maghrib, maka sampaikan salamku padanya.. hal ini karena sudah semakin sedikitnya org yg memegang sunnah.Ibnu syaudzab :Diantara nikmat Allaah kpd seorang pemuda, dia beribadah dan mendapatkan teman diatas sunnah.Salaf lain berkata :Bapak saya qadariyah, paman saya syiah, tapi saya bertemu sufyan atsauri yg diatas sunnah.Rasulullah memberikan wasiat kepada sahabat :Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allaah.Mendengat dan taat kpd pemimpin, meskipun yg memimpin kalian adalah budak hitam dari habasyi. Siapa yg hidup setelah wafatku, dia akan melihat berbagai perbedaan. Hendaknya kalian berpegang teguh kpd sunnahku, lalu kepada khulafaurrasyidin, yg mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat² sunnahku dan sunnah para sahabatku. Dan gigitlah dengan graham kalian, dan perhatikan perkara2 yg baru dalam agama. Karena setiap perkara baru adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah kesesatan.Hadits lain dari Nabi:Nanti di telaga aku akan mendahului kalian.Ada orang² yg menuju telagaku di cabut, Yaa Robb, itu sahabat²ku, kata Allaah : engkau tidak tau setelah kepergianmu mereka mengada²kan (berbuat bid'ah).Para salaf terdahulu gak mau mendengar² ttg bid'ah. Mereka fokus pada ibadah.Syetan lebih seneng kepada bidah daripada maksiat. Apa itu Sunnah : sunnah secara bahasa : jalan. Mereka mengikuti jalan para sahabat.Bid'ah muncul setelah nabi dan para sahabat wafat.=====

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
D
Dina Permata Sari

📍 Kota Tangerang Selatan

TALBIS IBLIS #1 BERPEGANG TEGUH PADA SUNAH

MukodimahSesungguhnya nikmat yang paling besar Adalah akal. Dengan akal seseorang bisa mengenal Allah. Dengan akal seseorang bisa membenarkan para Rasul. Hanya saja akal itu sendiri tidak bisa mengantarkan seseorang pada seluruh maslahat manusia, karena akal terbatas. Maka itu diutuslah para Nabi dan Rasul.Anugerah Allah yang lain adalah terciptanya nabi Adam.Cara iblis memperdaya manusia adalah dengan mencampurkan penjelasan para Nabi dengan syubhat. Inilah cara iblis sehingga manusia terbelah menjadi banyak kelompok. “Siapa yang ingin mencapai di tengah surga, maka dia lazimi jamaah. Karena setan bersama yang sendirian.” Rasulullah bersabda:“Sesungguhnya akan datang pada umatku yaitu perbuatan kemungkaran sebagaimana yang dilakukan bani israil, seperti sendal dengan sendal. Bahkan apabila ada pria bani israil yang menzinai ibunya secara terang-terangan, akan ada yang melakukan itu dari umatku”.“Sesungguhnya bani israil telah terpecah menjadi 72 aliran. Dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya di neraka kecuali 1 golongan, yaitu golongan yang melazimi aku apa yang aku dan sahabatku melazimi di atasnya (melazimi jamaah)”."Biasa dalam sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh dalam bidah""Tidak akan lurus perkataan perbuatan kecuali sesuai sunnah Rasulullah"Diantara perkataan yang indah:"Di antara nikmat Allah kepada seorang pemuda ketika dia mendapat teman yang mengajaknya ke atas sunnah"Rasulullah suatu waktu memberikan nasihat kepada sahabat:"Aku wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah, kepada pemimpin, meskipun yang memimpin kalian adalah budak dari habasyi. Siapa yang masih hidup setelahku dia akan melihat banyak maksiat. Hendaknya kalian berpegang teguh dengan sunnahku, sunnah para khulafa rasyidin. Pegang erat-erat sunahku dan sunah sahabatku dengan gigi kalian. Hati-hati dengan perkara yang baru dalam agama. Setiap perkaran baru dalam agama adalah bidah dan setiap bidah adalah kesesatan".Rasulullah memperingati lagi terkait bidah:"Aku nanti di hari kiamat akan mendahului kalian di telagaku. Ada orang-orang yang akan menuju telagaku, disingkirkan".

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
sipa

📍 Kota Tangerang

ringkasan bab 3 - berperang teguh kepada sunnah

Materi ini menjelaskan bahwa salah satu cara utama untuk selamat dari tipu daya iblis adalah berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat dan generasi salaf. Iblis berusaha menyesatkan manusia bukan hanya melalui maksiat, tetapi juga melalui penyimpangan dalam agama, bid'ah, hawa nafsu, dan pemikiran yang menyimpang. Karena itu, seorang muslim harus memiliki ilmu agama yang benar dan menjadikan Sunnah Nabi sebagai pedoman hidup. Poin-Poin Penting Materi1. Makna Talbis IblisTalbis berarti menutupi atau mencampurkan kebatilan dengan sesuatu yang tampak benar.Iblis sering membuat kesalahan terlihat baik sehingga manusia menganggapnya sebagai kebenaran. 2. Pentingnya Berpegang Teguh kepada SunnahSunnah bukan hanya amalan tambahan, tetapi mencakup ajaran Nabi Muhammad ﷺ dalam akidah, ucapan, dan perbuatan.Keselamatan umat terletak pada mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah, bukan mengikuti pendapat, tradisi, atau hawa nafsu semata. 3. Sunnah sebagai Benteng dari KesesatanKetika muncul banyak perselisihan dan fitnah, umat diperintahkan kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah.Penyimpangan sering bermula ketika seseorang meninggalkan tuntunan Nabi dan menggantinya dengan pemikiran atau praktik yang tidak memiliki dasar syariat. 4. Pentingnya Jamaah Kaum MusliminBerpegang pada jamaah dan persatuan umat yang berada di atas kebenaran merupakan perlindungan dari godaan setan.Setan lebih mudah menyesatkan orang yang menyendiri dan jauh dari bimbingan ilmu. 5. Ilmu sebagai Senjata Melawan Tipu Daya IblisBanyak kesesatan muncul karena kebodohan terhadap agama.Semakin seseorang memahami ajaran Islam dengan benar, semakin sulit bagi iblis untuk memperdayanya. KesimpulanPesan utama kajian ini adalah bahwa tipu daya iblis sering datang dalam bentuk yang tampak baik dan benar. Oleh karena itu, seorang muslim harus:Mempelajari agama dengan benar. Berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah.Mengikuti pemahaman para sahabat dan ulama yang lurus.Menjauhi bid'ah dan penyimpangan agama.Tetap bersama jamaah kaum muslimin yang berada di atas kebenaran.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
U
Ulfa Puspitasari

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Ringkasan Bab 1 - Berpegang Teguh Pada Sunnah

Berpegang Teguh pada SunnahIblis melakukan tipian dgn cara, setan mencampurkan penjelasan para Nabi dengan syubhat shg org2 terperdaya. Kata imam ibnu jauziy selaku penulisnya.Inilah tujuan dr iblis, shg terpecah belahlah umat. Shg beliau berkata, “Aku harus memperingati manusia dr tipuan2 iblis dan saya harus menunjukan manusia dr perangkap2 iblis. Kalau kita ingatkan ttg bahaya, agar org2 tdk terjebak jerat2 setan tsb.Orang yg plg selamat ialah org yg mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan terperinci

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Sortha Nauli

📍 Kota Administrasi Jakarta Selatan

Ringkasan Bab 1 , Berpegang teguh kepada Sunnah

Berpegang Teguh Kepada SunnahUstadz DR Firanda Andirja M.ATalbis iblis dalam bahasa indonesia bisa diartikan tipuan iblis,bagaimana iblis memperdaya manusia seakan2 itu adalah kebaikan,padahal itu adalah keburukan.Jadi, Talbis bs juga metode Iblis tuk menipu manusia dibawakan kemaksiatan dlm bentuk ketaatan. Sehingga banyak manusia yg terpedaya. Rangkuman Bab- bab dari Kitab Talbis Iblis karangan Al Imam Ibnu Jauzi RahimahullahBab 1 : Perintah untuk melazimi sunnah wal jamaahBab 2 : Celaan terhadap Bid'ah dan Ahlul Bid'ahBab 3 : Peringatan tentang fitnah Iblis dan tipuan2 nyaBab 4 : Apa makna Talbis dan Al GhururBab 1-4 adalah mukadimah dari kitab ini.Bab 5 : Bagaimana Talbis Iblis yang berkaitan dengan akidah2 dan agama2.Bab 6 : Bagaimana talbis iblis kepada para ulamaBab 7 : Bagaimana setan menipu para penguasaBab 8 : Bagaimana talbis iblis kepadq para ahli ibadah ttg model2 ibadah yg mereka lakukan.Bab 9 : Bagaimana tipuan setan dg org yg zuhudBab 10 : Bagaimana setan menipu orang2 sufiyahBab 11 : Bagaimana syaitan menipu orang2 yg istiqomah,dg perkara yg karomah pdahal tidak.Bab 12 : Bagaimana syaitan menipu orng2 awamBab 13 : Bagaimana syaitan menipu semua manusia dg memperpanjang angan2 sehingga lupa akan kematian.,Bab 5-13 Intisari dari kitab Talbis Iblis.Penulis berkata, sesungguhnya nikmat yg paling besar pada manusia adl akal. Karena dg akal seseorg akan mengenal Allah subhanahu wa'ta'ala. Dengan akal pula seseorg bs membenarkan para rasul. Oleh karena nya, akal secara independen tidak bs mengantarkan kpd seluruh maslahat manusia. Karena akal itu terbatas. Oleh karena nya harus diutus para Rasul tuk membimbing akal tersebut. Oleh karena nya syariat yg dibawa oleh para Rasul spt matahari, adapun akal spt mata. Arti nya, mata bs melihat, akan tetapi bila tdk ada cahaya, percuma tdk bs melihat. Dan butuh cahaya tuk melihat dg baik.Selain akal, Allah menganugerahkan hal lain yaitu, diturunkannya nabi Adam alaihissalam. Kemudian beranak pinak,mengajarkan wahyu dari Allah sampai akhirnya terjadi qobil membunuh habil. Cara iblis menggoda manusia, syetan mencampurkan penjelasan para nabi, syariat dg syubhat. Orang yg paling selamat adl mengenal kebaikan sec terperinci dan mengenal keburukan sec terperinci. Mukadimah Bab # 1 #Hadist dari Umar bin Khatab, " Rasulullah berdiri di antara kami, berkhotbah dg berkata, siapa yg ingin mencapai posisi di tengah surga (posisi terbaik) maka hendaknya dia lazimi jamaah. Karena syetan bersama dg yg sendirian dan bersama dua org syetan semakin menjauh" artinya, ikuti akidah yg benar, jamaah muslimin. Penulis juga membawakan hadist Ibnu Mas'ud Ra," Rasulullah membuat garis dg tangan nya, inilah jalan Allah yg lurus, kemudian Rasulullah membuat garis2 pada sebelah kanan dan juga sebelah kiri. Rasulullah berkata, jalan2 yg miring ini (kanan dan kiri) akan ada syetan yg meyeru pada jalan tsb. Dan kebenaran cm satu yg di tengah. Ikuti jalan yg di tengah, jgn yg kanan dan kiri."Kemudian penulis menbawakan hadist ttg perpecahan umat. Hadist Abdullah bin Amr bin Al Ash rodiyallahuanhuma, " sesungguhnya akan datang pada umat ku yaitu perbuatan kemungkaran sebagaimana yg dtg pada Bani Israil, sama seperti sendal yg sama persis. Bahkan kalau di Bani Israil ada yg menzinahi ibunya terang2an, maka akan ada umatku yg melakukannya. Kemudian Rasulullah berkata, Sesungguhnya Bani Israil telah terpecah belah 72 golongan, dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya di neraka kec 1 aliran yg selamat. Para sahabat bertanya, siapa aliran yg selamat tsb? Yaitu orang yg melazimi aku, apa yg aku dan sahabatku di atasnya. Yaitu melazimi jamaah, melazimi apa yg dipegang para salafus sholeh, yg nabi dan para sahabat berada di atasnya. Ini cara beragama yg benar (ritual ibadah keyakinan nabi dan para sahabat). Kemudia penulis membawakan hadist dari Muawiyah bin Abu Sufyan, ' sesunguhnya Rasullullah pernah berdiri memberikan nasehat kpd kami, ketahuilah bahwasanya org2 seblum kalian dri ahlul kitab,terpeah belah menjadi 72 gol. Dan umat ini akan terpecah menjadi 73 gol. 72 di neraka, dan 1 di surga,dan mereka itu Al jamaah. Ikutilah jamaah, dan akan muncul dari umatku suatu kaum dimana hawa nafsu mengalir menggerogoti mereka,sebagaimana rabies menjalar pada org yg terkena rabies."Beberapa nasehat2 dari para salaf, spt perkataan Abdullah bin Mas'ud, "sederhana dlm sunnah (mencukupkan dg sunnah)itu lbh baik dibandingkan sungguh2 dlm bid'ah. Sebagian ahlul.bid'ah tidak suka dg sunnah. Diantara buruknya bid'ah, jika dia sdh senang dg perkara bid'ah, yg sunnah akan di tinggalkan. Sufyan Ats Tsauri berkata, 'Bid'ah lbh dicintai oleh iblis ketimbang maksiat, maksiat mash bs membuat org bertaubat dari nya, tetapi bid'ah tidak akan membuat pelaku nya bertaubat." Siapa yg mendengar dari Ahlul bid'ah Allah tidak akan memberi nya manfaat, siapa yg menjabat tangan ahlul bid'ah, sesungguhnya ia telah mengurai islam sedikit demi sedikit". Siapa yg membantu bid'ah berarti dia juga telah membantu menghabisi sunnah, menghabisi islam.Sunnah secara bahasa itu jalan, tdk diragukan bahwasanya para ahlul hadist, merekalah yg mengikuti sunnah Rasulullah shalallahu alaihiwassalam. Karena mereka diatas satu jalan yg belum ada bidah di dalam nya. Karena bid'ah dan hadist itu baru muncul setelah kematian Rasulullah shalallahu alaihiwassalam dan para sahabat. Jd siapa yg meengikuti sunnah, mereka itulah ahlul sunnah.Adapun perkara2 yg diada2kan,tp tdk menambah mengurangi syariat. maka para salaf dahulu pun membenci nya. Dan mereka selalu menjauh dri segala perkara yg baru. Meskipun ternyata itu boleh dlm menjaga yg i'tiba.contoh mengumpulkan Al quran dlm mushaf. dan ini adl sarana untuk menjaga sunnah.Zaid bin tsabit berkata pada Abu bakar dan Umar, mereka ingin membuat Al quran dlm 1 mushaf, maka zaid mengingkari, bagaimana kalian berdua ( Abu bakar& Umar ) mau melakukan 1 perkara yg tdk pnh dikerjakan oleh Nabi shalallahu alaihiwassallam. Dan mengumpulkan Al quran dlm 1 mushaf itu berkaitan dg sarana.Adapun bila berkaitan dg ritual, para salaf selalu ingkari.Senin 1 juni 2026By. Sortha

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →
📝 Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
A
Anna setyaningsih

📍 Kota Bekasi

Rangkuman bab 1 talbis iblis

Catatan Kajian Talbis Iblis Bab 1Tema: Berpegang Teguh Kepada SunnahPengertian Talbis IblisTalbis berarti menampakkan kebatilan seolah-olah terlihat benar.Iblis tidak selalu mengajak manusia kepada maksiat secara terang-terangan, tetapi sering menghias keburukan agar tampak baik.Karena itu seorang muslim harus memiliki ilmu agar tidak mudah tertipu oleh tipu daya setan.Pentingnya Berpegang kepada SunnahKeselamatan seorang muslim terletak pada mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat.Banyak kesesatan muncul karena manusia lebih mengedepankan akal, perasaan, tradisi, atau hawa nafsu dibanding dalil.Sunnah adalah jalan yang lurus dan menjadi benteng dari berbagai bentuk penyimpangan.Cara Iblis Menyesatkan ManusiaMenghias kebatilan sehingga terlihat indah.Menjadikan bid'ah tampak lebih menarik daripada sunnah.Membuat manusia merasa cukup dengan amal tanpa ilmu.Menanamkan sikap fanatik terhadap kelompok atau pendapat tertentu.Membuat manusia mengikuti kebiasaan masyarakat meskipun bertentangan dengan syariat.Bahaya Bid'ahBid'ah lebih berbahaya daripada maksiat karena pelakunya sering merasa berada di atas kebenaran.Orang yang berbuat maksiat masih mungkin sadar dan bertaubat.Sedangkan pelaku bid'ah sering menganggap amalnya sebagai ibadah yang benar.Kunci Agar Tidak Terkena Talbis IblisMenuntut ilmu syar'i dari sumber yang benar.Memahami dalil Al-Qur'an dan Sunnah.Mengikuti pemahaman para sahabat dan ulama salaf.Tidak mudah mengikuti sesuatu hanya karena banyak orang melakukannya.Selalu meminta perlindungan kepada Allah dari godaan setan.KesimpulanTalbis iblis adalah upaya setan memperindah kebatilan agar manusia tersesat.Jalan keselamatan adalah berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan Sunnah.Ilmu syar'i menjadi senjata utama untuk membedakan kebenaran dan kesesatan.Seorang muslim harus berhati-hati terhadap setiap amalan yang tidak memiliki landasan dalil yang jelas.

💬 0 komentar📅 1 Jun 2026Baca selengkapnya →