📍 Kabupaten Bogor
Ringkasan bagian pertama - Talbis Iblis
Talbis iblis.Talbis iblis ini kalau di artikan secara bahasa indonesia yaitu tipuan iblis, yg dimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu kebaikan, padahal itu keburukan.Talbis itu metode iblis dalam menipu manusia. Membawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan. Sehingga banyak yang terperdaya.Penulis: imam ibnu jauzi rahimahullaah yg hidup di abad ke6 hijriyahDikenal sebagai orang yg ahli dalam memberi nasehat.Buku ini terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa dikatakan muqoddimah, sedangkan 9 yg lainnya adalah perincihan daripada contoh2 talbis iblis..Bab pertama adalah perintah untuk melazimi sunnah wal jama'ahBab ke 2 adalah celaan dan cercaan kepada bid'ah.Bab ke 3, peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan2annyaBab ke 4, makna talbis dan al gurun..Bab bab berikutnya adalah contoh2 talbis iblis yg.Bab ke 5, tetang bagaimna talbis iblis berkaitan dengan aqidah dan agama.Bab ke 6, tentang bagaimna talbis iblis kepada mekeksBab ke 7, dan bagaimna iblis menipu para penguasaBab ke 8، tenang bagaimana talsbis iblis terhadap pada ahli ibadahBab ke 9, bagaimana tipuasn jin terhadap orah yg zuhud.Bab ke 10, bagaimana syaithan menipu orang2 sufiyyah)Bab ke 11, bagaimana syaitan bertemu dengan orang2 istiqomah..Bab ke 12, bagaimana jin menipu orang orang awwamBab ke13, tipu daya setan ke sumua umat manusia dengan memperpanjang angan angan.. sehingga melupakan kematian..Ini intisari dengan semua tanaman..Beliau menjelaskan, sesungguhnya nikmat yg paling besar terhadap manusia adalah akal. Karena dengan akal manuasia bisa mengenal RabbNya..Dengan akal pula, bisa jadi seseorang membenarkan rasulnya.. hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia ke tujuannya.. maka Allah kasih/utus RasulNya untuk membimingnya. Dan Allaah turunkan kitab2 suci.. oleh karena itu syari'at itu (yg dibawa para rasul) seperti matahari.. adapun akal seperti MataMata bisa melihat tetapi kwlau tidak ada cahaya percuma dia tidak bisa melihat. Maka untuk bida melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup..Allaah ta'ala juga memberi anugrah yang lain (selain akal) yaitu, diturunkannya nabi ada alaihissalam. Beliau beranak pinak, kemudian mengajari anak keterurunannya dengan wahyu dari Allaah ta'ala.. sampai akhirnya, terjadi apa yg terjadi (Qobil membunuh Habil) ketika syahwat sedang menguasainya.. kemudian datanglah kerancuan kerancuan sampai datang aqidah aqidah..Iblis tatkala menggoda manusia, mereka msncampurkan perkataan para nabi (penjelasan syaru'at dengan syubhat). Obat yg dibawa oleh nabi, dicampur olsh Racun, sehingga orang orang terperdaya.Dalam hadits Hudzaifah radhiyallaahu 'anhu"Orang orang bertanya kepasa Nabi tentang kebaikan, aku nanya tentang keburukan. Kenapa? Aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku"Ini diantara Fiqih Hudzaifah..Aku emngenal kebukuran bukan untuk melakukannha, tapi untuk mingalkannya.. siapa yg hanya mengenal kebaikan tapi tidak mengenal lawannya, maka dia bisa terjerumurs kepada keburukan..Makanya orang yg paling selamat adalah orang yg mengenal kebaikan secara terperinci dan orang yg mengenal keburukan secara terpesirinci. Dia mengenal ketaatan dan dosa2 besar. Dia beramal diatas ilmu. Dan ulama mengatakan orang yg seperti ini adalah para sahabat.. karena sahabat pernah hidup di zaman jahiliyyah yg dimana semua keburukan itu ada di zaman jahiliyyah. Moral, aqidah, semua rusak pada zaman itu.Dan iblun Jauzi memperkenalkan tentang keburukan2 syaitah, dan ini benar, kita tidak sadar dengan tipu dalam setan.. dia pernah menjebak seorang nabi, apalagi kita manusia..Muqoddimah..(Seakan akan ibnul Jauzi mengatakan) seandainya kalian ingin selamat dari jerat jerat syaithan, lazimi sunnah dan jauhi Bid'ah..1. Hadits dari Umar radhiyallaahu anhu"Rasulullaah berdiri dihadapan kami dan beliau berkata: siapa yg ingin mencapai buhbuhanya Surga (tengahnya surga, atau tempat terbaiknha surga) maka dia lazimi jama'ah. Karena syaithan bersama dengan orang yg sendirian dan bersama 2 orang maka syaithan semakin menjauh."Berjama'ah... jangan mempunyai pemikiran sendiri, jangan sendirian, karena syaithan mudah untuk menggoda. Beliau membawakan hadits2 yg serupa, diantaranya"Siapa yg ingin tinggal di posisi surga yang terbaik, maka hendaknya dia melazimi jama'ah. Karena syaithan bersama dengan orang yg sendirian dan bersama 2 orang yg syaithan akan semakin menjauh."Maksudnya apa? Yaitu ikuti aqidah yg benar, ikuti aqidah kaum muslimin.. jangan mempumyai pemikiran yg nyeleneh.Beliau membawakan hadits ibnu mas'udh radhiyallaahu anhu dimana ibnu mas'ud berkata"Rasulullaah membuat garis dengan tangannya, inilah jalan Allah yg lurus. Kemudian rasulullaah bikin garis2 sebelah kanan dan kiri, kemudian rasulullaah bersabda 'setiap garis garis yg miring ini, ada syaithan yg menyeru jalan2 tersebut'."Beliau memberikan hadits juga tentang perpecahan umat.Rasulullaah bersabda, "sesungguhnya akan datang kepada umatku (yaitu perbuatan kemungkaran) sebagaimana yang datang kepada bani israil (seperti sendal satu sama dengan sendal yg lainnya). Bahkan jika ada di bani israil yg menzinahi ibunya secara terang2an, maka akan ada dari umatku yang melakukannya".Rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam berkata "sesungguhnya bani isra'il telah terpecah menjadi 72 golongan, dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya di neraka kecuali 1 aliran." Para shahabat bertanya "siapa yang selamat tersebut?" "Yaitu, orang yang melazimi aku dan para shahabatku berada di atasnya"Kemudian beliau membawakan lagi hadits dari Muawiyyah bin Abu Sufyan, "sesungguhnya rasulullaah pernah berdiri menyampaikam khotbah kepada kami, rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam bersabda: ketahuilah bahwasannya orang orang sebelum kalian dari ahli kitab akan terpecah menjadi 72 golongan, dan umat ini akan terpevah menjadi 73 golongan, 72 golongan di neraka, 1 golongan di surga, dan mereka itulah adalah jama'ah. Dan akan muncul dari umatku (suatu kaum) dimana hawa nafsu mengalir, menggerogoti mereka, sebagaimna rabies menjalar kepada seseorang yang terkena pemyakit rabies".Sufiyyah itu punya syubhat2 tersturktur. Sulit untuk dikasih soal sunnah. Kecuali Allah kasih hidayah.Jangan coba coba dekati bid'ah..Oleh karenanya, banyak nasehat nasehat yg diberikan oleh para salaf, seperti perkataan abdullaah bin mas'ud: sederhana dalam sunnah (mencukupkan diri dengan sunnah) lebih baik daripada sungguh sungguh dan semangat tapi bid'ah.Nasehat dari abul 'Aaliyah (seorang tab'in): hendaknya kalian berpegang teguh dengan perkara yang pertama (yaitu zaman shahabat) perkara pertama yg shahabat diatasnya sebelum muncul perpecahan perpecahan.Saat ini kita sedang berada pada banyak pemecahan (perkata agama. Untuk dunia, tidak masalah).Para ulama salaf mengatakan: sabarkanlah dirimu diatas sunnah (karena bisa jadi engkau sendirian) berhentilah dimana kaum terdahulu berhenti (jangan ditambah-tambahi) ucapkanlah apa yg diucapkan oleh mereka, dan diamlah dari apa yg mereka diamkan, dan tempuhlah jalan salaf yang shalih terdahulu, sesungguhnya apa yg lapang bagimu, dan apa yg lapang bagi mereka.Sufyan atstsauri berkata: tidak ada perkataan yang di terima kecuali harus ada bukti/amalannya. Dan perkataan/perbuatan tidak lurus kecuali ada niatnya, dan tidak akan lurus, tidak akan istiqomah perkataan, perbuatan, niat, kecuali sesuai dengan sunnah nabi shalallaahu 'alayhi wa sallam.Syufan berkata: wahai yusuf. Jika kau sampai ada seseorang yang di timur (ada shohibus sunnah) maka sampaikanlah salamku untuknya. Jika ada sampai kepadamu kabar ada seorang di maghrib (di barat) berada di atas sunnah, maka kirim salam lah untuk dia.. karena ahlussunmah wal jama'ah sudah sedikit.Diantara perkataan yang indah dari ibnu syaudzab rahimahullaah: diantara nikmat Allaah kepasa seorang pemuda, dia mendapatkan seorang teman diatas sunnah..Yusuf bin asbab mengatakan: ayahku qodariyyah, dan paman2ku syiah, dan Allah menyelamatkanku dengan sufyan atstsauri.Berkata junaidi: semua jalan tertutup bagi manusia, kecuali yang mengikuti sunnah nabi. Dan melazimi tariqot nabi shalallaahu 'alayhi wa sallamBab ke 2, celaan terhadap bid'ah dan para ahlul bid'ahSebagian ahlul bid'ah, mereka tidak suka dengan sunnah.Diantar buruknya bid'ah, ketika seseorang sudah senang dengan bid'ah, yg Sunnah dia tinggalkan..Hadits dari ithbah bin syariah, rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam memberikan nasehat kepada shahabatnya sampai hati mereka tersentuh (bahkan sampai ada yg menangis) seakan akan ini wasiat perpisahan "aku wasiatkan kalian untuk bertaqwa kepada Allaah, untuk mendengar dan ta'at kepada pemimpin, meskipun pemimpin kalian adalah budak hitam dari habasysyi. Siapa yg masih hidup setelah sepeninggalanku, maka mereka akan melihat banyak kerusaakan. Hendaklah kalian berpegang teguh dengan sunnahku. Dengan sunnah para khulafah ar rasyidin, yang telah mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat erat sunnahku dan sunnah para shahabatku, dan gigitlah dengan gigi geraham kalian, dan berhati hatilah dengan perkara2 yang baru dalam agama, setiap perkara baru dalam agama bidah, dan setiap bid'ah adalah kesesatan.Siapa yang membantu bid'ah, artinya dia membantu menghabisi sunnah..Apa itu sunnah? Apa itu bid'ah?Sunnah itu jalan. Mereka yg mengikuti sunnah para shahabat. Tidak ada bidah, masih murni. Bid'ah itu datang setelah nabi wafat..Perkara yg baru tapi untuk menjaga i'tiba itu boleh. Seperti mengumpulkan ayat2, surah2, kedalam 1 mushaf. Selama tidak menambah syariat.
