๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya

Laporan & catatan kegiatan Talbis Iblis #jejakcahaya

โœ๏ธ Buat Laporan
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
N
Nadya Nandadita Islamina

๐Ÿ“ Kota Bandung

Ringkasan Kajian Tablis Iblis #2

kajian "Talbis Iblis #2 : Penganut Aqidah & Agama Yang Menyimpang" oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. yang membahas Bab ke-5 dari Kitab Talbis Iblis karya Imam Ibnul Jauzi:1. Talbis Iblis Terhadap Kaum Sofisme (Sutho'iyyah)Sofisme merupakan pemikiran yang berasal dari filsafat Yunani klasik yang berprinsip meragukan segala sesuatu dan cenderung mengingkari hakikat kebenaran objektif. Ibnu Jauzi membagi kelompok ini menjadi tiga madzhab utama:Al-Inadiyyah (Pengingkar Hakikat): Kelompok yang benar-benar menolak dan menentang adanya hakikat nyata pada segala hal. Mereka menganggap apa yang manusia lihat bisa jadi berbeda dengan kenyataan sesungguhnya sehingga senantiasa terjebak dalam keraguan ekstrem.Bantahan Ulama: Jika mereka mengklaim tidak ada hakikat di dunia ini, ulama mempertanyakan: "Apakah pernyataan atau keyakinan kalian tersebut merupakan sebuah hakikat?" Jika mereka menjawab "Ya" (pernyataan mereka adalah hakikat), berarti mereka mengakui adanya hakikat dan madzhab mereka batal. Jika mereka menjawab "Tidak", maka argumen mereka tidak memiliki dasar dan otomatis gugur.Metode Pendekatan Cerita (Kasus Onta): Dikisahkan seorang penganut Sofisme berdialog dengan seorang ahli kalam. Di tengah debat, onta milik orang Sofisme tersebut dicuri. Ketika ia panik mencari ontanya yang hilang, si ahli kalam berkata, "Mungkin kamu tadi datang tidak naik onta, melainkan hanya khayalanmu saja." Orang Sofisme itu langsung membantah dan meyakini secara pasti bahwa ia benar-benar datang menunggangi onta. Dari sinilah ia tersadar bahwa ia sendiri sebenarnya masih menetapkan suatu hakikat yang pasti ketika menyangkut dirinya sendiri.Al-Indiyyah (Relativisme): Kelompok yang meyakini bahwa hakikat kebenaran itu tidak ada yang absolut (mutlak), melainkan bersifat relatif dan subjektif tergantung siapa yang memandangnya. Mereka mencontohkan madu: bagi orang sehat terasa manis, namun bagi orang sakit terasa pahit, dan keduanya dianggap benar secara subjektif.Bantahan Ulama: Jika keyakinan mereka hanya benar secara subjektif dan mengandung kemungkinan salah menurut pandangan orang lain, maka suatu keyakinan yang mengandung unsur kepalsuan dan ketidakpastian seperti itu tidak layak untuk dipertahankan.Al-Adiriyyah (Agnostisisme): Kelompok yang menyatakan ketidaktahuan secara mutlak. Mereka berada pada posisi pasif dengan selalu menjawab "saya tidak tahu" apakah hakikat itu ada atau tidak ada di dunia ini.2. Talbis Iblis Terhadap Kaum Ateis (Penolak Keberadaan Tuhan)Iblis membisikkan syubhat kepada kelompok yang mengingkari keberadaan Pencipta, yang secara umum terbagi menjadi dua golongan:Ad-Dahriyyah: Golongan yang percaya bahwa alam semesta ini terjadi dengan sendirinya dan selalu ada tanpa ada permulaan serta tanpa ada zat yang menciptakannya.At-Thabiโ€™iyyun (Penganut Teori Tabiat/Naturalisme): Golongan yang mencoba terlihat ilmiah dengan berargumen bahwa seluruh keteraturan alam semesta bukan diatur oleh Tuhan, melainkan berjalan secara otomatis berdasarkan hukum tabiat atau aturan alam (natural law) itu sendiri.Bantahan Menggunakan Logika Dasar:Hukum Sebab-Akibat: Secara akal sehat, sebuah akibat tidak mungkin muncul tanpa adanya sebab. Jika manusia melihat sebuah bangunan kokoh atau istana yang megah, akal langsung menyimpulkan pasti ada arsitek dan tukang yang membangunnya. Maka sungguh tidak logis jika langit yang kokoh, bumi, matahari, dan jutaan bintang yang berputar rapi dianggap terjadi dengan sendirinya tanpa ada Pencipta.Analogi Badui Arab: Orang Arab badui secara sederhana berpikir, "Adanya kotoran onta menunjukkan adanya onta yang lewat, dan adanya bekas jejak kaki menunjukkan ada orang yang berjalan. Maka langit yang penuh bintang dan bumi yang terhampar luas tentu menunjukkan adanya Zat yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui." Kita tidak harus melihat Zat-Nya secara langsung untuk memercayai keberadaan-Nya, melainkan cukup dengan melihat dampak dan tanda-tanda ciptaan-Nya.Refleksi Diri (Anatomi Tubuh): Kesempurnaan susunan gigi manusia (gigi geraham di belakang untuk menggerus makanan, gigi tajam di depan untuk memotong), fungsi lidah yang membolak-balikkan makanan, sistem lambung yang mengolahnya, hingga struktur jari-jari tangan yang panjang-pendeknya terasa proporsional dan rata saat dikepalkanโ€”semua keteraturan mekanis ini mustahil terbentuk secara kebetulan tanpa adanya perancangan dari Tuhan.Jawaban atas Syubhat "Tuhan Tidak Terlihat": Manusia sepakat bahwa di dalam tubuh mereka terdapat "akal" dan "jiwa/ruh". Meskipun akal dan jiwa sama sekali tidak bisa dilihat secara fisik ataupun diindera secara visual, tidak ada satu pun manusia yang mengingkari keberadaannya karena dampaknya nyata. Begitu pula dengan keberadaan Allah Yang Maha Kuasa; ketidakmampuan mata memandang-Nya bukan berarti Dia tidak ada, karena seluruh keteraturan alam dan aliran energi di dunia (seperti halnya aliran listrik yang tidak tampak namun terasa dayanya) menjadi bukti konkret keberadaan-Nya.Bantahan untuk Teori Tabiat (Aturan Alam): Klaim bahwa alam diatur oleh hukum fisikanya sendiri justru menjadi bumerang bagi kaum ateis. Hukum alam yang sangat rapi, konsisten, dan dapat dirumuskan secara matematis justru membuktikan secara mutlak adanya Zat yang super cerdas yang membuat, menetapkan, dan mengunci aturan baku tersebut. Selain itu, unsur-unsur tabiat di alam tidak bisa menghasilkan reaksi baru kecuali jika dipertemukan dan diatur oleh faktor luar, yang menandakan bahwa unsur tersebut adalah objek yang diatur, bukan subjek yang mengatur secara mandiri.3. Talbis Iblis Terhadap Kaum Tsanawiyyah (Penganut Dua Tuhan)Kaum Tsanawiyyah terjebak oleh tipu daya iblis karena logika pendek mereka yang melihat adanya dualisme di dunia, yaitu kebaikan dan keburukan. Mereka berpikir mustahil satu Tuhan menciptakan dua hal yang kontradiktif, sehingga mereka menetapkan adanya dua tuhan: Tuhan Pencipta Kebaikan dan Tuhan Pencipta Keburukan. Salah satu sekte terkenalnya adalah Majusi (Zoroaster) yang menyimbolkan Tuhan Kebaikan dengan Cahaya/Api, dan Tuhan Keburukan dengan Kegelapan.Bantahan Logika Dua Tuhan:Jika diasumsikan di alam semesta ini ada dua tuhan yang memiliki kedudukan setara, lalu keduanya memiliki keinginan yang bertolak belakang pada waktu yang sama (misalnya: Tuhan A ingin menggerakkan seseorang, sedangkan Tuhan B ingin membuat orang tersebut diam), maka secara matematis hanya ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi:Kedua keinginan tuhan terkabul bersamaan: Orang tersebut harus bergerak sekaligus diam dalam satu waktu. Hal ini mustahil secara akal karena menggabungkan dua kondisi yang saling bertentangan secara total.Kedua keinginan tuhan gagal total: Orang tersebut tidak bergerak dan juga tidak diam. Ini pun mustahil, sekaligus membuktikan bahwa kedua entitas tersebut lemah dan sama sekali tidak pantas menyandang gelar sebagai tuhan karena kehendaknya gagal dieksekusi.Salah satu keinginan tuhan berhasil mengalahkan yang lain: Jika orang tersebut akhirnya diam atau bergerak mengikuti kehendak salah satu dari mereka, maka entitas yang kehendaknya menang itulah yang menjadi Tuhan yang asli dan berkuasa, sedangkan yang kalah terbukti lemah. Logika ini secara otomatis mengembalikan kesimpulan bahwa Tuhan di alam semesta ini hanya Esa (Satu).Bantahan Terhadap Simbol Cahaya dan Kegelapan:Argumen kaum Majusi yang mengklaim kegelapan selalu membawa keburukan dan cahaya/api selalu membawa kebaikan adalah sebuah kekeliruan yang nyata:Kegelapan tidak selalu buruk: Banyak momen di mana kegelapan membawa kemaslahatan, seperti waktu malam yang tenang untuk beristirahat, atau kegelapan yang membantu seseorang bersembunyi dari kejaran musuh yang ingin membunuhnya.Cahaya/Api tidak selalu baik: Di sisi lain, api yang mereka agungkan sering kali menjadi instrumen bencana yang membakar, menghancurkan, dan melenyapkan peradaban serta merenggut nyawa manusia dalam skala besar.Dengan rusaknya premis dasar mengenai fungsi cahaya dan kegelapan tersebut, maka runtuh pula fondasi keyakinan mereka yang menyembah api atau menjadikannya sebagai representasi tuhan kebaikan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 2 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
E
Ela septiana yusira

๐Ÿ“ Kota Tangerang

Penganut Aqidah & Agama Yang menyimpang

Tipu Daya Iblis pada kaum Sofisme. Sofisme adalah pemikiran Yunani Kuno tentang meragukan segala sesuatu dan menolak adanya kebenaran. Mereka berdebat tentang asal muasal alam semesta hingga setan membisikkan keraguan di hati mereka.Banyak ulama menyerah berdebat dengan kaum sofisme karena tidak bisa saling berdiskusi bila satu sama lain tidak memiliki landasan yang sama. Kaum sofisme menyatakan bahwa โ€œtidak ada hakikat kebenaran di dunia iniโ€Kisah kaum sofisme tentang unta hilang dicuri namun ulama bertanya โ€œmengapa engkau seyakin itu? Bukankah menurut mahzabmu ini bisa saja mimpi dan khayalan?โ€ Saat itu pun kamu sofisme sadar akan kekeliruan logikanya.Bagi ulama kaum sofisme itu seperti orang juling yang melihat 2 bulan. Walau kebenarannya bulan hanya 1. Kaum sofisme akan bisa melihat 1 bulan bila mata juling ditutup dan hanya mat sehat melihat, sehingga kaum sofisme tetap perlu didebat diajak berdiskusi karena pikiran mereka perlu diluruskan agak punya pemikiran sehat.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 2 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
A
Alina Rostiana

๐Ÿ“ Kota Yogyakarta

Materi ke 2 PENGANUT AGAMA DAN AQIDAH YANG MENYIMPANG

Pembahasan Utama: Talbis Iblis terhadap Akidah dan Agama๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๏ธ๏ทฝBab Kelima (Al-Babul Khamis):Fi dzikri talbisihi fil 'aqaidi wad diyanaat(Menyebutkan tentang atau penyebutan tentang talbis Iblis atau syubhat Iblis dalam akidah-akidah dan agama-agama).Al-Imam Ibnul Jauzi rahimahullah mendahului pembahasan ini dengan membongkar syubhat atau kerancuan pemikiran yang dilancarkan oleh Iblis kepada penganut pemikiran Sufstha'iyyah (Sofisme).Mengenal Sufstha'iyyah (Sofisme)-Sufstha'iyyah berasal dari filsafat Yunani, yaitu Sofisme, yang meragukan segala sesuatu. Mereka terbagi menjadi beberapa mazhab.Ibnul Jauzi memulai penjelasannya dari para ahli filsafat ini, baru kemudian nanti beliau akan menyebutkan Yahudi, Nasrani, dan Majusi di bagian belakang. Beliau meninjau filsafat ini dari segi zaman, di mana kejayaan filsafat Yunani muncul sebelum Yahudi dan Nasrani. Pengaruh filsafat Yunani ini melebar hingga masuk ke dalam agama-agama samawi (Yahudi dan Nasrani), serta masuk ke dalam firkah-firkah yang ada di dalam agama Islam.Di antara ahli filsafat Yunani adalah kaum Sufstha'iyyah, yaitu orang-orang yang mengingkari hakikat.-Tiga Mazhab Sufstha'iyyah (Sofisme)Secara umum, kaum Sufstha'iyyah terbagi menjadi tiga mazhab utama:1. Al-Inadiyyah (Menganut Penentangan)Golongan ini benar-benar menentang adanya hakikat. Menurut mereka, hakikat itu sama sekali tidak ada.2. Al-Indiyyah (Subjektivisme/Relativisme)Golongan ini berpendapat bahwa kebenaran atau hakikat itu tidak ada yang absolut, melainkan bersifat relatif dan subjektif. Jadi, tidak ada kebenaran objektif yang berlaku untuk semua orang.3. Al-Adriyyah (Agnostisisme/Abstain)Golongan ini bersikap abstain atau tidak tahu. Mereka selalu mengatakan, "Saya tidak tahu apakah hakikat itu ada atau tidak ada."-Dari ketiga mazhab tersebut, Ibnul Jauzi rahimahullah dalam kitabnya Talbis Iblis fokus membahas kelompok pertama (Al-Inadiyyah) dan kelompok kedua (Al-Indiyyah), sedangkan kelompok ketiga tidak beliau bahas lebih lanjut.Menjawab Syubhat Mazhab Al-InadiyyahKaum Al-Inadiyyah menyatakan bahwa apa yang kita lihat sekarang ini bisa jadi sesuai dengan apa yang kita lihat, atau bisa jadi berbeda dari yang kita lihat. Intinya, tidak ada hakikat yang pasti; semua serba tidak jelas dan mereka terjebak dalam keraguan yang mendalam terhadap segala hal. Iblis telah masuk ke dalam pikiran mereka sehingga mereka menolak adanya hakikat.-Cara Para Ulama Membantah Kaum Al-InadiyyahIbnul Jauzi menyebutkan bahwa para ulama membantah mereka dengan metode mengembalikan kaidah mereka kepada diri mereka sendiri. Ulama bertanya kepada mereka:"Keyakinan kalian yang mengingkari hakikat ini, apakah memiliki hakikat (kebenaran) atau tidak?"Pertanyaan ini melahirkan dua kemungkinan jawaban:Jika mereka menjawab "Ya, keyakinan kami ada hakikatnya": Berarti mereka secara tidak langsung mengakui adanya hakikat, dan dengan demikian mazhab/keyakinan mereka batal secara otomatis.Jika mereka menjawab "Tidak ada hakikatnya": Maka pernyataan dan mazhab mereka pun batal karena tidak memiliki landasan kebenaran.-Tantangan Berdiskusi dengan Kaum SofisBanyak ulama yang sempat putus asa untuk berdiskusi dengan kaum ini karena mereka menolak hakikat paling dasar sekalipun. Padahal, untuk memulai suatu diskusi, harus ada satu patokan atau titik temu yang sama-sama disepakati sebagai pijakan. Jika kelompok Inadiyyah ini menganggap segala perkara tidak ada hakikatnya, bagaimana mungkin bisa dibangun sebuah dialog?Para ulama memberikan perumpamaan betapa repotnya berbicara dengan mereka:Bagaimana engkau bisa berdiskusi dengan orang yang bahkan tidak meyakini apa yang mereka lihat sendiri?Bagaimana engkau bisa berdialog dengan seseorang yang ketika diajak bicara, dia malah ragu dan bertanya, "Apakah kamu sedang berbicara dengan saya atau tidak?"Bagaimana mau berdiskusi dengan orang yang menganggap bahwa 'berbicara' itu sama saja dengan 'diam'?Bagaimana mau berdiskusi dengan orang yang meyakini kebenaran itu sama saja dengan ketidakbenaran?-Pendekatan Abul Wafa Ibn AqilMeskipun sulit, sebagian ulama seperti Abul Wafa Ibn Aqil (dari Mazhab Hambali) berpendapat bahwa kita tetap harus berdiskusi dengan mereka untuk menyembuhkan "penyakit" syubhat tersebut.Beliau memberikan sebuah ilustrasi atau analogi yang menarik:โ€œAda seorang ayah yang memiliki anak bermata juling (satu matanya normal, satu lagi juling). Setiap kali anak itu melihat rembulan, dia selalu melihat rembulan itu berjumlah dua karena kondisi matanyaโ€Ketika sang ayah bertanya, "Apa yang kamu lihat, anakku?" Anak itu menjawab, "Saya melihat ada dua rembulan."Ayahnya membalas, "Rembulan itu hanya ada satu."Namun si anak tetap bersikeras, "Tidak, rembulannya ada dua."Maka sang ayah memberikan terapi praktis, "Kalau begitu, coba tutup mata julingmu." Si anak pun menutup salah satu matanya.Sang ayah bertanya lagi, "Sekarang rembulannya ada berapa?"Anak itu menjawab, "Sekarang saya melihat rembulannya cuma satu."Ayahnya berkata, "Nah, berarti rembulan itu memang cuma satu."Tetapi si anak mengeluarkan syubhat lagi, "Tidak, saya melihat rembulan itu jadi satu sekarang karena mata saya yang satunya ditutup. Padahal aslinya masing-masing mata melihat satu rembulan, jadi kalau dibuka kedua-duanya tetap ada dua."Maka ayahnya membalas lagi, "Coba sekarang tutup matamu yang sehat, dan buka matamu yang juling." Ketika anak itu melakukannya, ternyata dia tetap melihat rembulan itu berjumlah dua. Berarti anggapan si anak bahwa "setiap mata melihat satu rembulan" adalah keliru, karena saat mata sehatnya ditutup, mata julingnya tetap melihat dua rembulan.Analogi ini digunakan oleh Ibn Aqil untuk menjelaskan bagaimana cara menyadarkan orang yang sedang "sakit" secara pemikiran agar mereka tahu bahwa pemikiran mereka keliru. Jadi, kita tidak boleh putus asa, siapa tahu orang-orang seperti ini bisa mendapatkan hidayah.Ibnul Jauzi kemudian menutup bagian ini dengan menukil satu cerita dari Abul Qasim Al-Balkhi, yang menyebutkan ada dua orang dari kaum Sufstha'iyyah yang sedang berselisih.-Ada yang mengatur di Alam Semesta ini dialah Allah tabaroka wataโ€™alla-Dunia ini semua diatur oleh dzat yg paling mulia yaitu ALLAHโ€”Bantahan dari IMAM JAUZI:~>Tentang LOGIKA 2 TUHAN :JIKA TUHAN ADA 2 MAKA TUHAN TSB INGIN MELAKUKAN SESUATU:-TUHAN INGIN SI A BERGERAK-TUHAN INGIN SI A DIAMMaka ada beberapa kemungkinan:Keduannya terpenuhi keinginannyaKeduanya tidak terpenuhi keinginannyaSi A bergerak sekaligus diam (itu mustahil)Si A tdk bergerak dan si A bergerak (itu mustahil,keduanya tdk pantas jadi Tuhan)-Salah satunya terpenuhi keinginannya dan yg lainnya tidak (yg berhak menjadi Tuhan)-Pada akhirnya logika menunjukkan bahwa Tuhan itu cuma SATU~> Logika ke 2 (TUHAN KEGELAPAN SELALU MENCIPTAKAN KEBURUKAN~>kaum Majusi(bukankah kegelapan lbh sering ada manfaatnya)~>ketika seseoranf ingin dibunuh maka dia akan bersembunyi dalam kegelapan,maka bs jadi dia akan selamat~>Logika ke 3(BAHWA CAHAYA API SELALU BERMANFAAT)~>tdk benar karena byk api yg akhirnya mengancurkan dan merusak suatu halMereka mempercayai semua itu karena IBLIS masuk dalam benak mereka,bahwa hal2 diatas bermakna TUHAN,maka mereka beribadah kpd hal2 diatas(api,cahaya,dll)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 2 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
F
Fatimah Azzahrah

๐Ÿ“ Kabupaten Banggai

Talbis iblis#2

Ustadz Dr.Firanda Andirja M. A               TALBIS IBLIS#Penganut aqidah dan agama yang menyimpangShofisme (shuhsutuiyyah) adalah yang mengingkari hakikat, shuhsutuiyyah ada tiga Mazhabโ€ŒAl inadiyyah (penentang adanya hakikat)Apa yang kita lihat saat ini bisa jadi berbeda dng apa yang kita lihat. (Mereka kaum yang terjebak dalam keraguan) Bantahan Ibnul Jauzi1. DiskusiKeyakinan kalian mengingkari hakikat ini, apakah ada hakikatnya? Jawabannya 2 kemungkinna, jika mereka berkata ada hakikatnya berarti bathil laah madzhab mereka. Jika mereka berkata tdk ada hakikatnya maka batil jga hakikatnya. 2. Metode ceritaโ€ŒAl indiyyah (kebenaran tdk ada yg absolut,tetapi leratif subjektif, tdk ada kebenaran yang objektif)Bantahan Ibnul Jauzi1. Keyakinanmu ini apakah pasti benar? Mereka menjawab menurut kami benar tapi bisa jadi menurut selain kami tdk benar. 2. Kaum ateis (penolakan adanya Tuhan)Kelompok yang di bantah oleh Ibnul JauziAd dahriyyah mereka mengatakan "alam terjadi tanpa ada yang menjadikan" (Tanpa Tuhan). "alam kebetulan ada"Bantahan Ibnul Jauzi1. Namanya akibat tdk mungkin muncul tanpa sebab, logikanya jika kita melihat suatu bangunan pasti kita katakan ada yang membangunnya. 2. Membantah Tuhan tidak terlibat jadi tdk adaDng logika adanya jiwa dan akal yang tidak terlihat. Thabai'iyyin mereka mengatakan "alam semesta di atur bukan oleh Tuhan tapi tobi'i (natural) Berusaha ilmiyyah dng menyatakan "Ada tabi'at yang mengatur".Bantahan Ibnul Jauzi1. Tabi'at tersebut tercipta oleh Allah. โ€œAturan yang ada tdk mungkin ada kecuali ada yang megaturโ€As sanawiyyah mereka mengatakan Tuhan itu dua. 1. Tuhan ada 2 "Tuhan pencipta kebaikan dan Tuhan pencipta keburukan. 2. Majusi "Tuhan api/cahaya" Pencipta kebaikan dan "Tuhan kegelapan" Pencipta keburukan. Bantahan Ibnul Jauzi1. Logika 2 tuhan, jika 2 Tuhan tersebut ingin melakukan sesuatu, Tuhan pertama ingin si A bergerak, semntara Tuhan kedua ingin si A diam. Ada beberapa kemungkinan yang terjadi. A. Keduanya terpenuhi keinginannya. "Si A bergerak sekaligus diam" (Mustahil) B. Keduanya tidak terpenuhi keinginannya. "Si A tdk bergerak sekaligus bergerak" MustahilC. Salah satunya terpenuhi keinginannya dan yg lainnya tdk. "Yg terpenuhi keinginannya yg berhak jadi Tuhan". 2. Logika ke 2 jika Tuhan kegelapan selalu menciptakan keburukan. "Bukankah kegelapan sering bermanfaat?".โ€Œlaa adriyyah ("tdk tahu" Adanya hakikat atau tdk sy tdk tahu)

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 2 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
K
khaira azwa putri ranaji

๐Ÿ“ Kota Administrasi Jakarta Timur

catatan TALBIS IBLIS #2: penganut aqidah dan agama yang menyimpang

TALBIS IBLIS #2: penganut aqidah dan agama yang menyimpang๐ŸŒ€syubhat yang dilancarkan iblis kepada penganut pemikiran sufsuthaiyahsufsuthaiyah (yunani: sofisme; meragukan segala sesuatu) adalah orangโ€ yang mengingkari hakikatmunculnya sufsuthaiyah karena para ulama falasifa mencoba mengembalikan asal muasal alam kepada natural (api, air, udara, atom,dll) dan mereka khilaf tidak ada yang bisa menguatkan salah satu pendapat di antara mereka (ragu)sufsuthaiyah terbagi jadi 3 madzhab:KELOMPOK 1โœณ๏ธ ุงู„ุนูู†ูŽุงุฏููŠู‘ูŽุฉ (menentang adanya hakikat)mengatakan bahwasanya apa yang kita lihat sekarang ini bisa jadi sesuai dengan apa yang kita lihat dan sebaliknya (tidak jelas, tidak ada hakikat)kaum yang terjebak dalam keraguanibnu al jauzi membantah kaum ini dengan berkata:โ€œperkataan kalian ini ada hakikat atau tidak?โ€ mau jawabannya iya/tidak sama-sama bathil (dengan cara berdiskusi)orang seperti ini bisa diperbaiki karena mereka terjebak dalam khayalan yang mengatakan kalau semua yang dilihat bisa jadi tidak seperti ini dan itu; berkhayal di luar kemampuan otak kitajd mereka menganggap semua ini tidak nyata sehingga mereka senantiasa dlm keraguanibnu al jauzi juga membantah dengan cara bercerita (ada seorang sofisme datang kepada ibnu al jauzi kemudian saat pulang dia nuduh ontanya dicolong pdhl dia aja kaga bawa onta trs dibilang ama ibnu al jauzi lu emang kesini bawa onta? orang jelasโ€ gaada trs si sofisme blg lah gua yakin gua kesini bawa onta TAPI DIA NGAYAL DOANG WKWK PADAHAL DIA KAGA BAWA ONTA abistu dia sadar deh๐Ÿ˜Š)โœณ๏ธุงู„ุนูู†ู’ุฏููŠู‘ูŽุฉ(kebenaran relatif subjektif)kaum yang meyakini kalo kebenaran itu relatif subjektif tergantung siapa yang memandangnyaanaloginya kyk madu menurut kita manis tp menurut orang sakit pahit. apakah dua duanya salah? engga, dua duanya bener krn ya menurut org sehat manis menurut org sakit pahit. jd ya relatif. tergantung dimakannya pas kondisi apabantahan ibnu al jauzi (dengan berdiskusi) โ€œkeyakinanmu ini apakah sudah pasti benar?โ€ mereka bakal jawab relatif, bisa jd benar tergantung yang mandang kan? nah trs ibnu jauzi bilang kalo โ€˜bisa jadiโ€™ itu kemungkinan salah satunya salah jangan diyakini kebenarannya dulual โ€˜indiyyah secara objek tetap tp cara pandangnya berubah, ada lagi semacam indiyyah tapi objeknya bergerak (krn alam terus berubah)โœณ๏ธุงู„ุงูŽ ุฃูŽุฏู’ุฑููŠู‘ูŽุฉ(tidak tau)KELOMPOK 2 (KAUM ATHEIS)โœณ๏ธุงู„ุฏู‘ูŽู‡ู’ุฑููŠู‘ูŽุฉ (menolak adanya tuhan)mengatakan alam sudah terjadi sendiri tanpa ada yang menjadikanbantahan ibnu jauzi: ilmu dasar; akibat tidak terjadi tanpa sebab. logika sederhananya misal ada gedung tinggi itu pasti ada yang bangun gedungnya gamungkin dia kebikin sendiri. kalo ada tai onta ya berarti ada onta td disitu. gamungkin tbtb ada tai tp gada ontanya kan konyol๐Ÿ˜‚ibnu jauzi membantah syubhat tuhan tdk terlihat sehingga tuhan tidak ada dengan mengatakan bahwasanya secara logika adanya jiwa dan akal yang tidak terlihat membuktikan dan kita yakin kita berakal dan punya jiwa. sama halnya dengan tuhan kan di dunia banyak tuh buktiโ€nya.โœณ๏ธุงู„ุทู‘ูŽุจูŽุงุนููŠู‘ููˆู†mengatakan alam semesta diatur bukan oleh tuhan tapi oleh thabiโ€™at (natural/aturan alam)kalo dahriyah itu kebetulan, ini mereka berusaha secara ilmiah dgn menyatakan ada thabiat yang mengatur (si thabiat itu ya bisa api air udara kyk misal krn sifat tabiat api yang menjadikan alam semesta dll atau bs kumpulan semua elemen td dan bereaksi sehingga muncullah alam semesta)bantahan ibnu jauzi โ€œsemua thabiat ini tidak bisa bereaksi tanpa berkumpul dan berkumpul itu sebuah aturan. tidak ada aturan baku yang muncul tanpa ada yang mengaturโ€.KELOMPOK 3 (tuhan itu ada 2/ุงู„ุซู‘ูŽู†ูŽุงูˆููŠู‘ูŽุฉ)โœณ๏ธ tuhan pencipta kebaikan dan tuhan pencipta keburukanโœณ๏ธ tuhan majusiyyah (tuhan api/cahaya pencipta kebaikan dan tuhan kegelapan pencipta keburukan)๐Ÿ“›bantahan terhadap keduanya oleh ibnu jauzi:logika 2 tuhanjika kedua tuhan tsb ingin melakukan sesuatu:tuhan 1 ingin si A bergeraktuhan 2 ingin si A diammaka ada 3 kemungkinan:a) keduanya terpenuhi keinginannya (si A bergerak dan diam sekaligus)๐Ÿ‘ˆ๐Ÿปmustahilb) keduanya tidak terpenuhi keinginannya (si A tdk gerak dan si A gerak)๐Ÿ‘ˆ๐Ÿปmustahil; tdk pantas jd tuhanc) salah satunya terpenuhi keinginannya (maka yang terpenuhi itulah yang berhak jd tuhan)โญ๏ธdari ketiga kemungkinan ini terbukti kalo tuhan tuh cuma 1 kalo mau sesuatu itu terlaksana

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 2 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
S
SULUNG SURYO DARMAWATI

๐Ÿ“ Kota Bekasi

Talbis Iblis-1

Talbis Iblis - 1Berpegang Teguh Kepada SunnahUstadz Firanda Andirja Hafizhahullahu Ta'alaIbnul Jauzi rahimahullah menjelaskan bahwa nikmat terbesar yang Allah berikan kepada manusia adalah akal. Dengan akal, manusia dapat mengenal Allah dan membenarkan para rasul. Akan tetapi, akal tidak mampu secara mandiri mengantarkan manusia kepada seluruh kemaslahatan dan kebenaran. Karena itu Allah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab suci sebagai petunjuk. Syariat yang dibawa para rasul diibaratkan seperti cahaya matahari, sedangkan akal seperti mata. Mata tidak akan dapat melihat dengan baik tanpa adanya cahaya.Kitab Talbis Iblis ditulis untuk menjelaskan berbagai cara iblis memperdaya manusia. Talbis berarti tipuan, yaitu ketika kemaksiatan dihias sedemikian rupa sehingga tampak seperti ketaatan dan kebaikan. Iblis tidak selalu mengajak manusia kepada dosa secara terang-terangan, tetapi sering kali membungkus kebatilan dengan tampilan yang indah sehingga banyak manusia tertipu.Ibnul Jauzi membagi kitab ini menjadi tiga belas bab. Empat bab pertama merupakan mukadimah yang berisi perintah untuk berpegang teguh kepada sunnah dan jamaah, celaan terhadap bidโ€™ah dan ahlinya, peringatan tentang fitnah iblis, serta penjelasan makna talbis. Adapun sembilan bab berikutnya membahas berbagai contoh tipuan iblis terhadap berbagai kelompok manusia, seperti ahli ilmu, penguasa, ahli ibadah, ahli zuhud, orang-orang sufi, orang yang dianggap memiliki karamah, orang awam, dan seluruh manusia secara umum.Penulis menjelaskan bahwa setelah Nabi Adam `alaihis salam dan keturunannya mendapatkan petunjuk wahyu, manusia mulai terjerumus ke dalam berbagai penyimpangan ketika hawa nafsu menguasai mereka. Iblis kemudian mencampurkan kebenaran yang dibawa para nabi dengan syubhat dan bidโ€™ah sehingga manusia terpecah menjadi berbagai kelompok dan aliran. Karena itulah Ibnul Jauzi merasa perlu memperingatkan umat tentang perangkap-perangkap iblis agar mereka tidak terjatuh ke dalamnya.Beliau kemudian menyebutkan hadits Hudzaifah radhiyallahu โ€™anhu yang mengatakan bahwa manusia biasa bertanya kepada Nabi tentang kebaikan, sedangkan beliau justru bertanya tentang keburukan karena khawatir terjerumus ke dalamnya. Sebagaimana syair yang masyhur:โ€œAku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya, tetapi untuk menghindarinya. Karena orang yang tidak mengenal keburukan bisa saja terjatuh ke dalamnya.โ€Dari sini dijelaskan bahwa keselamatan diperoleh dengan mengenal kebaikan dan keburukan secara terperinci. Para sahabat adalah generasi yang paling sempurna dalam hal ini karena mereka mengenal puncak keburukan pada masa jahiliyah dan mengenal puncak kebaikan melalui ajaran Nabi Muhammad. Dalam mukadimah kitabnya, Ibnul Jauzi menegaskan bahwa jalan keselamatan dari tipuan setan adalah dengan melazimi sunnah dan jamaah. Beliau membawakan hadits Umar bin Khattab radhiyallahu โ€™anhu bahwa siapa yang ingin mendapatkan kedudukan terbaik di surga hendaknya melazimi jamaah, karena setan lebih dekat kepada orang yang menyendiri. Yang dimaksud jamaah adalah mengikuti aqidah dan manhaj Nabi serta para sahabatnya, bukan membuat pemikiran atau jalan baru dalam agama.Beliau juga membawakan hadits Ibnu Masโ€™ud radhiyallahu โ€™anhu ketika Nabi membuat satu garis lurus dan beberapa garis di kanan kirinya. Garis lurus itu adalah jalan Allah, sedangkan garis-garis lainnya adalah jalan-jalan yang pada setiap jalannya terdapat setan yang mengajak manusia kepadanya. Kebenaran hanya satu, sedangkan jalan kesesatan sangat banyak.Selanjutnya disebutkan hadits tentang perpecahan umat. Nabi menjelaskan bahwa umat beliau akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan dan hanya satu yang selamat, yaitu golongan yang berada di atas jalan yang ditempuh oleh Nabi dan para sahabatnya. Karena itu para ulama salaf selalu menekankan agar umat kembali kepada pemahaman generasi pertama dan tidak membuat perkara baru dalam agama.Pada bab tentang celaan terhadap bidโ€™ah, Ibnul Jauzi menjelaskan bahwa setiap perkara baru dalam agama adalah kesesatan. Beliau membawakan banyak atsar dari para salaf yang sangat keras dalam menjauhi bidโ€™ah. Mereka bahkan tidak mau mendengarkan syubhat ahlul bidโ€™ah karena khawatir hatinya terpengaruh. Para salaf memahami bahwa bidโ€™ah lebih berbahaya daripada maksiat. Orang yang berbuat maksiat masih menyadari kesalahannya dan bisa bertaubat, sedangkan pelaku bidโ€™ah merasa dirinya berada di atas kebenaran sehingga lebih sulit kembali kepada jalan yang benar.Di akhir pembahasan, dijelaskan bahwa inti pesan mukadimah kitab Talbis Iblis adalah bahwa tipuan setan sangat banyak dan sangat halus. Oleh karena itu, siapa yang ingin selamat harus berpegang teguh kepada Al Qurโ€™an, sunnah Nabi, dan pemahaman para sahabat, serta menjauhi segala bentuk bidโ€™ah dan jalan-jalan yang menyimpang. Inilah benteng utama yang akan melindungi seorang muslim dari berbagai jerat dan tipuan iblis.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
P
putri anggraini

๐Ÿ“ Kota Samarinda

Talbis Iblis 1 Berpegang Teguh Kepada Sunah

Tablis iblis (tipuan iblis) yaitu bagaimana cara iblis menipu daya. Metode iblis dalam menipu manusia, maksiatan yang di tawarkan sebagai ketaatan sehingga banyak manusia yang terpedaya.Penulisnya Imam Ibnul Zauzi rahimahullah hidup di abad ke 6 H dikenal sebagai orang yang ahli dalam memberi nasehat. Dizaman beliau yang hadir setidaknya 10.000 orang, terkadang 100.000 orang. Beliau pakar pemberi nasehat. Dan beliau sampai berkata telah masuk islam 20.000 orang.Buku ini terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama muqodimmah, 9 bab perincian contoh-contoh tablis iblis.Berpegangan teguh sunahImam Ibnul Zauzi rahimahullah berkataSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal. Karena dengan akal manusia bisa mengenal Allah sunhanahu wa ta'ala. Dengan akal pula seseorang bisa membenarkan para Rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia pada segala tujuan. Manusia dikasih akal dengan dia mengenal Tuhan, dengan akal manusia mengenal Rasul ini benar. Tapi akal secara independen tidak bisa mengantarkan pada setiap maslahat, karena akal terbatas. Maka di utuslah para Rasul untuk membimbing manusia.Allah sunhanahu wa ta'ala memberikan anugerah yang lain yaitu menciptakan Nabi Adam, sampai beranak pinak. Sampailah tiba munculnya masalah Habil dan Qobil. Ketika syahwat sudah menguasainya, mulailah terjadi kerancuan-kerancuan, akidah dan akidah.Iblis melakukan tipuan. Kata Ibnul Zauzi rahimahullah iblis mencampurkan penjelasan para nabi, penjelasan syariat dengan syubhat. Obat yang dibawa para nabi, dicampur dengan racun sehingga orang-orang terpedaha. Dan caranya sangat banyak, dia iblis memecah belah umat, menjadikan umat ber-aliran-aliran,hawa nafsu masuk dalam segala hal. Maka aku, memandang saya harus menunjukkan manusia terhadap tipuan-tipuan iblis, harus memperingatkan manusia terhadap jerat-jerat iblis. Imam Ibnul Zauzi rahimahullah.Dari hadist Abu Hufaizah, orang-orang bertanya kepada Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam tentang kebaikan, dan aku bertanya tentang keburukan agar aku tidak terjatuh ke dalamnya.Dan orang yang paling selamat yaitu orang-orang yang mengenal keselamatan yang secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci. Orang-orang yang mengenal kebaikan dan keburukan yang secara terperinci adalah para sahabat Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam. Karena mereka mereka hidup di zaman Jahiliyyah yang dimana semua keburukan ada pada zaman itu moral, akidah dan semuanya ada. Dan mereka para sahabat hidup pada zaman dimana Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam di utus, dimana mereka mengetahui semua kebaikan. Kata Ibnul Qoyyim rahimahullah mereka mengenal dipuncak-puncak keburukan dan mereka mengenal di puncak-puncak kebaikan.Oleh sebab itu imam Ibnul Zauzi rahimahullah berusaha mengenalkan keburukan-keburukan, untuk menghindari jebakan syaitan. Syaitan pernah menjebak nabi Adam, maka syaitan berusaha menjebak para ulama dan para ustadz.Perintah untuk melazimi sunah dan memperingatkan bahaya bid'ah, ini adalah solusi. Imam Ibnul Zauzi rahimahullah berkata "kalau anda ingin selamat jerat-jerat syaitan, Maka lazimi sunah dan jauhi bid'ah". Kemaksiatan dianggap ketaatan maka itulah bid'ah,Dari Umar bin Khattab radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam bersabda siapa yang ingin mencapai posisi di tengah surga (surga yang terbaik) maka hendaknya dia melazimi jama'ah. Karena syaitan bersama orang yang sendirian, dan syaitan menjauh dari yang dua orang.Untuk itu jangan punya pemikiran sendirian. Maksudnya ikuti jama'ah kaum muslimin. Jangan ikuti pemikiran yang nyeleneh.Larangan mengikuti jalan yang salahIbnul Zauzi rahimahullah membawakan hadist dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam membuat garis dengan tangan nya, garis lurus. Berliau bersabda, inilah jalan Allah yang lurus, dan Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam membuat garis di kiri dan kanan. Ini jalan-jalan yang miring setiap jalan ada syaitan yang menyeru, maka ikutilah jalan yang lurus (ditengah). Jangan kalian mengikuti jalan-jalan yang lain.Hadist perpecahan umat, imam Ibnul Zauzi rahimahullah diperintahkan mengikuti para sahabat (jamtidak, akidah yang benar.  Tidaklah bid'ah muncul karena ada ide, ide tentang akidah, ide tentang ibadah, tidak kembali ke sumber awal. Sehingga meninggalkan sumber yang benar.Dari Abdullah bin Amr bin Ash Radhiyallahu anhu,  sesungguhnya akan datang pada umatku yaitu perbuatan kemungkaran yang datang pada Bani Israil. Bahkan kalau di Bani Israil ada seorang lelaki ada yang menzinahi ibunya terang-terangan, maka akan ada dari umatku melakukannya. Ssungguhnya Bani Israil telah terpecah menjadi 72 golongan. Dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya dineraka, kecuali 1 golongan disurga. Dan mereka itulah jama'ah.Secara akal ini terasa tidak mungkin, akan tetapi dizaman sekarang semua orang di uji dengan pornografi, diajar dengan kelainan seksual, yang tadinya fitrahnya lurus, menjadi terpengaruh dan rusak. Ini Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam sudah memperingatkan. Saking semangatnya umat islam mengikuti orang terdahulu.Ikutilah jama'ah (pemikiran Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam dan para sahabat nya). Kemudian hadist dari Mu'awiyyah bin Abu Sufyan radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam bersabda ketahuilah  bahwasanya umat terdahulu dari ahli kitab terpecah 72.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
S
Sebrina Lutfiani

๐Ÿ“ Kota Palembang

Ringkasan BAB 1

Tablis Iblis #1BAB 1BerpegangTeguh kepada SUNNAHKajian Kibab IblisKarya Imam Ibnul JauziUstadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.AApa itu Talbis Iblis?Publish Inggris adalah metode iblis untuk menipu manusia dengan membuat kemaksiatan seolah-olah itu adalah ketaatan sehingga banyak manusia yang terperdayaIsi Kitab 13 BAB1. 4 BAB pertamaโ€ข [ ] Berpegang teguh pada sunnahโ€ข [ ] Mencela bidโ€™ahโ€ข [ ] Peringatan terhadap tipu daya iblisโ€ข [ ] Definisi talbis1. 9 BAB Selanjutnya Tipu daya iblis terhadap kelompok ulama, penguasa, zuhud, sufiah, orang shalih dan seluruh manusia dengan cara memanjangkan harapan dan melupakan kematian.Agar selamat dari tipu daya Iblis1. Berpegang teguh pada Sunnah. Ikuti jaah kaum muslim dan jangan sendirian.2. Jauhi bidโ€™ah semua perkara yang tidak diajarkan oleh Rasulullah3. Waspada dengan jerat setan, karena ketikahawa nafsu dan syubhat menguasai, kebenaran dan nasihat susah masuk. -brinalutfiani-@komunitas_beekind #jejakcahaya

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
K
Khuszaifa Nadia

๐Ÿ“ Kota Tangerang

Ringkasan Ba 1 - Talbis Iblis

Talbis IblisTalbis Iblis => Tipuan Iblis ( Memperdaya manusia seakan-akan itu adalah kebaikan, padahal ternyata itulah keburukan )Talbis : Metode Iblis dalam menipu manusia ( Kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terperdaya )Penulis buku : Al Imam Ibnul Jauzi Rahimahullahu taโ€™ala ( Dikenal sebagai orang yang ahli dalam memberi nasehat )Terdiri dari 13 Bab, 4 Bab pertama ( Muqoddimah ), 9 bab ( Perincian Bab ) ุตูˆุจู„ ู…ูˆุถูˆุนBab 1 => Perintah Untuk Melazimi Sunah Wal Jamaโ€™ahBab 2 => Celaan terhadap Bidโ€™ah dan Ahlul Bidโ€™ahBab 3 => Peringatan tentang Fitnah Iblis dan Tipuan2nyaBab 4 => Makna Talbis dan Al Ghururูุฅู† ุฃุนุธู… ุงู„ู†ุนู… ุนู„ู‰ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ุงู„ุนู‚ู„Sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seprang bisa mengenal Allah, dengan akal pula seorang bisa membenarkam para rosulOleh karenanya akal secara independen tidak bisa mengantarkan kepada segala tujuan,seluruh maslahat manusia, karena akal terbatas tentunya, karenanya Allah mengutus para Rosul untuk membimbing akal tersebut.Allah juga memberikan anugerah yang lain, anugerah yang pertama di turunkan kepda Nabila adam alaihisalam, kemudian mengajarkan kepada anak keturunannya dengan wahyu sampai akhirnya qobil membunuh habil saudaranya sendiri ketika syahwat sudah menguasainya kemudian mulailah terjadi kerancuan2.Iblis melakukan tipuan tatkala menggoda manusia ( kata ibnul jauzi rahimahullah ) setan mencampurkan penjelasan para nabi, penjelasan syariat dengan syubhat, obat yang di bawa para nabi dicampur dengan racun, sehingga orang- orang terpedaya.Iblis memperpecah umat, membuat umat berkelompok-kelompok, menjadi aliran aliran, hawa nafsu masuk dalam segala hal.Hudzaifah Ibnul Yaman mengatakanูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ููˆู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุนูŽู†ู’ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ูˆูŽูƒูู†ู’ุชู ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ูู‡ู ุนูŽู†ู’ ุงู„ุดูŽู‘ุฑูู‘ ู…ูŽุฎูŽุงููŽุฉูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุฏู’ุฑููƒูŽู†ููŠ"Dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah ๏ทบ tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan karena aku takut keburukan itu akan menimpaku." (HR. Bukhari no. 3411 dan Muslim no. 1847).Oleh karenanya orang yang paling selamat adalah orang yang mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci.MUQODDIMAHุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ูˆูŽุฅููŠูŽู‘ุงูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ููุฑู’ู‚ูŽุฉูŽ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ูˆูŽุงุญูุฏู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุงูุซู’ู†ูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽุจู’ุนูŽุฏู ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุจูุญู’ุจููˆุญูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ููŽู„ู’ูŠูŽู„ู’ุฒูŽู…ู ุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉูŽ"Hendaklah kalian berjamaah dan jauhilah perpecahan, karena setan bersama orang yang sendirian dan dia lebih jauh dari dua orang. Barangsiapa yang menginginkan buhbuhata al-jannah (tengah-tengah surga/posisi terbaik di surga), maka hendaklah ia melazimi (tetap bersama) jamaah."

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
E
Eva Siti Lestari

๐Ÿ“ Kabupaten Garut

Resume Kajian Online Via Youtube Membahas "Talbis Iblis Bagian 1" Bersama Al Ustadz Firanda Andirja, Hafidzahullahu

Talbis iblis adalah metode iblis dalam menyesatkan manusia dengan kemaksiatan yang dibungkus ketaatan sehingga banyak yang terpedaya seolah olah keburukan adalah kebaikan.Penulis Kitab ini adalah imam Ibnul Jauzi Rahimahullahu, beliau hidup di abad ke 6 hijriah, dikenal sebagai orang yang ahli memberikan nasihat, buku ini ditulis dalam 13 bab , 4bab pertama adalah muqaddimah dan sisa bab lainnya berupa contoh contoh talbis iblis.Bab pertama : Melazimi sunnahBab kedua : Celaan terhadap bidah dan pelaku bidahBab ketiga : Peringatan fitnah iblis dan tipuannya Bab keempat : tipuan iblis dalam ghululBab kelima : adalah contoh contoh talbis iblis dalam menipu manusia yg berkaitan dengan aqidah dan agamabab keenam : talbis iblis kepada ulama dalam hal ilmuBab ketujuh : Tentang bagaimana syaitan menipu para penguasa Bab kedelapan : Tentang talbis iblis kepada ahli ibadah dalam hal ibadah sehingga mereka terjebak Bab kesembilan : tipuan Syaitan kepada orang yang ZuhudBab kesepuluh : Tentang bagaimana syaitan menipu orang sufiyah sehingga terjebak kepada bidah yg seakan ketaatanBab kesebelas : Tipudaya iblis terhdap orang yang istiqamah dengan perkara yang disangka karomah padahal bukanBab kedua belas : Tipuan Syaitan kepada orang awamBab ketiga belas : Tipuan Syaitan dengan angan angan sehingga manusia melupakan kematianMuqaddimah Beliau penulis memulai dengan memuji Allah , bersyahadatain,dan bershalawat kepada nabi, beliau berkata amma ba'dhu.. beliau menyebutkan sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal manusia bisa mengenal Allah taala, dengan akal pula seseorang bisa membernarkan para rasul ,hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia kepada tujuan, Karena akal terbatas , Maka Allah mengutus para rasul untuk membimbing akal tersebut bersama kitab-kitab suci, Oleh karenanya syariat itu seperti matahari adapun akal seperti mata , Artinya mata bisa melihat jika ada cahaya karena untuk melihat butuh cahaya yang cukup.Allah memberikan anugerah yang lain selain akal, Yaitu di utusnya Nabi Adam 'alaihissalam, kemudian beranak pinak dan mengajarkan wahyu yang diberikan oleh Allah kepada anak keturunannya sampai akhirnya pada suatu masa Qabil membunuh Habil pada saat syahwat sudah menguasai, kemudian terjadilah kerancuan-kerancuan sehingga muncul berbagai macam perselisihan sehingga dugaan iblis bahwasanya dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi , Iblis melakukan tipuan dengan mencampurkan penjelasan syariat dengan syubhat, obat yang dibawa para Nabi dicampur racun sehingga orang-orang terpedaya, Cara mereka sangat banyak sehingga menjadikan umat berkelompok , terpecah belah dan hawa nafsu masuk dalam segala hal.Buku ini menjelaskan bagaimana tipu daya iblis agar kitabsemua bisa terhindar dari jerat" tersebut.Hudzaifah berkata, โ€œManusia dahulu biasa bertanya pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam mengenai kebaikan. Aku sendiri sering bertanya mengenai kejelekan supaya aku tidak terjerumus di dalamnya.โ€ ( HR. Bukhari no. 3411 dan Muslim no. 1847)Para ulama, seperti Syaikh Sulaiman At-Tamimi, juga menekankan bahwa "siapa yang tidak mengenal kecuali kebaikan saja, tentu ia bisa saja mendatangi kejelekan". Orang yang selamat adalah yang mengenal keburukan maupun kebaikan secara terperinci kemudian dia mengenal dosa dosa besar sehingga dia beramal diatas ilmu.Para ulama menyebutkan dalam hal ini adalah para sahabat karena mereka pernah hidup di zaman jahiliyah yang pada masa itu keburukan terkumpul, kemudian mereka mendapatkan cahaya hidayah dengena diutusnya Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam sehingga mereka mengenal keburukan dan kebaikan secara terperinci.Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,"Demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang ayat-ayat Kami (agar orang-orang beriman mengambil pelajaran darinya) dan agar mereka bisa (orang-orang musyrik) mengatakan, 'Engkau telah mempelajari ayat-ayat itu (dari Ahli Kitab),' dan agar Kami menerangkannya kepada orang-orang yang mengetahui."(Surat Al-An'am ayat 105)Ayat ini menjelaskan agar kita tidak hanya mengenal kebaikan saja akan tetapi keburukan pun harus di kenal secara terperinci.Dari Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ๏ทบ bersabda: "Barangsiapa yang menginginkan keluasan surga (bagian tengah atau terbaik dari surga), maka hendaklah ia menetapi jamaah (bersama kaum muslimin), karena setan bersama satu orang, dan ia lebih jauh dari dua orang." (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan lainnya).Maka berjamaah lah dan jangan memiliki pemikiran sendiri,karena mudah bagi syaitan menggoda orang yang sendirian, ikutilah akidah yang benar yaitu aqidahnya kaum muslimin dan janganlah menyimpang dari apa yang diyakini oleh mereka.Dari Hamad, dari 'Asim, dari Abu wa'il ia berkata, Abdullah Bin Mas'ud berkata: Suatu hari Rasulullah membuat sebuah garis lurus bagi kami, lalu bersabda, โ€˜Ini adalah jalan Allahโ€™. Dan 'Ashim meniru beliau dengan membuat garis lurus seraya berkata, โ€˜Ini adalah jalan Allahโ€™.Kemudian beliau membuat garis lain pada sisi kiri dan kanan garis tersebut, lalu bersabda, โ€˜Ini adalah jalan-jalan (yang banyak), pada setiap jalan terdapat setan yang mengajak kepada jalan itu,โ€™ kemudian beliau membaca ayat ูˆูŽุฃูŽู†ู‘ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุตูุฑูŽุงุทููŠ ู…ูุณู’ุชูŽู‚ููŠู…ู‹ุง ููŽุงุชู‘ูŽุจูุนููˆู‡ู) yakni: garis yang pertama; (ูˆูŽู„ุงูŽุชูŽุชู‘ูŽุจูุนููˆุง ุงู„ุณู‘ูุจูู„ูŽ), yakni garis-garis yang lain; (ููŽุชูŽููŽุฑู‘ูŽู‚ูŽ ุจููƒูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุณูŽุจููŠู„ูู‡ู ุฐู„ูƒู… ูˆุตุงูƒู… ุจู‡ ู„ุนู„ูƒู… ุชุชู‚ูˆู†)(diriwayatkan oleh Imam an-Nasa'i dalam tafsirnya 1/ 385 no.194; Imam Ahmad dalam musnadnya 1/435,465; Imam Ad-Darimi dalam sunannya 1/67-68, bab dibencinya mendahulukan pendapat akal; Imam Ibnu Hibban dalam shahihnya (Al-Ihsan 1/181 no.7); Imam Al-Hakim dalam mustadrak 2/318 dari banyak jalur dari hammad bin Zaid. Imam Hakim berkata tentang hadis ini: Sanadnya shahih namun Imam Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya. Dan Syekh al-Albani menghasankan sanadnya dalam kitab dzilal al-Jannah 1/13).Dari Abu 'Amir al-Hauzaniy 'Abdillah bin Luhai, dari Mu'awiyah bin Abi Sufyan, bahwasanya ia (Mu'awiyah) pernah berdiri di hadapan kami, lalu ia berkata: โ€œKetahuilah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdiri di hadapan kami, kemudian ia bersabda, โ€œKetahuilah sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan dan sesungguhnya umat ini akan terpecah belah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan, (adapun) yang tujuh puluh dua akan masuk Neraka dan yang satu golongan akan masuk Surga, yaitu โ€œal-Jama'ah.โ€Keterangan:Hadits ini diriwayatkan oleh:Abu Dawud, Kitabus Sunnah Bab Syarhus Sunnah no. 4597, dan lafazh hadits di atas adalah dari lafazh-nya.Ad-Darimi, dalam kitab Sunan-nya (II/241) Bab fii Iftiraqi Hadzihil Ummah.Imam Ahmad, dalam Musnad-nya (IV/102).Al-Hakim, dalam kitab al-Mustadrak (I/128).Al-Ajurri, dalam kitab asy-Syari'ah (I/314-315 no. 29).Ibnu Abi 'Ashim, dalam Kitabus Sunnah, (I/7) no. 1-2.Ibnu Baththah, dalam kitab al-Ibaanah 'an Syari'atil Firqah an-Najiyah (I/371) no. 268, tahqiq Ridha Na'san Mu'thi, cet.II Darur Rayah 1415 H.Al-Lalikaa-iy, dalam kitab Syarah Ushul I'tiqad Ahlus Sunah wal Jama'ah (I/113-114) no. 150, tahqiq Dr. Ahmad bin Sa'id bin Hamdan al-Ghaamidi, cet. Daar Thay-yibah th. 1418 H.Al-Ashbahani, dalam kitab al-Hujjah fii Bayanil Mahajjah pasal Fii Dzikril Ahwa' al-Madzmumah al-Qismul Awwal I/107 no. 16.Rasulullah mengabarkan bahwa akan datang suatu masa dari umatku dimana pada saat itu hawa nafsu menggerogoti mereka, maka jika kita tidak memiliki ilmu agama yang baik tentu akan mudah terjebak kepada kekufuran.Maka solusi agar kita tidak terjerumus kepada kepada tipu daya syaitan adalah dengan Melazimi jama'ah, mengikuti apa yang ada pada Rasulullah shalallahu alaihi wa salam dan para sahabatnya.Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu Anhu berkata, "Sederhana dalam As-Sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh di dalam bid'ah."Imam Abul โ€˜Aliyah berkata, โ€œHendaklah kalian berpegang dengan urusan yang pertama, yang mereka (para sahabat) jalani sebelum mereka berselisihโ€. (Riwayat Ibnul Jauzi, Talbis Iblis, hlm. 8)-Imam Al-Auzaโ€™i Rahimahullahu Taโ€™ala memberikan nasihat yang sangat berharga:โ€œBersabarlah di atas sunnah, berhentilah di mana kaum (salaf) berhenti, katakanlah apa yang mereka katakan, dan tinggalkan apa yang mereka tinggalkan. Tempuhlah jalan salafus shalih, karena apa yang mencukupi mereka akan mencukupimu.โ€Celaan kepada bid'ah ahlul bid'ahDari Ummul Mu'minin Ummu Abdillah Aisyah Radiyallahu 'anha, ia mengatakan, โ€œRasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Barangsiapa yang mengada-adakan dalam urusan (agama) kami ini yang bukan berasal darinya, maka amalan tersebut tertolak'.โ€ Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim.Diantara buruknya bid'ah adalah ketika seseorang mulai senang dengan bid'ah maka yang sudah menjadi kecil bahkan ditinggalkan, sepeti Sunnah Sunnah shalat dll.Dari Abu Najih Al-โ€˜Irbadh bin Sariyah radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata, โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memberikan nasihat kepada kami dengan nasihat yang membuat hati menjadi bergetar dan mata menangis, maka kami berkata, โ€˜Wahai Rasulullah! Sepertinya ini adalah wasiat dari orang yang akan berpisah, maka berikanlah wasiat kepada kami.โ€™ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€˜Aku berwasiat kepada kalian agar bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat meskipun kalian dipimpin seorang budak. Sungguh, orang yang hidup di antara kalian sepeninggalku, ia akan melihat perselisihan yang banyak. Oleh karena itu, wajib atas kalian berpegang teguh pada sunnahku dan Sunnah khulafaur rosyidin al-mahdiyyin (yang mendapatkan petunjuk dalam ilmu dan amal). Gigitlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian, serta jauhilah setiap perkara yang diada-adakan, karena setiap bidah adalah sesat.โ€ (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, ia berkata bahwa hadits ini hasan sahih). [HR. Abu Daud, no. 4607 dan Tirmidzi, no. 2676. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini sahih].Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah dan lainnya, Rasulullah ๏ทบ bersabda bahwa akan ada sekelompok umatnya yang dihalau dari telaga sebagaimana unta yang tersesat. Saat beliau memanggil mereka, malaikat berkata: "Sesungguhnya mereka telah mengubah-ubah (ajaranmu) sepeninggalmu," lalu Nabi bersabda: "Menjauhlah (celakalah) mereka!"Tidaklah seorang pelaku bidah lebih semangat melakukan kebidanan kecuali semakin jauhnya mereka dengan Allah. Sebagian orang sibuk dengan bid'ah sehingga seolah olah lama lama agama terlihat sama , pada awalnya sederhana namun lama lama mulai mengejek orang yang mengamalkan Sunnah, merasa paling pintar dan yang lainnya tertinggal.Bahkan perbuatan bid'ah lebih iblis cintai daripada maksiat, karena bertaubat dari dosa maksiat lebih mudah daripada bertaubat dari bid'ah. Jika bid'ah tersebar maka Sunnah perlahan mulai pudar dan hilang.Al-Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah berkata, "Barangsiapa membantu ahlul bid'ah, maka sungguh ia telah membantu untuk merobohkan Islam."(Diriwayatkan dalam Hilyah Al-Auliya' 8/103)Pengertian Sunnah & Bid'ahIbnul Jauzi menjelaskan Sunnah secara bahasa adalah jalan. Tidak diragukan bahwa ahlul atsar mereka adalah orang yang mengikuti Nabi shalallahu alaihi wa salam, karena mereka berada di atas jalan yang belum ada bid'ah pada masanya, karena bidah muncul setelah lara sahabat wafat, ahlussunah adalah orang yang memegang Sunnah Nabi.Bid'ah adalah perbuatan yang dulunya tidak ada kemudian di ad adakan , namun secara dominan. Bisanya perkara bidah itu menyelisihi syari'at, adapun perkara yang di ada ada namun tidak menambah maupun mengurangi syariat maka jumhur ulama dahulu membencinya mereka menjauh dari perkara yang baru walaupun itu boleh untuk menjaga perkara ittiba'. Mereka menjauhi perkara bidah yang berkaitan dengan ritual.Penulis (Ibnul Jauzi) menyebutkan Firqah terbagi 6, dan dari 6 tersebut terbagi lagi kedalam 12 bagian ,sehingga total seluruhnya adalah 72, ke enam Firqah tersebut adalah 1)Al haruriyah (khawarij)2) Al Qadariyah3) Al Jabariyah4) Murji'ah5)Rafidhah6) JahmiyahDan golongan yang selamat adalah yang berpegang teguh dengan Sunnah dan menjauhi bid'ahReferensi hadits Rumaysho.comMuslim.or.idRumaysho.comAlmanhaj.or.id tafsirweb.com

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
D
Dewi Lestari

๐Ÿ“ Kota Banjarbaru

Talbis iblis #1 Bab 1 - BERPEGANG TEGUH KEPADA SUNNAH

Talbis Iblis #1 : BAB 1 - Berpegang Teguh Kepada SunnahTalbis Iblis adalah tipuan iblis yaitu Bagaimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan akan itu adalah kebaikan padahal ternyata itu adalah keburukan.Jadi Talbis yaitu metode iblis dalam menipu manusia dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yg terpedaya.Penulisnya yaitu al-imam Ibnul Jauzi yg hidup di abad keenam hijriah,dikenal sebagai orang yg ahli memberi nasihat.sehingga seakan akan beliau menggeluti ttg metode2 iblis dalam menggoda manusia dengan berbagai macam model manusia.Buku ini terdiri dari 13 Bab,4 bab pertama bs dikatakan muqaddimah.sementara 9 bab berikutnya adalah perincian daripada contoh2 talbis Iblis.Bab 1 ttg perintah untuk al-amr bil jumi Sunnah waljamaah,perintah untuk melazimiSunnah.Bab 2 tentang celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah.Bab 3 peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan2nya.Bab 4 tentang apa maknanya talbis dan Al-Qur'an.Contoh2 talbis Iblis kepada berbagai model manusia tanpa terkecuali.Bab 5 tentang bagaimana talbis Iblis berkaitan dengan aqidah dan agama.Bab 6 tentang bagaimana talbis Iblis kepada para ulama dalam berbagai macam bidang ilmu,bagaimana setan masuk kepada para ulama.Bab 7 tentang bagaimana para setan menipu para penguasa,sehingga mereka terjebak dlm jerat setan.Bab 8 tentang bagaimana talbis Iblis terhadap para ahli ibadah,sehingga ahli ibadah ini terjebak dalam kemaksiatan dalam bentuk yg Mereka rasakan itu ketaatan.Bab 9 tentang bagaimana tipuan setan terhadap orang yang Zuhud (yg tidak ingin dunia,fokus kepada akhirat)Bab 10 tentang bagaimana setan bs menipu orang2 sufiah sehingga mereka terjebak dalam praktek2 bid'ah,yg mereka sangka adalah ibadah/ketaatan tp ternyata itu adalah bid'ah yg mungkar.Bab 11 tentang tipuan setan kepada orang2 yg istiqomah.dengan petkara yy disangka karomah ternyata bukan karomah.Bab 12 bagaimana setan menipu orang2 Awam.Bab 13 tipuan setan kepada semua manusia dengan memperpanjang angan2 sehingga melupakan kematian.Sesungguhnya nikmat yg paling besar bagi manusia adalah akal.karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah SWT dan para rasul.hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia kepada segala tujuan.oleh karenanya harus diutus para rasul untuk membimbing akal tersebut,kemudian diturunkan kitab2 suci.Oleh karenanya syariat yg dibawa oleh para rasul seperti matahari,adapun akal seperti mata.artinya mata bs melihat tapi kalau tidak ada cahaya percuma tidak bs melihat.Maka dari itu untuk bs melihat dgn baik perlu cahaya yg cukup.Kemudian Allah SWT memberi anugerah yg lain.yg pertama diantaranya nabi Adam AS kemudian berakak Pinak,mengajarkan Kpd anak keturunannya dgn Wahyu dari Allah SWT.sampai akhirnya terjadi Qabil membunuh habi saudaranya sendiri ketika syahwat sudah menguasainya.kemudian mulailah terjadi kerancuan 2 sampai muncullah berbagai macam aqidah2, berbagai mcm aliran2,sehingga dugaan iblis bahwasannya dia bs menyesatkan manusia telah terjadi.Iblis melakukan tipuan kepada manusia dengan cara mencampurkan obat yg dibawa nabi dengan racun,sehingga orang2 terpedaya.cara iblis sangat bnyk sehingga akhirnya dia memecah belah umat,menjadikan umat berkelompok 2.sehingga beliau harus mengingatkan manusia dari tipuan2 iblis.dan saya harus menunjukan manusia trrhdp perangkat2 iblis dan ingatkan ttg bahaya tipuan iblis agar kita semua terhindar dari jeratan iblis.Dlm hadist Bukhari muslim,org2 bertanya kepada nabi ttg kebaikan,aku bertanya ttg keburukan.bagaimana agar tidak terjerumus dlm keburukan? "Aku mengenal keburukan bukan untuk melakukannya tapi untuk meninggalkannya.orang yg paling selamat adalah orangyg mengenal kebaikan secara terperinci dan mengenal keburukan secara terperinci.Orang yg paling sempurna dlm hal ini adalah para sahabat,karna para sahabat prnh hidup di zaman jahiliah.dan di jahiliyah semua keburukan terkumpul.kemudian mereka mendapat cahaya hidayah dgn diutusnya nabi Muhammad SAW dan mereka mengenal kebaikan secara terperinci.Siapa yg ingin mencapai posisi surga terbaik maka hendaknya dia melazimi sunnah.karena setan bersama dengan orang yg sendirian.Ini jalanku yg lurus maka ikutilah jalanku,jgn ikuti jln2 yg lain.Sesungguhnya akan dtng pada umatku yaitu kemungkaran sebagaimana yg dtng pada Bani Israil.sesungguhnya Bani Israil tlh terpecah belah menjadi 72 golongan dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan,kecuali 1 aliran.yaitu orang yg melazimi apa yg dipegang oleh para Sholeh,yg nabi dan sahabat berada di atasnya.ini cara beragama yg benar.Dan akan muncul dari umatku suatu kaum,dmn hawa nafsu mengalir, menggerogoti mereka,sebagaimana rabies menjalar.Sederhana dlm sunah lebih baik daripada sungguh2 dlm bid'ahhendaknya kalian berpegang teguh dgn perkara yg pertama yg para sahabat diatasnya sebelum muncul perpecahan.Sabarkanlah dirimu diatas sunah.Seluruh jalan tertutup bagi manusia kecuali yg mengikuti riwayat dr rasul dan mengikuti sunnah nabi.karena seluruh pintu2 kebaikan terbuka menuju Sunnah nabi.Siapa yg mengadakan perkara2 baru dlm agama yg tidak ada contoh terdahulu maka tertolak.diantara buruknya bid'ah,ketika seseorang sudah senang dgn bid'ah yg Sunnah dia tinggalkan.Aku wasiatkan pada kalian untuk bertakwa kepada Allah SWT, untuk mendengar dan taat kepada pemimpin, meskipun pemimpin kalian adalah seorang budak hitam.hendaknya kalian berpegang teguh pada Sunnahku dan para sahabatku.Aku nanti di hari kiamat aku mendahului kalian di telagaku,ada orang2 ketika mau menuju ke telagaku dicabut,"ya Rabb itu adalah sahabat2ku."Tidaklah seorang pelaku bid'ah semakin semangat dlm bid'ahnya kecuali semakin jauh dari Allah SWT.Bid'ah Lebih dicintai iblis daripada maksiat.maksiat orang masih bs diharapkan untuk bertaubat tp pelaku bid'ah sulit,karna dia merasa berada diatas kebenaran.Siapa yg mendengar dari ahli bid'ah maka tidak ada manfaatnya.siapa yg berjabat dgn ahli bid'ah maka dia mengurai islam sedikit demi sedikit.Siapa yg membantu ahli bid'ah maka dia membantu dirusaknya Islam.Ahlusunnah artinya pemegang Sunnah nabibid'ah artinya kegiatan yg dahulunya tidak ada kemudian diada adakan.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
D
Ditha Ayuningtyas

๐Ÿ“ Kota Administrasi Jakarta Selatan

TALBIS IBLIS MATERI 1

Tablis IblisMateri 1https://youtu.be/C9JF_ELdmj4?si=fYQTAMVFEWE613LpTablis iblis : tipuan iblis kepada manusia yg seakan akan hal tersebut adalah kebaikan padahal aslinya merupakan keburukan. (Tipuan setan)Allah memberikan nikmat besar berupa Akal, dengan akal kita bisa mengenal Allah dan sunah sunnah RasulBanyak cara setan menipu manusia seperti :1. Mencampur kebenaran dengan Subhat2. Mencampur obat dengan racun3. Memecah umat dengan berkelompok4. Adanya hawa nafsu dalam beragamaCara selamat dr tablis iblis :1. mengikuti petunjuk Al Quran dan As Sunnah2. Menjauhi bidah dan syubhat3. Melazimi berjamaah4. Selalu bersabar atas sunnah5. Berteman dengan teman solehcara melindungi diri :1. Perbanyak ilmu agama2. Luruskan niat3. Bertanya dengan ahlinya jika ragu4. Jangan mudah tergiur dengan hal yang terlihat bagus tp tidak jelas dasarnya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya2 Juni 2026
R
Risdayani Pratiwi

๐Ÿ“ Kota Makassar

Materi 1

"Talbis" metode iblis dalam menipu manusia dengan menyodorkan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terperdaya.Nikmat yang paling besar bagi manusia adalah "AKAL", karena dengan akal itu manusia bisa mengenal Allah. Dengan akal pula seseorang bisa membenarkan para Rasul. Hanya saja Akal secara independen tidak bisa mengantarkan kepada seluruh maslahat manusia karena kemampuan akal terbatas, oleh karena itu dipilih para Rasul dan Nabi, dan diturunkanlah kitab-kitab. Rasul adalah cahaya dan manusia ada mata, dibutuhkan cahaya yang cukup agar mata bisa melihat. Hudzaifah berkata, โ€œManusia dahulu biasa bertanya pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam mengenai kebaikan. Aku sendiri sering bertanya mengenai kejelekan supaya aku tidak terjerumus di dalamnya.โ€ ( HR. Bukhari no. 3411 dan Muslim no. 1847)Siapa yang hanya mengenal kebaikan tidak mengenal keburukan, dia bisa terjerumus pada kebaikan tersebut. Orang yang paling selamat adalah yang mengenal kebaikan secara terperinci dan keburukan secara terperinci. Dan yang paling sempurna dalam hal ini adalah para Sahabat karena mereka hidup di zaman jahiliah (puncak keburukan) dam zaman Nabi Muhammad (puncak kebaikan). MUQODDIMAH1. Perintah mengikuti ahlus sunnah wal jamaahIkuti ahlussunnah wal jamaah, jangan membuat jalan sendiri. Setan selalu menggoda untuk meninggalkan jalan yang lurus."Siapa yang menginginkan pertengahan atau tempat yang terbaik di surga, hendaklah dia melazimi (senantiasa bersama) jamaah. Karena sesungguhnya setan bersama satu orang, dan dia akan lebih jauh dari dua orang."(HR. Tirmidzi)"Sungguh akan datang kepada umatku apa yang telah datang kepada Bani Israil, layaknya sepasang sandal yang serupa (sejajar). Sehingga jika ada di antara mereka yang menyetubuhi ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan, niscaya akan ada dari umatku yang melakukan perbuatan tersebut." (HR. At-Tirmidzi)Dari Abu โ€˜Amir al-Hauzaniy โ€˜Abdillah bin Luhai, dari Muโ€™awiyah bin Abi Sufyan, bahwasanya ia (Muโ€™awiyah) pernah berdiri di hadapan kami, lalu ia berkata: โ€œKetahuilah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pernah berdiri di hadapan kami, kemudian beliau bersabda, โ€œKetahuilah sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan dan sesungguhnya ummat ini akan berpecah belah menjadi 73 (tujuh puluh tiga) golongan, (adapun) yang tujuh puluh dua akan masuk Neraka dan yang satu golongan akan masuk Surga, yaitu โ€œal-Jamaโ€™ah.โ€Jika orang tidak punya landasan agama yang baik maka akan gampang tertipu syubhat yang terstrukturNasehat dari para salaf:1. โ€œSederhana dalam as-sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh didalam bidโ€™ahโ€. (HR. Al Hakim)2. Nasehat Tabi'in Abul 'AliyahุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ุฃูŽูˆูŽู‘ู„ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ูƒูŽุงู†ููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูู’ุชูŽุฑูู‚ููˆุง"Hendaknya kalian berpegang teguh dengan urusan yang awal, yang dahulu dianut oleh mereka sebelum terpecah belah."3. Pesan Imam Al-Auza'i"Sabarkanlah dirimu di atas As-Sunnah, berhentilah di tempat mereka (para sahabat) berhenti, katakanlah apa yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa yang mereka tahan, dan tempuhlah jalan pendahulu kalian yang shalih (Salafush Shalih), karena apa yang mencukupi bagi mereka niscaya akan mencukupi pula untukmu."4. Pesan Imam Sufyan Ats-Tsauri"Tidak dibolehkan (yakni tidak diterima) suatu perkataan kecuali dengan amalan, dan tidak dibolehkan perkataan dan amalan kecuali dengan niat, dan tidak dibolehkan perkataan, amalan, dan niat kecuali sesuai dengan As-Sunnah."2. Celaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ahSebagian ahlul bid'ah tidak suka dengan sunnah. Karena jika mereka sudah senang dengan bid'ah mereka sudah tidak mau dengan sunnah. "Aku akan mendahului kalian di telaga (Al-Haudh). Barangsiapa yang melewatinya, ia akan minum. Dan barangsiapa yang meminumnya, ia tidak akan haus selama-lamanya. Sungguh, benar-benar akan datang kepadaku beberapa kaum yang aku mengenali mereka dan mereka mengenaliku, kemudian dipisahkan antara aku dan mereka. Maka aku berkata: 'Sesungguhnya mereka adalah bagian dariku (umatku)!' Lalu dikatakan kepadaku: 'Sesungguhnya engkau tidak mengetahui apa yang mereka ada-adakan (perkara baru/bid'ah) sepeninggalmu!' Maka aku pun berkata: 'Menjauhlah, menjauhlah (celakalah) bagi orang yang mengubah (agama) setelahku!'" (HR. Bukhari no. 6585 dan Muslim no. 2291).Seseorang harus berusaha menjauhi bid'ah sejauh-jauhnya. Jika mengetahui bid'ah jangan coba-coba mendekatSufyan ats-Tsauri. Beliau mengatakan "Bid'ah itu lebih disukai oleh Iblis dibandingkan dengan maksiat biasa, karena pelaku maksiat akan mudah bertobat, sedangkan pelaku bid'ah sangat sulit untuk bertobat." Karena dia merasa sudah berada di atas kebenaranโ€œKetika Sulaiman at-Taimi jatuh sakit, beliau menangis dengan sangat pilu. Lalu ada yang bertanya kepadanya, โ€˜Apa yang membuatmu menangis? Apakah engkau takut menghadapi kematian?โ€™ Beliau menjawab: โ€˜Tidak, tetapi aku pernah berjalan melewati seorang Qadariyah (pengikut bid'ah yang mengingkari takdir) lalu aku mengucapkan salam kepadanya. Aku sangat takut jika Rabbku, Azza wa Jalla, akan menghisabku (meminta pertanggungjawaban) karena salam tersebutโ€™.โ€Bid'ah adalah perbuatan yang dulunya tidak ada lalu diada-adakan. Kalau ada perkara yang diada-adakan tapi tidak menambah atau mengurangi syariat maka jumhur salaf terdahulu membencinya dan mereka selalu menjauh dari perkara yang baru meskipun hal itu boleh. Contohnya: Mengumpulkan Al qur'an dalam 1 mushaf. Saking berhati-hatinya para salaf untuk menjauhi bid'ah sejauh-jauhnya. Adapun jika berkaitan dengan ritual, para salaf menghindarinya. Contohnya: Dzikir bersama ramai-ramai dan ada pemimpinnya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
Y
Yunita Sari

๐Ÿ“ Kota Tangerang Selatan

Ringkasan Bab 1

Ringkasan Kajian TALBIS IBLIS #1 Berpegang Teguh Kepada Sunnah Karya Al Imam Ibnul Jauzi Rahimahullah ๐ŸŽ™๏ธUstadz Dr.Firanda Andirja M.A.-Talbis Iblis (tipuan Iblis ) :bagaimana Iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu kebaikan ,padahal ternyata itu adalah keburukan .-Talbis Iblis(metode Iblis dalam menipu manusia :dibawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan.kwmaksiatan yang disodorkan oleh iblis seakan-akan dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terperdaya.Sesungguhnya Nikmat yang paling besar bagi manusia adalah Akal.karena dengan akal Seseorang bisa mengenal Allah Subhanallahu wataala.Dengan Akal pula menjadikan seorang bisa membenarkan Para Rasul Utusan Allah

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
D
Dwi Linda Blitariani Rengen

๐Ÿ“ Kota Depok

Ringkasan Mukadimah Kajian Kitab Talbis Iblis

Kitab Talbis Iblis Al-Imam Ibnul JauziMukadimahSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang dapat mengenal Rabb-Nya dan para Rasul-Nya. Akal secara indipenden tidak dapat mengantarkan ke semua maslahat manusia karena akal terbatas, maka diutuslah rasul untuk membimbing akal manusia. Syariat yang dibawa oleh para rasul itu seperti matahari dan akal bagaikan mata. Mata dapat melihat namun membutuhkan cahaya cukup. Begitu pula akal, tak mampu melihat kebenaran tanpa syariat.Sasaran Tipu Daya Iblis (Berdasarkan Golongan)Para Ulama dan CendekiawanAhli Ibadah (Abid)Para Sufi dan Orang ZuhudPara Penguasa dan SultanOrang Awam

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
N
Nur Fathiyyah

๐Ÿ“ Kota Depok

Pertemuan 1 - Berpegang Teguh Kepada Sunnah

Berpegang Teguh Kepada SunnahTalbis Iblis = Tipuan IblisBagaimana iblis memperdaya manusia seakan2 itu adalah kebaikan padahal merupakan kemaksiatan, atau kemaksiatan dibuat seolah-olah ketaatanKitab ini ditulis oleh Imam Ibnul Jauzi (hidup di abad ke-6 H), beliau ahli dalam memberi nasihat. Buku ini terdiri dari 13 bab:4 Bab pertama muqoddimah (lazimi sunnah, jauhi bid'ah)9 Bab berikutnya adalah perincian contoh-contoh talbis iblisBab 1 : Perintah untuk Melazimi Sunnah wal Jama'ahBab 2 : Celaan terhadap bid'ah dan ahli bid'ahBab 3 : Peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannya*Bab-bab berikutnya contoh2 talbis iblisMUQODDIMAHSesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal Allah dan bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan pada seluruh maslahat manusia (akal terbatas), oleh karenanya Allah mengutus para rasul untuk membimbing akal tsb dan diturunkan kitab2 suci. Beliau memisalkan,Syariat yg dibawa para Rasul= MatahariAkal = Matamaka penglihatan yg baik membutuhkan cahaya yg cukupkemudian Allah memberi anugerah yg lain yaitu diturunkan Nabi Adam, kemudian mengajarkan anak keturunannya dengan wahyu Allah sampai terjadilah apa yg terjadi yaitu ketika Qabil membunuh saudaranya sendiri ketika syahwat sudah menguasainya, kemudian muncullah kerancuan-kerancuan, muncul berbagai aqidah dan aliran, sehingga dugaan iblis bahwasanya dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi.Cara iblis menggoda manusia: syaitan mencampurkan syariat nabi dengan syubhat, obat yg dibawa para nabi dicampur dengan racun sehingga orang-orang terperdaya, dan cara iblis sangatlah banyak.Maka disini Ibnul Jauzi terdorong untuk menjelaskan bahaya-bahaya jerat iblis. Beliau membawa perkataan Huzaifah, yg mana tidak hanya fokus pada kebaikan tapi juga mengenal keburukan.Maka para sahabat adalah contoh orang yg paling sempurna untuk hal ini karena mereka pernah hidup di zaman jahiliyah (puncak keburukan) kemudian mereka mendapatkan cahaya hidayah dengan diutusnya Nabi Muhammad dan mengenal kebaikan dengan sangat rinci (puncak kebaikan)Bab 1 : Perintah untuk Melazimi Sunnah wal Jama'ahHadits dari Umar Bin Khattab, Rasulullah berdiri di antara kami dan berkata โ€œBarangsiapa yang ingin mendapatkan pertengahan surga (tempat yang terbaik di surga), maka hendaklah ia menetapi jama'ah. Karena sesungguhnya setan bersama satu orang, dan ia akan lebih jauh dari dua orang.โ€ (HR. Tirmidzi no. 2165, Ahmad, dan lainnya. Dishahihkan oleh para ulama).Maksudnya, ikuti aqidah yang benar, jamaah kaum muslimin, jgn punya pemikiran yg menyimpang dari apa yg diyakini kaum musliminHadits Ibnu Mas'ud (tentang larangan),"Rasulullah ๏ทบ membuat sebuah garis di tanah dengan tangannya, lalu beliau bersabda: 'Ini adalah jalan Allah yang lurus.' Kemudian beliau membuat garis-garis lain di sebelah kanan dan kiri garis tersebut. Lalu beliau bersabda: 'Ini adalah jalan-jalan (lain). Tidak ada satu pun dari jalan-jalan ini melainkan terdapat setan di atasnya yang menyeru kepadanya.' Setelah itu, beliau membaca Surah Al-An'am ayat 153: 'Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah ia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya.'" (HR. Ahmad dan Ibnu Majah) Hadits Abdullah bin Amr bin Ash (tentang perpecahan umat)"Sungguh akan datang pada umatku apa yang telah datang pada Bani Israil, persis seperti sandal jepit dengan sandal jepit lainnya (sangat mirip). Sampai-sampai jika di antara mereka ada yang menyetubuhi ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan, niscaya akan ada di antara umatku yang melakukan perbuatan tersebut. Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan, dan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya di Neraka kecuali satu golongan." Para sahabat bertanya: "Siapakah golongan yang satu itu, ya Rasulullah?"Beliau menjawab: "Yaitu orang-orang yang berada di atas ajaran yang aku dan para sahabatku berada di atasnya." (HR. At-Tirmidzi No. 2565) dan dishahihkan oleh banyak ulama.Hadits Muawiyah bin Abi SufyanRasulullah ๏ทบ bersabda:"Sesungguhnya Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) dalam masalah agamanya terbagi menjadi 72 golongan, dan dari umat ini (Islam) akan terbagi menjadi 73 golongan. Seluruhnya masuk neraka, kecuali satu golongan, dan mereka itu adalah Al-Jama'ah." Nasihat-nasihat dari para ulamaAbdullah Ibn Mas'ud: "sederhana (mencukupkan diri) dengan sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh (semangat) daripada bid'ah"Al-Auza'i (Ulama salaf): ุงุตุจุฑ ู†ูุณูƒ ุนู„ู‰ ุงู„ุณู†ุฉ (Bersabarlah dalam sunnah)ูˆู‚ู ุญูŠุซ ูˆู‚ู ุงู„ู‚ูˆู… (Berhentilah dimana kaum dahulu berhenti) ูˆู‚ู„ ุจู…ุง ู‚ุงู„ูˆุง (Ucapkanlah apa yang diucapkan oleh mereka) ูˆูƒู ุนู…ุง ูƒููˆุง ุนู†ู‡ (Diamlah apa yang mereka diamkan) ูˆุงุณู„ูƒ ุณุจูŠู„ ุณู„ููƒ ุงู„ุตุงู„ุญ (Tempuhlah jalan salafussalih dahulu) ูุฅู†ู‡ู ูŠูŽุณูŽุนููƒูŽ ู…ูŽุง ูˆุณูุนูŽู‡ูู…ู’ (Sesungguhnya yg lapang bagimu adalah apa yg lapang bagi mereka)Sufyan Ats-Tsauri: "Tidak ada perkataan diterima kecuali ada amalannya, dan perkataan dan perbuatan tidak lurus kecuali ada niatnya, dan tidak akan lurus perkataan, perbuatan dan niat kecuali sesuai dengan sunnah Nabi ๏ทบ"Sufyan berkata: "Wahai Yusuf, jika sampai kabar kepadamu tentang seseorang di Timur bahwa ia adalah seorang pengikut sunnah (sohibus sunnah), maka kirimkanlah salam kepadanya. Dan jika sampai kabar kepadamu tentang orang lain di Barat bahwa ia adalah seorang pengikut sunnah, maka kirimkanlah salam kepadanya. Karena sungguh, Ahlus Sunnah wal Jama'ah itu sedikit." Abdullah Ibnu Syaudzab: "Diantara nikmat Allah kepada pemuda jika dia mulai beribadah dia mendapat teman seorang diatas sunnah"Yusuf Bin Atsbat pernah berkata, "Ayahku qodariyyah dan paman-pamanku adalah rowafidhoh, Allah selamatkan aku dengan Sufyan Ats-TsauriAl-Junaidy: "Seluruh jalan tertutup, kecuali yang mengikuti atsar dari Rasulullah dan sunnah Rasul dan melazimi thariqoh Rasulullah. Karena seluruh pintu kebaikan terbuka menuju sunnah Nabi ๏ทบBAB 2: Celaan Terhadap Bid'ah dan Pelaku Bid'ahHadits-hadits tentang bid'ah:"Siapa yang melakukan perkara-perkara baru dalam agama maka tertolak"Siapa yang membenci dengan sunnah maka bukan dari umatku"Hadits Irbadh bin Sariyah radhiyallahu 'anhu, ia berkata:"Rasulullah ๏ทบ memberikan nasihat kepada kami dengan sebuah nasihat yang sangat mendalam, yang membuat hati bergetar dan air mata berlinang. Kami lalu berkata, 'Wahai Rasulullah, seolah-olah ini adalah nasihat dari orang yang akan berpisah (wafat), maka berikanlah wasiat kepada kami.' Beliau bersabda: 'Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, serta mendengar dan taat (kepada pemimpin) meskipun yang memimpin kalian adalah seorang budak. Karena barangsiapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku, niscaya ia akan melihat perselisihan yang banyak.Maka wajib atas kalian untuk berpegang teguh pada sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham kalian! Dan jauhilah oleh kalian perkara-perkara baru yang diada-adakan (dalam agama), karena setiap bid'ah itu sesat.'"Sunnah secara bahasa = Jalan Yang mengikuti sunnah Nabi dan para sahabat itulah AhlussunnahBid'ah = Perbuatan yang dahulu tidak ada kemudian diada-adakansecara dominan perkara2 bid'ah itu menyelisihi syariatPerkara2 yang diada-adakan walaupun tidak menyelisihi maka para ulama menjauhinya dalam rangka menjaga sunnahseperti masalah mengumpulkan Al-Qur'an dalam mushaf, padahal bukan ritual hanya sarana, itupun Zaid Bin Tsabit ragu karena tidak ada di zaman nabiAdapun berkaitan dengan ritual mereka mengingkari.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
L
Lathifah Aulia Dewi

๐Ÿ“ Kabupaten Boyolali

Talbis Iblis 001 Berpegang Teguh kepada Sunnah

Talbis iblis jika diartikan tipuan iblis: Bagaimana iblis memperdaya manusia dg cara seakan-akan itu kebaikan, padahal itu keburukan.Penulis Ibnul Jauzi hidup di zaman abad ke-6 Hijriyah. Beliau pakar dalam memberikan nasihat.Kitab terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa dikatakan muqoddimah, 9 bab rincian talbis iblis.bab 1 perintah melazimi sunnahbab 2 celaan terhadap bidโ€™ah dan ahlul bidโ€™ahbab 3 peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan-tipuannyabab 4 apa makna talbiscontoh talbis iblisbab 5 talbis iblis yang berkaitan dengan akidahbab 6 talbis iblis terhadap para ulama berbagai bidang ilmubab 7 talbis iblis menipu penguasabab 8 talbis iblis menipu ahli ibadah dalam ibadah yang mereka lakukanbab 9 talbis iblis terhadap orang yang zuhudbab 10 talbis iblis terhadap orang-orang sufibab 11 talbis iblis terhadap orang-orang yang beragama dengan perkara yang disangka karomahbab 12 talbis iblis terhadap orang awambab 13 talbis iblis terhadap semua manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga melupakan kematianMuqaddimahNikmat terbesar pada seseorang adalah akal. Dengan akal bisa mengenal Allah, membenarkan para Rasul. Hanya saja, akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia kepada seluruh maslahat manusia, karena akal itu terbatas. Oleh karenanya, harus diutus para Rasul untuk membimbing akal tsb. Diturunkan kitab-kitab suci. Syariat seperti matahari, akal seperti mata. Mata tidak bisa melihat tanpa cahaya. Butuh cahaya yang cukup untuk bisa melihat dengan baik.Anugerah: diturunkan Nabi Adam โ€˜alaihissalam. Beliau memiliki keturunan, mengajarkan wahyu kepada anak keturunannya, sampai akhirnya Qabil membunuh Habil (saudaranya sendiri), ketika syahwat sudah menguasainya. Mulailah terjadi kerancuan, muncul berbagai akidah, aliran-aliran, sehingga dugaan iblis bahwa dia bisa menyesatkan manusia telah terjadi.Iblis menggoda manusia dengan mencampurkan penjelasan syariat dengan syubhat. Obat yang dibawa nabi dicampur dengan racun, sehingga orang-orang terpedaya.Hadits HudzaifahHudzaifah bin Yaman menanyakan keburukan kepada Rasul untuk menghindarinya.Yang paling selamat adalah seseorang mengenali kebaikan secara terperinci dan mengenali keburukan secara terperinci pula. Orang yang paling sempurna dalam hal ini adalah para sahabat. Mereka hidup di zaman jahiliyyah, semua keburukan ada, puncak keburukan. Mereka pun mendapat hidayah, puncak kebaikan, dengan diutusnya Nabi Muhammad shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Mereka mengenal kebaikan secara terperinci.Berpegang Teguh kepada SunnahKalau ingin selamat dari jerat-jerat syaitan, lazimi sunnah, jauhi bidโ€™ah. Kebanyakan jerat-jerat syaitan munculnya dari bidโ€™ah. Kemaksiatan disangka ketaatan.Hadits Umar bin Khaththab: Lazimi jamaโ€™ah, jangan bersendirian. Jangan menyimpang.Hadits iftiroqul ummah (perpecahan umat).Tidaklah bidโ€™ah muncul kecuali ada ide. Tidak kembali ke sumber awal. (Syaitan menyeru.)Akan datang keburukan yang menimpa umatku sebagaimana keburukan pada Bani Israil.Hadits Amru bin โ€˜AshNabi Muhammad shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda;ู„ูŽูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽู†ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ู…ูŽุง ุฃูŽุชูŽู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ุจู†ูŠ ุฅุณุฑุงุฆูŠู„ ุญูŽุฐู’ูˆูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุนู’ู„ู ุจูุงู„ู†ู‘ูŽุนู’ู„ูุŒ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุชูŽู‰ ุฃูู…ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽุงู†ููŠูŽุฉู‹ ู„ูŽูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุตู’ู†ูŽุนู ุฐูŽู„ููƒูŽุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุจู†ูŠ ุฅุณุฑุงุฆูŠู„ ุชูŽููŽุฑู‘ูŽู‚ูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุซูู†ู’ุชูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ู…ูู„ู‘ูŽุฉู‹ุŒ ูˆูŽุชูŽูู’ุชูŽุฑูู‚ู ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุซูŽู„ูŽุงุซู ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ู…ูู„ู‘ูŽุฉู‹ุŒ ูƒูู„ู‘ูู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูู„ู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู‹ุŒ ู‚ูŽุงู„ููˆุง: ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู‡ููŠูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู…ูŽุง ุฃูŽู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจููŠโ€œPasti akan datang kepada umatku apa yang telah datang kepada bani Israil; seperti sejajarnya sandal dengan sandal. Sehingga apabila di antara mereka (bani Israil) ada orang yang menggauli ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan, maka pasti di antara umatku ada yang melakukan demikian. Sesungguhnya bani Israil telah terpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan dan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya terancam masuk ke dalam neraka. kecuali satu golongan saja.โ€ Mereka bertanya, โ€œSiapakah mereka (yang selamat itu) duhai Rasulullah?โ€. Beliau menjawab, โ€œSiapapun yang berada di atas jalanku dan para sahabatku.โ€(HR. Tirmidzi)Sumber Hadits: Al-Qur'an dan As Sunnah Sumber Agama Paling UtamaSyubhat TerstrukturKaum liberal.Sulit menasihati karena Nabi mengatakan suatu kaum digerogoti oleh hawa nafsu mereka.Agar tidak terjerumus maka lazimi sunnah.Nasihat Para Salafโ€œBiasa dalam sunnah lebih baik daripada sungguh-sungguh dalam bidโ€™ah.โ€SEDIH: orang punya pemikiran macam-macam (keburukan) tapi saling membiarkan dengan alasan PERSATUAN. Yang getol memperingatkan biasanya dai-dai sunnah. Orang nashih itu kalau ada saudaranya terjerumus dia nasihati, tidak dibiarkan pemikiran itu liar. Kalau agama ini boleh berpikir liar ngapain diutus Nabi?Imam Al-Auzaโ€™iImam Al-Auza'i ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ berkata: "ุงุตู’ุจูุฑู’ ู†ูŽูู’ุณูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุณูู‘ู†ูŽู‘ุฉู ุŒ ูˆูŽู‚ููู’ ุญูŽูŠู’ุซู ูˆูŽู‚ูŽููŽ ุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู…ู ุŒ ูˆูŽู‚ูู„ู’ ุจูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุŒ ูˆูŽูƒูููŽู‘ ุนูŽู…ูŽู‘ุง ูƒูŽููู‘ูˆุง ุนูŽู†ู’ู‡ู ุŒ ูˆูŽุงุณู’ู„ููƒู’ ุณูŽุจููŠู„ูŽ ุณูŽู„ูŽูููƒูŽ ุงู„ุตูŽู‘ุงู„ูุญู ุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ูŠูŽุณูŽุนููƒูŽ ู…ูŽุง ูˆูŽุณูุนูŽู‡ูู…ู’." "Sabarkanlah dirimu di atas sunnah, dan berhentilah dimana kaum tersebut (para salaf) berhenti, ucapkanlah apa yang mereka ucapkan, dan tinggalkanlah apa yang mereka tinggalkan, serta tempuhlah jalan para pendahulumu yang shalih (para sahabat, tabi'in, dan tabi' at-tabi'in); karena sesungguhnya apa yang melapangkan mereka akan melapangkanmu."Ibnu Syaudzabุฅู† ู…ู† ู†ุนู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ุงู„ุดุงุจ ุฅุฐุง ู†ุณูƒ ุฃู† ูŠุคุงุฎูŠ ุตุงุญุจ ุณู†ุฉ ูŠุญู…ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ุงโ€œSesungguhnya di antara tanda-tanda nikmat Allah atas seorang pemuda, jika sudah mulai muncul semangatnya kepada agama, dia bersahabat dekat dengan seorang Ahlus Sunnah yang menuntunnya kepada sunnah tersebut.โ€

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Syfa Adinna Shabra

๐Ÿ“ Kabupaten Karanganyar

โ™ก Materi 1 - Berpegang teguh pada sunnah โ™ก

MATERI 1 - BERPEGANG TEGUH KEPADA SUNNAH Pembahasan Kitab Talbis Iblis ( karya Ibnul Jauzi rahimahullah ) oleh Ustadz Firanda Andirja hafidzahullahu โ€ข Pengertian Singkat Diartikan dalam bahasa Indonesia, talbis iblis adalah " tipuan iblis " . Bagaimana iblis memperdaya manusia seakan-akan itu kebaikan, padahal keburukan. Talbis Iblis : Metode iblis dalam menipu manusia.Yakni, dibawakan kemaksiatan oleh iblis dalam bentuk ketaatan sehingga banyak yang terperdaya. โ€ข Profil Ibnul Jauzi ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ Beliau hidup di abad ke-6 hijriyah, dikenal sebagai orang yang ahli dalam memberi nasehat. Di zaman tersebut yang menghadiri majelis beliau hingga 10.000 orang, dan terkadang sampai 100.000 orang. Beliau mengatakan 'telah masuk islam ditanganku 20.000 orang & telah bertaubat melalui tanganku sekitar 100.000 orang'. โ€ข Rincian Bab pada Kitab Talbis Iblis Terdiri dari 13 bab, yang mana 4 bab pertama berisi mukaddimah & 9 bab berikutnya berisi rincian contoh-contoh talbis iblis. 1 - Perintah untuk melazimi Sunnah. 2 - Cercaan terhadap bid'ah dan ahlul bid'ah. 3 - Peringatan fitnah iblis & tipuan-tipuan nya. 4 - Makna Talbis & Al Ghurur. 5 - Bagaimana Talbis iblis yang berkaitan dengan aqidah & agama? 6 - Bagaimana Talbis Iblis terhadap para ulama & berbagai macam bidang ilmu? 7 - Bagaimana syaithon menipu para penguasa?8 - Bagaimana Talbis Iblis terhadap para ahli ibadah? 9 -Talbis Iblis terhadap orang yang zuhud. 10 - Bagaimana syaithon bisa menipu orang-orang sufiyah? 11 - Talbis Iblis terhadap orang istiqomah / rajin beribadah. 12 - Bagaimana syaithon menipu orang awam? 13 - Tipuan syaithon kepada manusia dengan memperpanjang angan-angan sehingga melupakan kematian. โ€ข Tujuan menulis kitab ini ใ€‹Sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal kita bisa mengenal Allah ๏ทป & dengan akal pula menjadikan seseorang bisa membenarkan para rasul. Hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan kepada segala tujuan, karena terbatas. Itu sebabnya Allah mengutus para rasul & diturunkan kitab-kitab suci. ' Syariat yang dibawa para rasul seperti matahari, akal seperti mata. Cahaya yang cukup bisa membuat mata melihat dengan baik. ' (Ibnul Jauzi) ใ€‹ Iblis melakukan tipuan dengan mencampurkan penjelasan syariat para nabi dengan syubhat, sehingga orang-orang terperdaya. Cara iblis menipu itu sangat banyak ; membuat manusia terpecah belah yg mengakibatkan banyaknya aliran-aliran. Dengan ini, penulis ingin memperingatkan supaya kita tidak terjerat pada tipuan iblis Dari hadits hudzaifah diriwayatkan dalam shahih bukhori & muslim, bahwasanya orang-orang bertanya kepada Rasulullah ๏ทบ tentang kebaikan & aku bertanya tentang keburukan, karena aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku. Faedah hadits : Jangan hanya fokus mengetahui kebaikan, tapi kenalilah keburukan untuk kita jauhi. Ketika terlalu fokus pada kebaikan, tapi tidak mengenal lawannya maka ia bisa terjerumus pada keburukan. Orang yang paling selamat adalah mengenal kebaikan secara rinci & mengenal keburukan secara terperinci.Bab 1 - Perintah Melazimi Sunnah Lazimi sunnah & jauhi bid'ah. Umar bin Khattab berkata, Rasulullah ๏ทบ berdiri & berkhotbah diantara kami : 'siapa yang ingin mendapatkan posisi surga yang terbaik, maka lazimi jama'ah.' ใ€‹Jangan punya pemikiran sendiri, karena syaithon mudah untuk menggoda orang yang bersendirian. Maksudnya, jangan punya pemikiran menyimpang tapi ikutilah keyakinan para shahabat sesuai sunnah. " Sesungguhnya akan datang pada umatku perbuatan kemunkaran sebagaimana yang datang pada bani Israil. Bahkan, jika di bani israil ada orang yg menzinai ibunya terang-terangan maka akan ada umatku yang melakukannya." " Sesungguhnya bani israil terpecah menjadi 72 golongan, umatku menjadi 73 golongan. Semuanya masuk neraka, kecuali 1 aliran yaitu orang yang melazimi apa yang aku & shahabat ku berada diatasnya (jamaah)." -Amr bin Ash-ใ€‹Rasulullah pernah berkhotbah, dan beliau bersabda : ' ketahuilah bahwasanya orang-orang dari ahlul kitab terpecah belah menjadi 72 golongan, dan umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan. 1 diantaranya disurga yaitu jama'ah. ' -Mu'awiyah bij Abi Sufyan-ใ€‹Ada orang yang punya hawa nafsu, sudah diajak ke jalan sunnah bahkan sampai debat tetap tidak mau. Karena sudah punya syubhat yang "terstruktur" yang menjadikan mereka terjebak, efek seseorang tidak memiliki landasan agama yang baik & ujungnya adalah kekufuran. Orang seperti ini sulit untuk dinasihati, sebab sudah digerogoti oleh pemikirannya (kalau tidak diberi hidayah oleh Allah, tidak bisa). Nasihat para shahabat diantaranya: 1. Abdullah bin Mas'ud"Mencukupkan diri dengan sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh semangat tapi bid'ah" 2. Abul 'Aliyah (seorang tabi'in yg menafsirkan : arrahmaanu 'alal arsyis tawa) " Hendaklah kalian Berpegang teguh pada perkara pertama yg para shahabat diatasnya sebelum muncul perpecahan ". 3. Sufyan Ats-Tsauri " Tidak ada perkataan yang kita terima kecuali harus ada amalnya/buktinya. Perkataan & perbuatan pun tidak akan lurus jika tidak ada niatnya. Dan tidak akan lurus sebuah niat kecuali sesuai perkataan Rasulullah ๏ทบ. ใ€‹ Diantara nikmat Allah kepada seorang pemuda ketika mulai beribadah ia mendapat teman diatas sunnah. Jika baru pertama kali mendapat hidayah & langsung dipertemukan dengan orang yang mengenal sunnah maka itu sebuah nikmat. Bab 2 - Celaan terhadap bid'ah & ahlul bid'ah. ใ€‹ Sebagian ahlul bid'ah tidak suka dengan sunnah, karena ingin punya model baru. ใ€‹ Suatu hari Rasulullah ๏ทบ memberikan nasihat yang membuat para shahabat sampai menangis. Sebagaimana sebuah wasiat yaitu seakan-akan orang yang menyampaikan akan berpisah & betapa pentingnya apa yang disampaikan. Rasulullah ๏ทบ bersabda : " Aku berwasiat kepada kalian agar bertakwa kepada Allah, mendengar & taat meskipun pemimpin kalian budak. Sungguh, orang yg hidup diantara kalian sepeninggalku, ia akan melihat banyaknya perselisihan. Oleh karena itu, wajib bagi kalian berpegang teguh pada sunnahku & sunnah khulafaur rasyidin al-mahdiyyin. Gigitlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian, serta jauhilah setiap perkara yang diada-adakan, karena setiap bidah adalah sesat. " (H.R Abu Dawud & Tirmidz, hadist hasan shahih) ใ€‹ Bid'ah lebih dicintai iblis daripada maksiat. Hal ini karena pelaku maksiat masih bisa diharapkan bertaubat, tapi pelaku bid'ah akan susah bertaubat karena ia menganggap apa yang dilakukan itu benar. (Kecuali diberi hidayah oleh Allah ๏ทป). ใ€‹ Sunnah, secara bahasa : jalan. Tidak diragukan bahwa ahli hadits yang mengikuti jejak Rasulullah & para shahabat adalah ahlu sunnah, karena mereka berdiri diatas jalan yg belum ada bid'ah (masih murni). Sesungguhnya perbuatan bid'ah itu muncul setelah wafatnya Rasulullah ๏ทบ para shahabat. ใ€‹Bid'ah : perbuatan yang dulunya tidak ada & sekarang diada-adakan.Secara dominan, bid'ah itu menyelisihi syariat & mengakibatkan adanya penambahan/pengurangan syari'at. Jika diadakan sesuatu yang tidak menyelisihi syariat & tidak mengharuskan melakukannya, jumhur ulama membencinya. ใ€‹ Seorang laki-laki memberitahu Abdullah bin Mas'ud bahwa ada sekelompok orang yang duduk di masjid setelah maghrib, di antara mereka ada seorang laki-laki yang berkata: "Bertakbirlah kepada Allah sekian dan sekian, bertasbihlah kepada Allah sekian dan sekian, dan bertahmidlah kepada Allah sekian dan sekian." Abdullah berkata: "Jika kamu melihat mereka melakukan itu, maka datanglah kepadaku dan beritahu aku tentang majelis mereka." Dia mendatangi mereka dan duduk. Ketika dia mendengar apa yang mereka katakan, dia berdiri lalu mendatangi Ibn Mas'ud. Dia datang, dan dia adalah seorang yang keras. Dia berkata: "Aku adalah Abdullah bin Mas'ud. Demi Allah yang tidak ada tuhan selain-Nya, kalian telah datang dengan bid'ah yang batil, dan kalian telah mengungguli para sahabat Muhammad shallallahu alaihi wasallam dalam ilmu." Amru bin Utbah berkata: "Astaghfirullah." Dia berkata:"Berpeganglah kalian dengan jalan, maka ikutilah. Jika kalian mengambil kanan dan kiri, kalian pasti tersesat dengan kesesatan yang jauh."bahwa Rasulullah ๏ทบ bersabda: "Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan, maka binasa tujuh puluh golongan dan selamat satu golongan. Dan sesungguhnya umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan, akan binasa tujuh puluh satu golongan dan selamat satu golongan." Mereka bertanya: "Ya Rasulullah, golongan apa itu?" Beliau menjawab: "Al-Jama'ah (golongan yang bersatu)."Syaikh Abu Al-Faraj rahimahullah berkata: Jika ditanyakan apakah golongan-golongan ini diketahui, maka jawabannya adalah bahwa kami mengetahui perpecahan dan pokok-pokok golongan, dan bahwa setiap kelompok dari golongan-golongan tersebut telah terbagi lagi menjadi beberapa golongan, meskipun kami tidak mengetahui secara menyeluruh nama-nama golongan tersebut dan madzhab-madzhab mereka. Yang telah tampak bagi kami dari pokok-pokok golongan adalah : 1. Al-Haruriyyah2. Al-Qadariyyah3. Al-Jahmiyyah4. Al-Murji'ah5. Ar-Rafidhah6. Al-Jabariyyah.Intinya : Tipuan syaithon sangat banyak, dan jalan keluar yang paling utama adalah berpegang teguh pada sunnah dan jangan sekali-kali menyerempet bid'ah, karena syaithon begitu pandai dalam menggelincirkan manusia.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
H
Haniva Eka Kusuma

๐Ÿ“ Kabupaten Bogor

Ringkasan bagian pertama - Talbis Iblis

Talbis iblis.Talbis iblis ini kalau di artikan secara bahasa indonesia yaitu tipuan iblis, yg dimana iblis memperdaya manusia dengan cara seakan-akan itu kebaikan, padahal itu keburukan.Talbis itu metode iblis dalam menipu manusia. Membawakan kemaksiatan dalam bentuk ketaatan. Sehingga banyak yang terperdaya.Penulis: imam ibnu jauzi rahimahullaah yg hidup di abad ke6 hijriyahDikenal sebagai orang yg ahli dalam memberi nasehat.Buku ini terdiri dari 13 bab. 4 bab pertama bisa dikatakan muqoddimah, sedangkan 9 yg lainnya adalah perincihan daripada contoh2 talbis iblis..Bab pertama adalah perintah untuk melazimi sunnah wal jama'ahBab ke 2 adalah celaan dan cercaan kepada bid'ah.Bab ke 3, peringatan tentang fitnah iblis dan tipuan2annyaBab ke 4, makna talbis dan al gurun..Bab bab berikutnya adalah contoh2 talbis iblis yg.Bab ke 5, tetang bagaimna talbis iblis berkaitan dengan aqidah dan agama.Bab ke 6, tentang bagaimna talbis iblis kepada mekeksBab ke 7, dan bagaimna iblis menipu para penguasaBab ke 8ุŒ tenang bagaimana talsbis iblis terhadap pada ahli ibadahBab ke 9, bagaimana tipuasn jin terhadap orah yg zuhud.Bab ke 10, bagaimana syaithan menipu orang2 sufiyyah)Bab ke 11, bagaimana syaitan bertemu dengan orang2 istiqomah..Bab ke 12, bagaimana jin menipu orang orang awwamBab ke13, tipu daya setan ke sumua umat manusia dengan memperpanjang angan angan.. sehingga melupakan kematian..Ini intisari dengan semua tanaman..Beliau menjelaskan, sesungguhnya nikmat yg paling besar terhadap manusia adalah akal. Karena dengan akal manuasia bisa mengenal RabbNya..Dengan akal pula, bisa jadi seseorang membenarkan rasulnya.. hanya saja akal secara independen tidak bisa mengantarkan manusia ke tujuannya.. maka Allah kasih/utus RasulNya untuk membimingnya. Dan Allaah turunkan kitab2 suci.. oleh karena itu syari'at itu (yg dibawa para rasul) seperti matahari.. adapun akal seperti MataMata bisa melihat tetapi kwlau tidak ada cahaya percuma dia tidak bisa melihat. Maka untuk bida melihat dengan baik, butuh cahaya yang cukup..Allaah ta'ala juga memberi anugrah yang lain (selain akal) yaitu, diturunkannya nabi ada alaihissalam. Beliau beranak pinak, kemudian mengajari anak keterurunannya dengan wahyu dari Allaah ta'ala.. sampai akhirnya, terjadi apa yg terjadi (Qobil membunuh Habil) ketika syahwat sedang menguasainya.. kemudian datanglah kerancuan kerancuan sampai datang aqidah aqidah..Iblis tatkala menggoda manusia, mereka msncampurkan perkataan para nabi (penjelasan syaru'at dengan syubhat). Obat yg dibawa oleh nabi, dicampur olsh Racun, sehingga orang orang terperdaya.Dalam hadits Hudzaifah radhiyallaahu 'anhu"Orang orang bertanya kepasa Nabi tentang kebaikan, aku nanya tentang keburukan. Kenapa? Aku khawatir keburukan tersebut mendapatiku"Ini diantara Fiqih Hudzaifah..Aku emngenal kebukuran bukan untuk melakukannha, tapi untuk mingalkannya.. siapa yg hanya mengenal kebaikan tapi tidak mengenal lawannya, maka dia bisa terjerumurs kepada keburukan..Makanya orang yg paling selamat adalah orang yg mengenal kebaikan secara terperinci dan orang yg mengenal keburukan secara terpesirinci. Dia mengenal ketaatan dan dosa2 besar. Dia beramal diatas ilmu. Dan ulama mengatakan orang yg seperti ini adalah para sahabat.. karena sahabat pernah hidup di zaman jahiliyyah yg dimana semua keburukan itu ada di zaman jahiliyyah. Moral, aqidah, semua rusak pada zaman itu.Dan iblun Jauzi memperkenalkan tentang keburukan2 syaitah, dan ini benar, kita tidak sadar dengan tipu dalam setan.. dia pernah menjebak seorang nabi, apalagi kita manusia..Muqoddimah..(Seakan akan ibnul Jauzi mengatakan) seandainya kalian ingin selamat dari jerat jerat syaithan, lazimi sunnah dan jauhi Bid'ah..1. Hadits dari Umar radhiyallaahu anhu"Rasulullaah berdiri dihadapan kami dan beliau berkata: siapa yg ingin mencapai buhbuhanya Surga (tengahnya surga, atau tempat terbaiknha surga) maka dia lazimi jama'ah. Karena syaithan bersama dengan orang yg sendirian dan bersama 2 orang maka syaithan semakin menjauh."Berjama'ah... jangan mempunyai pemikiran sendiri, jangan sendirian, karena syaithan mudah untuk menggoda. Beliau membawakan hadits2 yg serupa, diantaranya"Siapa yg ingin tinggal di posisi surga yang terbaik, maka hendaknya dia melazimi jama'ah. Karena syaithan bersama dengan orang yg sendirian dan bersama 2 orang yg syaithan akan semakin menjauh."Maksudnya apa? Yaitu ikuti aqidah yg benar, ikuti aqidah kaum muslimin.. jangan mempumyai pemikiran yg nyeleneh.Beliau membawakan hadits ibnu mas'udh radhiyallaahu anhu dimana ibnu mas'ud berkata"Rasulullaah membuat garis dengan tangannya, inilah jalan Allah yg lurus. Kemudian rasulullaah bikin garis2 sebelah kanan dan kiri, kemudian rasulullaah bersabda 'setiap garis garis yg miring ini, ada syaithan yg menyeru jalan2 tersebut'."Beliau memberikan hadits juga tentang perpecahan umat.Rasulullaah bersabda, "sesungguhnya akan datang kepada umatku (yaitu perbuatan kemungkaran) sebagaimana yang datang kepada bani israil (seperti sendal satu sama dengan sendal yg lainnya). Bahkan jika ada di bani israil yg menzinahi ibunya secara terang2an, maka akan ada dari umatku yang melakukannya".Rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam berkata "sesungguhnya bani isra'il telah terpecah menjadi 72 golongan, dan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya di neraka kecuali 1 aliran." Para shahabat bertanya "siapa yang selamat tersebut?" "Yaitu, orang yang melazimi aku dan para shahabatku berada di atasnya"Kemudian beliau membawakan lagi hadits dari Muawiyyah bin Abu Sufyan, "sesungguhnya rasulullaah pernah berdiri menyampaikam khotbah kepada kami, rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam bersabda: ketahuilah bahwasannya orang orang sebelum kalian dari ahli kitab akan terpecah menjadi 72 golongan, dan umat ini akan terpevah menjadi 73 golongan, 72 golongan di neraka, 1 golongan di surga, dan mereka itulah adalah jama'ah. Dan akan muncul dari umatku (suatu kaum) dimana hawa nafsu mengalir, menggerogoti mereka, sebagaimna rabies menjalar kepada seseorang yang terkena pemyakit rabies".Sufiyyah itu punya syubhat2 tersturktur. Sulit untuk dikasih soal sunnah. Kecuali Allah kasih hidayah.Jangan coba coba dekati bid'ah..Oleh karenanya, banyak nasehat nasehat yg diberikan oleh para salaf, seperti perkataan abdullaah bin mas'ud: sederhana dalam sunnah (mencukupkan diri dengan sunnah) lebih baik daripada sungguh sungguh dan semangat tapi bid'ah.Nasehat dari abul 'Aaliyah (seorang tab'in): hendaknya kalian berpegang teguh dengan perkara yang pertama (yaitu zaman shahabat) perkara pertama yg shahabat diatasnya sebelum muncul perpecahan perpecahan.Saat ini kita sedang berada pada banyak pemecahan (perkata agama. Untuk dunia, tidak masalah).Para ulama salaf mengatakan: sabarkanlah dirimu diatas sunnah (karena bisa jadi engkau sendirian) berhentilah dimana kaum terdahulu berhenti (jangan ditambah-tambahi) ucapkanlah apa yg diucapkan oleh mereka, dan diamlah dari apa yg mereka diamkan, dan tempuhlah jalan salaf yang shalih terdahulu, sesungguhnya apa yg lapang bagimu, dan apa yg lapang bagi mereka.Sufyan atstsauri berkata: tidak ada perkataan yang di terima kecuali harus ada bukti/amalannya. Dan perkataan/perbuatan tidak lurus kecuali ada niatnya, dan tidak akan lurus, tidak akan istiqomah perkataan, perbuatan, niat, kecuali sesuai dengan sunnah nabi shalallaahu 'alayhi wa sallam.Syufan berkata: wahai yusuf. Jika kau sampai ada seseorang yang di timur (ada shohibus sunnah) maka sampaikanlah salamku untuknya. Jika ada sampai kepadamu kabar ada seorang di maghrib (di barat) berada di atas sunnah, maka kirim salam lah untuk dia.. karena ahlussunmah wal jama'ah sudah sedikit.Diantara perkataan yang indah dari ibnu syaudzab rahimahullaah: diantara nikmat Allaah kepasa seorang pemuda, dia mendapatkan seorang teman diatas sunnah..Yusuf bin asbab mengatakan: ayahku qodariyyah, dan paman2ku syiah, dan Allah menyelamatkanku dengan sufyan atstsauri.Berkata junaidi: semua jalan tertutup bagi manusia, kecuali yang mengikuti sunnah nabi. Dan melazimi tariqot nabi shalallaahu 'alayhi wa sallamBab ke 2, celaan terhadap bid'ah dan para ahlul bid'ahSebagian ahlul bid'ah, mereka tidak suka dengan sunnah.Diantar buruknya bid'ah, ketika seseorang sudah senang dengan bid'ah, yg Sunnah dia tinggalkan..Hadits dari ithbah bin syariah, rasulullaah shalallaahu 'alayhi wa sallam memberikan nasehat kepada shahabatnya sampai hati mereka tersentuh (bahkan sampai ada yg menangis) seakan akan ini wasiat perpisahan "aku wasiatkan kalian untuk bertaqwa kepada Allaah, untuk mendengar dan ta'at kepada pemimpin, meskipun pemimpin kalian adalah budak hitam dari habasysyi. Siapa yg masih hidup setelah sepeninggalanku, maka mereka akan melihat banyak kerusaakan. Hendaklah kalian berpegang teguh dengan sunnahku. Dengan sunnah para khulafah ar rasyidin, yang telah mendapat petunjuk setelahku. Pegang erat erat sunnahku dan sunnah para shahabatku, dan gigitlah dengan gigi geraham kalian, dan berhati hatilah dengan perkara2 yang baru dalam agama, setiap perkara baru dalam agama bidah, dan setiap bid'ah adalah kesesatan.Siapa yang membantu bid'ah, artinya dia membantu menghabisi sunnah..Apa itu sunnah? Apa itu bid'ah?Sunnah itu jalan. Mereka yg mengikuti sunnah para shahabat. Tidak ada bidah, masih murni. Bid'ah itu datang setelah nabi wafat..Perkara yg baru tapi untuk menjaga i'tiba itu boleh. Seperti mengumpulkan ayat2, surah2, kedalam 1 mushaf. Selama tidak menambah syariat.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’
๐Ÿ“ Talbis Iblis #jejakcahaya1 Juni 2026
S
Salma laela fitri

๐Ÿ“ Kabupaten Karawang

Tablis Iblis bab 1

Apa itu tablis iblis? Tablis artinya tipu daya, metode iblis dalam menyesatkan manusia, iblis tidak selalu menyesatkan melalui kemaksiataan melainkan melalui sesuatu yang tampak baik, bahkan dalam urusana gama sekalipun. Metode iblis dalam menyesatkan manusia : Menjadikan kemaksiataan terlihat menarikMenampilkan kebida'ahan dalam bentuk ketaatan Senjata utama iblis : Syuhbat1h.awa nafsuKebodohan terhadap agama.Nikamt akal dan wahyu : "sesungguhnya nikmat yang paling besar bagi manusia adalah akal, karena dengan akal seseorang bisa mengenal alloh, dengan akal pula menjadikan seseorang bisa membenarkan para rasul. Pentingnya berpegang teguh pada sunnah karna berdasarkan mukaddimah pada kitab, cara mutlak agar selamat dari tipuan iblis adalah dengan : Melazimkan as sunnah dengan mengikuti al qur'an dan sunnah yang sesuai dengan pemahaman para salafush sholeh ( para sahabat nabi)Menjauhi bida'ah segala bentuk Tata cara ibadah yang tidak ada tuntutanya dari nabi adalah pintu masuk kesesataan. Bersama Al jama'ah tetap bersatu di atad kebenaran dan tidak memecah belah umat. Mengapa iblis menyerang melalui bida'ah ?Pelaku maksiat menyadari dirinya bersalah masih memiliki peluang besar untuk bertaubat. 1p.elaku bida'ah menggangap dirinya sedang beribadah dan berbuat baik. Merasa perlu bertaubat lebih sulit kembali kepada kebenaran karena tidak menyadari kesalahannya.

๐Ÿ’ฌ 0 komentar๐Ÿ“… 1 Jun 2026Baca selengkapnya โ†’